cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,867 Documents
Penerapan Budaya Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun (5s) terhadap Kepuasan Pasien Irwansyah, Irwansyah; Lesmana, Hendy; Handayani, Fitriya; Ose, Maria Imaculata; Alfianur, Alfianur
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.15188

Abstract

ABSTRACT The implementation of cultural 5S (Smile, Respect, Greeting, Courtesy, and Manner) of excellent service in hospital becomes compulsory aspect to be implemented. It can change the perspectives of patients toward medical workers. Therefore, they would not have a negative view of hospital employees or medical workers. Hospital or Rumah Sakit (RS) Pertamina Tarakan is one of public hospitals with class C and has been socialized the cultural 5S of excellent service given to patients and service users since in 2018. According to the data of public relation department of this hospital in the period in January to May 2022 reported that there were 18 complaints coming from patients, for instances nurses were less friendly and less of cultural implementation of smile, respect, greeting, courtesy, and manner when the service took place. The purpose of this study was to know the implementation of cultural 5S in RS Pertamina Tarakan and to analyze the relationship between cultural 58 and patients' satisfaction of excellent service in RS Pertamina Tarakan. The design of this study was quantitative using a cross- sectional approach. The sample was 86 respondents. The independent variable was the implementation of cultural 58 and the dependent variable was patients' satisfaction. The data were analyzed by using chi square test. The finding of this study showed that there was significant relationship between the implementation of cultural 5S and patients' satisfaction. It indicates that RS Pertamina Tarakan should preserve and increase the implementation of cultural 5S to nurses and medical workers in order to give excellent service to patients. Keywords: Satisfaction, Implementation of Cultural Smile, Respect, Greeting, Courtesy, and Manner  ABSTRAK  Penerapan 5S dalam pelayanan Rumah Sakit menjadi aspek yang wajib di implementasikan, dengan menerapkan budaya 5S, bisa mengubah cara pandang pasien terhadap tenaga medis agar mereka tidak memandang negatif apa yang dilakukan oleh karyawan rumah sakit atau tenaga medis yang ada. Rumah sakit pertamina Tarakan merupakan salah satu rumah sakit umum tipe C di kota Tarakan, sejak tahun 2018  sudah mensosialisasikan budaya 5S dalam pelayanan yang di berikan kepada seluruh pasien yang berobat dan menggunakan jasa rumah sakit Pertamina Tarakan, data Humas tahun 2022 periode januari sampai dengan mei, terdapat ada 18 komplain tentang pelayanan yang di rasakan oleh sejumlah pasien, keluhan tentang beberapa tenaga perawat yang kurang ramah dalam memberikan pelayanan, kurang nya penerapan budaya senyum, sapa, salam, sopan dan santun pada saat melakukan pelayanan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan budaya 5S di RS Pertamina Tarakan, dan menganalisa hubungan budaya 5S terhadap kepuasan pasien di layanan Rumah Sakit Pertamina Tarakan. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 86 responden, variabel independen penelitian yaitu penerapan budaya 5S dan variabel dependen kepuasan pasien, analisa perhitungan dengan uji chi square. Hasil dari penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan 5S perawat dengan kepuasan pasien, dengan demikian RS Pertamina Tarakan tetap harus mempertahankan dan justru lebih meningkatkan lagi penerapan budaya 5S (senyum, sapa, salam sopan dan santun) kepada seluruh perawat dan seluruh tenaga kesehatan lainnya demi memberikan pelayanan yang terbaik untuk semua pasien. Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Penerapan Budaya Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberculosis Paru Alhaq, Rosyid; Indawati, Eli
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i11.17398

Abstract

ABSTRACT The success of tuberculosis (TB) treatment is highly dependent on the patient's adherence to taking medication regularly. Long periods of time, low medication adherence, medication schedules and side effects are the causes of non-adherence in the treatment of pulmonary tuberculosis. Social support, especially from the family, is considered one of the factors that can affect such compliance. This study aims to identify the relationship between family support and medication adherence in pulmonary TB patients at the Pulmonary Poly of Soedirman Kebumen Hospital. The research sample is 50 patients with pulmonary tuberculosis who are treated in August 2024 through a total sampling technique. The instruments used were family support questionnaires and medication adherence. The family support questionnaire had a validity test of 0.374 and a reliability test using chronbach alpha with a result of r=0.97.Medication adherence was measured by the Morinsky Medication Adherence Scale (MMAS) with a validity value of 0.374 and reliability of 0.95.Data analysis with the chi-square test showed that there was a relationship between family support and medication adherence (p=0.016). Family support for patients with good pulmonary tuberculosis (80%) and patients who do not comply with medication is 56%. Families should provide informational, instrumental and emotional assessment of pulmonary TB patients, especially during the treatment period. Keywords: Family Support, Medication Adherence, Pulmonary Tuberculosis    ABSTRAK Keberhasilan pengobatan tuberkulosis (TB) sangat bergantung pada kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara teratur.Jangka waktu yang lama,kepatuhan minum obat yang rendah,jadwal minum dan efek samping obat menjadi penyebab ketidakpatuhan dalam pengobatan tuberculosis paru. Dukungan sosial, terutama dari keluarga, dianggap sebagai salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien Tb paru di Poli Paru RSUD Soedirman Kebumen.Metode penelitian menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross-sectional.Sampel penelitian adalah pasien Tb Paru yang control berobat pada bulan Agustus 2024 sejumlah 50 orang melalui tekhnik total sampling..Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat.Kuesioner dukungan keluarga memiliki uji validitas 0,374 dan uji reliabilitas menggunakan chronbach alpha dengan hasil r=0,97.Kepatuhan minum obat diukur dengan Morinsky Medication Adherence Scale (MMAS) dengan nilai validitas 0,374 dan reliabilitas 0,95.Analis data dengan uji chi-square menunjukan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat  (p=0,016).Dukunagn keluarga terhadap pasien Tb paru baik (80%) dan pasien yang tidak patuh minum obat sebanyak 56%.Keluarga sebaiknya memberikan dukungan secara informasional,penilaian instrumental dan emosional pada pasien Tb paru terutama dalam masa pengobatan. Kata Kunci: Dukungan Keluarga,Kepatuhan Minum Obat,Tuberculosis Paru  
Tinjauan Sistematis: Hubungan Kelahiran Prematur dengan Kejadian Stunting di Dunia Syahfitri, Yuni; Setiarini, Asih
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.18262

Abstract

ABSTRACT Preterm birth is a leading cause of neonatal morbidity and mortality, often resulting in malnutrition and stunting. This study aims to review the relationship between preterm birth and stunting in children under five years old globally. This systematic review follows the PRISMA method, sourcing articles published from 2015 to 2024 in online databases such as PubMed, ProQuest, and Scopus. Four articles were selected for analysis. The results indicate that preterm birth significantly increases the risk of stunting, highlighting the importance of comprehensive interventions, particularly in antenatal care and maternal nutrition. These findings contribute to improving maternal and child health through better management of preterm births. Keywords: Preterm Birth, Premature, Stunting, Growth Failure.  ABSTRAK Kelahiran prematur merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal, yang sering kali mengakibatkan malnutrisi dan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau hubungan antara kelahiran prematur dan kejadian stunting pada anak usia di bawah lima tahun secara global. Tinjauan sistematis ini mengikuti metode PRISMA dan melibatkan pencarian artikel yang dipublikasikan dalam database online, seperti PubMed, ProQuest, dan Scopus, dari tahun 2015 hingga 2024. Dari hasil pencarian, empat artikel dipilih untuk dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa kelahiran prematur secara signifikan meningkatkan risiko stunting, yang menggarisbawahi pentingnya intervensi komprehensif, terutama dalam perawatan antenatal dan zat gizi ibu hamil. Temuan ini berkontribusi pada upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui manajemen yang lebih baik terhadap kelahiran prematur. Kata Kunci: Kelahiran Prematur, Prematur, Stunting, Pertumbuhan Terhambat.
Pengaruh Permainan Tradisional Ular Naga terhadap Sense of Belonging pada Anak Panti Asuhan Afifah, Tsara; Estria, Suci Ratna
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.17007

Abstract

ABSTRACT A preliminary study conducted at the Dharmo Yuwono Orphanage for Orphans and Abandoned Children revealed that 30 children reside in the orphanage, many lacking a sense of belonging. A survey conducted by the researcher on January 9, 2024, showed that 2 children had a high sense of belonging, 4 had a moderate sense of belonging, and 4 had a low sense of belonging. Many children appeared isolated and unwilling to interact with others. This study aims to determine whether the traditional game Ular Naga affects the sense of belonging among children at the Dharmo Yuwono Orphanage for Orphans and Abandoned Children. This research employed a pre-experimental design using a non-randomized pre-post test without a control group design and paired sample t-test technique. A total sampling technique was used to select 30 orphanage children as the sample. The data were collected using the Sense of Belonging Instrument (SOBI) questionnaire. The score before the intervention was 66.97, and after the intervention, it was 23.77, indicating a difference of 43.20. The paired sample t-test results showed a mean difference of 43.20 with a standard deviation of 8.77. The significance level of the results was 0.000 0.05, indicating that the Ular Naga game significantly affected the sense of belonging among orphanage children. The traditional game Ular Naga significantly influences the sense of belonging among children at the Dharmo Yuwono Orphanage for Orphans and Abandoned Children. Keywords: Ular Naga Game, Sense of Belonging  ABSTRAK Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di panti asuhan Yatim Piatu dan Terlantar Dharmo Yuwono terdapat ada 30 anak yang tinggal di panti asuhan dan terdapat anak-anak yang terlantar dan kurang sense of belonging.  Hasil survei yang telah dilakukan peneliti pada tanggal 9 Januari 2024, menunjukkan 2 anak mengalami rasa memiliki yang tinggi, 4 anak mengalami rasa memiliki yang sedang dan 4 anak mengalami rasa memiliki yang rendah. Banyak anak-anak yang terlihat menyendiri dan tidak mau berbaur dengan teman lainnya. Peneliti ingin mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dari permainan tradisional ular naga terhadap sense of belonging anak Panti Asuhan Yatim Piatu dan Terlantar Dharmo Yuwono. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre eksperiment dengan desain penelitian non randomized pre-post test without control group design dan Teknik paried sampel t test. Sampel yang di ambil dengan teknik total sampling 30 anak panti asuhan. Instrumen pengumpulan data menggunakan penyebaran kuesioner SOBI. Skor sebelum intervensi adalah 66,97 dan setelah intervensi adalah 23,77, atau terdapat perbedaan sebesar 43,200. hasil uji t test sampel berpasangan yang diperoleh setelah diberikan intervensi rasa memiliki, diperoleh nilai rata-rata sebesar 43,200 dan standar deviasi sebesar 8,771. Tingkat signifikansi hasil sebesar 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa permainan ular naga berpengaruh terhadap rasa memiliki anak panti asuhan. Ada pengaruh permainan tradisional ular naga terhadap sense of belonging anak Panti Asuhan Yatim Piatu dan Terlantar Dharmo Yuwono. Kata Kunci: Permainan Ular Naga, Sense of Belonging
Hubungan Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi dengan Minat Keikutsertaan Posyandu Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Kalirejo Kecamatan Negri Katon Kabupaten Pesawaran Indaman, Putri; Andoko, Andoko; Trismiyana, Eka
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i1.16107

Abstract

ABSTRACT Interest is a factor that motivates individuals to pursue what they desire. Currently, there is a low level of adolescent interest in participating in adolescent health services, with only 51 out of 422 adolescents in Kalirejo Village attending these services. This low participation can be influenced by various factors such as knowledge, skills, and attitudes. Knowledge forms the foundation of behavior, and according to Nasution & Manik (2020), adolescents' knowledge about reproductive health remains low. In Kalirejo Village, only 9 out of 30 adolescents, or approximately 30%, have a clear understanding of reproductive health, while the remaining 70% do not. To determine the relationship between adolescents' knowledge of reproductive health and their interest in participating in adolescent health services in Kalirejo Village, Negri Katon Subdistrict, Pesawaran District in 2024. This study employs a quantitative research design using an analytical survey with a cross-sectional approach. The population includes all adolescents in Kalirejo Village, comprising 7 hamlets with a total of 422 adolescents, and the sample is 80 respondents. The sampling technique used study is purposive sampling. In this study, the majority of respondents were mid-adolescents aged 16-20 years (48.6%), with the predominant gender being female (55%) and the highest education level being high school (63.8%). The results indicated that adolescent knowledge about reproductive health was low (50.0%) and interest in participating in adolescent health services was also low (46.2%). The p-value analysis was 0.001 (<0.05), indicating a significant relationship between adolescents' knowledge about reproductive health and their interest in participating in adolescent health services. Suggestions to the health center spread the information about integrated health care center activities to all adolescents in order to interset in participating adolescent healthcare. Keywords: Interest, Adolescent Health Services, Knowledge, Reproductive Health.  ABSTRAK Minat merupakan suatu hal yang mendorong seseorang untuk melakukan apa yang mereka inginkan. Yang terjadi saat ini adalah rendahnya minat remaja dalam keikutsertaan posyandu remaja dimana di Desa Kalirejo terdapat 422 remaja namun hanya 51 remaja yang hadir di Posyandu remaja. Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pengetahuan, keterampilan, dan sikap.  Pengetahuan merupakan domain terbentuknya perilaku, menurut Nasution & Manik (2020) pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi masih rendah. Didapati di Desa Kalirejo hanya 9 dari 30 remaja atau sekitar 30% remaja yang mengetahui pasti tentang kesehatan reproduksi. Sisanya, sekitar 70% remaja di desa Kalirejo tidak mengetahui pasti tentang kesehatan reproduksi. Diketahui hubungan antara pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dengan minat keikutsertaan posyandu remaja di Desa Kalirejo Kecamatan Negri Katon Kabupaten Pesawaran Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dimana rancangan dalam penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja di Desa Kalirejo yang terdiri dari 7 dusun dengan total 422  remaja, sehingga didapati sampel berjumlah 80 responden. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Pada penelitian ini sebagian besar responden adalah usia remaja pertengahan yaitu 16-20 tahun (48,6%), sebagian besar jenis kelamin adalah perempuan (55%) serta sebagian besar pendidikan yaitu SMA (63,8%). Hasil pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi tertinggi pada kategori rendah (50,0%) dan hasil minat keikutsertaan posyandu remaja tertinggi pada kategori kurang (46,2%). Hasil uji p-value adalah 0,001 (<0,05) artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dengan minat keikutsertaan posyandu remaja. Saran kepada pihak puskesmas menyebarkan informasi tentang kegiatan posyandu ke seluruh remaja, agar dapat meningkatkan minat keikutsertaan posyandu remaja. Kata Kunci: Minat, Posyandu Remaja, Pengetahuan, Kesehatan Reproduksi  
Efektivitas Layanan Informasi Bahaya Bermain Game Online menggunakan Media Flipchart dalam Mengurangi Intensitas Bermain Game Online Disekolah Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Setukabupaten Bekasi Riswandi, Iwan; Mulyanto, Tatag
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i11.14280

Abstract

ABSTRACT Education comes from the basic word didik. In Indonesian Dictionary, the word didik is defined as the process of "maintaining and giving training (teachings, guidance, guidance) regarding morals and intelligence of the mind. Knowing the Effectiveness of Information Services through flipchart media in reducing the intensity of playing online games. Quasy experimental research with a two-group pre-post test research design with a sample of 52 students. The results of the descriptive analysis showed that the intensity of playing online games before being given information services on the dangers of playing online games was 33 or 63.5% who had a very high intensity of playing online games, 12 or 23% of students who had a high intensity of playing online games, 3 or 5.8% of students who had a moderate intensity of playing online games, and 4 or 7.7% of students who had a very low intensity of playing online games,  While after being given information services on the dangers of playing online games, there was a reduction of 9 or 17.3% who had a very high intensity of playing online games, there were 10 or 19.2% of students who had a high intensity of playing online games, there were 27 or 52% of students who had a moderate intensity of playing online games, and there were 6 or 11.5% of students who had a very low intensity of playing online games. Based on the results of the study proved that information services on the dangers of playing online games accompanied by flipchart media are effective in reducing the intensity of playing online games. Keywords: Online Game, Flipchart Media, Intensity of Playing Online Games.  ABSTRAK Pendidikan berasal dari kata dasar didik. Dalam Kamus Bahasa Indonesia, kata didik didefinisikan sebagai proses “memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. Mengetahui Efektifitas Layanan informasi melalui media flipchart dalam mengurangi intensitas bermain game online. Penelitian pra-eksperimental-semu (quasy experimental research) dengan desain penelitian pre-post test dua kelompok dengan sampel 52 siswa. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa intensitas bermain game online sebelum diberikan layanan informasi bahaya bermain game online yaitu 33 atau 63,5 % yang memiliki intensitas bermain game online sangat tinggi, 12 atau 23 % siswa siswa yang memiliki intensitas bermain game online tinggi, 3 atau 5,8% siswa yang memiliki intensitas bermain game online sedang, dan 4 atau 7,7 % siswa yang memiliki intensitas bermain game online sangat rendah, sedangkan sesudah diberikan layanan informasi bahaya bermain game online maka terjadi pengurangan yaitu 9 atau 17,3 % yang memiliki intensitas bermain game online sangat tinggi, ada 10 atau 19,2 % siswa yang memiliki intensitas bermain game online tinggi, ada 27 atau 52 % siswa yang memiliki intensitas bermain game online sedang, dan ada 6 atau 11,5 % siswa yang memiliki intensitas bermain game online sangat rendah. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa layanan informasi bahaya bermain game online disertai media flipchart efektif dalam mengurangi intensitas bermain game online. Kata Kunci: Game Online, Media Flipchart, Intensitas Bermain Game Online.
Analisis Kepercayaan dan Health Seeking Behavior Kejadian Demam Kuro pada Suku Anak Dalam Jambi Hubaybah, Hubaybah; Azhary, Muhammad Rifqi; Putri, Fitria Eka; Simatupang, Nanda Agustian
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.18053

Abstract

ABSTRACT Globally, 247 million positive Malaria cases were reported in 84 malaria-endemic countries. Indonesia is one of the malaria-endemic countries with 443,530 cases in 2023 [4]. Meanwhile, in Jambi Province in 2022, there were 12,682 cases, with the highest cases recorded in Merangin District (3,639 cases) and Sarolangun District (3,494 cases). This study aims to analyze and explore in-depth information about the beliefs and health-seeking behaviors related to Kuro fever among the Suku Anak Dalam tribe. This is a qualitative research with a case study approach. The study was conducted from February to October 2024 with 6 informants consisting of 2 tribal chiefs (temenggung) and 4 Suku Anak Dalam tribe members, using Thematic Analysis technique. The Suku Anak Dalam community still strongly holds traditions and beliefs in traditional treatments and herbal medicines prepared by shamans or self-prepared. Seeking treatment at health facilities is their secondary option if traditional treatments fail to cure the illness. It is crucial to enhance health education programs that are sensitive to the culture and local beliefs of the Suku Anak Dalam tribe. The government and related institutions need to facilitate improved access to health services, such as providing mobile health facilities in Suku Anak Dalam community areas. Keywords: Suku Anak Dalam, Beliefs, Kuro Fever, Health Seeking Behavior  ABSTRAK Secara Global, sebanyak 247 juta kasus positif Malaria di laporkan di 84 negara endemis malaria. Indonesia adalah salah satu negara endemis malaria dengan jumlah kasus 443.530  jiwa. Pada tahun 2023 [4] Sedangkan di Provinsi Jambi pada tahun 2022 adalah sebanyak 12.682 jiwa sedangkan untuk kabupaten/kota yang paling tinggi adalah kabupaten Merangin (3.639 kasus) dan Sarolangun (3.494 kasus). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menggali informasi lebih dalam mengenai kepercayaan dan perilaku pencaria pegobatan demam kuro pada suku anak dalam. Jenis penelitian ini adalah Kualitatif dengan pendekatan studi kasus. dilakukan pada bulan Februari s/d Oktober 2024 dengan informan sebanyak 6 orang terdiri dari 2 temenggung dan 4 warga suku anak dalam, menggunakan teknik Thematic Analysis. Masyarakat suku anak dalam masih memegang erat tradisi dan kepercayaan pada pengobatan yang dilakukan secara tradisional dan menggunakan obat herbal yang diracik oleh dukun atau diracik sendiri. Pengobatan dipelayanan kesehatan adalah berikutnya jika penyakit tidak sembuh dengan pengobatan tradisional. Pentingnya meningkatkan program penyuluhan kesehatan yang sensitif terhadap budaya dan kepercayaan lokal Suku Anak Dalam. Pemerintah dan instansi terkait perlu memfasilitasi peningkatan akses terhadap layanan kesehatan, seperti menyediakan fasilitas kesehatan bergerak di area komunitas Suku Anak Dalam Kata Kunci: Suku Anak Dalam, Kepercayaan, Demam Kuro, Health Seeking Behavior
Hubungan Umur dan Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas tentang KB dengan Keikutsertaan KB Pascasalin di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bajayau Wahyuni, Rini; Friscila, Ika; Herawati, Anita; Fitriani, Aida
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i1.14911

Abstract

ABSTRACT Postpartum birth control participation in postpartum mothers is important because the return of fertility in a mother after childbirth is unpredictable and can occur before the arrival of the menstrual cycle, even in breastfeeding mothers. Postpartum birth control has the goal of maintaining pregnancy spacing, regulating childbirth and avoiding unwanted pregnancies. The purpose of this study was to determine the relationship between the age and level of knowledge of postpartum mothers about family planning with postpartum family planning participation in the work area of UPT Puskesmas Bajayau. This research method uses a quantitative approach with the crossectiona method. The population is 109 people. The whole mother is puerperal. Simple random sampling technique as many as 57 people. Questionnaire collection technique. Data analysis using descriptive analysis and statistical chi-square test analysis. The age of the most postpartum mothers who were respondents was the age of 20-35 years as many as 30 people, the level of knowledge of postpartum mothers was mostly included in the category of less than 34 people, postpartum mothers who participated in postpartum birth control only amounted to 25 people, there was an age relationship with the participation of postpartum family planning in the Working Area of UPT Puskesmas Bajayau in 2022 (p. value< 0.05) with a significant value (p) result of 0.000. There is a relationship between the level of knowledge of postpartum mothers about family planning with the participation of postpartum family planning in the Bajayau Health Center Work Unit in 2022 (p. value< 0.05) with a significant value (p) of 0.000. That the age and level of knowledge of postpartum mothers are related to the participation of postpartum birth control. Keywords: Postpartum Mother, Participation, Postpartum Birth Control, Knowledge, Age ABSTRAK Keikutsertaan KB Pasca Salin pada ibu nifas penting karena kembalinya kesuburan pada seorang ibu setelah melahirkan tidak dapat diprediksi dan dapat terjadi sebelum datangnya siklus haid, bahkan pada ibu menyusui. KB Pasca persalinan mempunyai tujuan yaitu menjaga jarak kehamilan, mengatur kelahiran dan menghindari kehamilan yang tidak diinginkan. Mengetahui hubungan umur dan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang KB dengan keikutsertaan KB Pascasalin Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bajayau. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode crossectional. Populasi sebanyak 109 jiwa orang. Seluruh ibu nifas. Teknik pengambilan sampel Simple random sampling sebanyak 57 Orang. Teknik pengumulan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis uji statistic chi-square. Umur ibu nifas terbanyak yang menjadi responden adalah umur 20-35 tahun sebanyak 30 orang, tingkat pengetahuan ibu nifas sebagian besar termasuk kategori kurang sebanyak 34 orang, ibu nifas yang mengikuti KB pascasalin hanya berjumlah 25 orang, ada hubungan umur dengan Keikutsertaan KB Pascasalin di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bajayau Tahun 2022 (p. value< 0,05) dengan hasil nilai signifikan (p) 0,000. Ada hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang KB dengan Keikutsertaan KB Pascasalin di Wilayah UPT Kerja Puskesmas Bajayau Tahun 2022 (p. value< 0,05) dengan hasil nilai signifikan (p) 0,000.  Bahwa umur dan tingkat pengetahuan ibu nifas berhubungan dengan keikutsertaan KB Pascasalin. Kata Kunci: Ibu Nifas, Keikutsertaan, Kb Pascasalin, Pengetahuan, Umur
Tinjauan Sistematis: Faktor Psikologis yang Berhubungan dengan Kejadian Social Media Disorder (SMD) pada Mahasiswa Widya, Shinta Restyana; Anshari, Dien; Amanda, Qorry
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i1.17436

Abstract

ABSTRACT Social media has become a key element within higher education, facilitating collaborative learning and addressing various educational challenges. Despite its benefits, excessive use of social media can lead to Social Media Disorder (SMD), which poses significant risks to mental health, including an increased risk of suicide. This systematic review aims to analyze the psychological factors related to SMD among students. The research methodology involved searching databases such as PubMed, ProQuest, Scopus, and Cochrane, using the keywords social media disorder scale and psychological factor, total 1,803 articles found, yielding five relevant articles according to PICO framework, that identify factors such as histrionic personality, stress perception, Fear of Missing Out (FoMO), identity styles, extrinsic religious orientation and quest, as well as low self-esteem, as contributing factors to SMD among college students. Keywords: Social Media Disorder Scale, Personality, Stress, Identity Style  ABSTRAK Media sosial telah menjadi elemen kunci dalam perguruan tinggi, mendukung kolaborasi pembelajaran dan mengatasi berbagai kendala pendidikan. Meskipun memberikan manfaat, penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menyebabkan Social Media Disorder (SMD), yang berdampak buruk pada kesehatan mental, termasuk meningkatkan risiko bunuh diri. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi SMD di kalangan mahasiswa. Metode penelitian melibatkan pencarian di database PubMed, ProQuest, Scopus, dan Cochrane, menggunakan kata kunci social media disorder scale dan psychological factor, ditemukan total 1.803 artikel, menghasilkan 5 artikel relevan dengan framework PICO, dan mengidentifikasi kepribadian histrionic, persepsi stres, Fear of Missing Out (FoMO), gaya identitas, orientasi religious ekstrinsik dan quest, serta tingkat kepercayaan diri yang rendah, sebagai faktor yang berhubungan dengan SMD pada mahasiswa. Kata Kunci: Social Media Disorder Scale, Kepribadian, Stres, Gaya Identitas
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Proses Penyembuhan Luka Post Sectio Caesaria di RS Ananda Babelan Maudyla, Dena; Hardiati, Iis Sri
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14446

Abstract

ABSTRACT Maternal mortality in Indonesia is still dominated by three main causes of death: bleeding, hypertension in pregnancy, and infection. One high MMR may be due to complications in labor, including SC. Childbirth with caesarean section surgery has a five- fold greater risk of complications compared with a normal delivery. Complications that can occur after caesarean section surgery are infections, called postoperative morbidities.The purpose of this study to determine the Factors Associated With Healing Post SC Injury At RS Ananda Year 2023.This research type is analytic survey research with cross sectional approach by using primary data and secondary data. The data used is using chis-quare test. The population in this study are as many as 32 people and the total sample of 32 peoples. From result of research indicate that from result of Chi-square statistic test at 95% confidence level with α = 0,05, obtained by Asymp. Sig age (0. 000), IMT (0.006), and early mobilization (0.001) <α (0.05). The conclusion of the study is the relationship of age, BMI and early mobilization with SC with Post Injury Healing in RS Ananda Babelan Year 2023. It is suggested to the hospital to further improve the quality of health service and the managerial of the house more emphasize the implementation of early mobilization for SC mother to avoid infection and to accelerate the recovery of cesarean section injection, and to nurses and midwives to provide and monitoring of the implementation of early mobilization more intensively and to observe nutritional status of post SC mother to accelerate wound healing. Keywords: Age, BMI, Early Mobilization, and Wound Healing of Post SC  ABSTRAK Kematian ibu di Indonesia masih didominasi oleh tiga faktor penyebab utama kematian yaitu perdarahan, hipertensi dalam kehamilan (HDK), dan infeksi. Salah satu tingginya AKI dapat disebabkan oleh adanya komplikasi-komplikasi dalam persalinan, termasuk SECTIO CAESARIA. Persalinan dengan operasi seksio sesarea memiliki resiko lima kali lebih besar terjadi komplikasi dibandingkan dengan persalinan normal. Komplikasi yang dapat terjadi setelah operasi seksio sesarea adalah infeksi, yang disebut sebagai morbiditas pasca operasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan proses penyembuhan luka Post Operasi Sectio Caesaria di RS Ananda Babelan. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data yang digunakan yaitu menggunakan uji chis-quare. Populasi pada penelitian ini yaitu sebanyak 32 orang dan total sampel sebanyak 32 orang. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil uji statistik Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% dengan α = 0,05, diperoleh Asymp. Sig umur (0,000), IMT (0,006), dan mobilisasi dini (0,001) < α (0,05). Kesimpulan penelitian ada hubungan umur, IMT dan mobilisasi dini dengan Penyembuhan Luka Post SC di RS ANANDA babelan. Disarankan kepada pihak Rumah sakit untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan kesehatan     dan pihak rumah sakit disarankan lebih intens terhadap pelaksanaan mobilisasi dini pelaksanaan mobilisasi dini bagi ibu seksio sesarea agar terhindar dari infeksi dan lebih mempercepat pemulihan luka seksio sesarea, serta kepada perawat dan agar memberikan KIE dan pengawasan terhadap pelaksanaan mobilisasi dini secara lebih intensif serta memperhatikan status gizi ibu post SC untuk mempercepat penyembuhan luka. Kata Kunci: Umur, IMT, Mobilisasi Dini, dan Penyembuhan Luka Post SC

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026) Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue