cover
Contact Name
Siti Nur Qomariah
Contact Email
snurq18@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
snurq18@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Journals of Ners Community
Published by Universitas Gresik
ISSN : 20870744     EISSN : 25412957     DOI : -
Core Subject : Health,
Journals of Ners Community hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat berupa hasil penelitian, konsep-konsep pemikiran inovatif hasil tinjauan pustaka, kajian, dan analitis di bidang keperawatan dan kesehatan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik keperawatan profesional.
Arjuna Subject : -
Articles 1,434 Documents
BERMAIN GAME EDUKASI ISLAMI DAPAT MENURUNKAN KECEMASAN ANAK USIA 6-12 TAHUN PADA WAKTU SIRKUMSISI Lina Madyastuti Rahayuningrum; Mono Pratiko Gustomi; Diah Sri Wahyuni; Yulanticha Diaz Ahwalia Aziza
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.464 KB) | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1015

Abstract

Sirkumsisi ialah prosedur yang cenderung menakutkan bagi anak-anak dan sebagian besar masyarakat menganggap tindakan sirkumsisi merupakan tindakan yang biasa saja tanpa memperhatikan aspek psikologi anak, sehingga anak menangis, memberontak dan menolak untuk melanjutkan proses sirkumsisi dan menyebabkan anak menjadi cemas ketika akan di sirkumsisi, beberapa metode digunakan untuk membantu menurunkan kecemasan, salah satunya adalah terapi bermain game edukasi islami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi bermain game edukasi islami pada tingkat kecemasan anak yang akan menjalani sirkumsisi.Desain penelitian ini menggunakan Pra Eksperimental, One Group Pretest-Posttest. Metode sampling menggunakan Total sampling. Sampel diambil sebanyak 25 responden. Penelitian dilakukan di Klinik AG Wound Care Gresik dan di rumah 19 responden. Instrumen yang digunakan gadget dan kuesioner STAIC. Variabel independen yaitu terapi bermain game edukasi islami. Variabel dependen yaitu tingkat kecemasan.Pada penelitian ini mayoritas menggunakan metode sirkumsisi smartclamp (76%). Hasil kecemasan sebelum intervensi kecemasan sedang (72%), setelah intervensi kecemasan ringan (56%). Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai signifikansi (r = 0.000, Z= - 4.375) artinya H1 diterima, sehingga ada pengaruh terapi bermain game edukasi islami terhadap tingkat kecemasan sirkumsisi pada anak usia 6-12 Tahun.Penelitian ini diharapkan dapat menjadikan terapi bermain game edukasi islami sebagai intervensi dalam mengurangi kecemasan akibat sirkumsisi pada anak usia 6-12 tahun.Kata Kunci: Anak, Game Edukasi Islami, Kecemasan, Sirkumsisi, Terapi BermainDOI: 10.5281/zenodo.4739798
KUNYIT ASAM (CURCUMA DOEMSTICA VAL) MENURUNKAN INTENSITAS NYERI HAID Lilis Fatmawati; Yuanita Syaiful; Kusrotin Nikmah
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.488 KB) | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1002

Abstract

Masa remaja (Pubertas) merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanakke masa dewasa, Pada masa ini terjadi perubahan-perubahan baik fisiologis maupun psikologis. Dismenore adalah nyeri haid sebelum atau selama menstruasi, yang membuat wanita tidak dapat bekerja dan hanya tidur. Alternatif terapi herbal yang digunakan adalah minum jamu kunyit asam untuk mengurangi rasa nyeri pada nyeri haid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi jamu kunyit asam terhadap intensitas nyeri haid pada remaja putri di Desa Kedungsoko Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan.Desain penelitian yang digunakan adalah Pra Eksperimental One Group Pre-Post Test Design. Populasinya adalah remaja putri berusia 12-18 tahun yang yang belum menikah yang sudah mengalami menstruasi sebanyak 35 responden. Dengan teknik sampel penelitian menggunakan Purposive Sampling, jumlah sampel 32 responden, variabel independen jamu kunyit asam dan variabel dependen intensitas nyeri haid. Instrument yang digunakan penelitian ini adalah Standart Operational Prosedure (SOP) pembuatan jamu kunyit asam dan lembar observasi skala nyeri Bourbanis. pemberian jamu kunyit asam yaitu 1 kali sehari sebanyak 150 ml selama 4 hari yang dilakukan 2 hari sebelum menstruasi sampai hari ke 2 menstruasi.Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan bahwa nilai rata-rata sebelum diberikan jamu kunyit asam adalah 3.2188 dan nilai standart deviasinya 1.03906 sedangkan nilai rata-rata sesudah diberikan jamu kunyit asam adalah 1.4062 dan nilai standart deviasinya 0.66524. Dengan nilai signifikan = 0.000, berarti p<0,05 maka H1 diterima artinya ada potensi jamu kunyit asam terhadap intensitas nyeri haid pada remaja putri.Hal ini menunjukkan bahwa jamu kunyit asam memiliki potensi terhadap intensitas nyeri haid sehingga bagi wanita bisa menerapkannya apabila mengalami nyeri haid.Kata Kunci: Jamu Kunyit Asam, Nyeri HaidDOI: 10.5281/zenodo.4724269 
HUBUNGAN LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN PENYIMPANGAN PERILAKU PADA REMAJA AWAL USIA 13-14 TAHUN DI SMPN MOJOANYAR Surya Mustikasari; Henny Vidia Effendy
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1004

Abstract

Berdasarkan perspektif psikologi perkembangan, masa remaja merupakan masa yang kritis. Lingkungan sekolah turut mempengaruhi tingkat keberhasilan belajar. Kualitas guru, metode mengajarnya, kesesuaian kurikulum dengan kemampuan anak, keadaan fasilitas atau perlengkapan di sekolah, pelaksanaan tata tertib sekolah, dan sebagainya, semua ini turut mempengaruhi keberhasilan anak. fenomena yang terjadi saat ini banyak sekali pergaduhan yang dilakukan oleh remaja, merokok di lingkungan sekolah, sering tidak masuk sekolah kadang bertengkar di area sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan edukasi terhadap remaja awal tentang penyimpangan perilaku sehingga dapat menumbuhkan  karakter yang baik bagi siswa.Desain yang digunakan dalam penelitian ini, adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMPN Mojoanyar Kabupaten Mojokerto yang masuk catatan BK, sejumlah 78 siswa. Sampel yang diambil sebanyak 65 responden. Metode sampling yang digunakan simple random sampling. Kriteria inklusi seluruh siswa kelas VIII yang berusia 13-14 tahun di SMPN Mojoanyar  Teknik pengumpulan data dependen dan independen penelitian diambil dengan menggunakan kuesioner. Setelah dianalisis dengan menggunakan uji spearman correlation dengan tingkat kemaknaan 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden penyimpangan perilakunya dalam kategfori negative sebanyak 36 responden (55,4%). Beradasarkan hasil uji statistic diketahui bahwa nilai Uji corelasi spearman rho p value = 0,555 artinya ada hubungan antara lingkungan sekolah dengan penyimpangan perilaku pada remaja awal usia 13-14 tahun di  SMPN Mojoanyar Kabupaten Mojokerto.Melihat hasil penelitian ini maka upaya yang dapat dilakukan di lingkungan sekitar khususnya sekolah yaitu dengan cara mengubah sistem pengajaran yang lebih menekankan pada aspek kognitif, ke sistem pengajaran yang seimbang antara kognitif, afektif dan psikomotor.Kata Kunci: Lingkungan Sekolah, Penyimpangan PerilakuDOI: 10.5281/zenodo.4736076
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MENARCHE DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI USIA REMAJA AWAL Sefrina Rukmawati; Septi Nur Hayati
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.509 KB) | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1044

Abstract

Kecemasan menghadapi menarche adalah suasana perasaan yang ditandai oleh ketegangan fisik, kekhawatiran dan anggapan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi selama menarche selanjutnya. Kecemasan ini terjadi karena dipengaruhi oleh faktor pengetahuan. Hasil wawancara dari beberapa remaja awal diketahui semuanya mengatakan gelisah karena selalu memikirkan bagaimana rasanya menstruasi, dan bagaimana penatalaksanaannya. Padahal, mereka sudah mendapatkan informasi tentang menstruasi baik dari guru mereka maupun dari orang tua mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang menarche dan kecemasan dalam menghadapi menarche untuk siswa usia remaja awal.Desain dalam penelitian ini menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa berusia 11-12 tahun berjumlah 23 siswa perempuan. Sampel diambil dengan teknik total. Variabel bebas adalah pengetahuan tentang menarche, dan variabel dependennya adalah kecemasan menghadapi menarche. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Spearman Rank dengan nilai signifikasi = 0,05.Hasil penelitian ini diketahui dari 23 siswa, sebagian besar 13 siswa (56,5%) memiliki pengetahuan yang cukup, dan sebagian besar dari mereka adalah 15 siswa perempuan (65,2%) memiliki kecemasan ringan. Hasil uji korelasi Spearman Rank diperoleh nilai p (0,000) dengan r = 0,681, artinya ada hubungan antara pengetahuan tentang menarche dan kecemasan menghadapi menarche untuk siswa berusia 11-12 tahun dengan tingkat hubungan yang kuat.Kesimpulan dari penelitian ini dapat diketahui bahwa pengetahuan dapat mempengaruhi kecemasan. Satu hal yang harus dilakukan untuk mengurangi kecemasan adalah meningkatkan pengetahuan wanita muda tentang menstruasi sejak dini dengan memberikan informasi tentang kesehatan reproduksi remaja melalui pendidikan kesehatan, terutama tentang menarche yang dapat dilakukan oleh orang tua, guru, dan petugas kesehatan. Kata Kunci: Kecemasan, Pengetahuan Menarche, Siswa Usia Remaja AwalDOI: 10.5281/zenodo.4739895
EFEKTIVITAS SENAM DISMENORRHEA DAN SENAM AEROBIC LOW IMPACT TERHADAP NYERI HAID (DISMENORRHEA) PADA REMAJA AWAL Roihatul Zahroh; Istiroha Istiroha; Natasya Nadhita Larasati
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.27 KB) | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1040

Abstract

Dampak nyeri dismenore pada remaja akan menimbulkan kecemasan berlebih sehingga mempengaruhi terjadinya penurunan kecakapan dan keterampilan remaja yang akan sangat mempengaruhi terhadap penurunan aktivitas dan prestasi. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan efektivitas senam dismenore dan senam aerobic low impact terhadap nyeri haid (dismenorrhea) pada remaja awal.Penelitian ini menggunakan design Pra Eksprimental dengan pendekatan Pre Post Test Two Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah remaja awal yang mengalami dismenore yang berjumlah 26 siswi. Responden dibagi menjadi dua kelompok, 12 responden diberikan senam dismenore dan 12 responden diberikan senam aerobic low impact.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian lembar observasi skala nyeri Bourbanis, SOP senam dismenore dan SOP senam aerobic low impact. Analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon dan Man-Whitney. Variabel independen adalah senam aerobic low impact dan senam dismenore dan variabel dependen adalah nyeri haid (dismenorrhea).Hasil analisis dengan Wilcoxon signed test dengan nilai standar <0,05, didapatkan nilai senam dismenore p = 0,014  nilai senam aerobic low impact p = 0,005 artinya senam aerobic low impact lebih efektif daripada senam dismenore. Sedangkan hasil uji statistic Mann-whiney didapatkan p = 0,190  artinya tidak ada perbedaan tingkat nyeri setelah dilakukan intervensi antara kelompok senam dismenore dan senam aerobic low impact.Senam aerobic low impact lebih efektif daripada senam dismenore karena memiliki ritme gerakan relatif pelan sehingga responden lebih mudah menirukan. Disarankan penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif untuk menurunkan nyeri dismenore.Kata kunci : Dismenore, senam dismenore, senam aerobic low impact.DOI: 10.5281/zenodo.4724277
BYSTANDER CPR DALAM UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA PADA SISWA SMA Siska Christianingsih; Retty Nirmala Santiasari
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1116

Abstract

Kesiapsiagaan bencana semakin mendapat perhatian dari semua masyarakat, baik bencana alami atau buatan manusia. Bencana teknologi, insiden mengancam jiwa, dan bencana alam menguji kemampuan masyarakat untuk mempersiapkan diri dan merespons keadaan darurat. Keterlibatan bystander yang cepat dan tepat dapat menolong korban. Bystander CPR adalah seseorang di lokasi kejadian yang secara sukarela untuk membantu orang lain, dapat melakukan resusitasi jantung paru pada korban yang mengalami henti jantung untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah cedera lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengaplikasikan pelatihan CPR terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam upaya pembentukan bystander CPR pada siswa SMA Kartika IV-3 Surabaya. Desain penelitian ini adalah Quasy experimental. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMA Kartika IV-3 Surabaya. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Besar sampel kelompok kontrol dan perlakuan masing-masing 30 sampel. Prosedur pengambilan data dilakukan menggunakan  kuisioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan Paired T Test dan Independent T Test. Hasil analisis data didapatkan perbedaan yang signifikan terhadap variabel pengetahuan antara kelompok kontrol dan perlakuan dengan nilai p = 0,003 (nilai p < 0,05) dan variabel keterampilan tindakan CPR dengan nilai p = 0.011 (nilai p < 0,05). Pelatihan CPR dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan tindakan CPR dalam upaya membentuk bystander CPR di siswa SMA. DOI: 10.5281/zenodo.5225820
PENGGUNAAN PEANUT BALL UNTUK MENGURANGI NYERI PERSALINAN DAN MEMPERLANCAR PROSES PENURUNAN KEPALA JANIN PADA PERSALINAN KALA I DI BPM WILAYAH SURABAYA Dianita Primihastuti; Shinta Wurdiana Romadhona
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1137

Abstract

Fase dalam persalinan dibagi menjadi 4 kala. Kala 1 Persalinan  inilah fase dimana terjadi penurunan bagian terbawah janin yang diikuti dengan bertambahnya kontraksi uterus. Pada kala I persalinan ibu mengalami kontraksi yang menyebabkan rasa nyeri dengan waktu yang lama. Peanut ball adalah bola yang digunakan dalam terapi fisik atau latihan sederhana yang berbentuk seperti kacang dan tepat di antara kaki wanita sehingga kedua kaki dapat membuka otot panggul untuk meningkatkan kemajuan persalinan dan memfasilitasi penurunan kepala janin. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh penggunaan peanut ball terhadap nyeri persalinan dan proses penurunan kepala janin pada persalinan kala I BPM (Bidan Praktik Mandiri) wilayah Surabaya. Metode penelitian menggunakan quasy experiment (post test only design). Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Besar sampel kelompok kontrol dan perlakuan masing-masing 15 sampel. Prosedur pengambilan data dilakukan menggunakan  kuisioner, lembar partograf, dan skala NRS. Analisis data menggunakan Uji statistik Mann-Whitney. Intensitas nyeri persalinan pada ibu bersalin kala I fase aktif yang menggunakan peanut ball lebih rendah dari pada ibu bersalin yang tidak menggunakan peanut ball dengan nilai α =0,004 atau α <0,05. Ibu bersalin kala I fase aktif yang menggunakan peanut ball memiliki intensitas nyeri persalinan lebih rendah dan mengalami penurunan kepala lebih cepat dibandingkan dengan ibu yang tidak menggunakan peanut ball. DOI: 10.5281/zenodo.5202861
HUBUNGAN TEKNIK MENYUSUI DENGAN KEBERHASILAN LAKTASI Widya Anggraeni; Titiek Idayanti Idayanti; Kurnia Indriyanti Purnama Sari
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1231

Abstract

Keberhasilan menyusui harus diawali dengan kepekaan terhadap waktu yang tepat saat pemberian ASI. Hasil penelitian menunjukkan 36% wanita di Indoensia mengalami masalah menyusui, dan yang paling sering adalah teknik menyusui yang tidak benar, sehingga apabila tehnik menyusui yang tidak benar maka akan berdampak puting susu menjadi lecet hal tersebut menjadikan ibu merasa kesakitan dan enggan memberikan ASI kembali. Hal tersebut dapat berdampak terjadi bendungan ASI. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan hubungan teknik menyusui yang benar dengan tingkat keberhasilan laktasi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi dengan rancanagan analitik “cross sectional”. Populasi pada penelitian ini adalah yang berjumlah 45 orang, untuk sampel pada penelitian ini adalah ibu menyusui di Desa Kebonagung Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo yang memenuhi kriteria dengan tehnik pengambilan sampelnya mengunakan Purposive Sampling. Data penelitian diambil mengunakan lembar wawancara dan observasi. Setelah di tabulasi data dianalisis mengunakn uji chi squaredengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menujukkan cara menyusui yang benar dengan tingkat keberhasilan laktasi sebanyak 18 responden (45%), sedangkan pada tehnik yang salah dan laktasi tidak berhasil sebanyak 21 responden (52,5%). Berdasarkan hasil uji statistic Chi Square dengan tingkat signifikasi a=0,05 didapatkan nilai 0,000, sehingga ada hubungan teknik menyusui yang benar dengan keberhasilan laktasi. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan sebagai acuan untuk memberi penyuluhan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan pada ibu bayi terutama tentang  cara menyusui yang benar dengan melakukan penyuluhan. DOI: 10.5281/zenodo.5225878
PENGARUH STIMULASI ORAL TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BAYI BBLR Lilis Fatmawati; Yuanita Syaiful; Arum Ayu Ning Tias
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1298

Abstract

Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) seringkali sulit mengalami peningkatan berat badan dikarenakan kurangnya kemampuan minum yang membuat bayi BBLR mengalami kegagalan dalam pertumbuhan. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah ini dengan memberikan stimulasi oral sejak dini berupa sentuhan pemijatan terhadap jaringan otot disekitar bibir dan mulut. Tujuan penelitian ini menjelaskan pengaruh stimulasi oral terhadap peningkatan berat badan pada bayi BBLR. Desain penelitian ini menggunakan desain studi one group test design dengan pre and post test.. Populasi penelitian ini adalah 24 bayi dan sampel yang digunakan 23 bayi dengan Purposive Sampling. Variabel independen adalah stimulasi oral dan variabel dependen adalah peningkatan berat badan bayi BBLR. Pengumpulan data menggunakan SOP stimulasi oral sedangkan peningkatan berat badan menggunakan lembar observasi. Pemberian stimulasi oral selama 12 hari, setiap hari dilakukan selama tiga kali selama 15 menit. Dievaluasi per 6 hari. Kemudian dianalisa menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan signifikansi p<0,05. Hasil Penelitian menunjukkan peningkatan berat badan sebelum stimulasi oral terdapat presentase 87,0% artinya bayi BBLR banyak mengalami penurunan berat badan. Sesudah dilakukan stimulasi oral peningkatan berat badan sebesar dialami hampir seluruh responden dengan presentase 95,7% dengan nilai (p=0,000)<0,05 artinya ada pengaruh stimulasi oral terhadap peningkatan berat badan pada bayi BBLR. Perawat perlu melakukan stimulasi oral untuk meningkatkan berat badan pada bayi BBLR sehingga nutrisi bisa terpenuhi, tidak adanya gangguan pertumbuhan, dan lama perawatan menjadi lebih cepat. DOI: 10.5281/zenodo.5226007
PENGARUH PEMBERIAN RENDAMAN AIR JAHE PADA KAKI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA Henny Vidia Effendy; Surya Mustika Sari
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1299

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang sering  ditemukan pada lansia diatas 60 tahun yang disebabkan oleh penyakit jantung dan cerebrovaskuler. Kecenderungan lansia selama ini tidak mengetahui cara menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah terjadinya hipertensi serta cara penanganan secara non farmakologis yang dapat menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rendaman air jahe pada kaki terhadap penurunan tekanan darah lansia yang tinggal di Desa Bangsal  Kabupaten Mojokerto sehingga lansia yang mengalami hipertensi di desa bangsal berkurang. Desain penelitian ini adalah pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini seluruh lansia di Desa Bangsal Kabupaten Mojokerto yang mengalami hipertensi sebanyak 30 lansia. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebagian lansia di Desa Bangsal Kabupaten Mojokerto yang mengalami hipertensi sebanyak 28 lansia. Teknik sampling yang digunakan yaitu probability sampling dengan metode simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji Paired T Test dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai sig (2-tailed) sebesar 0.031< 0,05 maka H1 diterima yang berarti rendaman air jahe pada kaki efektif terhadap penurunan tekanan darah lansia di Desa Bangsal Kabupaten Mojokerto. Dengan pemberian terapi rendaman air jahe pada lansia dapat menyebabkan tekanan darah menurun. Jika hipertensi tidak segera ditangani akan muncul beberapa dampak seperti penyakit jantung dan stroke. DOI: 10.5281/zenodo.5225862  

Page 22 of 144 | Total Record : 1434


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Journals of Ners Community Vol 16 No 1 (2025): Journals of Ners Community Vol 15 No 2 (2024): Journals of Ners Community Vol 15 No 1 (2024): Journals of Ners Community Vol 14 No 4 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community Vol 8 No 2 (2017): Journals of Ners Community Vol 8 No 1 (2017): Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015): Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) More Issue