cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 4,065 Documents
STRATEGI DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN DALAM MENGELOLA STOK BERAS DI MEDAN Yeni Rachmawati; Asmaul Husna; Eka Wulandari Surbakti; Buhari Sibuea; Vityaloka Aulia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3993

Abstract

Abstract: Rice stock management is very important in maintaining food security. This article aims to formulate an optimal strategy for rice stock management carried out by the Food Security, Agriculture and Fisheries Agency in Medan City by integrating SWOT analysis through the IFAS (Internal Factor Analysis Summary) and EFAS (External Factor Analysis Summary) matrices. The study combines field research findings with relevant theories and references on rice stock management and food security in urban areas. The strategies derived from the SWOT analysis using the IFAS and EFAS matrices include strengthening the digital monitoring system, developing urban farming, fostering cross-sectoral collaboration, and improving evidence-based policies. Keywords: rice; EFAS; IFAS; strategy; SWOT. Abstrak: Pengelolaan stok beras merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga keamanan pangan. Artikel ini bertujuan merumuskan strategi optimal pengelolaan stok beras yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan di Kota Medan dengan mengintegrasikan analisis SWOT melalui matriks IFAS (Internal Factor Analysis Summary) dan EFAS (External Factor Analysis Summary). Kajian mengkombinasikan hasil penelitian lapangan dengan teori dan referensi yang relevan mengenai pengelolaan stok beras dan ketahanan pangan di daerah perkotaan. Strategi yang dihasilkan dari analisis  SWOT dengan menggunakan matriks IFAS dan EFAS adalag memperkuat sistem monitoring digital, pengembangan urban farming, kolaborasi lintas sektor, dan perbaikan kebijakan berbasis bukti. Kata kunci: beras; EFAS; IFAS; strategi; SWOT.
SENTIMENT ANALYSIS OF PUBLIC COMMENTS ON THE FREE NUTRITIOUS MEAL PROGRAM USING A RULE-BASED APPROACH Muhammad Iqbal; Mustika Fitri Larasati Sibuea; Indra Ramadona Harahap
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3994

Abstract

Abstract: The Free Nutritious Meal Program (MBG) is a government initiative aimed at improving children’s nutrition and reducing stunting in Indonesia. This study applies a rule-based sentiment analysis approach to evaluate public opinion on the program by analyzing YouTube comments. The dataset was processed through standard text preprocessing techniques, including case folding, stopword removal, and emoji filtering. Sentiment classification was performed using a keyword-based labeling system that categorized comments into positive, negative, and neutral classes. The classification results, visualized using a bar chart, revealed that neutral sentiment dominated the overall public discourse. This suggests that most users expressed uncertainty, factual observations, or non-judgmental questions about the program. Positive sentiment followed, reflecting public support and appreciation for the initiative’s goals. In contrast, negative sentiment accounted for the smallest portion, mainly expressing concerns about food safety and implementation. This study demonstrates that a simple and interpretable rule-based model, when combined with effective preprocessing, can serve as a practical and efficient tool for large-scale public sentiment monitoring. The visualization results provide initial insights for policymakers to improve communication strategies and address public concerns regarding the MBG program. Keywords: Sentiment Analysis; Public Opinion; Free Nutritious Meal Program (MBG); Stunting Reduction; Policy Evaluation. Abstrak: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan gizi anak dan menurunkan angka stunting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi opini publik terhadap program tersebut melalui analisis komentar di platform YouTube dengan pendekatan analisis sentimen berbasis aturan (rule-based). Data dianalisis melalui tahapan preprocessing teks, seperti case folding, penghapusan stopword, dan penyaringan emoji. Klasifikasi sentimen dilakukan menggunakan sistem pelabelan berbasis kata kunci yang membagi komentar ke dalam tiga kategori: positif, negatif, dan netral. Hasil klasifikasi yang divisualisasikan dalam grafik batang menunjukkan bahwa sentimen netral mendominasi komentar publik, mencerminkan ketidakpastian, pertanyaan, atau tanggapan informatif tanpa opini eksplisit. Sentimen positif berada di urutan kedua dan menunjukkan dukungan terhadap program, sementara sentimen negatif paling sedikit, umumnya berisi kekhawatiran terkait pelaksanaan dan keamanan pangan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan klasifikasi sederhana yang dipadukan dengan preprocessing yang efektif dapat menjadi alat yang efisien untuk memantau opini publik secara luas. Visualisasi hasil dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan untuk menyusun strategi komunikasi yang lebih responsif terhadap persepsi masyarakat. Kata kunci: Analisis Sentimen; Opini Publik; Program Makanan Bergizi Gratis (MBG); Pengurangan Stunting; Evaluasi Kebijakan
PERANCANGAN VIRTUAL REALITY TOUR GEDUNG-GEDUNG FAKULTAS DI KAMPUS BUKIT INDAH UNIVERSITAS MALIKUSSALEH BERBASIS WEBSITE Affan Syafiq Azzikri; ⁠Dahlan Abdullah; Munirul Ula
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3995

Abstract

Kemajuan teknologi informasi mendorong transformasi di berbagai sektor, termasuk pendidikan tinggi. Salah satu inovasi yang berkembang adalah pemanfaatan Virtual Reality (VR) untuk menciptakan pengalaman eksplorasi kampus secara digital. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan aplikasi Virtual Reality Tour berbasis website untuk menampilkan visualisasi gedung-gedung fakultas di Kampus Bukit Indah, Universitas Malikussaleh. Aplikasi ini memanfaatkan 3DVista untuk panorama 360°, serta framework Laravel dengan HTML, CSS, dan JavaScript untuk membangun antarmuka yang responsif. Pengembangan dilakukan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari enam tahap. Evaluasi sistem melalui Blackbox Testing dan User Acceptance Testing (UAT) menunjukkan bahwa aplikasi berfungsi baik, mudah digunakan, dan menyenangkan. Hasil ini mendukung konsep smart campus serta berpotensi sebagai media promosi dan orientasi digital yang efektif.
PENGARUH STEP LENGTH DAN STRIDE LENGHT DALAM MENINGKATKAN KESEIMBANGAN BERJALAN PADA LANSIA DENGAN RESIKO JATUH STUDI KASUS : PRAKTEK FISIOTERAPI ASSYIFA PHYSIO HEALTH Surya Syahputra Berampu
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.4000

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the effect of physiotherapy interventions involving the optimization of step length and stride length on walking balance in the elderly with a risk of falling. A total of 10 elderly people at risk of falling followed a 4-week physiotherapy therapy program, which focused on improving leg muscle strength, flexibility, and walking techniques. Data were collected by measuring step length and stride length before and after the intervention, and using the Berg Balance Scale (BBS) to assess changes in walking balance. The results showed a significant increase in step length (from 55 cm to 62 cm, an increase of 12.7%), stride length (from 100 cm to 108 cm, an increase of 8%), and a Berg Balance Scale score  (from 42 to 48, an increase of 14.3%). Statistical tests using paired t-tests showed significant differences between pre and post-intervention data (p < 0.05), indicating that physiotherapy interventions targeting stride length can improve walking balance in the elderly. This study concludes that optimizing step length and stride length through physiotherapy can be an effective method in improving balance and reducing the risk of falls in the elderly. It is recommended for further research exploring other factors that contribute to walking balance in the elderly, as well as the development of more integrated and efficient intervention methods. Keywords: Step Length, Stride Length, Walking Balance, Elderly, Risk of Fall Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh intervensi fisioterapi yang melibatkan pengoptimalan step length (panjang langkah) dan stride length (panjang langkah ayun) terhadap keseimbangan berjalan pada lansia dengan risiko jatuh. Sebanyak 10 lansia yang berisiko jatuh mengikuti program terapi fisioterapi selama 4 minggu, yang difokuskan pada peningkatan kekuatan otot kaki, fleksibilitas, dan teknik berjalan. Data dikumpulkan dengan mengukur step length dan stride length sebelum dan setelah intervensi, serta menggunakan Berg Balance Scale (BBS) untuk menilai perubahan dalam keseimbangan berjalan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada step length (dari 55 cm menjadi 62 cm, peningkatan 12.7%), stride length (dari 100 cm menjadi 108 cm, peningkatan 8%), dan skor Berg Balance Scale (dari 42 menjadi 48, peningkatan 14.3%). Uji statistik menggunakan t-test berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara data pre dan post-intervensi (p < 0.05), yang mengindikasikan bahwa intervensi fisioterapi yang menargetkan panjang langkah dapat memperbaiki keseimbangan berjalan pada lansia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengoptimalan step length dan stride length melalui fisioterapi dapat menjadi metode yang efektif dalam meningkatkan keseimbangan dan mengurangi risiko jatuh pada lansia. Disarankan untuk penelitian lebih lanjut yang mengeksplorasi faktor lain yang berkontribusi terhadap keseimbangan berjalan pada lansia, serta pengembangan metode intervensi yang lebih terintegrasi dan efisien. Kata kunci: Step Length, Stride Length, Keseimbangan Berjalan, Lansia, Risiko Jatuh Nilai
ANALISIS KINERJA JARINGAN INTERNET SATELIT LOW EARTH ORBIT (LEO): STUDI KASUS STARLINK DALAM PENYEDIAAN AKSES DI WILAYAH TERPENCIL INDONESIA Hari Jalsa Marpaung; Andrew Ramadhani; Indra Romadona Harahap
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4001

Abstract

Abstract: The uneven distribution of network infrastructure across Indonesia’s geographical regions, particularly in remote areas, poses a significant challenge to the advancement of national digital transformation. One such affected area is Asian Agri Plantation, Division 5, located in Labuhan Batu Selatan Regency, which continues to face limited access to reliable terrestrial network connectivity. This study aims to evaluate the performance of satellite-based internet services operating in Low Earth Orbit (LEO), using Starlink as an implementative case study. The evaluation focuses on key network performance parameters, including latency, throughput, jitter, and packet loss, measured through a series of on-site field tests. A quantitative methodology was employed, utilizing primary data collection from active Starlink users in the research location. The analysis results indicate that Starlink is capable of delivering competitive internet performance, with average latency below 50 ms, download throughput ranging between 80–125 Mbps, and jitter and packet loss maintained within acceptable thresholds for interactive and streaming services. These findings suggest that LEO satellite technology holds significant potential in expanding internet accessibility in Indonesia's 3T regions (Disadvantaged, Frontier, and Outermost), while also reinforcing the case for non-terrestrial solutions in national digital infrastructure development policies. This research is expected to provide meaningful contributions to the academic discourse on satellite networking and to serve as a reference for policymakers, academics, and service providers in designing connectivity strategies for geographically challenged regions. Keywords: Low Earth Orbit (LEO) Satellite Internet; Rural Connectivity; Starlink                  Performance Evaluation Abstrak: Distribusi infrastruktur jaringan yang tidak merata di berbagai wilayah geografis Indonesia, khususnya di daerah terpencil, menjadi tantangan signifikan bagi kemajuan transformasi digital nasional. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Perkebunan Asian Agri, Afdelling 5, yang terletak di Kabupaten Labuhan Batu Selatan, yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap konektivitas jaringan terestrial yang andal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja layanan internet berbasis satelit yang beroperasi di orbit rendah (Low Earth Orbit/LEO), dengan menggunakan Starlink sebagai studi kasus implementatif. Evaluasi difokuskan pada parameter utama kinerja jaringan, meliputi latensi, throughput, jitter, dan kehilangan paket (packet loss), yang diukur melalui serangkaian pengujian langsung di lapangan. Metodologi yang digunakan bersifat kuantitatif, dengan pendekatan pengumpulan data primer secara langsung dari pengguna aktif layanan Starlink di lokasi penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa Starlink mampu memberikan performa internet yang kompetitif, dengan rata-rata latensi di bawah 50 ms, kecepatan unduh (throughput) antara 80–125 Mbps, serta nilai jitter dan packet loss yang masih berada dalam batas toleransi untuk layanan data interaktif dan streaming. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi satelit LEO memiliki potensi besar dalam memperluas akses internet di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Indonesia, sekaligus memperkuat argumen untuk mengadopsi solusi non-terestrial dalam kebijakan pembangunan infrastruktur digital nasional. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam pengembangan kajian ilmiah terkait jaringan satelit, serta menjadi referensi bagi para pengambil kebijakan, akademisi, dan penyedia layanan dalam merancang strategi konektivitas untuk wilayah dengan tantangan geografis tinggi. Kata kunci: Internet Satelit Orbit Rendah (LEO); Konektivitas Wilayah Terpencil; Evaluasi Kinerja Starlink
APRIORI ALGORITMA DALAM MENENTUKAN POLA PRODUKSI DENGAN PENERAPAN COUPLING DAN COHESION Didik Siswanto; Lasri Nijal; Bayu Febriadi; Zamzami Zamzami; Agusviyanda Agusviyanda
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4002

Abstract

Abstract: Efficient production planning is key to increasing the profitability of manufacturing companies. One of the biggest challenges is understanding the relationships between products that are frequently produced together. This study proposes the application of the Apriori Algorithm to discover association patterns (association rules) from historical production data. The primary goal is to identify the most frequently co-occurring product itemsets, thereby aiding production schedule planning, inventory management, and bundling strategies. Uniquely, this study also introduces the application of software engineering concepts, namely Coupling and Cohesion, as metrics to evaluate the quality and strength of the association patterns discovered. Coupling is used to measure the strength of the dependencies between items in a pattern, while Cohesion is used to measure the close relationship of items within an itemset. Using hypothetical production transaction data, the algorithm successfully identified association rules with significant support, confidence, and lift values. The analysis using Coupling and Cohesion provides a new perspective in validating the business relevance of the formed rules, demonstrating that patterns with high coupling and high cohesion are the most stable and reliable production patterns. Keywords: Apriori Algorithm, Data Mining, Production Pattern, Association Rules,                 Coupling, Cohesion, Production Planning. Abstrak: Perencanaan produksi yang efisien merupakan kunci utama dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan manufaktur. Salah satu tantangan terbesar adalah memahami hubungan antar produk yang sering diproduksi bersamaan. Penelitian ini mengusulkan penerapan Algoritma Apriori untuk menemukan pola asosiasi (association rules) dari data historis produksi. Tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi itemset produk yang paling sering muncul bersamaan, sehingga dapat membantu dalam perencanaan jadwal produksi, manajemen inventaris, dan strategi bundling. Uniknya, penelitian ini juga memperkenalkan penerapan konsep rekayasa perangkat lunak, yaitu Coupling (keterkaitan) dan Cohesion (kepaduan), sebagai metrik untuk mengevaluasi kualitas dan kekuatan pola asosiasi yang ditemukan. Coupling digunakan untuk mengukur seberapa kuat ketergantungan antar item dalam suatu pola, sedangkan Cohesion digunakan untuk mengukur seberapa erat hubungan item di dalam sebuah itemset. Dengan menggunakan data transaksi produksi hipotetis, algoritma berhasil mengidentifikasi aturan asosiasi dengan nilai support, confidence, dan lift yang signifikan. Analisis menggunakan Coupling dan Cohesion memberikan perspektif baru dalam memvalidasi relevansi bisnis dari aturan yang terbentuk, menunjukkan bahwa pola dengan high coupling dan high cohesion adalah pola produksi yang paling stabil dan dapat diandalkan. Kata kunci: Algoritma Apriori, Data Mining, Pola Produksi, Aturan Asosiasi, Coupling, Cohesion, Perencanaan Produksi.
OPTIMALISASI CRM BERBASIS AI DALAM E-COMMERCE: ANALISIS PENGARUH TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN PENDEKATAN SENTIMEN ANALISIS Elly Rahayu; William Ramdhan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4005

Abstract

The purpose of this study is to analyze the relationship between the application of AI in CRM and customer loyalty. The results of sentiment analysis through Web Scraping are used to strengthen the interpretation of the results, not as a mediator or can be called triangulation or enrichment data. The population of this study were active e-commerce customers with a sample of 384 respondents obtained through purposive sampling techniques. Data analysts used the SEM-PLS and NLP approaches for sentiment classification. The study's results indicate that AI-based CRM has a positive and significant impact on customer loyalty. This is indicated by the T-statistic value of 29,415 > 1.96. The conceptual model is also very good, as evidenced by the SRMR value of 0.054> 0.050 and the NFI value of 0.907. Sentiment analysis collected through social media X from 3,213 tweets with the keyword skincare resulted in 74% neutral opinions, 13.7%, and 12.3% negative. Furthermore, the classification results of 7 aspects of positive and negative opinions such as aftersales, delivery, experience, order, packaging, product, and unknown, from positive opinions the largest percentage is in the experience (customer experience) 43.2% while for negative opinions the largest percentage is also in the experience aspect of 45.8%. This data is important for business owners to make improvements and improvements to create customer satisfaction. 45.8% of bad customer experiences will, if not followed up, make customers switch to other stores.
ANALISIS JARINGAN KOMUNIKASI (SOCIAL NETWORK ANALYSIS) PROGRAM MBG INDONESIA Rizky Fauziah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4007

Abstract

Abstract: The Free Nutritious Meal (MBG) program, launched in early 2025, has sparked considerable controversy and a communication crisis. Between January 6 and May 1, 2025, the program operated amid increasing complaints, including 17 reported food poisoning incidents involving 1,602 victims across 10 provinces, delays in payments to MBG’s food provider partners, and sweeping cost-efficiency. These controversies have led to a crisis of public trust, which is observable through shifts in public opinion on X. This study aims to map the communication network surrounding the MBG discourse on X in Indonesia. The investigation focuses on user activity volume, top influencers, viral posts, inter-user communication networks, and sentiment analysis. The research applies a social network analysis method using X as the data source. The findings indicate that, between May 1 and May 31, 2025, 400 active X users disseminated information about the MBG program, resulting in 498 communication networks. The data analysis suggests that government actors were largely absent in addressing the communication breakdown, which itself became a major trigger of the crisis.                               Keywords: MBG, food poisoning, efficiency, X, communication crisis, Indonesia                                 Abstrak: Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang diluncurkan pada awal tahun 2025, telah memicu kontroversi dan krisis komunikasi yang cukup besar. Antara 6 Januari dan 1 Mei 2025, program ini beroperasi di tengah meningkatnya keluhan, termasuk 17 insiden keracunan makanan yang dilaporkan yang melibatkan 1.602 korban di 10 provinsi, keterlambatan pembayaran kepada mitra penyedia makanan MBG, dan efisiensi biaya yang meluas. Kontroversi ini telah menyebabkan krisis kepercayaan publik, yang dapat diamati melalui pergeseran opini publik tentang X. Studi ini bertujuan untuk memetakan jaringan komunikasi seputar wacana MBG tentang X di Indonesia. Investigasi ini berfokus pada volume aktivitas pengguna, influencer teratas, unggahan viral, jaringan komunikasi antarpengguna, dan analisis sentimen. Penelitian ini menerapkan metode analisis jaringan sosial dengan menggunakan X sebagai sumber data. Temuan menunjukkan bahwa, antara 1 Mei dan 31 Mei 2025, 400 pengguna X aktif menyebarkan informasi tentang program MBG, yang menghasilkan 498 jaringan komunikasi. Analisis data menunjukkan bahwa aktor pemerintah sebagian besar absen dalam mengatasi gangguan komunikasi, yang menjadi pemicu utama krisis. Kata kunci: MBG, keracunan makanan, efisiensi, X, krisis komunikasi, Indonesia
PEMANFAATAN AI DALAM PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN INOVASI MAHASISWA UNIVERSITAS MAHKOTA TRICOM UNGGUL Eka Martyna Theodora; Junerdi Nababan; Kusnadi Kusnadi; Petrus Gani; Mipo Mipo
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4009

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the effect of the use of artificial intelligence (AI) in digital entrepreneurship learning on increasing student innovation. The background of this study is based on the rapid development of AI technology and its application in higher education, particularly in supporting student creativity and business idea development. This study uses a quantitative approach with the independent variable of AI Utilization and the dependent variable of Student Innovation. The research sample consisted of 60 students of Mahkota Tricom Unggul University selected through a purposive sampling technique. Data collection was conducted through a questionnaire and analyzed using SPSS version 25 with validity and reliability tests, as well as simple linear regression. The results showed that the research instrument was valid and reliable (Cronbach's Alpha X = 0.907; Y = 0.906). The regression results showed that the use of AI had a significant effect on student innovation with an R² value of 0.158 and a significance of p = 0.002. In conclusion, the use of AI has a positive contribution in encouraging student innovation, although some aspects still require a deeper practical approach. These findings can be the basis for the development of an adaptive and innovative technology-based entrepreneurship curriculum. Keywords: AI; entrepreneurship; digital; innovation; learning Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran kewirausahaan digital terhadap peningkatan inovasi mahasiswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perkembangan pesat teknologi AI dan penerapannya dalam pendidikan tinggi, khususnya dalam mendukung kreativitas dan pengembangan ide bisnis mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan variabel independen Pemanfaatan AI dan variabel dependen Inovasi Mahasiswa. Sampel penelitian terdiri dari 60 mahasiswa Universitas Mahkota Tricom Unggul yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS versi 25 dengan uji validitas, reliabilitas, serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel (Cronbach's Alpha X=0.907; Y=0.906). Hasil regresi menunjukkan bahwa pemanfaatan AI berpengaruh signifikan terhadap inovasi mahasiswa dengan nilai R² sebesar 0.158 dan signifikansi p=0.002. Kesimpulannya, pemanfaatan AI memberikan kontribusi positif dalam mendorong inovasi mahasiswa, meskipun sebagian aspek masih memerlukan pendekatan praktis yang lebih dalam. Temuan ini dapat menjadi landasan bagi pengembangan kurikulum kewirausahaan berbasis teknologi yang adaptif dan inovatif. Kata kunci: AI; kewirausahaan; digital; inovasi; pembelajaran
PENGARUH PENAMBAHAN ZEOLIT SEBAGAI KATALIS PADA PROSES PIROLISIS LIMBAH KANTONG PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR MINYAK Widyarini Widyarini; Sukadi Sukadi; Azay Maulana
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4022

Abstract

Abstract: The continuous use of plastic bags has become one of the main causes of environmental pollution, especially due to non-biodegradable plastic bags. Efforts to convert plastic waste into fuel represent a potential solution to reduce waste accumulation and provide an alternative energy source. Pyrolysis is a thermal decomposition process of organic materials in the absence of oxygen, which can produce gas, oil, and solid residue (char). To improve the efficiency and selectivity of pyrolysis products, the addition of a catalyst is essential. This study aims to examine the effect of adding zeolite as a catalyst on the pyrolysis results of plastic bags, focusing on oil yield and the effect of varying durations in the pyrolysis process. The weight of plastic bag waste used was 1 kg, while the catalyst used was 10% of the plastic weight. The durations tested were 1 hour, 1 hour 15 minutes, 1 hour 30 minutes, 1 hour 45 minutes, and 2 hours. The test results showed that the longer the pyrolysis duration, the greater the oil yield obtained. However, when considering the use of zeolite as a catalyst, the oil yield from the pyrolysis process with zeolite catalyst was lower compared to pyrolysis without a catalyst. Keywords: Plastic Bag Waste, Pyrolysis, Catalyst, Oil Yield Abstrak: Penggunaan kantong plastik secara terus menerus telah menjadi salah satu penyebab utama pencemaran lingkungan, terutama kantong plastik yang bersifat non-biodegradable. Upaya pengolahan limbah plastik menjadi bahan bakar merupakan solusi potensial dalam mengurangi akumulasi limbah serta menyediakan alternatif sumber energi. Pirolisis merupakan proses dekomposisi termal bahan organik tanpa kehadiran oksigen, yang dapat menghasilkan gas, minyak, dan residu padat (char). Untuk meningkatkan efisiensi dan selektivitas produk pirolisis, penambahan katalis sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan zeolit sebagai katalis terhadap hasil pirolisis kantong plastik, dengan fokus pada yield minyak serta pengaruh lama waktu pada proses pirolisis. Berat limbah kantong plastik yang digunakan sebesar 1 kg. Sedangkan katalis yang digunakan sebesar 10% dari berat plastik. Lama waktu yang digunakan selama 1 jam, 1 jam 15 menit, 1 jam 30 menit, 1 jam 45 menit  serta 2 jam. Hasil pengujian didapat bahwa semakin lama waktu pirolisis semakin banyak hasil minyak yang didapat. Ditinjau dari penggunaan katalis zeolit, hasil minyak yang didapat pada proses pirolisis dengan menggunakan katalis zeolit lebih sedikit dibanding dengan pirolisis tanpa menggunakan katalis. Kata kunci: Limbah Kantong plastik, Pirolisis, Katalis, Hasil Minyak.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1) Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026 Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026 Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026 Vol 9, No 1 (2026): February 2026 Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025 Vol 8, No 4 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025 Vol 8, No 3 (2025): August 2025 Vol 8, No 2 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025 Vol 8, No 1 (2025): February 2025 Vol 7, No 4 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024 Vol 7, No 3 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): May 2024 Vol 7, No 2 (2024): May 2024 Vol 7, No 1 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): February 2024 Vol 6, No 3 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): June 2023 Vol 6, No 2 (2023): June 2023 Vol 6, No 1 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): February 2023 Vol 5, No 3 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): June 2022 Vol 5, No 2 (2022): June 2022 Vol 5, No 1 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): February 2022 Vol. 4 No. 3 (2021): October 2021 Vol 4, No 3 (2021): October 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): June 2021 Vol 4, No 2 (2021): June 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): February 2021 Vol 4, No 1 (2021): February 2021 Vol 3, No 2 (2020): August 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): August 2020 Vol 3, No 1 (2020): February 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): February 2020 Vol 2, No 2 (2019): August 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): August 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): February 2019 Vol 2, No 1 (2019): February 2019 Vol 1, No 2 (2018): August 2018 Vol 1, No 2 (2018): August 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): August 2018 Vol 1, No 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 1 (2018): February 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): February 2018 More Issue