cover
Contact Name
Jatmiko Wahyudi
Contact Email
jatmiko.mil@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.litbangpati@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK
ISSN : 19782306     EISSN : 26556618     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Litbang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati dengan p-ISSN 1978-2306 dan e-ISSN 2655-6618. Jurnal Litbang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada Bulan Juni dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2014): Juni" : 8 Documents clear
KEBIJAKAN PEMILIHAN LOKASI PEMBANGUNAN LUMBUNG PANGAN Suroso Suroso
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.685 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i1.72

Abstract

ENGLISHPati Regency is an agricultural region and it is vulnerable to flood disaster so development of food storage to support availability of food is needed. The objective of the research is to analyze the site selection for development of food storage. This research uses descriptive-quantitative approach. This research consists of (1) main food production; and (2) site selection for development of food storage. Data collecting of the research uses the technique of observation in related documents. The research uses descriptive analysis. There are two main findings in the research. Firstly, food production in the area study is 439,371.67 ton. It is 292% compared to normative need consumption of food so there is 288,901.92 ton of food which is potential to store. Secondly, development of food storage by consideration on food production, access and risk of food will be optimum if it is located in Kayen District. INDONESIAKabupaten Pati merupakan daerah agraris dan rentan terkena bencana banjir sehingga pembangunan lumbung pangan untuk menopang ketersediaan cadangan pangan sangat diperlukan. Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis pemilihan lokasi pembangunan lumbung pangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif. Penelitian ini memiliki 2 variabel: (1) produksi pangan pokok; dan (2) pemilihan lokasi pembangunan lumbung pangan. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik observasi dokumen dinas/instansi terkait. Analisis data dengan analisis deskriptif. Penelitian ini memiliki 2 temuan utama. Pertama, produksi pangan sebesar 439.371,67 ton (292%) dari kebutuhan normatif konsumsi sehingga kelebihan produksi yang berpotensi untuk disimpan sebanyak 288.901,92 ton (192%). Kedua, lokasi terbaik untuk pembangunan lumbung pangan dengan pertimbangan produksi pangan, akses jalan dan risiko banjir, paling optimal bila ditempatkan di Kecamatan Kayen.
PENGETAHUAN, KOMITMEN, DAN DUKUNGAN SOSIAL DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL Aeda Ernawati
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.56 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i1.78

Abstract

ENGLISHCoverage of exclusive breastfeeding in Pati has not reached the target of 80%. One of the factors that influence a mother to breastfeed exclusively for 6 months is the status of the job. The purpose of the study to describe the knowledge, commitment, and social support exclusive breastfeeding in the Civil Servants Pati Government. The study used a qualitative approach. The selection of research subjects used purposive sampling technique. Data was collected by in-depth interviews, observations and field notes. Data were analyzed descriptively. The results showed Knowledge of mothers about exclusive breastfeeding, the mother's commitment to continue to provide breast milk until the age of 6 months, and the family and social support at work determining the success of exclusive breastfeeding in the Civil Servants Pati Government. Mothers who managed to give exclusive breastfeeding for 6 months of exclusive breastfeeding have knowledge about complete, a strong commitment to exclusive breastfeeding, and adequate social support from family and workplace compared with mothers who exclusively breastfed failed. INDONESIACakupan ASI eksklusif di Kabupaten Pati belum mencapai target 80%. Salah satu faktor yang mempengaruhi seorang ibu memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan adalah status pekerjaan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengetahuan, komitmen, dan dukungan sosial dalam pemberian ASI eksklusif pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Pati. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan catatan lapangan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif, komitmen ibu untuk tetap memberikan ASI saja sampai usia 6 bulan, dan dukungan sosial yaitu keluarga dan tempat kerja, menentukan keberhasilan pemberian ASI Eksklusif pada PNS Pemerintah Kabupaten Pati. Ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan mempunyai pengetahuan tentang ASI eksklusif yang lengkap, komitmen yang kuat untuk menyusui eksklusif, dan mendapat dukungan sosial yang memadai dari keluarga dan tempat kerja dibandingkan dengan ibu yang gagal memberikan ASI eksklusif.
KETERSEDIAAN PANGAN KEDELAI (Glicine max) DI KABUPATEN PATI Sutrisno Sutrisno
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.679 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i1.73

Abstract

ENGLISHFood sufficiency and nutrition is one of very important factor in determining the quality of human resources. The research aimed to analyze the availability of soybeans in strengthening food security. The research used descriptive method. Data source came from primary data by in-depth interview and observation, while secondary data obtained from the relevant documents. Data analyzed with qualitative and quantitative descriptive. Result of the research showed that soybean availability of Pati Regency in average during last five years (2008, 2009, 2010, 2011, 2012) had a surplus of 2,559 tons of material beyond the need for tempeh and tofu domestic industry, growth trend of soybean production minus 245.3 tons, so it needs an effort to increase soybean production. Meanwhile, soybean average price for 11 months in 2013 amounted to Rp 8,861/kg with growth average of 4.42% and soybean price forecast at month 13 (January 2014) was Rp 11,882/kg. INDONESIAKecukupan pangan dan gizi merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan kedelai dalam memperkuat ketahanan pangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sumber data berasal dari data primer dengan cara wawancara mendalam dan observasi, sedangkan data sekendair diperoleh dari dokumen yang relevan. Data dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan kedelai di Kabupaten Pati rata-rata lima tahun terakhir (2008, 2009, 2010, 2011, 2012) mengalami surplus sebesar 2.559 ton diluar kebutuhan untuk bahan industri rumah tangga tempe dan tahu, dengan tren (kecenderungan) perkembangan produksi kedelai minus 245,3 ton sehingga perlu upaya meningkatkan produksi kedelai. Sementara itu, harga kedelai rata-rata selama 11 bulan pada tahun 2013 sebesar Rp 8.861/kg dengan pertumbuhan rata-rata 4,42 % dan prediksi harga kedelai pada bulan ke-13 (Januari 2014) adalah Rp 11.882/kg.
PERILAKU KELUARGA DALAM MENCARI PENGOBATAN BAGI ANGGOTA KELUARGA YANG MENGALAMI GANGGUAN JIWA Siti Qorrotu Aini
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.266 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i1.79

Abstract

ENGLISHMental disorders cases in Pati still high. Families providing support in the treatment process in different ways. This study aimed to analyze the family behavior in seeking treatment of mental disorders in Pati. This research used qualitative descriptive methods. The primary data obtained from interviewed by informant consisted of families, community leaders and health workers. Results the study showed that family seeking behavior is diifferent. Some, are still found families which looking for traditional treatment to shamans because ignorance factor that causes mental disorders. Treatment with various shamans did not provide a cure, then the people used modern medical system, that is went to the health service. Modern medical treatment provide healing, but people with mental disorders relaps after back into the family and community. INDONESIAKasus gangguan jiwa di Kabupaten Pati masih tinggi. Keluarga penderita memberikan dukungan dalam proses pengobatan dengan cara yang berbeda-beda. Tujuan penelitan untuk menganalisis perilaku keluarga dalam mencari pengobatan penderita gangguan jiwa di Kabupaten Pati. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh dengan wawancara mendalam terhadap Informan terdiri dari keluarga, tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan perilaku keluarga dalam mencari pegobatan penderita gangguan jiwa berbeda-beda. Sebagian, masih ditemukan keluarga yang mencari pengobatan secara tradisional ke dukun karena faktor ketidaktahuan penyebab terjadinya gangguan jiwa. Pengobatan dengan berbagai dukun ternyata tidak memberikan kesembuhan, kemudian masyarakat menggunakan sistem medis modern, yaitu berobat ke pelayanan kesehatan. Pengobatan dengan medis modern memberikan kesembuhan, tetapi setelah penderita gangguan jiwa kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat kembali mengalami kekambuhan.
KOMODITAS PERIKANAN UNGGULAN KABUPATEN PATI DALAM SKALA PROVINSI JAWA TENGAH Herna Octivia Damayanti
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.339 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i1.74

Abstract

ENGLISHThe leading of Fishery commodities in Pati Regency are aquaculture pond fishery and marine capture fishery. Objectives of the research are (1) to describe the development of Pati Regency leading commodities in 2008-2012; (2) to describe the contribution of Pati Regency leading commodities to Central Java Province; and (3) to describe Pati Regency leading commodities position in Central Java Province scale. The research used descriptive method and was held in December 2013. Secondary data source namely marine capture fishery and aquaculture pond fishery production data from Statistics of Central Java Province for 2008, 2009, 2010, 2011 and 2012. Data was analyzed descriptively. The results were: (1) Both capture fishery and aquaculture pond fishery during the last 5 years (2008-2012) showed positive trend, that increased constantly; (2) the percentage of aquaculture pond fishery contribution is above 20% (range 23-28%), meanwhile marine capture fishery below 20% (range 15-18%); (3) Pati Regency marine capture fishery in 2008 and 2009 was ranked third , but three years later namely 2010, 2011 and 2012 managed to rank second in the Central Java Province scale. While, Pati Regency aquaculture pond fishery was ranked second in the last 5 years. INDONESIAHasil perikanan yang menjadi komoditas unggulan di Kabupaten Pati adalah komoditas perikanan budidaya tambak dan perikanan laut tangkap. Tujuan penelitian adalah (1) menggambarkan perkembangan hasil komoditas perikanan unggulan Kabupaten Pati tahun 2008-2012; (2) menggambarkan besaran kontribusi komoditas perikanan unggulan Kabupaten Pati kepada Provinsi Jawa Tengah; dan (3) menggambarkan posisi komoditas perikanan unggulan Kabupaten Pati dalam skala Provinsi Jawa Tengah. Penelitian menggunakan metode deskriptif dan dilaksanakan bulan Desember 2013. Sumber data sekunder yaitu data produksi perikanan laut tangkap dan perikanan budidaya tambak dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah untuk tahun 2008, 2009, 2010, 2011 dan 2012. Analisis data secara deskripsif. Hasil penelitian adalah (1) hasil perikanan laut tangkap dan perikanan budidaya tambak Kabupaten Pati selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2008-2012) menunjukkan tren positif yaitu terus mengalami peningkatan; (2) nilai persentase kontribusi perikanan budidaya tambak diatas 20% (kisaran 23-28%), sedangkan perikanan laut tangkap berada dibawah 20% (kisaran 15-18%); (3) hasil perikanan laut tangkap Kabupaten Pati pada tahun 2008 dan 2009 menduduki peringkat ketiga, tetapi 3 tahun selanjutnya yaitu tahun 2010, 2011 dan 2012 berhasil menduduki peringkat kedua dalam skala Provinsi Jawa tengah. Sedangkan perikanan budidaya tambak, Kabupaten Pati menempati peringkat kedua dalam 5 tahun terakhir.
KUALITAS AIR IRIGASI DITINJAU DARI PARAMETER DHL, TDS, pH PADA LAHAN SAWAH DESA BULUMANIS KIDUL KECAMATAN MARGOYOSO Astuti, Arieyanti Dwi
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.532 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i1.75

Abstract

ENGLISHAs a source of irrigation water supplies, river plays an important role in influencing the quality of irrigation water. If the river water is used as irrigation water has been contaminated, it is directly or indirectly affect agricultural production. Suwatu River polluted waste of industrial tapioca is used as a source of water supply for irrigation of paddy fields in the Bulumanis Kidul village, Margoyoso Pati Regency. This study aims to determine the quality of irrigation water in paddy fields Bulumanis Kidul village in terms of physical parameters include Electrical Conductivity (EC), Total Dissolved Solid (TDS) and the degree of acidity (pH). This research is a descriptive case study method. Sources of data in the form are primary data from observations and laboratory testing. The results showed that the parameters EC and TDS still meet the quality standards, for pH parameters, there are two locations that do not meet the requirements according to the Government Regulation No. 82 / 2001, for water class IV are location B and D. INDONESIASebagai sumber pasokan air irigasi, sungai memegang peranan penting dalam mempengaruhi kualitas air irigasi. Apabila air sungai yang digunakan sebagai air irigasi telah tercemar, maka secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi hasil produksi pertanian. Sungai Suwatu yang tercemar limbah industri tapioka digunakan sebagai sumber pasokan air irigasi bagi lahan sawah di Desa Bulumanis Kidul, Margoyoso Pati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air irigasi pada lahan sawah Desa Bulumanis Kidul ditinjau dari parameter fisik yang meliputi Daya Hantar Listrik (DHL), padatan terlarut total (TDS) dan derajat keasaman (pH). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode studi kasus. Sumber data berupa data primer dari pengamatan dan pengujian laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter DHL dan TDS masih memenuhi baku mutu, sedangkan pada parameter pH, terdapat 2 lokasi yang tidak memenuhi persyaratan menurut PP No. 82 Tahun 2001 untuk air kelas IV yaitu lokasi B dan D.
STRATEGI PEMANFAATAN KOTORAN SAPI Hermain Teguh Prayitno
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.064 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i1.76

Abstract

ENGLISHCow feces abundant in the pati district. In the theory, anaerobic organic matter change into inorganic produce energy. Meanwhile, scarcity and rising prices of LPG and chemical fertilizers are common, due to the disparity subsidized and non-subsidized price. Purpose of the study is to know the strategy of utilization cow faces, with descriptive quantitative method and SWOT analysis. Internal factors and external factors assessed by the results of 2.38 and 2.92, the positioning strategy of growth through horizontal integration and stability that is intensified and innovation process of making biogas, liquid manure, solid manure becomes easier, cheaper and can be emulated to provide own needs, and towards the avaibility of farmers to face post-subsidy removal. INDONESIAKotoran sapi berlimpah di kabupaten pati. Dalam teori, perubahan anaerob bahan organik menjadi anorganik menghasilkan energi. Sementara, kelangkaan dan peningkatan harga LPG dan pupuk kimia sering terjadi, akibat adanya disparitas harga subsidi dan non subsidi. Tujuan penelitian ingin mengetahui strategi pemanfaatan kotoran sapi, dengan metode deskriptif kuantitatif dan analisis SWOT. Faktor internal dan faktor eksternal dinilai dengan hasil 2,38 dan 2,92 pada posisi strategi pertumbuhan melalui integrasi horisontal dan stabilitas yaitu menggiatkan dan menginovasi proses pembuatan biogas, pupuk cair, pupuk padat menjadi lebih mudah, murah dan dapat ditiru untuk mencukupi kebutuhan sendiri, dan menuju ketahanan peternak dan petani menghadapi paska pencabutan subsidi.
PEMILIHAN PELAYANAN PERSALINAN DAN PERAWATAN PASCAPERSALINAN (PNC) Nurul Aeni
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 1 (2014): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.295 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i1.77

Abstract

ENGLISHAccuracy on selecting maternal services influences adequate delivery and postnatal care (PNC). This research aimed to (1) to describe delivery and postnatal service utilization in Puskesmas Margoyoso II and Puskesmas Gunungwungkal; (2) to analyze factors related to delivery service selection; (3) to analyze factors related to postnatal service selection. This research used quantitative approach as well as qualitative approach. The number of respondent was 61 mothers whose 3-6 month baby. Data was analyzed using descriptive analysis and chi-square. This research resulted: (1) awareness to experience complete and adequate PNC was lower than awareness to experience delivery on skilled birth attendant; (2) majority respondent preferred private midwife to village midwafe (BPS) to village midwife; (3) factors related to birth attendant selection was residence. Respondents domiciled in Puskesmas Gunungwungkal tended to choose village midwife, while Respondents domiciled in Puskesmas Margoyoso II inclined to choose private midwife; (4) factors related to postnatal care selection is work status and residence. Respondent had strong need to experience traditional postnatal cares. Those cares were applied to behaviors which potentially harmed recovery process. INDONESIAKetepatan dalam menentukan pelayanan maternal yang lengkap dan memadai mempengaruhi keberhasilan persalinan dan perawatan pascapersalinan (PNC). Penelitian ini bertujuan (1) menggambarkan pemanfaatan pelayanan persalinan dan perawatan pascapersalinan di Puskesmas Margoyoso II dan Puskesmas Gunungwungkal; (2) menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemilihan pelayanan persalinan; (3) menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemilihan pelayanan pascapersalinan (PNC). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif bersama dengan pendekatan kualitatif. Responden penelitian berjumlah 61 ibu yang memiliki bayi berusia 3-6 bulan. Pengolahan data menggunakan analisis dekriptif dan chi-square. Hasil penelitian adalah: (1) kesadaran melakukan perawatan pascapersalinan secara lengkap dan memadai lebih rendah dibandingkan kesadaran melakukan persalinan di tenaga kesehatan; (2) sebagian besar responden cenderung lebih memilih Bidan Praktek Swasta (BPS) dibandingkan bidan desa; (3) faktor yang berhubungan dengan pemilihan tenaga persalinan adalah wilayah tempat tinggal. Responden di wilayah Puskesmas Gunungwungkal cenderung memilih bidan desa, sementara responden di wilayah Puskesmas Margoyoso II cenderung memilih BPS; (4) faktor yang berhubungan dengan pemilihan pelayanan perawatan pascapersalinan adalah status pekerjaan dan wilayah tempat tinggal. Responden memiliki kebutuhan yang kuat untuk melaksanakan perawatan pascapersalinan secara tradisional yang diwujudkan dalam beberapa perilaku yang dapat mengganggu proses pemulihan kesehatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8