cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 24776521     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Online ISSN : 2477-6521 is a journal published three times a year in February, June and October containing unpublished health disciplines anywhere in the field of health science development and to apply some community-based research results in enhancing community participation and independence for healthy living. Any manuscripts submitted through an online process and reviewed by a fellow partner will determine the manuscripts contained in this journal. Jurnal Endurance published by Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X.
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
PENGARUH HYPNOBIRTHING TERHADAP KALA I PADA IBU BERSALIN DI KLINIK PRATAMA MULIA MEDICA DESA SUNGAI BULUH KECAMATAN SINGINGI HILIR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI TAHUN 2015 Syahda, Syukrianti; Ramaida, Ramaida
Jurnal Endurance Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.034 KB) | DOI: 10.22216/jen.v2i2.1304

Abstract

Rasa takut terhadap proses persalian memberikan akibat tidak baik yang akan berujung pada stres. Tubuh secara otomatis mengeluarkan hormon stress yaitu Katekolamin dan Adrenali, sehingga menghambat pengeluaran hormon oksitosin yang menyebabkan kontraksi rahim berkurang, hal ini akan mempersulit proses persalinan. Alternative alami yang bisa dilakukan ibu hamil untuk membuat jiwa menjadi lebih tenang dan membantu meringankan rasa sakit dan cemas saat kontraksi serta mempercepat proses persalinan adalah dengan teknik hypnobirthing. Tujuan penelitian ini untuk  menganalisa pengaruh hypnobirthing terhadap kala I persalinan di klinik Pratama Mulia Medica Kabupaten Kuantan Singingi. Jenis penelitian analitik dengan rancangan penelitian case control. Populasi dalam penelitian seluruh ibu bersalin di Klinik Pratama Mulia Medica berjumlah 208 ibu, dengan sampel kasus yaitu 77 kala I memanjang dan  sampel control 77 kala I tidak memanjang. Uji statistik penelitian ini menggunakan chi- square. Terdapat pengaruh kuat hypnobirthing terhadap kala I pada ibu bersalin, hal ini dibuktikan dengan P value = 0,000, r = 0,716 dan OR = 38,812. Bagi ibu hamil agar dapat maksimal mengikuti kelas ibu hamil hypnobirthing sehingga tenang dan nyaman menjalankan masa kehamilan dan menghadapi saat bersalin.Fear of the process childbirth  give no good result that will lead to stress. Body automatically issue of stress hormones which catecholamines and Adrenali, thus inhibiting the hormone oxytocin that causes uterine contractions is reduced, it will complicate the delivery process. Natural alternative that can be done to make the lives of pregnant women become more calm and help relieve pain and anxiety during contractions and accelerate the delivery process is thetechnique. hypnobirthingThe purpose of this study to analyze the influence of hypnobirthing the first stage of labor in the clinic Medica Mulia Pratama Regency Kuantan Singingi. Type ofresearch analytical withstudy case controldesign. The population in the study all mothers giving birth at the Clinic Pratama Mulia mother Medica totaled 208, with a sample of 77 cases which extends the first stage and 77 control samples of the first stage is not elongated. This research statistical test using chi-square. There is a strong influence hypnobirthing to the first stage on maternal, this is evidenced by the P value = 0.000, r = 0.716 and OR = 38.812. For pregnant women in order to a maximum of pregnant women attend classes hypnobirthing so quiet and comfortable running during pregnancy and face during childbirth.
PEMBERIAN INFRA RED, STRIPPING DAN STRETCHING TERHADAP NYERI TENSION HEADACHE DI PUSKESMAS TAPUS Yanti, Cici Apriza; Taqwani, Redita
Jurnal Endurance Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.97 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i1.2154

Abstract

Prevalence of headache in Indonesia is very high. More than 90% of patients consult a doctor. The aim of research is to know the difference of pain after giving Infra Red, Stripping, and Stretching to the pain of tension headache. This research design is quasi experiment with pre and post test design. Population in this research is all patient of tension headache at Tapus Health Center. Sampling using accidental sampling with 10 samples. The data were collected using observation sheet of pain caused by tension headache. Data analysis was done by computerized using Wilcoxon test. The results showed that the mean intensity of pain before the 5.60 decreased to 4.78 after intervention and the mean intensity of tenderness before the 6.10 decreased to 5.27 after the intervention. The results of analysis showed that there was a difference in the intensity of pain (p = 0,005) and tenderness (p = 0,005).It can be concluded that therapy with Infra Red (IR), Stripping, and Stretching is effective to decreased pain intensity due to tension headache. For that it is expected to patients with pain complaints to tension headache to be always active and disciplined follow effective therapy in reducing the intensity of pain. Prevalensi sakit kepala di Indonesia sangatlah tinggi. Lebih dari 90% pasien yang berkonsultasi ke dokter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nyeri tekan dan gerak setelah pemberian Infra Red, Stripping, dan Stretching terhadap nyeri pada kasus tension headache di Puskesmas Tapus Kabupaten Pasaman tahun 2016. Desain penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain pre dan post test. Populasi pada penelitian adalah seluruh pasien tension headache di Puskesmas Tapus pada bulan Juni sampai Juli tahun 2016. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 10 orang. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar observasi intensitas nyeri akibat tension headache. Analisis data dilakukan secara komputerisasi menggunakan analisis non parametric uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri gerak sebelum intervensi 5,60 menurun menjadi 4,78 setelah intervensi dan rata-rata intensitas nyeri tekan sebelum intervensi 6,10 menurun menjadi 5,27 setelah intervensi. Hasil analisis statistik menunjukkan ada perbedaan intensitas nyeri gerak (p=0,005) dan nyeri tekan (p=0,005) sebelum dan sesudah intervensi. Disimpulkan bahwa pemberian terapi dengan modalitas Infra Red (IR), Stripping, dan Stretching efektif terhadap penurunan intensitas nyeri akibat tension headache. Diharapkan kepada pasien dengan keluhan nyeri akibat tension headache untuk dapat selalu aktif dan disiplin mengikuti program terapi yang efektif dalam menurunkan intensitas nyeri.
PENGEMBANGAN MODEL SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SKRINING RESEP PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA YOGYAKARTA Jaelani, Abdul Khodir; Sampurno, Sampurno; Andayani, Tri Murti
Jurnal Endurance Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2851.692 KB) | DOI: 10.22216/jen.v1i1.820

Abstract

Skrining peresepan pasien berbasis teknologi informasi sangat dibutuhkan sekarang ini. Penggunaan teknologi dalam pelayanan resep dapat meningkatkan kinerja tenaga kefarmasian di instalasi rawat jalan dalam melakukan skrining resep pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat pengembangan model desain sistem informasi manajemen skrining resep di Pukesmas wilayah kota Yogyakarta. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan desain cross sectional. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif (data resep bulan mei 2015) di Puskesmas wilayah kota Yogyakarta yaitu Puskesmas Jetis, Margangsan dan Tegalrejo dengan jumlah sampel 960 resep pasien. kriteria sampel dalam penelitian ini adalah resep pasien BPJS rawat jalan yang ditebus di Puskesmas wilayah kota Yogyakarta. Untuk mengetahui analisis kebutuhan sistem dan untuk membuat desain sistem informasi dianalisis secara deskriptif. Pengembangan sistem informasi manajemen skrining resep dilakukan dengan metode prototipe. Pengembangan diawali dengan analisis kebutuhan sistem dan selanjutnya dibuat desain model sistem. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan sistem identifikasi skrining resep masih belum dilakukan menyeluruh oleh petugas farmasi, komponen yang masih jarang diskrining yaitu berat badan pasien (97,5%), pencantuman nama dokter, paraf dokter, surat ijin praktek dokter (46,4%), dan alergi obat (93,5%). Sedangkan hasil analisis kebutuhan sistem berdasarkan kerangka PIECES (Performance, Information/Data, Economic, Control/Security, Efficiency, dan Service) yaitu sistem informasi skrining resep ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan pasien. Desain sistem informasi manajemen skrining resep dibuat dari diagram konteks, data flow diagram dan entity relationship diagram.Nowadays, the screening patients prescriptions based on information technology is much needed.  The use of technology in prescribing service can improve pharmacist’s performance to screening patient’s prescription at outpatient installation. The purposes of this study was to make the development of management information system design models prescription screening in the primary health care area of Yogyakarta. This is a descriptive study with cross sectional design. Data were collected retrospectively (prescription data in May 2015) in the primary health care area of Yogyakarta that are JetisMargangsan and Tegalrejo Primary Health Care with 960 patient’s prescriptions samples. The sample criteria in this study were outpatient of BPJS prescriptions that are redeemed at the primary health care of Yogyakarta. To determine the system needs analysis and to determine the design of information systems that were analyzed descriptively.Management information system development prescription screening was conducted using a prototype. Development begins with a needs analysis system and then made the design model of the system. Based on the results of the analysis of needs identification screening system is still not carried out thoroughly by pharmacist are administrative and clinical screening, components that are rarely screened: patients weight (97.5%), the name of prescriber, the sign of prescriber, the license of doctor (46.4%), and allergy of medications (93.5%).. While the results of the needs analysis system based framework PIECES(Performance, Information/Data, Economic, Control/Security, Efficiency,andService), prescription screening information systems can improve the quality of patient care. Design of management information system of screening prescription made from the diagram context, data flow diagram and entity relationship diagram.
Analisa Pelaksanaan Program Penanggulangan HIV Dan AIDS Di Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Andriani, Aida; Izzati, Wisnatul
Jurnal Endurance Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.734 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i3.2828

Abstract

Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS  )isasyndrome inthe formof symptom sand infections thatarise because aperson infect edwiththe Human Immuno deficiency Virus (HIV),Thereport isba sedon the NAC (National AIDS Commission) of West Sumatra, aswell asreportsfromDisease Prevention Section ofWest Sumatra Provincial HealthOffice, Theres earch objective wasto analyze the implementation ofthe HIV and AIDS counte rmeasure program.Thedesig nofthis study use daqualitative approach with the methodo fsystem analysis of the data input, process ,output. Results from the study showed that the absen ceoflocal polici eson the implementation of the HIV and AIDS counterm easure programs, resourc epoweris still lacking and the off icershave double duty, the Departmen to Health does not havea HIV national guide book, also the fund sfrom the goverment budget is not focuse donthe HIV and AIDS, the fund also usedfor P2PL (environmental health and control program), in addition to technical problems, the coordination withvarious programs also has notgone well. It isrecommen ded that local authorities, especially Bukittinggi health department to makes regulations orlaws, which regulate technical implementation of the HIV and AIDS count ermea sure program, eit hermayor policy orregulation,sothat the program can run optimally ,the allocation offund sfrom the goverment budget should befocused specifically for this program.Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan sindrom berupa gejala dan infeksi yang disebabkan karena terinfeksi Human Immuno deficiency Virus (HIV) dapat menyerang dan merusak system kekebalan tubuh manusia.Tujuan penelitian menganalisa pelaksanaan program penanggulangan HIV dan AIDS. Desain penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan metode analisis system dari Data input ,proses ,outpu .Penelitian ini dilakukan di Dinas Kesehatan Kota.Hasil penelitian menunjuk kan bahwa belum adanya kebijakan lokal yang mengatur tentang pelaksanaan program penanggulangan HIV dan AIDS ,sumberdaya tenaga yang masih kurang dan tugas rangkap ,Dinas Kesehatan tidak memiliki buku pedoman nasional manajemen HIV, dan ada dana dari APBD tidak terfokus untuk program penanggulangan HIV dan AIDS menyatu dengan dana pada bidang P2P, Masalah teknis peran serta dan koordinasi dengan linta sprogram dan lintas sektor belum berjalan dengan baik. Disaran kan agar pihak pemerintah daerah khususnya dinas kesehatan kota Bukittinggi membuat regulasi atau peraturan yang mengatur secara teknis pelaksanaan program penanggulangan HIV dan AIDS ini baik berupa kebijakan atau peraturan walikota sehingga program ini dapat berjalan secara maksimal, alokasi dana dari APBD harus terfokus khusus untuk program ini ,diharapkan juga pemerintah khususnya lebih memperhatikan terutama masalah nutrisi para ODHA yang bertugas sebagai penjangkau kasus dilapangan meningkatkan kerja sama lintas program dan sektor serta menguatkan komitmen demi keberhasilan dari program ini.
HUBUNGAN PEKERJAAN IBU TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIPAYUNG Bahriyah, Fitriyani; Putri, Monifa; Jaelani, Abdul Khodir
Jurnal Endurance Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.643 KB) | DOI: 10.22216/jen.v2i2.1699

Abstract

Exclusive breastfeeding is very important to be given to infants 0-6 months because it can help your babys development process and improve the babys immune system. One cause has not been successful exclusive breastfeeding is a working mother. This study aims to determine the relationship of maternal employment on exclusive breastfeeding in infants in the Region Public Health Center Sipayung Rengat District of Indragiri Hulu. This research is an analytic with cross sectional approach. The population in this study are nursing mothers. Sample this study of 152 people with simple random sampling technique sampling. The results showed the majority of women give exclusive breastfeeding of 50.7%, but the scope of exclusive breastfeeding Region Sipayung Public Health Center still below target. There is a relationship. Statistical test results showed was no significant association between maternal employment on exclusive breastfeeding in infants (P Value <0.05) (P = 0.018) and mothers who did not have a chance at 0.396 times more likely to give exclusive breastfeeding compared to not leave Exclusive breastfeeding (OR = 0.396, CI95% = 0.182 to 0.864). ASI Eksklusif sangat penting untuk diberikan kepada bayi 0-6 bulan  karena dapat membantu proses tumbuh kembang bayi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi. Salah satu penyebab belum berhasilnya pemberian ASI Eksklusif adalah ibu yang bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pekerjaan ibu terhadap pemberian ASI Eksklusif pada bayi di Wilayah kerja Puskesmas Sipayung Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu menyusui. Sampel penelitian ini sebanyak 152 orang dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu memberikan ASI Eksklusif sebesar 50,7%, namun cakupan ASI Eksklusif diwailayah  kerja Puskesmas Sipayung masih dibawah target. Ada hubungan. Hasil uji statistik menunjukan ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan ibu terhadap pemberian ASI Eksklusif pada bayi (P Value <0,05)(P=0,018) dan ibu yang  tidak bekerja mempunyai peluang sebesar 0,396 kali lebih besar untuk memberikan ASI Eksklusif dibanding dengan tidak memberikan ASI Eksklusif (OR=0,396, CI95%=0,182-0,864).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA DIRI RENDAH PADA LANSIA DI KABUPATEN BUNGO PROPINSI JAMBI TAHUN 2016 Narullita, Dewi
Jurnal Endurance Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.703 KB) | DOI: 10.22216/jen.v2i3.2037

Abstract

Populasi lansia terus meningkat, dimana Umur Harapan Hidup lansia di Indonesia dari 70,1 tahun (tahun 2010-2015) menjadi 72,2 tahun (tahun 2020-2035). Seiring dengan bertambahnya usia, lansia terjadi perubahan sebagai akibat proses menua yang berpotensi menimbulkan masalah fisik dan psikososial. Masalah psikososial pada lansia salah satunya adalah harga diri rendah. Banyak faktor yang menyebabkan harga diri rendah pada lansia, jika tidak ditangani maka mengakibatkan lansia mengalami depresi, menarik diri, perilaku kekerasan dan bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan harga diri rendah pada lansia. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah lansia di PSTW Kab. Bungo berjumlah 163 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data pada data primer dan sekunder serta diolah secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar lansia berjenis kelamin perempuan 103 (63,2%) orang, sebagian besar lansia status perkawinannya sebagai janda/duda 88 (54,0%) orang dan sebagian besar lansia mengalami harga diri rendah 111 (68,1%). Berdasarkan pengolahan data didapatkan ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin (p-value = 0,001) dan status perkawinan (p-value = 0,003) dengan terjadinya harga diri rendah pada lansia.
MODEL PENGENDALIAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS Juwita, Lisavina; Febrina, Wiwit
Jurnal Endurance Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.424 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i1.2768

Abstract

According to the International Diabetes Federation (IDF) there are 382 million people living with diabetes in the world by 2013. It is estimated that of the 382 million people, 175 million of whom remain undiagnosed, so the danger of developing progressive complications unwittingly and without prevention. Complications from diabetes can be prevented or delayed by keeping blood sugar levels are in the normal category so that metabolism can be well controlled. Blood sugar levels can be maintained by a healthy lifestyle. The purpose of this study was to determine the control of blood sugar levels by making healthy lifestyle in patients with diabetes mellitus type II in London in 2017: a grounded theory study. Participants in the study of 18 people. Intake of participants in this study begins with purposive sampling. The results showed the main concept of grounded theory is "Behavior Control Blood Sugar Levels". Forms of behavior in blood sugar control in this study consisted of a) the bodys response to changes result DM, b) forms of motivation patients with DM, c) Physical Activity DM patients, d) Compliance diet, e) Management DM therapy, f) Compliance controls, g) A healthy lifestyle DM family, h) Impact of changes in lifestyle. The results of this study can serve as a reference, especially for people with diabetes mellitus and family in order to implement the behavior of controlling blood sugar levels.  Menurut International Diabetes Federation (IDF) terdapat 382 juta orang yang hidup dengan diabetes di dunia pada tahun 2013. Diperkirakan dari 382 juta orang tersebut, 175 juta diantaranya belum terdiagnosis, sehingga terancam berkembang progresif menjadi komplikasi tanpa disadari dan tanpa pencegahan. Komplikasi akibat diabetes dapat dicegah atau ditunda dengan menjaga kadar gula darah berada dalam kategori normal sehingga metabolisme dapat dikendalikan dengan baik.  Kadar gula darah dapat dijaga dengan melakukan gaya hidup yang sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengendalian kadar gula darah dengan melakukan gaya hidup sehat pada penderita diabetes mellitus tipe II di Bukittinggi tahun 2017: study grounded theory. Partisipan dalam penelitian sebanyak 18 orang. Pengambilan partisipan dalam penelitian ini diawali dengan purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan Konsep utama dari grounded theory adalah “Perilaku Pengendalian Kadar Gula Darah”. Bentuk perilaku pengendalian gula darah dalam penelitian ini terdiri dari a) Respon tubuh terhadap Perubahan Akibat DM, b) Bentuk motivasi pasien DM, c) Aktivitas Fisik Pasien DM, d) Kepatuhan diet, e) Manajemen terapi DM, f) Kepatuhan melakukan kontrol, g) Gaya hidup sehat keluarga DM, h) Dampak perubahan gaya hidup. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi khususnya bagi penderita diabetes mellitus dan keluarga agar menerapkan perilaku pengendalian kadar gula darah. 
DETEKSI DINI PERKEMBANGAN BALITA DENGAN METODE DDST II DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS JUANDA SAMARINDA Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin; Muflihatin, Siti Khoiroh
Jurnal Endurance Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.583 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i2.3149

Abstract

The toddler is a vulnerable age for the issue of developmental disorders. DDST is one of the methods of screening for child development disorders.The DDST assessment is to assess the development of children in four sectors. There are assessments of personal social, fine motor, language, and gross motor. the purpose of this study to see the development of children through DDST. This research was conducted at 7 Integrated Health Pos (Posyandu) in Community Health Center of Samarinda. Sampling technique using purposive sampling. The sample of this research was children aged 1-5 years as many as 113 children. Data collection was obtained through direct testing of the child through DDST II and interviews with respondents parents. Researcher analyzed data using Univariate by searching for frequency distribution. The result of the conclusion of all aspects on development of children under five years using DDST II method showed normal child development were 93 children (82.3%), 2 abnormal children (1.8%), and 18 children suspected (15.9%).Anak balita merupakan usia yang rentan untuk terjadinya masalah gangguan perkembangan. DDST adalah salah satu metode skrining terhadap kelainan perkembangan anak. Penilaian DDST ini menilai perkembangan anak dalam empat sektor, yaitu penilaian terhadap personal sosial, motorik halus, bahasa, dan motorik kasar. Tujuan penelitian ini untuk melihat tingkat perkembangan anak dengan penilaian DDST. Penelitian ini dilaksanakan di 7 Posyandu yang ada di wilayah kerja Puskesmas Samarinda. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian adalah anak balita usia 1-5 tahun sebanyak 113 balita. Pengumpulan data diperoleh melalui pengujian langsung terhadap anak yang bersangkutan melalui tes DDST II dan melakukan wawancara dengan orang tua responden. Analisis data menggunakan Univariat dengan mencari distribusi frekuensi. Hasil kesimpulan keseluruhan aspek perkembangan pada balita menggunakan metode DDST II didapatkan perkembangan anak normal berjumlah 93 balita (82.3%), abnormal ada 2 balita (1.8%), dan suspect ada 18 balita (15.9%).
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Hamil dalam Pencegahan Anemia Pada Kehamilan Di Puskesmas Rumbai Bukit Tahun 2016 Angrainy, Rizka
Jurnal Endurance Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.262 KB) | DOI: 10.22216/jen.v2i1.1654

Abstract

Indonesia is a prayer One  Developing Recent data says 40-60% of pregnant women in Indonesia are anemic That means 5 Of 10 pregnant women suffer from anemia. Based Data From Pekanbaru City Health Office, Health Center community  with Rumbai Bukit is the highest anemia weight is equal to 11.4% of pregnant women anemia. Objective Singers review Knowledge Atitudes know Relations maternal anemia Pregnancy Prevention hearts. The study design used is quantitative analytic. The entire study population is pregnant women at health centers A Rumbai Bukit totaled 118 peoples. The sampling technique used is accidental sampling, as many as 54 peoples. Data collection techniques used The data is primary with distributing questionnaires and processed Operates univariate and bivariate. Results obtained The majority of respondents knowledgeable Less majority of not doing Attitude 28 Prevention of anemia (51.9%). And Minority respondents Knowledge of Good not do Attitude Prevention of anemia as one orangutan (7.40%). Data Processing Based on Knowledge Relationships Attitude Between Prevention of anemia obtained findings With chi-square value P value = 0.014 <0.05 singer showed a significant relationship between the two variables. Indonesia merupakan salah satu negara berkembang, data terbaru menyebutkan 40-60% ibu hamil di Indonesia mengalami anemia yang artinya 5 dari 10 ibu hamil mengalami anemia. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Puskesmas Rumbai Bukit merupakan Puskesmas dengan anemia berat tertinggi yaitu sebesar 11,4% anemia pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap ibu hamil dalam pencegahan anemia kehamilan. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitaf. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil di Puskesmas Rumbai Bukit yang berjumlah 118 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah accidental sampling, yaitu sebanyak 54 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dengan menyebarkan kuisioner dan diolah secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan mayoritas responden yang berpengetahuan kurang mayoritas tidak melakukan sikap pencegahan anemia 28 orang (51,9%). dan minoritas responden pengetahuan yang baik tidak melakukan sikap pencegahan anemia sebanyak 1 orang (7,40%). Berdasarkan pengolahan data antara hubungan pengetahuan dengan sikap pencegahan anemia didapatkan hasil chi square dengan nilai P value = 0,014 < 0,05 hal ini menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara kedua variabel. 
PERBEDAAN INDEKS MASSA TUBUH PADA AKSEPTOR KB SUNTIK 1 DAN 3 BULAN Rufaridah, Anne; Putri, Kurnia; Cumayunaro, Ayuro; Sidaria, Sidaria
Jurnal Endurance Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.441 KB) | DOI: 10.22216/jen.v2i3.1975

Abstract

Injection method is the most widely used contractive because the usage are safe, simple, effective and practice as long as the high these acceptor it is certaily followed by complain of side effects such weight changes, the purpose study uses an analitic with cross sectional approach. The population where 188 people where the acceptor injection contraceptives the sample amounted to 33 clients in each acceptor of 1 and 3 month the data collection are demographic data and questionaire sheet and it was analyzed by paired t-test and independent t-test. The result of this study showed that most of then were totally weight gains wich the difference mean value between pretest and postest the acceptor KB of 1 month is 3,71 kg/m² the while a mean value of the acceptor 3 months is 5,10 kg/m² those means there were a change of impact on weight gains amoung the acceptor KB of 1 and 3 months. While the value of independent t-test showed p=0,021 (p>0,05). Baced on these results it can be concluded that there were significantly  difference wight changes between and acceptor injectable contraceptives 1 and 3 month expecte.