cover
Contact Name
Tori Rihiantoro
Contact Email
toririhiantoro@poltekkes-tjk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkeperawatan@poltekkes-tjk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. lampung selatan,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
ISSN : 19070357     EISSN : 26552310     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Fokus jurnal adalah informasi tentang penelitian dan kajian di bidang keperawatan dan kesehatan. Jurnal ini diterbitkan setiap 6 bulan (April dan Oktober) dalam Bahasa Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 321 Documents
Meningkatkan Kelancaran ASI dengan Metode Pijat Oksitoksin pada Ibu Post Partum NELLY INDRASARI
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.906 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v15i1.1325

Abstract

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 Cakupan bayi mendapatkan ASI Eksklusif di Indonesia, di Provinsi Lampung dan di Lampung Selatan masih rendah. Rendahnya cakupan pemberian ASI Eksklusif ini tidak sinergis dengancakupan kunjungannifasLampungSelatansebesar 89% dari target 90% secara nasional. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksinterhadap kelancaran ASI pada ibu post partum. Metode penelitian ini dengan menggunakan desain quasi eksperimen. Penelitian ini membandingkan antara kelompok yang mendapat perlakuan dan kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberikan intervensi pijat oksitosin & Breastcare, serta kelompok kontrol diberi perlakuan Breast Care. Populasi dalam penelitian ini adalah post partum dengan jumlah sampel 30 responden. Pengumpulan data dengancaradilakukan intervensi dilakukan 2 kali sehari selama 5 hari, dilakukan pengamatan pada hari ke tiga sampai hari kelima. Data diolah dan di analisis dengan uji Anova. Hasil penilaian kelancaran ASI setelah diberi perlakuan adalah sebagai berikut: pijat oksitosin &Breastcare rata-rata kelancaran ASI 12,87, dan kelompok kontrol berupaBreast Carerata-rata kelancaran ASI 11,73. Hasil uji statistik didapat nilai p < 0,005, yang berarti dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata kelancaran ASI antara yang diberikan perlakuan pijat oksitosin &breastcare dengan kelompok yang hanya diberi perlakuan breast care saja.Dari hasil tersebut, disarankan bagi tenaga kesehatan dan bidan  dapat mengajarkan dan memberikanstimulasi dengan berbagai macam cara baik secara alamiah dari lingkungan sekitar maupun direkayasa seperti terapi breastcare dan pijat oksitosin untuk kelancaran ASI pada ibu nifas yang sudah terbukti memiliki pengaruh yang cukup baik.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Kota Metro Usdeka Muliani
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.53 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v15i1.1284

Abstract

Hasil penelitian terhadap ibu hamil di Kota Metro pada tahun 2018diperoleh 30,8% anemia, Asupan protein kurang 53,8%, Asupan vitamin C kurang 57,7%, Asupan zat besi kurang 36,5%, dan konsumsi pil besi kurang 34,6%. Angka-angka tersebut membuat peneliti tertarik menindak lanjut penelitian ini. Karena ibu hamil dengan anemia akan berdampak buruk pada ibu dan bayinya. Penelitian menggunakan rancanagan penelitian survei analitik dengan pendekatan crosssectional. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara asupan protein, asupan vitamin C, asupan zat besi, dan konsumsi pil besi dengan kejadian anemia ibu hamil.Penelitian  menggunakan data sekunder yang diolah dengan bantuan komputer dan hubungan antar variabel dilakukan melalui analisis bivariat dengan uji chi squaredan multivariate dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian menyimpulkan aAda hubungan bermakna antara status anemia dengan asupan protein, asupan zat besi, dan konsumsi pil besi.Dan sebaliknya tidak ada hubungan yang bermakna antara status anemia dengan asupan vitamin C. Hasil analisis multivariat diketahui asupan zat besi paling dominan berhubungan dengan kejadian anemia. Disarankan agar petugas puskesmas lebih meningkatkan mutu pelayanan dengan memberikan penyuluhan atau konseling tentang pentingnya gizi ibu hamil dan 1000 hari kehidupan.
PERBANDINGAN TERAPI AIR PUTIH DENGAN KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI HAID (DISMENOREA PRIMER) PADA REMAJA Nora Isa Tri Novadela; Rahmi Aziza Hardini; Mugiati Mugiati
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.891 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v14i2.1311

Abstract

Dismenorea merupakan nyeri spasmodik pada perut bagian bawah pada saat menstruasi dan banyak dialami oleh remajaputri  di Bandar Lampung. Beberapa penanganan dismenorea non farmakologi diantaranya yaitu dengan terapi air putih dan kompres hangat. Jenis penelitian analitik dengan rancangan pra eksperimen (two group pretest-posttest). Populasi dalam penelitian ini adalah Siswi Madrasah Aliyah pada salah satu Pesantren di Kota Bandar Lampung dengan sampel sebanyak 32 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposivesampling. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh secara langsung dari responden, alat pengumpulan data berupa kuesioner, analisis bivariat menggunakan uji-T dependen dan uji-T independen. Hasil penelitian didapatkan dari 32 responden rata-rata skala nyeri yang mereka rasakansebelum diberikan terapi air putih adalah 5,50 dan rata-rata skala nyeri yang dirasakan setelah diberikan terapi air putih adalah 3,00. Rata-rata skala nyeri yang mereka rasakan sebelum diberikan kompres air hangat adalah 4,69 dan rata-rata skala nyeri yang dirasakan setelah diberikan kompres air hangat adalah 2,06. Hasil statistik dari uji-T sampel independent didapatkan selisih rata-rata skala nyeri sebelum dan setelah diberikan terapi air putih 2,50 dan selisih rata-rata skala nyeri sebelum dan setelah diberikan kompres air hangat 2,625. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kompres hangat lebih efektif untuk menurunkan skala nyeri haid (dismenorea primer) pada siswi di salah satu Pondok Pesantren di Kota Bandar Lampung. Diharapkan UKS yang berada di Ponpes dapat memberikan penyuluhan mengenai penanganan dismenorea khususnya kompres hangat pada setiap bulan.
Aplikasi Relaksasi Nafas dalam terhadap Nyeri dan Lamanya Persalinan Kala I Ibu Bersalin di Rumah Bersalin Kota Bandar Lampung Titi Astuti; Merah Bangsawan
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.009 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v15i1.1359

Abstract

Ibu yang menghadapi proses persalinan akan merasakan nyeri sehubungan dengan kontraksi uterusnya, berbagai cara dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri, yaitu dengan teknik non farmakologi antara lain relaksasi nafas dalam, massage, perubahan posisi ibu agar persalinan bisa berjalan dengan aman dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi terhadap rasa nyeri dan lamanya persalinan kala I pada ibu bersalin.Jenis penelitiannya kuantitatif dengan desain Quasi Experimen dengan menggunakan kelompok kontrol.Sampel dalam penelitian berjumlah 64 responden, terdiri dari 32 responden kelompok intervensi dan 32 responden kelompok kontrol.Instrumen yang digunakan mengukur skala nyeri menggunakan VAS, lembar observasi untuk lamanya kala I dan kuesioner karakteristik responden.Analisis data menggunakan Uji t-independent.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh teknik relaksasi dengan rasa nyeri persalinan kala I dengan p value 0,000 (p value< 0,05). Ada pengaruh teknik relaksasi terhadap lamanya persalinan kala I dengan p value 0,000 (p value< 0,05). Peneliti menyarankan agar perawat dan bidan dapat memberikan penyuluhan kesahatan tetang teknik relaksasi dan teknik lainnya seperti massage, perubahan posisi ibu dll untuk membantu ibu mengurangi rasa nyeri persalinan menjadi aman, nyaman, dan ibu, bayi sehat dan sejahtera.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Pre Eklamsia pada Sebuah Rumah Sakit di Provinsi Lampung Yeyen Putriana; Helmi Yenie
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.691 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v15i1.1287

Abstract

Pre eklamsia merupakan penyebab kematian ibu terbesar saat ini.Hal ini disebabkan oleh banyak komplikasi yang terjadi pada ibu akibat pre eklamsia tersebut.Penyakit ini ditandai dengan hypertensi, proteinuri dan oudema.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia.Penelitian ini merupakan penelitian analitik pendekatan Case Control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dokumen ibu bersalin tahun 2018 dengan sampel sebanyak 148 dokumen ibu bersalin dengan kasus preeklampsia berjumlah 74 dan kasus kontrol yang bukan preeklampsia 74. Sampel penelitian menggunakan purposive sampling.Data yang diambil adalah data sekunder (rekam medik), alat pengumpulan berupa cheklist.Analisis data yang digunakan adalah uji Chi Square.Hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan antara paritas dengan kejadian preeklampsia (p value= 0,053), dan terdapat hubungan antara usia, riwayat hipertensi sebelum hamil, pendidikan, pekerjaan, kehamilan ganda, diabetes melitus, dan faktor keturunan hipertensi dalam keluarga dengan kejadian preeklampsia (p value< 0,05).Peneliti menyarankan agar petugas kesehatan khususnya bidan dapat melakukan deteksi dini preeklampsia, meningkatkan kualitas ANC sesuai standar, dan meningkatkan program promosi kesehatan khususnya mengenai faktor risiko preeklampsia.
KOMPETENSI BIDAN DALAM PENANGANAN AWAL PEB DAN EKLAMSIA PADA BIDAN PRAKTIK MANDIRI Yeyen Putriana; Risneni Risneni
Jurnal Keperawatan Vol 11, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.859 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v11i1.526

Abstract

Penyebab kematian ibu akibat hamil, bersalin dan nifas, di Indonesia telah bergeser. 10 tahun sebelumnya didominasi oleh perdarahan, saat ini adalah akibat Pre eklamsia dan eklamsia. Bidan sebagai pemberi pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan lini pertama dalam memberikan pelayanan dasar kepada ibu diberikan kewenangan untuk melayani ibu dalam kondisi gawat darurat untuk kemudian di rujuk kerumah sakit yang lebih lengkap sarananya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kompetensi bidan dalam penanganan awal PEB dan Eklamsia di Bidan Praktik Mandiri apakah sudah sesuai dengan standar Pelayanan Kebidanan. Penelitian ini adalah penelitian survey.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan di kota Bandar Lampung yang melayanani praktik mandiri. Besar sampel ditentukan sebanyak 25 % dari total populasi yaitu sebanyak 42 orang, tehnik sampling yang digunakan adalah tehnik sampling proporsional. pengambilan data dengan kuesioner, analisis menggunakan univariat. Hasil penelitian ditemukan kompetensi bidan dalam kategori baik ada 9 orang (21%), kategori cukup 25 orang (60%), kategori kurang baik 8 orang (19%). Saran kepada Dinas Kesehatan kota Bandar Lampung dan IBI untuk mengadakan pelatihan kegawatdarutan bagi bidan praktik mandiri. 
Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Myopia pada Anak Usia Sekolah Musiana Musiana; Nurhayati Nurhayati; Sunarsih Sunarsih
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.362 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v15i1.1384

Abstract

Hingga saat ini diperkirakan sebanyak 1,6miliar penderita miopia dan kemungkinan meningkat hingga 2,5 miliar pada tahun 2020. Miopia banyak ditemukan pada anak-anak sekolah.Data WHO menunjukkan 10% dari 66 juta anak sekolah menderita gangguan refraksi yaitu myopia.Hasil presurvey pada siswa SMPN 2 Tanjungkarang didapatkan data lebih dari 20 siswa mengalami myopia.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor risiko yang berhubungan dengan miopia pada anak sekolah. Jenis penelitian kuantitatif  menggunakan pendekatan case control. Sampel diambil dengan teknik purposive, sebanyak 44 responden terdiri dari 22 siswa miopia dan 22 siswa tidak myopia. Hasil penelitian didapat ada hubungan antara faktor risiko keturunan, faktor risiko aktifitas jarak dekat dan faktor risiko aktifitas di luar ruangan dengan kejadian miopia pada anak sekolah dengan p value = 0,018; 0,001 dan 0,048. Tidak ada hubungan antara faktor risiko jenis kelamin dengan kejadian miopia pada anak sekolah dengan p value = 1,000. Hasil penelitian diperoleh nilai odd rasio (OR) untuk masing-masing faktor risiko yaitu faktor jenis kelamin (1,000), faktor keturunan (OR=11,560), faktor aktifitas jarak dekat (OR=11,560) dan faktor aktifitas luar ruangan (OR=0,773). Saran, responden agar  untuk faktor risiko yang dapat diubah yaitu membatasi aktifitas jarak dekat, tidak lebih dari 5 jam dalam sehari seperti membaca jarak dekat, bermain smartphone dan menonton televisi, dan lebih meningkatkan jumlah jam untuk aktifitas di luar ruangan seperti kegiatan olah raga.
Pengaruh Murotal Al Qur’an dan Dzikir terhadap Intensitas Nyeri Kala I Persalinan Indah Trianingsih
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.921 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v15i1.1283

Abstract

Nyeri persalinan dapat menimbulkan stress yang menyebabkan pelepasan berlebihan dari hormone katekolamin dan steroid. AKI di Propinsi Lampung 158 kasus pada tahun 2013.Salah satu penyebab tingginya AKI adalah trauma pada ibu dan janin akibat nyeri persalinan.Kombinasi Murotal Al Qur’an dan rileksasi dzikir merupakan salah satu teknik distraksi yang tepat untuk mengurangi nyeri persalinan.Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh kombinasi Murotal Al Qur’an Surat Ar Rahman dan dzikir Terhadap Intensitas Nyeri Kala I Persalinan Normal. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan ”Pre experiment”. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin fase aktif kala I, jumlah sampel yang dibutuhkan sebanyak 42 responden.Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon.Hasil penelitian diperoleh sebelum intensitas nyeri rerata sebesar 7,5 dan sesudah intensitas nyeri berkurang menjadi 5,9,  ada pengaruh kombinasi Murotal Al Qur’an Surat Ar Rahman dan dzikir terhadap Intensitas Nyeri Kala I persalinan normal di PMB Lia Maria Sukerame Bandar Lampung Tahun 2018 dengan p value 0,000 (p< 0,05). Hasil penelitiain ini dapat dijadikan suatu bentuk terapi non farmakologis untuk membantu mengurangi nyeri persalinan.
Kepribadian pada Pasien Penyalahgunaan NAPZA di RSJ Provinsi Bali Desakmade Ari Dwijayanti
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkep.v15i2.1498

Abstract

Penyalahgunaan napza merupakan permasalahan yang menjadi perhatian dunia yang dapat menyebabkan timbulnya berbagai permasalahan diantaranya gangguan somatisasi, kecemasan, skizofrenia, paranoid dan depresi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepribadian dengan penyalahgunaan napza di RSJ Provinsi Bali.Penelitian ini merupakan deskriptip korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah pasien pengguna napza dengan jumlah sampel 39 orang.Pengumpulan data variabel independent menggunakan kuesioner kepribadian yang diadopsi dari Sembiring dan variabel dependent  menggunakan Kuesioner WHO-ASSISTV3.0 diadopsi dari WorldHealth Organitation (WHO) dan Draf Pedoman Konseling Gangguan Penggunaan NAPZA Bagi Petugas Kesehatan. Data dianalisis dengan uji Rank Spearman. Hasil penelitian didapatkan p-value lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada hubungan kepribadian dengan penyalahgunaan napza. Disarankan kepada perawat agar memberikan motivasi kepada pasien penyalahgunaan napza sehingga pasien dengan kepribadian negatif dapat memiliki kepribadian yang positif dan kepada keluarga agar selalu menanamkan konsep diri yang positif sehingga memiliki kepribadian yang positif.
Pengaruh Aktivitas Fisik Intensitas Sedang terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Laki-laki Dian Syafitri; Khairun Nisa Berawi
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.735 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v15i2.1791

Abstract

Peningkatan prevalensi obesitas berbanding lurus dengan risiko penyakit penyerta (komorbid) yang disebabkan oleh obesitas seperti diabetes melitus (DM) tipe 2 yang terjadi melalui mekanisme resistensi insulin. Jenis penelitian analitik komparatif numerik berpasangan dengan desain quasi experimental dan metode pengambilan data pengukuran berulang (pre test – post test design) dengan kelompok kontrol. Jumlah sampel sebanyak 30 orang, terbagi menjadi kelompok kontrol positif (K1) terdiri atas 10 orang obesitas grade II (indeks masa tubuh ≥30 kg/m2), kelompok kontrol negatif (K2) terdiri atas 10 orang normal (indeks masa tubuh 18,55-22,99 kg/m2) dan kelompok perlakuan (P) terdiri atas 10 orang obesitas grade II (indeks masa tubuh ≥30 kg/m2) yang diberikan perlakuan aktivitas fisik intensitas sedang berupa berjalan cepat selama 30 menit atau setara dengan HRmax 55-70 persen.Analisis menggunakan Paired T-Test untuk melihat perbedaan pretest dan posttest menunjukkan nilai p=0,087 pada kelompok P1, p=0,058 pada kelompok P2 dan p=0,000 pada kelompok P. Analis menggunakan One Way Anova untuk melihat perbedaan antar kelompok menunjukkan nilai p=0,002 antara P dan K1, p=0,085 antara kelompok P dan K2, p=0,474 antara kelompok K1 dan K2.Terdapat pengaruh yang signifikan secara statistik aktivitas fisik intensitas sedang berupa berjalan cepat selama 30 menit terhadap kadar glukosa darah sewaktu pada laki-laki obesitas