Articles
85 Documents
Perancangan Amiable Pelican (AMAN) Crossing Berbasis Ios Arduino Nano Studi Kasus Jalan Basuki Rahmat
Ida Bagus Sradha Nanda
FORUM MEKANIKA Vol 10 No 2 (2021): JURNAL FORUM MEKANIKA
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33322/forummekanika.v10i2.1375
The purpose of this study is to design the development of a pelican crossing into a crossing facility that can accommodate pedestrians with different walking speeds hereinafter referred to as Amiable Pelican (Aman) Crossing. Pedestrian speeds that vary are grouped into 2, namely normal pedestrian speed 1.2 m/s and special 0.8 m/s. The data used as a basis provide a choice of crossing duration. Based on the calculation results, the normal crossing duration is 16 seconds and the special is 22 seconds. The use of aman crossing with a choice of longer crossing duration causes traffic delays for vehicles on that road segment of 300 seconds at the busiest hours. Vehicle traffic delays will have an impact on road capacity. The magnitude of the impact of aman crossing is calculated by reducing the road capacity before and after the use of aman crossing by 5252 pcu/hour and 5129 pcu/hour. Reduction of road capacity due to the use of aman crossing 2%. Taking into account the reduction in road capacity from the use of aman crossing and the results of the analysis of the characteristics of users of crossing facilities, Jalan Basuki Rahmat can use aman crossing facilities. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang pengembangan pelican crossing menjadi fasilitas penyeberangan yang dapat mengakomodir penyeberang dengan perbedaan kecepatan berjalan kaki atau selanjutnya disebut sebagai Amiable Pelican (Aman) Crossing. Kecepatan pejalan kaki yang bervariasi dikelompokkan menjadi 2 yaitu kecepatan pejalan kaki normal 1,2 m/s dan khusus 0,8 m/s. Data digunakan sebagai dasar memberikan pilihan durasi menyeberang. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh durasi menyeberang normal selama 16 detik dan khusus selama 22 detik. Penggunaan aman crossing dengan pilihan durasi menyeberang lebih lama menyebabkan tundaan lalu lintas kendaraan pada ruas jalan tersebut 300 detik pada jam tersibuk. Tundaan lalu lintas kendaraan akan berdampak pada kapasitas jalan. Besar dampak aman crossing dihitung dengan mengurangi kapasitas jalan sebelum dan setelah penggunaan aman crossing sebesar 5252 smp/jam dan 5129 smp/jam. Pengurangan kapasitas jalan akibat penggunaan aman crossing 2%. Memperhatikan pengurangan kapasitas jalan dari penggunaan aman crossing dan hasil analisis karakteristik pengguna fasilitas penyeberangan, Jalan Basuki Rahmat dapat menggunakan fasilitas penyeberangan aman crossing. Kata Kunci: Fasilitas Pejalan Kaki, Aman Crossing.
Optimalisasi Kinerja Pelayanan Angkutan Pedesaan di Kabupaten Kudus
Nada Agi Andhini;
Tatang Adhiatna;
Arnita Aprilia Aprilia
FORUM MEKANIKA Vol 10 No 2 (2021): JURNAL FORUM MEKANIKA
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33322/forummekanika.v10i2.1387
The existence of public transportation is important in supporting community activities in Kudus Regency. The provision of public transportation should be able to facilitate community activities, but there are obstacles that complicate community activities such as low transportation load factors, fleet numbers, and the existence of trays that do not work according to the line. The purpose of the study is to find out the performance of public transportation in Kudus Regency. Public transport performance analysis seen in terms of passengers, government and operators and analysis of fleet needs using public transport performance survey. The primary data analysis required is the vehicle's operating rate, vehicle frequency, headway, wait time, load factor, and vehicle operating costs through direct observation in the field. While the secondary data used the number of fleets and maps of rural transport route networks was taken from the SK Pemkab Kudus 2019. Based on the results of the analysis conducted showed that it was found to be 70% or in the category of quite high fleet operations and 100% of the level of inequality that is on both routes (Jati-Singocandi, and Jati-Karangmalang). This causes the existing condition of the performance of rural transportation services in Kudus Regency including into bad conditions.
Evaluasi Kinerja Simpang Bersinyal Untuk Menunjang Penerapan Eco – Driving
Ganda Surahman;
Budi Hartanto Susilo
FORUM MEKANIKA Vol 10 No 2 (2021): JURNAL FORUM MEKANIKA
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33322/forummekanika.v10i2.1475
Peningkatan jumlah kendaraan yang cukup besar pada jenis mobil penumpang khususnya di Jakarta tidak sebanding dengan peningkatan kapasitas jalan yang menimbulkan masalah lalu lintas dan berdampak kepada lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi seberapa besar pengaruh alternatif peningkatan persimpangan dalam menunjang penerapan Eco – Driving menggunakan software PTV Vissim. Hasil dari PTV Vissim terhadap kondisi lalu lintas eksisting ialah tingkat pelayanan simpang eksisting berada pada tingkat pelayanan F. Solusi pada Simpang Pos Pengumben ialah alternatif 3 dengan tundaan 23,81 det/kend dan Simpang RS Medika Permata Hijau ialah alternatif 2 dengan tundaan 12,67 det/kend. Berdasarkan uji regresi didapat Y = 0,364 – 0,003X1 + 0,006X2 (X1 = panjang antrean; X2 = tundaan) yang secara simultan variabel kinerja berhubungan dengan variabel Eco – Driving. Untuk penghematan bahan bakar pada Simpang Pos Pengumben sebanyak 234,34 liter pada jam puncak total volume dan Simpang RS Medika Permata Hijau sebanyak 72,76 liter pada jam puncak total volume.
Perbandingan Penambahan Serat Pada Mortar Normal dan Mortar Geopolimer
Ika Sulianti;
Indrayani Indrayani;
Agus Subrianto;
Amiruddin Amiruddin;
Ahmad Ferdinan;
Juradil Rudini
FORUM MEKANIKA Vol 10 No 2 (2021): JURNAL FORUM MEKANIKA
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33322/forummekanika.v10i2.1479
Infrastruktur yang dibangun sampai pada saat ini mengalami perkembangan dalam mengejar ketertinggalan dan meningkatkan daya saing nasional. Infrastruktur yang dibangun pada pelaksanaannya harus ramah terhadap lingkungan agar tidak menyebabkan pengaruh negatif bagi lingkungan sekitar dan dapat berkelanjutan sehingga banyak manfaat yang diperoleh dari pembangunan dapat dirasakan oleh generasi yang akan datang. Pada penelitian ini sebagai perbandingan yaitu menggunakan serat fiber yang ditambahkan pada mortar normal dan mortar geopolymer. Metode yang digunakan dalam pengujian mortar geopolymer dan mortar semen ini menggunakan acuan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk pengujian bahan dan sampel. Campuran alkali Natrium Silikat (Na2SiO3) dan Natrium Hidroksida (NaOH) digunakan pada mortar geopolimer dengan perbandingan 5:1 yang dilakukan pada umur 7,14, dan 28 hari. Hasil pengujian kuat tekan mortar didapatkan nilai kekuatan mortar normal menggunakan serat fiber meningkat yaitu 22,98 Mpa maka mortar tersebut termasuk mortar type M , dan pada mortar geopolymer menggunakan serat fiber meningkat yaitu 6,86 Mpa maka mortar tersebut termasuk mortar type N. Kenaikan kuat tekan mortar normal dengan menggunakan serat fiber ini sebesar 1% dan kenaikan kuat tekan mortar geopolymer dengan menggunakan serat fiber ini sebesar 100%.
Angka Keamanan Lereng Timbunan di Atas Tanah Lunak Pada Proyek Jalan Tol
Dyah Pratiwi Kusumastuti;
Indah Handayasari;
Irma Sepriyanna
FORUM MEKANIKA Vol 10 No 2 (2021): JURNAL FORUM MEKANIKA
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33322/forummekanika.v10i2.1502
Pekerjaan konstruksi timbunan yang digunakan pada infrastruktur jalan maupun jembatan tidak lepas dari berbagai permasalahan terutama ketika timbunan tersebut berada di atas tanah lunak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dapat dilakukan dengan perbaikan tanah dasar dengan stabilisasi, pemadatan maupun dengan penambahan material lain. Perbaikan tanah dengan penambahan material lain dapat diterapkan atau diaplikasikan secara horisontal dengan bahan sintesis seperti geogrid atau geosintesis maupun vertikal dengan menggunakan PVD atau stone column. Perbaikan atau peningkatan karakteristik tanah dasar dibawah timbunan dapat diindikasikan dengan angka keamanan timbunan yang memenuhi persyaratan SNI yaitu minimal 1.5. Pada penelitian ini akan dianalisis besarnya angka keamanan timbunan berlereng diatas tanah lunak dengan menggunakan aplikasi komputer. Tanah lunak akan mendapatkan perkuatan dengan penambahan geotekstil dan minipile yang akan diaplikasikan dibawah timbunan. Berdasarkan hasil simulasi dengan aplikasi komputer didapatkan angka keamanan dengan perkuatan geotekstil belum memenuhi tingkat keamanan lereng karena angka keamanan yang didapatkan < 1.5 baik dengan penggunaan geotekstil tipe 15 maupun tipe 25. Sedangkan perkuatan dengan minipile, angka keamanan yang diperoleh dapat memenuhi angka minimum keamanan lereng yaitu pada tinggi timbunan 5 m dengan penggunaan 5 minipile didapat 1.56, tinggi timbunan 7 m dengan penggunaan 8 minipile didapat 1.54 dan tinggi timbunan 9 m dengan penggunaan 9 minipile didapat angka keamanan 1.5. Semakin tinggi timbunan yang diterapkan pada tanah dasar dengan kosistensi lunak maka beban yang diterima tanah dasar semakin besar sehingga jumlah minipile yang diperlukan untuk mendapatkan keamanan lereng juga semakin banyak.
Komparasi Abu Batu Sebagai Substitusi Pasir Untuk Mengurangi Harga Pokok Produksi Dalam Pembuatan Beton
ranti Hidayawanti;
Imam Widjoyo;
Hannisyah Nur Fadila Febriany
FORUM MEKANIKA Vol 11 No 1 (2022): JURNAL FORUM MEKANIKA
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33322/forummekanika.v11i1.1540
Abu batu dapat dijadikan sebagai bahan pengganti pasir alam untuk menekan biaya produksi dalam pembuatan beton sebesar 20%. Pada pembuatan beton ini dapat ditambahkan zat metakaolin sebagai material pengikat pada campuran penyusun beton yang dapat menghasilkan beton yang ramah terhadap lingkungan. Beton ini juga memiliki ketahanan dan kekuatan yang tinggi. Metakaolin merupakan pozzolan berbentuk serbuk halus dan ramah terhadap lingkungan. Metodologi yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode studi literatur dari penelitian-penelitian terdahulu. Topik ini berdasarkan literatur yang membahas pengaruh dari penambahan zat Metakaolin terhadap abu batu sebagai bahan pengganti pasir alam. Hal ini dilakukan dengan alasan menghemat biaya produksi pembuatan campuran beton serta menjadikan beton yang ramah lingkungan. Hasil dari komparasi ini berupa efisiensi dari sisi harga pokok produksi yang berasal dari kontribusi prosentasi material abu batu penyusun beton.
Pengaruh Variasi Faktor Air Semen pada Pemanfaatan Slag Mutu Beton Tingkat Tinggi
ranti Hidayawanti;
Muhammad Sofyan;
Mulki Agung Fadilah;
Tasya Azzahra;
Yang Dena Humairotunnisa
FORUM MEKANIKA Vol 11 No 1 (2022): JURNAL FORUM MEKANIKA
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33322/forummekanika.v11i1.1541
Dampak negatif yang ditimbulkan dari pembuatan semen yaitu menghasilkannya emisi karbon dioksida yang tentunya tidak baik untuk kesehatan diperlukan sebuah solusi untuk mengsubstitusi semen dalam pembuatan beton, salah satunya yaitu penggunaan slag. Faktor air semen yang sangat berpengaruh dalam kekuatan beton juga akan diperhatikan dan reaksi yang terjadi dengan Slag. Dengan ini maka dilakukan penelitian variasi faktor air semen dalam pemanfaatn slag untuk mengetahui kekuatan beton yang dipengaruhi oleh variasi faktor air semen terhadap substitusi slag. Metode penelitian menggunakan metode campuran pembuatan beton umumnya terdiri dari agregat halus berupa pasir, agregat kasar berupa split, air dan bahan pengikat berupa semen, ditambah dengan bahan tambahan admixture type F dan substansi dari GGBFS ( 0%, 25%, 50%, dan 75% ), pengujian X-Ray Difractiom dan Foto SEM benda uji berupa pecahan beton mutu K-400 dan beton mutu K-500. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan C-S-H gel yang dominan dan terbentuk secara signifikan dari kombinasi antara semen portland dan GGBFS. Namun ditemukan microcrack dan partikel Fly Ash yang tidak bereaksi.
Analisis Ruas Jalan Nasional Klari Kabupaten Karawang Menggunakan Metode MKJI 1997
Abdul Rokhman;
Desi Putri;
Sriyono D. Siswoyo
FORUM MEKANIKA Vol 11 No 1 (2022): JURNAL FORUM MEKANIKA
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33322/forummekanika.v11i1.1635
Road is one of the land transportation infrastructure that a very important role in maintaining the continuity of the distribution of goods and other services. A roads are also useful for human migration from one place to another. Road conditions that will affect performance are if the road is overloaded with traffic. In Karawang Regency, especially the Klari National Highway which is the main road in Klari sub-district, and is the entrance to the Karawang Timur toll road as the entry and exit gate for large vehicles, especially factory vehicles, private cars and other public transportation. In this study, we want to know the performance of the road on the Klari highway. The method used to determine the performance of the Klari highway is to use the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI 1997). The survey was conducted during peak hours on Mondays. After doing the analysis and obtained the capacity of the Klari highway to the Cikampek direction of 3172 smp/hour with a degree of saturation of 0.44 and the level of service can be interpreted as being at level B and the capacity of the Klari highway to the direction of Karawang of 2937 smp/hour with a degree of saturation of 0, 49 and the level of service can be interpreted as being at level C.
Penerapan Soft System Methodology untuk Model Konseptual Tingkat Pemahaman Implementasi Management Strategik Berbasis Administrasi Kontrak Dalam Peningkatan Profit Perusahaan Konstruksi
Gita Puspa Artiani;
Nilam Tantri;
Hendrik Sulistio
FORUM MEKANIKA Vol 11 No 1 (2022): JURNAL FORUM MEKANIKA
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33322/forummekanika.v11i1.1659
The construction world in Indonesia is currently growing rapidly, the competition conditions in the construction world today to get tighter. However, this condition can be a serious threat to the inadequate construction industry and company personnel unpreparedness, especially for project managers in dealing with problems and uncertainties caused by the high level of risk and complexity of the project, so that it can cause a high level of project failure which has an impact on decreasing company profits, so it can cause a high level of project failure which has an impact on decreasing company profits. Some causes that must be addressed include weak project management competence, lack of strategic management understanding based on contract administration by project managers and organizational culture that tends to be reactive. The main purpose of this research is to obtain an overview for the latest form of modeling developments that can be used as a model to see effect of strategic management implementation level based on contract administration by project managers on company performance in an effort to increase company profits. By using Soft System Methodology (SSM), a conceptual model has been built to describes a relationship between understanding level of strategic management implementation based on contract administration on company performance in an effort to increase company profits. Through the steps of SSM implementation has prepared an action plan to be taken, namely, strategic management planning that supports mission, strategies and organization goals
Analisis Pondasi Bored Pile Pada Proyek Metrostater Depok Jawa Barat
Achmad Pahrul Rodji;
Sahat Martua Sihombing;
Mochammad Risky Ramadhan
FORUM MEKANIKA Vol 11 No 1 (2022): JURNAL FORUM MEKANIKA
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33322/forummekanika.v11i1.1663
Pondasi merupakan bagian dari struktur bawah (sub structure), mempunyai peranan penting dalam memikul beban struktur atas sebagai akibat dari adanya gaya-gaya yang terjadi pada struktur atas (upper structure) seperti gaya angin, gaya gempa maupun berat struktur itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini untuk menghitung penurunan (settlement) pondasi bored pile dan menghitung kuat dukung pondasi bored pile berdasarkan hasil standar penetration test (SPT). Metode perhitungan untuk menghitung penurunan menggunakan metode Vesic (1970) dan Software Plaxis. Metode perhitungan untuk menghitung kuat dukung pondasi menggunakan metode Meyerhoff (1956), metode Reese & Wright (1977) dan software Plaxis. Berdasarkan perhitungan Vesic (1970) didapat penurunan sebesar 20,83 mm dan pada Software Plaxis didapat penurunan sebesar 12,32 mm. Berdasarkan data SPT yang diperoleh hasil perhitungan menggunakan metode Meyerhoff (1956) Qu sebesar 1627,8 ton, dengan metode Reese & Wright (1977) Qu sebesar 1276,4 ton dan dengan software Plaxis Qu sebesar 1300 ton. Dari hasil perhitungan penurunan didapat software plaxis lebih mendekati hasil axial test dibanding metode Vesic(1970) begitu pula untuk perhitungan daya dukung pondasi metode Reese & Wright (1977) lebih mendekati hasil axial test dibandingkan dengan metode Meyerhoff (1956) dan software plaxis.