cover
Contact Name
Siti Nur Qomariah
Contact Email
snurq18@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
snurq18@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Journals of Ners Community
Published by Universitas Gresik
ISSN : 20870744     EISSN : 25412957     DOI : -
Core Subject : Health,
Journals of Ners Community hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat berupa hasil penelitian, konsep-konsep pemikiran inovatif hasil tinjauan pustaka, kajian, dan analitis di bidang keperawatan dan kesehatan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik keperawatan profesional.
Arjuna Subject : -
Articles 1,434 Documents
HUBUNGAN LAMA TERAPI HEMODIALISIS DENGAN DUKACITA KRONIS PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) Sunaringtyas, Widyasih; Rachmania, Diana
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1028

Abstract

Manifestasi klinis pada pasien CKD (Chronic Kidney Diseases) dan dampak terapi hemodialisis dapat menimbulkan masalah psikologis pada pasien karena proses adaptasi terhadap penyakit akibat perubahan yang dialami pasien memerlukan waktu. Pasien tersebut akan kehilangan fungsi tubuhnya dan juga harus mendapatkan tindakan invasive yang dialami berulang ulang. Semakin lama pasien di diagnosis menderita CKD juga akan semakin lama mengalami tindakan hemodialisis. Keadaan ini akan memepengaruhi psikologis pasien, salah satunya pasien dapat mengalami berduka kronis. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan antara lama terapi hemodialisis dengan berduka kronis.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian adalah pasien hemodialisis di RSUD Kabupaten Kediri dengan teknik total sampling sebanyak 72 responden. Variabel dalam penelitian ini adalah Lama terapi hemodialisis dan duka cita kronis. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner yaitu Kendalls Chronic Sorrow Instrument.Hasil identifikasi lama terapi hemodialisis, Sebagian besar responden (64%) termasuk kategori lama. Hasil identifikasi dukacita kronis, sebagian besar  responden (61%) mengalami dukacita kronis. Hasil uji korelasi antar variabel yaitu 0,003 < 0,05  artinya ada hubungan antara lama terapi hemodialisis dengan berduka kronis pada pasien CKD dengan tingkat koefisien korelasi lemah. Hal tersebut dikarenakan kondisi berduka kronis dapat dinormalkan apabila metode penanganan internal dan eksternal berjalan dengan efektif.Keluarga diharapkan memberikan dukungan kepada pasien CKD yang menjalani terapi hemodialisis supaya pasien tidak terus mengalami kondisi berduka dalam waktu yang lama dan mampu menerima keadaanya saat ini.Kata Kunci: CKD, Dukacita Kronis, Lama HemodialisisDOI: 10.5281/zenodo.4738396
PERUBAHAN KOLESTEROL DARAH PASCA PEMBERIAN RENDAMAN BUAH OKRA (ABELMOSCHUS ESCULENTUS (L.) MOENCH) Waskito, Rohmad Hadi; Purwanto, Nasrul Hadi; Supriani, Anik; Rosyidah, Nanik Nur
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1030

Abstract

Kolesterol merupakan zat lemak yang sangat diperlukan oleh tubuh. Namun peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh akan menyebabkan resiko arterioklerosis dan penyakit jantung yang dipengaruhi oleh seringnya konsumsi makanan dengan kadar lemak tinggi seperti otak sapi, daging merah, seafood, kuning telur, keju, dan lain lain atau makanan cepat saji serta kurangnya aktivitas fisik. Pengaturan pola diet untuk menurunkan kadar kolesterol dilakukan dengan mengontrol asupan zat gizi secara seimbang sesuai dengan kebutuhan. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengkonsumsi sayuran tinggi serat yaitu buah okra.Desain penelitian ini menggunakan pra eksperimental dengan rancangan one group pre post test design. Populasi adalah warga yang menderita kolesterol di Dusun Terate Desa Karang Sentul Kecamatan Gondang Wetan Kabupaten Pasuruan berjumlah 20 orang. Sampel yang diambil sebanyak 20 responden yang memenuhi kriteria dengan pengambilan teknik purposif sampling. Varibel independen pemberian rendaman buah okra, variable dependen perubahan cholesterol darah. Data yang terkumpul melalui lembar observasi kemudian ditabulasi dan dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon test dengan tingkat kemaknaan 0,05.Hasil penelitian menunjukkan sebelum mengkonsumsi rendaman buah okra yang mempunyai  nilai kolesterol batas tinggi 11 responden (55%) sesudah diberikan rendaman buah okra mengalami perubahan nilai kolesterol menjadi normal sebanyak 7 (35%) responden, sedangkan yang mempunyai nilai cholesterol tinggi 9 (45%) sesudah diberikan rendaman buah okra mengalami perubahan nilai cholesterol menjadi nilai normal 2 responden (10%) dan 3 responden (15%) mengalami perubahan nilai cholesterol menjdi nilai batas tinggi. Hasil uji statistik wilcoxon menunjukkan signifikan sebesar 0,000 ( < 0,05) yang berarti ada pengaruh sebelum dan sesudah diberikan rendaman buah okra terhadap penurunan kolesterol.Melihat hasil penelitian ini, maka perlu adanya kebiasaan dalam mengkonsumsi rendaman buah okra sebagai penurun kolesterol sehingga konsumsi terhadap obat-obatan farmakologi menurun.Kata kunci: Buah Okra, KolesterolDOI: 10.5281/zenodo.4736064
EFEKTIVITAS SENAM DISMENORRHEA DAN SENAM AEROBIC LOW IMPACT TERHADAP NYERI HAID (DISMENORRHEA) PADA REMAJA AWAL Zahroh, Roihatul; Istiroha, Istiroha; Larasati, Natasya Nadhita
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1040

Abstract

Dampak nyeri dismenore pada remaja akan menimbulkan kecemasan berlebih sehingga mempengaruhi terjadinya penurunan kecakapan dan keterampilan remaja yang akan sangat mempengaruhi terhadap penurunan aktivitas dan prestasi. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan efektivitas senam dismenore dan senam aerobic low impact terhadap nyeri haid (dismenorrhea) pada remaja awal.Penelitian ini menggunakan design Pra Eksprimental dengan pendekatan Pre Post Test Two Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah remaja awal yang mengalami dismenore yang berjumlah 26 siswi. Responden dibagi menjadi dua kelompok, 12 responden diberikan senam dismenore dan 12 responden diberikan senam aerobic low impact.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian lembar observasi skala nyeri Bourbanis, SOP senam dismenore dan SOP senam aerobic low impact. Analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon dan Man-Whitney. Variabel independen adalah senam aerobic low impact dan senam dismenore dan variabel dependen adalah nyeri haid (dismenorrhea).Hasil analisis dengan Wilcoxon signed test dengan nilai standar <0,05, didapatkan nilai senam dismenore p = 0,014  nilai senam aerobic low impact p = 0,005 artinya senam aerobic low impact lebih efektif daripada senam dismenore. Sedangkan hasil uji statistic Mann-whiney didapatkan p = 0,190  artinya tidak ada perbedaan tingkat nyeri setelah dilakukan intervensi antara kelompok senam dismenore dan senam aerobic low impact.Senam aerobic low impact lebih efektif daripada senam dismenore karena memiliki ritme gerakan relatif pelan sehingga responden lebih mudah menirukan. Disarankan penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif untuk menurunkan nyeri dismenore.Kata kunci : Dismenore, senam dismenore, senam aerobic low impact.DOI: 10.5281/zenodo.4724277
KOMPRES HANGAT JAHE TERHADAP PERUBAHAN NYERI PADA LANSIA DENGAN ARTRITIS GOUT Wilda, Lexy Oktora; Panorama, Bentar
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1043

Abstract

Penyakit artritis gout ditandai dengan tingginya kadar asam urat dalam darah dan serangan nyeri akut yang berulang pada daerah persendian. Salah satu penatalaksanaan nyeri secara non farmakologis adalah dengan melakukan kompres hangat jahe. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompres hangat jahe terhadap perubahan nyeri pada lansia dengan artritis gout di Prolanis Ngetos Wilayah Kerja Puskesmas Ngetos Kabupaten Nganjuk.Desain penelitian ini adalah pre eksperiment dengan pendekatan One Group Pre-Post Test Design. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 28 Januari – 4 Februari 2019 di Prolanis Ngetos. Populasi adalah seluruh lansia yang terdiagnosa mengalami artritis gout, yaitu sebanyak 15 orang. Sampel diambil dengan teknik Total Sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 15 orang. Variabel independen adalah kompres hangat jahe dan variabel dependen adalah perubahan nyeri artritis gout. Instrumen penelitian adalah SOP dan lembar observasi. Analisa data menggunakan Paired Sample T-Test dengan nilai alfa = 0.05.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 15 orang sebelum diberi kompres hangat jahe, yaitu memiliki nyeri 5 dan setelah diberikan kompres hangat jahe mengalami perubahan nyeri menjadi 2. Hasil uji Paired Sample T-Test p-value = 0,000, sehingga Ha diterima yang berarti ada pengaruh kompres hangat jahe terhadap perubahan nyeri pada lansia dengan artritis gout di Prolanis Ngetos Wilayah Kerja Puskesmas Ngetos Kabupaten Nganjuk.Disarankan bagi Prolanis untuk melakukan sosialisasi kepada lansia dengan artritis gout tentang manfaat jahe dan cara penggunaannya sebagai kompres hangat untuk mengurangi sensasi nyeri artritis gout.Kata kunci: Kompres Hangat Jahe, Lansia dengan Artritis Gout, NyeriDOI: 10.5281/zenodo.4735850
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MENARCHE DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI USIA REMAJA AWAL Rukmawati, Sefrina; Hayati, Septi Nur
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1044

Abstract

Kecemasan menghadapi menarche adalah suasana perasaan yang ditandai oleh ketegangan fisik, kekhawatiran dan anggapan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi selama menarche selanjutnya. Kecemasan ini terjadi karena dipengaruhi oleh faktor pengetahuan. Hasil wawancara dari beberapa remaja awal diketahui semuanya mengatakan gelisah karena selalu memikirkan bagaimana rasanya menstruasi, dan bagaimana penatalaksanaannya. Padahal, mereka sudah mendapatkan informasi tentang menstruasi baik dari guru mereka maupun dari orang tua mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang menarche dan kecemasan dalam menghadapi menarche untuk siswa usia remaja awal.Desain dalam penelitian ini menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa berusia 11-12 tahun berjumlah 23 siswa perempuan. Sampel diambil dengan teknik total. Variabel bebas adalah pengetahuan tentang menarche, dan variabel dependennya adalah kecemasan menghadapi menarche. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Spearman Rank dengan nilai signifikasi = 0,05.Hasil penelitian ini diketahui dari 23 siswa, sebagian besar 13 siswa (56,5%) memiliki pengetahuan yang cukup, dan sebagian besar dari mereka adalah 15 siswa perempuan (65,2%) memiliki kecemasan ringan. Hasil uji korelasi Spearman Rank diperoleh nilai p (0,000) dengan r = 0,681, artinya ada hubungan antara pengetahuan tentang menarche dan kecemasan menghadapi menarche untuk siswa berusia 11-12 tahun dengan tingkat hubungan yang kuat.Kesimpulan dari penelitian ini dapat diketahui bahwa pengetahuan dapat mempengaruhi kecemasan. Satu hal yang harus dilakukan untuk mengurangi kecemasan adalah meningkatkan pengetahuan wanita muda tentang menstruasi sejak dini dengan memberikan informasi tentang kesehatan reproduksi remaja melalui pendidikan kesehatan, terutama tentang menarche yang dapat dilakukan oleh orang tua, guru, dan petugas kesehatan. Kata Kunci: Kecemasan, Pengetahuan Menarche, Siswa Usia Remaja AwalDOI: 10.5281/zenodo.4739895
PENGARUH UJI KOMPETENSI DALAM JENJANG KARIR TERHADAP MOTIVASI PERAWAT UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI DI RS PETROKIMIA GRESIK GRHA HUSADA Twistiandayani, Retno; Wijayanti, Lilik; Trisno, Tejo
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1046

Abstract

Ketidaksesuaian antara kompetensi perawat dengan tugas atau pekerjaan yang dilakukan sehari-hari, menjadikan suatu tantangan RS Petrokimia Gresik Grha Husada dalam melakukan uji kompetensi dalam jenjang karir perawat. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh uji kompetensi dalam jenjang karir terhadap motivasi perawat untuk peningkatan kompetensi di Rumah Sakit Petrokimia Gresik Grha Husada.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan the pre and post test control group design. Populasi dalam penelitian adalah semua perawat di RSPGGH sebanyak 50 perawat. Teknik pemilihan sampel menggunakan total sampling sesuai dengan kriteria inklusi sebesar 24 baik pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Metode analisis yang digunakan univariat, bivariat dengan uji paired t-test, independent t-test dan koefisien determinan.Hasil penelitian menyatakan bahwa rata-rata motivasi perawat sesudah dilakukan perlakuan rata-rata motivasi perawat pada kelompok perlakuan meningkat sebesar 10,09 menjadi 100,67. Adanya pengaruh uji kompetensi dalam jenjang karir terhadap motivasi perawat untuk peningkatan kompetensi (p = 0,020). Nilai koefisien determinasi sebesar 0,471 yang menunjukkan uji kompetensi memiliki pengaruh kontribusi sebesar 22,22% terhadap motivasi perawat untuk peningkatan kompetensi, sedangkan sisanya 77,78% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya.Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk menerapkan jenjang karir yang jelas mulai dari mapping, uji kompetensi sampai pada kredensialing perawat untuk memberikan pengakuan dan penghargaan perawat sehingga bisa memotivasi perawat dalam peningkatan kompetensiKata Kunci: Jenjang Karir, Motivasi Perawat, Uji KompetensiDOI: 10.5281/zenodo.4738394
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN TERJADINYA LUKA KAKI PENDERITA DIABETES MELLITUS Rahmawati, Rita; Umah, Khoiroh; Ani, Adesi Rizki Indri
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1067

Abstract

Diabetes disebut penyakit mematikan karena hampir sepertiga orang dengan diabetes tidak mengetahui mereka menderita diabetes mellitus, sampai penyakit tersebut berkembang menjadi serius yang berdampak pada organ atau sistem tubuh lainnya dan mengakibatkan komplikasi DM. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku pencegahan terjadinya luka kaki  penderita diabetes mellitus.Desain penelitian ini menggunakan one group pre test - post test desain, dengan populasi penelitian sebanyak 24 responden dengan tehnik total sampling dan sampel yang diambil 24 responden. Penelitian dilaksanakan di Dusun Karangpoh Kecamatan Bungah bulan Desember 2018 – Januari 2019. Variabel independennya adalah pendidikan kesehatan dengan metode ceramah, dan variabel dependennya adalah perilaku pencegahan terjadinya luka kaki DM. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan observasi.Hasil penelitian yang diperoleh pengetahuan, sikap dan tindakan menunjukkan dari analisa dengan uji statistik Wilcoxon Ranks Test didapatkan nilai signifikan =0.000 artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode ceramah terhadap perilaku pencegahan terjadinya luka kaki Diabetes Mellitus pada penderita diabetes mellitus.Pendidikan kesehatan menjadi hal yang penting karena selain sebagai salah satu pilar pengendalian dan juga upaya untuk pencegahan terjadinya luka kaki DM juga menambah wawasan untuk merawat kaki penderita, sehingga memperbaiki kendali glukosa darah.Kata kunci: Diabetes Mellitus, Pencegahan Luka Kaki, Pendidikan Kesehatan.DOI: 10.5281/zenodo.4739901
FAKTOR-FAKTOR KEPATUHAN SENAM DIABATES MELITUS PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Putra, Muhammad GA
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1082

Abstract

Salah satu pilar pengendalian diabetes yaitu latihan jasmani, di Indonesia salah satu bentuk latihan jasmani bagi pasien DM yang dianjurkan yaitu senam diabetes. Kepatuhan pasien DM terhadap olahraga tergolong cukup rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor kepatuhan senam pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional study. Sampel sebanyak 61. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner karakteristik demografi kepatuhan senam diabetes mellitus. Analisis data menggunakan chi square.dan menggunakan analisis regresi logistik untuk mengetahui faktor-faktor yang paling berpengaruh. Sebagian besar responden adalah lansia akhir, tingkat pendidikan SMA, tidak bekerja, jenis kelamin perempuan, dan mendapatkan edukasi kesehatan. Kepatuhan senam DM dipengaruhi oleh riwayat penyakit, dukungan keluarga, riwayat edukasi kesehatan, lama melakukan senam, dan olahraga lainnya. Dukungan keluarga menjadi faktor yang paling berpengaruh dalam kepatuhan senam DM karena dukungan keluarga meningkatkan motivasi pasien untuk melakukan senam. Faktor faktor yang mempengaruhi senam diabetes diantaranya riwayat penyakit, dukungan keluarga, riwayat edukasi kesehatan, lama melakukan senam, dan olahraga lainnya. Kata kunci: Determinan, Kepatuhan, Senam Diabetes DOI: 10.5281/zenodo.4766534
HUBUNGAN BEBAN KERJA MENTAL PERAWAT DENGAN KEPATUHAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN Fikri, Zahid
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1089

Abstract

Dokumentasi perawat menjadi acuan dalam proses asuhan keperawatan. Kelengkapan dokumentasi keperawatan menunjang tingkat pelayanan perawat terhadap pasien. Kelengkapan dokumentasi juga menjadi beban kerja perawat baik secara fisik maupun mental. Beban kerja mental yang dimaksud adalah tuntutan mental pada perawat dalam menyelesaikan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja mental perawat dengan kepatuhan perawat dalam melakukan dokumentasi keperawatan. Metode penelitian menggunakan cross sectional. Instrumen penelitian menggunakan NASA TLX untuk mengukur beban kerja mental perawat dan lembar observasi dokumentasi keperawatan. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di RSU UMM Malang dengan jumlah 104 perawat dengan kriteria inklusi adalaha perawat yang bekerja di ruang rawat inap non intensif. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Jumlah Responden merupakan perawat di rumah sakit dengan jumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara beban kerja mental perawat dengan kepatuhan dokumentasi keperawatan, dibuktikan dengan uji pearson correlation dengan nilai signifikansi p< 0.05. Hasil uji pearson correlation didapatkan nilai -0.144 dan hasil p-value 0.448 yang berarti tidak ada hubungan beban kerja mental perawat dengan kepatuhan dokumentasi keperawatan. Kesimpulan dari penelitian ini menyebutkan bahwa meskipun beban kerja mental meningkat kelengkapan dokumentasi tetap terpenuhi. Hal tersebut terjadi karena rata – rata responden berada di usia dewasa dan dokumentasi juga merupakan tanggung jawab utama perawat yang harus diselesaikan. Kata kunci: Beban Kerja Mental, Dokumentasi, Perawat DOI: 10.5281/zenodo.4774788
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN SELEDRI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA MENOPAUSE PENEDERITA HIPERTENSI Effendy, Henny Vidia; Sari, Surya Mustika
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1102

Abstract

Hipertensi biasanya tidak mempunyai gejala. Itulah sebabnya mengapa tekanan darah tinggi disebut pembunuh diam-diam atau silent killer. Hipertensi yang dialami oleh masyarakat semakin meningkat disebabkan salah satunya oleh putusnya pengobatan akibat mahalnya biaya pengobatan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut secara non farmakologi dengan terapi pemberian air rebusan seledri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan seledri terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto. Desain penelitian ini adalah Quasy Experiment Pre Test – Post Test Control Group Design. Populasi penderita hipertensi di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Mojokerto sebanyak 30 orang, besar sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kontrol, dengan teknik total sampling. Data yang didapat melalui lembar observasi tekanan darah kemudian dianalisis deskriptif untuk mengetahui perbedaan perubahan rerata tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan rerata perubahan tekanan darah Pre-Post Test. Kelompok perlakuan nilai rerata perubahan TDS  -20,00 mmHg, TDD -15,33 mmHg dan MAP -19,56 mmHg. Sedangkan pada kelompok kontrol TDS 4,66 mmHg, TDD 9,33 mmHg dan MAP 4,24 mmHg Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh terapi pemberian air rebusan seledri terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Terapi air rebusan seledri dapat dijadikan sebagai terapi alternative untuk penderita hipertensi. Kata kunci: Air Rebusan Seledri, Penderita Hipertensi, Tekanan Darah DOI: 10.5281/zenodo.4766682

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Journals of Ners Community Vol 16 No 1 (2025): Journals of Ners Community Vol 15 No 2 (2024): Journals of Ners Community Vol 15 No 1 (2024): Journals of Ners Community Vol 14 No 4 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community Vol 8 No 2 (2017): Journals of Ners Community Vol 8 No 1 (2017): Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015): Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) More Issue