cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 118 Documents
Search results for , issue "2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013" : 118 Documents clear
PEMBERDAYAAN MAHASISWA PESERTA KIMIA ORGANIK (KMA504) MENGGUNAKAN TUGAS PRESENTASI KELOMPOK DAN PENULISAN JURNAL METAKOGNITIF Iskandar, Srini M; Fitriyah, Lina Arifah
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Mata kuliah (KMA504) disajikan dalam semester genap bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Subyek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Program Pascasarjana angkatan 2013 kerjasama dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur yang mengikuti perkuliahan Kimia Organik (KMA504) sejumlah 23 orang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa peserta Kimia Organik (KMA504) dengan pemberian tugas presentasi kelompok dan penulisan jurnal metakognitif. PTK ini dirancang dalam 2 (dua) siklus, yang setiap siklusnya meliputi 4 (empat) tahap yaitu, siklus I terdiri: (1) Perencanaan yaitu penyusunan kelompok berdasarkan nilai pretes, pendistribusian sub materi pokok yang akan dipresentasikan oleh tiap kelompok, penyampaian daftar rujukan dan menyiapkan alat penilaian; (2) Pelaksanaan yaitu PBM (presentasi oleh tiap-tiap kelompok belajar); (3) Observasi yaitu penilaian unjuk kerja presentasi semua kelompok, dan melakukan penilaian hasil belajar; (4) Analisis dan Refleksi, menarik kesimpulan bahwa siklus I belum memuaskan karena rerata skor tes adalah 65,12. Kesimpulan ini mengakibatkan bahwa siklus II harus dilaksanakan. Tahap-tahap Siklus II pada hakekatnya langkah-langkahnya hampir sama dengan Siklus I, kecuali pada Siklus II ditekankan pada penulisan jurnal metakognitif. Hasil Siklus Siklus II memuaskan karena rerata skor tes adalah 81,81. Terjadi kenaikan rerata sebesar 16,69. Tugas presentasi kelompok dan penulisan jurnal metakognitif menunjukkan peningkatan hasil belajar yang lebih baik, selain itu penulisan jurnal metakognitif juga telah mampu memacu antusiasme dalam belajar. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa tugas presentasi kelompok dan penulisan jurnal metakognitif dapat memberdayakan mahasiswa peserta Kimia Organik (KMA504).
PEMANFAATAN SUBAK DALAM PEMBELAJARAN IPA (UPAYA MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN IPA YANG MENDUKUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013) Dewi Setiawati, Gusti Ayu
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Proses pembelajaran IPA dengan sumber yang konkrit mampu menyajikan kondisi belajar lebih alami sehingga lebih menjamin keberhasilan daripada secara abstrak. Subak merupakan sistem pengelolaan air irigasi dan pola tanam padi atau pertanian yang mampu menyajikan laboratorium alam yang dapat digunakan sebagai tempat eksplorasi obyek, gejala alam dan pengembangan kreativitas peserta didik. Subak merupakan kekayaan budaya yang mencerminkan berbagai nilai kehidupan yang dapat dikaji dari segala bidang ilmu, seperti; IPA, IPS, matematika, lingkungan, hukum, dan bahasa. Penanaman pendidikan karakter juga dapat diperoleh dalam pembelajaran melalui warisan budaya dunia ini. Hal ini sejalan dengan tuntutan kurikulum 2013 yang menitikberatkan penyajian materi secara terpadu guna meningkatkan sumber daya manusia Indonesia.
INFEKSI MENULAR SEKSUAL DAN KEHAMILAN Mestri Agustini, Ni Nyoman; Alit Arsani, Ni Luh Kadek
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Infeksi menular seksual (IMS) adalah berbagai infeksi yang dapat menular dari satu orang ke orang yang lain melalui kontak seksual. Menurut The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) terdapat sekitar 20 juta kasus baru IMS dilaporkan per-tahun. Pada wanita hamil terjadi perubahan anatomi, penurunan reaksi imunologis dan perubahan flora serviko-vaginal. Perubahan fisiologis pada wanita hamil akan berdampak pada perjalanan dan manifestasi klinis IMS. Beberapa infeksi menular seksual tersering adalah sifilis, gonore, chlamydia trachomatis, vaginosis bakterial, trikomoniasis, kondiloma, dan kandidiasis. IMS dan kehamilan dihubungkan dengan kehamilan ektopik, abortus spontan, kematian janin dalam kandungan, infeksi perinatal, intrauterine growth restriction, kelainan kongenital, ketuban pecah dini, prematuritas, chorioamnionitis, infeksi puerperalis, bayi berat badan lahir rendah, dan infeksi neonatal. Kehamilan dapat mengubah penampampakan klinik IMS dan akan mempersulit diagnosis dan terapi. Pada wanita hamil terjadi perubahan anatomi, penurunan reaksi imunologis, perubahan flora serviko-vaginal, yang semuanya akan berpengaruh pada perjalanan dan manifestasi klinis IMS itu sendiri. Pada kehamilan, dapat terjadi penularan infeksi dari ibu ke janin dengan cara kontak langsung saat persalinan, infeksi yang menjalar secara ascenden, dan agen penyebab yang masuk ke sirkulasi janin menembus barier plasenta. Mengingat berbahayanya IMS pada kehamilan, maka diperlukan adanya usaha pencegahan. Penanganan penyakit menular seksual pada kehamilan adalah dengan penanganan umum, konservatif, termasuk konseling dan pengobatan pada mitra seksual.
PORTOFOLIO ONLINE SEBAGAI MEDIA ASESMEN PENDIDIKAN KARAKTER TERPADU PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Sri Mertasari, Ni Made
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Pembelajaran matematika dimaksudkan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berkarakter. Pelaksanaan pendidikan karakter yang dimulai sejak tahun 2011 tidak dirancang berdiri sendiri, melainkan menyatu dengan semua mata pelajaran, termasuk matematika. Pemberlakuan kurikulum 2013 dengan pendidikan karakter di dalamnya dibarengi dengan perubahan kebijakan, antara lain perubahan pelaksanaan evaluasi. Titik berat evaluasi tidak hanya pada kompetensi materi, melainkan juga pada keingintahuan dan aktivitas belajar. Oleh karena itu, diperlukan model evaluasi terpadu yang dapat sekaligus mengevaluasi kompetensi di bidang materi, keingintahuan, aktivitas, dan komponen pendidikan karakter. Melalui kesempatan ini dicoba diperkenalkan model evaluasi melalui portofolio online untuk dimanfaatkan sebagai media asesmen terpadu mata pelajaran matematika dan pendidikan karakter. Portofolio online dikembangkan sebagai media untuk menampung semua karya siswa, baik karya atas permintaan guru maupun karya atas inisiatif sendiri. Komunikasi guru dengan siswa dan siswa dengan siswa dapat dilakukan melalui e-mail, chatting, facebook, twitter, sms, atau fasilitas komunikasi yang sudah disediakan pada media tersebut. Mekanisme seperti ini diharapkan mampu memonitor kemajuan belajar siswa dan sekaligus melatih keberanian siswa mengemukakan pendapat, melatih kejujuran, melatih tanggung jawab, melatih kebiasaan menghargai karya orang lain, dan melatih kemandirian
Studi Tentang Peranan Pelatihan dan Pembuatan Demplot dalam Menentukan Keberhasilan Budidaya Abalon (Haliothis squamata) di Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali Swasta, Ida Bagus Jelantik
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Abalon (Haliothis squamata) merupakan salah satu komoditas perikanan yang perlu dikembangkan lebih lanjut mengingat permintaan pasar semakin meningkat dan harganya cukup tinggi. Untuk mengembangkan komoditas perikanan ini, perlu adanya tenaga-tenaga terampil yang dapat menjamin keberhasilan proses budidayanya. Terkait dengan itu, maka cukup menarik untuk dikaji apakah pemberian pelatihan dan pembuatan demplot dibidang budidaya abalone (Haliothis squamata) benar-benar dapat menghasilkan tenaga-tenaga terampil sehingga dapat menentukan keberhasilan budidaya abalone (Haliothis squamata) itu ? Untuk menjawab pertanyaan itu, dilakukanlah penelitian eksperimental lapangan dengan pola quasi eksperimen. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemberian pelatihan dan pembuatan demplot budidaya abalone benar-benar efektif menghasilkan tenaga-tenaga terampil dalam bidang budidaya abalone (Haliothis squamata). Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah terbentuknya tenaga-tenaga terampil dibidang budidaya abalone (Haliothis squamata) sehingga dapat menjamin keberhasilan budidaya abalone (Haliothis squamata) itu sendiri. Dalam penelitian ini yang dijadikan subjek adalah para teknisi budidaya perikanan dari CV. Dewata Laut yang ada di Desa Penyabangan, dengan jumlah sampel sebanyak 13 orang teknisi. Prosedur penelitian yang dilakukan adalah ; 1) memberikan pelatihan budidaya abalone kepada 13 orang teknisi sebanyak 6 kali pertemuan dengan durasi 120 menit untuk setiap pertemuan ; 2) menyediakan demplot budidaya abalone dan memberikan kesempatan kepada para teknisi yang sudah dilatih untuk melakukan praktik membudidayakan abalone selama 3 bulan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan melakukan test, sedangkan bentuk data yang dikumpulkan berupa ; a) data peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam bidang budidaya abalone ; b) data pertumbuhan dan hasil panen abalone selama 3 bulan pemeliharaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah ; 1) adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan para teknisi dalam hal teknik budidaya abalon, rata-rata sebanyak 72,5 % ; 2) tingkat keberhasilan budidaya abalone oleh para teknisi cukup tinggi dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 2,5 gram dan sintasan mencapai 30 % selama 3 bulan pemeliharaan.
Skrining Awal Ekstrak Etil Asetat Spons Leucetta sp. Sebagai Antikanker dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Martiningsih, Ni Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dan tingkat toksisitas ekstrak etil asetat spons Leucetta sp. terhadap larva Artemia salina Leach. Isolasi dilakukan dengan ekstraksi menggunakan pelarut metanol:diklorometana (1:1). Campuran metanol:diklorometana disaring, diuapkan dengan rotary evaporator dan kemudian dipartisi dengan etil asetat:air (3:2). Ekstrak kasar etil asetat dianalisis kandungan metabolit sekundernya dengan cara skrining fitokimia. Uji toksisitas dilakukan dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) pada konsentrasi 5, 10, 50, 100, 200 dan 500 ppm. Hasil skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa alkaloid. Hasil uji toksisitas dengan metode BSLT menunjukkan harga LC50 dari ekstrak kasar etil asetat spons Leucetta sp. adalah 104,47 ppm. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat spons Leucetta sp. memiliki potensi toksisitas terhadap larva Artemia salina Leach
IMPLEMENTASI LESSON STUDY SEBAGAI UPAYA PEMBINAAN PROFESIONALISME GURU MIPA SMA DI KABUPATEN BANGLI Suma, Ketut
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Lesson study merupakan salah model pelatihan guru dalam jabatan. Bertolak dari pikiran ini telah terapkan lesson study untuk meningkatan kompetensi guru Matematika dan IPA di SMA Negeri di kabupaten Bangli. Lesson study ini diikuti oleh 12 orang guru masing-masing 3 orang guru matematika, fisika, dan kimia. Lesson Study dilaksanakan dengan tiga fase yaitu perenvcanaan (plan), pelaksanaan pembelajaran di kelas (do), dan refleksi (see). Keefektifitan Lesson Study diukur dengan (1) keefektifan pembelajaran melalui Lesson Study, (2) respon siswa terhadap pembelajaran, (3) respon guru terhadap dan siswa terhap lesson study.  Hasil implementasi Lesson Study menunjukkan bahwa (1) guru-guru tim Lesson Study dapat menyelenggarakan pembelajaran secara efektif, (2) respon siswa terhadap pembelajaran yang dilaksanakan lewat Lesson Study merentang dari cukup positif sampai sangat positif, (3) respon guru terhadap bimbingan teknik dan Lesson Study merentang dari baik sampai sangat baik
KARAKTERISTIK MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DO TALK RECORD DALAM SAINS Mariawan, I Made
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Pemecahan masalah adalah proses menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh sebelumnya ke dalam situasi baru yang belum dikenal. Salah satu factor kesulitan siswa memecahkan masalah adalah adanya miskonsepsi terhadap konsep-konsep yang terkait dengan masalah sehingga berdampak pada rendahnya kemampuan pemecahan masalah sains siswa. Pengembangan strategi pemecahan masalah telah dilakukan, seperti UQAPAC problem solving strategi, pemecahan masalah menggunakan DENT, dan pemecahan masalah Polya. Strategi pemecahan masalah tersebut, secara eksplisit tidak melakukan reduksi miskonsepsi dalam langkah-langkah pembelajaran sehingga miskonsepsi tetap terbawa dalam langkah-langkah memecahkan masalah selanjutnya. Model pembelajaran pemecahan masalah Do Talk Record merupakan model pembelajaran pemecahan masalah yang digunakan untuk mengakomodasi kelemahan-kelemahan dari model pembelajaran pemecahan masalah yang sudah ada. Karakteristik model pembelajaran do talk record adalah (a) berlandaskan teori belajar konstruktivisme, (b) menggunakan pendekatan saintifik, (c) mempunyai tujuan mereduksi miskonsepsi dan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah, (d) memiliki sintax do (melakukan) kegiatan eksplorasi konsep, identifikasi konsep, mengkaitkan antar konsep, rencana solusi, dan solusi, talk (mengungkapkan) hasil kegiatan eksplorasi, identifikasi, kaitan antar konsep, rencana solusi, dan solusi melalui diskusi, record (merekam/mendokumentasikan) langkah-langkah dan hasil pemecahan masalah.
ANALISIS VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DAN PENGEMBANGAN DIVERSIFIKASI PRODUKNYA PADA KWT BALICOCOS DESA TENGKUDAK KABUPATEN TABANAN Karta, I Wayan; Ary Sarasmita, Ni Made
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   KWT BaliCocos merupakan kelompok wanita tani di Desa Tengkudak yang memiliki potensi lahan kelapa yang luas. Namun, tingkat perekonomiannya masih belum mengalami peningkatan dari hasil kelapanya. Hal ini karena kelapa yang dihasilkan belum diolah menjadi produk bernilai ekonomis, sehingga perlu dilakukan penelitian dan pembinaan produksi VCO. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil produksi VCO kelompok wanita tani dan melakukan pembinaan dalam mengembangkan diversifikasi produknya, sehingga memiliki daya saing dalam pemasaran. Penelitian dilakukan melalui dua tahap yaitu (1) produksi dan analisis VCO, (2) pengembangan diversifikasi produk dan strategi pemasaran. Teknik pembuatan VCO dilakukan dengan cara basah. Hasil penelitian menunjukkan VCO yang dihasilkan memiliki bau khas kelapa segar, tidak tengik, rasa normal khas minyak kelapa, tidak berwarna, mengandung asam kaproat 0,287%; asam kaprilat 6,115%; asam kaprat 5,832%; asam laurat 48,73%; asam miristat 18,505%; asam palmitat 8,754%; asam stearat 2,606%; asam oleat 10,476%; asam linoleat 0,060%, asam linolenat 0,062%, serta tidak mengandung cemaran mikroba. Hasil ini menunjukkan kesesuaian dengan SNI 7381:2008 sehingga sangat berpotensi dikembangkan produksi dan pemasarannya. Pengembangan produk yang telah dilakukan yaitu produksi VCO original dan aromaterapi. Pemasaran dilakukan melalui toko, apotik, spa, pameran, reseller, dan jejaring media sosial. Produk VCO sangat bermanfaat untuk pangan, kesehatan/pengobatan, dan kosmetik sehingga memiliki potensi pasar yang sangat tinggi.
GLOMERULONEFRITIS AKUT PADA ANAK PASCA INFEKSI STREPTOKOKUS Suadnyani Pasek, Made -
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Glomerulonefritis merupakan suatu penyakit peradangan pada ginjal. terutama menyerang anak pada masa awal usia sekolah (2-12 tahun), jarang dibawah usia 2 tahun (5%) dan 10% dapat terjadi pada dewasa. Glomerolunefritis ini biasanya didahului oleh infeksi saluran napas satu hingga dua minggu sebelumnya atau infeksi kulit dua hingga empat minggu sebelumnya. Streptokokus grup A merupakan penyebab tersering kejadian glomerolunefritis akut pada anak. Streptokokus merupakan bakteri spheris gram positif yang khasnya berpasangan atau membentuk rantai selama pertumbuhannya. Terdiri dari dua puluh spesies, termasuk Streptococcus pyogenes (Grup A). Gejala umum berupa sembab kelopak mata, kencing sedikit, dan berwarna merah, biasanya disertai hipertensi. Diagnosis adanya glomerulonefritis pada anak dapat dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium. Penatalaksanaan glomerulonefritispasca infeksi streptokokus meliputi tirah baring selama tiga hingga empat minggu, pemberian antibiotik yang sesuai, makanan yang rendah garam, serta medikamentosa yang tepat. Penyakit ini umumnya (sekitar 80%) sembuh spontan, 10% menjadi kronis, dan 10% berakibat fatal.

Page 2 of 12 | Total Record : 118