cover
Contact Name
iqbal
Contact Email
khazanah@uin-antasari.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iqbalassyauqi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora
ISSN : 0215837X     EISSN : 24607606     DOI : -
Khazanah : Jurnal Studi Islam dan Humaniora ISSN 0215-837X and E-ISSN 2460-7606 is peer-reviewed national journal published biannually by the State Islamic University (UIN) of Antasari Banjarmasin. The journal is published biannually in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 432 Documents
MENUJU INTEGRASI ILMU-ILMU KEISLAMAN DENGAN ILMU-ILMU UMUM Syekhuddin Syekhuddin
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 9, No 1 (2011)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v9i1.3052

Abstract

Hubungan Alquran dan ilmu pengetahuan bukan dinilai dengan banyaknya cabang-cabang ilmu pengetahuan yang tersimpul di dalamnya, bukan pula dengan menunjukkan kebenaran teori-teori ilmiah. Tetapi pembahasan hendaknya diletakkan pada proporsi yang lebih tepat sesuai dengan kemurnian dan kesucian Alquran dan sesuai pula dengan logika ilmu pengetahuan itu sendiri. Tidak perlu melihat apakah di dalam Alquran terdapat ilmu matematika, ilmu tumbuh-tumbuhan, ilmu komputer dll., tetapi yang lebih utama adalah melihat adakah jiwa ayat–ayatnya menghalangi kemajuan ilmu pengetahuan atau sebaliknya, serta adakah satu ayat Alquran yang bertentangan hasil penemuan ilmiah yang telah mapan. Permasalahan yang penting diajukan adalah bagaimana mengintegrasikan atau menyatukan ilmu-ilmu keislaman dengan ilmu-ilmu umum
WAHDAT AL-ADYÂN: SPIRIT KOSMOPOLITANISME DALAM MENJAGA KEUTUHAN NKRI Elmansyah Elmansyah
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 16, No 2 (2018)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v16i2.2338

Abstract

The symptoms of disunity in this country seem very worrying, due to the five-year political contestation. Religion is used as a tool to gain political advantage, regardless of the negative impacts. This article tries to provide an overview of one of the concepts of Sufism, which can be used as a solution to overcome the disunity. The main objective of this research is to find alternative strategies for the community and government, especially for Muslims in facing the various propaganda that want to disunit the integrity of the nation. The research method used is descriptive-critical analysis method with the philosophical approach. The results showed that the spirit of cosmopolitanism in the concept of wahdat al-adyân from Abu Mansyur Al-Hallaj, could be used as a solution to maintain the integrity of NKRI.Gejala perpecahan di negeri ini mulai terlihat sangat mengkhawatirkan, akibat kontestasi politik lima tahunan. Agama dijadikan sebagai alat untuk meraih keuntungan politis, tanpa mempedulikan dampak negatif yang ditimbulkan. Artikel ini mencoba untuk memberikan gambaran mengenai salah satu konsep tasawuf, yang dapat dijadikan sebagai solusi mengatasi perpecahan. Tujuan utamanya adalah untuk menemukan alternatif strategi bagi masyarakat dan pemerintah, terutama umat Islam dalam menghadapi berbagai propaganda yang ingin memecah-belah keutuhan bangsa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis-kritis, dengan pendekatan filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spirit kosmopolitanisme dalam konsep wahdat al-adyân dari Abu Mansyur Al-Hallaj, dapat dijadikan sebagai solusi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pemasaran Jasa Pendidikan IAIN Antasari (Perspektif Marketing Mix Jasa Pendidikan) Juhaidi Ahmad
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 12, No 2 (2014)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v12i2.318

Abstract

Competition among institutions of education to make educational services marketing into an inter- esting study to be observed . This article is the result of quantitative descriptive research with descrip- tive statistical analysis . The study population was all new students IAIN Antasari in 2013 amounted to 1578 people with a stratified sample of 515 people . This research error rate below 1 % . This study found that the elements of the marketing mix is the reason most dominant freshman academic year 2013/2014 to choose IAIN Antasari is a product ( 92.12 % ) and most do not provide the driving is the promotion element ( 62.27 % ) . Thus , the promotion of which has been implemented so far should be evaluated in order to optimize the marketing of educational services IAIN Antasari . Key Wordss : Product, price, place, promotion, people, physical evidence, and process
PENDIDIKAN SUFISTIK TAREKAT QADIRIYYAH WA NAQSYABANDIYYAH (Kajian atas Pemikiran Ahmad Khatib Sambas) Suriadi Suriadi
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 15, No 2 (2017)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v15i2.1899

Abstract

Artikel ini mencoba membahas, secara konseptual, bahwa dalam pendidikan sufistik, dapat mengambil perannya untuk menjawab tantangan-tantangan toleransi mutakhir akibat pengaruh globalisasi saat ini. Melalui tarekat menjadi medium atau cara yang harus ditempuh seorang salik (orang yang meniti kehidupan sufistik), dalam rangka membersihkan jiwanya sehingga dapat mendekatkan diri kepada Allah. Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah (TQN) telah memainkan peranan yang amat penting dalam sejarah Islam. Bahkan hingga kini sangat berpengaruh terhadap keberagaman muslimin di Indonesia. Seperti terlihat dari namanya, tarekat tersebut gabungan dari dua ajaran tarekat yang telah lama berkembang di Nusantara, yakni Qadiriyah dan Naqsabandiyah. Penggabungan dari keduanya dilakukan oleh seorang sufi asal Sambas yakni Ahmad Khatib Sambas.
AL-KASB (PEKERJAAN) DALAM PERSPEKTIF HADIS Lailial Muhtifah
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 9, No 2 (2011)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v9i2.3150

Abstract

Sebaran Hadis al-kasb ada 29 tema pokok yang terkait; (1) konsep kasb manusia dengan yadun, (2) konsep kasb yang baik, (3) macam-macam usaha yang jelek, (4) sedekah usaha dan perdagangan, (5) anak sebagai usaha, dan (6) nafaqah perempuan dari usaha suaminya. Ungkapan kasb digunakan khusus oleh Hadis untuk mengungkapkan pekerjaan manusia. Dalam setiap teks hadis yang menggunakan akar kata kasb, hadis hanya menggunakan bentuk verba noun (isim mashdar). Pekerjaan manusia yang baik itu adalah pekerjaan yang menyangkut profesi manusia seperti, pedagang (Hadis) nelayan dan petani (Qur‟an) serta profesi itu hendaknya dilaksanakan secara profesional. Hadis ini juga memperkuat teori Ibnu Shina yang menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk ekonomi, dan dalam Hadis ini ditemukan pula konsep ekonomi yang dinamakan dengan income (pendapatan
Pluralisme Agama dan Dialog Teologi Wardani Wardani
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 1, No 2 (2002)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v1i2.624

Abstract

Kemajemukan dalam beragama merupakan kenyataan yang di satu sisi merupakan anugerah Tuhan, namun di sisi lain, karena disikapi secara keliru, juga sering menyebabkan konflik, sebagaimana yang terjadi di Ambon di awal tahun 1999. Akar dari konflik tersebut, di samping kemungkinan disebabkan faktor sosial dan politik, juga tidak pelak lagi adalah karena ari klaim kebenaran masing-masing penganut agama. Artikel ini menjelaskan problem pluralisme agama dan kemungkinan solusi terhadap konflik yang ditimbulkan oleh keragaman tersebut. Solusi yang sering ditawarkan adalah dialog pada tataran teologis. Artikel ini berkesimpulan bahwa dialog teologis adalah tawaran elitis, karena persoalan keselamatan sulit untuk dipertemukan seiring dengan kuatnya klaim kebenaran. Tawaran yang realistis adalah dialog pada tingkat etis, yaitu respon bersama umat beragama terhadap isu-isu etis di sekeliling mereka, seperti isu etis di balik kerusakan lingkungan dan bagaimana etika agama mengatasinya. Tawaran lain dalam menghadapi keragaman agama adalah perspektif filsafat perennial tentang kesatuan transendental agama-agama pada tingkat esoteris. Namun, tawaran ini, sama halnya dengan dialog teologis, hanya menyentuh kalangan elitis. Alasan terpenting tentang tidak mungkinnya dialog teologis dan kesatuan agama-agama, serta ini sekaligus menjadi solusi keragaman itu adalah perlunya kita menyadari bahwa agama memiliki dimensi yang absolut (kebenaran teologis) dan yang relatif (interpretasi dan penerapan yang tergantung dengan berbagai konteks). Inklusivitas sangat terkait dengan dimensi terakhir.Kata-kunci: pluralisme, dialog teologis, absolusitas, relativitas, filsafat perennial, klaim kebenaran
INDUKSI SEBAGAI METODE ILMIAH (Kajian tentang Filsafat Ilmu Francis Bacon) Irfan Noor
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 8, No 1 (2010)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v8i1.3019

Abstract

Tulisan ini membahas pemikiran filosofis Francis Bacon tentang induksi sebagai metode ilmiah yang sahih bagi ilmu pengetahuan modern. Melalui metode induksi ini, Bacon telah mendorong berkembangnya suatu metode observasi, eksperimentasi, dan komparasi yang lazim dipakai dalam penelitian ilmiah. Salah satu sumbangan Bacon yang begitu penting dalam sejarah filsafat ilmu adalah berpindah titik berat pemikiran ilmiah modern dari pemikiran finalitas yang berpusat pada final cause kepada pemikiran yang berpusat pada efficient cause, dimana alam lebih dipandang menurut proses-proses internal yang saling berinteraksi satu sama lain bukannya menurut suatu tujuan akhir yang dicapai dalam evolusi alam semesta. Dengan demikian, Francis Bacon telah membuat suatu rumusan filsafat ilmu baru, yakni suatu prosedur ilmiah bagaimana ilmu pengetahuan modern dapat berkembang secara sistemik dan progresif
MENYIASATI DAKWAH DENGAN SALES PROMOTION Masdari dan M.Rif'at
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 3, No 2 (2005)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v3i2.3170

Abstract

Dakwah merupakan faktor penentu yang signifikan bagi keberadaan Islam, kapan saja dan di mana saja. Terbukti sejak pertama kali Islam dikenalkan oleh Rasulullah SAW kepada umat manusia di permukaan bumi, dakwah sangat berperan. Di zaman sekarang dak:wah makin ditantang, sebab di zaman sekarang banyak menawarkan berbagai pendekatan, setidaknya telah diperhitungkan secara matang. Salah satu pendekatan itu adalah sales promotion sebagai strategi memasarkan sesuatu, baik dalam perspektif ekonomi maupun dalam kontak dan atau kontrak sosial. Dakwah sebagai aktivitas sosial keagamaan dalam Islam. harus tanggap dan mampu membaca situasi dan kondisi serta membuat pemetaan tersendiri, agar selalu memperoleh respon positif masyarakat yang dibidiknya. Untuk maksud dan tujuan itulah patut dikembangkan penerapan tekniksales promotion dalam berdakwah, terutama di era pasar bebas seperti sekarang. Dengan begitu berbagai perubahan positif yang sesuai dengan ajaran Islam, dapat diwujudkan
IBRAMSYAH AMANDIT’S SUFISM POEMS: STUDY OF SUFI AESTHETICS Hajriansyah Hajriansyah
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 15, No 1 (2017)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v15i1.1138

Abstract

Tulisan ini membahas tasawuf dalam konteks seni, terutama melalui puisi Sastrawan Ibramsyah Amandit. Keindahan (al-jamâl), sebagai aspek ilahi adalah perhatian para sufi. Dengan kepekaan mereka terhadap al-Jamâl yang mewakili sifat-sifat Tuhan, Para Sufi mengungkapkan pengalaman terdalam mereka, kemudian menjadikannya sebagai bentuk karya seni yang mengilhami orang lain untuk mendekati Sang Pencipta (Allah). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang mengulas beberapa puisi Ibramsyah Amandit dalam "Badai Gurun Darah". Pendekatan teoritis yang diterapkan dalam penelitian ini adalah hermeneutika estetika sufi. Puisi Ibramsyah mewakili pengalaman spritualitas dengan simbol mistik yang diambil dari tradisi sufisme atau dari pemikiran lokal dan pribadinya dengan kesadaran akan ketuhanan.This paper discuss Sufism in the context of art, especially through the poems of the Poet Ibramsyah Amandit. Beauty (al-jamâl) as an aspect of the divine of God is the attention of Sufis. With the sensitivity of Jamâl, which represent attribute of God, they then express their inner experiences, thus becoming forms of artwork that inspires others to get closer to the Creator (Allah). This literary research is descriptive qualitative that review some poems of Ibramsyah Amandit in Badai Gurun dalam Darah. The theoretical approach that used is the study of Sufi Aesthetics that is hermeneutics. Ibramsyah’s poems represent sprituality experience with mystical symbols that taken from the sufism tradition or from local and personal thought with awareness of divinity.
PENANAMAN CINTA LINGKUNGAN OLEH GURU PAI DI SMP DAN SMA MUHAMMADIYAH KOTA BANJARMASIN M. Ramli AR
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 7, No 1 (2009)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v7i1.3047

Abstract

Lingkungan dapat dijadikan media untuk menumbuhkan dan menanamkan kecintaan para siswa terhadap lingkungan, yang berimplikasi terhadap lingkungan yang bersih dan sehat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Materi PAI apa saja untuk menanamkan cinta lingkungan kepada siswa? (2) Apa saja kendalanya, dan (3) Apa saja upaya guru PAI untuk menanamkan cinta lingkungan kepada peserta didik? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan guru PAI yang mengajar di SMP dan SMA Muhammadiyah di wilayah Kota Banjarmasin. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa (1) materi mata PAI, meliputi: aspek keimaman, akhlak, fiqih, sejarah Islam, dan Qur'an Hadits, (2) kendala-kendalanya di antaranya pengetahuan, pemahaman dan kesadaran siswa yang kurang, kurangnya dana dan sarana yang belum memadai, waktu yang tersedia relatif sedikit, (3) upaya-upaya yang dilakukan oleh guru PAI di antaranya penyampaian materi PAI, menampilkan keteladanan, mengajak para siswa berkaryawisata, penanaman disiplin, kerja nyata guru dan siswa di lingkungan sekolah