cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Nomor 1 Februari 2021" : 33 Documents clear
Demonstrasi Terapi Hipnotis Lima Jari Pada Klien Diabetes Melitus Dasuki Dasuki; Sutinah Sutinah; Nofrida Saswati
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.2882

Abstract

ABSTRAK Menjadi orangtua  yang setiap hari bertemu dengan anak, pasangan, dan berbagai pekerjaan baik dikantor maupun dirumah tentu bukan hal yang mudah. Perkembangan dan pertumbuhan anak dari hari kehari mengalami perubahan yang signifikan sesuai dengan perkembangan era saat ini. Orangtua diminta untuk terus mengperbaharui diri sesuai dengan perkembangan saat ini. Pertumbuhan anak terkadang membuat siapun terheran-heran, tak terkecuali orangtua. Anak usia dini yang sebelumnya begitu manis pada masa tertentu menjadi sulit untuk diajak biaca, dan cenderung memberontak. Tulisan ilmiah ini merupakan pengabdian pada masyarakat di TK Joy Elohim diBabelan, Bekasi Utara. Adapun tujuan kegiatan pengabdian tersebut adalah untuk meningkatkan pemahaman orangtua siswa di TK Joy Elohim tentang disiplin diri untuk mengarahkan hati anak. Materi pembekalan diberikan dalam bentuk penyuluhan dan dikemas dalam focused group discussion (FGD) yang didalamnya terdapat muatan penegetahuan, pemahaman bagaimana mendisiplinkan anak sambil membentuk karakternya. Sikap penting dalam mendidik dan membimbing anak untuk disiplin sejak usia dini yang dimulai dari rumah dan diteruskan disekolah. Lima belas orangtua siswa hadir untuk kembali memahami bahwa mendidik perlu konsisten, tegas, namun juga lembut penuh kehangatan walah hal tersebut bukan formula yang mudah untuk dipraktikkan sehari-hari. Jika hal tersebut dilakukan setiap kali mendisiplinkan anak, tentu anak akan terbiasa dengan pola disiplin yang baik tanpa terpaksa serta santun kepada orangtua dan guru. Kata kunci: Pemahaman disiplin diri; usia dini; orangtua siswa; mengarahkan hati  ABSTRACT Being a parent who meets with children, couples, and various jobs both at the office and at home is certainly not an easy thing. The development and growth of children from day to day experience significant changes in accordance with the development of the current era. Parents are asked to continue to renew themselves in accordance with current developments. The growth of children sometimes makes people wonder, including parents. Early childhood who were so sweet at a certain time become difficult to read, and tend to rebel. This scientific paper is a devotion to the community at Joy Elohim Kindergarten in Babelan, North Bekasi. The purpose of these service activities is to increase the understanding of parents of students at Joy Elohim Kindergarten about self-discipline to direct the hearts of children. The briefing material is given in the form of counseling and is packaged in a focused group discussion (FGD) in which there is a content of knowledge, understanding how to discipline children while forming their character. An important attitude in educating and guiding children to discipline from an early age that starts at home and continues at school. Fifteen parents were present to re-understand that educating needs to be consistent, firm, but also gentle, full of warmth though it is not an easy formula to practice everyday. If this is done every time disciplining a child, of course the child will get used to a good pattern of discipline without being forced and polite to parents and teachers. Keywords: Understanding self-discipline; early age; parents of students;       directing the heart
Kampanye Pemutusan Mata Rantai Penularan Covid-19 Melalui Edukasi Kesehatan Pada Masyarakat DTPK Vera Iriani Abdullah
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3583

Abstract

ABSTRAK Virus corona menyebar dengan sangat cepat keseluruh dunia termasuk ke Indonesia, dari asalnya Kota Wuhan Provinsi Hubei, Cina. Data Pertanggal 14 Desember 2020 menunjukkan jumlah kasus di Dunia sebanyak 72,2 juta dan sekitar 1,61 juta meninggal.  Di Indonesia Pertanggal 14 Desember 2020 total kasus sudah mencapai 618 ribu. Penyakit ini pada umumnya menyerang saluran pernafasan, kurangnya pengetahuan  masyarakat akan mempengaruhi sikapnya, berbagai strategi telah ditetapkan baik di tingkat nasional maupun lokal sesuai dengan pedoman WHO untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait COVID-19 sebagai  upaya untuk mendorong masyarakat tentang tindakan pencegahan. Masyakat di daerah tertinggal atau pedesaan, memiliki keterbatasan akses informasi baik dari media cetak maupun elektronik, untuk itu informasi secara akurat yang spesifik sangat  diperlukan. Tujuan kegiatan pengabmas ini untuk  membantu meningkatan pengetahuan masyarakt khususnya didaerah DTPK (Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan Terluar) tentang cara pencegahan Covid-19 serta pemberian bantuan langsung 150 paket alat pencegahan Covid-19 berupa masker, hand sanitizer serta vitamin. Bahan dan metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan serta demonstrasi cara mencuci tanggan yang baik dan benar.  Hasil yang dicapai masyarakat yang hadir sebanyak 49 orang dan 150 paket alat pencegahan Covid-19 dapat terdistribusi secara baik kepada masyarakat.  Kesimpulan Covid-19 merupakan    penyakit  yang  menyerang sistem  saluran pernapasan melalui kampanye pemutusan mata rantai Covid-19 ini  diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga dapat mempengaruhi sikapnya dalam pemutusan penyebaran virus corona khususnya masyarakat di daerah DTPK. Saran Pemerintah daerah dapat terus memberikan edukasi kepada masyarakat. Kata Kunci : Covid-19, Edukasi Kesehatan, DTPK  ABSTRACT             The spread of the corona virus is very fast throughout the world including to Indonesia, from the origin of Wuhan City, Hubei Province, China. Data dated December 14, 2020, shows that the number of cases in the world was 72.2 million and around 1.61 million died. In Indonesia as of December 14, 2020, the total number of cases has reached 618 thousand. Diseases in general are respiratory tract, lack of public knowledge that will affect their attitudes, various strategies that have been established both at the national and local levels according to the new WHO to increase public knowledge regarding COVID-19 in an effort to encourage the public about preventive action. Communities in underdeveloped or rural areas have limited access to information from both print and electronic media. Therefore, specific accurate information is needed. The purpose of this community service activity is to help increase the knowledge of the community, especially in the DTPK area (Disadvantaged Areas, Borders and Outermost Islands) about how to prevent Covid-19 and provide direct assistance to 150 packages of Covid-19 prevention tools in the form of masks, hand sanitizers and vitamins. The materials and methods used were in the form of health education and information on how to measure good and correct coverage. The results achieved by the community who attended were 49 people and 150 packages of Covid-19 prevention tools that were well distributed to the community. Conclusion Covid-19 is a disease that attacks the respiratory system through the campaign to break the Covid-19 chain, which is expected to increase public knowledge so that it can influence their attitude in terminating the spread of the corona virus, especially people in the DTPK area. Suggestion The local government can continue to provide education to the community. Keywords: Covid-19, Health Education, DTPK
Promosi Kesehatan Ibu Hamil Melalui Pendekatan Senam Hamil Di Pustu Golodukal Wilayah Kerja Puskesmas Lao Ruteng Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur Eufrasia Prinata Padeng; Putriatri Krimasusini Senudin; Petronela Jayanthi Janggu; Meri Meri
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3531

Abstract

ABSTRAK Penerapan Kelas ibu hamil sangat dibutuhkan oleh ibu hamil tanpa memandang usia kehamilannya. Didalam kelas ibu hamil ada beragam kegiatan yang akan dilakukan diantaranya adalah pelatihan senam hamil. Senam Hamil adalah Latihan fisik berupa beberapa gerakan tertentu yang dilakukan khusus untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil. Kegiatan senam hamil ini adalah memperkuat dan mempertahankan elestisitas otot dinding perut, ligamen, dan otot dasar panggul yang akan berhubungan dengan  persalinan. Adapun tujuan dilakukan kegiatan promosi kesehatan ibu hamil melalui pendekatan senam hamil adalah untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil terkait senam hamil dan juga melatih ibu hamil untuk melakukan senam hamil. Metode yang digunakan dimulai dari tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan dilakukan pretest dan posttest bagi peserta senam hamil. Pretest didapatkan hasil jawaban yang benar pada setiap pertanyaan pretest paling tinggi 15 benar pada pertanyaan tentang tujuan senam hamil dan paling sedikit 8 benar pada pertanyaan pedoman senam hamil, Untuk posttest diberikan pertanyaan yang sama dengan hasil  jawaban yang benar pada setiap pertanyaan post test paling tinggi 20 benar pada pertanyaan tentang pengertian senam hamil, tujuan senam hamil dan pedoman sendang hamil sedangkan paling sedikit 14 benar pada pertanyaan pedoman senam hamil.  Hasil tersebut menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester III dari pre test ke post test.Pelakasaan senam hamil sebaiknya dilakukan secara teratur berkesinambungan oleh ibu hamil Kata Kunci : Promosi Kesehatan , Senam Hamil,  ABSTRACT Application of Class of pregnant women is needed by pregnant women regardless of their gestational age. In the class for pregnant women, there are various activities that will be carried out, including pregnancy exercise training. Pregnant exercise is physical exercise in the form of certain movements that are done specifically to improve the health of pregnant women. This pregnancy exercise activity is to strengthen and maintain elasticity of the abdominal wall muscles, ligaments and pelvic floor muscles that will be associated with childbirth. The purpose of carrying out health promotion activities for pregnant women through the pregnancy exercise approach is to increase understanding of pregnant women regarding pregnancy exercise and also to train pregnant women to do pregnancy exercise. The method used starts from the stages of preparation, implementation and evaluation. At the implementation stage, a pretest and posttest was carried out for pregnant exercise participants. The pretest got the correct answer for each pretest question at the highest 15 correct on the question about the goals of pregnancy exercise and at least 8 correct on the pregnancy exercise guideline questions, for the posttest the same question was given with the correct answer on each post test question at the highest 20 correct on the question about the meaning of pregnancy exercise, the goals of pregnancy exercise and the guidelines for pregnancy while at least 14 are correct on the question of pregnancy exercise guidelines. These results indicate that there is an increase in the knowledge of third trimester pregnant women from pre test to post test. Pregnancy exercise should be carried out regularly and continuously by pregnant women Keywords: Health Promotion, Pregnant Exercise,
Ibm Pemberdayaan Keluarga Pada Terapi Endorphine Massage Dalam Meningkatkan Produksi Asi Ibu Nifas Di Puskesmas Sekip Palembang Heni Sumastri; Sari Wahyuni; Dian Lestari
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3301

Abstract

ABSTRAKAngka Kematian Bayi  di Indonesia di pertengahan tahun 2017 atau di semester satu sebanyak 10.294 kasus kematian bayi. The Lancet Breastfeeding Series (2016) menyatakan bahwa memberikan Air Susu Ibu (ASI) dapat menurunkan AKB akibat infeksi sebesar 88%. Faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan volume ASI adalah faktor dari ibu dan bayi, faktor dari ibu yang sangat berpengaruh adalah faktor ketentraman jiwa dan pikiran. Penatalaksanaan non farmakologi untuk meningkatkan produksi ASI dengan metode endorphine massage. Berdasarkan penelitian terdahulu, endorphine massage mempunyai pengaruh yang bermakna secara statistik terhadap volume ASI pada ibu post partum. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam Pemberdayaan Keluarga Pada Terapi Endorphine Massage guna Meningkatkan Produksi ASI Ibu nifas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi dan latihan atau praktikum untuk melakukan pijat endorphine yang dilaksanakan di Puskesmas Sekip Palembang mulai bulan Maret s.d Juli 2018. Jumlah peserta dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjumlah 30 peserta yang terdiri dari 15 ibu nifas dan 15 orang pendamping ibu nifas. Dalam kegiatan ini didapatkan hasil Pengetahuan dan pemahaman Ibu nifas dan pendamping/keluarga mengenai terapi Endorphine Massage menjadi meningkat serta pendamping ibu nifas atau keluarga mampu melaksanakan prosedur tehnik pijatan endorphine pada ibu nifas dengan baik dan benar. Diharapkan tenaga kesehatan di lingkungan Puskesmas Sekip Palembang mampu mempromosikan tehnik pijat endorphine kepada ibu nifas yang melakukan kunjungan ke Puskesmas Sekip Palembang Kata Kunci : Ibu Nifas, Endorphine massage, Air Susu Ibu  ABSTRACT The Infant Mortality Rate (IMR) in Indonesia at 2015 was 33,278 cases, then in 2016 it fell to 32,007 and in mid-2017 or in the first semester there were 10,294 cases of infant mortality. The Lancet Breastfeeding Series (2016) states that providing breast milk (ASI) can reduce IMR due to infection by 88%. Factors that influence the increase in the volume of breastmilk are factors of mother and baby, and very influential factors of the mother are the factors of peace of mind and mind. Non-pharmacological management to increase breast milk production using the endorphine massage method is an alternative to increasing the comfort and relaxation of postpartum mothers during breastfeeding so that it can increase breast milk volume. Based on previous research, it was shown that doing endorphine massage had a statistically significant effect on the volume of breast milk in postpartum mothers. This community service activity aims to provide knowledge and skills in Family Empowerment in Endorphine Massage Therapy to Increase Breast Milk Production for postpartum mothers. This activity is carried out face-to-face with the method of lectures, demonstrations, and exercises or practicum to carry out endorphine massage which is held at the Sekip Palembang Health Center from March to July 2018. The number of participants in this community service activity is 30 participants consisting of 15 mothers childbirth and 15 postpartum companions. In this activity, the results of knowledge and understanding of postpartum mothers and their companions/family regarding Endorphine Massage therapy are increased and the companion of postpartum mothers or their families can carry out endorphine massage technique procedures on postpartum mothers properly and correctly It is hoped that health workers in the Puskesmas Sekip Palembang will be able to promote endorphine massage techniques to post-partum mothers who visit Puskesmas Sekip Palembang. Keywords: Postpartum mothers, Endorphine massage, breast milk
Pemberian Pijat Refleksi Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe Ii Dengan Masalah Keperawatan Ketidak Stabilan Kadar Gula Darah Di Tiyuh Dayaasri Tumijajar Tulang Bawang Barat Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy; Widia Afira; Prima Dian Furqoni; Rahma Elliya; Eka Yudha Crisanto; Linawati Novikasari; Triyoso Triyoso
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.2793

Abstract

ABSTRAK Menurut International Diabetes Federation (IDF) (2015), saat ini Indonesia merupakan negara dengan urutan ke-7 jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia yaitu sebanyak 10,0 juta jiwa, dan pada tahun 2020 diperkirakan penderita diabetes di Indonesia akan naik ke nomor enam terbanyak di dunia dengan jumlah penderita 16,2 juta jiwa, dan dilaporkan bahwa kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, sudah hampir 10 % penduduknya menderita diabetes. Diabetes merupakan penyakit kronis yang serius dan terjadi baik saat pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur glukosa darah) maupun jika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkan secara efektif. pengobatan bisa dilakukan secara non farmakologi, diantaranya dengan menggunakan terapi pijat refleksi. Tujuan setelah penyuluhan dan demonstrasi, diharapkan pemberian pijat refleksi dapat untuk menurunkan glukosa darah. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan demonstrasi terapi pijat refleksi. Terdapat penurunan gula darah pada klien diabetes melitus setelah pemberian terapi pijat refleksi selama 3 hari di Tiyuh Dayaasri Tumijajar Tulang bawang barat. Dari evaluasi hari terakhir pemeriksaan kadar glukosa darah terjadi penurunan yaitu antara sebelum diberikan terapi dan sesudah diberikan terapi, diperoleh data pada nilai glukosa darah sebelum diberikan asuhan keperawatan yaitu hari pertama GDS: 215 mg/dl, setelah diberikan intervensi pijat refleksi selama kurun waktu 3 hari dan di beri waktu istirahat selama 4 hari tetapi tetap dalam pengontrolan pola makan, untuk memberikan efek rileks kemudian di cek gula darah kembali di hari ke 7 (tujuh),  dari hasil pemeriksaan didapatkan yaitu GDS: 189 mg/dl. Saran agar dapat menerapkan terapi pijat refleksi kepada penderita diabetes melitus dan sebagai pengobatan alternatif untuk menjaga kestabilan glukosa darah, untuk mengurangi efek samping penggunaan obat jangka panjang. Dengan demikian, pemberian pijat refleksi pada klien diabetes melitus sangat efektif dalam menurunkan gula darah.Kata kunci : Diabetes Melitus, Gula Darah, Terapi Pijat Refleksi   ABSTRACT According to the International Diabetes Federation (IDF) (2015), Indonesia is currently the 7th largest number of diabetics in the world with 10.0 million people, and 2020 estimated that diabetics at Indonesia will rise to number 6th in the world with 16.2 million sufferers, and it is reported that big cities like Jakarta, Surabaya, already almost 10% the population suffer of diabetes. Diabetes is a serious chronic disease and occurs both when the pancreas does not produce enough insulin (a hormone that regulates blood glucose) or if the body cannot use insulin produced effectively. treatment can be non-pharmacologically, including by reflexology therapy. The purpose after counseling and demonstration, is expected to provide reflexology to reduce blood glucose. The activities carried out in the form of counseling used leaflets and demonstration of reflexology therapy. There is a decrease in blood sugar in diabetes mellitus clients after giving reflexology therapy for 3 days at Tiyuh Dayaasri Tumijajar West Tulang Bawang. From evaluation of the last day,examination of blood glucose levels there was a decrease between before being given therapy and after being given therapy, obtained data on blood glucose values before being given nursing care that is the first day of GDS: 215 mg / dl, after being given a reflexology intervention for a period of 3 days and given a rest period of 4 days but still in control of eating patterns, to provide a relaxing effect then checked for blood sugar again on day 7 (seven), from the examination results obtained namely GDS: 189 mg / dl. Suggestions for adjust reflexology therapy to people with diabetes mellitus and alternative treatment to maintain blood glucose stability, to reduce the side effects of long-term drug use. Thus, giving reflexology to diabetes mellitus's client is very effective of lowering blood sugar. Keywords: Diabetes Mellitus, Blood Sugar, Reflexology Therapy
Penyuluhan Tentang Protokol Kesehatan Covid -19 Pada Masyarakat Di Puskesmas Sumur Batu Teluk Utara, Bandar Lampung Hasmarullah Fasya; Sandhy Arya Pratama; Zulhafis Mandala; Yesi Nurmalasari; Upik Pebrian
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3678

Abstract

ABSTRAK Prevalensi kejadian COVID 19 di laporkan sangat cepat hingga hampir tak ada negara atau wilayah di dunia yang absen dari virus Corona. kasus Di Indonesia sendiri pada 22 Desember 2020 terdapat 664. 930 kasus yang positif, dengan pasien meninggal sebanyak 19.880 orang. Di Bandar Lampung sendiri virus Corona mencapai angka 5.464 orang yang positif dan 240 diantaranya meninggal dunia. Covid19 yang di sebabkan  oleh virus severe acute respiratory syndrome coronavirus2 (SARS-CoV-2).COVID- 19 dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan, mulai dari gejala yang ringan seperti flu, hingga infeksi paru-paru, seperti  pneumonia.Upaya pengendalian belum berjalan efektif sebab proses mengenali virus tersebut masih berjalan. Secara umum, penularan paling efektif virus Corona antar manusia adalah droplet atau cairan yang menempel di benda sekitar membuat pembatasan jarak dan sosial harus dilakukan dengan  ketat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan akan pentingnya menjaga kesehatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan kepada masyarakat mengenai cara mencuci tangan,menjaga jarak , memakai masker . Pelaksanaan kegiatan dibantu oleh mahasiswa FK Universitas Malahayati dimulai pada bulan Desember 2020. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan Masyarakat sehingga dapat disimpulkan bahwa penyuluhan pada Masyarakat sangat efektif. Kata Kunci: Penyuluhan, COVID 19, Masyarakat  ABSTRACT The prevalence of the incidence of COVID 19 is being reported so fast that almost no country or region in the world is absent from the Corona virus. cases In Indonesia alone on December 22, 2020 there were 664.930 positive cases, with 19,880 patients dying. In Bandar Lampung itself, the Corona virus reached 5,464 positive people and 240 of them died Covid 19 which was caused by the severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) virus. COVID-19 can cause respiratory system disorders, ranging  from  mild   symptoms  such  as  flu   to  lung   infections,  such  aspneumonia. Control efforts have not been effective because the process ofrecognizing the virus is still ongoing. In general, the most effective transmission of the Corona virus between humans is droplets or liquids that stick to surrounding objects, making social and distance restrictions strictly enforced. The purpose of this activity is to increase knowledge of theimportance of maintaining health. The method used in this activity is counseling the community about how to wash hands, maintain distance, wear masks. The implementation of activities assisted by students of FK Malahayati University began in December 2020. The result of this activity was an increase in community knowledge so that it can be concluded that outreach to the community is very effective. Keywords: Counseling, COVID 19, Community
Edukasi Manfaat Yogurt Sebagai Salah Satu Probiotik Dan Metode Pembuatan Yogurt Sederhana Eka Astuty; Melda Yunita; Astuti Nur Fadhilah
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3535

Abstract

ABSTRAK Yogurt adalah produk fermentasi bakteri dengan menggabungkan efek Lactobacillus delbrueckii subspesies bulgaricus dan Streptococcus salivarius subspesies thermophilus. Kaitan ilmiah antara probiotik dan manfaatnya bagi kesehatan manusia pertama kali diungkapkan oleh ahli mikrobiologi Rusia bernama Metchnikoff (1907). Ia menyatakan bahwa asam laktat yang dihasilkan oleh Lactobacillus dalam yoghurt dapat menghambat pertumbuhan beberapa spesies bakteri patogen.Masyarakat  perlu  mengetahui  lebih  dalam  mengenai  manfaat  yoghurt sebagai salah satu minuman probiotik . Yoghurt dapat diproduksi dalam skala besar maupun kecil baik untuk keperluan komersial maupun untuk konsumsi rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat  ini  mencakup  kegiatan edukasi tentang manfaat  yoghurt  dan  cara  pembuatannya  kepada  masyarakat dan diharapkan masyarakat  dapat  meningkatkan  derajat  kesehatannya  secara  mandiri Kata Kunci :probiotik, yogurt, edukasi  ABSTRACT Yogurt is a bacterial fermentation product by combining the effects ofLactobacillus delbrueckii subspecies bulgaricus and Streptococcus salivarius subspecies thermophilus. The scientific link between probiotics and their benefits to human health was first revealed by a Russian microbiologist named Metchnikoff (1907). He stated that the lactic acid produced by Lactobacillus in yogurt can inhibit the growth of several species of pathogenic bacteria. People need to know more about the benefits of yogurt as a probiotic drink. Yogurt can be produced on a large or small scale both for commercial use and for household consumption. This community service activity includes educational activities about the benefits of yogurt and how to make it to the community and it is hoped that the community can improve their health status independently. Keywords: probiotic, yogurt, education
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Asuhan Keperawatan Rsud Soreang Asti Widayanti; Irna Yuniar
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.2928

Abstract

 ABSTRAKRumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang adalah Rumah Sakit Pemerintah di wilayah Kabupaten Bandung. Saat ini setiap tindakan dicatat oleh petugas paramedis. Setiap tindakan didasarkan pada SDKI (standar Diagnosa Keperawatan Indonesia), SIKI (standar intervensi Keperawatan Indonesia) dan SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia). Petugas paramedis yang menangani pasien pada satu hari terdiri dari beberapa orang yang berbeda. Rencana tindakan terdiri dari konseling, pendidikan kesehatan, perawatan mandiri dan aktivitas hidup, terapi modalitas keperawatan, perawatan berkelanjutan, dan tindakan kolaborasi. Beberapa tindakan biasanya dilakukan berulang dan memiliki tarif untuk jasa pelaksana berbeda, yang dapat dijadikan insentif atas jasa tindakan yang dilakukan.  Tujuan pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk menyediakan aplikasi dan pelatihan penggunaan aplikasi asuhan keperawatan dimana membantu membuat diagnosa keperawatan guna merencanakan asuhan keperawatan dan mencatat implementasi tindakan keperawatan berdasarkan SDKI, SIKI dan SLKI.  Metode pengabdian masyarakat dengan Teknik sosialisasi dan pelatihan serta implementasi aplikasi asuhan keperawatan. Hasil dari pengabdian masyarakat berupa produk aplikasi asuhan keperawatan untuk operasional dan pelatihan aplikasi. Dengan penerapan aplikasi ini diharapkan dapat digunakan untuk membantu efektifitas kinerja yang mereka jalankan sehari-hari. Kata Kunci: Aplikasi, SDKI-SIKI-SLKI, Asuhan Keperawatan  ABSTRACTRumah Sakit Umum Daerah Soreang (RSUD) is one of the Government Hospitals in the Bandung. At present, every nursing care recorded by paramedics. Nursing Intervention taken are based on Indonesian nursing diagnosis standard (SDKI), interventions and evaluation nursing care plans based on SIKI (Indonesian Nursing intervention standards) and SLKI (Indonesian Nursing Output Standards). The paramedics who treat patients on one day consists of several different people. Implementation include counseling or psychotherapy, health education, self-care and daily living activities, nursing modality therapy, continuity care, collaborative actions (somatic therapy and psychopharmacy). Some intervention usually carried out repeatedly and have different tariffs for implementing services, which can be used as incentives for services performed. The purpose of this Pengabdian Masyarakat to provide web based applications system and training in the use of applications nursing diagnoses to plan nursing care and record the implementation of nursing actions based on the SDKI, SIKI and SLKI. The method used on this Pengabdian Masyarakat are socialization techniques and nursing care application training and implementation. The results of this event are nursing care application products for operational and application training. Implementation this application is expected to help the effectiveness of their performances.   Keywords: Applications, SDKI-SIKI-SLKI, Nursing  Care
Asuhan Kesehatan Gigi Dan Mulut Dalam Penurunan Debris Index Pada Anak Berkebutuhan Khusus Di Slb Ypac Banda Aceh Niakurniawati Niakurniawati; Herry Imran
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3444

Abstract

ABSTRAK  Kesehatan gigi dan mulut diselenggarakan dalam bentuk kegiatan dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitas yang dilaksanakan secara terpadu, menyeluruh, dan berkesinambungan. Status atau derajat kesehatan masyarakat ditentukan oleh beberapa faktor yang meliputi lingkungan, perilaku masyarakat dan pelayanan kesehatan. Anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah anak yang berisiko tinggi atau mempunyai kondisi secara fisik, perkembangan, perilaku atau emosi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah disajikan bahwa hasil analisis statistik didapatkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan ibu dengan status kebersihan gigi dan mulut murid (p=0,15) dan ada hubungan sikap ibu (p=0,02) serta ada hubungan tindakan ibu dengan status kebersihan gigi dan mulut murid (p=0,01). Pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan meningkatkan keterampilan anak dalam menyikat gigi untuk penurunan debris indek pada anak berkebutuhan khusus. Bahan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sikat gigi dan pasta gigi. Kegiatan pengabdian berupa memberikan penyuluhan dan melaksanakan sikat gigi pada anak berkebutuhan khusus. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah secara umum semua anak yang hadir dapat menerima penjelasan dan mempraktekkan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan status kebersihan gigi dan mulut anak-anak berkebutuhan khusus dan peningkatan keterampilan dalam menyikat gigi sehingga angka debris index menurun, diharapkan kepada anak berkebutuhan khusus agar menjaga kebersihan gigi dan mulutnya dengan cara menyikat gigi tiga kali sehari serta diharapkan kepada orang tuanya secara rutin memeriksakan kesehatan gigi dan mulut anaknya setiap 6 bulan sekali. Kata kunci : menyikat gigi, anak berkebutuhan khusus, debris          ABSTRACT Dental and oral health are organized in the form of activities with a promotive, preventive, curative and rehabilitation approach which are carried out in an integrated, comprehensive and sustainable manner. The status or degree of public health is determined by several factors including the environment, community behavior and health services. Children with special needs (ABK) are children who are at high risk or have physical, developmental, behavioral or emotional conditions. Based on the results of the research and discussion that has been presented, the results of statistical analysis showed that there was no relationship between maternal knowledge and students' oral hygiene status (p = 0.15) and there was a relationship between maternal attitudes (p = 0.02) and there was a relationship between maternal actions. with the dental and oral hygiene status of the students (p = 0.01). The community service that is carried out aims to improve children's skills in brushing their teeth to reduce index debris in children with special needs. The materials used in this activity are toothbrushes and toothpaste. Service activities in the form of providing counseling and implementing toothbrushes for children with special needs. The result of this activity was that in general all children present could receive explanations and practice proper and correct way of brushing their teeth. It can be concluded that there has been an increase in the dental and oral hygiene status of children with special needs and an increase in skills in brushing their teeth so that the debris index rate decreases, it is hoped that children with special needs to keep their teeth and mouth clean by brushing their teeth three times a day and it is hoped that their parents routinely check their children's oral and dental health every 6 months. Key words: brushing teeth, children with special needs, debris
Penyuluhan Penyalahgunaan Bahan Kosmetik Berbahaya di SMK PGRI 2 Pringsewu Liana Fajriah; Muhammad Hafizd Abdillah; Agustina Retnaningsih; Niken Feladita; Destiana Eka Oktaviantari
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3760

Abstract

Penggunaan kosmetik untuk menambah nilai estetika semakin meningkat. Keinginan untuk mempercantik diri secara berlebihan, salah akan kegunaan kosmetik, menyebabkan seseorang membuat kesalahan dalam memilih dan menggunakan kosmetik tanpa memperhatikan komposisi bahan dan lainnya. Tujuan penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada siswa SMK PGRI 2 Pringsewu tentang penyebab, bahaya, tanda, dan gejala serta pencegahan dan  penanganannya. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini yaitu terjadi peningkatan pengetahuan tentang bahan kosmetik berbahaya sesudah penyuluhan. Hal ini diketahui dari rata-rata kuesioner yang didapat sebelum penyuluhan yaitu 63.21 dan nilai rata-rata kuesioner sesudah penyuluh yaitu 84.17. Sehingga dapat disimpulkan kegiatan penyuluhan ini sangat efektif.

Page 1 of 4 | Total Record : 33


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue