cover
Contact Name
Andri Budi Santoso
Contact Email
andribs24@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@lldikti4.or.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Soshum Insentif
ISSN : 2655268X     EISSN : 26552698     DOI : -
Jurnal Soshum Insentif adalah wadah informasi bidang Ilmu Sosial dan Humaniora berupa hasil penelitian yang diterbitkan oleh LLDIKTI Wilayah IV dan frekuensi terbit dua kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 122 Documents
KEBIJAKAN BELT AND ROAD INITIATIVE SEBAGAI ALAT SOFT POWER CINA DALAM MEMBANGUN HEGEMONI DI KAWASAN ASIA TENGGARA (STUDI KASUS: INVESTASI CINA DI INDONESIA) Gerald Theodorus Lumban Toruan
Jurnal Soshum Insentif Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No 1 (April, 2021): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v4i1.437

Abstract

Abstract - China is currently in an effort to build a new power in the world, through the Chinese Belt and Road Initiative in the era of President Xi Jinping, providing investment assistance to Southeast Asian countries. This investment is given in order to build Chinese hegemony in Southeast Asia. One of the countries in Southeast Asia that is co-financed by China is Indonesia, by prioritizing Indonesia's national interests in cooperation with China in infrastructure development in Indonesia. This research used qualitative methode research with a case study approach, while the data collected through literature study. The final conclusion of this research is that China's BRI program in Indonesia must continue to prioritize national interests and also the sovereignty of the Indonesian state, Indonesia should not be sold like the country of Sri Lanka. Abstrak - Cina saat ini sedang dalam upaya membangun kekuatan baru di dunia, melalui kebijakan Belt and Road Initiative Cina di era Presiden Xi Jinping banyak memberikan bantuan investasi ke negara-negara Asia Tenggara. Pemberiaan investasi ini dalam rangka membangun hegemoni Cina di kawasan Asia Tenggara. Indonesia adalah salah satu negara di Asia Tenggara yang ikut dibiayai Cina dengan mengedepankan kepentingan nasional Indonesia bekerjasama dengan Cina dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, adapun penulis mengumpulkan data melalui studi pustaka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah program BRI Cina di Indonesia haruslah tetap mengedepankan kepentingan nasional dan juga kedaulatan negara Indonesia, Indonesia jangan sampai terjual seperti negara Srilanka.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN ONLINE DI POLITEKNIK KRIDATAMA PADA ERA COVID-19 Neneng Siti Maryam
Jurnal Soshum Insentif Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No 1 (April, 2021): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v4i1.440

Abstract

Abstract - Early March 2020, the corona virus began to spread in Indonesia. To suppress the wider spread of the virus, the government made policies regarding social restrictions. This has resulted in many schools and colleges, offices and companies, and other public places, deciding whether employees or their students should work or study from home. This study aims to examine the effectiveness of online learning during the Corona virus pandemic in Bandung Kridatama Polytechnic students. The research method used is descriptive qualitative method, and data collection techniques are carried out through observation, interviews and documentation. While the analysis of data acquisition was carried out by collecting data, reducing data, and drawing conclusions. The results of the study revealed that online learning carried out during the Corona virus pandemic was ineffective because obstacles were still found that interfered with the learning process, including the absence of two-way communication between students and lecturers, Besides other obstacles, namely students who do not have enough quotas to take part in online learning, or lecturers who do not understand technology so that learning is not carried out using online learning applications but through Whatsapp groups. Keywords: learning, online learning, pandemic, Corona virus Abstrak – Awal bulan Maret tahun 2020, virus corona mulai menyebar di Indonesia. Untuk menekan penyebaran virus yang lebih luas lagi, pemerintah membuat kebijakan mengenai pembatasan sosial. Hal tersebut mengakibatkan banyak sekolah dan kampus, kantor dan perusahaan, serta tempat-tempat publik lainnya, memutuskan para karyawan atau anak didiknya untuk bekerja atau belajar dari rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran online di masa pandemi virus Corona pada mahasiswa Politeknik Kridatama Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis perolehan data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa pembelajaran online yang dilaksanakan selama masa pandemi virus Corona kurang efektif karena masih ditemukan hambatan yang mengganggu proses pembelajaran diantara-Nya tidak terjalinnya komunikasi dua arah antara mahasiswa dan dosen, disamping hambatan-hambatan lainnya yaitu mahasiswa yang tidak memiliki cukup kuota untuk mengikuti pembelajaran online, atau dosen yang kurang memahami teknologi sehingga pembelajaran tidak dilakukan dengan menggunakan aplikasi pembelajaran online tetapi melalui grup Whatsapp. Kata Kunci: pembelajaran, pembelajaran online, pandemik, virus Corona
COVID-19: STIGMA SOSIAL DI MASYARAKAT Eka Wildanu; Agus Rianto; Dikhorir Afnan
Jurnal Soshum Insentif Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No 1 (April, 2021): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v4i1.441

Abstract

Abstract - The Government of Indonesia is still making various efforts to maximize the health protocol campaign in the form of testing, tracing and treatment of positive patients with Covid-19. Likewise, efforts to provide sufficient logistics and human resources to meet the needs of the inspection and tracing. The method used in this research is descriptive qualitative research method. Basically, the research method is a scientific way of obtaining data for specific purposes and uses. The results of this study are that the stigma given. to. a person. or group. of people. often causes the recipient of the stigma to be discriminated against by the majority group, so that they feel rejected by their environment. The conclusion is that stigma can be eliminated through a massive and continuous health campaign in order to raise awareness about infection and high empathy to help anyone in need. Abstrak - Pemerintah RI masih melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan kampanye protokol kesehatan berupa pemeriksaan, .pelacakan,. .dan .perawatan.. .terhadap. .pasien. positif.. Covid-19.. Begitu juga. dengan upaya mencukupi. logistik serta .sumber daya. .manusia. .dalam. memenuhi.. .kebutuhan. pemeriksaan dan. pelacakan tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Pada dasarnya, metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Hasil penelitian ini adalah bahwa stigma yang diberikan pada seseorang atau sekelompok orang sering kali menyebabkan penerima stigma diperlakukan diskriminatif oleh kelompok mayoritas, sehingga merasa ditolak oleh lingkungannya. Adapun kesimpulannya yaitu stigma dapat dihilangkan melalui kampanye kesehatan yang masif dan kontinu dalam rangka meningkatkan kesadaran tentang infeksi serta empati yang tinggi untuk membantu siapa saja yang membutuhkan.
PERANAN KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI Sastra Abijaya; Eka Wildanu; Agus Jamaludin
Jurnal Soshum Insentif Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No 1 (April, 2021): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v4i1.442

Abstract

Abstract - Leadership is the attitude and behavior to influence subordinates so that they are able to work together, so as to form a harmonious relationship with the consideration of efficiency and effectiveness aspects to achieve the predetermined work productivity figures. Path-goal leadership theory explains how a leader's behavior affects the motivation and work performance of his subordinates, in different work situations. Research into leadership began in 1945, initiated by the Bureau of Affairs and Research at Ohio State University. The ability to control resources and other factors to achieve organizational goals is an effort that must be made in every organization. In analyzing the data in this study, the process carried out by the author was to compile interview transcriptions, field notes, and other collected materials. The process of analysis involves working with data, organizing and breaking it down into manageable units, summarizing them, searching for patterns, and discovering what is important and what needs to be learned. Communication is very important in management because it is one of the tools to guide, motivate, monitor or observe and evaluate the implementation of company management. Usually communication will have different functions and benefits according to the conditions, themes and participants involved in the communication event. Organizations need to communicate fluently and effectively when achieving their goals to ensure continuous improvement or quality improvement in organizational performance and human resource performance. Therefore, almost all members of the organization must understand the organizational communication process in order to understand correctly that there are no errors in communication between them. Abstrak – Kepemimpinan adalah sikap dan perilaku untuk memengaruhi para bawahan agar mereka mampu berkejasama, sehingga membentuk jalinan kerja sama yang harmonis dengan pertimbangan aspek efisiensi dan efektivitas untuk mencapai angka produktivitas kerja sesuai dengan yang telah ditetapkan. Teori kepemimpinan jalan-tujuan menerangkan bagaimana perilaku seorang pemimpin memengaruhi motivasi dan prestasi kerja bawahannya, dalam situasi kerja yang berbeda-beda. Kemampuan mengendalikan sumber daya dan serta faktor lain untuk mencapai tujuan organisasi merupakan usaha yang harus dilakukan dalam setiap organisasi. Dalam melakukan analisis data pada penelitian ini, proses yang dikerjakan oleh penulis adalah dengan menyusun transkripsi wawancara, catatan lapangan, dan materi-materi lain yang dikumpulkan. Proses analisis melibatkan pekerjaan dengan data, penyusunan, dan pemecahannya ke dalam unit-unit yang dapat ditangani, perangkumannya, pencarian pola-pola, dan penemuan apa yang penting dan apa yang perlu dipelajari. Komunikasi sangat penting dalam. .manajemen karena .merupakan salah. .satu .alat untuk memandu, memotivasi,. memantau atau. .mengamati dan mengevaluasi .pelaksanaan .manajemen perusahaan.. Biasanya komunikasi. .akan .memiliki .fungsi dan .manfaat yang .berbeda sesuai dengan kondisi,. tema dan peserta .yang .terlibat .dalam acara .komunikasi tersebut. .Organisasi perlu berkomunikasi dengan lancar dan efektif ketika mencapai tujuan mereka untuk memastikan peningkatan berkelanjutan atau peningkatan kualitas dalam kinerja organisasi dan kinerja sumber daya manusia. Oleh karena itu, .hampir .semua .anggota organisasi. .harus .memahami .proses komunikasi. .organisasi .agar dapat memahami dengan benar bahwa tidak ada kesalahan dalam komunikasi di antara mereka.
ANALISIS DAN PENERAPAN KURIKULUM HIGHER ORDER PADA PELATIHAN DASAR DASAR PEKERTI AKADEMI PARIWISATA CBI SUKABUMI RAFDI RAFDI; YULIANTI YULIANTI
Jurnal Soshum Insentif Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No 1 (April, 2021): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v4i1.445

Abstract

Abstract - The training held by the CBI Tourism Academy was able to formulate a curriculum that was used as a benchmark for the Higher Order for the three taxonomies referring to theoretical-based analysis. then applied during training according to a structured procedure which is arranged according to consecutive steps. is understanding Higher Order taxonomy, understanding integration and examples of Higher Order implementation, understanding the competency composition of Higher Order and the appropriate learning methods, until finally the assessment, describing the accumulated assessment to find goals, namely learning that isproduce: output, outcomes, and impact. Training objectives so that the training participants have the ability to transfer to students the abilities that are mastered from the results of the training. The basic assumption about the Higher Order ability target actually boils down to students .This goal is in tune and at the same time is the target of MBKM, namely learning that produces results so that the learning outcomes of graduates are able to compete in an international locus The results of observations and documentation from the qualitative descriptive research method applied to this research method show the substantive framework of the material presented, the processes and stages carried out to manifest into an integral training qualification Abstrak - Taxonomy tingkat tinggi pada pembelajaran sudah tidak asing lagi dengan taxonomy Hots, adalah kompetensi tingkat tinggi pada ranah cognitave. Namun sebaliknya masih sangat sedikit dibahas dan diaplikasikan taxonomy tingkat tinggi pada ranah Affective dan Psychomotor. Padahal ke tiga taxonomy ini berjalan seiring dan saling penyesuaian antar ke tiganya. Berbagai fakta menunjukkan bahwa kemampuan bernalar tingkat tinggi berbanding lurus dengan sikap/perilaku dan skill tingkat tinggi. Pada pelatihan Dasar Dasar Pekerti yang dilaksanakan oleh Akademi Pariwisata terhadap dosen menyajikan ciri khusus,yakni kurikulum Higher Order : konsep Hots untuk cognitave serta konsep Higher Order/H.O untuk Affective dan Psychomotor. Pada pelatihan yang diselenggarakan oleh Akademi Pariwisata CBI mampu merumuskan Kurikulum yang dijadikan patokan Higher Order untuk ke tiga taxonomy tersebut merujuk ke pada analisis berbasis teoritisis. Kemudian diaplikasikan pada saat pelatihan sesuai prosedur yang terstruktur yang tersusun menurut langkah langkah berurut. Adalah memahami taxonomy Higher Order, memahami integrasi dan contoh penerapan Higher Order, memahami komposisi kompetensi Higher Order berikut metode pembelajaran yang berkesesuaian, sampai pada akhirnya assemen, mendeskripsi akumulasi assesmen hingga menemukan goals, yakni pembelajaran yang menghasilkan : output, outcomes, dan impact. Tujuan pelatihan agar peserta pelatihan berkemampuan mentransfer ke pada mahasiswa atas kemampuan yang dikuasai dari hasil pelatihan. Asumsi dasar tentang sasaran kemampuan Higher Order sesungguhnya bermuara ke pada mahasiswa. Tujuan ini seirama dan sekaligus merupakan target MBKM yakni pembelajaran yang menghasilkan sehingga capaian pembelajaran lulusan mampu bersaing pada locus internasional. Hasil observasi dan dokumentasi dari metode penelitan deskriptif kualitatif yang diterapkan pada metode penelitian ini menunjukkan kerangka kerangka substansif materi yang disajikan, proses dan tahapan yang dilakukan hingga mewujud ke pada kualifikasi pelatihan yang integral.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENULIS SASTRA PUISI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL INKUIRI DAN LATIHAN BIMBINGAN Dindin M. Z. M
Jurnal Soshum Insentif Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No 1 (April, 2021): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v4i1.448

Abstract

Abstract - The string of words in poetry is a literary work that has a hermeneutic meaning with a broad interpretation or interpretation. Even as the process changes from something ignorance to understanding. This research aims to explain the learning process of students' ability to write literary works of poetry with inkuiri techniques. The methods used by class actions in cycles 1 and 2 are through planning, action, observation, and reflection, while the instruments required are test and nontest, data analysis techniques using quantitative and qualitative. The results showed that the ability of students to write poetry literary works using inkuiri techniques, training and guidance in grade VIII-A students of SMPN 1 Rancabali, Alamendah, Kecamatan Rancabali, Bandung Regency, in cycles 1 and 2 experienced improved learning and changed students' behavior towards significant writing interests. Abstrak - Untaian kata dalam puisi merupakan karya sastra yang mempunyai makna hermeneutik dengan penafsiran atau interpretasi yang luas. Bahkan sebagai proses perubahan dari sesuatu ketidaktahuan menjadi mengerti. Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses pembelajaran kemampuan siswa dalam menulis karya sastra puisi dengan teknik inkuiri. Metode yang digunakan tindakan kelas pada siklus 1 dan 2 melalui perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, sedangkan instrumen yang dibutuhkan yakni test dan nontest, model analisis data adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian terbukti bahwa kemampuan siswa menulis puisi karya sastra menggunakan teknik inkuiri, latihan dan bimbingan untuk siswa kelas VIII-A SMPN 1 Rancabali, Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, pada siklus 1 dan 2 mengalami peningkatan belajar dan mengubah perilaku siswa terhadap minat menulis yang cukup signifikan.
KEKUATAN DRAMATURGI DIBANDING KEPEMIMPINAN DALAM MEMPENGARUHI KINERJA KARYAWAN AMIK CITRA BUANA INDONESIA SUKABUMI RAFDI RAFDI; ROEFAIDAH HARIJATI
Jurnal Soshum Insentif Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No 1 (April, 2021): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v4i1.450

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh Dramaturgi terhadap Kinerja melampaui Pengaruh kepemimpinan terhadap Kinerja. Untuk itu perlu terlebih dahulu mengetahui sejauh mana pengaruh Dramaturgi terhadap Kinerja, sejauh mana pengaruh Kepemimpinan terhadap Kinerja, sejauh mana pengaruh Dramaturgi dan Kepemimpinan sekaligus terhadap Kinerja, sejauh mana faktor lain ( epselon ) yang mempengaruhi kinerja. Penelitian ini dilakukan terhadap karyawan AMIK CBI Sukabumi. Jumlah sampel yang dijadikan responden sebanyak lima puluh responden dari sebanyak delapan puluh delapan populasi. Konteks kepemimpinan dalam penelitian ini mengacu ke pada pemahaman cara memimpin oleh pimpinan yakni BPH dan Direktur ke pada Karyawan. Adapun pemahaman Dramaturgi mengacu ke pada pemahaman Impression Management oleh BPH dan Direktur dalam bentuk interaksi sosial dengan Karyawan pada suasana sosial tertentu dengan kecenderungan situasional yang dibagi ke dalam dua situasional, yaitu interaksi sosial di pentas belakang (back stage ) dan di pentas depan (front stage ). Metode penelitian menggunakan desain aksplanasi, menguji pengaruh antar tiga variabel, variabel X1,X2,Y berdasarkan analisis kuantitatif melalui olah data SPSS . Hasil pengolahan data menunjukkan pengaruh Dramaturgi terhadap Kinerja jauh lebih tinggi dibanding pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja, pengaruh Dramaturgi terhadap kinerja positif dan signifikan, pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja positif namun tidak signifikan, pengaruh Dramaturgi dan Kepemimpinan sekaligus positif dan signifikan. Factor lain (epsilon) yang mempengaruh kinerja sebesar tujuh puluh delapan koma tiga persen. Ditemukan hal menarik pada penelitian ini melalui pengaruh Dramaturgi dengan jabaran unsur unsurnya yang posistif dan signifikan terhadap Kinerja hingga sudah saatnya menganalisis faktor faktor situasional melalui kekuatan manajemen kesan/impression management oleh pimpinan terhadap karyawan pada saat interaksi sosial sebagai salah satu dimensi sangat penting yang mempengaruhi Kinerja Karyawan . Unsur unsur tersebut meliputi kekuatan pimpinan melalui situasi : dengan gestural, perangkat peran, penonjolan, takaran waktu interaksi, teknik komunikasi dengan lembut, dan unsur Dramaturgi lain nya . Abstract - This study aims to determine the extent to which the influence of drama on performance exceeds the influence of leadership on performance. for that it is necessary in advance to know the extentof the influence of Dramaturgy on Performance, the extent of the influence of Leadership on Performance, the extent of the influence of Dramaturgy and Leadership at the same time on performance, the extent to which other factors (epchelon) influence performance. This research was conducted on the employees of AMIK CBI Sukabumi.The number of samples used as respondents was fifty respondents from a total of eighty eight populations. The leadership context in this study refers to the understanding of how to lead by the leadership, namely BPH and the Director to the employees. As for the understanding of Dramaturgy refers to the understanding of Impression Management by BPH and the Director in the form of social interaction with employeesin certain social situations with situational tendencies which are divided into two situational, namely social interaction on the back stage) and on the front stage.The research method used was an explanation design, testing the effect between three variables, variables X1, X2, Y based on quantitative analysis through SPSS data processing. The results of data processing show that the influence of Dramaturgy on performance is much higher than the influence of leadership on performance, the influence of Dramaturgy on performance is positive and significant, the influence of leadership on performance is positive but not significant, the influence of Dramaturgy andLeadership is at the same time positive and significant.another factor (epsilon) that affects the performance of seventy-eight point three percent.It was found interesting in this study through the influence of Dramaturgy with a description of its positive and significant elements of performance that it is time to analyze situational factors through the power of impression management by leaders on employees atwhen social interaction is a very important dimension that affects employee performance. .These elements include the power of leadership through situations: with gestures, role devices, prominence, measure of interaction time, gentle communication techniques and other elements of Dramaturgy.
RUMAH GADANG SEBAGAI LAMBANG DEMOKRASI SUKU MINANGKABAU DI SUMATERA UTARA Muhammad Azhar Faturahman; Muhammad Yusvado A H; Silvia Rini Putri
Jurnal Soshum Insentif Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No 1 (April, 2021): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v4i1.465

Abstract

Abstract – The ethnic of Minangkabau is known for their competency in implementing social and cultural values. Minangkabau is one of the ethnic that is upholding egalitiarian and democracy system. One of their cultures related is deliberation to achieve consensus within the community. The deliberation process is done stagely by holding conferences inside one of their custom houses or known as gadang house. Gadang house is very symbolic to the Minangkabau ethnic and carries important social and cultural values. As is well known, deliberation or discussion has an important role in Indonesia’s democracy system. This study aims to discuss and discover the meaning and values behind Minangkabau’s custom house and how it impacts the effectiveness of the deliberation process by its relevance as a symbol to represent democracy values in the Minangkabau community. The method used in this study is descriptive analysis by performing literature study. According to the result of the study, authors expect to expand insight and knowledge of Indonesian people with Minangkabau culture and its implementation of democracy values in daily life. Abstrak – Masyarakat suku Minangkabau dikenal sebagai salah satu suku yang memiliki menjunjung tinggi nilai-nilai sosial dan budaya. Salah satu kebudayaan masyarakat suku Minangkabau yang erat kaitannya dengan demokrasi adalah pelaksanaan musyawarah untuk mufakat dalam. Musyawarah oleh masyarakat Minangkabau dilakukan secara bertahap dan dalam beberapa pertemuan di rumah adat gadang atau balai adat. Dalam konsep demokrasi di Indonesia, musyawarah merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dari rumah adat gadang serta seberapa besar pengaruhnya sebagai lambang yang merepresentasikan nilai-nilai demokrasi pada masyarakat Minangkabau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan melakukan studi literatur. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, penulis berharap dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kepada masyarakat Indonesia akan kearifan budaya Nusantara dalam menjalankan demokrasi di dalam kehidupan sehari-hari.
TEKNOLOGI PERSUASIF : AKTOR PENTING MEDIA SOSIAL DALAM MENGUBAH SIKAP DAN PERILAKU PENGGUNA Tansah Rahmatullah
Jurnal Soshum Insentif Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No 1 (April, 2021): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v4i1.509

Abstract

Abstract - Social media influences and changes the attitudes and behavior of its users using a technique known as Persuasive Technology, a concept that is both invisible and manipulative, which has a big impact in all aspects. This research is library research using a literature study approach. With persuasive technology, web applications, social media such as Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Tiktok, and other applications tend to become addicting and get more addicting. Persuasive technology motivates us to use a product and makes it very simple to do and trains us to keep on going with notifications, friend requests, and status updates. Ethical issues are a key component of social media persuasive technology. Persuasive technology can be ethical and unethical. The main problem in social media is its business model, which becomes very unethical when giant technology companies earn benefits from such a chaotic and unsettling situation. Persuasive technology that is run as a system design in computing devices needs to be redesigned and encouraged to make a total shift towards humane technologies that support and provide shared prosperity, democracy, and an information environment. Efforts to encourage public awareness about persuasiveness that are being carried out need to be increased even further through education and literacy programs. Abstrak - Media sosial mempengaruhi dan mengubah sikap serta perilaku penggunanya menggunakan teknik yang dikenal dengan Teknologi Persuasif, konsep yang tidak terlihat sekaligus manipulatif, yang berdampak besar dalam segala aspek. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan studi literatur. Dengan teknologi persuasif, aplikasi web, media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Tiktok, dan aplikasi lainnya memiliki kecenderungan untuk membuat ketagihan dan semakin membuat ketagihan. Teknologi persuasif memotivasi kita untuk menggunakan suatu produk dan membuatnya menjadi sangat sederhana untuk dilakukan dan memicu kita untuk terus melakukannya melalui notifikasi, permintaan pertemanan, dan pembaruan status. Masalah etika adalah komponen kunci dari teknologi persuasif media sosial. Teknologi persuasif bisa menjadi etis dan tidak etis. Permasalahan utama dalam media sosial adalah model bisnisnya, menjadi sangat tidak etis, ketika perusahaan raksasa teknologi digital mendapatkan keuntungan dari situasi yang demikian kacau dan meresahkan Teknologi persuasif yang dijalankan sebagai desain sistem pada perangkat teknologi komputasi perlu di desain ulang dan di dorong untuk melakukan pergeseran secara menyeluruh menuju teknologi manusiawi yang mendukung dan menghadirkan kesejahteraan, demokrasi, dan lingkungan informasi bersama. Upaya untuk mendorong kesadaran masyarakat tentang mekanisme persuasif yang dijalankan perlu ditingkatkan secara lebih besar lagi melalui program edukasi dan literasi.
IMPLEMENTASI DAN FORMULASI STRATEGI MANAJEMEN RISIKO PADA UNIT USAHA SAPI PERAH DAN PRODUKSI SUSU KUD SARWA MUKTI Sugiyanto Sugiyanto; Dewi Puspita Arum; Anggi Andriani Rahayu
Jurnal Soshum Insentif Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No 1 (April, 2021): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v4i1.514

Abstract

Abstract - Cooperatives as business entities cannot be separated from various risks that must be present, uncertainty is difficult to predict and can cause losses. Risk management needs to be implemented to see the impact, in order the organization goals can be achived. Risk management has not been implemented in many cooperative business entities. The purpose of this research is to identify, map and formulate risk management strategies in Dairy Cattle and Milk Production Business. The research method used is a case study. The results of this study identified 17 possible events of risk. The 13 risks are categorized as "moderate" risk, 3 risks in the "high" category, and 1 risk in the "extreme" category. When viewed from the results of the risk mapping in the risk matrix, it shows that the business risks are in the yellow and red areas. Risk management strategy at a moderate risk level is risk reduction). At high risk, the risk management strategy is carried out with risk avoidance. And at extreme risk, the handling strategies implemented include risk transfer and risk avoidance. Abstrak- Koperasi sebagai badan usaha tidak lepas dari berbagai risiko yang harus dihadapi, ketidakpastian sulit diprediksi dan dapat menimbulkan kerugian. Manajemen risiko perlu diimplementasikan untuk mengetahui dampaknya, agar tujuan organisasi dapat dicapai. Manajemen risiko belum banyak diimplementasikan pada badan usah koperasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, memetakan dan memformulasikan strategi manajemen risiko pada Usaha Sapi Perah dan Produksi Susu Koperasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Hasil penelitian ini teridentifikasi sebanyak 17 kejadian yang kemungkinannya menjadi risiko. 13 risiko tersebut termasuk risiko dalam kategori "moderat", 3 risiko dalam kategori "tinggi", dan 1 risiko dalam kategori "ekstrim". Jika dilihat dari hasil pemetaan risiko dalam matrik risiko bahwa risiko usaha ini berada di area kuning dan merah. Strategi manajemen risiko pada tingkatan risiko moderat diformulasikan strategi manajemen risiko dengan pengurangan risiko (risk reduction). Pada risiko tinggi, strategi manajemen risiko dilakukan dengan penghindaran risiko. Dan pada risiko ekstrim, strategi penanganan yang dilakukan meliputi Risk Transfer (mengalihkan risiko) dan Risk Avoidance (penghindaran risiko)

Page 7 of 13 | Total Record : 122