cover
Contact Name
Siti Nur Qomariah
Contact Email
snurq18@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
snurq18@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Journals of Ners Community
Published by Universitas Gresik
ISSN : 20870744     EISSN : 25412957     DOI : -
Core Subject : Health,
Journals of Ners Community hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat berupa hasil penelitian, konsep-konsep pemikiran inovatif hasil tinjauan pustaka, kajian, dan analitis di bidang keperawatan dan kesehatan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik keperawatan profesional.
Arjuna Subject : -
Articles 1,434 Documents
EFEKTIVITAS PEMBERIAN BAYAM DAN HATI AYAM TERHADAP PERUBAHAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI Rismahani Paurina; Masluroh Masluroh
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1787

Abstract

WHO pada tahun 2017 prevalensi anemia di seluruh dunia menunjukkan bahwa prevalensi anemia di dunia berkisar antara 40-88%. Di Asia Tenggara, 25-40% remaja putri mengalami anemia tingkat ringan dan berat. Sedangkan di Indonesia prevalensi anemia pada remaja putri usia 15-20 tahun adalah 57,1%. Dinas Kesehatan Kota Serang tahun 2018 menemukan 92,4% remaja putri usia sekolah mengalami anemia, dan hanya 7,6% yang tergolong bebas gangguan kesehatan. Salah satu alternatif dalam memenuhi kebutuhan zat besi selain diberikan tablet FE bisa dengan mengkonsumsi sayuran yang mengandung zat besi seperti bayam (Amaranthus sp). Selain bayam, makanan penambah Hb yang sangat kaya zat besi adalah hati ayam. Mengetahui efektivitas pemberian bayam dan hati ayam untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri. Eksperimen semu dengan desain one-group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X-XII SMAN I Binuang Serang tahun ajaran 2021-2022 yang mengalami anemia sebanyak 29 orang, teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Sebagian besar remaja putri sebelum diberikan bayam dan hati ayam mengalami anemia ringan 72,4%, setelah diberikan bayam dan hati ayam sebagian besar kadar hemoglobinnya normal 82,4%. Terdapat efektivitas pemberian bayam dan hati ayam terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMAN I Binuang Serang tahun 2022 (p value 0,000). Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan bayam dan hati ayam untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja penderita anemia.
SKABIES: INFESTASI PARASIT YANG TIDAK HANYA MEMENGARUHI KULIT Flora Ramona Sigit Prakoeswa; Ratih Pramuningtyas; Erika Diana Risanti; Rochmadina Suci Bestari; Listiana Masyita Dewi
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.1789

Abstract

Skabies adalah salah satu penyakit infestasi parasit pada kulit yang paling umum di dunia dan memiliki dampak yang bervariasi tergantung pada situasi klinis. Beberapa waktu yang lalu, World Health Organization (WHO) telah menambahkan skabies ke dalam daftar penyakit tropis yang terabaikan dalam upaya untuk mengendalikan dan mengeradikasi skabies. Skabies tidak hanya memengaruhi kulit, namun juga berdampak terhadap terhadap aspek psikis, sosial, dan ekonomi pasien. Hal ini mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas hidup pasien skabies, bahkan pada populasi tertentu skabies sudah dianggap hal yang biasa. Tidak hanya itu, skabies juga dapat menimbulkan komplikasi yang berat seperti glomerulonefritis, penyakit ginjal kronik, dan demam rematik akut. Prognosis yang baik dapat diperoleh jika pasien diberi tata laksana yang tepat dan holistik.
PENGARUH POSISI PRONASI TERHADAP SATURASI OKSIGEN PASIEN COVID-19 Ahmad Hasan Basri; Evi Zuliyati
Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i5.1790

Abstract

Coronavirus disease adalah penyakit yang menyerang sistem pernapasan dengan gejala baru yang disebut happy hipoksia. Posisi pronasi adalah terapi non farmakologik untuk meningkatkan saturasi oksigen dengan keuntungan perbaikan ventilasi dan perfusi daerah ventral dan dorsal paru.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh posisi pronasi terhadap saturasi oksigen pasien Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimental Design One GroupPretest-Posttest Design. Sampel penelitian ini adalah 19 pasien Covid-19 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel dependen adalah saturasi oksigen dan variabel independen adalah posisi pronasi. Analisis menggunakan uji wilcoxon signed rank test. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pencatatan pada lembar observasi dan oksimetri nadi. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon signed rank test menunjukkan hasil (α hitung) = 0,022 < 0,05 sehingga H1 diterima yang artinya membuktikan bahwa ada pengaruh signifikan posisi pronasi terhadap saturasi oksigen setelah 60 menit pemberian. Berdasarkan hasil penelitian ada peningkatan 1-2% dari nilai saturasi sebelum posisi pronasi. Sehingga bisa dijadikan alternatif terapi untuk meningkatkan saturasi oksigen pasien Covid-19 selain terapi farmakologis yang sudah didapatkan. Komorbid yang diderita dapat meningkatkan resiko penurunan saturasi oksigen pada pasien Covid-19. Posisi pronasi yang dilakukan lebih dari satu kali dapat memberikan hasil peningkatan saturasi oksigen lebih maksimal.
HUBUNGAN HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS TERHADAP MORTALITAS JEMAAH HAJI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2019 Salman Mauluddin Idris; Atik Nurwahyuni
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.1791

Abstract

Ibadah haji adalah rangkaian ibadah yang membutuhkan kesiapan dan kemampuan, termasuk kemampuan dari segi kesehatan. Nilai angka kesakitan dan kematian yang tinggi pada jemaah haji Indonesia merupakan permasalahan kesehatan yang ditemui dalam penyelenggaraan haji setiap tahunnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan faktor risiko kesehatan dan kematian pada jemaah haji yang berasal dari provinsi Jawa Barat di Arab Saudi pada Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional yang menganalisis data sekunder dari Siskohatkes tentang hasil penyelenggaraan kesehatan jemaah haji di Arab Saudi Tahun 2019, variabel yang digunakan terdiri dari umur jemaah, jenis kelamin, tingkat pendidikan, serta riwayat hipertensi dan diabetes melitus. Sampel penelitian adalah jemaah haji Provinsi Jawa Barat yang memenuhi kriteria, kemudian dilakukan analisis untuk mengetahui hubungan dari faktor risiko terhadap kasus kematian jemaah haji. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dari faktor risiko umur, penyakit hipertensi dan diabetes mellitus terhadap kejadian wafat jemaah haji dari Provinsi Jawa Barat, sedangkan analisis terhadap faktor risiko jenis kelamin dan pendidikan tidak menunjukkan adanya hubungan. Kematian jemaah haji selain disebabkan oleh penyakit komorbid, juga dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal lainnya. Intervensi program berupa pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi faktor risiko penyakit serta pembinaan kesehatan haji yang terfokus pada kelompok risiko tinggi kesehatan di Tanah Air perlu ditingkatkan, disertai upaya promotif preventif dan peningkatan pelayanan kesehatan haji untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian jemaah haji.
PERBEDAAN PENGGUNAAN LINGKARAN GIZI ANTROPOMETRI-SUPRIHATIN (LIGA-SPH) DAN GRAFIK TB/U BUKU KIA TERHADAP KECEPATAN KETEPATAN SKRINING STUNTING Suprihatin Suprihatin
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.1794

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak bayi usia di bawah lima tahun yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis sehingga tinggi badan anak tersebut tidak sesuai dengan usianya. Pemerintah berupaya mengatasi stunting melalui kebijakan program Intervensi Spesifik dan Sensitif. Tindakan mengatasi stunting dengan melakukan skrining secara cepat dan tepat oleh kader. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh penggunaan Lingkaran Gizi Antropometri-Suprihatin (Liga-Sph) dan Grafik TB/U Buku KIA terhadap kecepatan ketepatan skrining Stunting. Jenis penelitian quasi experimental dengan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi adalah kader kesehatan berjumlah sebanyak 270 orang. Teknik sampling dengan simple random sampling. Besar sampel sebanyak 31 orang untuk setiap kelompok. Analisa data menggunanakan uji Mann Whitney. Kecepatan skrining stunting kelompok LIGA-sph mendapatkan rata-rata 194,85 detik (3 menit 14 detik), pada kelompok Grafik PB-TB/U mendapatkan rata-rata 822,96 detik (13 menit 42 detik). Ketepatan skrining kelompok LIGAsph mendapatkan skor 9.32, sedangkan kelompok PB-TB/U mendapatkan 7,23. Hasil analisa Mann Whitney mendapatkan nilai p value 0,000 < 0,05. Ada perbedaan yang signifikan kecepatan waktu yang dibutuhkan dan ketepatan skrining Stunting menggunakan Lingkaran Gizi AntropometriSuprihatin (Liga-Sph) dan grafik TB/U buku KIA di Wilayah Kerja Puskesmas Japah Kabupaten Blora.
DETERMINANT ANALYSIS OF JOB SATISFACTION ON HOSPITAL’S EMPLOYEE PERFORMANCE Sabasdin Harahap; Andry Andry; Rokiah Kusumapradja
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.1798

Abstract

Productivity and hospital quality service depend on the hospital's ability to manage its human resources. Job satisfaction reflects the feeling of the worker shown in their attitude towards work and their working environment. Dissatisfied employees tend to have poor performance and affected hospital performance, such as decreasing Bed Occupancy Rate (BOR) or increasing turnover employee numbers. The purpose of this study is to identify the determinant factors of job satisfaction towards employee’s performance. This Cross-sectional study was done at RS MB, Tulang Bawang, Lampung in December 2019-February 2020 with a total sampling method. Data collection using questionnaires regarding determinant factors of job satisfaction towards employee’s performance. The factors analyzed were co-workers, relationship with superiors, work itself, salaries, career patterns. Data analysis using multiple linear regressions. The result was that job satisfaction influenced employee performance. Factors determinant of job satisfaction towards employee performance was work it-self.
PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN MAHASISWI KEPERAWATAN TINGKAT II ITEKES BALI TERKAIT PENGGUNAAN AKUPRESUR DALAM MENGATASI NYERI HAID Ida Ayu Suptika Strisanti; Ida Ayu Anom Rastiti; Ni Wayan Kesari Dharmapatni
Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i5.1809

Abstract

Nyeri haid merupakan suatu kondisi yang seringkali dialami oleh wanita yang ditandai dengan adanya rasa nyeri pada uterus atau perut bagian bawah ketika menstruasi. Kondisi ini umumnya dapat dibedakan menjadi nyeri haid primer dan nyeri haid sekunder. Berdasarkan data profil kesehatan Indonesia pada tahun 2016 menunjukan 64.25% wanita mengalami nyeri haid dalam siklus kehidupannya dan sebanyak 54.89% dari data tersebut terindikasi mengalami nyeri haid primer. Terdapat pula data yang menyebutkan bahwa seorang perempuan harus kehilangan 3 hari perbulan untuk beristirahat dan tidak mengikuti proses pembelajaran yang disebabkan oleh nyeri haid sehingga penting diberikan pendidikan kesehatan terkait penggunaan akupresur untuk mengatasi nyeri haid. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan terkait penggunaan akupresur untuk mengatasi nyeri haid pada mahasiswi keperawatan ITEKES Bali. Pada penelitian ini sebanyak 71 orang mahasiswi Program Studi Ilmu Keperawatan Tingkat II ITEKES Bali bersedia menjadi responden dengan menandatangani informed consent terlebih dahulu. Pra-eksperiment digunakan sebagai metode penelitian dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Data yang diperoleh pada penelitian ini diolah menggunakan uji Descriptive statistic dan Wilcoxon Signed Rank Test. Setelah diberikan pendidikan kesehatan mengenai penggunaan akupresur untuk mengatasi nyeri haid, terjadi peningkatan skor pengetahuan dimana skor pre-test adalah Md=5.00 meningkat secara sinifikan menjadi Md=8.00 dengan p-value 0.023, r=0.6, z= -7.301 post pemberian pendidikan kesehatan.  Dapat disimpulkan bahwa pemberian pendidikan kesehatan mampu meningkatkan pengetahuan responden terhadap penggunaan akupresur untuk mengatasi nyeri haid. Selanjutnya diharapkan setelah terjadinya peningkatan pengetahuan ini, akan terjadi perubahan perilaku dimana remaja dapat mempergunakan metode pengobatan akupresur untuk mengatasi masalah nyeri haid.
INOVASI PENGIRIMAN OBAT BERBASIS MEDIDRONE (MEDICINE DELIVERY DRONE) SEBAGAI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PELAYANANAN KEFARMASIAN ERA 5.0 Indah Tri Rahayu; Dewi Nirmala Sari; Fatikha Muftiyani
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.1827

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat melahirkan persaingan secara online yang begitu ketat. Layanan halodoc ataupun sistem apotekmart sebenarnya sangat membantu pasien tetapi untuk konsultasi atau membeli obat mengharuskan menambah biaya dan seringkali terkendala terhadap jasa pengantaran. menciptakan teknologi tepat guna dalam proses distribusi perbekalan farmasi dalam rangka mendukung digitalisasi pelayanan kefarmasian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kajian literatur tentang aplikasi pengiriman obat secara online menggunakan artikel bersumber dari google scholar, Science direct, Springerlink, EBSCo. Medidrone saat ini sangat dibutuhkan karena dapat mengirim obat kepada masyarakat melalui pemograman drone menggunakan Scratch berbasis drone Dj Tello, perangkat lunak pendukung seperti Software Development Kit. Program tersebut memudahkan drone sebagai media pengirim obat dengan sistem navigasi menggunakan teknologi GPS (Global Positioning System) melalui sistem prescribing yang memuat data pasien seperti nama, dan alamat pasien yang terkonfirmasi titik koordinatnya. Adanya integrasi data maka drone dapat diprogram sebagai aplikasi pengiriman obat secara otomatis. Penggunaan Medidrone ini, akan meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan terutama distribusi obat baik di apotek maupun instalasi farmasi dan mencakup daerah yang sulit dijangkau. Penggunaan Medidrone melalui smartphone dan GPS sangat efisiensi. Medidrone dapat menjangkau ke beberapa tempat yang sulit dijangkau, menghindari kemacetan sehingga masyarakat tetap mendapat fasilitas pelayanan kesehatan seperti obat- obatan tepat waktu.
PERBEDAAN PREVALENSI HELICOBACTER PYLORI BERDASARKAN KELOMPOK UMUR DAN JENIS KELAMIN DI KLINIK DOKTER SPESIALIS PATOLOGI ANATOMI Putu Agus Eriawan Kusuma; Ayu Saka Laksmita W; I Gusti Ngurah Mayun
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.1836

Abstract

Gastritis kronis adalah penyakit seumur hidup yang ditandai dengan inflamasi mukosa lambung yang telah berlangsung lama. Gastritis kronis umumnya disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori dan sering tidak terobati karena tidak bergejala. Inflamasi yang terus menerus dapat menyebabkan perburukkan kondisi dan menimbulkan penyakit lanjutan seperti ulkus peptikum dan kanker lambung. Penelitian ini adalah studi analitik observasional dengan metode studi kasus yang dilakukan untuk mengetahui profil klinikopatologi pasien gastritis kronis serta perbedaan prevalensi H. pylori berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin pada periode 1 Januari 2019 – 31 Desember 2021 di Klinik Dokter Spesialis Patologi Anatomi Kota Denpasar denganteknik total enumerative sampling. Pada penelitian ini didapatkan 412 sampel pasien yang terdiagnosa gastritis kronis. Prevalensi umur terbanyak ditemukan pada kelompok umur > 40 tahun dan prevalensi jenis kelamin terbanyak ditemukan pada jenis kelamin laki-laki dengan tidak ditemukan perbedaan jenis kelamin dengan kejadian H. pylori (p=0,565). Keluhan utama terbanyak adalah keluhan sistem pencernaan. Temuan terbanyak menurut klasifikasi Sydney System adalah derajat inflamasi kronis yang sedang, aktivitas neutrofil, atrofi kelenjar, danmetaplasia intestinal yang negatif. Sementara pada pulasan Giemsa sebagian besar ditemukan adanya kuman H. Pylori dengan ditemukan perbedaan umur dengan kejadian H. pylori (p=0,018).
GAMBARAN PERILAKU TENAGA LABORATORIUM DALAM PENGGUNAAN APD (ALAT PELINDUNG DIRI) DI PT. XZ KOTA SURABAYA DESCRIPTION OF THE BEHAVIOR OF LABORATORY POWER IN THE USE OF PPE (PERSONAL PROTECTION EQUIPMENT) AT PT. XZ CITY SURABAYA Arivia Surya Aldini; Merry Sunaryo; Muslikha Nourma Rhomadhoni; Ratna Ayu Ratriwardhani
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.1841

Abstract

Laboratorium merupakan tempat kerja dengan tingkat resiko bahaya tinggi karena melibatkan bahan-bahan kimia yang berbahaya. Bekerja di laboratorium dapat memungkinkan terjadinya resiko bahaya kecelakaan kerja dari berbagai jenis alat laboratorium dan bahan kimia. Sehingga perlu dilakukan suatu pengendalian bahaya keselamatan dan kesehatan kerja didasarkan pada hierarki pengendalian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku tenaga laboratorium dalam penggunaan alat pelindung diri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 9 orang, yang terdiri dari 7 informan utama, 1 informan kunci dan 1 informan pendukung. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, panduan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pengetahuan dan sikap informan terhadap penggunaan APD di PT. XZ sebagian besar telah mengetahui mengenai alat dan bahan serta bahaya-bahaya yang berbahaya bagi Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Perilaku informan dalam penggunaan APD tergolong masih rendah, hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar informan tidak menggunakan APD dengan lengkap. Gambaran pengetahuan dan sikap dalam penggunaan APD pada pekerja sebenarnya sudah cukup baik, tetapi untuk perilaku pekerja dalam penggunaan APD masih kurang. Oleh karena itu disarankan perusahaan dapat meningkatkan sosialisasi promosi K3 yang terdapat pelatihan. Serta perlunya perusahaan melakukan penerapan sistem punishment pada pekerja yang tidak mentaati peraturan, salah satunya tidak menggunakan APD dengan lengkap.

Page 26 of 144 | Total Record : 1434


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Journals of Ners Community Vol 16 No 1 (2025): Journals of Ners Community Vol 15 No 2 (2024): Journals of Ners Community Vol 15 No 1 (2024): Journals of Ners Community Vol 14 No 4 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community Vol 8 No 2 (2017): Journals of Ners Community Vol 8 No 1 (2017): Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015): Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) More Issue