cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 24776521     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Online ISSN : 2477-6521 is a journal published three times a year in February, June and October containing unpublished health disciplines anywhere in the field of health science development and to apply some community-based research results in enhancing community participation and independence for healthy living. Any manuscripts submitted through an online process and reviewed by a fellow partner will determine the manuscripts contained in this journal. Jurnal Endurance published by Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X.
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI PUSKESMAS SIDOMULYO PEKANBARU TAHUN 2016 Sarlis, Nelfi; Ivanna, Cindy Netta
Jurnal Endurance Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.135 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i1.2074

Abstract

Based on data in 2010 show 4 million children under five are malnourished in Indonesia, 700 thousand of them suffering from severe malnutrition. The purpose of this study was to determine the  factorsassociated with the nutritional status of children in the Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru  in 2016. Type of quantitative research with  analyticcorrelations and in cross sectional study design.The place is in the puskesmas research Sidomulyo Pekanbaru, population that will be taken are mothers who have children numbering 280 people in the period on August to October 2015. The total sample of 165 people. The sampling technique using consecutive sampling. Analysis processing techniques with univariate  and bivariate. The result of the bivariate analysis of the relationship between knowledge of the nutritional status of children, in the can P-value= 0.000, a=0,05. ThenHo is rejected and Ha received means that there is a significant relationship between knowledge of the nutritional status of children, there is a relationship between the opinion of the nutritional status of children, in the P-value=0.000, a= 0,05. Then Ho is rejected and Ha received means that there is a significant relationship between the opinion of the nutritional status of children, while the relationship between Exclusive breastfeeding with infant nutritional status, P-value= 0.709, a= 0,05. Then Ho is accepted and Ha rejected meaning there is no significant relationship between breastfeeding with infant nutritional status in Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru 2016. Berdasarkan data tahun 2010 memperlihatkan 4 juta balita di Indonesia kekurangan gizi, 700 ribu diantaranyamengalami gizi buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuifaktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita di Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru Tahun 2016.Jenis penelitian kuantitatif dengan analitik kolerasi dan desain penelitian secara crosssectional. Tempat penelitian yaitu di Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru. Populasi yang akan diambil adalah seluruh ibu yang memiliki balita berjumlah 280 orang periode bulan Agustus hingga Oktober 2015. Jumlah sample sebanyak 165 orang. Denganteknikpengambilansampelmenggunakan consecutive sampling. Teknik pengolahan dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis bivariatterdapat hubunganantara pengetahuan dengan status gizi balita, didapat P-value = 0.000,α=0,05. Maka disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan status gizi balita, terdapat hubungan antara pendapatan dengan status gizi balita, didapat  P-value = 0.000, α=0,05. Maka disimpulkanterdapat hubungan yang bermakna antara pendapatan dengan status gizi balita, sedangkan hubungan antara ASI Ekslusif dengan status gizi balita, P-value = 0.709, α=0,05. Maka disimpulkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara ASI Ekslusif dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru Tahun 2016.
HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG ASI PERAH DENGAN PRAKTEK PEMBERIAN ASI PERAH Harfiandri, Sunesni; Dea, Dea; Putri, Ananda
Jurnal Endurance Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.427 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i2.3191

Abstract

Background: Breastfeeding on Working Mothers is hampered at breastfeeding as the intensity of the mother and baby encounters decreases. The alternative that can be taken is the provision of ASIP. Objective: To know the Education Relationship and Knowledge of ASIP with ASIP Assessment on Working Mother in Desa Tanjung Aur Kelurahan Balai Gadang Work Area of Cold Water Health Center Year 2017. Method: Cross sectional design cross sectional study was conducted in Tanjung Aur Village Balai Gadang District Working Area of Puskesmas Cold Water 2017. Data collection dated 3-7 July 2017. Population of all working mothers with infants aged ≥ 2-11 months sampled as many as 36 people total sampling technique. Result: Data collection with questionnaire and chi-square statistic test. Univariate was found from 36 respondents, 25 people (69,4%) did not give ASIP to their babies, 21 people (58,3%) low education level, 29 people (80,6%) low knowledge level. In bivariate analysis obtained p value <α, there is correlation of education with giving ASIP (P value = 0,002) and there is correlation of knowledge with giving ASIP (P value = 0,001). Conclusion: Mothers Working in breastfeeding in the village of Tanjung Aur Kelurahan Balai Gadang Working Area Cold Water Health Center partially did not provide ASIP to the baby. Suggested to Health Center to increase health promotion about ASIP. Latar belakang : Pemberian ASI pada Ibu Bekerja terhambat pada waktu menyusui karena intensitas pertemuan Ibu dan Bayi berkurang. Alternatif yang bisa ditempuh adalah pemberian ASIP. Tujuan : untuk mengetahui Hubungan Pendidikan dan Pengetahuan tentang ASIP dengan Pemberian ASIP pada Ibu Bekerja di Desa Tanjung Aur Kelurahan Balai Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Tahun 2017. Metode : Penelitian bersifat analitik desain cross sectional dilaksanakan di Desa Tanjung Aur Kelurahan Balai Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin 2017. Pengumpulan data tanggal 3-7 Juli 2017. Populasi seluruh Ibu bekerja yang memiliki bayi usia ≥ 2-11 bulan sampel sebanyak 36 orang teknik total sampling. Hasil : Pengumpulan data dengan kuesionerdan uji statistic chi-square. Univariat ditemukan dari 36 orang responden, 25 orang (69,4%) tidak memberikan ASIP pada Bayinya, 21 orang (58,3%) tingkat pendidikan rendah, 29 orang (80,6%) tingkat pengetahuan rendah. Pada analisa bivariat didapatkan  p value < α, ada hubungan pendidikan dengan pemberian ASIP ( P value = 0,002) dan ada hubungan pengetahuan dengan pemberian ASIP ( P value = 0,001). Simpulan : Ibu-Ibu Bekerja menyusui di Desa Tanjung Aur Kelurahan Balai Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin sebagian tidak melakukan pemberian ASIP pada Bayinya. Disarankan kepada Puskesmas meningkatkan Promosi kesehatan tentang ASIP.
DETERMINAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DM TIPE 2 DI RSUD AJJAPPANGE Herdianti, Herdianti
Jurnal Endurance Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.954 KB) | DOI: 10.22216/jen.v2i1.1662

Abstract

Kualitas hidup adalah penilaian seseorang tentang apa yang sedang terjadi dalam hidupnya berdasarkan pengalaman hidup yang telah berlalu. Penelitian ini bertujuan mengetahui besar risiko determinan kualitas hidup penderita DM tipe 2 di RSUD Ajjappange Kabupaten Soppeng tahun 2014.Jenis penelitian adalah observasional dengan rancangan case control study. Sampel diambil dengan dua cara yakni untuk kasus menggunakan teknik purposive sampling dan kontrol menggunakan simple random sampling di RSUD Ajjappange Soppeng. Kelompok kasus adalah penderita DM tipe 2 yang memiliki kualitas hidup kurang baik. Kontrol adalah penderita DM tipe 2 yang memiliki kualitas hidup cukup baik. Jumlah sampel sebanyak 152 orang dengan perbandingan kasus-kontrol 1:1. Analisis  data yang digunakan adalah uji odds rasio dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dukungan keluarga (p = 0.00 OR 5.14 95% CI: 2.56 - 10.33); umur (p = 0.00 OR 3.13 95% CI: 1.61-6.07); jenis kelamin (p = 0.01 OR 2.35 95% CI 1.23 -4.51) memiliki risiko yang signifikan. Pada analisis multivariat, dukungan keluarga adalah determinan yang paling berpengaruh terhadap kualitas hidup penderita DM tipe 2 di RSUD Ajjappange Soppeng (OR = 6.74). Penelitian ini menyarankan agar sebaiknya pemberian pendidikan kesehatan penatalaksanaan DM tipe 2 yang melibatkan keluarga. Quality of life is ones judgment of what is going on in his life based on life experience that has been passed. Importance of the problem determinants quality Living. This study aims to determine the quality of life determinants of the risk of type 2 diabetes mellitus patients in AjjappangehospitalSoppeng in 2014. The study was observational case control study design. Samples were taken in two ways, namely to the case using purposive sampling technique and control using simple random sampling in hospitals AjjappangeSoppeng. Cases were patients with type 2 diabetes who have poor quality of life. Controls were patients with type 2 diabetes who have a pretty good quality of life. Total sample of 152 people with a 1:1 case-control comparison. Analysis of the data used is the odds ratio test and logistic regression. The results of the research indicated that family support (p = 0.00 OR 5.14 95% CI: 2.56 to 10.33); age (p = 0.00 OR 3.13 95% CI: 1.61 to 6.07); sex (p = 0.01 OR 2.35 95% CI 1.23 to 4.51), have significant risks. In multivariat analysis, family support  is the most determinant factor of quality of life in patient with DM type 2 in Ajjappange Hospital (OR = 6.74). This study suggests should to give health education about DM type 2 treatment  that involves family.
HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI DAN TINGKAT STRES PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS Yan, Loriza Sativa; Marisdayana, Rara; Irma, Rizki
Jurnal Endurance Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.418 KB) | DOI: 10.22216/jen.v2i3.2234

Abstract

Diabetic Mellitus caused many complications if it’s not treated properly. This condition has been changed several of physical or psychological disturbances for diabetic patient’s health status such as stress. Previous research showed that diabetic patients often become discouraged in controlling the diabetic complications. This study aimed to identify the relationship between self acceptancere’s and stress level among diabetic patients in Kota Jambi. The method of this study is quantitative with crossectional design, by using accidental sampling to collect of 77 samples. Instrument used the Berger’s self-acceptance questionnaire; data were analyzed by Spearman’s rank test. The research results showed majority respondents were Diabetes Mellitus patients those women who aged 45-60 years old. The respondents had moderate stress level and poor self-acceptance. This finding indicated that a relationship between self acceptances with level of stress among Diabetes Mellitus patients. Further investigation, improving stress program of diabetic complications in order to repair psychological health status is recomended.
ANALISIS PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA TERINFEKSI HIV DAN AIDS Afritayeni, Afritayeni; Yanti, Penti Dora; Angrainy, Rizka
Jurnal Endurance Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.065 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i1.2717

Abstract

This time, the most problem of adolescents in Indonesia that consists of 60% adolescents admitted to practice premarital sex and the other that consists of 50% of people living with HIV and AIDS werethe group isadolescents. The negative consequences of sex behavior which causes an Indonesian teenager disrupted opportunities continue study at school, enter the work force, starting become a family and become a member of society as well. Data has taken from Yayasan Sebaya Lancang Kuning that shows HIV-AIDS cases in second largest which provide by teens 15-24. The aim of this is research to analyze factors in high risk sexual behavior in adolescents infected with HIV / AIDS in Pekanbaru. This research is a explanatory research approach with quantitative study. This study was conducted of the month from April to October 2017. The number of samples in this study were that consist of  95 adolescents which infected with HIV / AIDS at the Foundation for Peer Lancang Kuning by sampling technique with accidental sampling technique. Data was collected by using primary and secondary data. Analysis of the data using multivariate analysis with multiple logistic regression test.Based on the results of this study it can be concluded that the most dominant factor affecting teen sexual behavior is sex drivePermasalahan remaja Indonesia saat ini yaitu sebanyak 60% remaja mengaku telah mempraktikkan seks pra nikah dan 50% dari pengidap HIV dan AIDS adalah kelompok usia remaja.Dampak buruk dari perilaku seks  bebas  inilah yang  mengakibatkan remaja Indonesia terganggu kesempatannya untuk melanjutkan sekolah,memasuki dunia kerja, memulai berkeluarga dan menjadi anggota masyarakat secara  baik. Data dari Yayasan Sebaya Lancang Kuning menunjukkan kasus HIV-AIDS terbesar kedua di duduki oleh remaja 15-24 tahun. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor perilaku seksual berisiko pada remaja terinfeksi HIV/ AIDS di  Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksplanatory research dengan pendekatan kuantitatif.Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April-Oktober 2017.Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 95 orang remaja yang terinfeksi HIV/ AIDS di Yayasan Sebaya Lancang Kuning dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan analisis multivariat dengan uji regresi logistik berganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling dominan mempengaruhi perilaku seksual remaja adalah dorongan seksual.
PELAKSANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PERAWAT RUMAH SAKIT Putri, Sentya; Santoso, Santoso; Rahayu, Endang Purnawati
Jurnal Endurance Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.043 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i2.2686

Abstract

Occupational accidents are unexpected events. Incident of occupational accident often happened to health officer especially nurse. Therefore, it is necessary efforts to foster the implementation of occupational safety and health (OHS) in order to avoid occupational accident. The aim of this research is to analyze the effect of implementation occupational health and safety (OHS) (knowledge, attitude, training, promotion and supervision) of the incidence of occupational accidents for nurses at Hospital X in Pekanbaru 2017.The research is quantitative analytic survey research using Cross-sectional Analitics. The Population is all nurses from P, I, 4 Inpatient room at Hospital X in Pekanbaru. Its  amounted to 164 people, using technique of  total population. Data analysis with univariate analysis, bivariate analysis with chi square test, multivariate analysis with multiple logistic regression test. The results of the reaserch showed that effect occupational accidents are attitude p value 0,001, training p value 0,001, promotion p value 0,001 and the confounding is a knowledge variable to training variable. The conlusion of the research is to make the implementation of occupational helath and safety become the most impotant for nurse. Recommended to the hospital along with occupational health and safety committee to improve the knowledge of nurses on occupational health and safety through socialization, training, and internal meeting of the periodic.Kecelakaan kerja adalah kejadian yang tidak terduga dan tidak diharapkan. Kejadian kecelakaan kerja sering terjadi pada tenaga kesehatan khususnya perawat rumah sakit. Oleh karena itu, diperlukan upaya pembinaan pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) agar terhidar dari kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) (pengetahuan, sikap, pelatihan, promosi dan pengawasan) terhadap kejadian kecelakaan kerja pada perawat Rumah Sakit X di Pekanbaru tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik survey dengan desain penelitian Analytic Cross-sectional. Populasi adalah seluruh perawat ruangan P, I dan 4 ruangan Rawat Inap Rumah Sakit X di Pekanbaru berjumlah 164 orang, dengan sampel menggunakan teknik total populasi. Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat dengan uji chi square, multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian diperoleh variabel yang memiliki hubungan sebab akibat terhadap kejadian kecelakaan kerja yaitu sikap p value 0,001, pelatihan p value 0,001  dan promosi p value 0,001 dan yang menjadi confounding adalah variabel pengetahuan terhadap variabel pelatihan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah menjadikan pelaksanaan K3 menjadi bagian yang terpenting bagi perawat. Saran kepada pihak rumah sakit bersama dengan komite K3RS agar meningkatkan pengetahuan perawat mengenai K3 melalui sosialisasi, pelatihan, rapat internal ruangan perawatan secara berkala.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG MAKANAN GIZI SEIMBANG DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS SIPAYUNG INDRAGIRI HULU Jaelani, Abdul Khodir; Putri, Monifa; Lubis, Nelvi Aldrina
Jurnal Endurance Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.442 KB) | DOI: 10.22216/jen.v2i1.1120

Abstract

Ibu nifas dengan luka perineum harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang perawatan luka supaya resiko infeksi masa nifas dapat dihindari. Selain itu status gizi seimbang ibu nifas juga merupakan hal penting yang harus diperhatikan sejak masa kehamilan.  Status gizi seimbang yang baik  sangat dibutuhkan untuk memulihkan kesehatan ibu setelah melahirkan terutama untuk membantu pemulihan luka perineum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu nifas tentang makanan gizi seimbang dengan penyembuhan luka perineum di wilayah kerja puskesmas sipayung. Jenis penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan crossectional. Pengambilan data dilakukan secara prospektif (Oktober-Desember 2015). Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu nifas dengan luka perineum di Puskesmas Sipayung Indragiri Hulu. Pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang. Analisis data menggunkan uji univariat dan uji bivariat. Hasil penelitian diperoleh  pengetahuan ibu nifas tentang makanan gizi seimbang mayoritas adalah baik sebanyak 36 orang (60%), penyembuhan luka perineum pada ibu nifas mayoritas adalah baik sebanyak 35 orang (58%) dan  ada hubungan bermakna antara pengetahuan ibu nifas tentang makanan gizi seimbang dengan penyembuhan luka perineum (Pvalue <0,05) (Pvalue=0,038). Puerperal women with perineal wound should have sufficient knowledge of wound care so that the risk of infection during childbirth could be avoided. In addition postpartum mothers balanced nutritional status is also an important thing that must be considered during pregnancy. Well balanced nutritional status is needed to restore the health of women after childbirth, especially to aid wound healing of the perineum. The purpose of this study to determine the relationship of postpartum mothers knowledge about food nutrition balanced with perineal wound healing in the working area Sipayung health centers. This research is an analytic observational with cross sectional approach. Data were collected prospectively (October-December 2015). The population in this study were mothers with postpartum perineal wound in Puskesmas Sipayung Indragiri Hulu. Sampling by using total sampling with a sample size of 60 people. Analysis of the data using the univariate and bivariate test. The results were obtained knowledge about postpartum mothers nutritionally balanced food is  good majority of 36 people (60%), perineal wound healing on postpartum mother is a good majority of 35 people (58%) and there was a significant relationship between postpartum maternal knowledge about nutritional food balanced with perineal wound healing (Pvalue <0.05) (Pvalue = 0.03).
Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Penurunan Berat Badan Ibu Menyusui Wilda, Ifni; Sarlis, Nelfi; Mahera, Rifka
Jurnal Endurance Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.323 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i3.2832

Abstract

Exclusive breastfeeding is breastfeeding without providing other foods and beverages to infants from birth to six months old, except drugs and vitamins. However, there are still many mothers who do not want to breastfeed exclusively on their babies because they think that breastfeeding can increase weight, while the impact of weight gain in mothers and breastfeeding is obesity that can cause various diseases such as brain disorders, disorders respiratory tract, diabetes mellitus, heart, cholesterol, stroke and even death. This study aims to determine whether there is a relationship of exclusive breastfeeding with weight loss of breastfeeding mothers in the work area of Sidomulyo Puskesmas Pekanbaru. This type of research uses quantitative data with cross sectional design. Sampling technique using consecutive sampling, population in this study amounted to 375 people and the sample amounted to 193 people. Data collection using primary data with checklist sheet. Data processing done by SPSS include editing, coding, scoring, tabulating. The analysis used is univariate and bivariate. The result of chi square test stated that the value of Pvalue is 0,003 <0,05. It is concluded that there is a significant relationship between Exclusive Breastfeeding and Weight Loss in Breastfeeding Working Area of Sidomulyo Pekanbaru Health Center of 2017.ASI Eksklusif adalah memberikan ASI saja tanpa memberikan makanan dan minuman lain kepada bayi sejak lahir sampai berumur enam bulan, kecuali obat dan vitamin. Akan tetapi hingga saat ini masih banyak ibu yang tidak mau memberikan ASI secara Eksklusif pada bayinya karena mereka beranggapan bahwa menyusui dapat meningkatkan berat badan, adapun dampak kenaikan berat badan pada ibu bersalin dan menyusui adalah obesitas yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti gangguan otak, gangguan saluran pernapasan, diabetes mellitus, jantung, kolestrol, struk bahkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan penurunan berat badan ibu menyusui diwilayah kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru. Jenis penelitian menggunakan data kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik sampling menggunakan consecutive sampling, populasi dalam penelitian ini berjumlah 375 orang dan sampel berjumlah 193 orang. Pengumpulan data menggunakan data primer dengan lembar checklist. Pengolahan data dilakukan dengan cara SPSS meliputi editing, coding, skoring, tabulating. Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil uji chi square menyatakan nilai  Pvalue yaitu 0,003 < 0,05.maka disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara Pemberian ASI Ekslusif dengan Penurunan Berat Badan Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru Tahun 2017
PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU HAMIL DALAM MENGONSUMSI ASAM FOLAT Hasibuan, Evis Ritawani
Jurnal Endurance Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.301 KB) | DOI: 10.22216/jen.v2i3.1856

Abstract

Folic acid an important role in pregnant women in the formation of red blood cells. According SDKI 2012 Demographic and Health Survey maternal mortality is high that consists of 359 per 100,000 in live births and consists of 31% maternal mortality caused by bleeding. One of program decreasing AKI withconsumes tablets Fe + folic acid that able to reduce anemia upto 65%. The results of the first survey in the Pratama Sarinah Clinic of 6 pregnant women, 5 of them with HB <10 g% did not take folic acid for reasons unknow the benefits of folic acid, and one mother said forget about it. The purpose this study to determine the relationship of knowledge with the attitude of pregnant mothers to take folic acid. The study was conducted in April 2016. The quantitative analytical research method with cross sectional design, the population has obtained of pregnant women who visited the period January-March 2016 that consists of 126 people, with a sample consists of 56 people. The results consists of the 56 respondents, consists of 34 (60.7%) respondents less knowledgeable and consists of 23 (74.2%) respondents to be negative in the consumption of folic acid. Based on the analysis obtained chi-square test p value of 0.043, which means p <α 0.05, there is any relationship between knowledge and attitude of pregnant mothers to take folic acid.
TERAPI THOUGTH STOPPING (TS) UNTUK ANSIETAS MAHASISWA PRAKTIK KLINIK DI RUMAH SAKIT Malfasari, Eka; Erlin, Fitry
Jurnal Endurance Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.29 KB) | DOI: 10.22216/jen.v2i3.2460

Abstract

Anxiety are general problem to nursing student when get clinical pratice in the hospital. Anxiety can cause nursing student have lack performance in the clinical area. Aims of this study was to indentify effectifity of Thought Stopping to reduce student anxiety when get clinical practice in the hospital. The design of this study was quasy experiment with control group. There were 37 control group and 37 intervention groups of student. Anxiety was measured using DASS 21. Thought Stopping impelented three sessions. Result : there are significant different of anxiety between control and intevention group  after given TS with p value 0,049 (p value < 0,05). There are 10,703 means different with  pre and post test in intervention group. There is significan different with pre and post test in intervention group with p value 0,000 (p value , 0,05). Recomendation : this study can be self therapy to reduce anxiety when get clinical pratice in hospital area.Ansietas adalah masalah umum yang terjadi pada mahasiswa yang sedang menjalani praktik klinik di rumah sakit. Seringkali ansietas menyebabkan performa praktik mahasiswa menjadi menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan Thought Stopping (TS) untuk mengurangi ansietas mahasiswa keperawatan  saat melaksanakan praktik klinik di  rumah sakit. Peneltian ini menggunakan design quasy experiment with control group. Terdapat 37 reponden sebagai kelompok kontrol, dan 37 responden sebagai kelompok intervensi. Intervensi TS dilaksanakan selama tiga kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan tngkat kecemasan pada kelompok kontrol dan intervensi dengan p value 0,049. Perbedaan nilai mean antara kelompok intervensi sebelum dan setelah diberikan TS adalah 10,703. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kecemasan sebelum dan sesudah diberikan TS dengan p value 0,000 (pvalue,0,05). Penelitian ini diharapkan bisa menjadi panduan mahasiswa secara mandiri untuk mengatasi kecemasannya selama menjalani praktik klinik.