cover
Contact Name
Siti Nur Qomariah
Contact Email
snurq18@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
snurq18@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Journals of Ners Community
Published by Universitas Gresik
ISSN : 20870744     EISSN : 25412957     DOI : -
Core Subject : Health,
Journals of Ners Community hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat berupa hasil penelitian, konsep-konsep pemikiran inovatif hasil tinjauan pustaka, kajian, dan analitis di bidang keperawatan dan kesehatan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik keperawatan profesional.
Arjuna Subject : -
Articles 1,434 Documents
HUBUNGAN DAMPAK PSIKOLOGIS (STRESS DAN KECEMASAN) DENGAN KINERJA PERAWAT DI RS SURABAYA Retno Twistiandayani; Riski Dwi Prameswari; Novi Lestari S
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1688

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak masalah baik bagi kesehatan fisik maupun kesehatan mental khususnya bagi tenaga kesehatan. Dampak psikologis yang muncul diantaranya berupa stress dan kecemasan perawat selama melakukan perawatan pasien di masa pandemi Covid-19 dan merupakan penyebab potensial terjadinya masalah kesehatan mental bagi perawat. Dampak psikologis yang dialami secara langsung dapat menghambat kemampuan perawat dalam memberikan pelayanan. Kinerja perawat dikhawatirkan akan terpengaruh sehingga pelayanan kesehatan menjadi tidak maksimal karena semakin banyak stressor yang dialami oleh perawat maka akan semakin sulit dalam menjalankan tugas pelayanan. Penelitian ini adalah bertujuan untuk mengetahui dampak psikologis (stress dan kecemasan) dengan kinerja perawat di ruang isolasi Covid-19 RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan desain corelllational, jumlah sampel 36 responden dimana metode pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan purposive sampling. Dalam penelitian ini variabel bebasnya yaitu dampak psikologis (stress dan kecemasan), variabel tergantungnya yaitu kinerja perawat. Data diambil dengan kuesioner stress dan kecemasan dari DASS 42 dan lembar observasi kinerja perawat kemudian dianalisa dengan uji statistik korelasi Spearman’s Rho, interpretasi hasil menggunakan r tabel product moment. Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan dampak psikologis (stress) dengan kinerja perawat di ruang isolasi Covid-19 dengan nilai lebih dari r tabel yaitu 0,421 dan tidak adanya hubungan antara dampak psikologis (kecemasan) dengan kinerja perawat di ruang isolasi Covid-19 dengan nilai lebih kecil dari r tabel yaitu 0,215. Upaya mencegah terjadinya dampak psikologis yang buruk dan berkelanjutan bagi perawat, maka diharapkan rumah sakit dapat melakukan penilaian kesehatan mental berkala, memberikan dukungan, dan bantuan penanganan psikologis berupa konsultasi psikologis bagi perawat yang terdampak psikologisnya untuk mengatasi masalah kesehatan mental pada perawat.
MANAJEMEN PERUBAHAN RUMAH SAKIT “M” JAKARTA SELATAN DALAM PEMENUHAN STANDAR NASIONAL AKREDITASI RUMAH SAKIT EDISI 1.1 MENGENAI REGULASI TATA NASKAH Ratih Gunanto
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.1375

Abstract

Akreditasi wajib dilakukan secara berkala setiap 4 (empat) tahun sekali. Komisi Akreditasi Rumah Sakit melakukan upaya perbaikan dan evaluasi dengan menyempurnakan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit edisi 1 menjadi edisi 1.1. Perubahan standar edisi 1.1 turut mempengaruhi perubahan pada standar, maksud, dan tujuan, serta elemen pada penilaian dalam Tata Kelola Rumah Sakit yaitu penambahan penyusunan dan penetapan regulasi tata naskah rumah sakit. Pada tahun 2022, dari total 1981 rumah sakit, sebanyak 1342 rumah sakit (67.7%) terakreditasi menggunakan edisi 1, sedangkan rumah sakit yang terakreditasi menggunakan edisi 1.1 sebanyak 75 rumah sakit (3.8%). Saat ini, Rumah Sakit “M” Jakarta Selatan sedang berproses untuk menyiapkan akreditasi edisi 1.1. Untuk memperoleh gambaran terhadap proses manajemen perubahan yang dilakukan Rumah Sakit “M” Jakarta Selatan saat melaksanakan pemenuhan SNARS edisi 1 menjadi SNARS edisi 1.1 standar TKRS mengenai Pembuatan Regulasi Tata Naskah. Pendekatan kualitatif dengan metode deskripsi melalui wawancara mendalam, FGD, observasi dan tinjauan dokumen untuk analisis dan kesimpulan ditarik. Data tersebut disajikan dalam bentuk narasi kutipan dari wawancara kemudian dibandingkan dengan teori dan disajikan dalam bentuk matriks berdasarkan unsur-unsur yang diteliti. Formulasipenelitian untuk wawancara mendalam tersebut terdiri dari 4 (empat) orang dari Komite Mutu dan Keselamatan Pasien dan untuk FGD yang terdiri dari 10 (sepuluh) orang pemimpin di unit Rumah Sakit "M" di Jakarta Selatan. Dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa setiap aktifitas yang dilakukan pada inisiatif manajemen perubahan dalam pelaksanaan pemenuhan SNARS edisi 1.1 standar TKRS mengenai pembuatan regulasi tata naskah sudah sesuai dengan pendekatan mulai dari tahap pertama hingga tahap kedelapan manajemen perubahan John Kotter. Manajemen perubahan pelaksanaan pemenuhan SNARS edisi 1 menjadi SNARS edisi 1.1 standar TKRS mengenai pembuatan regulasi tata naskah di Rumah Sakit “M” Jakarta Selatan telah berhasil. Mempertahankan fungsi pengawasan secara kontinu terhadap pelaksanaan implementasi regulasi tata naskah yang dibuat melalui kegiatan telusur lapangan oleh komite mutu khususnya pengendali dokumen
KONSUMSI SUSU KEDELAI DALAM MENURUNKAN KOLESTROL DARAH PADA KLIEN DENGAN HIPERKOLESTEROLEMIA Muhammad Ali Hamid
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1657

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan gangguan metabolisme yang dapat berkontribusi terhadap berbagai jenis penyakit, khususnya penyakit kardiovaskuler. Hiperkolesterolemia dapat meningkatkan risiko aterosklerosis, penyakit jantung koroner, pankreatitis, diabetes mellitus, gangguan tiroid, penyakit hati dan penyakit ginjal. Protein susu kedelai memiliki susunan asam amino yang hampir sama dengan susu sapi.Protein pada kedelai dapat meningkatkan sekresi asam empedu dan menghambat absorbsi kolesterol yang diasup dari makanan sehingga dapat menurunkan kolesterol total. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi konsumsi susu kedelai dalam menurunkan kadar kolesterol darah pada masyarakat hiperkolesterolemia. Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen. Populasi yang digunakan dalam penelitian sejumlah 30 responden di wilayah kerja Puskesmas Ajung Kabupaten Jember. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Variable independen yang diteliti adalah konsumsi susu kedelai dan variable dependen yang diteliti adalah penurunan kadar kolesterol darah. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan lembar observasi. Selanjutnya data dalam penelitian ini akan dianalisa dengan menggunakan uji statistik t-test. Hasil menunjukkan adanya perubahan kadar kolesterol dengan p value 0,013 dan koefisien korelasi 0,672 sama dengan 67,2 %. Menunjukkan bahwa 67,2 % konsumsi susu kedelai selama tujuh hari dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan 32,8%. Susu kedelai pada penderita hiperkolestrolemia dapat meminimalisir kelainan kadar lipoprotein pada tubuh seseorang tersebut. Nutrisi yang tergantung pada susu kedelai dapat memberikan energi dan membuat tubuh tetap berfungsi secara optimal. Konsumsi susu kedelai di anjurkan pada orang yang mengalami peningkatan kadar kolesterol dalam darah.
PENGARUH MEDIA FLASH CARD TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 PADA ANAK PRASEKOLAH Lina Madyastuti Rahayuningrum; Erma Lihattus Sa’adah Fariastutik
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1665

Abstract

Virus COVID-19 merupakan salah satu jenis virus corona yang menular ke manusia dan menyerang sistem pernapasan, termasuk anak-anak yang merupakan golongan rentan tertular COVID-19. Upaya promotif dan preventif perlu dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan melalui media flash card menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh media flash card terhadap pengetahuan dan sikap tentang pencegahan COVID-19 pada anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan metode Pra Experimental dengan rancangan One-Group Pra-Post test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 23 anak prasekolah 5-6 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 22 anak. Variabel independen dalam penelitian ini adalah media flash card, sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner pengetahuan dan sikap, kartu flash card. Analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxson Signed Ranks Test dengan nilai signifikan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat pre test sebagian besar anak prasekolah memiliki pengetahuan kurang (68,2%) dan sikap yang negatif (86,4%). Pada saat post test sebagian besar anak prasekolah memiliki pengetahuan baik (72,7%) dan sikap yang positif (63,6%). Hasil uji statistik Wilcoxson Signed Ranks Test pada pengetahuan dan sikap diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05), menunjukkan terdapat pengaruh media flash card terhadap pengetahuan dan sikap tentang pencegahan pada anak prasekolah. Pendidikan kesehatan dengan media flash card adalah salah satu media pembelajaran yang menyenangkan dan mampu diterima oleh anak dengan baik sehingga mencapai ketuntasan dalam belajar.
GAMBARAN DIAGNOSA KEPERAWATAN JIWA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEPUNG Melani Kartika Sari; Eko Arik Susmiatin
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1670

Abstract

Derajat kesehatan jiwa masyarakat dapat ditinjau dari angka gangguan jiwa yang terjadi. Menurut WHO pada tahun 2017 perkiraan jumlah penderita gangguan jiwa termasuk skizofrenia mencapai 450 juta jiwa. Diagnosa keperawatan jiwa merupakan dasar pengambilan keputusan perawat dalam memilih intervensi untuk pasien jiwa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran diagnosis keperawatan jiwa di Puskesmas Kepung Kabupaten Kediri Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik deskriptif. Populasi penelitian ini adalah pasien gangguan jiwa yang melakukan perawatan di Puskesmas Kepung berjumlah 51 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling artinya keseluruhan populasi dijadikan responden sebanyak 51 orang. Data diagnosis keperawatan jiwa didapatkan secara sekunder dari laporan rekam medis pasien di Puskesmas Kepung. Analisis data dilakukan secara univariat yang menghasilkan distribusi frekuensi dan presentase setiap diagnosis keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan Diagnosis Keperawatan paling banyak adalah  Halusinasi (66,7%), di urutan terbanyak kedua yaitu Resiko Perilaku Kekerasan (23,5%), kemudian Isolasi Sosial  (9,8%). Peneliti menganggap perlu dilakukan penelitian serupa dengan cakupan yang lebih luas dan lebih detil termasuk tanda dan gejala pasien dengan gangguan jiwa pada masing-masing diagnosa keperawatan jiwa.
IMPLEMENTASI PELAYANAN POSYANDU KELUARGA BERBASIS HOME CARE DALAM PENINGKATAN CAPAIAN SKRINING USIA PRODUKTIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DOMPU Apriyatiningsih; Muhammad Hilmy Alfaruqi; Yossy Dwi Erliana
Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i5.1715

Abstract

Penduduk  Indonesia sebagian besar (66%) berada pada usia produktif. Negara yang memiliki tingkat ekonomi rendah dan menengah termasuk Indonesia dari seluruh kematian yang terjadi pada penduduk usia produktif atau umur < 60 tahun, 29% disebabkan oleh PTM. Adapun cara yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam menurunkan kasus kematian dan kesakitan pada usia produktif dibutuhkan tindakan pencegahan penyakit ataupun mengatasi permasalahan kesehatan yang terdeteksi sebelum terjadi keparahan dengan meningkatkan capaian skrining pada usia produktif melalui pelayanan kesehatan usia produktif salah satunya penerapan Posyandu keluarga berbasis home care. Tujuan penelitian mengetahui capaian skrining usia produktif sebelum dan sesudah perlakuan, efektivitas dan gambaran implementasi pelayanan posyandu keluarga berbasis home care di Wilayah Kerja Puskesmas Dompu Timur. Penelitian menggunakan metode kuantitatif-kualitatif (mixed method). Penelitian lakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Dompu Timur. Pengumpulan data diambil dari hasil wawancara, observasi, data primer dan sekunder. Selanjutnya, dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat peningkatan capaian skrining usia produktif. Hasil uji wilcoxon diperoleh nilai signifikansinya lebih kecil dari pada 0,05 (0,00 < 0,05). Implementasi pelayanan posyandu keluarga berbasis home care dilihat berdasarkan Aspek input (seperti: tenaga, alat dan bahan, pembiayaan), aspek proses (seperti: jenis layanan, waktu pelaksanaan, dan prosedur pelaksanaan) dan aspek hasil pelayanan (seperti: jumlah usia produktif yang memanfaatkan posyandu keluarga berbasis home care, temuan permasalahan kesehatan pada usia produktif, dan target capaian skrining). Terdapat peningkatan capaian skrining usia produktif di Wilayah Kerja Puskesmas Dompu Timur. Implementasi posyandu keluarga berbasis home care efektif dalam peningkatan capaian skrining usia produktif.
EFEKTIVITAS REBUSAN DAUN SIRIH MERAH DAN KONSUMSI PUTIH TELUR AYAM REBUS TERHADAP LUKA PERINEUM IBU POST PARTUM Yuanita Syaiful; Lilis Fatmawati; Emi Indrawati
Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i5.1732

Abstract

Luka Perineum adalah suatu keadaan terputusnya kontinuitas jaringan tubuh yang menyebabkan terganggunya fungsi tubuh.Lama penyembuhan luka jahitan perineum akan berlangsung 7-10 hari dan tidak lebih dari 14 hari.Perawatan perineum dapat dilakukan dengan 2 metode yaitu secara farmakologis (bethadine/profidone iodine) dan non farmakologis (rebusan daun sirih merah dan konsumsi telur ayam rebus). Tujuan penelitian adalah mengetahui Efektivitas Rebusan Daun Sirih Merah Dan Konsumsi Putih Telur Ayam Rebus Terhadap Luka Perineum Ibu Post Partum. Desain penelitian ini menggunakan Quasy Experiment(Two group pre test dan post test design).Denganpopulasi Ibu Post Partum diRumah Sakit Petrokimia Gresik berjumlah 30 orang, sampel dalam penelitian berjumlah 18 orang secara purposive sampling, yang kemudian dibagi menjadi 2 kelompok, 9 orang diberikan rebusan daun sirih merah dan 9 orang diberikan putih telur ayam rebus dengan uji wilcoxon.Analisa data Efektivitas Rebusan Daun Sirih Merah Dan Konsumsi Putih Telur Ayam Rebus menggunakan uji mann whitney. Berdasarkan hasil uji wilcoxonterdapat pengaruh rebusan daun sirih merah terhadap luka perineum ibu post partum dengan nilaiP-value = 0,014, dan pada hasil uji wilcoxon dengan konsumsi putih telur ayam rebus terhadap luka perineum ibu post partum dengan nilai P-value = 0,005. Kemudian dilanjutkan analisa uji mann whitney ditemukan terdapat perbedaan efektifitas rebusan daun sirih merah dan konsumsi putih telur ayam rebus terhadap luka perineum ibu post partum dengan nilai p= 0,022. Konsumsi rebusan putih telur ayamdapat dijadikan sebagai pengobatan alami untuk penyeembuhan luka perineum. Luka Perineum adalah suatu keadaan terputusnya kontinuitas jaringan tubuh yang menyebabkan terganggunya fungsi tubuh.Lama penyembuhan luka jahitan perineum akan berlangsung 7-10 hari dan tidak lebih dari 14 hari.Perawatan perineum dapat dilakukan dengan 2 metode yaitu secara farmakologis (bethadine/profidone iodine) dan non farmakologis (rebusan daun sirih merah dan konsumsi telur ayam rebus). Tujuan penelitian adalah mengetahui Efektivitas Rebusan Daun Sirih Merah Dan Konsumsi Putih Telur Ayam Rebus Terhadap Luka Perineum Ibu Post Partum. Desain penelitian ini menggunakan Quasy Experiment(Two group pre test dan post test design).Denganpopulasi Ibu Post Partum diRumah Sakit Petrokimia Gresik berjumlah 30 orang, sampel dalam penelitian berjumlah 18 orang secara purposive sampling, yang kemudian dibagi menjadi 2 kelompok, 9 orang diberikan rebusan daun sirih merah dan 9 orang diberikan putih telur ayam rebus dengan uji wilcoxon.Analisa data Efektivitas Rebusan Daun Sirih Merah Dan Konsumsi Putih Telur Ayam Rebus menggunakan uji mann whitney. Berdasarkan hasil uji wilcoxonterdapat pengaruh rebusan daun sirih merah terhadap luka perineum ibu post partum dengan nilaiP-value = 0,014, dan pada hasil uji wilcoxon dengan konsumsi putih telur ayam rebus terhadap luka perineum ibu post partum dengan nilai P-value = 0,005. Kemudian dilanjutkan analisa uji mann whitney ditemukan terdapat perbedaan efektifitas rebusan daun sirih merah dan konsumsi putih telur ayam rebus terhadap luka perineum ibu post partum dengan nilai p= 0,022. Konsumsi rebusan putih telur ayamdapat dijadikan sebagai pengobatan alami untuk penyeembuhan luka perineum.
Formulasi Solid Snedds (Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System) Furosemid Dengan Pengering Aerosil Dan Aktivitas Diuretiknya Putri Dina Pelita; Iis Wahyuningsih; Sapto Yuliani
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1745

Abstract

Furosemid adalah obat golongan diuretika yang umum digunakan dalam terapi edema yang terkait dengan penyakit heart failure dan pada pengobatan hipertensi. Furosemid termasuk dalam Biopharmaceutical Class System (BCS) IV yang diketahui memiliki kelarutan dan permeabilitas yang rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut dibuat sediaan Self-Nano Emusifying Drug Delivery System (SNEDDS). SNEDDS memiliki keterbatasan dalam hal stabilitas sehingga dilakukan penelitian lanjutan dengan membuat sediaan SNEDDS dalam bentuk padatan atau Solid SNEDDS (S-SNEDDS). Tujuan penelitian ini adalah memformulasi SNEDDS furosemid menjadi S-SNEDDS furosemid dan menentukan pengaruh S-SNEDDS furosemid terhadap aktivitas diuretikapada tikus dibandingkan dengan SNEDDS furosemid maupun furosemid saja tanpa modifikasi. Metode pembuatan S-SNEDDSfurosemid pengering aerosil dilakukan dengan metode absorbtion to solid carrier kemudian dilanjutkan pengujian karakterisasi kejernihan, waktu emulsifikasi, sifat alir, bulk density dan tapped density. Selanjutnya dilanjutkan uji aktivitas diuretika pada 25 ekor tikus jantan galur Wistar yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok normal, kontrol negatif diberi pembawa S-SNEDDS, perlakuan 1 diberi suspensi furosemid, perlakuan 2 diberi SNEDDS furosemid, perlakuan 3 diberi S-SNEDDSfurosemid dengan dosis 5,04 mg/KgBB. Seluruh kelompok diberikan perlakuan secara peroral lalu diperiksa volume urin yang dikeluarkan tikus pada jam ke 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 setelah pemberian. Volume urin yang diperoleh di masing-masing kelompok dihitung rata-rata dan standar deviasinya kemudian dianalisis statistik dengan LSD dengan IBM SPSS (Statistical Product and Service Solution) 25 for Windows. S-SNEDDS furosemid dengan pengering aerosil memiliki karakteristik persen transmitan 96,94 ± 0,13 %, waktu emulsifikasi 7,40 ± 1,14 detik, sudut diam 31,71 ± 2,24, carr’s index 8,74 ± 0,49 dan hausner ratio 0,99 ± 0,10 dan dinyatakan memenuhi persyaratan. Hasil pengujian secara in vivo S-SNEDDS furosemid dengan pengering aerosil dapat meningkatkan volume urin kumulatif yang berbeda bermakna dengan kelompok kontrol negative pada dengan signifikansi lebih dari 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa S-SNEDDS furosemid dengan pengering aerosil memiliki karakter dan aktivitas diuretika lebih baik dibandingkan dengan SNEDDS furosemid dan furosemid tanpa modifikasi.
Studi Komparasi Hasil Pemeriksaan Mycobacterium Tuberculosis Pada Pasien Suspek Tuberkulosis Dengan Menggunakan Tes Cepat Molekuler dan Mikroskopis di RSUD Karangasem I Nyoman Krisna Wicaksana; Pestariati Pestariati; Syamsul Arifin
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1746

Abstract

Tuberkulosis merupakan suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang menyebabkan jumlah kematian global mencapai 1.3 juta pada tahun 2020 dan ditambah parah setelah adanya pandemi COVID-19 yang mengakibatkan terbatasnya layanan tuberkulosis, kasus di Indonesia selalu mengalami peningkatan tiap tahunnya, tahun 2019 ditemukan sebanyak 543.874 kasus meningkat dari 420.994 kasus di tahun 2017. Metode pemeriksaan yang banyak digunakan di negara endemik tuberkulosis adalah Mikroskopis, namun terdapat beberapa kekurangan dalam penggunaanya dibandingkan dengan metode Tes Cepat Molekuler. Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan Mycobacterium tuberculosis pada pasien suspek tuberkulosis dengan menggunakan Tes Cepat Molekuler dan Mikroskopis di RSUD Karangasem. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Desember 2021 sampai April 2022 menggunakan sampel sputum yang diperoleh dari RSUD Karangasem. Penelitian menunjukan adanya perbedaan hasil sensitivitas dan spesifisitas pada dua metode. Sensitivitas metode Tes Cepat Molekuler lebih tinggi daripada metode Mikroskopis (100% dan 75%) sedangkan nilai spesifisitas metode Mikroskopis lebih tinggi daripada metode Tes Cepat Molekuler (100% dan 95%).
HUBUNGAN FAKTOR INSTRUMENTAL DENGAN HASIL BELAJAR SEMESTER GANJIL SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 4 TAMBUN SELATAN TAHUN 2016 Sinta Dwi Juwita; Yocki Yuanti; Mugia Bayu Raharja; Daniah Daniah
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1757

Abstract

Hasil belajar merupakan gambaran tentang bagaimana siswa memahami materi yang disampaikan oleh guru. Hasil belajar merupakan output nilai yang berbentuk angka atau huruf yang didapat siswa setelah menerima materi pembelajaran melalui sebuah tes atau ujian yang disampaikan guru. Data dari studi pendahuluan yang dilakukan di SMAN 4 Tambun Selatan masih didapat 60% siswa kelas XI yang memiliki hasil belajar rendah pada UTS Semester Ganjil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor instrumental dengan hasil belajar semester ganjil siswa kelas XI di SMAN 4 Tambun Selatan Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan metode analitik menggunakan desain penelitian cross-sectional. Adapun populasi dari penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI di SMAN 4 Tambun Selatan sejumlah 362 siswa dan sampel penelitian yaitu sebagian dari siswa kelas XI yang telah dihitung menggunakan rumus slovin didapatkan sebanyak 190 siswa. Uji statistik Chi-Square didapat hasil analisa univariat, (56,3%) siswa/i kelas XI yang memiliki hasil belajar rendah. Analisa bivariat di dapatkan hasil bahwa ada hubungan yang bermakna antara bahan ajar (p=0,020), metode mengajar (p=0,037) dengan hasil belajar siswa/i kelas XI karena nilai P-value < α dan tidak ada hubungan yang bermakna antara pemanfaatan sarana dan fasilitas (p=0,414) dengan hasil belajar siswa/i kelas XI, karena nilai P-value > α. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara bahan ajar dan metode mengajar dengan hasil belajar siswa/siswi kelas XI di SMAN 4 Tambun Selatan tahun 2016. Hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa/siswi SMAN 4 Tambun Selatan dan dijadikan bahan masukan bagi peneliti selanjutnya, serta menjadi bahan evaluasi bagi pihak sekolah untuk lebih memperhatikan bahan ajar yang digunakan dan metode mengajar yang dipakai dengan kesesuaian tujuan pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa/siswi.

Page 25 of 144 | Total Record : 1434


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Journals of Ners Community Vol 16 No 1 (2025): Journals of Ners Community Vol 15 No 2 (2024): Journals of Ners Community Vol 15 No 1 (2024): Journals of Ners Community Vol 14 No 4 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community Vol 8 No 2 (2017): Journals of Ners Community Vol 8 No 1 (2017): Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015): Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) More Issue