cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 4,065 Documents
PENERAPAN ALGORITMA NAIVE BAYES UNTUK KLASIFIKASI PENYAKIT BERDASARKAN GEJALA DAN PROFIL PASIEN Indi Ramadhani Sitorus; Dicky Apdilah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3961

Abstract

Abstract: This study aims to implement the Naive Bayes algorithm to develop a web-based disease classification system utilizing patient symptoms and profile data. The dataset, obtained from Kaggle, consists of 349 entries with five primary attributes: fever, cough, fatigue, difficulty breathing, and age group. Classification is performed by manually calculating the posterior probability of each disease class using the Naive Bayes approach. The model is integrated into a PHP-MySQL-based system and evaluated using 20 randomly selected test data. Performance evaluation resulted in an accuracy of 45%, with a precision of 0.45, recall of 0.45, and F1-score of 0.45. These results indicate that the Naive Bayes algorithm is applicable as an initial method in developing a symptom- and profile-based disease classification system, although further improvement is needed through feature enrichment and model optimization. Keyword: naive bayes; disease classification; symptoms; patient profile; system evaluation Abstrak: Penelitian ini bertujuan menerapkan algoritma Naive Bayes untuk membangun sistem klasifikasi penyakit berbasis web dengan memanfaatkan data gejala dan profil pasien. Dataset yang digunakan diperoleh dari Kaggle, terdiri atas 349 entri dengan lima atribut utama: demam, batuk, kelelahan, kesulitan bernapas, dan kelompok umur. Proses klasifikasi dilakukan dengan menghitung probabilitas posterior setiap kelas penyakit secara manual menggunakan pendekatan Naive Bayes. Model diterapkan ke dalam sistem berbasis PHP dan MySQL, kemudian diuji menggunakan 20 data acak sebagai data uji. Evaluasi performa menghasilkan akurasi sebesar 45%, precision 0,45, recall 0,45, dan F1-score 0,45. Hasil ini menunjukkan bahwa algoritma Naive Bayes dapat diterapkan sebagai metode awal dalam pengembangan sistem klasifikasi penyakit berbasis data gejala dan karakteristik pasien, meskipun performanya masih perlu ditingkatkan melalui pengayaan fitur dan optimasi algoritma. Kata Kunci: naive bayes; klasifikasi penyakit; gejala; profil pasien; evaluasi sistem
KUALITAS LAYANAN SEBAGAI MEDIASI KUALITAS SISTEM DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA SISTEM AFILIATE PADA PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS LANCANG KUNING Tutut Setiarini; Junaidi Junaidi; Zulia Khairani; Ahmad Ade Irwanda; Fitri Juliani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3964

Abstract

Abstract: This study aims to examine the impact of system quality and information quality on user satisfaction of the Affiliate System in New Student Admissions at Lancang Kuning University, by considering service quality as a mediating variable. The research methodology used is a survey, by collecting questionnaires from 155 respondents. Sampling was carried out using the Proportional Random Sampling method based on certain characteristics such as PMB Admin, Finance, Promotional Media, staff, students, and the general public who use the UNILAK PMB Affiliate system. The data obtained were analyzed using the Partial Least Square (PLS) method. The results of the study indicate that system quality does not have a significant direct influence on user satisfaction of the UNILAK PMB affiliate system. However, indirectly, system quality through service quality as a mediating variable has a significant influence on user satisfaction of the UNILAK PMB affiliate system. This finding confirms the importance of improving service quality in the PMB affiliate system in order to optimize the benefits of system quality and the quality of information available. Keyword: System Quality, Information Quality, Service Quality, User Satisfaction Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak kualitas sistem dan kualitas informasi terhadap kepuasan pengguna Sistem Afiliate pada Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Lancang Kuning, dengan mempertimbangkan kualitas layanan sebagai variabel mediasi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah survei, dengan mengumpulkan kuesioner dari 155 responden. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode Proportional Random Sampling berdasarkan karakteristik tertentu seperti Admin PMB, Keuangan, Media Promosi, staf, mahasiswa, dan masyarakat umum yang menggunakan sistem Afiliate PMB UNILAK. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem tidak memiliki pengaruh signifikan langsung terhadap kepuasan pengguna sistem affiliate PMB UNILAK. Namun, secara tidak langsung, kualitas sistem melalui kualitas layanan sebagai variabel mediasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna sistem affiliate PMB UNILAK. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan dalam sistem afiliasi PMB agar dapat mengoptimalkan manfaat dari kualitas sistem dan kualitas informasi yang tersedia. Kata kunci: Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Kualitas Layanan, Kepuasan Pengguna
PERANCANGAN ALAT PENGUKURAN TINGGI DAN BERAT BADAN BERBASIS INTERNET OF THINGS UNTUK DETEKSI STUNTING PADA BAYI USIA 1-12 BULAN DI POSYANDU (STUDI KASUS GAMPONG RAYEUK KAREUNG) Sri Wahyuni Fauzi; Nanda Sitti Nurfebruary; Mutammimul Ula; Fidyatun Nisa; Muhammad Ikhwani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3969

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, khususnya pada anak di bawah lima tahun. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun, yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan kognitif anak. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, prevalensi stunting menurun dari 24,4% (2021) menjadi 21,6% (2022). Di Gampong Rayeuk Kareung, tercatat 8 kasus stunting per November 2024 menurut Puskesmas Blang Mangat. Saat ini, pengukuran tinggi dan berat badan di Posyandu masih menggunakan alat konvensional dan pencatatan manual, sehingga kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pengukur tinggi dan berat badan bayi berbasis Internet of Things menggunakan ESP32, sensor ultrasonik HC-SR04, dan sensor Load cell. Metode yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras dan lunak, pengambilan data primer dari hasil pengukuran langsung pada bayi, serta pengolahan data menggunakan metode Z-score berdasarkan standar WHO untuk klasifikasi status gizi. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata error 6,5% pada sensor load cell dan 3% pada sensor ultrasonik. Dari 23 bayi yang diuji, 18 tergolong normal, 2 mengalami stunting, dan 3 tergolong stunting berat. Sistem juga dilengkapi fitur pengiriman notifikasi melalui WhatsApp kepada orang tua berisi hasil pengukuran, status gizi, serta rekomendasi makanan, sehingga mendukung pemantauan pertumbuhan bayi secara cepat, akurat, dan terintegrasi.
INTERACTIVE CONVENTIONAL STRATEGY INTEGRATED WITH PROJECT-BASED LEARNING TO ENHANCE ENGLISH SPEAKING SKILLS OF FIFTH-GRADE STUDENTS AT SD NEGERI 15 PADANG GENTING Cecep Maulana; Zulkarnain Sirait
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3971

Abstract

Abstract:This study investigates the effectiveness of an interactive conventional teaching strategy integrated with Project-Based Learning (PBL) in enhancing English-speaking skills among fifth-grade students at SD Negeri 15 Padang Genting. A quasi-experimental design was employed with a total sample of 30 students, divided evenly into two groups: an experimental group and a control group. The experimental group was taught using a hybrid approach that combined conventional strategies such as Total Physical Response (TPR), storytelling, and role-play with project-based speaking tasks. The control group received instruction through traditional lecture-based methods. Results revealed a significant improvement in the experimental group’s speaking performance at SD Negeri 15 Padang Genting, with a mean post-test score of 85 and a normalized gain score of 0.64 (moderate–high). In contrast, the control group achieved a mean post-test score of 65 and a gain score of 0.19 (low). An independent samples t-test confirmed that the difference in outcomes was statistically significant (t = 11.45, p < 0.05). Qualitative data from classroom observations and interviews supported these findings, indicating increased student confidence, fluency, and active participation. The study concludes that integrating interactive strategies with PBL is an effective and practical model for improving English-speaking skills in elementary school EFL contexts. Keyword: Interactive Conventional Learning; Project Based Learning; Speaking Skills; Elementary School; Quasi Experiment. Abstrak: Penelitian ini mengkaji efektivitas strategi pembelajaran konvensional interaktif yang diintegrasikan dengan Project-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa kelas V di SD Negeri 15 Padang Genting. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan jumlah sampel sebanyak 30 siswa, yang dibagi secara merata menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diajar menggunakan pendekatan hibrida yang menggabungkan strategi konvensional seperti Total Physical Response (TPR), mendongeng, dan bermain peran dengan tugas berbicara berbasis proyek. Sementara itu, kelompok kontrol menerima pembelajaran menggunakan metode ceramah tradisional. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan berbicara siswa kelompok eksperimen di SD Negeri 15 Padang Genting, dengan skor rata-rata post-test sebesar 85 dan skor gain ternormalisasi sebesar 0,64 (kategori sedang–tinggi). Sebaliknya, kelompok kontrol memperoleh skor rata-rata post-test sebesar 65 dan skor gain sebesar 0,19 (kategori rendah). Uji t dua sampel independen mengonfirmasi bahwa perbedaan hasil tersebut signifikan secara statistik (t = 11,45, p < 0,05). Data kualitatif dari observasi kelas dan wawancara mendukung temuan ini, menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, kefasihan, dan partisipasi aktif siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi strategi interaktif dengan PBL merupakan model pembelajaran yang efektif dan praktis untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris dalam konteks EFL di sekolah dasar.  Kata kunci: Pembelajaran Konvensional Interaktif; Project Based Learning; Keterampilan Berbicara ; Sekolah Dasar; Kuasi Eksperimen
OPTIMALISASI PENJADWALAN PENGUJI SEMINAR DAN SIDANG SKRIPSI DENGAN INTEGER LINEAR PROGRAMMING UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI ADMINISTRASI AKADEMIK Rika Nofitri; Dewi Anggraini; Sri Rezeki Maulina Azmi; Sabbrina Zainudin El Badr
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3972

Abstract

Abstract: The scheduling of seminar and thesis defense activities often faces complex challenges, especially when involving many students, limited room availability, and examiners assigned to multiple sessions. This study applies an Integer Linear Programming (ILP) approach to optimize the scheduling process and prevent overlaps in room usage and examiner schedules. The ILP model is designed by considering the activity duration based on its type and the predetermined list of examiners. The scheduling process is supported by the Solver feature in Microsoft Excel as a tool for solving optimization problems. The simulation results show that the model successfully produces a valid and conflict-free schedule while satisfying all defined constraints. These findings demonstrate that the ILP approach can be effectively used as a solution to support decision-making in academic settings, particularly in planning activities that involve multiple resources simultaneously. Keywords: Scheduling, Integer Linear Programming, Thesis Seminar, Thesis Defense, Schedule Optimization Abstrak: Penjadwalan kegiatan seminar dan sidang skripsi seringkali menghadapi tantangan kompleks, terutama ketika melibatkan banyak mahasiswa, ruangan terbatas, serta dosen penguji yang harus menguji di lebih dari satu kegiatan. Penelitian ini menerapkan pendekatan Integer Linear Programming (ILP) untuk mengoptimalkan penjadwalan kegiatan tersebut agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penggunaan ruangan maupun jadwal penguji. Model ILP dirancang dengan mempertimbangkan durasi kegiatan berdasarkan jenisnya, serta susunan dosen penguji yang telah ditetapkan. Proses penjadwalan dilakukan dengan bantuan fitur Solver di Microsoft Excel sebagai alat bantu pemecahan masalah optimasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa model ini mampu menghasilkan jadwal yang valid dan bebas konflik, dengan tetap memenuhi seluruh kendala yang telah dirumuskan. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan ILP dapat digunakan secara efektif sebagai solusi dalam mendukung pengambilan keputusan di lingkungan akademik, khususnya untuk perencanaan kegiatan yang melibatkan banyak sumber daya secara bersamaan. Kata kunci: Penjadwalan, Pemrograman Linier Integer, Seminar Skripsi, Sidang Skripsi, Optimasi Jadwal
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT DI ORGANISASI NIRLABA KOTA YOGYAKARTA Kuncoro Cahyo Aji; Rima Maryani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3975

Abstract

Abstract: Employee engagement refers to the level of employees’ involvement, commitment, and attachment to their work and organization. This study aims to analyze the influence of transformational leadership style and organizational culture on employee engagement in a nonprofit organization using a quantitative approach through a questionnaire survey of 35 respondents. The results of multiple linear regression analysis show that transformational leadership style has a positive and significant effect on employee engagement, while organizational culture does not have a partial effect. However, both variables simultaneously explain 44.9% of the variance in employee engagement. These findings support Bass’s theory of transformational leadership. The lack of a partial effect of organizational culture indicates the need to strengthen shared values aligned with the organization's vision and mission. This study is expected to serve as a foundation for developing leadership and organizational culture to enhance sustainable employee engagement. Keywords: transformational leadership, organizational culture, employee engagement. Abstrak: Employee engagement didefinisikan sebagai tingkat keterlibatan, komitmen, dan keterlibatan karyawan dalam pekerjaan dan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap employee engagement di organisasi nirlaba X dengan menggunakan metode kuantitatif melalui survey kuesioner terhadap 35 responden. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda, didapatkan temuan bahwa gaya kepempimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement, sedangkan budaya organisasi tidak berpengaruh secara parsial. Akan tetapi, secara simultan kedua variabel memiliki pengaruh terhadap employee engagement sebesar 44,9%. Temuan ini mendukung teori Bass mengenai kepemimpinan transformasional. Tidak adanya pengaruh parsial budaya organisasi menunjukkan perlunya penguatan nilai bersama yang selaras dengan visi dan misi organisasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan kepemimpinan dan budaya oganisasi untuk meningkatkan employee engagement yang berkelanjutan Kata Kunci: kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, employee engagement.
KLASIFIKASI BIJI KOPI MENGGUNAKAN TEKNIK KOMBINASI RANDOM FOREST DAN INCEPTION V3 UNTUK EKSTRAKSI FITUR Lima Hartimar Rambe; Yuke Manza; Annisa Ashari; Wahyu Saptha Negoro
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3976

Abstract

Abstract: Coffee bean classification is a crucial step in ensuring the quality and selling value of coffee products. Manual sorting methods are often inefficient and error-prone, necessitating a technology-based automated approach. This study proposes a combination of the Inception V3 architecture as an image feature extraction method and the random forest algorithm as a classifier to distinguish good and defective coffee beans. The dataset used consists of 986 images, divided into training and test data. The processing was carried out using the Orange Data Mining platform, which includes pre-processing, feature extraction, model training, and performance evaluation. The evaluation results show that the model produces an accuracy of 96.4% on the training data and 96.8% on the test data. In addition, other performance metrics such as AUC (1.000), F1-score (0.967), precision (0.968), recall (0.968), and MCC (0.922) strengthen the model's excellent classification performance. Thus, the combined approach of Inception V3 and random forest is proven effective and has the potential to be implemented in a digital image-based coffee bean classification system. Keywords: Coffee Bean Classification, Random Forest, Inception V3, Feature Extraction, Digital Imagery Abstrak: Klasifikasi biji kopi merupakan langkah penting dalam menjamin mutu dan nilai jual produk kopi. Metode manual dalam penyortiran sering kali tidak efisien dan rentan kesalahan, sehingga dibutuhkan pendekatan otomatis berbasis teknologi. Penelitian ini mengusulkan kombinasi arsitektur Inception V3 sebagai metode ekstraksi fitur citra dan algoritma random forest sebagai klasifikator untuk membedakan biji kopi bagus dan rusak. Dataset yang digunakan terdiri dari 986 gambar, terbagi menjadi data latih dan data uji. Proses pengolahan dilakukan menggunakan platform Orange Data Mining, yang meliputi tahap pra-pemrosesan, ekstraksi fitur, pelatihan model, dan evaluasi kinerja. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model menghasilkan akurasi sebesar 96,4% pada data latih dan 96,8% pada data uji. Selain itu, metrik performa lain seperti AUC (1.000), F1-score (0.967), precision (0.968), recall (0.968), dan MCC (0.922) memperkuat bahwa model ini memiliki kinerja klasifikasi yang sangat baik. Dengan demikian, pendekatan kombinasi Inception V3 dan random forest terbukti efektif dan berpotensi diimplementasikan dalam sistem klasifikasi biji kopi berbasis citra digital. Kata kunci: Klasifikasi Biji Kopi, Random Forest, Inception V3, Ekstraksi Fitur, Citra Digital
RUMAH AMAN ANAK ASAHAN (RAAA) DALAM MENDUKUNG PEMERINTAH DAERAH DAN APARAT PENEGAK HUKUM UNTUK MELINDUNGI ANAK DARI KEKERASAN SEKSUAL Asri Vivi Yanti Sinurat; Febby Madonna Yuma; Abdul Karim Syahputra; Kiki Adha Sirait
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3978

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to examine how the Asahan Children's Safe House (RAAA) assists the local government and law enforcement in protecting children in Asahan Regency from sexual violence. In-depth interviews with RAAA administrators, social services officials, police officers from the Women and Children Protection Unit (UPA), psychosocial support officers, and direct observation of RAAA services were used to collect data using qualitative and descriptive approaches. The study findings indicate that RAAA is an important integrated service center and has successfully enhanced inter-agency collaboration while offering temporary protection, legal assistance, and psychological recovery for victims. Operational budget constraints, public stigma, lengthy legal procedures, and a lack of skilled human resources are some of the challenges faced by RAAA. Other challenges include an unintegrated data management system and a lack of supporting infrastructure. In conclusion, RAAA has had a substantial positive impact, but requires better coordination with the local government and community to overcome these challenges and ensure optimal and sustainable fulfillment of the rights of child victims of sexual violence. Keyword: Asahan Children's Safe House; Sexual Violence Against Children; Local Government; Law Enforcement Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana Rumah Aman Anak Asahan (RAAA) membantu pemerintah daerah dan penegak hukum dalam melindungi anak-anak di Kabupaten Asahan dari kekerasan seksual. Wawancara mendalam dengan pengurus RAAA, dinas sosial, petugas kepolisian dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPA), petugas pendukung psikososial, dan observasi langsung terhadap layanan RAAA digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa RAAA merupakan pusat layanan terpadu yang penting dan telah berhasil meningkatkan kolaborasi antarlembaga sekaligus menawarkan perlindungan sementara, bantuan hukum, dan pemulihan psikologis bagi korban. Anggaran operasional, stigma publik, prosedur hukum yang panjang, dan kurangnya sumber daya manusia yang ahli merupakan beberapa kesulitan yang dihadapi RAAA. Tantangan lainnya meliputi sistem manajemen data yang belum terintegrasi dan kurangnya infrastruktur pendukung. Kesimpulannya, RAAA telah memberikan dampak positif yang substansial, tetapi membutuhkan koordinasi yang lebih baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengatasi kesulitan-kesulitan ini dan memastikan pemenuhan hak-hak anak korban kekerasan seksual yang optimal dan berkelanjutan. Kata kunci: Rumah Aman Anak Asahan; Kekerasan Seksual Terhadap Anak; Pemerintah Daerah; Penegak Hukum
PEMANFAATAN FINTECH DALAM MENINGKATKAN AKSES PEMBIAYAAN BAGI UMKM BINAAN KOTA MEDAN Irvan Rolyesh Situmorang; Yonson Pane
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3982

Abstract

Abstract: This study aims to examine the influence of financial technology (fintech) utilization and financial literacy levels on access to financing among assisted Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Medan City. Employing a mixed-methods approach, data were collected through a survey of 330 respondents and in-depth interviews with selected MSME actors. Quantitative analysis was conducted using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS), while qualitative data were analyzed thematically. The results indicate that both fintech and financial literacy positively and significantly affect access to financing. The coefficient of determination shows that these two variables explain 42.4% of the variance in financing access. The qualitative findings highlight major adoption barriers, including limited digital infrastructure, low digital literacy, and concerns over data security. This study also employs the Technology Readiness Index (TRI) framework to assess the psychological readiness of MSMEs in adopting technology. The findings suggest several policy implications, including the need for continuous digital literacy training, enhanced data protection, and stronger collaboration between local governments and fintech providers to establish a more inclusive and sustainable digital financial ecosystem. This research is part of a five-year roadmap to support the gradual digital transformation of MSMEs in the Medan region. Keyword: Fintech; Financial Literacy; Financing Access; Financial Inclusion; Medan City Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi finansial (fintech) dan tingkat literasi keuangan terhadap akses pembiayaan yang diperoleh oleh UMKM binaan di Kota Medan. Menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods), data dikumpulkan melalui survei terhadap 330 responden dan wawancara mendalam dengan pelaku UMKM terpilih. Analisis kuantitatif dilakukan dengan pendekatan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS), sementara data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik fintech maupun literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap akses pembiayaan. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut menjelaskan 42,4% variasi dalam akses pembiayaan UMKM. Temuan kualitatif memperkuat bahwa keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi digital, dan kekhawatiran terhadap keamanan data masih menjadi hambatan utama dalam adopsi fintech. Penelitian ini juga mengadopsi kerangka Technology Readiness Index (TRI) untuk mengukur kesiapan psikologis UMKM dalam mengadopsi teknologi. Temuan ini memiliki implikasi kebijakan penting, yaitu perlunya pelatihan literasi digital yang berkelanjutan, penguatan perlindungan data, serta sinergi antara pemerintah daerah dan penyedia layanan fintech dalam membangun ekosistem keuangan digital yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini merupakan bagian dari roadmap lima tahun dalam mendukung transformasi digital UMKM secara bertahap di wilayah Medan. Kata kunci: Fintech; Literasi Keuangan; Akses Pembiayaan; Inklusi Keuangan; Kota Medan
TINJAUAN PERGERAKAN GROUND SUPPORT EQUIPMENT MENGGUNAKAN SISTEM TRAFFIC LIGHT UNTUK MENDUKUNG KESELAMATAN PENERBANGAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN MAKASSAR Alamsyah Pandu Yudhya Tama; Nawang Kalbuana; Irwan Faizal
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3985

Abstract

Abstract: Aviation safety is a crucial aspect of airport operations, especially in airside areas that are congested by Ground Support Equipment (GSE) vehicle activities. This study aims to analyze the effectiveness of monitoring GSE movements in zone 3 of the Sultan Hasanuddin International Airport Makassar airside and evaluate the potential for implementing a traffic light system as a solution to improve operational safety. Using descriptive qualitative methods, data was collected through direct observation, interviews with Apron Movement Control (AMC) personnel, and documentation studies. The findings show that surveillance that relies on CCTV and radio coordination has not been able to effectively prevent operational violations, especially in the zone 3 blind spot area. This condition is exacerbated by GSE congestion, limited AMC personnel, and low compliance with SOPs. The implementation of a traffic light system at critical service road points has proven to improve visibility, visually clarify operational instructions, reduce potential incidents due to jet blast, and ease the workload of AMC officers. The system also supports the implementation of the Safety management system (SMS) by providing technical controls that strengthen the safety culture in the airport environment. Therefore, the integration of traffic light systems as GSE traffic control aids is recommended to improve airside safety and operational efficiency. Keyword: Ground Support Equipment, Service Road, Aviation Safety, Apron Movement Control, Sultan Hasanuddin International Airport Makassar. Abstrak: Keselamatan penerbangan merupakan aspek krusial dalam operasional bandar udara, khususnya di area sisi udara yang padat oleh aktivitas kendaraan Ground Support Equipment (GSE). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengawasan pergerakan GSE di zona 3 sisi udara Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar serta mengevaluasi potensi penerapan sistem traffic light sebagai solusi peningkatan keselamatan operasional. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan personel Apron Movement Control (AMC), dan studi dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa pengawasan yang bergantung pada CCTV dan koordinasi radio belum mampu mencegah pelanggaran operasional secara efektif, terutama di area blind spot zona 3. Kondisi ini diperparah oleh kepadatan GSE, terbatasnya personel AMC, dan rendahnya kepatuhan terhadap SOP. Penerapan sistem traffic light di titik-titik kritis service road terbukti dapat meningkatkan visibilitas, memperjelas instruksi operasional secara visual, mengurangi potensi insiden akibat jet blast, serta meringankan beban kerja petugas AMC. Sistem ini juga mendukung penerapan Safety management system (SMS) dengan menyediakan kontrol teknis yang memperkuat budaya keselamatan di lingkungan bandar udara. Oleh karena itu, integrasi sistem traffic light sebagai alat bantu pengendali lalu lintas GSE direkomendasikan untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional di sisi udara.  Kata kunci: Ground Support Equipment, Service Road, Keselamatan Penerbangan, Apron Movement Control, Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1) Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026 Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026 Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026 Vol 9, No 1 (2026): February 2026 Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025 Vol 8, No 4 (2025): November 2025 Vol 8, No 3 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025 Vol 8, No 2 (2025): May 2025 Vol 8, No 1 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025 Vol 7, No 4 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): August 2024 Vol 7, No 3 (2024): August 2024 Vol 7, No 2 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): May 2024 Vol 7, No 1 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): February 2024 Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023 Vol 6, No 3 (2023): October 2023 Vol 6, No 2 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): February 2023 Vol 6, No 1 (2023): February 2023 Vol 5, No 3 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): June 2022 Vol 5, No 2 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 1 (2022): February 2022 Vol 4, No 3 (2021): October 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): October 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): June 2021 Vol 4, No 2 (2021): June 2021 Vol 4, No 1 (2021): February 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): February 2021 Vol. 3 No. 2 (2020): August 2020 Vol 3, No 2 (2020): August 2020 Vol 3, No 1 (2020): February 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): February 2020 Vol 2, No 2 (2019): August 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): August 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): February 2019 Vol 2, No 1 (2019): February 2019 Vol 1, No 2 (2018): August 2018 Vol 1, No 2 (2018): August 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): August 2018 Vol 1, No 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 1 (2018): February 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): February 2018 More Issue