cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia)
ISSN : 16933591     EISSN : 2579910X     DOI : -
Core Subject : Science,
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) is a scientific journal publishing original articles research in pharmaceutical science such as Pharmaceutical Technology, Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Chemistry, Drug Discovery, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Biology, Herbal Medicines, Pharmaceutics, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Community and Clinical Pharmacy, and Pharmaceutical Care.
Arjuna Subject : -
Articles 475 Documents
Deteksi Adulteran dalam Sediaan Jamu Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.) Menggunakan Metode Analisis Sidikjari KLT Video Densitometri Emma Emawati; Yesinta Yesinta; Anan Niazi Usman; Aiyi Asnawi
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 02 Desember 2018
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1115.177 KB) | DOI: 10.30595/pharmacy.v15i2.3411

Abstract

Temu hitam (Curcuma aeruginosa Rox.) merupakan salah satu jenis temu-temuan dari suku Zingiberacea, memiliki khasiat antara lain sebagai penambah nafsu makan, membersihkan setelah melahirkan, batuk berdahak, sesak nafas, dan penyakit kulit. Banyaknya khasiat dari temu hitam menyebabkan temu hitam sering di konsumsi dalam bentuk sediaan jamu instan. Namun kurangnya kontrol kualitas standar dari obat herbal mengakibatkan banyaknya kecurangan dalam pembuatan sediaan jamu. Kromatografi sidik jari dengan KLT video densitometri dapat memberikan informasi mengenai integritas, kesamaan, dan perbedaan komponen kimia dalam ekstrak atau produk herbal yang diteliti dengan cepat dan mudah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan metode kromatografi lapis tipis (KLT) video densitometri sidikjari dan analisis PCA untuk menguji keaslian sediaan jamu temu hitam. Determinasi ekstrak dan sediaan jamu temu hitam dilakukan menggunakan metode KLT video densitometri yang tervalidasi dengan komposisi fasa gerak adalah campuran n-heksana : etil asetat (3:1,5; v/v) dan silika gel 60 GF254 sebagai fasa diam. Adulteran yang digunakan adalah kunyit (Curcuma longa). Pendeteksian menggunakan pereaksi anisaldehida sedangkan perekaman bercak  menggunakan kamera mirrorless dan bercak di transformasi menggunakan software TLC analyzer. Analisis Principal component analysis (PCA) menggunakan metode kemometrik dengan menghasilkan data berupa score dan loading. Terdapat pola data PCA dari ekstrak temu hitam terhadap kunyit dalam kelompok masing-masing. Hasil dari ketiga produk temu hitam instan yang diuji, dua produk tidak mengandung adulteran kunyit karena memiliki karakteristik yang sama dengan temu dan satu produk tidak mengandung temu hitam dan kunyit. Profil KLT video densitometri sidikjari dipetakan dengan principal component analysis (PCA) menggunakan variabel Rf telah berhasil mengidentifikasi keaslian sediaan bubuk temu hitam murni terhadap adulterasi dengan kunyit.
Perbandingan Kualitas Suplemen Minyak Ikan Layang (Decapterus ruselli) Menggunakan Bentonit Dengan Berbagai Konsentrasi Pada Tahap Bleaching Yanu Andhiarto; Santi Wijaya
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 02 Desember 2018
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.735 KB) | DOI: 10.30595/pharmacy.v15i2.3570

Abstract

Suplemen minyak ikan termasuk dalam salah satu produk pengembangan hasil perikanan laut yang cukup potensial untuk dikembangkan terutama dalam bidang kefarmasian karena mengandung asam lemak tidak jenuh yang merupakan komponen esensial bagi tubuh manusia, terutama asam lemak rantai panjang asam eikosapentaenoat (EPA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA). Minyak ikan hasil ekstraksi mengandung pengotor sehingga perlu dilakukan pemurnian untuk mendapatkan minyak ikan dengan mutu baik. Bentonit merupakan adsorben yang dapat meningkatkan mutu dan memperbaiki warna minyak ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik mutu dan perbandingan karakteristik mutu hasil pemurnian minyak ikan layang (Decapterus russelli) menggunakan bentonit konsentrasi 1, 3, dan 5% pada tahap bleaching. Penelitian ini dilakukan 3 tahapan yaitu degumming, refining, dan bleaching, kemudian dilakukan uji karakteristik mutu minyak ikan. Dari hasil penelitian, pemurnian minyak ikan layang terbaik pada konsentrasi bentonit 3% menghasilkan minyak ikan yang memenuhi persyaratan International Fish Oil Standard (IFOS) dengan nilai kadar asam lemak bebas sebesar 0,4406±0,0265% (b/b); bilangan peroksida sebesar 3,9953±0,0742 mEq/kg; bilangan p-anisidin sebesar 13,6624±1,9574 mEq/kg; bilangan total oksidasi sebesar 21,6531±1,8150 mEq/kg; dan kejernihan berturut-turut 74,6996±1,9363; 94,4950±1,5724; 95,1060±1,667; 95,6906±1,4371; dan 95,9356±1,3427 %T berturut-turut pada panjang gelombang (λ) 450, 550, 620, 665, dan 700 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bentonit berpotensi sebagai adsorben dalam proses pemurnian minyak ikan kasar ditandai dengan karakteristik mutu menjadi lebih baik. Hasil uji one-way ANOVA dan Kruskal-Wallis perbedaan konsentrasi bentonit menunjukkan perbedaan nyata terhadap nilai analisis bilangan asam lemak bebas dan kejernihan. Namun tidak berbeda nyata terhadap nilai analisis bilangan peroksida, p-anisidin, dan bilangan total oksidasi.
The Qualitative Evaluation Of Antibiotics Used In Pediatric Respiratory Tract Infection Treatments At A Primary Hospital In Surabaya Ilil Maidatuz Zulfa
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 02 Desember 2018
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.334 KB) | DOI: 10.30595/pharmacy.v15i2.3636

Abstract

Respiratory Tract Infections (RTIs) commonly occur as an infection in children. A considerable amount of antibiotics consumption is used to treat RTIs in many hospitals. Unwise antibiotic treatments in RTIs will increase bacterial resistance and treatment cost. This study aimed to investigate the quality or appropriateness of antibiotics use in RTI treatments in pediatric inpatients. A retrospective analysis of antibiotics consumption data was conducted through inpatient medical records for three months in 2017 at a primary hospital in Surabaya, Indonesia. The qualitative assessment was performed using a modified Gyssens algorithm based on the National Guideline and other relevant international standards of antibiotics applications in RTI treatment. The medical records of a total of 87 pediatric inpatients aged 0-14 y.o. were included in this study. The most common diagnosis was tonsillopharyngitis (32.18%), and the average length of hospital stay was 4.84 days. Antibiotics used in the treatments were from the class of -lactams and cephalosporins, all of which were applied in empirical therapy. According to the analysis, the antibiotic treatments were not appropriate. The most inappropriate use of antibiotics was in the form of wrong choice of drug choice (95.40%), followed by the sub-optimal duration of antibiotics (4.60%). The RTI treatment in pediatrics has to avoid any inappropriate uses of antibiotics, which can be achieved through the evaluation of institutional policy against the local guideline, antibiogram, or any relevant international guidelines.
Pengelola dan Daftar Isi Vol. 15 No. 01 Juli 2018 PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal Of Indonesia)
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 01 Juli 2018
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.138 KB)

Abstract

Pengelola dan Daftar Isi Vol. 15 No. 01 Juli 2018
Quality Control Of Crude Drugs And Capsules Of Turmeric (Curcuma longa L.) Dwi Hartanti; Jirapat Theeravit
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 02 Desember 2018
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1040.037 KB) | DOI: 10.30595/pharmacy.v15i2.2811

Abstract

Turmeric (Curcuma longa L.) is a medicinal plant commonly used in Thai Traditional Medicine (TTM), both in single use and formula. It has been known for its antioxidant activity and applied for management of many diseases. In this article, we reported some aspects of quality control of crude drugs and capsules of turmeric according to the standards set in Thai Herbal Pharmacopeia (THP). The results of our evaluations demonstrated that turmeric crude drugs met the criteria set in THP for microscopical identification, foreign matter (1.31%), loss on drying (6.89±0.174%), ethanol-soluble extractive (13.56%), water-soluble extractive (15.17%), and the profile of Thin Layer Chromatography (TLC) chromatogram. However, its volatile oil content (5.95%) was below the minimum value set in THP. The turmeric capsules met the criteria set in THP for loss on drying (8.64±0.093%), ethanol-soluble extractive (18.07%), water-soluble extractive (14.95%), and profile of TLC chromatogram.
Formulasi Sediaan Gel Minyak Atsiri Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum (L.) Merr. & L.M.Perry) Sebagai Antiseptik Tangan dan Uji Daya Hambat Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Iffani Fardan; Sabtanti Harimurti
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 02 Desember 2018
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.31 KB) | DOI: 10.30595/pharmacy.v15i2.3001

Abstract

Kandungan utama dari minyak daun cengkah adalah eugenol yang mempunyai aktifitas sebagai antibakteri. Berdasarkan aktivitasnya tersebut, eugenol digunakan untuk membuat gel antiseptik dalam penelitian ini. Hal ini dilakukan dengan harapan akan bisa dikembangkan sebagai gel antiseptik tangan alternatif, menggantikan gel antiseptik tangan yang ada di pasaran yang sebagian besar bahan utamanya adalah alkohol yang masih menjadi perhatikan karena sifat nonhalalnya bagi masyarakat muslim. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan eugenol menjadi gel antiseptik tangan yang memenuhi standar yang sudah ditentukan. Gel diformulasi dengan basis dasar CMC-Na dengan berbagai konsentrasi minyak atsiri daun cengkeh yaitu 0% (kontrol negatif), 1, 10, dan 20%.  Evaluasi gel yang dilakukan pada peneltian ini adalah sifat fisik gel seperti evaluasi organoleptik, homogenisitas, pH, daya lekat, daya sebar, dan viskositas. Selain itu dilakukan uji daya antibakteri untuk mengetahui seberapa besar konsentrasi minyak atsiri yang bisa digunakan untuk bisa menggantikan gel antiseptik tangan yang beredar di pasaran. Berdasarkan data penelitian, semakin besar konsentrasi minyak atsiri daun cengkeh yang digunakan, akan berpengaruh terhadap sifat fisiknya. Selain itu, dari penelitian ini diketahui bahwa konsentrasi minyak atsiri daun cengkeh yang mampu menghambat bakteri Staphylococcus aureus adalah sebesar 10%, karena pada konsentrasi ini daya hambat yang dihasilkan setara dengan daya hambat yang dihasilkan oleh gel antiseptik tangan yang dijual di pasaran.
Perbaikan Gejala Neuropati Pada Pemberian Kombinasi Vitamin B Untuk Pasien Neuropati Diabetikum Rizaldy Taslim Pinzon; Rosa De Lima Renita Sanyasi
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 02 Desember 2018
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.726 KB) | DOI: 10.30595/pharmacy.v15i2.3482

Abstract

Neuropati diabetikum (ND) adalah komplikasi utama yang sering muncul pada pasien diabetes mellitus (DM). Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas vitamin B kombinasi terhadap gejala klinis ND dan QoL (kualitas hidup/quality of life) pada pasien DM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian one group pre and post test design pada pasien DM dengan ND. Setiap subjek mendapatkan kombinasi vitamin B yang terdiri dari: vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12 dengan dosis masing-masing secara berurutan: 100 mg, 100 mg, 5000 mcg. Gejala klinis ND diukur dengan menggunakan Total Symptom Score (TSS). Angka QoL diukur dengan menggunakan kuesioner SF-8. Penilaian gejala dilakukan sebanyak 5 kali, dari penilaian awal hingga 3 bulan. Ada 104 subjek pada awal penelitian. Tujuh subjek tidak dapat mengikuti penelitian sampai selesai, sehingga tersisa 97 subjek pada akhir penelitian. Ada perbaikan gejala ND, yang meliputi sensasi nyeri tertusuk, sensasi nyeri terbakar, kesemutan, dan rasa kebas/baal, setelah pemberian kombinasi vitamin B. Perubahan tersebut bermakna secara statistik (p<0,0001). Hasil serupa juga tampak pada QoL. Ada perbaikan QoL dari awal penelitian hingga akhir penelitian. Perbedaan tersebut bermakna secara statistik (physical component summary dengan p<0,0001 dan mental component summary dengan p=0,0001). Kombinasi vitamin B efektif untuk memperbaiki gejala klinis dan meningkatkan kualitas hidup pada pasien ND.
Studi Prospektif Potensi Interaksi Obat Golongan Antibiotik Pada Pasien Pediatri Di Rumah Sakit Ananda Purwokerto Much Ilham Novalisa Aji Wibowo; Rima Anggita Pratiwi; Elza Sundhani
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 02 Desember 2018
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.648 KB) | DOI: 10.30595/pharmacy.v15i2.3832

Abstract

Interaksi obat terjadi pada saat efek suatu obat (index drug) berubah akibat adanya suatu interaksi dengan obat lain (precipitant drug), makanan, atau minuman. Perubahan ini dapat berinteraksi menghasilkan efek yang dikehendaki (Desirable Drug Interaction), atau efek sebaliknya yaitu tidak dikehendaki (Adverse Drug Interaction). Dilaporkan bahwa kejadian interaksi obat lebih banyak terjadi pada pasien dewasa, sedangkan laporan mengenai kejadian interaksi obat pada pasien anak masih sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi interaksi obat golongan antibiotik yang terjadi pada resep pasien pediatri di Rumah Sakit Ananda, Purwokerto. Penelitian dilakukan secara deskriptif noneksperimental dengan pengambilan data prospektif dilakukan pada data rekam medik dan resep pasien pediatri pada bulan Februari – April 2018. Sampel diperoleh secara purposive sampling dengan kriteria inklusi pasien pediatri yang tergolong bayi (usia 28 hari–23 bulan), anak–anak (usia 2–11 tahun), dan remaja (usia 12–18 tahun), pasien pediatri yang mendapat resep obat yang mengandung antibiotik, pasien pediatri yang mendapat obat ≥2 macam obat secara bersamaan, pasien pediatri yang dirawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Ananda Purwokerto. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 11 kasus kombinasi obat yang diidentifikasi berpotensi menyebabkan interaksi obat. Jenis interaksi obat terjadi pada interaksi farmakokinetik (54,5%) dan farmakodinamik (45,5%). Potensi interaksi antibiotik dengan antibiotik maupun dengan obat lain terjadi pada kategori mayor (18,2%), moderat (72,7%), dan minor (9,1%). Kesimpulan penelitian yaitu terdapat interaksi antara antibiotik dengan antibiotik maupun dengan obat lain. Interaksi obat terjadi pada fase farmakokinetik dan farmakodinamik. Tingkat keparahan interaksi yang terjadi yaitu mayor, moderat, dan minor.
Cover Vol. 15 No. 02 Desember 2018 PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal Of Indonesia)
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 02 Desember 2018
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.633 KB)

Abstract

Cover Vol. 15 No. 02 Desember 2018
Cover Vol. 15 No. 01 Juli 2018 PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal Of Indonesia)
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 01 Juli 2018
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.402 KB)

Abstract

Cover Vol. 15 No. 01 Juli 2018

Filter by Year

2007 2021


Filter By Issues
All Issue Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 02 Desember 2021 Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 01 Juli 2021 Jurnal Pharmacy, Vol. 17 No. 02 Desember 2020 Jurnal Pharmacy, Vol. 17 No. 01 Juli 2020 Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 02 Desember 2019 Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 01 Juli 2019 Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 02 Desember 2018 Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 01 Juli 2018 Jurnal Pharmacy, Vol. 14 No. 02 Desember 2017 Jurnal Pharmacy, Vol. 14 No. 01 Juli 2017 Jurnal Pharmacy, Vol. 13 No. 02 Desember 2016 Jurnal Pharmacy, Vol. 13 No. 01 Juli 2016 Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015 Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 01 Juli 2015 Jurnal Pharmacy, Vol. 11 No. 02 Desember 2014 Jurnal Pharmacy, Vol. 11 No. 01 Juli 2014 Jurnal Pharmacy, Vol. 10 No. 02 Desember 2013 Jurnal Pharmacy, Vol. 10 No. 01 Juli 2013 Jurnal Pharmacy, Vol. 09 No. 03 Desember 2012 Jurnal Pharmacy, Vol. 09 No. 02 Agustus 2012 Jurnal Pharmacy, Vol. 09 No. 01 April 2012 Jurnal Pharmacy, Vol. 08 No. 03 Desember 2011 Jurnal Pharmacy, Vol. 08 No. 02 Agustus 2011 Jurnal Pharmacy, Vol. 08 No. 01 April 2011 Jurnal Pharmacy, Vol. 07 No. 03 Desember 2010 Jurnal Pharmacy, Vol. 07 No. 02 Agustus 2010 Jurnal Pharmacy, Vol. 07 No. 01 April 2010 Jurnal Pharmacy, Vol. 06 No. 03 Desember 2009 Jurnal Pharmacy, Vol. 06 No. 02 Agustus 2009 Jurnal Pharmacy, Vol. 06 No. 01 April 2009 Jurnal Pharmacy, Vol. 05 No. 03 Desember 2007 Jurnal Pharmacy, Vol. 05 No. 02 Agustus 2007 Jurnal Pharmacy, Vol. 05 No. 01 April 2007 More Issue