cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
+6281805329239
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial, Jalan Udayana Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Media Komunikasi FPIPS
ISSN : 14128683     EISSN : 27147800     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/mkfis
Media Komunikasi FPIPS publishes and disseminates lecturers’ research results and analyses, teachers, and academic community research from various colleges/universities in Indonesia. The results of research and study contained in the journal accommodate manuscripts on integrated elementary to high education in social sciences, history, economics, sociology, geography, and other relevant social sciences.
Articles 320 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR PKN Pt. Redy Kresna Arimbawa; Ndara Tanggu Renda; Dewa Nyoman Sudana
Media Komunikasi FPIPS Vol. 18 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v18i2.22242

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya sikap sosial siswayang mempengaruhi hasil belajar siswa dan akhirnya hasil belajar siswatidak mencapai KKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhmodel pembelajaran group investigation berbantuan media question cardterhadap sikap sosial dan hasil belajar PKn siswa kelas V SD. Penelitian inimerupakan penelitian eksperimen semu menggunakan rancangan nonequivalentpost-test only control group design. Populasi dalam penelitianini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus VI Kecamatan Negara yangterdiri dari 10 kelas dengan jumlah 205 siswa. Setelah dilakukan ujikesetaraan selanjutnya ditentukan sampel dengan menggunakan Teknikrandom sampling dan dididapatkan 2 sekolah dengan jumlah 55 siswayang terdiri dari SD Negeri 2 Kaliakah menjadi kelompok eksperimendengan jumlah 32 siswa dan SD Negeri 5 Berangbang sebagai kelompokkontrol dengan jumlah 23 siswa. Metode pengumpulan data dalampenelitian ini menggunakan metode non test dan test. Metode non testmenggunakan instrument kuesioner sikap sosial dan metode testmenggunakan instrumen tes hasil belajar PKn dalam bentuk pilihanganda. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistikdeskriptif dan analisis statistik inferensial ( MANOVA). Adapun rata-rataskor sikap sosial siswa di kelas eksperimen adalah 111,16 berada padakategori baik dan di kelas kontrol 89,96 berada pada kategori cukupsedangkan, rata-rata hasil belajar PKn siswa di kelas eksperimen adalah24,5 berada pada kategori sangat baik dan di kelas kontrol 16,43 beradapada kategori cukup. Hasil penelitian ini dikuatkan berdasarkanperhitungan uji MANOVA yang memperoleh hasil F pada hipotesis Isebesar 48,229, F pada hipotesis II sebesar 85,807, dan F pada hipotesisIII sebesar 2793,959 yang seluruhnya memiliki Signifikansi sebesar 0,000yang berarti lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). Berdasarkan hasilpengujian hipotesis dapat disimpulkanbahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran groupinvestigation berbantuan media question card terhadap sikap sosial danhasil belajar PKn siswa kelas V SD Gugus VI Kecamatan Negara TahunPelajaran 2018/2019.
DETERMINASI DISIPLIN BELAJAR DAN INTERAKSI SOSIAL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPS SISWA KELAS V I Putu Bagus Juniarta Negara; Ni Wayan Suniasih; I Wayan Sujana
Media Komunikasi FPIPS Vol. 18 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v18i2.22243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh yang signifikandisiplin belajar terhadap pemahaman konsep IPS dan besarandeterminasinya (2) pengaruh yang signifikan interaksi sosial terhadappemahaman konsep IPS dan besaran determinasinya (3) pengaruh yangsignifikan disiplin belajar dan interaksi sosial terhadap pemahaman konsepIPS siswa kelas V Gugus I Gusti Ngurah Jelantik Denpasar Utara tahun ajaran2018/2019 dan besaran determinasinya. Jenis penelitian ini adalahpenelitian ex post facto, dengan teknik korelasional. Populasi penelitian iniadalah seluruh siswa kelas V Gugus I Gusti Ngurah Jelantik yang berjumlah264 orang dengan sampel 149 yang ditentukan dengan teknik proposionalrandom sampling. Data pemahaman konsep IPS diperoleh dari tes uraiansedangkan disiplin belajar dan interaksi sosial diperoleh dengan menggunakan angket. Data tersebutdianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi linier ganda yangsebelumnya telah dilakukan uji prasyarat analisisnya. Analisis data menunjukkan (1) terdapat pengaruhyang signifikan disiplin belajar terhadap pemahaman konsep IPS yang dibuktikan berdasarkan Fhitung =4,389 > Ftabel = 3,91 dengan determinasi sebesar 2,9% (2) terdapat pengaruh yang signifikan interaksisosial terhadap pemahaman konsep IPS siswa yang dibuktikan berdasarkan Fhitung = 4,64 > Ftabel = 3,91dengan determinasi sebesar 3,1% (3) terdapat pengaruh yang signifikan disiplin belajar dan interaksisosial terhadap pemahaman konsep IPS yang dibuktikan dengan Fhitung = 4,12 > Ftabel = 3,06 dengandeterminasi sebesar 5,3%. Saran kepada peneliti lain hasil penelitian ini dapat dijadikan salah saturefrensi dalam bidang pendidikan untuk mendalami objek penelitian yang sejenis.
KONTRIBUSI KECERDASAN NATURALIS DAN SIKAP PEDULI SOSIAL TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS IV SD I M. Manuh Pramana; I Wayan Sujana; I K. Ngurah Wiyasa
Media Komunikasi FPIPS Vol. 18 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v18i2.22244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi yang signifikan kecerdasannaturalis dan sikap peduli sosial terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswakelas IV SD Negeri Gugus III Mengwi Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian inimenggunakan rancangan “ex post facto” dengan jenis studi korelasi. Populasiyang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Gugus III MengwiTahun Ajaran 2018/2019. Dengan jumlah populasi 264 siswa. Dalam penelitian inisampel ditentukan menggunkaan Teknik Proposional Random Sampling, danmendapatkan sampel sebanyak 150 siswa. Metode pengumpulan data dalampenelitian ini meliputi data tentang kecerdasan naturalis, sikap peduli sosial dankompetensi pengetahuan IPS dengan menggunakan metode non test, dalampengumpulan data pada variable bebas menggunakan angket sedangkan dalamvariabel terikat menggunakan teknik pencatatan dokumen. Uji prasyarat analisisdalam penelitian ini menggunakan, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, ujilinieritas, uji multikolinieritas dan uji heteroskedastisitas. Setelah seluruh ujiprasyarat terpenuhi, maka dilanjutkan menguji hipotesis dengan menggunakanteknik analisis regresi linier ganda. Hasil yang didapat yaitu nilai Fhitung = 3,68 > Ftabel= 3,06 berarti signifikan antara kecerdasan naturalis dan sikap peduli sosialterhadap kompetensi pengetahuan IPS dan kontribusinya sebesar 4,8%. Hal inimemperlihatkan bahwa 95,2% dipengaruhi oleh faktor lain, seperti lingkunganbelajar, hubungan sosial, intelegensi, minat, bakat, rasa ingin tahu. Dapatdisimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan naturalis dansikap peduli sosial terhadap kompetensi pengetahuan IPS. Pada penelitian inimampu meningkatkan rasa sikap peduli sosial dan mampu menumbuhkankecerdasan naturalis, ditujukan agar guru dapat meningkatkan kecerdasannaturalis dan sikap peduli sosial siswa sehingga tercapai kompetensi pengetahuanIPS yang baik
PENGARUH MODEL MAKE A MATCH BERBANTUAN PETA PIKIRAN TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS N.W.Nia Wijayanti; I K. Gading; D.P. Parmiti
Media Komunikasi FPIPS Vol. 18 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v18i2.22245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaranmake a match berbantuan peta pikiran terhadap sikap sosial dan kompetensipengetahuan IPS siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakanpenelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent pretest-posttestcontrol group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDdi Gugus III Kecamatan Marga tahun pelajaran 2018/2019. Sampel penelitiandiambil menggunakan teknik undian dengan memilih 2 kelas dari 8 kelasanggota populasi. Sampel penelitian ini berjumlah 60 orang siswa yaitu 34orang siswa kelas IV SD Negeri 2 Kuwum sebagai kelompok eksperimen dan26 orang siswa kelas IV SD Negeri 3 Marga sebagai kelompok kontrol.Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner sikapsosial dan tes kompetensi pengetahuan IPS. Data yang telah dikumpulkandianalisis dengan uji MANOVA. Hasil uji hipotesis I menunjukkan bahwa F=747,557; sig<0,05. Hasil uji hipotesis II menunjukkan bahwa F=101,540;sig<0,05. Hasil uji hipotesis III menunjukkan bahwa F=72,168;sig<0,05. Berdasarkan temuan di atas dapat disimpulkan bahwa modelpembelajaran make a match berbantuan peta pikiran berpengaruh terhadapsikap sosial dan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD di Gugus IIIKecamatan Marga tahun pelajaran 2018/2019.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ACTIVE DEBATE BERNUANSA OUTDOOR STUDY TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA Ni Made Yuana Dewi; Ida BAgus Gede Surya Abadi; Made Putra
Media Komunikasi FPIPS Vol. 18 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v18i2.22246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modelpembelajaran Active Debate bernuansa outdoor study terhadap kompetensipengetahuan IPS siswa kelas V SD N Gugus Kapten Japa tahun ajaran2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu denganrancangan non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian inisebanyak 12 kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik randomsampling dengan mengacak kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VBSD N.17 Dauh Puri sebagai kelompok eksperimen sebanyak 42 siswa dan kelasV SD N. 20 Dangin Puri sebagai kelompok kontrol sebanyak 36 siswa. Datakompetensi pengetahuan IPS dikumpulkan dengan instrumen berupa tesobjektif bentuk pilihan ganda biasa berjumlah 30 butir tes yang telahdivalidasi. Data kompetensi pengetahuan IPS dianalisis dengan uji-t polledvarian. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung =2,667. Harga tersebutkemudian dibandingkan dengan harga ttabel dengan dk = 76 dan tarafsignifikansi 5% sehingga diperoleh harga ttabel = 2,000, karena thitung = 2,667 >ttabel = 2,000 sehingga H0 ditolak. Demikian pula rerata kompetensipengetahuan IPS siswa kelompok eksperimen = 0,50 lebih besardibandingkan dengan rerata kompetensi pengetahuan IPS siswa kelompokkontrol = 0,42. Dengan demikian dapat disimpulkan, model pembelajaranActive Debate bernuansa outdoor study berpengaruh terhadap kompetensipengetahuan IPS siswa kelas V SD N Gugus Kapten Japa tahun ajaran2018/2019. Berdasarkan hasil penelitian bahwa hasil penelitian ini dapatdijadikan sebagai kajian yang relevan khususnya sebagai referensi bagi penelitidengan kajian yang luas dan memperdalam teori mengenai modelpembelajaran Active Debate bernuansa outdoor study.
EKSISTENSI GEOGRAFI PARIWISATA OBJEK WISATA HUTAN MANGROVE DESA SUWUNG Dewa Putu Gede Garbadana
Media Komunikasi FPIPS Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v13i1.22702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang eksistensi objek wisata mangrove di Desa Suwung yaitu terkait identifikasi karakteristik objek wisata mangrove di desa Suwung dan karakteristik wisatawan yang berkunjung. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT untuk melihat perencanaan strategis suatu kawasan khususnya objek wisata mangrove di Desa Suwung. Hasil dari kajian tersebut adalah Hutan mangrove memiliki luas mencapai 1.373 hektar, dimana 815 hektarnya merupakan hutan lindung dan148 hektar merupakan taman nasional dan 410 hektar merupakan hutan produksi. Objek wisata yang terdapat di kawasan hutan mangrove tersebut tidak hanya berbagai jenis flora saja namun juga terdapat berbagai jenis fauna yang menempati kawasan hutan mangrove ini seperti kepiting, lobster, udang, burung, dan biawak. Kawasan ini juga disebut sebagai Tahura (Taman Hutan Raya) Ngurah Rai. Wisatawan yang mengunjungi objek wisata ini terdiri dari wisatawan lokal, wisatawan domestik, dan wisatawan mancanegara. Kegiatan yang dilakukan berupa foto preweding, rekreasi atausekedar untuk mengetahui tempat tersebut.
OBJEK WISATA KEBUN RAHASIA DESA SAMBANGAN (TINJAUAN GEOGRAFI PARIWISATA) Ni Made Ani Riyanti; Ni Kadek Yustini
Media Komunikasi FPIPS Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v13i1.22703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang eksistensi objek wisata Kebun Rahasisa di Desa Sambangan yaitu terkait identifikasi karakteristik objek wisata, karakteristik wisatawan yang berkunjung dananalisis SWOT objek wisata. Metode yang digunakan adalah deskriptifkualitatif. Hasil dari kajian tersebut adalah Desa Sambangan memilikiatraksi wisata alam yang sangat fantastik. Selain potensi alam yang ditawarkan di secret garden terdapat pula potensi penunjang seperti trekking dan meditasi. Trekking dilokasi ini dibagi menjadi 3 yaitu short trekking, medium trekking, dan long trekking yang disesuaikan dengan permintaan, waktu yang tersedia dan kondisi fisik pengunjung. Wisatan yang berkunjung ada wisatawan local, wisatawan domestic dan wisatawan mancanegara. Fasilitas penunjang kegiatan wisata antara lain: akomodasi wisata, pramuwisata, toilet, tempat sampah dan keamanan. Saran yang dapat dikemukakan promosi yang masih kurang meluas karena perkembangan wisatawan ini baru kembangkan dan promosinya sebatas di hotel-hotel berupa pembagian brosur sehingga masyarakat lokal belum mengenal objek wisata secara detail.
KARAKTERISTIK OBJEK WISATA AIR TERJUN COLEK PAMOR DESA GITGIT I Gede Algunadi; Ni Luh Desy Dwi Anike D.
Media Komunikasi FPIPS Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v13i1.22704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang eksistensi objekwisata air terjun colek pamor di desa gitgit yaitu terkait identifikasikarakteristik objek wisata, karakteristik wisatawan yang berkunjung dananalisis SWOT objek wisata. Metode yang digunakan adalah deskriptifkualitatif. Hasil dari kajian tersebut adalah indentifikasi terhadap karakteristikdaya Tarik objek wisata dapat ditinjau dari aspek atraksi, variasi bentang alam, dan fasilitas penunjang.Atraksi yang terdapat pada objek wisata tersebut adalah Canyoning yaitu olahraga dengan memanfaatkanair terjun, kemudian bentang alamnya berupa deretan air terjun pada daerah perbukitan denudasional dandidukung oleh panorama hutan yan masih asri, fasiltitas pendukungnya mulai dari ketersediaan parker,informasi wisata, keamanan, artshop, tempat sampah, pura, restaurant, penginapan, perlengkapancanyoning. Sementara melihat kunjungan wisatawannya, terlihat wisatawan yang dating dariberbagaidaerah, ada wisatawan local, domestic, dan mancanegara yang semuanya berbaur dalam nuansa harmoniuntuk menikmati keindahan air terjun Colek Pamor.
EKSISTENSI OBJEK WISATA LOVINA DESA KALIBUKBUK (TINJAUAN GEOGRAFI PARIWISATA) I Ketut Putrajaya; I Gede Made Yudi Antara
Media Komunikasi FPIPS Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v13i1.22705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang eksistensi objekwisata Pantai Lvina Desa Kalibukbuk yaitu terkait identifikasi karakteristikobjek wisata, karakteristik wisatawan yang berkunjung dan analisis SWOTobjek wisata. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil darikajian tersebut adalah Identifikasi daya tarik wisata dapat ditinjau dariaspek atraksi, variasi bentang alam, dan fasilitas penujang wisata. Dari aspek atraksi, objek wisataLovina menyajikan atraksi lumba-lumba yang menjadi ikon daerah tersebut, kemudian kegiatanskorkeling juga dapat dilakukan di pantai Lovina. Bentang alam Pantai Lovine sering disebutsebagai Segara Gunung yang artinya memiliki perpaduan yang lengkap yaitu perpaduan antarakeindahan alam pegunungan dan laut yang menyajikan panorama yang menyenangan bagiwisatawan yang berkunjung. Fasilitas juga mendukung sepperti terdapat restaurant, hotel, pusatinformasi wisata, keamanan, artshop, dan fasilitas lainnya. Wisatawan yang berkunjung antaralain wisatawan mancanegara, domestik, regional, dan wisatawan lokal.
PENGENALAN KARAKTERISTIK OBJEK WISATA TENUN SONGKET DESA JINENGDALEM Nyoman Siska Febriani; I Wayan Astawa Yasa
Media Komunikasi FPIPS Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v13i1.22706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang eksistensi objekwisata Tenun Di Desa Jinengdalem yaitu terkait identifikasi karakteristik objekwisata, karakteristik wisatawan yang berkunjung dan analisis SWOT objekwisata. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu denganmemberikan deskripsi secara rinci mengenai karkateristik objek wisata kajian.Hasil dari kajian tersebut adalah Identifikasi daya tarik wisata dapat ditinjau dari aspek atraksi,variasi bentang alam, dan fasilitas penujang wisata. Dari aspek atraksi, wisatawan dapat langsungikut belajar membuat tenun songket. Bentang alam Desa Jinengdalem merupakan suatu daerahyang memiliki kondisi alam yang masih asri sesuai ciri khas perdesaan, dan masih terlihatgugusan perbukitan dengan hamparan sawah yang terlihat sangat indah. Fasilitas jugamendukung sepperti toilet, tempat parkir, tempat duduk, tempat pemasaran kain tenun songket,dan fasilitas lainnya. Wisatawan yang berkunjung antara lain wisatawan mancanegara dandomestic yang didominasi oleh wisatawan berumur 28 tahun ke atas.