cover
Contact Name
Teguh Pribadi
Contact Email
teguh@malahayati.ac.id
Phone
+6282282204653
Journal Mail Official
holistik@malahayati.ac.id
Editorial Address
Universitas Malahayati Bandar Lampung, Indonesia Jl Pramuka No. 27 Kemiling Bandar Lampung, Indonesia
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Holistik Jurnal Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 19783337     EISSN : 26207478     DOI : 10.33024/hjk
Core Subject : Health,
Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek pokok, yakni: promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Articles 624 Documents
HUBUNGAN KONSUMSI TEMBAKAU, JENIS KELAMIN, DAN RIWAYAT KELUARGA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA LANJUT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUNUT KABUPATEN PESAWARAN Dessy Hermawan; Ersa Junika; Jasmen Nadeak
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 12, No 3 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.936 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v12i3.191

Abstract

ABSTRACT : HANDWASHING PRACTICES AND OCCURRENCE OF PHLEBITIS AT GRAHA HUSADA HOSPITAL BANDAR LAMPUNG 2018 Background: The highest occurrence of phlebitis in Graha Husada Hospital, its was a nursing issues and need to get solutions. One effective step to break of the transmission chain of infectious diseases on phlebitis by performance handwashing in proper way Purpose: Knowing that relationship of handwashing practices and occurrence of phlebitis at Graha Husada Hospital Bandar Lampung 2018 Methods: Quantitative research type with cross sectional approach. The population in this study was all sataff nurses in Graha Husada Hospital, Bandar Lampung in 2018 with the sample of 47 respondents. This research instrument used observation sheet and data analysis used chi-square test. Results: Finding of 29 (61,7%) respondents were improper in handwashing practices and with out occurence of phlebitis. And of 7 (24,1%) respondents were improper in handwashing practices and with occurence of phlebitis with p-value 0.001. Conclusion: There is a relationship of handwashing practices and occurrence of phlebitis at Graha Husada Hospital Bandar Lampung 2018. Suggestions to hospital management for pay attention to all staff nurses on handwashing practice in consistent following the standart and proper way to prevent occurence of phlebitis.Pendahuluan : Kejadian phlebitis tertinggi terdapat di Rumah Sakit Graha Husada di ruangan vanda merah dengan total 11 kejadian phlebitis. Salah satu langkah yang efektif memutuskan rantai transmisi penyakit infeksi yang mengakibatkan phlebitis adalah dengan mengimplementasikan cuci tangan yang benar, cuci tangan di momen dan cara yang tepat sesuai dengan cara yang tertuang dalam komponen kewaspadaan standar.Tujuan : Untuk Mengetahui Hubungan Kepatuhan Perawat Melaksanakan Standar Prosedur Operasional (SPO) Cuci Tangan Terhadap Kejadian Phlebitis Di Rumah Sakit Graha Husada Bandar Lampung Tahun 2018.Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di RS.Graha Husada Bandar Lampung pada tahun 2018 yaitu 112 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi dengan analisa data yang digunakan uji chi square.Hasil : Pada penelitian ini didapatkan 29 (61,7%) responden yang tidak melakukan 6 langkah dan 5 moment cuci tangan, sebanyak 7 (24,1%) tidak melakukan 6 langkah dan 5 moment cuci tangan dan tidak phlebitis, 22 (75,9%) tidak melakukan 6 langkah dan 5 moment cuci tangan dan mengalami phlebitis dengan (p-value 0,001).Kesimpulan : Ada hubungan antara Hubungan Kepatuhan Perawat Melaksanakan Standar Prosedur Operasional (SPO) Cuci Tangan Terhadap Kejadian Phlebitis Di Rumah Sakit Graha Husada Bandar Lampung Tahun 2018. Saran dalam penelitian ini kepada pihak rumah sakit Graha Husada agar secara rutin melakukan evaluasi penerapan tindakan aseptik, melakukan pelatihan tentang pencegahan infeksi terkait pelayanan kesehatan dan melakukan pengawasan terhadap perawat pelaksana dalam melakukan tindakan.
ANALISIS PERILAKU SEX REMAJA SMAN 14 BANDARLAMPUNG 2011 Iskandar Iskandar; Nurhikmah Nurhikmah; Asmi Erlita
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.405 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v12i2.142

Abstract

ABSTRACT: INFLUENCE OF TRAINING PROGRAMS: PERFORMANCE ASSESSMENT SYSTEMS (PAS) AND PRACTICE AMONG HEAD NURSES PERFORMANCES AT ATMA HUSADA MAHAKAM HOSPITALPROVINCE OF EAST KALIMANTAN Background: The head nurse plays a role in the performance appraisal system, objectively assessment resulting satisfaction on the staff nurse performance. Through training programs: performance assessment systems (pas), the head nurse could improve assessment systems to staff nurse Purpose: Knowing that the influence of training programs: Performance Assessment Systems (PAS) and practice among head nurses performances at Atma Husada Mahakam Hospital-Province of East Kalimantan Methods: This study used quasi experiment and approached one group pre test-post test design. The sample of 9 nurses (head nurse), measuring instrument used a questionnaire by univariat and bivariat analysis. Results: Show influences of training programs: Performance Assessment Systems (PAS) and practice among head nurses performances at Atma Husada Mahakam Hospital-Province of East Kalimantan with p-value=0.019. Conclusion: Based on this study suggested to hospital management to implementation of the Performance Assessment Systems (PAS) and improves the ability and skills of the head nurse in performing the assessment function.Pendahuluan: Kepala ruangan berperan dalam sistem penilaian kinerja dapat berjalan dengan baik dan tepat sehingga dapat memberikan kepuasan kepada perawat pelaksana. Pemahaman dan implementasi sistem penilaian kinerja yang dilakukan kepala ruangan dapat dilakukan melalui pelatihan. Tujuan: Mengidentifikasi pengaruh pelatihan sistem penilaian kinerja terhadap kemampuan kepala ruangan menerapkan sistem penilaian kinerja.  Metode: Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experiment dan menggunakan pendekatan one group pretest -posttest design. Sampel berjumlah 9 orang kepala ruangan.Alat ukur yang digunakan kuesioner dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil : Menunjukkan bahwa ada perubahan kemampuan kepala ruangan dalam menerapkan sistem penilaian kinerja sebelum dan sesudah pelatihan (ρ=0,019). Kesimpulan :  Berdasarkan penelitian ini disarankan agar kepala ruangan mengoptimalkan pelaksanaan sistem penilaian kinerja secara terprogram dan meningkatkan kemampuan dan keterampilan kepala ruangan dalam melaksanakan fungsi penilai. 
HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK BAYI USIA 6-12 BULAN Anggraini Anggraini
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 11, No 4 (2017)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.281 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v11i4.101

Abstract

Pendahuluan: Pada tahun 2012 tercatat pencapaian ASI eksklusif di Kota Bandar Lampung sebesar 65,1% dan di tahun berikutnya, 2013 terjadi peningkatan pencapaian ASI eksklusif di Kota BandarLampung yaitu sebesar 67,93% namun di tahun 2014 sampai bulan Agustus pencapaian pemberian ASI eksklusif mengalami penurunan yaitu hanya sebesar 64,55%. Angka ini bila dibandingkan dengan target Nasional masih dibawah dari target yang di inginkan (80%) (Dinas Kesehatan.Kota Bandar Lampung, 2014). Tujuan dalam penelitian ini adalah Diketahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan motorik bayi usia 6-12 bulan di Desa Sukamaju Kelurahan Sukadanaham, Bandar Lampung tahun 2017.Metode: Jenis penelitian ini menggunakan Kuantitatif dengan rancangan Analitik pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 6 sampai 12 bulan pada bulan Januari sampai maret 2017 sebanyak 34 ibu, dengan sampel penelitian sebanyak 48 orang ibu, menggunakan Teknik Accidental Sampling.Analisa dalam penelitian ini menggunakan Analisa Univariat dan Analisa Bivariat dengan Uji Chi-Square.Hasil: Pada penelitian diketahui distribusi frekuensi pemberian asi eksklusif yaitu sebanyak 18 orang (37,5%) ASI ekslusif, dan 30 orang (62,5%) tidak asi eksklusif. Diketahui distribusi frekuensi perkembangan motorik bayi yaitu sebanyak 30 orang (62,5%) perkembangan motorik meragukan dan 3 orang (6,2%) perkembangan motorik penyimpangan. Ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan motorik bayi usia 6-12 Bulan di Desa Sukamaju Kelurahan Sukadanaham, Bandar Lampung dengan p-value = 0,000 < α =0,05 dengan nilai koefisien kontingensi sebesar 0,657 sehingga dapat dinyatakan bahwa tingkat keeratan hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan motorik memiliki hubungan yang kuat. Sehingga,di harapkan bagi orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya dalam pemberian ASI eksklusif 0-6 bulan terhadap perkembangan motorik bayi.
ANALISIS HUBUNGAN KEKERASAN TERHADAP ISTRI DENGAN GANGGUAN KESEHATAN REPRODUKSI DI GUNUNG SARI BANDAR LAMPUNG 2013 Rilyani Rilyani
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6250.029 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v6i1.178

Abstract

Iklim kerja merupakan faktor penting dalam memperoleh hasil kerja yang kondusif, dan selayaknya perhatian yang serius dari pihak manajemen Rumah Sakit. Dimana permasalahan kinerja di Rumah Sakit Waras Bandar Lampung terdapat 95 perawat menyatakan selalu diberi tugas yang tidak sesuai kompetensinya sebagai perawat seperti perawat harus mengurus segala keperluan administrasi pasien penggunakan asuransi ataupun jaminan perusahaan sehingga terkadang perawat selalu memberikan informasi yang tidak jelas kepada klien. Klien merasa tidak puas dengan apa yang diberikan oleh perawat. Tujuan an untuk mengetahui hubungan iklim kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Bumi Waras Bandar Tahun 2012. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Crossectional si dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang ada di ruang perawatan Rumah Sakit Bumi Waras sebanyak 130 orang dan selanjutnya dijadikan sampel atau total populasi. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Iklim Kerja berhubungan dengan Kinerja Perawat Rumah Sakit Bumi Waras Bandar Lampung Tahun 2012 dengan nilai  Saran dalam penelitian ini kan tenaga perawat dapat meningkatkan akan kinerjanya, karena kinerja juga diartikan sebagai gerakan, pelaksanaan, kegiatan atau tindakan sadar
PENGEMBANGAN METODE CENTRIFUGE PEMERIKSAAN DARAH TEBAL MALARIA (Studi Kasus di Kabupaten Musi Rawas) Ike Ate Yuviska
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 11, No 4 (2017)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.255 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v11i4.132

Abstract

Pendahuluan: Penyebab kematian terbesar ibu di indonesia yaitu perdarahan (30,0%). Jika involusi berjalan normal maka akan dapat mengurangi kejadian perdarahan post partum.Menurut dr. Asti Praborini bahwa ibu yang melakukan inisiasi menyusu dini akan mempercepat involusi uterus karena pengaruh hormon oksitosin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan inisiasi menyusu dini dengan involusi uteri terhadap ibu post partum di BPS Desy Andriani Bandar Lampung tahun 2016.Metode: Penelitian Kuantitatif ini, menggunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di BPS Desy Andriani Bandar Lampung, sampel penelitian sebanyak 32 responden, masing-masing 22 sebagai kelompok intervensi dan 10 sebagai kelompok kontrol, pengambilan sampel mengunakan teknik accidental sampling. Data dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan chi square.Hasil: Dari hasil penelitian yang dilakukan, hasil analiasis univariat diketahui bahwa sebagian besar ibu post partum melakukan IMD (68,8%), dan yang tidak dilakukan IMD (31,2%), dari hasil analisis bivariat bahwa dari 32 responden, kelompok intervensi terbagi menjadi 3 kategori yaitu: cepat (68.2%), normal (27.3%), dan lambat (4.5%). Serta kelompok kontrol dengan hasil kategori cepat (20.0%), normal (50.0%), dan lambat (30.0%). Hasil uji statistik didapatkan p-value = 0,022 (p-value < α = 0,005) yang berarti bahwa ada hubungan inisiasi menyusui dini dengan involusi uteri pada ibu post partum di BPS Desy Andriani Bandar Lampung tahun 2016. Diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan agar dapat memberikan pendidikan kepada ibu tentang hubungan inisiasi menyusu dini yang dapat memberikan banyak keuntungan bagi ibu maupun bayi.
PENETAPAN KADAR ASAM SIANIDA PADA LIMBAH KULIT SINGKONG (Manihot esculenta Crantz) YANG DAPAT DIMANFAATKAN SEBAGAI MAKANAN RINGAN KERIPIK DENGANMETODE ARGENTOMETRI Meriyanti Meriyanti; Ariyanti Wardiyah; Aprina Aprina
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6571.158 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v7i2.84

Abstract

Bila dilihat dari cara pemakaian alat kontrasepsi dapat dikatakan bahwa akseptor KB memilih suntik sebagai alat kontrasepsi, 50,20%memilih pil, 20,25 memilih implant, 7,27 memilih IUD dan lainnya 8,7%. Pada Umumnya masyarakat memilih metode non metode kontrasepsi efektifterpilih (MKET). Sehingga metode KB  intra uterie devices (IUD). Implant medis operatifPria (MOP) dan Medis Operatif Wanita (MOW) kurang diminati(DepkesRI,2010) Berdasarkan data dari BKKBN Propinsi Lampung tahun 2011, jumlah pesefta KB aktifterdiri dari kontrasepsi IUD (11,85), implant hanya (12,69) dari target 30,25, MOP/MOW (2,57), terdiri dari suntik (36,77), KB kondom (0,63%), dan KB pil (35,49%), di Kabupaten Lampung Utara banl mencapai yang terdiri dari IUD (9,95%), implant hanya (15,98) dari target MOW/MOP (2,37). suntik (36,24), KB kondom dan KB pil (3376%) (BKKBN Provinsi Lampung, 2011). Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan pengetahuan dan dukungan tenaga kesehatan dengan pemakaian kontrasepsi implant di Puskesmas Ketapang Kec. Sungkai Selatan Kabupaten Lampung Utara Tahun 2012. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, dimana Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasangan usia subur, yang ada di wilayah kerja Puskesmas Ketapang Kec. Sungkai Selakan Kabupaten Lampung Utara Tahun 2012 yang berjumlah 203 orang. dan sampel yang diperoleh sebanyak 135 orang dengan tehnik simple random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner, Teknik analisis data yang digunakan menggunakan uji statistik Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95% menggunakan komputerisasi dengan spsS. Hasil analisa dalam penelitian ini menunjukkan bahwa distribusi frekuensi penggunaan metode kontrasepsi implant sebagian besar tidak menggunakan kontrasepsi implant sebanyak 86 responden (63, 7%), distribusi frekuensi pengetahuan pasangan usia subur mengenai kontrasepsi implant sebagian besar dengan kategori pengetahuan kurang baik sebanyak 77 responden (57%), distribusi frekuensi dukungan tenaga kesehatan sebagian besar dengan kategori tidak mendukung sebanyak 82 responden (60, 74%). Terdapat hubungan pengetahuan dengan pemakaian kontrasepsi implant (p-value 0,001 < 0,05). Terdapat hubungan dukungan tenaga kesehatan dengan pemakaian kontrasepsi implant (p-value 0,000 < 0,05). Berdasarkan hal tersebut disarankan untuk dapat lebih aktif dalam mencari informasi dan lebih meningkatkan pengetahuan agar lebih mengetahui tentang metode Kontrasepsi implant khususnya, sehingga diharapkan lebih meningkatnya peran ser-ta dalam penggunaan alat kontrasepsi.
PERBEDAAN TINGKAT SELF DIRECTED LEARNING READINESS PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA, KEDUA DANKETIGA DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI Hestiliana Hestiliana; Gunawan Irianto; Yulina Yulina
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8392.92 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v7i1.253

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Haemorrhagic Fe (DHF) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue, efek utamanya adalah nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit DI sampai saat ini masih menyerang penduduk dunia. Upaya mencegah penyebaran virus dengue saat ini yaitu dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue (PSN-DBD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Perilaku PSN-DBD dengan keberadaan jentik nyamuk di Kelurahan Imopuro Wilayah Kerja Puskesmas Metro Kecamatan Metro Pusat Kota Metro Tahun 2013. Jenis penelitian kuantitatif melalui survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional yaitu suatu penelitian yang mempelajari dinamakan korelasi antara faktor-faktor resiko dengan efek, dengan observasi a pengumpulan data sekaligus pada suatu saat. Hasil penelitian menunjukkan 65,63 responden tidak melakukan PSN-D dan 55,21 rumah responden ditemukan adanya jentik nyamuk. Pada hasil statistik didapatkan nilai p-value= 0, 013<0 0, 10 sehingga disimpulkan ada hubungan signifikan antara perilaku PSN-DBD dengan keberadaan jentik nyamuk. Masyarakat yang tidak melakukan PSN-DBD berpeluang 3,261 lebih besar terdapat jentik nyamuk di rumahnya dibandingkan yang melakukan PSN-DBD. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan dengan melaksanakan pemberantan sarang nyamuk demam berdarah dengue secara benar, guna mence penyebaran virus dengue yang sangat cepat yaitu melalui vektor nyamuk ae aeopti.
KARAKTERISASI DAN APLIKASI ANTIBODI MONOKLONAL WDSSB5 UNTUK DETEKSI VIRUS DENGUE PADA SEL C6/36 DENGAN METODE IMUNOSITOKIMIA Kiki Deniati; Ria Anugrahwati; Tini Suminarti
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.108 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v12i1.123

Abstract

THE INFLUENCES OF CRITICALLY THINKING TO THE SKILL OF NURSE ASSOCIATE IN CONDUCTING THE NURSING CARE AT HERMINA HOSPITAL IN BEKASI 2016This study proposed to figure out the influences of crirically thinking to the skill of nurse assosiate in conduction the nursing care at Hermina Hospital in Bekasi. The type of this study is quantitative method with the cross sectional approach. The samples of the study were 104 nurse assosiate with the total sampling technique. The statistical analysis used the chi square. The influences of critically thinking to the skill of nursing assosiet in conducting the nursing care (p= 0,026). was the result of the study the nursing that thought critically got the chances of 2,403 times more than less crirically thinking nurses. To the future the hopitacal can developing journal reading programme and to make it of reading habbit national and international research to be improvement knowledge and need for nurses associate that it can inereating skill crtical throw nursing round.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGHAMBAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA POSYANDU MELATI KECAMATAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2014 Simbolon, Pomarida
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 11, No 3 (2017)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.405 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v11i3.9

Abstract

Pemberian ASI merupakan salah satu cara yang optimal untuk memberikan makan kepada bayi. Beberapa ibu akan selalu ada yang memilih untuk memberikan susu formula sebagai pengganti air susu ibu dengan berbagai alasan, alasan medis yang dapat diterima sebagai dasar pengguna pengganti air susu ibu (PASI). Pola pemberian susu formula yang tidak tepat dapat menyebabkan kejadian diare. Diare adalah keadaan frekuensi buang air besar lebih dari empat kali pada bayi dan lebih dari tiga kali pada anak, konsistensi feses encer, dapat berwarna hijau atau dapat pula bercampur lendir dan darah. Diare merupakan salah satu penyakit utama bayi di Indonesia dan menempati urutan ke tiga penyebab kematian bayi, demikian juga di wilayah kerja Puskesmas Pancurbatu 108 bayi yang mengalami kejadian diare tahun 2015.Metode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan desain Cross Sectional untuk mengetahui hubungan pemberian Pengganti Air Susu Ibu dengan kejadian diare pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Pancurbatu Kabupaten Deli Serdang Tahun 2016. Populasi penelitian adalah Ibu yang mempunyai bayi 0-6 bulan dengan jumlah sampel 36 ibu. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square pada taraf kepercayaan 95%.Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan Pemberian Pengganti Air Susu Ibu signifikan dengan kejadian diare pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Pancurbatu Kabupaten Deli Serdang. Diharapkan bagi Puskesmas Pancurbatu Kabupaten Deli Serdang agar lebih giat menggalakkan dan mengadakan promosi Kesehatan kepada ibu-ibu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Pancurbatu tentang manfaat Air Susu Ibu (ASI) dalam upaya pencegahan terjadinya diare pada bayi, sehingga tumbuh kembang bayi sehat dan bagi Ibu-ibu agar menjaga personal hygiene dan pengolahan susu formula yang benar untuk menjaga kesehatan bayi.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUNJUNGAN LANSIA KE POSYANDU LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS REJOSARI PEKANBARU TAHUN 2015 Suyanto Suyanto
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.026 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i1.231

Abstract

Pemantauan status metabolik penyandang diabetes melitus (DM) merupakan hal yang penting dan sebagai bagiandari pengelolaan DM. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan mengukur kadar glukosa darah menggunakan stikglukometer. Saat pemeriksaan glukosa darah menimbulkan nyeri karena dilakukan penusukan lanset yang lazimnya diujung jari. Hal tersebut menimbulkan sedikit trauma dan rasa tidak nyaman pada penderita. Berbagai faktor yangberhubungan dengan rasa nyeri kiranya perlu diketahui sehingga rasa nyeri yang muncul dapat diantisipasi sesuai dengankondisi pasien. Namun demikian faktor manakah yang paling berhubungan dengan intensitas rasa nyeri yang muncul saatpemeriksaan gula darah saat ini belum diketahui.Penelitian dilakukan di Persadia Bandar Lampung dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang penderita diabetes(diabetisi). Data penelitian dianalisis dengan menggunakan chi square dengan derajat kesalahan 0,05. Berdasarkan hasilpenelitian diperoleh kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara faktor usia dan pengalaman masa lalu sehingga Hoditerima. Sedangkan antara faktor jenis kelamin dan pola koping terdapat hubungan dengan intensitas nyeri yang dirasakanresponden yang berarti Ho ditolakSaran dari hasil penelitian ini adalah guna mengurangi rasa nyeri yang sebagian masih dirasakan oleh diabetisi,maka perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang teknik mengurangi nyeri yang dirasakan saat memeriksa gula darahmenggunakan lanset. Selain itu juga perlu dilakukan analisis tentang alat yang digunakan agar nyeri yang dirasakanberkurang. Saat melakukan pemeriksaan gula darah perlu melakukan pendekatan personal seperti mengarahkan untukmenggunakan pola koping yang efektif.

Page 8 of 63 | Total Record : 624