cover
Contact Name
Tori Rihiantoro
Contact Email
toririhiantoro@poltekkes-tjk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkeperawatan@poltekkes-tjk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. lampung selatan,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
ISSN : 19070357     EISSN : 26552310     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Fokus jurnal adalah informasi tentang penelitian dan kajian di bidang keperawatan dan kesehatan. Jurnal ini diterbitkan setiap 6 bulan (April dan Oktober) dalam Bahasa Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 321 Documents
Pencegahan Transmisi Virus Hepatitis B pada Masa Perinatal Aditya Bustami; Anita Anita
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkep.v15i2.1843

Abstract

Hepatitis adalah peradangan pada sel-sel hati, yang bisa disebabkan oleh infeksi (virus, bakteri, parasit), obat-obatan (termasuk obat tradisional), konsumsi alkohol, lemak yang berlebih dan penyakit autoimun . Indonesia merupakan salah satu negara di Asia tenggara yang menduduki salah satu negara dengan endemis  hepatitis. Metode dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur (literature review).Wanita hamil dengan infeksi virus hepatitis B akut memiliki jalur yang tidak jauh berbeda dengan populasi orang dewasa, tetapi risiko penularan Hepatitis B ke neonatus meningkat pada masa kehamilan, saat infeksi akut terjadi.Infeksi Hepatitis B kronis biasanya dapat meningkat setelah melahirkan.Risiko penularan perinatal tertinggi pada wanita dengan tingkat viraemia tinggi; hal ini menjelaskan kegagalan imunoprofilaksis.Penularan terbesar terjadi kepada bayi yang dilahirkan oleh ibu dengan positif hepatitis B. Penularan terhadap bayi terjadi ketika masih dalam kandungan, saat melahirkan dan setelah persalinan. Pencegahan hepatitis B dapat dilakukan dengan melakukan skrining pada saat pemeriksaan kehamilan pertama.Untuk menurunkan angka transmisi penularan hepatitis B, dianjurkan ibu hamil dengan positif hepatitis B melakukan persalinan dengan metode sectio caesaria elektif.
Atraumatic Care dengan Spalk Manakara pada Pemasangan Infus Efektif Menurunkan Tingkat Kecemasan Anak Pra Sekolah Zulhaini Sartika; Yusuf Yusuf; Ni Komang Sudiartini; Muh. Zen; Muhammad Irfan Ali; Widyatma Arya Sawitra; Edi Purnomo
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.681 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v15i2.832

Abstract

Anak-anak sangat rentan terhadap krisis penyakit dan hospitalisasi, karena adanya stres akibat perubahan keadaan sehat dan rutinitas lingkungan di rumah sakit.Atraumatic caremerupakan  asuhan terapeutik melalui intervensi yang berfungsi menurunkan distres psikologis dan fisik yang diderita oleh anak dan keluarganya dalam sistem pelayanan kesehatan. Salah satu caraatraumatic care pada anak saat pemasangan infus adalah dengan pemasangan spalk. Spalk Manakarra dimodifikasi untuk mengurangi tingkat kecemasan anak pada pemasangan infus sebagai salah satu upaya dalam melaksanakan asuhan atraumatic care. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas atraumatic care dengan “spalk manakarra” pada pemasangan infus terhadap tingkat kecemasan anak pra sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu atau quasy experiment dengan rancangan pretest and posttest with control group design.Populasi penelitian adalah semua anak yang dirawat di Ruang Perawatan Anak RSUD Kab.Mamuju.Jumlah sampel sebanyak 30 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan independent sample t test.Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang bermakna tingkat kecemasan anak pra sekolah yang dipasang spalk manakarra dibandingkan dengan yang dipasang spalk rumah sakit dengan nilai p= 0,026. Kesimpulan: Penggunaan Spalk Manakarra lebih efektif menurunkan tingkat kecemasan anak pra sekolah pada pemasangan infus.
Dukungan Kader dalam Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) terhadap Berat Badan Balita Bawah Garis Merah (BGM) Subardiah, Ida; Amatiria, Gustop; Lestari, Yuli
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Departement of Nursing, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Bandar Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.25 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v15i2.1850

Abstract

 Balita Bawah Garis Merah (BGM) merupakan masalah gizi yang terjadi ketika pertumbuhan anak tidak sesuai standar.Upaya pemerintah untuk mengatasi dengan pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P), yang dimaksudkan untuk memberikan tambahan asupan gizi bagi balita sehingga pertumbuhannya membaik dan berat badannya dapat meningkat.Optimalisasi peran kader dalam mendukung orangtua balita dengan status Bawah Garis Merah diharapkan mampu meningkatkan status gizi anak.Tujuanpenelitian ini mengetahui berat badan anak yang diberikan makanan tambahan pemulihan sebelum dan sesudah mendapat dukungan kader.Jenis penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen One group pre– post test. Sampel penelitian adalah Balita Bawah Garis Merah (BGM) di Puskesmas Sukaraja Nuban Lampung Timur tahun 2018 sebanyak 15 balita.Analisis data menggunakan uji independen samples t-test.Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh dukungan kader dalam Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) terhadap berat badan Balita Bawah Garis Merah (BGM) (p-value = 0,000). Optimalisasi peran kader dalam mengatasi status gizi balita efektif dan efisien dalam mengatasi masalah pemantauan pertumbuhan balita, sehingga perlu adanya pendampingan petugas kesehatan. 
HUBUNGAN JENJANG KARIR DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUMAH SAKIT WANGAYA I Dewa Agung Gde Fanji Pradiptha; Nyoman Putri Sriadi; I Dewa Ayu Merokta Utami Dewi; Ni Putu Maya Kartini Putri
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkep.v16i1.1743

Abstract

Semakin besar jumlah pegawai yang bekerja pada suatu perusahaan akan meningkatkan kemungkinan timbulnya suatu permasalahan, penanganan permasalahan tersebut tergantung pada kesadaran manajemen akan pentingnya sumber daya manusia dalam suatu organisasi. Sumber daya manusia merupakan sumber daya utama pada suatu perusahaan, sehingga diperlukan suatu perencanaan dan pengembangan karir. Jenjang karir perawat yang baik dapat berpengaruh pada peningkatan kepuasan kerja perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan jenjang karir perawat terhadap kepuasan kerja perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap RSUD Wangaya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 125 perawat pelaksana. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis univariat untuk menjelaskan atau mendeskripsikan karakteristik variabel penelitian dan analisis bivariat yang digunakan pada penelitian ini adalah uji chi square untuk menganalisis hubungan jenjang karir perawat dengan kepuasan kerja perawat pelaksana. Hasil uji statistik diperoleh nilai p= 0.001, hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan jenjang karir dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap RSUD Wangaya. Penting bagi institusi rumah sakit untuk memberikan kesempatan kepada perawat pelaksana untuk meningkatkan jenjang karir, salah satunya melalui pendidikan lanjutan, sehingga kepuasan kerja perawat dapat meningkat.
ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF: STUDI KASUS Evy Anita Aulia; Bambang Sarwono; Dwi Ari Murti Widigdo
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkep.v16i1.1714

Abstract

Gagal Jantung Kongestif merupakan kondisi dimana jantung mengalami kegagalan memompa aliran darah yang berguna untuk mencukupi kebutuhan metabolisme sel-sel di dalam tubuh. Seseorang yang menderita gagal jantung salah satu dampak yang terjadi mengalami sesak napas, dan batuk yang kadang disertai dengan dahak. Maka dari dampak yang terjadi peneliti melakukan asuhan keperawatan untuk mengatasi masalah ketidakefektifan bersihan jalan napas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien dengan gagal jantung kongestif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Pengambilan sampling menggunakan teknik purposive sampling. Sampelnya adalah Ny. S umur 69 tahun di bangsal gerontik di RSJ. Prof. Dr. Soerojo Magelang. Hasil penelitian ditemukan Ny. S setelah dilakukan asuhan keperawatan selama tiga hari betuk berdahak dan sesak napas berkurang Respiratory Rate 20 kali/menit, nadi 84 kali/menit, dan tidak terdengar suara ronchi. Kesimpulan masalah asuhan keperawatan utama pada Ny S dengan gagal jantung kongestif yaitu ketidakefektifan bersihan jalan napas
PENGARUH KONSUMSI PREMNA OBLONGIFOLIA MEER TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG BINTANG LAMPUNG SELATAN TAHUN 2018 Nurchairina Nurchairina; Nyimas Aziza Aziza
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkep.v16i1.1889

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Salah satu pengobatan non farmakologi untuk mengontrol tekanan darah tinggi dengan salah satu tanaman obat yaitu dengan daun cincau/premna oblongfolia Merr, akan tetapi belum banyak masyarakat yang mengetahuinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsumsi premna oblongifolia meer terhadap  tekanan darah pada lansia dengan  hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen model pretest dan post test untuk mengetahui perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah mengkonsumsi premna oblongifolia meer/cincau hijau. Populasi penelitian adalah lansia yang penderita hipertensi jumlah sampel 16 responden. Teknik mengumpulkan data dengan wawancara dan observasi menggunakan alat sphygnomanometer. Analisis data dengan menggunakan uji T dependen. Hasil uji statistik didapatkan nilai p= 0,000, maka disimpulkan ada pengaruh konsumsi premna oblongifolia meer terhadap tekanan darah lansia yang mengalami hipertensi. Saran untuk petugas di puskesmas, agar setiap bulan  dapat memberikan penyuluhan tentang kebiasaan hidup sehat bagi lansia terutama mengenai mamfaat  cincau hijau bagi yang mengalami hipertensi.
PENGEMBANGAN ALAT UKUR KEBUTUHAN NUTRISI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS BERBASIS ANDROID Dea Sucita Levia
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkep.v16i1.1873

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit kronis yang terjadi karena pankreas tidak cukup memproduksi insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkan secara efektif. (World Health Organization, 2016). Terdapat empat pilar pengobatan DM, salah satu pilar berupa pembatasan diet makanan pada penderita DM. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan alat ukur kebutuhan nutrisi pada pasien DM berbasis Android. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau yang biasa dikenal dengan Research and Development).  Hasil penelitian ini berupa Alat ukur kebutuhan nutrisi pada pasien diabetes mellitus berbasis android. Pengujian dilakukan pada 5 pasien DM sebanyak 2 kali dengan menggunakan perhitungan android dan perhitungan secara manual yang akan ditampilkan dalam bentuk deskriptif. Berdasarkan hasil coba alat ukur ini didapat perbedaan rata-rata perhitungan manual dan perhitungan android pada kebutuhan kalori didapatkan yaitu 0,124, karbohidrat 0,084, protein 0,038, dan perbedaan rata-rata lemak 0,14. Diharapkan adanya alat ini pasien DM mampu menggunakan alat ini untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan mematuhi diet
EFEKTIFITAS TERAPI MENDEKAP DAN TERAPI MUSIK DALAM MENURUNKAN SKALA NYERI PADA BAYI SAAT DILAKUKAN IMUNISASI CAMPAK Fitri Wahyuni; Ulfa Suryani
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkep.v16i1.1897

Abstract

Meningkatnya angka kejadian campak pada balita menunjukkan bahwa kurangnya kesadaran orangtua akan pentingnya imunisasi campak. Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas terapi mendekap dan terapi musik dalam menurunkan skala nyeri pada bayi saat dilakukan imunisasi campak. Jenis penelitian ini adalah quasy eksperiment dengan pendekatan pretest dan posttest without control grup desain. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik “purposive sampling” dengan total sampel 24 orang responden dan instrumen penelitian dengan menggunakan lembar observasi skala FLACC. Data dianalisa menggunakan komputerisasi dengan uji paired independent sampel t-test dengan tingkat kepercayaan 95% a<0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan  rata-rata penurunan skala nyeri sebelum dan sesudah terapi mendekap adalah 4,2 sedangkan terapi musik adalah 2,7. Disimpulkan bahwa terapi mendekap lebih efektif dalam menurunkan skala nyeri pada bayi saat dilakukan imunisasi campak di Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang tahun 2019 dengan p-value=0,017 (p<0,05). Disarankan kepada petugas kesehatan dapat mengaplikasikan dan mengetahui manfaat dan efek yang dirasakan dari terapi mendekap dan terapi musik sehingga orangtua tidak merasa takut dalam pemberian terapi
ANALISIS PENERAPAN TEORI SELF CARE DOROTHEA OREM PADA Tn.S DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 Shanty Chloranyta
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkep.v16i1.1858

Abstract

Diabetes melitus (DM) penyakit gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein sehingga mengakibakan hiperglikemia kronis. Pendekatan yang digunakan  dalam menangani penyakit kronis yakni Self-Care Deficit Nursing Theory (SCDNT). Metode yang dIgunakan studi kasus dan studi literatur. Hasil Tn.S berusia 57 tahun saat ini dirawat dengan diagnosa medis sepsis  perbaikan et causa selulitis, ulkus diabetes, CAP, AKI ec sepsis dan diabetes melitus tipe 2. Pengkajian dengan pendekatan self care Orem terdapat masalah ketidakadekuatan universal self care requisites, development self care requisites, dan health deviation self care requisites. Masalah keperawatan utama pada kasus yakni resiko perluasan infeksi. Tujuan yang ditetapkan mengacu pada NOC berdasarkan pendekatan Self Care Orem. Intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan mengacu pada nursing system pada pendekatan Self Care Orem.. Kesimpulan pendekatan self care Orem dapat diterapkan pada kasus DM dengan komplikasi yang kompleks. Perawat diharapkan mampu menerapkan pengkajian dengan menggunakan pendekatan teori self care Orem pada kasus DM dengan pendekatan universal self care requisites, development self care requisites, dan health deviation self care requisites serta berdasarkan nursing system dengan memberikan bantuan secara keseluruhan (the whole compensatory system), bantuan sebagian (the partly compensatory system),  bantuan pada pasien dengan tingkat ketergantungan yang rendah (the supportive compensatory system).
Penerapan Evidance Base Nursing Intermittent Feeding untuk Menurunkan Volume Residu Lambung Pasien Kritis Army Reza Mutias; Beti Kristinawati; Nur Widayati
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkep.v16i1.1869

Abstract

Pasien dalam kondisi kritis dengan kondisi tubuh yang lemah, bedrest dan kegagalan multiorgan mengalami penurunan motilitas lambung yang menyebabkan proses pengosongan lambung terhambat sehingga terjadi peningkatan volume residu lambung. Tujuan dari penerapan evidence base nursing ini adalah untuk menurunkan volume residu lambung pada pasien kritis dengan pemberian interitttent feeding. Penerapan evidence base nursing ini dilakukan pada 7 sampel yang dipilih  dengan teknik purposive. Sampel yang dipilih telah memenuhi kriteria yang ditetapkan. Intermittent feeding dilakukan selama satu hari sebanyak 5 kali sesuai jam makan rumah sakit dengan jumlah nutrisi yang diberikan adalah 200 cc selama 1 jam setiap pemberian. Sebelum dan setelah pemberian intermittent feeding dilakukan aspirasi cairan lambung terlebih dahulu untuk mengevaluasi volume cairan lambung. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi volume residu lambung untuk mengetahui perubahan volume residu lambung sebelum dan setelah intervensi dilakukan. Hasil evidence base nursing ini menunjukkan bahwa dari 7 pasien yang diberikan intermittent feeding, semua pasien mengalami penurunan volume residu lambung. Intermittent feeding efektif menurunkan volume residu lambung. Sehingga diharapkan dapat diterapkan pada pasien yang menerima nutrisi enteral via nasogastrik dan beresiko mengalami penurunan motilitas lambung.