cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
+6281805329239
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial, Jalan Udayana Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Media Komunikasi FPIPS
ISSN : 14128683     EISSN : 27147800     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/mkfis
Media Komunikasi FPIPS publishes and disseminates lecturers’ research results and analyses, teachers, and academic community research from various colleges/universities in Indonesia. The results of research and study contained in the journal accommodate manuscripts on integrated elementary to high education in social sciences, history, economics, sociology, geography, and other relevant social sciences.
Articles 320 Documents
Critical Discourse Analysis News Coverage on The Palestina-Israeli Conflict: An Indonesia Media Perspective Saraswati, Putu Isma; Pramiyanti, Alila
Media Komunikasi FPIPS Vol. 24 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v24i1.90721

Abstract

This research analyses the coverage of the Palestinian-Israeli conflict in Indonesia's national online media. Media has an important role in advocacy and shaping public opinion in a conflict event. Peace journalism is a means of advocacy that the media can use to help the peace process by presenting news articles that do not favour certain groups and provoke one of the actors in the conflict. Using Teun Van Dijk's critical discourse analysis, which involves three main aspects: text, social cognition, and social context, how discourse is produced can be seen. The results of this study show that the writer’s background will affect the production of news texts, which can be seen from the writing style and experience while working in the media. External pressure from the government, audience, and advertisers causes the discourse produced by the media to be unconsciously affected by the ideology of the ruling group. The importance of applying peace journalism in news coverage can contribute to resolving conflicts and reducing tensions between the actors involved.
Analisis Tingkat Pemahaman Pengurangan Risiko Bencana Siswa di SMAN 2 dan SMAN 3 Wonogiri Jawa Tengah Hamidah, Alya; Pradana, Anggie Arfian Eka; Kartika, Radyan Widya; Darmanto, Zulfa Alifia; Wibowo, Yunus Aris
Media Komunikasi FPIPS Vol. 24 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v24i1.91036

Abstract

Bencana merupakan serangkaian peristiwa yang dapat disebabkan oleh faktor alam maupun aktivitas manusia, yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman siswa mengenai pengurangan risiko bencana di SMAN 2 Wonogiri dan SMAN 3 Wonogiri serta menganalsis tingkat pemahaman di kedua sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain survey.  Pengumpulan data melalui kuesioner yang mengukur pemahaman siswa tentang berbagai aspek terkait bencana, meliputi definisi, jenis, dampak, serta upaya penanggulangan bencana. Untuk menganalisis data, digunakan teknik analisis uji beda atau uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam tingkat pemahaman risiko bencana antara kedua sekolah. Di SMAN 2 Wonogiri, 91,73% siswa mengetahui terkait pemahaman resiko bencana. Di SMAN 3 Wonogiri, 91,91% siswa mengetahui terkait pemahaman resiko bencana. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa tingkat pemahaman siswa di kedua sekolah tersebut sudah baik. Namun, untuk meningkatkan literasi kebencanaan, disarankan agar simulasi bencana dilakukan secara rutin di kedua sekolah tersebut.
Gamification Adoption in Higher Education: TechFit Acceptance Model Lasambau, Carolina Magdalena; Juniarti, Cahaya; Nuryati, Neneng; Yuliyawati, Sri Nur; Milanti, Ajeng Ayu
Media Komunikasi FPIPS Vol. 24 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v24i1.92309

Abstract

This study explores the factors influencing individuals' intention to continue using gamification applications in learning, utilizing the Technology Acceptance Model (TAM) and Technology-Task Fit (TTF). Data were collected through a survey of 304 respondents using gamified learning in Indonesia. Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) was conducted to analyze the relationships between variables and test a series of hypotheses. Then, it was analyzed using Importance-Performance Map Analysis (IPMA). Using SEM-PLS and IPMA, the findings revealed that TTF constructs influence perceived usefulness (PU) and perceived ease of use (PEOU), except for technology characteristics, which do not significantly impact PEOU. Additionally, attitude is influenced by the two main TAM variables: PU and PEOU. The continuance intention to adopt gamification is influenced by attitude. This study will assist educators, educational institutions, gamification application developers, policymakers, and others concerned with the future development of education in designing effective strategies to enhance the adoption of gamification in learning. This study is the first to empirically employ the TAM and TTF to analyze the adoption of gamification applications in higher education.
Pengembangan Monopoli Zaman Praaksara sebagai Media Pembelajaran IPS di SMP Negeri 1 Pakis Putri, Aguwin Tarissa Putri; Eskasasnanda, I Dewa Putu
Media Komunikasi FPIPS Vol. 24 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v24i1.93361

Abstract

IPS adalah salah satu mata pelajaran sekolah yang memiliki peran besar untuk mengembangkan pengetahuan, sikap dan karakter peserta didik untuk hidup bermasyarakat. Seringkali kegiatan belajar IPS di sekolah monoton sehingga tidak diikuti secara bersemangat oleh peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk menciptakan media pembelajaran IPS pada tema Pembiasaan Manusia Zaman Praaksara. Media Monopoli Zaman Praaksara dikembangkan dengan menggunakan metode penelitian Research dan Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE. Instrumen penelitian berupa lembar angket validator dan respons peserta didik. Analisis data diperoleh dari hasil uji validasi oleh ahli materi dan ahli media serta respons peserta didik menggunakan rumus distribusi frekuensi dan disimpulkan berdasarkan kualifikasi penilaian validitas. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah media yang dibuat sangat layak sebagai media pembelajaran IPS kelas VII tingkat SMP/MTs. Penggunaan media Monopoli Zaman Praaksara diketahui dapat menciptakan suasana belajar yang membuat peserta didik mengikuti mata pelajaran IPS secara antusias. Implikasi dari pengembangan Monopoli Zaman Praaksara bisa digunakan sebagai alternatif media yang menyenangkan serta membantu guru dalam menyampaikan materi agar mudah dipahami peserta didik. .
Analisis Pemahaman Belajar Peserta Didik Kelas VII pada Materi Peran Pelaku Ekonomi dalam Pembelajaran IPS Ilmah, Fadhilatul; Ratnawati, Nurul
Media Komunikasi FPIPS Vol. 24 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v24i2.96466

Abstract

Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan mata pelajaran yang bertujuan membekali peserta didik dengan pemahaman tentang gejala sosial dan ekonomi yang terjadi di masyarakat. Namun, jika materi ekonomi hanya dipelajari secara hafalan tanpa pemahaman mendalam, peserta didik kelas VII tidak akan mengalami pemahaman pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial secara menyeluruh. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini untuk menganalisis pemahaman belajar serta faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman belajar peserta didik kelas VII materi peran pelaku ekonomi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Metode yang digunakan penelitian ini yakni kualitatif jenis deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi non partisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didik mampu memahami materi peran pelaku ekonomi dengan baik, terutama pada konsep menghubungkan kehidupan sehari-hari melalui indikator translasi, interpretasi dan ekstrapolasi. Hal ini didukung oleh faktor internal berupa kondisi fisik, intelegensi, sikap, minat dan motivasi belajar serta faktor ekstrnal berupa lingkungan sekolah yang nyaman, metode pembelajaran, model pembelajaran, dan media pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik. Temuan ini mengimplikasi bahwa pembelajaran IPS perlu dirancang secara konseptual dan interaktif agar memudahkan peserta didik memahami materi. Peneliti merekomendasikan guru IPS dapat berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk meningkatkan efektivitas dalam pembelajaran seperti menambah waktu belajar peserta didik, meningkatkan fasilitas sekolah, serta mengadakan kegiatan kokurikuler.  
Pengaruh Minat Siswa pada Mata Pelajaran Geografi terhadap Hasil Belajar di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Chamidawati, Triningtyas; Dewi, Ratih Puspita
Media Komunikasi FPIPS Vol. 24 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v24i2.96505

Abstract

Salah satu aspek penting dalam proses pembelajaran adalah adanya minat dari peserta didik. Dalam pembelajaran siswa memiliki minat terhadap mata pelajaran tertentu yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman yang dapat diketahui melalui hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat siswa, menganalisis hasil belajar, dan menganalisis pengaruh minat terhadap hasil belajar siswa SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa yang mendapatkan mata pelajaran geografi pada kelas XI dan XII di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar yang keseluruhannya berjumlah 430 siswa. Sampel diambil menggunakan Teknik Slovin dengan taraf 5%, sehingga diperoleh 207 siswa. Pengambilan sampel menggunakan Teknik random sampling.  Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji Korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan minat belajar siswa SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar termasuk ke dalam kategori sedang dengan persentase 64,6%. Hasil belajar termasuk ke dalam kategori tinggi dengan persentase 61,7%. Terdapat hubungan signifikan antara minat dengan hasil belajar pada siswa di SMA Muhammaadiyah 1 Karanganyar dengan nilai sig 0,000 yang mana lebih kecil dari 0,05 dan nilai korelasi 0,507 dengan kategori korelasi sedang.
Hubungan Pengetahuan dan Self Awareness Peserta Didik terhadap Bencana Erupsi Gunungapi Merapi di SMA Negeri 1 Cepogo Aryabima, Andarifka Daffa; Puspita Dewi, Ratih
Media Komunikasi FPIPS Vol. 24 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v24i2.96508

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang rentan terhadap bencana alam, khususnya letusan gunung berapi, karena terletak di Cincin Api Pasifik. Mengingat tingginya risiko erupsi dari Gunung Merapi, khususnya di Cepogo, Kabupaten Boyolali, upaya peningkatan pengetahuan dan self awareness siswa terkait kesiapsiagaan bencana sangat penting. self awareness penting bagi siswa untuk memahami dan mengelola risiko bencana untuk meminimalisir potensi kerugian yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan siswa tentang bencana letusan gunungapi Merapi, menganalisis tingkat self awareness siswa terkait bencana letusan gunungapi Merapi, dan menganalisis hubungan pengetahuan dan kesadaran diri siswa tentang bencana letusan gunungapi Merapi di SMA Negeri 1 Kabupaten Boyolali. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari semua 720 siswa. Sampel terdiri dari 256 siswa, termasuk 90 siswa dari kelas X, 76 dari kelas XI, dan 90 dari kelas XII. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data melibatkan analisis kuantitatif deskriptif dan uji korelasional produt moment. Berdasarkan analisis data, ditemukan bahwa tingkat pengetahuan siswa tinggi (77%), dan tingkat self awareness siswa berada pada kategori tinggi (36%). Selanjutnya, hubungan antara pengetahuan dan self awareness peserta didik dalam menghadapi letusan gunungapi Merapi, dihitung menggunakan uji korelasi Pearson, menunjukkan nilai Sig sebesar 0,770, membuktikan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan self awareness peserta didik dalam menghadapi letusan gunungapi Merapi. Hasil ini menggarisbawahi bahwa peningkatan pengetahuan peserta didik berhubungan dengan kesadaran diri yang lebih baik dalam menghadapi risiko bencana.
The Global Trend of Blended Learning to Support Digitalization of Education: A Bibliometric Analysis Arifin, Ahmad Zaenal; Widiastuti, Anik; Sudrajat, Sudrajat
Media Komunikasi FPIPS Vol. 24 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v24i2.101591

Abstract

This study discusses blended learning as a new learning method offers learning that applies technology that erases distance and place. We took articles published in scopus journals. Bibliometric analysis was used with the help of Biblioshiny and VOSviewer to analyze numbers, countries, institutions, authors, journals, references, and keywords. In the process of the prism diagram, we found 181 out of a total of 199 initial articles that we analyzed in scopus. in the analysis of the country Indonesia became the most productive country, then the university of cape coast organization became the most active institution, the international journal emerging of technologies became the most published journal, while Barvell became the researcher who published the most research, the most relevant Keywords are students, learning and education. Blended learning will continue to grow with the challenges of technology-based learning methods. The implications of this research show that the global trend of blended learning can continue to be developed.
Next-Gen Learning: Implementing Cooperative Game-Based Learning to Enhance Learning Effectiveness Juniarti, Cahaya; Putra, Tarekh Febriana; Gufron, Hilman
Media Komunikasi FPIPS Vol. 24 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v24i2.102434

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of CGBL in enhancing learning outcomes. The integration of GBL with the TGT model was applied to combine interactivity, collaboration, and structured educational competition. Learning effectiveness was assessed using the ARCS model (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction), combined with additional indicators of AS and PIS. A quasi-experimental method with a non-equivalent control group design was employed, involving two D4-level student classes at Politeknik Negeri Bandung, assigned as the experimental group (CGBL) and the control group (conventional instruction). Data were collected through pretest and posttest to measure cognitive achievement, as well as a motivation questionnaire based on the ARCS model. Data were analyzed using t-tests and Mann–Whitney U tests to examine differences in learning outcomes, and Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) was used to assess the validity and influence of motivational constructs. The findings show that the implementation of CGBL significantly improves students’ cognitive achievement, motivation, and participation compared to conventional methods (p < 0.05). The relevance construct was found to be the primary trigger for attention, confidence, and satisfaction, which in turn positively influenced both AS and PIS. These results confirm that integrating CGBL not only enhances learning engagement and satisfaction but also contributes to the development of students’ analytical and participatory competencies. This study offers theoretical contributions through the development of a motivation-based instructional model and provides practical solutions for innovative teaching strategies in higher education in the digital era.
Pengembangan Modul Ajar berbasis Tri Hita Karana dalam Pendidikan Profesi Guru: Integrasi Nilai Kearifan Lokal dan Alur MERDEKA Nurjaya, I Gede; Christiawan, Putu Indra; Sarmita, Made; Resmawan, Kade Gita Satya
Media Komunikasi FPIPS Vol. 24 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v24i2.103527

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar berbasis filosofi Tri Hita Karana (THK) yang kontekstual dan aplikatif untuk program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Modul ini dirancang untuk mengintegrasikan nilai-nilai Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan ke dalam Alur MERDEKA, sebagai upaya memperkuat karakter dan spiritualitas calon guru profesional. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan model Plomp, melalui tahapan: preliminary investigation, design, construction, testing-evaluation-revision, dan implementation. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, refleksi, dan pretest-posttest, yang dianalisis secara tematik dan statistik deskriptif serta inferensial. Hasil menunjukkan modul memiliki validitas isi tinggi (S-CVI/Ave = 0,94), kepraktisan sangat tinggi (86,5%), dan efektivitas sedang menuju tinggi (N-Gain = 0,68). Modul ini juga mendapatkan respons positif dari mahasiswa PPG yang merasa nilai-nilai THK memperkaya makna pembelajaran dan memperkuat etika profesi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi THK ke dalam modul ajar mendukung pendidikan karakter yang relevan secara lokal namun universal secara etis.