cover
Contact Name
Riki Ruli A. Siregar
Contact Email
riki.ruli@sttpln.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
riki.ruli@sttpln.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Energi & Kelistrikan
ISSN : 19790783     EISSN : -     DOI : -
ENERGI & KELISTRIKAN Journal, especially to the Electrical Engineering Lecturer and generally to all Practitioners to be able to contribute in the form of scientific writing which will be useful for the application of science and technology, especially in the field of Electrical and Electrical Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 171 Documents
Redesain penampang kabel wiring APP pelanggan TM untuk perbaikan akurasi pengukuran kWh Fadjar Kurniadi
Energi & Kelistrikan Vol 12 No 2 (2020): Energi dan Kelistrikan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/energi.v12i2.1173

Abstract

Abstract Current Transfomer(CT) accuracy for big customers is very important. Constraints Execution of CT accuracy testing on big customers is quite a lot of customers and scattered, and longtime outage duration. Development of electronic kwh Meter for checking on-site CT customers as a solution to these problems. The onsite CT measurement method is carried out by comparing the primary and secondary of the CT by utilizing the current coil on the electronic kWh Meter. This method has several advantages, lower costs, easy procurement, easy and fast operation, so the duration of outages can be minimized. This method is very supportive in the implementation of the Revenue Assurance program. Keywords: English, , 3-5 words ABSTRAK Akurasi CT (Current Transfomer) pada pelanggan besar sangat penting. Kendala Pelaksanaan pengujian akurasi CT pada pelanggan besar adalah pelanggan cukup banyak dan tersebar, dan waktu pemadaman yang lama. Pengembangan kwh Meter Alat untuk pengecekan CT Pelanggan secara on site sebagai solusi permasalahan tersebut. Metode penugukuran CT onsite dilaksanakan dengan membandingkan sisi primer dan sekunder CT dengan memanfaatkan kumparan arus pada kWh Meter elektronik. Metode ini memiliki beberapa keuntungan, antara lain biaya lebih murah, mudah pengadaan,mudah dan cepat dalam pengoperasiannya sehingga lama pemadaman dapat diminimalkan. Cara ini sangat mendukung dalam pelaksanaan program Revenue Assurance dalam memastikan kebenaran CT yang terpasang. Kata kunci: Electronic Meter, CT Testing
Pembangunan Repeater Radio di Daerah Terpencil untuk Koordinasi Sistem Tenaga Listrik Suhardhika Sih Sudewanto
Energi & Kelistrikan Vol 12 No 2 (2020): Energi dan Kelistrikan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/energi.v12i2.1177

Abstract

Expansion of the electrical network and substation makes a demand for better electricity system coordination. A radio communication system is one of many ways that fulfill such demand. The range of radio communication systems is limited by geographical location. Establishing a series of radio links to cover a wide area can not be considered as a solution to have good quality and reliable radio communication system anymore. Therefore, It needs one optimal location for radio repeater to cover all sites that have a crucial role in electricity system coordination. The optimal location for the mountainous geographical region is usually located in a remote area, far from civilization. It will need more effort on engineering to establish a radio repeater site. The selection method of location and development phase will be done by software simulation and actual survey to conduct testing, to determine the equipment needed to build radio repeater, and for administrative purposes. With the average fade margin of 25 dB, the location of the radio repeater is considered optimal enough to maximize electricity system coordination.
Potensi Penerapan Energi Terbarukan Sebagai Upaya Mewujudkan Kemandirian Desa: Studi Kasus Desa Lendang Nangka Lombok Timur Shafwan Amrullah
Energi & Kelistrikan Vol 13 No 1 (2021): Energi dan Kelistrikan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/energi.v13i1.868

Abstract

Desa saat ini didorong menjadi desa mandiri, baik dalam bidang energi maupun ekonomi dengan mengimplementasikan energi terbarukan untuk meningkatkan kemandirian energi sebagai salah satu langkah meningkatkan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi penggunaan energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), dan Konversi Energi Gasifikasi di desa Lendang Nangka, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian dilakukan dengan pengumpulan data baik dari BMKG dan pengujian secara langsung menggunakan alat Air Flow Anemometer GM8902 untuk mengetahui kecepatan angin dan DIGITAL TECHNOMETER LX-1010B untuk mengetahui intensitas cahaya matahari. Selain itu dilakukan wawancara kepada pengusaha kecil dan menengah untuk mengetahui penggunaan energi dalam menyokong proses produksinya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa potensi PLTB yang dapat diemplementasikan adalah PLTB sekala kecil dengan daya sekitar 23,4-632,88 kWh/turbin. Untuk potensi PLTS menghasilkan daya sebesar 410-566 kWh per meter persegi panel surya. Untuk potensi PLTA, turbin yang cocok adalah turbin ukuran kecil dengan potensi daya sekitar 0,3024-2,2194 kWh. Sedangkan untuk potensi penggunaan converter energi jenis gasifikasi dapat dilakukan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar tidak terbarukan sekaligus menghemat biaya porduksi. Sebab, nilai High Heating Value gas sintetik yang dihasilkan 1,7 kali lebih besar daripada pembakaran langsung dengan kayu.
Perancangan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off Grid 6,4 KWp Untuk 1 Unit Rumah Tinggal Aas Wasri Hasanah
Energi & Kelistrikan Vol 13 No 1 (2021): Energi dan Kelistrikan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/energi.v13i1.965

Abstract

Energi merupakan salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Peningkatan kebutuhan energi dapat merupakan indikator peningkatan kemakmuran, namun bersamaan dengan itu juga menimbulkan masalah dalam usaha penyediaannya. Maka, untuk penghematan energi pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) menjadi salah satu pilihan yang tepat. Pembangunan PLTS dapat dibangun pada atap (rooftop). Kebutuhan beban pada rumah ini yaitu 18.260 Wh/day. Dalam merancang PLTS untuk 1 unit rumah ini, dibutuhkan perhitungan yang akurat untuk menentukan sistem modul surya yang ideal, yaitu mencari jumlah hubung seri-paralel, mencarikan daya yang dihasilkan perhari dan pertahun, performance ratio dan losses daya sistem PLTS. Dalam penelitian ini perancangan pembangunan PLTS dilakukan agar dapat menikmati energi listrik yang dimiliki sendiri dan untuk memperkenalkan kepada masyarkat sekitar. Sistem PLTS off grid hanya mengandalkan energi matahari sebagai sumber energi utama. Disini kami menggunakan 32 modul surya dengan kapasitas 200 Wp dengan total daya yaitu 6.400 Wp.Energi, PLTS, modul surya, off grid
Pemanfaatan Tenaga Surya Pada Photovoltaic Jenis Polycristaline Untuk Catu Daya Tanaman Hidroponik Samsurizal Samsurizal; Max Teja Aji; Kartika Tresya M
Energi & Kelistrikan Vol 13 No 1 (2021): Energi dan Kelistrikan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/energi.v13i1.984

Abstract

The use of solar energy today as an alternative energy source continues to be used not only in large scale but also utilized on small scale. The use of solar power as a renewable energy source by converting solar energy into electrical energy, utilizing this technology one of them on technology using hydroponic plant systems. In hydroponic pump system used to consume water and nutrients are usually sourced electricity PLN. With the availability of abundant energy sources certainly help reduce electricity consumption from PLN. The design is done on this research by utilizing solar energy as a power supply to turn on the pumps as well as to drain water and plant nutrients running well. The burden used in this study was 20Watt, to supply the load needs of a PLTS fitted with polycristaline type. The highest irradiation at 12.00 is 666 W/M2 which means that at that time the energy is generated maximally. In the design used with the battery capacity using the VRLA Deep Cycle JS12-12 battery type; 12V 12Ah generated and stored electrical energy can turn the 5-6 hour pump on.
Desain Sistem Pengereman Regeneratif Pada Sepeda Listrik Ringkas Rizki Pratama Putra
Energi & Kelistrikan Vol 13 No 1 (2021): Energi dan Kelistrikan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/energi.v13i1.1058

Abstract

Penggunaan kendaraan listrik yang semakin populer untuk mengurangi pencemaran lingkungan menuntut efisiensi penggunaan yang baik agar tujuan tersebut dapat tercapai. Penelitian diusulkan suatu metode pengereman regeneratif untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi dari sepeda listrik ringkas. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu model dinamis dari sistem pengereman regeneratif yang diusulkan, sehingga hipotesis karakteristik efisiensi sistem pengereman dapat dibangun sebagai bahan pertimbangan dalam membuat dan mengoptimasi model fisik nantinya. Model dinamis akan disimulasikan menggunakan Simulink untuk melihat efisiensi pengereman berdasarkan kecepatan awal sepeda, selain itu pengaruh besar parameter sistem pengereman yaitu Spur Gear akan divariasikan untuk melihat variasi efisiensi. Dari hasil simulasi didapatkan bahwa nilai rugi torka yang dihasilkan dari proses pengereman sebanding dengan kecepatan awal pengereman. Di sisi lain efisiensi pengereman semakin meningkat dengan meningkatnya kecepatan awal pengereman, hal ini menandakan bahwa peningkatan rugi torka akibat peningkatan kecepatan awal pengeraman tidak memiliki sifat linear. Rasio spur gear yang tinggi memperbesar torka pengereman dan menghasilkan efisiensi yang nilainya naik jika rasio spur gear diperbesar. Hasil simulasi ini memberikan informasi awal untuk mengembangkan desain dan mengoptimasi efisiensi dan efektivitas pengereman
Penurunan Nilai Tara Kalor PLTGU Untuk Meningkatkan Pangsa Pasar Perusahaan Pembangkit Listrik Menggunakan Simulasi Sistem Dinamik Alex Fernandes; Dwi Anggaini
Energi & Kelistrikan Vol 13 No 1 (2021): Energi dan Kelistrikan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/energi.v13i1.1091

Abstract

Pangsa pasar suatu perusahaan pembangkit tenaga listrik ditentukan berdasarkan kontribusi daya mampu neto dengan mekanisme tata niaga listrik, melalui kompetisi harga energi listrik dan kesiapan daya mampu pembangkit atau dikenal dengan merit order pembangkit yang berdasarkan efisiensi pada pembangkit. Salah satu perusahaan pembangkit listrik telah mengalami penurunan pangsa pasar di Jawa Bali sampai dengan 2015 hanya tinggal 22%. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model yang dapat menyajikan gambaran visual tentang hubungan parameter – parameter teknis dan keuangan yang saling berpengaruh dalam mengidentifikasi peluang-peluang teknik yang dapat menurunkan tara kalor pembangkit serta mengukur tingkat risiko masing-masing peluang. Selanjutnya model akan dikembangkan menggunakan sistem dinamik untuk memberikan gambaran kepada stakeholder tentang kinerja operasi dan keuangan dari peningkatan nilai tara kalor pembangkit pada profitabilitas perusahaan. Studi kasus adalah di PLTGU Priok blok 1 dan blok 2. Peluang teknik terhadap empat teknologi terbaru pembangkit dapat menurunkan nilai tara kalor pembangkit sebesar 10,369%. Sistem dinamik yang dibuat menunjukkan bukti adanya hubungan antara kenaikan pendapatan operasional dengan penurunan nilai tara kalor PLTGU Priok.
Aplikasi Monitoring Energi SHS Off-Grid Menggunakan Lora Satrio Yudho
Energi & Kelistrikan Vol 13 No 1 (2021): Energi dan Kelistrikan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/energi.v13i1.1149

Abstract

The manner of efficiency and effective of power usage is the main objective in electricity consumption, one major steps to control the usage is by providing a monitoring to aim the power usage data and process it to information needed. Internet of Things benefit in power and electricity has involved sensors to work as data reader continuously. LoRa or well known as Long Range radio communication system work with chirp spread spectrum which work from 920 to 923 Mhz in Indonesia. This paper presents implementation of LoRa system to support the prototype of energy monitoring in Solar Home System off-grid
Simulasi Modifikasi Konfigurasi Jaringan Spindel Menjadi Loop Tertutup Untuk Meningkatkan Keandalan Sistem Distribusi Menggunakan Software ETAP Eko Nio Rizki
Energi & Kelistrikan Vol 13 No 1 (2021): Energi dan Kelistrikan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/energi.v13i1.1199

Abstract

Distribution reliability network rely on to any factor such as material quality, maintenance, operational pattern, protection device and also network configuration. In the spindle network the level of network reliability is level 3 (SPLN 52-3, 1983: 5). In order to leveling up the network reliability from level 3 to level 5 (zero down time)[2][3] we need to modify the protection system from overcurrent relay and ground fault relay to line differential relay in each distribution substation. Beside that Load Break Switch in each customer cubicle substation and in the connection substation should replaced by circuit breaker. Spindle network which operated open loop in the connection substation switch to normally close operated, so it can be called as closed loop network. This modification purpose is ther is no down time in case off ground fault or phase to phase sort circuit on the network cable. Before this kind of modification and the setting applied into real network, we make a simulation using an application called ETAP and no missmatch trip from 7 time experiment consist of ground fault and phase to phase short circuit in 7 cable
Implementasi Modul Penyimpanan Energi Ganda untuk Solar Home System Cahyantari Ekaputri; Muhammad Rifqi Azmi; Sony Sumaryo; Muhamad Royhan
Energi & Kelistrikan Vol 13 No 1 (2021): Energi dan Kelistrikan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/energi.v13i1.1202

Abstract

Solar Home System (SHS) adalah aplikasi pembangkit listrik tenaga surya yang menggunakan Photovoltaic (PV) sebagai energi terbarukan yang dipasang di perumahan. SHS membutuhkan penyimpanan energi untuk menyimpan energi yang dihasilkan oleh PV. Ada banyak penyimpanan energi yang dapat digunakan, tetapi sebagian besar, SHS menggunakan baterai sebagai penyimpanan energi. Dalam penelitian ini, kami menggunakan sistem penyimpanan ganda, seperti penyimpanan yang dipompa sebagai penyimpanan energi hidro dan baterai. Studi ini mengusulkan modul, juga dikenal dengan Solar Charge Controller (SCC), dapat mengubah energi yang ditangkap oleh PV dan menyimpan energi menjadi penyimpanan energi ganda (baterai dan penyimpanan pompa). SCC mengoptimalkan kinerja PV dengan menemukan / melacak titik daya maksimum, juga dikenal dengan Maximum Power Point Tracking (MPPT). SCC juga terdiri dari konverter buck sinkron, yang dikendalikan oleh PWM (Pulse Width Modulation) dari mikrokontroler, dan driver MOSFET sebagai perangkat switching daya. Dari penelitian ini, efisiensi SCC dengan algoritma MPPT mencapai 83,78% sedangkan SCC tanpa algoritma MPPT 75,87%. Sehingga SCC dengan algoritma MPPT adalah 7,91% lebih efisien daripada tanpa algoritma MPPT. Berdasarkan penelitian ini, menggunakan penyimpanan energi ganda (baterai dan penyimpanan pompa) dapat menyimpan daya pada baterai sebesar 95,84 Wh dan 1030 liter air pada pump storage.