cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
ISSN : 02163241     EISSN : 25410652     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (JPTK) is a journal managed by the Faculty of Engineering and Vocational, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). The scope of this journal covers the fields of Education, Electrical Engineering, Informatics, Computer Science, Information System, Vocational (Culinary, Fashion, Beauty and Tourism), Mechanical Engineering as well as learning. The incoming Article is are double blind peer-reviewed by at least two referees, and plagiarism checking will be carried out. JPTK is managed by issued twice a year i.e. in January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 542 Documents
Implementasi Sistem Penguncian Pintu Menggunakan RFID Mifare Frekuensi 13.56 Mhz dengan Multi Access Ekayana, Anak Agung Gde
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 15, No 2 (2018): Edisi Juli 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.662 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i2.14361

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Merancang dan mengimplementasikan sistem penguncian pintu di laboratorium sistem kendali menggunakan sensor RFID dengan multi access. Pembuatan sistem  penguncian pintu ini didasari permasalahan yang cukup merepotkan, dikarenakan laboratorium sering digunakan untuk perkuliahan dan praktikum, sehingga kunci konvensional sering berpindah tangan dan terkadang lupa siapa yang membawa kunci, yang mengakibatkan pihak kampus harus membuat ulang kunci tersebut.Metode yang digunakan meliputi: Metode wawancara kepada pihak penanggungjawab laboratorium sistem kendali, Metode Observasi yang memperhatikan tata letak pintu dan struktur pintu yang digunakan. Berdasarkan data yang didapat melalui metode yang digunakan, selanjutnya dilakukan analisis kebutuhan untuk pembuatan sistem penguncian pintu yang memperhitungkan aspek ergonomis, keamanan dan keakuratan.Hasil penelitian menghasilkan suatu sistem penguncian pintu laboratorium menggunakan sensor RFID Mifare dengan Frekuensi 13.56 MHz, kartu Tag RFID berjumlah lima buah kartu untuk mengakses sistem, jarak scan kartu ke sensor < 5mm. Sistem yang dibangun menggunakan beberapa bagian penting yaitu, mikrokontroler Arduino, solenoid door lock sebagai pengunci, dan Accu/baterai sebagai power cadangan, jika sumber dari PLN padam
PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH KEMASAN PLASTIK MENJADI PRODUK SENI KERAJINAN DI KELURAHAN KAMPUNG KAJANAN KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG -, Damiati
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 10, No 1 (2013): Edisi Januari 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.733 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v10i1.2866

Abstract

Pengabdian Pada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada ibu-ibu dan remaja putus sekolah dalam bentuk ceramah dan pemberian keterampilan tentang pemanfaatan limbah kemasan plastik menjadi produk seni kerajinan yang memiliki nilai ekonomis yang nantinya dapat meningkatkan pengasilan keluarga. Kegiatan pelatihan ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan praktek langsung tentang pemanfaatan limbah kemasan plastik menjadi produk seni kerajinan seperti tas, table mats, tudung saji, dan lain-lain. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan pelatihan dilakukan evaluasi tingkat penguasaan keterampilan mulai dari tahap persiapan, pemilihan bahan, mendisain dan pelaksanaan keterampilan membuat prosuk seni kerajinan dari bahan limbah kemasan plastik. Hasil pelatihan menunjukkan tingkat keberhasilan yang dicapai tergolong baik, yaitu peserta mampu membuat keterampilan produk seni kerajinan dari bahan limbah kemasan plastik berupa tas, table mats, tudung saji, dan lain-lain, dengan baik dan benar.   Kata-kata kunci : limbah kemasan plastik, produk seni kerajinan
TANAH LONGSOR : MEMPERKECIL RESIKO BENCANA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS ( Studi Kasus : Kecamatan Kokap, Kulon Progo, DIY ) Permana, Agus Aan Jiwa
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 9, No 1 (2012): Edisi Januari 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.758 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v9i1.2877

Abstract

Setiap saat Indonesia mengalami ancaman bencana alam. Hal ini sudah dibuktikan dengan adanya bencana alam yang beruntun menimpa negara ini. Mulai dari tsunami, gunung meletus, banjir, tanah longsor, dan gempa. Dengan adanya hal-hal semacam ini, terpikirkan bagaimana caranya untuk melakukan pencegahan awal agar dampak kerugian material dan korban yang ditimbulkan dapat lebih diminimalisir. Misalnya saja bencana tanah longsor sering terjadi di Kabupaten Kulon Progo. Hal ini terjadi karena penambangan dan minimnya daerah tangkapan air sehingga menjadi penyebab maraknya kasus-kasus longsor di Kulon Progo baik karena aktivitas penambangan yang dilakukan legal atau ilegal. Khusus daerah yang menjadi sasaran penambangan emas di Yogya adalah Kecamatan Kokap. Sehingga menyebabkan banyak kejadian tanah longsor di daerah tersebut. Dengan kondisi daerah yang sering mengalami bahaya longsor, nampaknya perlu dikembangkan sebuah sistem informasi geografis yang dapat membantu dalam manajemen resiko bencana tanah tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Sehingga nantinya jika sistem ini dapat dikembangkan, dapat membantu melakukan analisis resiko dari dampak bencana tanah longsor di era cyber seperti saat ini. Lokasi yang menjadi titik rawan bencana, diharapkan dapat dideteksi dan hasilnya dapat dianalisis untuk kepentingan lebih lanjut. Hasil dari penelitian ini adalah sudah dapat menghasilkan peta bahaya longsor dalam tiga kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah.   Kata-kata kunci: Tanah Longsor,  Bencana Alam,  Sistem Informasi Geografis.
PROYEKSI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL PARABOLIC DALAM MENYONGSONG REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Kirana, Ika Okta; Nasution, Zulaini Masruro; Wanto, Anjar
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 16, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v16i2.18178

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator yang sangat penting dalam mengukur keberhasilan sebuah negara dalam membangun kualitas hidup penduduk/masyarakat nya, termasuk Indonesia. Ekonomi global saat ini sedang pada titik puncak perubahan besar yang sebanding besarnya dengan munculnya revolusi industri 4.0. Penentuan peringkat atau level pembangunan dan ekonomi dari suatu wilayah atau negara dapat dilihat dari IPM. Karena begitu pentingnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), maka perlu dilakukan proyeksi tingkat perkembangan IPM di tahun-tahun selanjutnya, agar pemerintah Indonesia memiliki referensi dan acuan yang jelas untuk menentukan kebijakan ataupun membuat langkah-langkah strategis yang tepat agar Indeks Pembangunan Manusia (IPM) jangan sampai menurun di masa yang akan datang, bahkan meningkat pada tiap tahunnya. Data yang akan diproyeksi pada penelitian ini adalah data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2010-2018. Sumber data diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia. Pada penelitian ini, metode proyeksi yang digunakan untuk melihat perkembangan IPM di Indonesia adalah Statistical Parabolic Projection (Trend Parabolik). Setelah dilakukan perhitungan, diperoleh selisih antara data asli IPM dengan data hasil proyeksi sangat dekat sekali, dengan tingkat MSE sebesar 0,01659. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode Trend Parabolik sangat baik digunakan untuk melakukan proyeksi Indeks Pembangunan Manusia. Oleh karena itu hasil penelitian ini adalah proyeksi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia untuk tahun 2019 hingga tahun 2027
PENGEMBANGAN APLIKASI AUGMENTED REALITY BOOK PENGENALAN OBJEK WISATA TAMAN UJUNG SOEKASADA DAN TAMAN AR TIRTA GANGGA DI KABUPATEN KARANGASEM Sudyatmika, Putu Angga; Crisnapati, Padma Nyoman; Darmawiguna, I Gede Mahendra; Antara Kesiman, Made Windu
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 11, No 2 (2014): Edisi Juli 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2847.74 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v11i2.4083

Abstract

Taman Ujung Soekasada and Tirta Gangga is a famous tourist attraction inKarangasem regency. Taman Ujung is located at the village of Tumbu, district of Karangasem. The park was built in 1919 by the king of Karangasem, namely I Gusti BagusJelantik with the purpose to entertain important guests who visitied the region of Karangasem.Tirta Gangga was rebuilt in 1948 on the initiative of The King of Karangasem namely AnakAgung Anglurah Ketut Karangasem. Situated in Ababi Village, 6 kilometers northern Taman Ujung Soekasada. This water park built as a place for bathing the King and his family.This research is aims to develop an android-based application that can be used as a medium for learning and preserving Taman Ujung Soekasada and Tirta Gangga. The researchmethod used was research and development by using the model of the waterfall. Thisapplication uses the vuforia library to display 3 dimensional building objects into a real environment by using the book and the android smartphone.The end of result is a book that contains about information and images related toTaman Ujung Soekasada and Tirta Gangga that functioned as a marker as well as android based on Augmented Rality application that is capable of displaying the object of Taman Ujung and Tirta Gangga buildings in 3 dimensional above the marker complete with thenarrative sound explanation
PEMANFAATAN RELAI TUNDA WAKTU DAN KONTAKTOR PADA PANEL HUBUNG BAGI (PHB) UNTUK PRAKTEK PENGHASUTAN STARTING MOTOR STAR DELTA Sudaryana, I Gede Siden
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 12, No 2 (2015): Edisi Juli 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.859 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v12i2.6478

Abstract

Tujuan dari pemanfaatan relai tunda watu selanjutnya disebut TDR (Time Delay Relay) dan kontaktor adalah sebagai salah satu modul pembelajaran mahasiswa di Laboratorium Teknik Tenaga Listrik sebagai pendukung mata kuliah Panel Hubung Bagi (PHB). Selama ini pemahaman yang dimiliki mahasiswa mengenai sistem kerja TDR dan kontaktor belum maksimal, yang menyebabkan mahasiswa belum siap diterjunkan ke lapangan dunia industri, dikarenakan kurangnya modul praktek di Laboratorium. Berdasarkan hal tersebut perlu dirancang dan dibuat suatu alat berupa Modul Praktek sebagai media pembelajaran tentang pengoperasian TDR dan kontaktor. Modul Praktek ini disusun dalam bentuk modul pembelajaran yang berisi uraian materi, tentang operasi sistem kunci rangakaian Otomatisasi Lampu Taman, sistem Direct On Line (DOL), sistem Interlock hidup secara bergantian, Interlock hidup berurutan, Putar balik Motor, penghasutan/starting motor Star-Delta. Pada kesempatan ini akan dibahas tentang pemanfaatan TDR dan Kontaktor dimana komponen-komponen tersebut adalah sebagai rangkaian kontrol yang dipergunakan pada pengendali sistem penghasutan starting motor star-delta. Sistem hidup berurutan saat push button ON ditekan yaitu rangkaian kontaktor K1 dan K2 yang akan menghubungkan rangkaian motor star, sedang rangkaian kontaktor K1 dan K3 yang akan menghubungkan rangkaian motor menjadi delta. Operasi kontaktor K2 dan K3 bekerja secara berurutan/bergantian. Jika push button OFF ditekan maka semua kontaktor akan terputus. Sistem hidup bergantian menggunakan sistem Interlock dimana K2 dan K3 tidak boleh hidup bersamaan, dimana K3 akan mengalami penundaan waktu selama 5 detik setelah K2 bekerja, sedangkan kontaktor K1 tetap bekerja dengan sistem Direct On Line (DOL). Penundaan waktu bekerjanya kontaktor K3 setelah K2 terputus secara automatis, dengan menggunakan komponen TDR (Time Delay Relay). Hasilnya, dengan pemanfaatan TDR pada rangkaian star-delta mahasiswa lebih mengerti cara kerja rangkaian, dapat dilihat dengan adanya peningkatan nilai mahasiswa semester genap 2014/2015 sebesar 13,82% dari semester sebelumnya genap 2013/2014, yaitu dari 82,61 % menjadi 96,43 %.
PEMANFAATAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Mustaqim, Ilmawan
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 13, No 2 (2016): Edisi Juli 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.934 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v13i2.8525

Abstract

AbstrakAugmented Reality (AR) dapat didefinisikan sebagai sebuah teknologi yang mampu menggabungkan benda maya dua dimensi atau tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan yang nyata kemudian memunculkannya atau memproyeksikannya secara real time. AR dapat digunakan untuk membantu memvisualisasikan konsep abstrak untuk pemahaman dan struktur suatu model objek. Beberapa aplikasi AR dirancang untuk memberikan informasi yang lebih detail pada pengguna dari objek nyata. Media merupakan sebuah alat atau objek yang berfungsi sebagai penghubung antara penerima dan pengirim pesan.Media pembelajaran merupakan suatu alat perantara antara pendidik dengan peserta didik dalam pembelajaran yang mampu menghubungkan, memberi informasi dan menyalurkan pesan sehingga tercipta proses pembelajaran efektif dan efisien. Media pembelajaran mengakibatkan terjadinya sebuah komunikasi antara pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Apabila dalam proses pembelajaran tidak menggunakan media maka tidak akan terjadi proses pembelajaran.Pemanfaatan media pendidikan menggunakan Augmented Reality dapat merangsang pola pikir peserta didik dalam berpikiran kritis terhadap sesuatu masalah dan kejadian yang ada pada keseharian, karena sifat dari media pendidikan adalah membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan ada atau tidak adanya pendidik dalam proses pendidikan, sehingga pemanfaatan media pendidikan dengan augmented reality dapat secara langsung memberikan pembelajaran dimanapun dan kapanpun peserta didik ingin melaksanakan proses pembelajaran. Media Pembelajaran AR dapat memvisualisasikan konsep abstrak untuk pemahaman dan struktur suatu model objek memungkinkan AR sebagai media yang lebih efektif sesuai dengan tujuan dari media pembelajaran. Kata kunci:  augmented reality, media pembelajaran AbstractAugmented Reality (AR) can be defined as a technology that can combine virtual objects two-dimensional or three-dimensional into a real environment and then bring it or project it in real time. AR can be used to help visualize abstract concepts for the understanding and the structure of an object model. Some AR application designed to provide more detailed information on the user of the real object. Media is a tool or object that serves as a liaison between the recipient and the sender of the message.Learning Media is an intermediary tool between educators with learners in the learning that is able to connect, inform and distribute the messages so as to create an effective and efficient learning process. Instructional media resulting in a communication between educators and learners in the learning process. If the learning process does not use the media then there will be a learning process.Implementation media education using Augmented Reality can be stimulate the mindset of students in critical thinking about something issues and events that exist in everyday life, because of the nature of the medium of education is to help learners in the learning process with the presence or absence of teachers in the educational process, so that the use of the media augmented education with reality can directly provide learning wherever and whenever the learner wants to implement the learning process. Learning Media AR can visualize abstract concepts for the understandingand the structure of an object model enables the AR as a more effective media in accordance with the purpose of learning media. Keywords : augmented raeality, utilzation of instructional media
PENGEMBANGAN E-MODUL PADA MATA PELAJARAN PEMODELAN PERANGKAT LUNAK KELAS XI DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI SMK NEGERI 2 TABANAN Prasetya, I Gede Agus Saka; Wirawan, I Made Agus; Sindu, I Gede Partha
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 14, No 1 (2017): Edisi Januari 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.556 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v14i1.9885

Abstract

Tujuan penelitian ini (1) Untuk menghasilkan sebuah produk E-Modul pada Mata Pelajaran Pemodelan Perangkat Lunak Kelas XI dengan Model Problem Based Learning di SMK Negeri 2 Tabanan. (2) Untuk mengetahui respon siswa dan guru terhadap Pengembangan E-Modul Pada Mata Pelajaran Pemodelan Perangkat Lunak Kelas XI dengan Model Problem Based Learning di SMK Negeri 2 Tabanan.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development (R&D), dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas XI Rekayasa Perangkat Lunak dan guru mata pelajaran Pemodelan Perangkat Lunak di SMK Negeri 2 Tabanan tahun ajaran 2016/2017. Untuk mengetahui respon siswa dan guru terhadap E-Modul diperoleh dengan menggunakan metode angket.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Produk yang dihasilkan telah memenuhi uji kevalidan, content dan uji efektifitas. 2) Hasil analisis data respon siswa menunjukkan bahwa persentase siswa yang memberikan respon sangat baik sebesar 84,00%, persentase siswa yang memberikan respon baik sebesar 16,00%, dan tidak ada siswa yang memberikan respon cukup, kurang, maupun sangat kurang. Sedangkan hasil analisis data respon guru menunjukkan bahwa persentase guru yang memberikan respon sangat baik. Kata-kata kunci: E-Modul, Pemodelan Perangkat Lunak, Problem Based Learning, Blended Learnig
Representasi Sistem Berbasis Aturan Menggunakan Format Premis Terurut Hendra Suputra, Putu
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 7, No 1 (2010): Edisi Januari 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.506 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v7i1.4

Abstract

AbstrakPengembangan sistem berbasis pengetahuan berpijak pada dua faktor utama yaitu pengkodean mesin inferensi dan representasi pengetahuan. Pengetahuan pada sistem berbasis aturan biasanya diekspresikan dengan format bahasa tertentu yang terpisah dari sintaks pemrograman untuk melakukan penalaran. Terdapat modul program tertentu yang terpisah yang disebut dengan knowledge-base dan inference- engine. Teknik representasi aturan pada tahap analisis berpengaruh pada algoritma inferensi yang akan dilakukan. Salah satu metode representasi aturan adalah dengan memandang setiap kode premis sebagai string terurut yang dapat diakses secara sederhana serta mengurangi ketergantungan pada database management system.Keyword : Aturan produksi, Premis, Sistem Pakar
OPTIMASI ALGORITMA GENETIKA PADA K-NN UNTUK MEMPREDIKSI KECENDERUNGAN “BLOG POSTING” Harafani, Hani
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 15, No 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i1.12873

Abstract

Menentukan faktor utama pola kecenderungan postingan blog merupakan hal yang penting. Beberapa metode machine learning banyak digunakan oleh peneliti dunia untuk mengklasifikasi pola kecenderungan postingan blog, diantaranya: Metode c4.5  Random Tree, Random Forest. k-NN dapat mengatasi masalah klasifikasi dengan baik, namun dibalik keunggulan k-NN pengaturan nilai k yang sangat sensitif kerap menjadi kelemahan dari k-NN. Algoritma Genetika pada penelitian ini telah berhasil memperbaiki akurasi prediksi dengan memberikan hasil nilai k yang optimal bagi k-NN dengan hasil akurasi yang meningkat dibandingkan dengan k-NN dan metode yang digunakan pada penelitian sebelumnya.

Page 9 of 55 | Total Record : 542


Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025 Vol. 22 No. 1 (2025): Edisi Januari 2025 Vol. 21 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024 Vol. 21 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024 Vol. 20 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023 Vol. 20 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023 Vol. 19 No. 2 (2022): Edisi Juli 2022 Vol. 19 No. 1 (2022): Edisi Januari 2022 Vol. 18 No. 2 (2021): Edisi Juli 2021 Vol 18, No 2 (2021): Edisi Juli 2021 Vol 18, No 1 (2021): Edisi Januari 2021 Vol. 18 No. 1 (2021): Edisi Januari 2021 Vol 17, No 2 (2020): Edisi Juli 2020 Vol. 17 No. 2 (2020): Edisi Juli 2020 Vol 17, No 1 (2020): Edisi Januari 2020 Vol. 17 No. 1 (2020): Edisi Januari 2020 Vol. 16 No. 2 (2019): Edisi Juli 2019 Vol 16, No 2 (2019): Edisi Juli 2019 Vol 16, No 1 (2019): Edisi januari 2019 Vol. 16 No. 1 (2019): Edisi januari 2019 Vol 15, No 2 (2018): Edisi Juli 2018 Vol. 15 No. 2 (2018): Edisi Juli 2018 Vol. 15 No. 1 (2018): Edisi Januari 2018 Vol 15, No 1 (2018): Edisi Januari 2018 Vol. 14 No. 2 (2017): Edisi Juli 2017 Vol 14, No 2 (2017): Edisi Juli 2017 Vol 14, No 1 (2017): Edisi Januari 2017 Vol. 14 No. 1 (2017): Edisi Januari 2017 Vol 13, No 2 (2016): Edisi Juli 2016 Vol. 13 No. 2 (2016): Edisi Juli 2016 Vol. 13 No. 1 (2016): Edisi Januari 2016 Vol 13, No 1 (2016): Edisi Januari 2016 Vol 12, No 2 (2015): Edisi Juli 2015 Vol. 12 No. 2 (2015): Edisi Juli 2015 Vol 12, No 1 (2015): Edisi Januari 2015 Vol. 12 No. 1 (2015): Edisi Januari 2015 Vol. 11 No. 2 (2014): Edisi Juli 2014 Vol 11, No 2 (2014): Edisi Juli 2014 Vol 11, No 1 (2014): EDISI JANUARI 2014 Vol. 11 No. 1 (2014): EDISI JANUARI 2014 Vol 10, No 2 (2013): Edisi Juli 2013 Vol. 10 No. 2 (2013): Edisi Juli 2013 Vol 10, No 1 (2013): Edisi Januari 2013 Vol. 10 No. 1 (2013): Edisi Januari 2013 Vol. 9 No. 2 (2012): Edisi Juli 2012 Vol 9, No 2 (2012): Edisi Juli 2012 Vol 9, No 1 (2012): Edisi Januari 2012 Vol. 9 No. 1 (2012): Edisi Januari 2012 Vol 8, No 2 (2011): Edisi Juli 2011 Vol. 8 No. 2 (2011): Edisi Juli 2011 Vol. 8 No. 1 (2011): Edisi Januari 2011 Vol 8, No 1 (2011): Edisi Januari 2011 Vol. 7 No. 2 (2010): Edisi Juli 2010 Vol 7, No 2 (2010): Edisi Juli 2010 Vol 7, No 1 (2010): Edisi Januari 2010 Vol. 7 No. 1 (2010): Edisi Januari 2010 Vol 6, No 2 (2009): Edisi Juli 2009 Vol. 6 No. 2 (2009): Edisi Juli 2009 Vol. 6 No. 1 (2009): Edisi Januari 2009 Vol 6, No 1 (2009): Edisi Januari 2009 More Issue