Articles
1,452 Documents
INFORMATION GAP ACTIVITIES AT THE NINTH GRADE OF SMP NEGERI 7 TANJUNG BALAI
Cecep Maulana
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 2 (2021): June 2021
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v4i2.583
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Kesenjangan Informasi Kegiatan pada siswa kelas IX SMP Negeri 7 Tanjung balai. Kegiatan pembelajaran ini mengambil penelitian tindakan kelas. Peneliti dilakukan dalam dua siklus. Setiap Siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan tes kemudian menganalisis data baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Peneliti memberikan pre-test, test cycle 1 dan test cycle 2 khususnya pada teks deskriptif untuk mengukur kemampuan berbicara siswa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa (1) penerapan Information Gap Activities dalam pengajaran berbicara sebagai berikut. Langkah pertama dimulai dengan memberikan materi kepada siswa tentang mendeskripsikan suatu hal, yang kedua, siswa berdiskusi dengan kelompoknya untuk membuat percakapan tentang mendeskripsikan sesuatu. Kegiatan Kesenjangan Informasi dilakukan secara berkelompok. (2) Teknik Information Gap Activities dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil pretest dan posttest. Berdasarkan hasil nilai rata-rata pada pretest adalah 55,00. Setelah peneliti mengajar berbicara dengan menggunakan implementasi Information Gap Activities, skor rata-rata siswa menjadi 69,80 pada posttest 1. Kemudian pada posttest 2, skor rata-rata siswa meningkat menjadi 80,05. Teknik Information Gap Activities dapat membantu siswa lebih percaya diri dalam kegiatan berbicara.
Simulasi Alat Pintu Otomatis Kereta Api Menggunakan Sensor Ultrasonic Berbasis Microcontroller
Dedi Setiawan;
Ardianto Pranata;
Puji Sari Ramadhan;
Azanuddin Azanuddin
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 2 (2021): June 2021
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v4i2.550
Kereta api adalah bentuk transportasi rel yang terdiri dari serangkaian kendaraan yang ditarik sepanjang jalur kereta api untuk mengangkut kargo atau penumpang. Namun ada beberapa daerah pedalaman yang belum disentuh oleh pemerintah dan sering terjadi kecelakaan di penyebrangan perlintasan kereta api. Oleh sebab itu maka dirancanglah alat yang dapat meminimalisirkan masalah kecelakaan di penyebrangan perlintasan kereta api yaitu alat pintu otomatis kereta api, yang menggunakan microcontroller, sensor photodioada dan Infrared, motor servo, buzzer dan lampu led. Dengan alat pintu otomatis kereta api ini nantinya dapat menutup pintu penyebrangan kereta api di penyebrangan perlintasan kereta api secara otomatis ketika ada kereta api yang lewat dan dapat membuka pintu kereta api tersebut secara otomatis ketika tidak ada kereta api yang lewat. Sistem kerja otomatis ini ini menggunakan sensor Photodioda dan Infra RED yang dihubungkan ke microcontroller agar memproses kereta api yang melintas di lajur kereta api. Kemudian ketika objek terdeteksi maka selanjutnya sensor mengirimkan sinyal ke microcontroller kemudian akan memberikan perintah ON terhadap Lampu LED dan Buzzer sebagai indikator pemberitahuan bahwa kereta api akan melintas serta menggunakan motor servo untuk menutup jalur perlintasan kereta api tersebut. Dengan demikian sistem keamaanan pintu lajur kereta api ini dapat memperkecil resiko terjadinya kecelakaan pada perlintasan kereta api.
ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI, AKSIOLOGI DALAM PENDIDIKAN KARAKTER
Elfira Rahmadani;
Dian Armanto;
Ely Syafitri;
Reza Umami
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 3 (2021): October 2021
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v4i3.680
Abstract: Character education is useful for building the character of each individual so that they can become individuals who can have benefits for the individual and the surrounding environment. This study examines and describes how to conceptualize the theoretical basis of character education and how to implement the theoretical basis of character education. This study examines and describes how to conceptualize the foundation of character education theory and how to implement the foundation of character education theory. The foundation of character education theory includes the foundation of ontology, epistemology foundation and axiology foundation. In this case the researcher can explain how the conceptualization and implementation of the foundation of ontology, epistemology and axiology of character education  Keyword: Ontology Platform, Epistemology, Axiology and Character EducationÂ
PERSPEKTIF KAJIAN AKSIOLOGI PADA PEMBELAJARAN DARING DI ERA PANDEMIC
Anim Anim;
Dian Armanto;
Nilam Sari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 3 (2021): October 2021
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v4i3.679
Technological progress should contribute many benefits to human welfare, especially in the education aspect. In the pandemic era, teachers are forced to be technology literate by implementing online learning. However, in reality, the use of technology in online learning becomes an obstacle because optimal learning is not achieved specifically as the government hopes. This study discusses the analysis of axiology in online learning and uses the analysis method of literature review (literature research) from several relevant sources. The purpose of this article is to provide additional knowledge and learning for teachers so that later in the education unit they are able to actualize their abilities to produce competent students according to the expectations of the nation. The results of the literature study show that online learning does not support the achievement of learning aspects when viewed in axiological studies related to ethical and aesthetic values. Students still have difficulties and have problems in online learning so that they have not given birth to personal learning motivation and lack the creativity to develop the knowledge that has been obtained from teachers through online learning. Keyword: Axiology, Technology, Online Learning..
IMPLEMENTASI ALGORITMA ARTIFICIAL NEURAL NETWORK PADA PROSES SELEKSI PILIH PEMINATAN (STUDI KASUS : PRODI SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS TELKOM)
Nassyfa Alfirda Riani;
Rachmadita Andreswari;
Rokhman Fauzi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 3 (2021): October 2021
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v4i3.651
Perubahan kebijakan peraturan kurikulum 2020 pada Program Studi Sistem Informasi Universitas Telkom dengan kebijakan sebelumnya berpengaruh terhadap proses seleksi peminatan mahasiswa. Berdasarkan kebijakan terbaru, Prodi Sistem Informasi menyediakan lima bidang peminatan yang tergabung dalam dua kelompok keahlian (Cybernetics dan Enterprise and Industrial System) yang nantinya harus dipilih oleh mahasiswa di semester tujuh. Mahasiswa seringkali kesulitan dalam menentukan bidang peminatan yang akan dipilih, karena cenderung akan menghindari bidang peminatan yang dianggap sulit dan tak jarang pula terdapat mahasiswa yang menentukan peminatan atas rekomendasi orang lain tanpa mempertimbangkan keahlian dan potensi yang mereka miliki. Oleh karena itu, penelitian ini akan membuat model proses seleksi pemilihan peminatan mahasiswa dengan menyesuaikan kebijakan terbaru dengan mengimplementasikan machine learning menggunakan metode Klasifikasi dari algoritma Artificial Neural Network (ANN). Peneliti memilih algoritma ini karena dapat mengklasifikasi dan memahami pola yang sangat kompleks. Pada kasus ini, pada proses pengolahan data peneliti akan menggunakan atribut NIM, rata-rata nilai matakuliah prasyarat bidang peminatan, pilihan bidang peminatan pertama dan kedua mahasiswa, status keikut sertaan mahasiswa dalam keprofesian, serta kuota bidang peminatan yang berasal dari jumlah dosen yang mengajar pada bidang peminatan tersebut. Pengimplementasian ANN pada kasus ini sangat baik karena menghasilkan AUC sebesar 0.9950 dan akurasi sebesar 0.9863.Â
AKSIOLOGI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS (Kajian Tentang Manfaat dari Kemampuan Berpikir Kritis)
Ely Syafitri;
Dian Armanto;
Elfira Rahmadani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 3 (2021): October 2021
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v4i3.682
Abstract: This study discusses the axiology of critical thinking, how the benefits of critical thinking skills in education and using the literature study method are carried out only based on written works, including research results, both published and unpublished. The purpose of this article is to provide additional knowledge for teachers and other researchers that critical thinking skills have many benefits for education so that later in the education unit they are able to realize their abilities to produce competent students according to educational goals. The results of the literature study on critical thinking skills seen in axiological studies related to ethical and aesthetic values show that by utilizing critical thinking skills students are able to build quality thinking so as to produce good learning. Developing thinking skills is very important because it will have an impact on students' daily lives.  Keywords: Critical Thinking Ability, Axiology Abstrak: Penelitian ini membahas tentang Aksiologi berpikir kritis, bagaimana manfaat dari kemampuan berpikir kritis dalam pendidikan dan menggunakan metode studi kepustakaan yang dilakukan hanya berdasarkan atas karya tertulis, termasuk hasil penelitian baik yang telah maupun yang belum dipublikasikan. Tujuan artikel ini adalah untuk memberi penambahan pengetahuan bagi guru maupun peneliti lain bahwa kemampuan berpikir kritis memiliki banyak kebermanfaatan untuk pendidikan agar nantinya ketika di satuan pendidikan mampu merealisasikan kemampuan yang dimilikinya untuk menghasilkan peserta didik yang berkompeten sesuai tujuan pendidikan. Hasil dari studi kepustakaan kemampuan berpikir kritis dilihat dalam kajian aksiologi yang berkaitan dengan nilai etika dan estetika menunjukkan bahwa dengan memanfaatkan kemampuan berfikir kritis siswa mampu membangun kualitas berfikir sehingga menghasilkan pembelajaran dengan baik. Mengembangkan kemampuan berpikir sangat penting dikarenakan akan berdampak kepada kehidupan sehari-hari siswa.  Kata kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, AksiologiÂ
Persepsi Mahasiswa tentang Implementasi Blended Learning di Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Rio Saputra;
Rina Yuniarti;
Gunawan Gunawan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 3 (2021): October 2021
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v4i3.675
Implementasi Blended learning baru diterapkan satu tahun terakhir di Universitas Muhamamdiyah Bengkulu. Pemanfaatan model pembelajaran ini perlu dievaluasi pelaksanaannya untuk melakukan peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan. Persepsi Mahasiswa sebagai pengguna blended learning menjadi penting untuk melakukan perbaikan sistem dan pemanfaatan blended learning. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa tentang implementasi blended learning di Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif survey. Sampel penelitian adalah mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Bengkulu sebanyak 1.204 dari berbagai program studi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu (1). Mahasiswa lebih suka menggunakan model pembelajaran daring menggunakan kelas kito dibandingkan model pembelajaran yang lain, seperti zoom, google meet, whatapss call (2). Mahasiswa dapat belajar di lingkungan yang nyaman, sesuai dengan kecepatan mereka sendiri dan dapat belajar berulang kali, (4) terdapat 856mahasiswa berpendapat bahwa kelas kito lebih baik daripada metode lain,(5) sebagian kecil 348mahasiswa berpendapat bahwa mereka merasa bosan dan sulit untuk belajar melalui kelas kito.Â
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI USER INTERFACE APLIKASI REKARUANG PADA MODUL KONSULTASI MENGGUNAKAN METODOLOGI WATERFALL
G N Kresna Adiputra;
Putra Fajar Alam;
Ekky Novriza Alam
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 3 (2021): October 2021
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v4i3.658
Peran desain interior bukan sekedar dekorasi ruangan melainkan sebagai penghubung antara manusia dengan lingkungannya. Menurut Rahayu tahun 2017 bisnis pada bidang desain interior meningkat sebesar 50%, sehingga bisnis desain interior memiliki peluang yang baik untuk saat ini. Berdasarkan hasil wawancara, dibalik perkembangan desain interior yang meningkat masih terdapat beberapa permasalahan yang terjadi khususnya dalam proses penjualan desain. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis permasalahan yang terjadi dan memberikan rancangan solusi yang dapat memiliki nilai bisnis. Penelitian ini berfokus pada Perancangan Dan Implementasi User Interface Pada Aplikasi Rekaruang Berbasis Web Menggunakan Metodologi Waterfall. Perancangan desain aplikasi Rekaruang menggunakan metodologi design thinking yang menghasilkan rancangan desain yang diuji menggunakan usability testing sebelum diimplementasikan ke dalam bentuk kode. Hasil Pengujian menggunakan metode perhitungan SUS yang menghasilkan score 86 untuk desain aplikasi client, dan 79 untuk desain aplikasi sisi desainer, sehingga dapat dinyatakan desain diterima (acceptable) oleh calon pengguna aplikasi Rekaruang. Implementasi interface aplikasi Rekaruang dalam bentuk kode menggunakan metodologi waterfall model yang menghasilkan aplikasi Rekaruang berbasis web. Hasil implementasi diuji menggunakan teknik pengujian white-box testing dengan metode unit testing. Hasil pengujian sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan karena sebanyak dua puluh satu test case yang diuji menghasilkan status pengujian sukses.
RANCANG BANGUN APLIKASI VISUAL BASIC DALAM PERHITUNGAN ANGKA INDEKS RELATIF
Zuhri Zuhri
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 3 (2021): October 2021
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v4i3.700
Setiap tahun harga dan konsumsi beras di Indonesia mengalami fluktuasi. Demikian juga fluktuasi terdapat pada kurs rupiah terhadap dolar. Angka Indeks merupakan cara yang mudah dalam mencari perbadingan dari waktu ke waktu apakah terdapat peningkatan ataupun penuruan. Angka indeks tersebut digunakan untuk mengetahui persentasi kenaikan ataupun penurunan dari suatu nilai pada waktu tertentu dengan nilai di waktu lain yang ditetapkan sebagai waktu dasar. Agar fleksibelnya perhitungan tersebut dan fleksibelnya perubahan data maka dibangunlah sebuah aplikasi yang berbasis desktop dengan menggunakan bahasa pemrograman dari software Visual Basic dan databasenya dari Microsoft Access. Hasil perhitungan angka indeks untuk Kurs Rupiah terhadap Dolar, pada tanggal 11 Februari 2021 terdapat penurunan 7% dibandingkan tanggal 10 Februari 2021. Demikian juga harga beras pada tahun 2019 terdapat kenaikan 0,31% dibandingkan tahun 2018, sedangkan konsumsi beras pada tahun 2019 terdapat penurunan 3% dibandingkan tahun 2018.
MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN (SEBUAH KAJIAN AKSIOLOGI)
Nilam Sari;
Dian Armanto;
Anim Anim
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 3 (2021): October 2021
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v4i3.683
Tujuan dari tulisan ini adalah untuk membahas tetang model pembelajaran khususnya dalam pembelajaran matematika di sekolah menengah yang ditinjau dari sudut pandang filsafat pendidikan. Rumusan masalah dalam tulisan ini yakni bagaimana model pembelajaran matematika dalam perpesktif filsafat pendidikan ditinjau dari kajian aksiologi. Tulisan ini menggunakan kajian pustaka (library research), dengan pendekatan kualitatif. Adapun hasil pembahasan tulisan ini dapat disimpulkan : 1. Penerapan model pembelajaran di sekolah bertujuan sebagai sarana bagi guru dan siswa dalam mencapai tujuan dari pembelajaran dan sebagai pedoman dalam pelaksanaan sintaks yang telah dirancang dengan tujuan agar pembelajaran menjadi terarah sampai pada tahap akhir pembelajaran. 2.Model pembelajaran sangat dibutuhkan dalam proses belajar mengajar di kelas karena dengan menerapkan model pembelajaran interaksi antara guru dan siswa menjadi bermakna artinya setiap proses yang dilakukan dalam kegiatan pembelajaran mendukung untuk tercapainya tujuan dari pembelajaran itu sendiri.3. Penerapan model pembelajaran dapat disesuaikan dengan sintaks pembelajaran yang berhubungan dengan karakteristik siswa dan materi pelajaran dimana dari hasil penelitian yang pernah dilakukan bahwa dalam penerapan model pembelajaran yang sesuai dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam bermatematika khususnya dalam menyelesaikan masalah-masalah kontekstual