cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia)
ISSN : 16933591     EISSN : 2579910X     DOI : -
Core Subject : Science,
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) is a scientific journal publishing original articles research in pharmaceutical science such as Pharmaceutical Technology, Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Chemistry, Drug Discovery, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Biology, Herbal Medicines, Pharmaceutics, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Community and Clinical Pharmacy, and Pharmaceutical Care.
Arjuna Subject : -
Articles 475 Documents
Pengelola dan Daftar Isi Vol. 15 No. 02 Desember 2018 PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal Of Indonesia)
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 02 Desember 2018
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.934 KB)

Abstract

Pengelola dan Daftar Isi Vol. 15 No. 02 Desember 2018
Indeks dan Panduan Penulis Pharmacy Vol. 15 No. 02 Desember 2018 PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal Of Indonesia)
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 02 Desember 2018
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.658 KB)

Abstract

Indeks dan Panduan Penulis Pharmacy Vol. 15 No. 02 Desember 2018
Uji Kombinasi Antidiabetik antara Ekstrak Kulit Durian dan Acarbose dengan Perhitungan Combination Index dalam Penghambatan Kerja Enzim α-Amilase Mahfur Isfa; Muhammad Walid
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 01 Juli 2019
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.815 KB) | DOI: 10.30595/pharmacy.v16i1.4482

Abstract

Hiperglikemia adalah suatu gangguan metabolisme yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah melebihi batas normal (> 120 mg/dL). Pengelolaan dan pencegahan DM dilakukan melalui pengaturan kadar glukosa yang baik. Terapi menggunakan obat sintetis seperti acarbose memiliki efek samping yang merugikan salah satunya adalah gangguan fungsi hati. Terapi dengan menggunakan obat alam juga memiliki kelemahan yaitu dosis penggunaan yang sangat besar untuk mencapai target terapi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efek kombinasi antara ekstrak kulit durian dan acarbose dengan perhitungan combination index dalam penghambatan enzim α-amilase. Metode penelitian ini termasuk dalam metode penelitian eksperimental. Diawali dengan pembuatan ekstrak etanol kulit durian dengan metode maserasi, pengujian efek antidiabetik dalam penghambatan kerja enzim α-amilase, dilanjutkan dengan perhitungan combination index menggunakan software compusyn. Ekstraksi yang dilakukan memperoleh rendemen sebesar 14,96%. Selanjutnya ekstrak tersebut diuji daya hambatnya terhadap enzim α-amilase, dimana nilai IC50 yang dihasilkan sebesar 731,05 ppm. Daya hambat acarbose terhadap enzim α-amilase menunjukkan IC50 yang diperoleh sebesar 0,45 ppm. IC50 yang diperoleh menjadi landasan dalam menentukan besaran konsentrasi dari masing masing zat aktif yang akan dikombinasikan. Hasil perhitungan combination index antara ekstrak etanol kulit durian dan acarbose diperoleh >1, sehingga termasuk dalam kategori antagonis.
Analisis Kadar Vitamin C pada Buah Naga Merah (Hylocereus lemairei (Hook.) Britton & Rose) dan Buah Naga Putih (Hylocereus undatus (Haw.) Britton & Rose) di Kepulauan Riau menggunakan Spektrofotometri Ultraviolet Suhaera Suhaera; Suci Fitriani Sammulia; Hayatul Islamiah
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 01 Juli 2019
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.105 KB) | DOI: 10.30595/pharmacy.v16i1.4579

Abstract

Buah naga merupakan salah satu buah yang mengandung vitamin C. Telah dilakukan penelitian tentang analisis kadar vitamin C pada buah naga merah (Hylocereus lemairei (Hook.) Britton & Rose) dan buah naga putih (Hylocereus undatus (Haw.) Britton & Rose)  di Batam menggunakan spektrofotometri ultraviolet. Pada penelitian ini daging buah naga segar dihaluskan dengan blender, disaring, dan dilakukan uji kualitatif terlebih dahulu. Setelah itu dilakukan uji kuantitatif untuk menentukan kadar vitamin C menggunakan spektrofotometri ultraviolet dengan panjang gelombang 264 nm dan vitamin C sebagai pembandingnya. Hasil penelitian ini menunjukan kadar vitamin C pada buah naga putih lebih tinggi dibanding buah naga merah.  
Pengembangan Krim Antioksidan Ekstrak Kulit Buah Pepaya (Carica papaya L.) dan Ekstrak Kulit Buah Rambutan (Nephelium lappaceum L) Kartika Sari; Teti Indrawati; Shelly Taurhesia
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 01 Juli 2019
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v16i1.4286

Abstract

Limbah kulit buah yang selama ini dibuang, ternyata memiliki nilai nutrisi yang cukup baik bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, beberapa penelitian telah dilakukan pada limbah kulit buah-buahan untuk diolah menjadi makanan, obat, dan kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formula sediaan krim yang mengandung ekstrak kulit buah pepaya dan ekstrak kulit buah rambutan sebagai antioksidan yang aman, efektif,  dan stabil. Kulit buah pepaya dan kulit buah rambutan masing-masing diekstraksi menggunakan etanol 70% dengan metoda maserasi. Maserat yang diperoleh kemudian dipekatkan dengan menggunakan rotary evaporator. Ekstrak dikombinasi dan dibuat sediaan krim menggunakan metode pencampuran dan peleburan. Krim yang dihasilkan dievaluasi. Ekstrak memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 untuk ekstrak kulit buah rambutan, ekstrak kulit buah papaya, campuran ekstrak kulit buah pepaya 2,5% dan kulit buah rambutan 2%, campuran ekstrak kulit buah pepaya 3% dan kulit buah rambutan 2%, campuran ekstrak kulit buah pepaya 3,5% dan kulit buah rambutan 2%, berturut-turut adalah 1,324; 13,769; 2,186; 2,525; dan 2,648 µg/ml. Ekstrak kulit buah pepaya dan ekstrak kulit buah rambutan dapat dibuat sediaan krim minyak dalam air dengan karakteristik berwarna cokelat, berbau khas manis, homogen, pH 5,02±0,218 sampai 5,11±0,206, sifat alir pseudoplastis tiksotropik, viskositas 11.000-130.000 cPs. Aktivitas antioksidan krim sangat kuat dengan nilai IC50 untuk F1, F2, F3, dan F4, berturut-turut adalah 9,071; 13,824; 15,914; dan 16,407 µg/ml.
Formulasi dan Aktivitas Antioksidan Perona Pipi dengan Zat Pewarna Alami Ekstrak Akar Mengkudu (Morinda citrifolia L.) Arini Syarifah; Tjiptasurasa Tjiptasurasa; Athalah Chintia Luthfi Saputra
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 01 Juli 2019
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.231 KB) | DOI: 10.30595/pharmacy.v16i1.4497

Abstract

Akar mengkudu (Morinda citrifolia L.) dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pewarna perona pipi dari alam karena mengandung turunan antrakuinon yaitu morindon dan morindin yang merupakan zat warna dan memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk formulasi ekstrak akar mengkudu sebagai zat pewarna alami pada perona pipi dan mengevaluasi aktivitas antioksidan dari produk tersebut. Akar mengkudu diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan metanol 1:1 (b/v). selama 2x24 jam. Seluruh filtrat digabungkan dan dipekatkan dengan menggunakan rotary evaporator. Ekstrak diformulasikan menjadi 3 formula perona pipi dengan konsentrasi 0,2 (F01), 0,4 (F02), dan 0,6 gram/ml (F03). Sediaan perona pipi dievaluasi sifat fisik (uji homogenitas, uji pH, dan cycling test stability) serta aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH. Hasil uji homogenitas menunjukkan semua formula homogen. Untuk uji pH didapatkan hasil 6 (F01), 6 (F02), dan 7 (F03).  Uji cycling test stability menunjukkan semua formula stabil selama 6 siklus.  Nilai IC50 perona pipi ekstrak akar mengkudu untuk  F01, F02, F03, kontrol positif (vitamin C) dan tanpa ekstrak akar mengkudu sebagai kontrol negatif berturut-turut sebesar 25,916±0,424; 22,848±0,382; 18,556±0,484; 14,621±0,331; dan 203,683±1,121 ppm. Uji statistik menggunakan ANOVA satu arah dan Post Hoct Test Tukey menunjukkan F03 memiliki aktivitas antioksidan yang tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif (vitamin C).
Cover Vol. 16 No. 01 Juli 2019 PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal Of Indonesia)
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 01 Juli 2019
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.889 KB) | DOI: 10.30595/pharmacy.v16i1.5681

Abstract

Cover Vol. 16 No. 01 Juli 2019
Studi Etnobotani Daun Gatal oleh Masyarakat Kiwirok Papua Eva Susanty Simaremare; Erianus Uopmbin; Elsye Gunawan
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 01 Juli 2019
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.784 KB) | DOI: 10.30595/pharmacy.v16i1.4411

Abstract

Daun gatal, tanaman endemik Papua, telah digunakan sebagai obat untuk menghilangkan sakit nyeri dan pegal-pegal setelah beraktivitas secara turun-temurun pada masyarakat. Pemanfaatan dan pengujian aktivitas kepada manusia masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis daun gatal yang digunakan oleh masyarakat dan mengetahui aplikasi penggunaan daun gatal di Desa Pelebib, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, pengisian kuesioner, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis tanaman daun gatal yang dikenal di Desa Pelebib, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang  yaitu Laportea decumana (Roxb.) Wedd (Beep Bangii), Laportea interrupta (L.) Chew (Beep Hitomko) dan Dendrocnide peltata (Blume) Miq. (Beep Ngalngol). Tanaman daun gatal dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pengobatan beberapa penyakit, kegiatan berburu, dan bahan sandang tradisional.
Uji Aktivitas Antihiperglikemik Ekstrak Daun Petai Cina (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) pada Mencit Induksi Aloksan Jena Hayu Widyasti; Fitri Kurniasari
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 01 Juli 2019
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v16i1.4512

Abstract

Diabetes melitus merupakan suatu penyakit dengan adanya gangguan sekresi insulin baik karena penurunan sensitifitas maupun kerusakan pada sel beta. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan ekstrak daun petai cina (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) memiliki aktivitas menurunkan kadar gula darah mencit hiperglikemik pada dosis yang efektif. Penelitian antihiperglikemik ini menggunakan mencit putih sebanyak 30 ekor. Pengujian aktivitas antihiperglikemik dilakukan pada 6 kelompok perlakuan yaitu kelompok I (kontrol normal), kelompok II (kontrol negatif, induksi aloksan 200 mg/kg BB dan akuades), kelompok III (induksi aloksan dan glibenklamida 10 mg/kg BB), kelompok IV (induksi aloksan dan ekstrak daun petai cina 200 mg/kg BB), kelompok V (induksi aloksan dan ekstrak daun petai cina 400 mg/kg BB), kelompok VI (induksi aloksan dan ekstrak daun petai cina 300 mg/kg BB). Semua kelompok perlakuan diberikan perlakuan tersebut selama 14 hari dan dilakukan pengukuran kadar gula darah pada hari ke-0, 3, 10, dan 17. Aktivitas antihiperglikemik ekstrak daun petai cina ditunjukkan dengan cara menghitung daya hipoglikemik masing-masing perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun petai cina mempunyai aktivitas antihiperglikemik pada mencit yang diinduksi aloksan. Pada dosis uji ekstrak etanol daun petai cina 600 mg/kg BB mempunyai aktivitas antihiperglikemik yang efektif dibanding dengan dosis 400 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB yang sebanding dengan kelompok kontrol positif.
Indeks dan Panduan Penulis Pharmacy Vol. 16 No. 01 Juli 2019 PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal Of Indonesia)
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 01 Juli 2019
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.277 KB) | DOI: 10.30595/pharmacy.v16i1.5682

Abstract

Indeks dan Panduan Penulis Pharmacy Vol. 16 No. 01 Juli 2019

Filter by Year

2007 2021


Filter By Issues
All Issue Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 02 Desember 2021 Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 01 Juli 2021 Jurnal Pharmacy, Vol. 17 No. 02 Desember 2020 Jurnal Pharmacy, Vol. 17 No. 01 Juli 2020 Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 02 Desember 2019 Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 01 Juli 2019 Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 02 Desember 2018 Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 01 Juli 2018 Jurnal Pharmacy, Vol. 14 No. 02 Desember 2017 Jurnal Pharmacy, Vol. 14 No. 01 Juli 2017 Jurnal Pharmacy, Vol. 13 No. 02 Desember 2016 Jurnal Pharmacy, Vol. 13 No. 01 Juli 2016 Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015 Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 01 Juli 2015 Jurnal Pharmacy, Vol. 11 No. 02 Desember 2014 Jurnal Pharmacy, Vol. 11 No. 01 Juli 2014 Jurnal Pharmacy, Vol. 10 No. 02 Desember 2013 Jurnal Pharmacy, Vol. 10 No. 01 Juli 2013 Jurnal Pharmacy, Vol. 09 No. 03 Desember 2012 Jurnal Pharmacy, Vol. 09 No. 02 Agustus 2012 Jurnal Pharmacy, Vol. 09 No. 01 April 2012 Jurnal Pharmacy, Vol. 08 No. 03 Desember 2011 Jurnal Pharmacy, Vol. 08 No. 02 Agustus 2011 Jurnal Pharmacy, Vol. 08 No. 01 April 2011 Jurnal Pharmacy, Vol. 07 No. 03 Desember 2010 Jurnal Pharmacy, Vol. 07 No. 02 Agustus 2010 Jurnal Pharmacy, Vol. 07 No. 01 April 2010 Jurnal Pharmacy, Vol. 06 No. 03 Desember 2009 Jurnal Pharmacy, Vol. 06 No. 02 Agustus 2009 Jurnal Pharmacy, Vol. 06 No. 01 April 2009 Jurnal Pharmacy, Vol. 05 No. 03 Desember 2007 Jurnal Pharmacy, Vol. 05 No. 02 Agustus 2007 Jurnal Pharmacy, Vol. 05 No. 01 April 2007 More Issue