cover
Contact Name
Ahmad Subhan Yazid
Contact Email
aplikasiajournal@gmail.com
Phone
+6289512005330
Journal Mail Official
aplikasia@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Jl. Marsda Adisucipto 55281 Yogyakarta Telp. 0274-550778, Fax. 0274-550776
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama is an online, open-access, peer-reviewed scientific journal that publishes original articles in the field of community service activities based on Islamic values. Aplikasia covers all disciplines including: - Dissemination of innovations, conceptual ideas, study and application of theory, and the development of community empowerment models; - Socio-economy and business, cultural and society, and educations based on Islamic values.
Articles 152 Documents
ANALISIS PEMAHAMAN DAN KESIAPSIAGAAN INDIVIDU/RUMAH TANGGA MENGHADAPI BENCANA TANAH LONGSOR DI KECAMATAN KOKAP KABUPATEN KULON PROGO DIY Didik Krisdiyanto
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 20 No. 2 (2020)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v20i2.2399

Abstract

Pemetaan Risiko Bencana merupakan kajian yang paling banyak dilakukan dengan mengkaji tingkat ancaman bencana terhadap suatu wilayah tertentu melalui peta bencana. Untuk melengkapai suatu peta bencana perlu pula dikaji kemampuan suatu wilayah dalam merespon suatu bencana dalam bentuk kapasistas wilayah atau masyarakat. Untuk mempelajari itu dilakukan tahapan : identifikasi dan analisis pemahaman masyarakat, pelatihan bencana dan pengukuran kesiapsiagaan masayarakat selaku individu dan pemerintah desa. Hasil analisa menunjukkan bahwa secara umum masyarakat selaku individu telah memiliki gambaran pemahaman mengenai bencana tanah longsor, penyebab, ciri-ciri daerah yang rawan longsor dan sumber informasi daerah rawan tanah longsor dan informasi keadaan sudah aman. Akan tetapi pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat selaku individu masih perlu ditingkatkan untuk penyelamatan dan evakuasi keluarga saat terjadi bencana longsor. Perlu ditingkatkan pemahaman dan tindakan yang harus dilakukan saat bencana longsor, tindakan setelah longsor terjadi, latihan ketrampilan anggota keluarga dan aset yang harus dimiliki sebagai antisipasi bencana
Upaya Peningkatan Nilai Tambah Produk Bawang Merah (Tindak Lanjut KKN di Desa Selopamioro, Imogiri, Bantul) Nurul Arfinanti
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 19 No. 1 (2019)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v19i1.1911

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya meningkatkan nilai tambah produk bawang merah di Desa Selopamioro, Imogiri, Bantul. Penelitianini dilaksanakan sebagai tindak lanjut kegiatan Kuliah Kerja Nyata UIN Sunan Kalijaga yang pernah dilaksanakan di Desa Selopamioro yang memperoleh data permasalahan rendahnya harga bawang merah di Desa Selopamioro pada saat panen raya. Penelitian ini merupakan suatu penelitian berbasis komunitas atau Community Based Research (CBR). Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan bersama dengan kegiatan penelitian dalam satu waktu. Riset yang dilakukan adalah pengembangan produk olahan bawang merah. Komunitas dampingan dalam penelitian ini adalah kelompok wanita tani Dusun Srunggo, Desa Selopamioro. Komunitas dampingan dilibatkan dalam proses pengembangan produk olahan bawang merah yang dilakukan. Hasil penelitian adalah terciptanya produk olahan bawang merah berupa kering bawang merah dengan berbagai varian campuran (tempe, kentang, original, kacang) dan bawang merah goreng aneka rasa. Hasil analisis terhadap nilai tambah produk olahan bawang merah menunjukkan adanya peningkatan keuntungan yang cukup signifikan.
Integrasi Islam dan Sains Teknologi dalam Pengabdian Masyarakat; Transformasi Islam dalam Wilayah Praksis Keseharian Masyarakat Moh Soehadha
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 19 No. 2 (2019)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v19i2.2229

Abstract

Aktivitas sivitas Perguruan Tinggi Agama Islam dalam dharma Pengabdian kepada Masyarakat adalah wujud dari peran perguruan tinggi untuk memanfaatkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk mewujudkan kesejahteraan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat. Sebagai universitas yang mengusung visi keislaman, maka aktivitas pengabdian kepada masyarakat merupakan implementasi dari ajaran Al Qur’an sebagaimana terdapat dalam surat Al-Ma’un, yaitu sebagai ajaran tentang Amal. Implementasi Al Ma’un adalah wujud dari Islam transformatif, bersifat transendensi, humanisasi, emansipasi, dan liberasi (QS Ali Imran (3): 104; 110). Dengan demikian pengabdian kepada masyarakat hakikatnya adalah aktivitas untuk memberdayakan, membebaskan, dan memajukan umat yang lemah dan terlemahkan, yaitu fakir miskin, yatim, dan komunitas marjinal. Dengan mengikuti cara pandang di atas, maka kegiatan pengabdian dengan menerapkan sains teknologi adalah wujud dari integrasi Islam dengan sains teknologi. Aktivitas pengabdian melalui penerapan sains dan teknologi menemukan fungsinya bagi masyarakat melalui tiga strategi pengabdian, yaitu: community development(CD), empowerment, dan community engagement (CE). Pengabdian dengan mengimplementasikan integrasi Islam dengan sains teknologi adalah upaya untuk membangun surga di dunia dan di akherat .
Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Pandanus Handicraft dalam Menghadapi Pasar Modern Perspektif Ekonomi Syariah (Study Case di Pandanus Nusa Sambisari Yogyakarta) Siti Nur Azizah; Muhfiatun Muhfiatun
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 17 No. 2 (2017)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v17i2.1273

Abstract

Studi ini bertujuan untuk lebih memahami keberadaan ekonomi kreatif sebagai strategi yang diprediksi mampu memicu daya saing baik dalam skala nasional maupun dalam kancah internasional dalam rangka menghadapi pasar modern. Hingga saat ini, pengangguran kemiskinan, eksploitasi alam besar-besaran yang pada akhirnya menyebabkan ketimpangan baik dari segi sosial maupun pertumbuhan ekonomi masih menjadi persoalan klasik yang memerlukan solusi. Oleh karena itu, perlu adanya keselarasan dalam mendapatkan solusi tersebut, salah satu dengan harmonisasi ekonomi dan kearifan lokal yang tentu saja dapat memicu daya saing ekonomi, meningkatkan produktifitas yang pada akhirnya meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan tetap mempertahankan budaya, adat istiadat yang menjadi karakter khas yang ditinjau dari perspektif ekonomi Islam.studi ini menggunakan pendekatan deskriptifkualitatif dengan metode pengumpulan data observasi, interview, dan analisis datata, sebagai sample peneliti mengambil realita pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal pandanus handicraft dalam menghadapi pasar modern dalam perspektif ekonomi syariah di CV Pandanus Nusa Sambisari Yogyakarta. Hasil analisis menyatakan bahwasanya handycraft memiliki efek multyplier terhadap masyarakat, karena anyaman pandan telah berkontribusi menggerakan sektor perdagangan jasa dan pertanian. Serta mampu mengembalikan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat baik dari sisi Integrasi sektor ekonomi maupun integrasi bidang sosial yang meliputi ukhuwah islamiyah, dan terciptanya solidartas sosial.
PEMBERDAYAAN MASJID DALAM KEHIDUPAN SOSIAL-AGAMA MASYARAKAT DESA TANJUNGTANI KECAMATAN PRAMBON KABUPATEN NGANJUK Imam Basthomi
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 20 No. 2 (2020)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v20i2.2393

Abstract

Masjid merupakan tempat peribadatan umat Islam. Pada zaman dahulu masjid menjadi pusat kegiatan umat Islam. Pada masa modern masjid mengalami penurunan dan penyempitan fungsi. Perlu adanya optimalisasi fungsi dan peran masjid agar masjid tidak hanya sebaga i tempat untuk menjalankan salat saja. Desa Tanjungtani berada di Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk. Desa tersebut terkenal karena banyak pondok pesantren yang didirikan di sana namun masih banyak warga nya yang abangan. Fenomena tersebut mulai berubah ketika berdirinya Masjid Baitul Makmur. Artikel ini bertujuan untuk membahas pemberdayaan Masjid Baitul Makmur dalam Kehidupan sosial-agama masyarakat desa Tanjungtani. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan Historis dan sosial. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi pustaka. Teori fungsional milik Tallcot Parsons digunakan peneliti sebagai alat analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masjid sangat penting dalam kehidupan sosial dan dapat membantu mengoptimalkan fungsi dan peran dari Masjid terhadap kebutuhan masyarakat
Urgensi Pembentukan Karakter Anak di Era Globalisasi Melalui Penguatan Keluarga Arif Budiman; Pinkan Regina Suva
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 18 No. 2 (2018)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v18i2.1846

Abstract

Di Era globalisasi, terdapat banyak kemajuan baik dibidang IPTEK maupun sosial budaya sehingga manusia mengalami perubahan baik dari segi pola pikir dan tingkah laku yang di pengaruhi lingkungan sekitar. Untuk menjaga karakter manusia yang sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat, perlu adanya pendidikan karakter pada anak dikarenakan pada usia anak-anak merupakan tingkat keemasan yang memiliki potensi alami yang baik untuk dikembangkan berupa pengetahuan disertai dengan kesadaran, emosi dan perasaannya. Pendidikan karakter anak dimulai dalam ranah keluarga dan diaplikasikan melalui pola asuh masing-masing orang tua kepada anaknya. Jenis pola asuh dalam ilmu psikologi ada 3 yakni otoriter, permisif dan demokratis. Pengabdian masyarakat di Dusun Ngelorejo Desa Srumbung Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang perlu diadakan Sosialisasi pembentukan karakter pada anak yang bertujuan untuk mengidentifikasi peranan dan jenis pendekatan keluarga dalam membentuk karakter anak agar menjadi generasi taat akan norma-norma yang berlaku. Pendekatan yang digunakan kualitatif dengan metode sosialiasi. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, para orang tua disana memiliki jenis pola asuh otoriter dan permisif. Pola asuh otoriter merupakan pola asuh yang keras dan menerapkan komunikasi satu arah sehingga menjadikan anak memiliki sifat tertutup, kurang percaya diri, dan kurang mampu mengekspresikan dalam melakukan kegiatan. Sementara pola asuh permisif memberikan kebebasan tanpa memberikan norma masyarakat sehingga menjadikan anak memiliki sifat egois, kurang peka terhadap lingkungan dan kurang dapat menerapkan nilai-nilai masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peranan penting dalam pendidikan karakter anak, memberikan pola asuh yang tepat disertai kasih sayang, kedisiplinan, nasehat, dan keteladanan.
Quo Vadis Partisipasi Masyarakat Dalam Kebijakan Kabupaten Layak Anak (KLA) Sleman Muhammad Izzul Haq
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 16 No. 2 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v16i2.1172

Abstract

Pada tahun 2011, Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuandan Perlindungan Anak (Kemenneg PPPA) menginisiasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) sebagai suatu sistem pembangunan berbasis hak anak di level kabupaten atau kota melalui pengintegrasian komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak anak. Penelitian dengan mengambil setting keterlibatan masyarakat dalam implementasi mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Slemanini dimaksudkan sebagai upaya merekam proses peran serta masyarakat dalam upaya-upaya pemenuhan hak anak yang secara kelembagaan diintegrasikan dalam sebuah sistem pembangunan dengan tajuk KLA. Artikel ini melihat bentuk partisipasi masyarakat dalam rangka melihat sejauh mana keberlanjutan kebijakan KLA dengan bertumpu pada aktor masyarakat.
INVOLUSI PEMBANGUNAN DESA ENDOGEN Muhammad Qowim
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 20 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v20i1.2363

Abstract

Pembangunan Pedesaan Endogen (Endogenous Rural Development) memerlukan proyeksi keberlanjutan (sustainability). Indikatornya adalah pertumbuhan ekonomi, angka kebahagiaan dan indeks pembangunan manusia. Penelitian ini mencari model perencanaan pembangunan desa endogen, melaksanakan proses endogenisasi, uji petik endogenisasi dan mencari tantangan keberlanjutan pembangunan desa endogen di komunitas peternakan rakyat. Perencanaan pembangunan dilaksanakan dengan FGD & Survey, menghasilkan strategi endogenisasi. Pelaksanaan pembangunan endogen dilaksanakan dengan skema; endogenisasi pemberdayaan ekonomi masyarakat, endogenisasi ruang publik masyarakat dan endogenisasi rumah literasi masyarakat. Hasil uji petik pembangunan endogen mengindikasikan terdapat gejala pelemahan endogenisasi yang bersumber dari kecemburuan sosial, kaburnya kepastian hukum dan domestifikasi sektor pertanian & peternakan.
Pendampingan Cara Menjaga Asupan Gizi Yang Baik dan Kesehatan Pada Lansia di Posyandu Jepun Kabupaten Tulungagung Dewi Anggreini
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 18 No. 2 (2018)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v18i2.1841

Abstract

Lansia merupakan proses alami yang terjadi pada semua manusia, laki maupun perempuan. Banyak orang yang menikmati masa tua dengan bahagia, tetapi tidak sedikit orang-orang mengalami sakit dan meninggal dengan tanpa menikmati masa tua yang bahagia. jenis penyakit yang rentan terkena pada usia lansia diantaranya penurunan penglihatan, osteoporosis, menurunnya ketajaman pendengaran, berkurangnya kemampuan ingatan, dan nyeri sendi. Salah satu penyebab lansia rentan terhadap penyakit tersebut adalah pemenuhan gizi. Faktor kesehatan yang berperan dalam masalah gizi adalah naiknya insidensi penyakit degeneratif dan nondegeneratif yang berakibat pada perubahan asupan .Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam pelatihan ini ialah supaya para lansia dapat menambah pengetahuan tentang masalah gizi dan kesehatan lansia sebagai upaya hidup sehat, sehingga dapat meningkatkan angka harapan hidup lansia, lansia yang produktif dan aktif. Akhir dari pelatihan diharapkan seluruh peserta lansia dapat mengetahui masalah gizi dan apa saja yang dapat terjadi pada kesehatan lansia sebagai upaya hidup sehat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi, pemberian asupan gizi secara langsung dan senam lansia. Jumlah peserta lansia sebanyak 65 orang, dari seluruh peserta tersebut merupakan wakil dari masyarakat Kecamatan Tulungagung. Hasil kegiatan menunjukan bahwa hampir seluruh peserta sudah melakukan pola hidup sehat yang diterapkan diantaranya cek kesehatan secara rutin dan teratur, senam lansia setiap 2 minggu sekali dan memperbanyak asupan gizi dalam makanan.
Perlunya Negara Belajar dari Konsep Ketahanan Masyarakat Lokal Moh Soehadha
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 16 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v16i1.1174

Abstract

Indonesia adalah negara agraris, namun tujuan swasembada pangan yang dicanangkan sejak dulu tidak pernah tercapai, kecuali pada tahun 1984. Kondisi ketahanan pangan dalam level nasional tersebut sangat berbeda dengan apa yang terjadi pada kehidupan petani lokal. Justru banyak petani di wilayah pedalaman yang hidup dengan ketersediaan pangan yang melimpah. Berdasarkan fakta tersebut, artikel ini memaparkan hasil kajian tentang konsep ketahanan pangan lokal, dan kemungkinannya untuk diadopsi dalam konsep kebijakan ketahanan pangan oleh negara.

Page 7 of 16 | Total Record : 152