cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,867 Documents
Hubungan Self-Efficacy dengan Perilaku Pencegahan Stunting pada Ibu Balita di Tiga Lokus Stunting Kota Bandung Putri, Alfita Rahma; Sari, Sheizi Prista; Maryam, Nenden Nur Asriyani
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20193

Abstract

ABSTRACT Stunting is a chronic nutritional problem that remains a serious health issue in Indonesia. One factor that influences the success of stunting prevention is maternal behavior in child health practices. In this case, maternal self-efficacy plays an important role in encouraging the consistent and effective implementation of stunting prevention behavior. This study aims to analyze the relationship between self-efficacy and stunting prevention behavior among mothers of toddlers in three stunting loci in Bandung City, namely Margasari, Dago, and Babakan Ciparay Villages. This study used a cross-sectional design with a correlational analytic approach based on secondary data. The results of this study indicate a significant relationship between self-efficacy and stunting prevention behavior in mothers of toddlers with a positive relationship direction (p-value=0.011). The higher the mother's self-efficacy, the better the stunting prevention behavior applied. Therefore, strengthening stunting prevention behavior in mothers needs to be initiated by increasing mothers' self-efficacy for this behavior.  Keywords: Self-Efficacy, Behavior, Stunting Prevention, Mothers Of Toddlers  ABSTRAK Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi isu kesehatan serius di Indonesia. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan pencegahan stunting adalah perilaku ibu dalam praktik kesehatan anak. Dalam hal ini, self-efficacy ibu berperan penting dalam mendorong penerapan perilaku pencegahan stunting yang konsisten dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-efficacy dengan perilaku pencegahan stunting pada ibu balita di tiga lokus stunting Kota Bandung, yaitu Kelurahan Margasari, Dago, dan Babakan Ciparay. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan analitik korelasional berbasis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara self-efficacy dengan perilaku pencegahan stunting pada ibu balita dengan arah hubungan bersifat positif (p-value = 0,011). Semakin tinggi self-efficacy ibu, semakin baik pula perilaku pencegahan stunting yang diterapkan. Oleh karena itu, penguatan perilaku pencegahan stunting pada ibu perlu diawali dengan peningkatan self-efficacy ibu terhadap perilaku tersebut. Kata kunci: Self-Efficacy, Perilaku, Pencegahan Stunting, Ibu Balita
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Bintang Amin Sartika, Eka; Elliya, Rahma; Triyoso, Triyoso
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.19920

Abstract

ABSTRACT Anxiety has a significant impact on the quality of life of patients with Chronic Kidney Disease (CKD) undergoing hemodialysis. Anxiety is caused by uncertainty about disease prognosis, concerns about hemodialysis complications, and significant lifestyle changes due to physical limitations or dependence on medical care. To determine the relationship between anxiety levels and quality of life in chronic kidney disease patients undergoing hemodialysis at bintang amin hospital in 2024 This research used a quantitative method with a cross-sectional design. The sample consisted of 115 respondents who were CKD patients undergoing hemodialysis. The dependent variable was Anxiety Level, the independent variable was Quality of Life. The showed that the independent variable was related to anxiety levels (p-value: 0.000). The Odds Ratio (OR) value was 12.938 (95% CI: 2.734 – 61.232), meaning that individuals experiencing anxiety were 12,938 times more likely to have a poor quality of life. There is a relationship between the level of anxiety and the quality of life in patients with chronic kidney disease (CKD) undergoing hemodialysis at Bintang Amin Hospital in 2024.  Keywords: Anxiety Level, Quality of Life, CKD Patients.  ABSTRAK Kecemasan memiliki dampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien dengan Penyakit Ginjal Kronis (GGK) yang menjalani hemodialisis. Kecemasan disebabkan oleh ketidakpastian tentang prognosis penyakit, rasa khawatir akan komplikasi hemodialisis, dan perubahan gaya hidup yang signifikan akibat keterbatasan fisik atau ketergantungan pada perawatan medis. Diketahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa di RS Bintang Amin tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 115 responden, merupakan pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa. Variabel dependen yaitu Tingkat Kecemasan dan variabel independen berupa Kualitas Hidup. didapatkan variabel independen berhubungan dengan tingkat kecemasan (pv:0,000. Nilai Odd Ratio (OR) 12,938 (95% CI: 2,734 – 61,232) artinya individu yang mengalami kecemasan 12,938 kali lebih beresiko memiliki kualitas hidup yang buruk. Adanya hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa di Rs Bintang Amin tahun 2024.  Kata Kunci: Tingkat Kecemasan, Kualitas Hidup, Pasien GGK
Pengaruh Keterampilan Deteksi Dini dan Manajemen Awal Kegawatdaruratan Perdarahan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil di UPTD Puskesmas Way Panji Kabupaten Lampung Selatan Wahyuningsih, Indah; Rilyani, Rilyani; Novikasari, Lina
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.19787

Abstract

ABSTRACT The World Health Organization (WHO) stated that maternal deaths in 2020 were around 287,000 women who died during and after pregnancy and childbirth. Sub-Saharan Africa 70% of maternal deaths (202,000), South Asia 16% of maternal deaths (47,000). Indonesia's maternal mortality rate is above 15 deaths per 1000 live births. In Lampung Province, the maternal mortality rate in 2023 was 75.15%. South Lampung in 2022 was 29.43%. Early detection of emergencies and provision of appropriate treatment can prevent complications and can result in maternal death. To determine the effect of early detection skills and early management of bleeding emergencies on the knowledge of pregnant women at the Way Panji Health Center, South Lampung Regency in 2024. This study used a quasi-experimental design with one group pre-test - post-test, the population was all pregnant women in the scope of work of the Way Panji Health Center, South Lampung Regency, totaling 326 respondents, the sampling technique used was Purposive Random Sampling with a sample of 30 respondents. The instrument used a questionnaire and the statistical test used was the t-test. The average pre-test knowledge score was 6.33 and the average post-test knowledge score was 13.03. The average pre-test skill score was 4.90 and the average post-test knowledge score was 11.17. The results of the t-test knowledge test (0.000) and skills (0.000) of pregnant women. There is an influence of early detection skills and early management of bleeding emergencies on the knowledge and skills of pregnant women at the Way Panji Health Center, South Lampung Regency in 2024. Keywords: Pregnant Women, Early Detection, Pregnant Women's Emergencies, Knowledge  ABSTRAK World Health Organization (WHO) menyatakan kematian ibu hamil tahun 2020 sekitar 287.000 perempuan meninggal selama dan setelah kehamilan dan persalinan. Afrika Sub-Sahara 70% kematian ibu (202.000), Asia Selatan 16 % kematian ibu  (47.000). Indonesia angka kematian ibu di atas 15 kematian per 1000 kelahiran hidup. Di Provinsi Lampung angka kematian ibu pada tahun 2023 sebanyak 75,15 %. Lampung Selatan tahun 2022 sebanyak 29,43%. Deteksi dini kegawatdaruratan dan pemberian penanganan yang sesuai dapat mencegah komplikasi dan dapat mengakibatkan kematian ibu. Diketahui Pengaruh Keterampilan Deteksi Dini Dan Manajemen Awal Kegawatdaruratan Perdarahan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Di Puskesmas Way Panji Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan diesain desain quasi eksperimen one group Pre-test – Post-test, populasi adalah seluruh ibu hamil yang berada di ruang lingkup kerja Puskemas Way Panji Kabupaten Lampung Selatan yang berjumlah 326 responden, teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Random Sampling dengan sampel sebanyak 30 responden. Instrumen menggunakan kuesioner dan uji statistic yang digunakan  uji t test. Rata-rata nilai pengetahuan pre test sebesar 6,33 dan rata-rata nilai pengetahuan post test sebesar 13,03. Rata-rata nilai keterampilan pre test sebesar 4,90 dan rata-rata nilai pengetahuan post test sebesar 11,17. Hasil uji t test pengetahuan (0,000) dan keterampilan (0,000) ibu hamil. Ada pengaruh keterampilan deteksi dini dan manajemen awal kegawatdaruratan perdarahan terhadap pengetahuan dan keterampilan ibu hamil di Puskesmas Way Panji Kabupaten Lampung Selatan tahun 2024. Kata Kunci: Ibu Hamil, Deteksi Dini, Kegawatdaruratan Ibu Hamil, Pengetahuan
Analisis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan di Puskesmas Kebun Kopi Hadi, Syalaisha Anargya; Noerjoedianto, Dwi; Amir, Andy; Guspianto, Guspianto; Solida, Adila
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.20977

Abstract

ABSTRACT The management of Health Operational Assistance funds at Puskesmas is crucial so that budget planning for each program can be carried out as needed. Based on information obtained from the DJPK of the Ministry of Finance (2020), there is a difference between the allocation and realization of the BOK budget in all provinces, with some areas experiencing budget overruns. Puskesmas with the lowest realization of BOK funds in Jambi City are Puskesmas Kebun Kopi and Puskesmas Talang Bakung with the realization of the use of BOK funds only reaching 57%. This study aims to determine how the management of BOK funds at the Kebun Kopi Health Center. This research is a qualitative research with a descriptive approach. The location of this research is at the Kebun Kopi Health Center with a total of 7 informants. In the context aspect, the objectives of the BOK Fund have been aligned with the basic service needs of the community. However, in terms of input, the human resources who manage the funds are not competent. In the process, the main obstacles lie in the delay of technical guidelines, cross-sector coordination, and double workload. In terms of products, the realization of funds is still not optimal. Conclusion: The management of BOK funds at Puskesmas Kebun Kopi still faces challenges in the aspects of human resources, planning, and reporting. Training and strengthening the capacity of managers are needed so that BOK funds can be used more efficiently and on target. Keywords: BOK Fund, Management, Puskesmas, CIPP, Qualitative  ABSTRAK Pengelolaan dana Bantuan Operasional Kesehatan di Puskesmas menjadi krusial agar perencanaan anggaran untuk tiap program dapat terlaksana sesuai kebutuhan. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari DJPK Kemenkeu (2020), tercatat adanya perbedaan antara alokasi dan realisasi anggaran BOK di seluruh provinsi, dengan beberapa daerah mengalami kelebihan anggaran. Puskesmas dengan realisasi Dana BOK paling rendah di Kota Jambi adalah Puskesmas Kebun Kopi dan Puskesmas Talang Bakung dengan realisasi penggunaan Dana BOK yang hanya mencapai 57%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan dana BOK di Puskesmas Kebun Kopi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian ini di Puskesmas Kebun Kopi dengan jumlah informan sebanyak 7 orang. Pada aspek konteks, tujuan Dana BOK telah selaras dengan kebutuhan pelayanan dasar masyarakat. Namun, dari sisi input, SDM yang mengelola dana tidak sesuai kompetensi. Pada proses, kendala utama terletak pada keterlambatan juknis, koordinasi lintas sektor, serta beban kerja ganda. Dari sisi produk, realisasi dana masih belum optimal. Pengelolaan Dana BOK di Puskesmas Kebun Kopi masih menghadapi tantangan pada aspek SDM, perencanaan, dan pelaporan. Diperlukan pelatihan dan penguatan kapasitas pengelola agar dana BOK dapat digunakan lebih efisien dan tepat sasaran. Kata Kunci: Dana BOK, Pengelolaan, Puskesmas, CIPP, Kualitatif
Efektifitas Penggunaan Minyak Zaitun Dalam Mencegah Kerusakan Integritas Kulit Pada Pasien Tirah Baring di Ruang Picu Syabanasyah, Inas; Solehudin, Solehudin; Sidauruk, Orenta; Sijabat, Imelda Asima
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.20016

Abstract

ABSTRAK Luka tekan merupakan masalah kerusakan integritas kulit. Luka tekan merupakan luka karena tekanan yang berlangsung cukup lama pada kulit dan jaringan kulit, yang dapat berakibat pada kondisi yang semakin menurun. Kerusakan integritas kulit akibat luka tekan adalah kerusakan jaringan yang terlokalisir, yang disebabkan karena adanya kompresi jaringan lunak diatas tulang yang menonjol. Untuk mengetahui efektifitas penggunaan minyak zaitun dalam menjaga integritas kulit pada pasien tirah baring di ruang perawatan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) yang dirawat di RSUP Persahabatan, dengan membandingkan kondisi kulit sebelum dan sesudah pengaplikasian minyak zaitun. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana minyak zaitun dapat membantu mencegah kerusakan integritas kulit dan mengurangi risiko terjadinya luka tekan pada pasien yang terbaring lama. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen kuantitatif dengan desain Non-equivalent Control-Group(Hanif, 2019). Berdasarkan pernyataan para ahli diatas, maka penulis mengambil sampel responden sebanyak 10 subjek untuk yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Jumlah sampel ini diharapkan mewakili populasi untuk mendapatkan data eksperimental kelompok dalam menilai efektifitas penggunaan minyak zaitun dalam mencegah kerusakan integritas kulit pada pasien tirah baring di ruang pediatric intensive care. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan signifikan efektifitas penggunaan minyak zaitun dalam mencegah kerusakan integritas kulit pada pasien tirah baring diruang PICU. Kesimpulan: Untuk menjaga kelembapan kulit, kita dapat menggunakan apa saja. Dan tetap memperhatikan kadar hemoglobin dan Albumin pasien yang dirawat. Kata Kunci: Minyak Zaitun, Efektiftifitas Minyak Zaitun  ABSTRACT Pressure ulcers are a problem of damage to skin integrity. Pressure ulcers are wounds due to pressure that lasts quite a long time on the skin and skin tissue, which can result in a worsening condition. Damage to skin integrity due to pressure ulcers is localized tissue damage, which is caused by compression of soft tissue above the protruding bone. To determine the effectiveness of using olive oil in maintaining skin integrity in bedridden patients in the Pediatric Intensive Care Unit (PICU) who are treated at Persahabatan Hospital, by comparing skin conditions before and after applying olive oil. In addition, this study also aims to evaluate the extent to which olive oil can help prevent damage to skin integrity and reduce the risk of pressure ulcers in patients who are bedridden for a long time. The type of research used is a quantitative experimental method with a Non-equivalent Control-Group design (Hanif, 2019). Based on the statements of the experts above, the author took a sample of 10 respondents who met the inclusion and exclusion criteria that had been set. This sample size is expected to represent the population to obtain experimental group data in assessing the effectiveness of using olive oil in preventing damage to skin integrity in bedridden patients in the pediatric intensive care room. The results of statistical tests show a significant relationship between the effectiveness of olive oil use in preventing damage to skin integrity in bedridden patients in the PICU. Conclusion: To maintain skin moisture, we can use anything. And still pay attention to the hemoglobin and albumin levels of patients being treated. Keywords: Olive Oil, Effectiveness of Olive Oil
The Efficacy of Pharmacological and Non-Pharmacological Therapy In Thyroid Storm Patients With Cardiovascular Complications : Literature review Amir, Nur Rezky Rutami; Yulistiani, Yulistiani
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.18694

Abstract

ABSTRACT Tyroid storm is a life-threatening with clinical manifestation of thyrotoxicosis can cause other organ dysfuntion such as cardiovascular disorders. Therefore, eary detection using Burch and Wartofsky Point Scale that treatment can be optimally. The purpose of literature review is examine the treatment used thyroid storm with cardiovascular complications and the effectiveness of therapy achieve eutiroid. The research use a qualitative method with a literature review design. Data collected from article, journal using keywords and based on inclusion criteria been used Google Scholar and Science Direct databases. The results of journal screening is five journal with case report design. Pharmacological treatment use thionamides, beta blockers, corticosteroids, and potassium iodide, The efficacy  of therapy depending on the patients complications. Non-Pharmacological therapy plasmapheresis, is used if the patient  is given pharmacological therapy and does not show a response after 48 hours of administration. The efficacy of plasmapheresis shows improved clinical effect and euthyroid state. Keywords: Thyroid storm, Pharmacological, Non-Pharmacological, Eutiroid
Hubungan Pengetahuan tentang Covid-19 dengan Pemanfaatan Ramuan Tradisional “Empon-Empon” dalam Mencegah Kejadian Covid-19 Yuliana, Nuriyah
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.20486

Abstract

ABSTRACT The condition of Indonesia was shocked by the emergence of the Coronavirus; Indonesia has been in the circle of the coronavirus for ± 12 months. Handling and prevention efforts by the community by maintaining a healthy body can be done through the consumption of traditional herbal medicine to maintain the body's resistance. Some empon-empon plants such as ginger, kaempferia galanga, curcuma zanthorrhiza, turmeric is part of traditional herbal medicine that can be used to maintain endurance and relieve symptoms of illness that lead to some symptoms of the corona. The aim of this study was to determine the relationship between knowledge about COVID-19 and the use of the traditional herb "empon-empon" in preventing the occurrence of COVID-19. The research is quantitative research, which uses an analytical observational study, with a cross-sectional research design. Number of samples as many as 78 respondents were taken using a simple random sampling technique. The results of the analysis using the Chi-Square test concluded that there was a significant relationship between knowledge and the use of traditional "empon-empon" herbs in the effort to prevent COVID-19. In conclusion; the better the knowledge possessed by the community, the more precise it will be in utilizing traditional ingredients and vice versa. The proper use of traditional ingredients will provide benefits to public health Keywords: Knowledge, COVID-19, Traditional Ingredients  ABSTRAK Kondisi Indonesia digemparkan dengan munculnya virus Corona, ±12 bulan sudah Indonesia berada di circle virus corona. Upaya penanganan dan pencegahan oleh masyarakat dengan menjaga kesehatan tubuh dapat dilakukan melalui konsumsi obat tradisional jamu untuk menjaga daya tahan tubuh. Beberapa tanaman empon-empon seperti jahe, kencur, temulawak, kunyit menjadi bagian pengobatan tradisional jamu yang dapat digunakan dalam menjaga daya tahan tubuh dan meredakan gejala sakit yang mengarah kepada beberapa gejala corona. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang COVID-19 dengan pemanfaatan ramuan tradisional “empon-empon” dalam mencegah kejadian COVID-19. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif, yang menggunakan studi observasional analitik, dengan rancangan penelitian cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 78 responden yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil analisis menggunakan uji Chi Square disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan pemanfaatan ramuan tradisional “empon-empon” dalam upaya pencegahan COVID-19. Semakin baik pengetahuan yang dimiliki masyarakat akan semakin tepat juga dalam memanfaatkan ramuan tradisional begitu juga sebaliknya. Pemanfaatan ramuan tradisional yang tepat akan memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat. Kata Kunci: Pengetahuan, COVID-19, Ramuan Tradisional
Stigmatisasi Keluarga Terhadap Skizofrenia Di Wilayah Pesisir: A Qualitative Study Darni, Darni; Khadijah, Siti
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20296

Abstract

ABSTRACT Lack of public understanding of schizophrenia, stigma about schizophrenia is growing in society. The bad moral status owned by a person refers to attributes that worsen the image of a person who has a sense of stigma. Stigma continues to grow in society can be detrimental to worsening for those who are affected by social labels. Exploring Family Stigmatization of schizophrenia. This study aims to explore the experience of stigma experienced by families in terms of types, components, processes, mechanisms, and impacts of stigma. The study used a qualitative study method with a phenomenological approach. The number of participants was 13 people who were in coastal areas. Data collection used in-depth interviews with interview guidelines, field notes, the results of data collection were analyzed using the Collaizzi technique. This study produced seven themes, namely: Injustice behavior obtained by mental patients, Economic differences that occur between mental patients, Positive and negative behavior towards mental patients, Family beliefs about the culture they have, Negative treatment and direct discrimination against mental patients, Mental patients have difficulty getting jobs after recovery, Impact received from inhumane behavior from society. Family stigma in society towards schizophrenia in coastal areas is still high compared to urban areas influenced by lack of knowledge. Keywords: Family, Stigmatization, Schizophrenia.  ABSTRAK Pemahaman masyarakat kurang mengenai skizofrenia, stigma mengenai skizofrenia berkembang di masyarakat. Keburukan status moral yang dimiliki oleh seseorang mengacu kepada atribut yang memperburuk citra seseorang yang memiliki rasa stigma. Stigma terus tumbuh di masyarakat dapat merugikan memperburuk bagi yang terkena label sosial. Mengeksplorasi Stigmatisasi keluarga terhadap skizofrenia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman stigma yang dialami kelaurga dari sisi jenis, komponen, proses, mekanisme, dan dampak stigma. Penelitian menggunakan metode penelitian study kualitatif  pendekatan fenomenologi. Jumlah partisipan 13 orang yang berada didaerah wilayah pesisir. Pengumpulan data menggunakan in-depth interviews dengan pedoman wawancara, catatan lapangan, hasil pengumpulan data dianalisis menggunakan Collaizzi technique. Penelitian ini menghasilkan tujuh tema  yaitu: Perilaku ketidak adilan yang didapatkan oleh pasien gangguan jiwa, Perbedaan ekonomi yang terjadi antara pasien ganggaun jiwa, Perilaku positif dan negatif terhadap pasien gangguan jiwa, Keyakinan keluarga tentang  budaya yang dimiliki, Perlakuan negatif dan diskriminasi secara langsung terhadap pasien ganggaun jiwa, Pasien gangguan jiwa sulit mendapatkan pekerjaan pasca sembuh, Dampak yang diterima dari perilaku kurang manusiawi dari masyarakat. Stigmatisasi keluarga dimasyarakat terhadap skizofrenia diwilayah pesisir masi tinggi dibandingkan daerah perkotaan dipengaruhi kurangnya pengetahuan.  Kata Kunci Keluarga, Stigmatisasi, Skizofrenia.
Pengaruh Promosi Kesehatan terhadap Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Wanita Usia Subur terhadap Skrining Prakonsepsi untuk Merencanakan Kehamilan yang Sehat di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuta Selatan Dwiyanti, Ni Kadek Neza; Dewi, Ni Wayan Erviana Puspita; Rahayuni, Ni Wayan Sri; Noriani, Ni Ketut
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.17659

Abstract

ABSTRACT Preconception health is an essential aspect as part of primary and preventive care efforts through health promotion, not only aimed at married women, but also for unmarried women including adolescents and young adults, to be able to create preconception health can be done through preconception screening.Preconception screening aims to ensure that women and their partners are in optimal physical and emotional health status and do not experience health problems at the start of pregnancy. Research design is pre-experimental design. The approach method is carried out using a one group pretest-posttest design approach. The sample is women of childbearing age (WUS) aged 20-30 years who are not married and who are married but do not have. The total sample of 96 WUS people was selected by purposive sampling method that met the inclusion and exclusion criteria. Data was collected using questionnaires. This study aims to determine the effect of health promotion on the knowledge, attitudes and behavior of women of childbearing age towards preconception screening to plan a healthy pregnancy. the results of the Wilcoxon Rank Test on knowledge variables show the results of the analysis that the p-value is 0.0001, on the attitude variable shows that the p-value is 0.0001, while on the behavioral variable shows that the p-value is 0.0001. Because the p-value shows p <0.05 so that H0 is rejected which means that there is an influence of health promotion on WUS knowledge, attitudes and behaviors about preconception screening to plan a healthy pregnancy at UPTD Puskesmas Kuta Selatan.  Keywords: Pregnancy Planning, Knowledge, Behavior, Attitude, Preconception Screening  ABSTRAK Kesehatan prakonsepsi merupakan aspek esensial sebagai bagian dari upaya asuhan primer dan preventif melalui promosi kesehatan, bukan hanya ditujukan pada perempuan yang sudah menikah saja, namun juga bagi perempuan yang belum menikah termasuk remaja dan dewasa muda, untuk dapat menciptakan kesehatan prakonsepsi dapat dilakukan melalui skrining prakonsepsi.Skrining prakonsepsi bertujuan untuk memastikan bahwa wanita dan pasangannya berada dalam status kesehatan fisik dan emosional yang optimal dan tidak mengalami masalah kesehatan saat dimulainya kehamilan. Desain penelitian yaitu pre-experimental design. Metode pendekatan yang dilakukan menggunakan pendekatan one group pretest-posttest design. Sample adalah wanita usia subur (WUS) usia 20-30 tahun  yang belum menikah dan yang sudah menikah namum belum memiliki. Jumlah sampel sebanyak 96 orang WUS yang dipilih dengan metode purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan,Sikap dan Perilaku Wanita Usia Subur Terhadap Skrining Prakonsepsi Untuk Merencanakan Kehamilan Yang Sehat. Hasil uji Wilcoxon Rank Test pada variabel pengetahuan menunjukkan hasil analisis bahwa nilai p-value 0.0001, pada variabel sikap menunjukkan bahwa nilai p-value 0.0001, sedangkan pada variabel perilaku menunjukkan bahwa nilai p-value 0.0001. Karena nilai p-value menunjukkan p <0,05 sehingga H0 ditolak yang artinya ada pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku WUS tentang skrining prakonsepsi untuk merencanakan kehamilan yang sehat di UPTD Puskesmas Kuta Selatan. Kata Kunci: Perencanaan Kehamilan, Pengetahuan, Perilaku, Sikap, Skrining Prakonsepsi
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Manajemen Laktasi pada Ibu Bekerja Damaiyanti, Putri; Silaban, Verawaty Fitrinelda; Andriani, Riska; Rita, Rita; Ariani, Riska; Purnama, Purnama
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20268

Abstract

ABSTRACT Lactation management refers to a series of actions designed to ensure the entire breastfeeding process is successful, from breast milk production to the baby being able to suck and swallow breast milk properly. The main problem of low rates of exclusive breastfeeding is influenced by several factors including education, knowledge, attitude/behavior, psychological, physical mother, social and cultural, working mothers, and the availability of supporting technology such as breast pumps. This study design uses descriptive analytic with a cross-sectional approach. Researchers used a questionnaire to obtain accurate data. The sampling technique with total sampling is the total number of respondents of 40 respondents. The variables in the study are divided into dependent variables (success of lactation management) with independent variables (work environment support, social support, mother's knowledge and skills, mother's physical and psychological health conditions, and use of supporting technology). The results of the chi-square statistical test obtained showed the influence of work environment support factors (p 0.002), social support factors (p 0.962), mother's knowledge and skills factors (p 0.000), mother's physical and psychological health factors (p 0.006), and use of supporting technology factors (p 0.017). Conclusion: The study states that there is no influence between the success of lactation management and social support factors. However, there is an influence between the success of lactation management and work environment support factors, maternal knowledge and skills factors, maternal physical and psychological health factors and supporting technology factors. Keywords: Succes Factors, Lactation Management, Working Mothers  ABSTRAK Manajemen laktasi merujuk pada serangkaian tindakan yang dirancang untuk memastikan keseluruhan proses menyusui berjalan dengan sukses, mulai dari produksi ASI hingga bayi mampu menghisap dan menelan ASI dengan baik. Masalah utama rendahnya tingkat pemberian ASI eksklusif dipengaruhi beberapa faktor diantaranya pendidikan, pengetahuan, sikap/ perilaku, psikologis, fisik ibu, sosial serta budaya, ibu yang bekerja, serta ketersediaan teknologi pendukung seperti pompa ASI. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Peneliti menggunakan kuesioner untuk memperoleh data yang akurat. Teknik dalam pengambilan sample dengan total sampling yaitu seluruh jumlah total responden sebesar 40 responden. Variabel dalam penelitian terbagi yaitu variabel dependen (keberhasilan manajemen laktasi) dengan variabel independen (dukungan lingkungan kerja, dukungan sosial, pengetahuan dan keterampilan ibu, kondisi kesehatan fisik dan psikis ibu, serta penggunaan teknologi pendukung). Hasil uji statistic chi-square diperoleh menunjukkan pengaruh faktor dukungan lingkungan kerja (p 0.002), faktor dukungan sosial (p 0.962), faktor pengetahuan dan keterampilan ibu (p 0.000), faktor kesehatan fisik dan psikis ibu (p 0.006), faktor penggunaan teknologi pendukung (p 0.017). Kesimpulan: Penelitian menyatakan bahwa tidak ada pengaruh antara keberhasilan manajemen laktasi dengan faktor dukungan sosial. Namun terdapat pengaruh antara keberhasilan manajemen laktasi dengan faktor dukungan lingkungan kerja, faktor pengetahuan dan keterampilan ibu, faktor kesehatan fisik dan psikis ibu dan faktor teknologi pendukung.  Kata Kunci: Faktor-Faktor keberhasilan, Manajemen Laktasi, Ibu Bekerja

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026) Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue