cover
Contact Name
iqbal
Contact Email
khazanah@uin-antasari.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iqbalassyauqi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora
ISSN : 0215837X     EISSN : 24607606     DOI : -
Khazanah : Jurnal Studi Islam dan Humaniora ISSN 0215-837X and E-ISSN 2460-7606 is peer-reviewed national journal published biannually by the State Islamic University (UIN) of Antasari Banjarmasin. The journal is published biannually in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 432 Documents
KEYAKINAN SEBELUM ILMU KALAM: AKTUALISASI IMAN, TAKDIR, DAN KESALEHAN DI MASA ISLAM AWAL Mohammad Yunus Masrukhin
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v19i2.4880

Abstract

This paper seeks to problematize—in the sense of Michel Foucault’s term—the study conducted by Shahab Ahmed about the scientific practices that occurred in the early Islamic period which focused on the study of the history of satanic verses. This article examines the more basic scientific practice of acceptance of the verse, which is a theological practice which represents the faith and the piety through the controversy of destiny. Benefited from theory of discourse and archaeology of knowledge, it argues that before the formative theological discourse, faith was understood as an ontological ethos present in the practical religion. It becomes a fluid, conceptualized understanding based on each other's religious experiences. Theological practice is intensively discussed among Muslims after the emergence of the controversy of free will concept presented by Ma'bad al-Juhani and responded by Abdullah b. Umar. The response represents the theological practice as an alternative to mainstream theological practice. It comes in the form of practical and individual polemics without being normalized in certain of epistemological systems of theological school. This article concludes that before the normalization of Kalam, faith was understood as an inclusive, liquid, and historically dialectical Islamic ethos based on the practical religious challenges of the Muslim community. Tulisan ini berusaha melakukan problematisasi—dalam istilah Michel Foucault—terhadap objek kajian yang dilakukan oleh Shahab Ahmed tentang praktik keilmuan yang terjadi pada masa Islam awal yang difokuskan pada kajian tentang riwayat ayat-ayat setan. Artikel ini juga mengkaji tentang praktik keilmuan yang lebih mendasar dari penerimaan terhadap ayat tersebut, yakni praktik teologis yang menjadi representasi dari iman dan kesalehan melalui kontroversi takdir. Menggunakan teori diskursus dan arkeologi pengetahuan, artikel ini mengargumentasikan bahwa sebelum terbentuknya diskursifikasi teologis, iman dipahami sebagai etos ontologis. Iman menjadi pemahaman privatif yang cair dan dikonsepkan berdasarkan pengalaman keagamaan masing-masing. Praktik teologis dipantik untuk didiskursfikasikan secara lebih intensif setelah muncul kontroversi takdir yang dihadirkan oleh Ma’bad al-Juhani yang direspons oleh Abdullah b. Umar. Respons tersebut menandai adanya praktik teologis sehingga mampu memberikan respon terhadap isu yang digulirkan untuk mencari alternatif dari praktik teologis yang komunal. Hal tersebut hadir dalam bentuk polemik praktis dan individual tanpa dinisbatkan pada sistem epistemologis tertentu yang baku dan ketat. Artikel ini berkesimpulan bahwa sebelum munculnya ilmu kalam,iman dipahami sebagai etos keberislaman praktis yang terbuka, cair, dan berdialektika secara historis berdasarkan pada tantangan keagamaan praktis masyarakat Muslim.  
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN VOKASIONAL SEBAGAI INVESTASI SUMBER DAYA MANUSIA TERAMPIL: Teori Ekonomi Pendidikan dan Beberapa Pendekatannya Dina Hermina
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 7, No 1 (2009)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v7i1.3032

Abstract

Salah satu tantangan pendidikan adalah bagaimana pendidikan dapat menjadi produk yang dicari, sebagai barang superior. Tantangan lain adalah menjadikan pendidikan sebagai investasi, yaitu apabila hasil pendidikan mempunyai return (nilai balik) yang lebih besar dari yang diberikan. Investasi dalam pendidikan adalah kesempatan kerja. Secara demikian maka pendidikan merupakan investasi sumberdaya manusia. Melalui cara-cara meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kecakapan, sikap, dan produktivitas pendidikan memberikan sumbangan terhadap pembangunan sosial ekonomi nasional. Menurut teori ilmu ekonomi, pendidikan dapat dipandang sebagai sebuah proses, dengan dasar teori fungsi produksi, dan aplikasinya menggunakan model input, proses, output dan outcome, di samping itu dipandang sebagai komoditas, dengan dasar teori barang, dan aplikasinya pada supply and demand.
HERMENEUTICS OF NATIONALITY FIQH: STUDY OF BAHTSUL MASAIL OF LIRBOYO ALUMNI ASSOCIATION Iis Kholilah
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 17, No 1 (2019)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v17i1.2884

Abstract

This article analyses the text of bahtsul masail from the alumni of Lirboyo Islamic traditional boarding school focusing on the motive behind its publication, the basic concept of nationalism proposed by the text, the dominance of legal reasoning used in the text and its potential toward the readers. By employing critical hermeneutic approach, there were three stages of analysis, i.e. socio-historical analysis, text analysis and interpretation of the text. According to the analysis this research concludes that the recent phenomenon of the rising of anti-nationalism Islamic movement led by Hizbut-Tahrir and certain radical hard-line organization since 2000s has been the main motive of the publication of the text. This text also proposes the meaning of nationalism as the intention to love the nation and country and its consequences as a Moslem in Indonesian context. Moreover Qauliyah has had been used as the main legal reasoning to formulate certain concepts and this text might be less compatible for the prospective readers outside the Santri’s community. Because many arguments from Arabic resources scattered throughout the text in which still need depth explanation for the beginners.
KEDUDUKAN UNDANG-UNDANG DAN PERPPU DALAM PERSPEKTIF PENAFSIRAN HUKUM TATA NEGARA Dadin Eka Saputra
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v13i1.1703

Abstract

Abstract: It is stated in the fourth amendment of 1945 constitution in Article24 C (1) that the Constitutional Court have the power to have final decision/judgment at first and last level to examine Law toward Constitution, to decidethe dispute of authority of state institutions granted by the Constitution, thedissolution of political parties, and the dispute as the results of the elections.Around this time, there are a lot of the problems, especially in the interpretationof the authority given to the Constitutional Court by the Constitution inorder to examine the Law against the Constitution, if it is associated with LawNo. 12 of 2011 on the Establishment of Regulatory of Law, article 7 (1)which states that the type and hierarchy of legislation consists of: a) Constitutionof Republic of Indonesia of 1945; b) Decree of the People’s ConsultativeAssembly; c) Laws/Government Regulation substitute of Law; d)Government Regulation; e) Presidential Decree; f) Provincial Regulation; andg) Regulation of City/District. Therefore, deep analysis study about interpretationof Laws and Government Regulation of substituting law in terms oftheories of Constitutional Law is required.
KERANGKA DAN PROSES PENDIDIKAN KEIMANAN KEPADA ALLAH Burhanuddin Abdullah
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 6, No 1 (2008)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v6i1.3070

Abstract

Dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap realitas pencapaian tujuan pendidikan nasional di Indonesia, terutama sekali berkenaan dengan usaha menciptakan manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pada kenyataannya dirasakan adanya ketimpangan; unsur keimanan tampaknya kurang mendapat perhatian, sehingga pendidikan nasional banyak terfokus pada pendidikan iptek saja, padahal iptek sendiri punya watak yang kadang-kadang kontradiksi dengan pendidikan keimanan. sebagai tujuan pendidikan keimanan kepada Allah adalah bagian fundamental tujuan pendidikan Islam. Ada tiga dimensi keimanan yaitu: mengetahui dan mempercayai Allah (kognisi), menyenangi atau mencintai Allah (afeksi), dan melakukan atau mempraktikkan apa yang diperintahkan dan meninggalkan yang dilarang Allah sebagai unsur pengabdian kepada-Nya (psikomotor). Proses pendidikan keimanan kepada Allah, dimulai dengan memperkenalkan Tuhan sebagai Rabb, kemudian Allah, dan Ilah pada tahap yang terakhir.
MENGUNGKAP RIWAYAT DAN PERJUANGAN DAKWAH SYEKH ABDUL WAHAB BUGIS Zulfa Jamalie dkk
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2005)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v3i1.3155

Abstract

Sejarah permulaan masuk dan perkembangan dakwah Islam di bumi Kalimantan tidak bisa dilepaskan dari jasa, peranan, dan perjuangan para ulama serta tokoh-tokoh Islam yang hidup pada masanya. Salah satu dari tokoh tersebut adalah Syekh Abdul Wahab Bugis. Tokoh ini memang bukan orang asli banua, namun ilmu, amal, perjuangan hidup dan matinya, telah dibaktikan untuk kejayaan Islam di banua. Waiau sangat disayangkan bahwa data dan informasi tertulis ataupun catatan-catatan tertentu yang mengungkap biografi dan perjuangan hidupnya sangat sedikit, sehingga ketokohannya tidak begitu dikenal oleh masyarakat Banjar, dibandingkan dengan. tokoh ulama yang lainnya. Siapakah Syekh Abdul Wahab Bugis dan bagaimana peranan dakwahnya di tanah Banjar?
AGENDA PENGEMBANGAN STUDI ISLAM DI PERGURUAN TINGGI: Mempertimbangkan Berbagai Tawaran Model Integrasi Ilmu Wardani Wardani
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 13, No 2 (2015)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Basically, there are two approaches to study Islam either in textualsources (Quran and hadith) or in social and cultural expressions. Those arenormative and historical approach. This article suggests that the intensive andconstant dialogue between the twoby applying integrated, rich, syntheticIslamic and western approaches is a must to overcome the intellectual crisis inIslamic studies in Indonesia nowdays. In other words, Islam should not beviewed from one approach only, therefore, we need to build a bridgebetween Islamic religious sciences and secular ones (natural sciences, socialsciences, and humanities). The bridge should be two-fold, e.g. throughislamization of science and scientization of Islam. The first step meansthat we should make a room for scripture in scientific method, and that sciencesmust be value-laden. The second one means that Islamic religious sciences,such as theology, law, and ethics should be learned in the light of scientificstandard of inquiry.
PENGEMBANGAN BAHAN PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER (PBK) UNTUK MEMFASILITASI ACTIVE LEARNING DALAM MATA KULIAH LANDASAN KEPENDIDIKAN Ani Cahyadi
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 8, No 2 (2010)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v8i2.3025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan software PBK mata kuliah Landasan Kependidikan sebagai salah satu sumber media alternatif dalam rangka mencapai efektivitas, efisiensi dan daya tarik untuk belajar; (2) menerapkan prinsip- prinsip desain pembelajaran (instructional design) dalam software pembelajaran Landasan Kependidikan; (3) Menentukan kelayakan produk pembelajaran landasan kependidikan berbasis komputer agar dapat memfasilitasi active learning. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa: (1) Bahan PBK yang dirancang efektif digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran; (2) Bahan PBK memiliki efisiensi waktu yang tinggi dalam penyampaian isi pembelajaran; (3) Bahan PBK yang digunakan memiliki daya tarik yang tinggi; (4) isi program PBK sesuai dengan prinsip-prinsip desain pembelajaran; dan (5) program PBK ini dapat memfasilitasi strategi active learning
POLEMIK PENANGANAN KEHAMILAN TAK DIINGINKAN Ahmad Husairi
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 4, No 1 (2006)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v4i1.3177

Abstract

Kehamilan tak diinginkan merupakan masalah yang sangat dilematis. Mempertahankan kehamilan berarti bahwa wanita hamil harus siap menghadapi dampak mental, sosial, psikologis, ekonorni, dan lain-lain. Mengakhiri kehamilan berarti melakukan abortus provokatus. Untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas akibat abortus ilegal, abortus legal dan kontrasepsi emergensi ditawarkan sebagai altematif penanganan kehamilan tak diinginkan. Dibandingkan abortus legal, kontrasepsi emergensi lebih dapat diterima di Indonesia. Makalah ini akan menguraikan polemik penanganan kehamilan tak diinginkan.
URGENSI MEMAHAMI BANUA MELALUI KAJIAN SOSIOLOGI AGAMA Mujiburrahman Mujiburrahman
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 15, No 1 (2017)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v15i1.1483

Abstract

South Kalimantan, the original home of the Banjarese, is one of the most exclusively Muslim provinces in Indonesia. Therefore, in order to understand this region one should not only study the doctrines and rituals of Islam but also the manifestation of Islam in socio-cultural and political realities.The study of Islam in its social dimensions would provide us the ability to explain, predict and even to some extent control the religious tendencies in society. Based on current statistics and contemporary media reports, this paper presents a number of social issues related to religion that should be scientifically studied such as the historical development of Islam in the region, the role of the ulama, Islam and local culture, local politics and public rituals, drug abuses and the influences of the new media. These contemporary socio-religious issues are very important but still scarcely researched.