cover
Contact Name
Hidayatus Sibyan
Contact Email
hsibyan@unsiq.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hsibyan@unsiq.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ
ISSN : 2534689X     EISSN : 26143763     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNSIQ (Jurnal PPKM) merupakan media komunikasi dan desiminasi hasil-hasil penelitian, pengabdian, studi kasus dan ulasan ilmiah (terapan) bagi ilmuwan dan praktisi di bidang sains dan teknologi. Jurnal ini terbit pertama kali pada tahun 2014 dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo secara berkala empat bulan sekali yaitu bulan Januari, Mei dan September dengan ISSN (print) 2354-869X | ISSN (online) 2614-3763.
Arjuna Subject : -
Articles 462 Documents
ANALISIS DAN PERENCANAAN SISTEM DRAINASE JL. BANYUMAS, KAB. BANJARNEGARA Faqih, Nasyiin; Setiawan, Budi
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 3 No 1 (2016): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v3i1.337

Abstract

Jalan raya merupakan prasarana transportasi yang memiliki banyak fungsi dan manfaat bagi masyarakat dan kelancaran sistem kegiatan, baik ekonomi ataupun non ekonomi. Sedangkan jalan raya yang baik adalah jalanraya yang memiliki kondisi yang baik dan dapat memberikan rasa aman serta nyaman bagi penggunanya, tidak mengalami banyak kerusakan seperti banyak lubang, tidak mengalami kemacetan, tidak tergenang air yang dalam dan lain sebagainya. Namun yang terjadi di jalan Banyumas km. 61,7 terdapat permasalahan yaitu adanya genangan air pada saat turun hujan. Hal ini menjadi masalah serius untuk lalu lintas dan lingkungan di jalan tersebut.Drainase merupakan salah satu fasilitas dasar yang dirancang sebagai sistem guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan merupakan komponen penting dalam perencanaan kota (perencanaan infrastruktur khususnya). Dalam merencanakan drainase diperlukan dua dasar perhitungan yaitu analisa hidrologi untuk menghitung debit banjir dan debit setiap saluran dan analisa hidrolika untuk mendimensi saluran drainase.Dalam penyusunan perencanaan drainase ini menggunakan metode penelitian survey dengan langkah langkah meliputi penentuan lokasi perencanaan, menganalisis permasalahan yang terjadi, pengumpulan data skunder dan primer kemudian mengadakan survey lapangan untuk mengetahui keadaan lapangan. Dilanjutkan dengan menyusun perhitungan dan dimensi saluran dalam perencanaan drainase tersebut sehingga bisa menjadi solusi atas permasalahan drainase yang ada.Berdasarkan hasil pengolahan data diketahui debit banjir jalan Banyumas km. 61,7 saat ini sebesar 12,401 m3/detik,yang masuk pada gorong-gorong, sedangkan pada Q3 terdapat Qluar yang masuk ke saluran sebesar 0,5 m3/detik sehingga pada debit Q3 sebesar 3,1 m3/detik. Dan pada Q5 juga terdapat Qluar sebesar 1,4 m3/detik. Sedangkan bentuk saluran dipilih bentuk persegi dan tinggi freeboard sebesar 0,5 m menggunakan kemiringan muka tanah untuk mendimensi saluran. Selain itu juga dipertimbangkan kemiringan saluran. Jika kemiringan tanah lebih kecil dibandingkan kemiringan muka tanah maka digunakan pasangan batu. Untuk saluran gorong-gorong di dapat b =1,50 , h = 0,80, dengan freeboard mengikuti kemiringan tanah.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU-GURU SMK BIDANG SAINS MELALUI PELATIHAN SOFWARE ENGINEERING DI KABUPATEN WONOSOBO Hermawan, Hermawan; Suanryo, Sunaryo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 3 No 1 (2016): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v3i1.338

Abstract

Tujuan program pengabdian masyarakat ini untuk memberikan wawasan pengetahuan dan ketrampilan tentang perkembangan teknologi dalam desain software engineering dalam bidang desain gambar teknik. Melalui kegiatan ini diharapkan guru-guru SMK bidang teknik dapat meningkatkan kompetensi, memahami perkembangan teknologi dan dapat mengaplikasikannya dalam pembelajaran di SMK.Sasaran pengabdian adalah guru-guru produktif SMK Program Keahlian Teknik Mesin dan Teknik Bangunan se-Kabupaten Wonosobo. Permasalahan yang terjadi diselesaikan dalam empat tahapan kegiatan yaitu sosialisasi program, pelaksanaan pelatihan dan evaluasi, serta proses pedampingan. Sosialisasi dilakukan dengan melakukan survey pendahuluan untuk melihat kondisi di lapangan mengenai kurikulum dan kompetensi guru SMK. Pelaksanaan dilakukan dengan pelatihan, menggunakan metode ceramah yaitu dengan teknik presentasi, dilanjutkan dengan demontrasi dan praktek langsung di komputer dan pada akhir pelatihan dilakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat penyerapan materi. Untuk menjaga kesinambungan kegiatan dilakukan pedampingan secara berkelanjutan denagn penambangan materi pelatihan.Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan tingkat keberhasilan dengan indikasi adanya peningkatan kompetensi guru-guru SMK dalam penggunaan software engineering, yaitu softwar solidworks untuk guru teknik mesin dan softwar sketcup dan archicad untuk guru teknik bangunan. Adanya respon yang positif dari peserta, dan sebagian besar telah mampu menggunakan software tersebut dalam pembelajaran di SMK. Dalam kegiatan pelatihan software engineering ini diikuti oleh 2 SMK Negeri dan 8 SMK Swasta se-Kabupaten Wonosobo.
PENYUSUNAN VIRTUAL LABORATORY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI Adita, Arum; Julianto, Teguh
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 3 No 2 (2016): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v3i2.339

Abstract

Penelitian ini didasarkan kegiatan-kegiatan yang bersifat praktikum jarang dilakukan oleh guru. Hal tersebut disebabkan padatnya muatan kurikulum dan keterbatasan peralatan laboratorium. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu suatu strategi pemanfaatan media dalam pembelajaran. Penggunaan teknologi (virtual laboratory) dalam pembelajaran dapat digunakan sebagai alternatif solusi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan virtual laboratory pada materi penggolongan darah yang layak digunakan sebagai media pembelajaran di SMP. Penelitian ini merupakan penelitian R & D dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development & Production, Implementation and Evaluation). Pada tahap pengembangan awal game divalidasi oleh ahli media dan materi. Pada tahap implementasi dilakukan uji coba terbatas di kelas VIII SMP Muhammadiyah Purwokerto. Pada tahap evaluasi dilakukan penilaian kualitas game oleh guru dan siswa. Data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis dengan menggunakan analisis data deskriptif untuk mengolah data kualitas media. Berdasarkan hasil penyusunan virtual laboratory di dapatkan hasil skor keseluruhan 105,5 berada dalam rentang 85 < x < 110,5 dengan kriteria baik menurut validator.Hasil penilaian media oleh guru dan siswa juga berada dalam rentang baik dan sangat baik. Berdasarkan penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa virtual laboratory yang disusun layak digunakan untuk pembelajaran biologi.
RUANG TERBUKA HIJAU SEBAGAI INFRASTRUKTUR HIJAU KOTA PADA RUANG PUBLIK KOTA (STUDI KASUS : ALUN-ALUN WONOSOBO) Hendriani, Adinda Septi
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 3 No 2 (2016): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v3i2.340

Abstract

Ruang terbuka hijau (RTH) wilayah perkotaan merupakan bagian dari penataan ruang kota yang berfungsi sebagai kawasan hijau pertamanan kota, kawasan hijau hutan kota, kawasan hijau rekreasi kota, kawasan hijau kegiatan olahraga dan kawasan hijau pekarangan. Ruang terbuka hijau adalah ruang-ruang dalam kota atau wilayah yang lebih luas, baik dalam bentuk area atau kawasan maupun dalam bentuk area memanjang atau jalur. Ruang terbuka hijau dalam kawasan merupakan salah satu infrastruktur hijau kota yang akan membentuk kota itu sendiri yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat publik. Alun-alun Wonosobo sebagai ruang publik kota yang berupa elemen lansekap taman dapat disebut juga sebagai ruang terbuka hijau sebagai infrastruktur hijau kota. Alun-alun yang diperuntukkan untuk masyarakat publik sebagai pelaku kegiatan yang melakukan aktivitas pada kawasan Alun-alun Wonosobo. Selama perkembangannya tentunya telah terjadi perkembangan fungsi alun-alun kota sebagai infrastruktur hijau kota yang membentuk ruang publik dengan adanya kebutuhan manusia yang selalu bertambah. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kondisi ruang terbuka hijau sebagai infrastruktur hijau kota yang terdapat di Alun-alun Wonosobo saat ini. Seberapa penting Alun-alun Wonosobo berperan sebagai ruang terbuka hijau. Selain itu juga membahas Alun-alun Wonosobo sebagai ruang publik kota yang mendukung infrastruktur hijau kota.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB LONGSOR TEBING DAERAH ALIRAN SUNGAI SERAYU UNTUK PERTIMBANGAN SEBAGAI DAERAH PEMUKIMAN DI KABUPATEN WONOSOBO Retyanto, Banar Dwi
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 3 No 2 (2016): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v3i2.341

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah memberikan bahan pertimbangan kawasan daerah aliran sungai (DAS) Serayu digunakan sebagai daerah pemukiman, untuk tujuan khususnya adalah menganalisi kontribusi faktor faktor penyebab longsor tebing diantaranya jenis tanah, kecepatan aliran air, kemiringan tebing, dan curah hujan). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan melakukan deskripsi data atau krakter yang diperbandingkan satu dengan yang lainnya untuk mendapatkan kesimpulan. Bahan yang digunakan dalam peneltian adalah data pengukuran Kemiringan lereng, peta jenis tanah dan peta curah hujan dari sumber yang terpecaya, sementara alat yang digunakan adalah Meteran, Botol air mineral dan Stopwatch untuk mengukur kecepatan arus aliran sungai. Wilayah dalam penelitian ini adalah daerah Aliran Sungai Serayu Kecamatan Kejajar, Garung, Mojotengah, Watumalang, Selomerto dan Leksono Kabupaten Wonosobo. Berdasar penelitian yang sudah di laksanakn dapat di simpulkan bahwa pada daerah sekitar aliran sungai Serayu tidak dapat di gunakan sebagai daerah pemukiman, hal ini terlihat dari hasil analisis data penelitian yang menunjukan 1) sebagian besar tebing yang terdapat pada daerah aliran sungai tergolong tebing curam dan sangat curam; 2) besarnya arus yang mengalir pada aliran sungai Serayu tergolong deras dan sangat deras hal ini dapat mempercepat terjadinya longsor pada tebing; 3) jenis tanah yang ada pada daerah sekitar aliran sungai adalah jenis tanah andosol, regosol, dan podsolik, dimana ketika jenis tanah ini peka dan sangat peka terhadap erosivitas; 4) intensitas curah hujan pada daerah aliran sungai tergolong sangat tinggi sehingga faktor ini mendukung pemercepatan terjadinya longsoran tebing di daerah aliran sungai Serayu.
FISIKA DALAM ATLETIK DAN BELADIRI Jumini, Sri
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 3 No 2 (2016): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v3i2.342

Abstract

Seorang olahragawan harus memperhatikan keadaan fisik dan teknik yang harus dikuasai sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam melakukan aktivitasnya. Keadaan fisik meliputi kesehatan dan postur tubuh, sedangkan teknik meliputi teknik olah raga yang harus dikuasai, keseimbangan tubuh, penentuan pusat gravitasi, momentum, dan torsi. Teknik dalam olah raga ini banyak sekali dibahas dalam fisika. Seorang olahragawan lompat tinggi dan lompat jauh akan sangat baik dalam aktivitas olah raganya, jika mengetahui pusat gravitasinya dengan baik. Manusia memerlukan keseimbangan agar segala aktivitas yang dilakukannya berjalan baik, sehingga tidak ada bagian tubuh yang cidera. Keseimbangan terjadi jika jumlah semua gaya dan jumlah semua torsi yang bekerja padanya sama dengan nol, ?F=0, ??=0. Sedangkan momentum banyak dilakukan dalam olah raga karate, tinju, dan lempar peluru. Dalam karate untuk memindahkan momentum yang besar sering berkaitan dengan kecepatan gerak dari lengan daripada gerakan seluruh badan. Pada pukulan ke depan, terjadi tumbukan ketika panjang jangkauan tangan sekitar 70%. Sedangkan dalam lempar peluru terjadi pemindahan bentuk kecepatan lambat dari gerak massa seluruh tubuh menjadi kecepatan tinggi disalurkan kepada peluru.
EFEKTIFITAS ANTARA POSISI MATERNAL DAN TEKNIK RELAKSASI PADA IBU BERSALIN NORMAL DENGAN PENGURANGAN RASA NYERI Indriyani, Farikhah
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 3 No 2 (2016): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v3i2.343

Abstract

Nyeri persalinan merupakan proses fisiologis, terjadinya disebabkan oleh kontraksi uterus yang dirasakan bertambah kuat dan paling dominan terjadi pada kala I fase aktif. Intensitas nyeri dirasakan berbeda-beda dan dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya posisi maternal dan teknik relaksasi. Tujuan penelitian adalah mengetahui efektifitas posisi maternal dan teknik relaksasi dengan Pengurangan Rasa Nyeri Pada Ibu Bersalin Normal. Metode penelitian Studi ini merupakan penelitian quasi eksperiment yang dilakukan di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo. Pada penelitian ini mengambil jenis One group pre test-posttest di mana kelompok eksperimen diberikan pre test sebelum di beri perlakuan yang kemudian diukur dengan posttest setelah adanya perlakuan. Populasi adalah Semua ibu bersalin di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo. Teknik pengambilan sampel adalah Total Sampling yaitu semua ibu bersalin yang normal di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo pada bulan Maret sampai April tahun 2016. Hasil penelitian adalah 1) efektifitas tingkat rasa nyeri pada ibu bersalin sebelum menggunakan posisi maternal yang benar dan setelah menggunakan posisi maternal yang benar dapat disimpulkan bahwa ibu dengan menggunakan posisi maternal yang benar mengalami nyeri yang lebih ringan dibandingkan ibu tidak dengan posisi maternal yang benar 2) efektifitas Teknik Relaksasi terhadap pengurangan rasa nyeri pada ibu bersalin normal dapat disimpulkan bahwa ibu dengan menggunakan teknik relaksasi ternyata mengalami nyeri yang lebih ringan dibandingkan ibu yang tidak menggunakan teknik relaksasi.
ANALISA SEMIOTIKA KOMUNIKASI VISUAL IKLAN LAYANAN MASYARAKAT LINGKUNGAN HIDUP Habsari, Sinung Utami Hasri
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 3 No 2 (2016): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v3i2.344

Abstract

Komunikasi visual sangat lazim kita jumpai dalam aktivitas keseharian. Komunikasi visual mempunyai signifikansi dalam menyampaikan sebuah konsep, isi atau makna Komunikasi visual terutama iklan harus dibuat secara multiaspek dan multidimensi untuk mendapatkan perhatian dan respon positif dari masyarakat. Iklan Layanan Masyarakat adalah jenis periklanan yang dilakukan oleh pemerintah, organisasi komersial maupun non-komersial, untuk mencapai tujuan social atau sosio-ekonomis. Kerusakan lingkungan hidup menjadi salah satu fenomena yang menarik. Penganalisaan iklan layanan masyarakat tentang lingkungan hidup dengan kajian semiotika komunikasi visual. memberikan pendidikan tentang segala sesuatu yang bersifat baik-buruk dari suatu sebab akibat. Pendikan semacam ini sangat diperlukan untuk anak-anak khususnya agar mereka bisa merasakan atmosphere masa depan dunia yang hijau dan bersih.
PENGGUNAAN MODUL BERBASIS INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KARAKTER MANDIRI SISWA Sarah, Siti; Ngaisah, Siti
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 3 No 2 (2016): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v3i2.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) adakah perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan modul berbasis inkuiri dan siswa yang menggunakan modul konvensional, (2) adakah perbedaan karakter mandiri antara siswa berkemampuan tinggi dan siswa berkemampuan rendah terhadap hasil belajar siswa yang belajar menggunakan modul berbasis inkuiri. Penelitian eksperimen ini menggunakan desain factorial. Populasi penelitian adalah siswa MAN Wonosobo Kelas X tahun ajaran 2012/2013 sebanyak 276 siswa yang terbagi dalam 8 kelas. Melalui teknik cluster random sampling, terpilih kelas XE (34 siswa) dan kelas XD (37 siswa) masing-masing sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengambilan data menggunakan teknik dokumentasi, tes dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji-t dan ANOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar mengunakan modul berbasis inkuiri dan siswa yang belajar menggunakan modul konvensional. Uji gain menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa yang belajar menggunakan modul berbasis inkuiri (64%) lebih besar dibanding siswa yang belajar menggunakan modul konvensional (56%); (2) ada perbedaan pengaruh karakter mandiri siswa dengan kategori kemampuan tinggi dan rendah terhadap hasil belajar siswa yang belajar menggunakan modul berbais inkuiri.
AUDIT ENERGI PADA RUMAH TINGGAL BER ARSITEKTUR KONVENSIONAL DAN MODERN Prianto, Eddy; Muhammad, Huda; Putri, Paskalia Utari
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 3 No 2 (2016): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v3i2.346

Abstract

Kebutuhan rumah semakin meningkat di tengah keterbatasan lahan. Dan kebutuhan energy selalu parallel dengan pertumbuhan penduduk yang menuntut suatu tempat yang nyaman untuk beraktivitas. Rumah yang berhasil menyediakan ruang principal untuk bermukim, merupakan salah satu syarat dari konsep compact house. Apakah rumah kecil selalu signifikan dengan tingkat kebutuhan energinya? Bagaimana mengukur untuk mengeefesienkan tingkat kebutuhan energy menurut ISO 50001?Pengamatan lapangan dan kajian audit energy menurut ISO 50001 merupakan pilihan langkap dalam penelitian ini terhadap 5 sampel rumah ber arsitektur Konvensional dan Modern di kota Semarang.Hasil yang didapat dalam penelitian ini : pertama, Yang membedakan aplikasi konsep Compact House pada rumah Konvensional dan modern terletak pada tingkatan/hirarki persyaratannya. Kedua, bahwa pilihan lokasi dan status pekerjaan penghuni rumah sangat berpengaruh pada tingkat besaran konsumsi energy listrik dalam rumah tinggal. Besaran rumah tidaklah selalu signifikan dengan besaran konsumsi energy listrik untuk rumah ber Arsitektur Konvensional maupun Modern, dan ketiga, aspek kebutuhan untuk mendinginkan ruangan masih merupakan alasan dominan dalam meningkatnya konsumsi daya listrik dalam kedua type rumah tinggal.

Page 5 of 47 | Total Record : 462