cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafezkurniawan84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.unaja@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
SCIENTIA JOURNAL
ISSN : 23029862     EISSN : 27768562     DOI : -
Core Subject : Health,
SCIENTIA JOURNAL is a scientific journal in the field of health published twice a year by LPPM Adiwangsa Jambi University, especially in the public health, nursing and midwifery field.
Arjuna Subject : -
Articles 568 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PENGGUNAAN DIAPERS PADA BALITA USIA 1-2 TAHUN Dwi Rahmawati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Popok atau diapers sekali pakai menjadi pilihan yang paling populer bagi orang tua karena mudah digunakan, tidak harus mencucinya. Yang mana masih kurangnya pengetahuan ibu dalam penggunaan diapers, sehingga tidak memikirkan efek samping yang akan terjadi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Penggunaan Diapers Pada Balita Usia 1-2 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi Tahun 2021 Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, penelitian telah dilaksanakan pada 11-16 Oktober tahun 2021 di wilayah kerja puskesmas paal merah II kota jambi tahun 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita di wilayah kerja puskesmas paal merah II kota jambi yang berjumlah 447 orang, dan sampel 39 orang telah dilakukan dengan menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis univariat dan bivariat. Ada hubungan pengetahuan ibu dengan penggunaan diapers pada balita usia 1-2 tahun di wilayah kerja puskesmas Paal Merah II Kota Jambi tahun 2021 dengan p-value 0.003. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat memberikan masukan dan acuan untuk mengembangkan penelitian tentang hubungan pengetahuan ibu dengan penggunaan diapers pada balita usia 1-2 tahun di wilayah kerja puskesmas Paal Merah II Kota Jambi.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG DETEKSI DINI TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS KENALI BESAR KOTA JAMBI TAHUN 2021 Lailatul Badriyah; Melina Naslul Hinayah
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi dini tanda bahaya kehamilan adalah usaha menemukan seawal mungkin adanya kelainan, komplikasi dan penyulit kehamilan serta menyiapkan ibu untuk persalinan normal. Deteksi dini tanda bahaya kehamilan jarang dilakukan oleh ibu hamil begitu juga di Puskesmas Kenali Besar ratarata ibu hamil kurang pengetahuan dan kurangnya kepedulian ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan data primer. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 41 orang. Hasil penelitian terhadap 41 orang responden ibu hamil di Puskesmas Kenali Besar didapatkan bahwa pengetahuan yang dimiliki ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan kurang terlihat dari 22 orang (53.7%) responden berpengetahuan kurang serta sebanyak 20 responden (48.8%) di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2021 memiliki pendidikan kurang. Diharapkan ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan tentang deteksi dini tanda bahaya kehamilan dengan mencari informasi tentang tanda bahaya kehamilan agar pengetahuan ibu bertambah sehingga bisa menentukan sikap untuk mengetahui secara dini komplikasi kehamilan. Kata Kunci : Pengetahuan ibu hamil, Deteksi Dini, Bahaya kehamilan
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA MASSA DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI SMK NEGERI 2 KOTA JAMBI TAHUN 2021 Devi Arista
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia kawin pertama yang dilakukan oleh setiap perempuan memiliki resiko terhadap persalinannya. Semakin muda usia kawin pertama seseorang perempuan semakin besar resiko yang dihadapi bagi keselamatan ibu dan anak. Praktek pernikahan usia dini paling banyak terjadi di Afrika dan Asia Tenggara. Di Asia Tenggara didapatkan data bahwa sekitar 10 juta anak usia dibawah 18 tahun telah menikah. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui hubungan penggunaan media massa dan dukungan keluarga dengan tingkat pengetahuan dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi di SMK Negeri 2 Kota Jambi. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswi kelas XI di SMK Negeri 2 Kota Jambi sebanyak 488 orang dan jumlah sempel dalam penelitian ini sebanyak 39 orang diambil secara proportional random sampling. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan Bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media massa (p-value 0,004) dan dukungan keluarga (p-value 0,000) dengan tingkat pengetahuan dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi di SMK Negeri 2 Kota Jambi Tahun 2021. Diharapkan pihak sekolah bekerjasama dengan petugas kesehatan dilakukannya pendidikan kesehatan mengenai kesehatan reproduksi, menjelaskan dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti agar responden dapat memahami dengan baik dan juga dengan cara memberikan leaflet, brosur, dan kegiatan promotif lainnya seprti melakukan diskusi bersama responden.
Peran petugas kesehatan, persepsi, keterjangkauan pelayanan KB dan penggunaan KB suntik di Masa Covid 19 Donna Harriya Novidha; Lisa Sahara
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merebaknya wabah Covid-19 di seluruh dunia termasuk Indonesia mempengaruhi berbagai aspek, tak terkecuali pada pelayanan KB. Kondisi ini berimbas pada penurunan peserta KB. Salah satu kontrasepsi yang turut mengalami penurunan adalah kontrasepsi suntik yang diketahui dari data Deputi Bidang Keluarga Berencana yang menunjukkan pada bulan Februari 2020 peserta KB suntik berjumlah 524.989 orang dan mengalami penurunan menjadi 341.109 orang pada bulan Maret 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran petugas kesehatan, persepsi, keterjangkauan pelayanan KB dan penggunaan KB suntik di Masa Covid 19. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi dari bulan Januari – Agustus 2021 sebanyak 3.345 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 51 orang. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 51 responden sebagian besar responden tetap menggunakan KB suntik sebanyak 34 responden (66,7%), mengatakan peran petugas kesehatan baik sebanyak 30 responden (58,8%), memiliki persepsi yang baik sebanyak 28 responden (54,9%) dan mengatakan bahwa pelayanan KB terjangkau sebanyak 32 responden (62,7%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran petugas kesehatan, persepsi responden dalam kategori baik, pelayanan KB yang ada terjangkau dan akseptor KB tetap menggunakan KB suntik. Untuk itu, diharapkan dapat dijadikan gambaran sebagai upaya untuk meningkatkan penggunaan KB suntik dengan menyediakan leaflet, brosur sebagai media informasi untuk masyarakat di masa covid 19 ini.
HUBUNGAN KEPATUHAN DIET DENGAN TINGKAT KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS SIMPANG IV SIPIN KOTA JAMBI Faradina Aghadiati; Oril Ardianto
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabaetes Melitus (DM) merupakan salah satu jenis penyakit degenerative tidak menular yang menjadi masalah serius bagi kesehatan masyarakat di Indonesia maupun didunia. Pola makan yang tidak eratur yang terjadi pada masyarakat saat ini dapat menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah penyakit degenerative, salah satunya penyakit DM. Tujuan penelitian adalah diketahui adanya hubungan kepatuhan diet dengan tingkat kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi. Metode penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Menggunakan teknik accidental sampling dan menggunakan uji Chi Square. Hasil dari penelitian adalah dari 38 responden kepatuhan diet dengan tingkat kadar gula darah normal sebanyak 18 responden, kategori patuh 15 responden (83.3), dengan kategori tidak patuh ada 3 responden (16.7), sedangkan kepatuhan diet dengan tingkat kadar gula darah Tinggi sebanyak 20 responden, kategori patuh 7 responden (35.0), dengan kategori tidak patuh ada 13 responden (65.0). kesimpulan dari penelitian adalah ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet dengan tingkat kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di puskesmas simpang IV Sipin Kota Jambi dengan p-value 0.007.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI TETANUS TOKSOID DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENALI BESAR KOTA JAMBI TAHUN 2021 Gustien Siahaan; Fatih Mila Rahmah
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the infectious diseases that can be fatal and contribute to maternal and child mortality is maternal and neonatal tetanus. The strategy to eliminate meternal and neonatal tetanus elimination (MNTE) is to conduct a TT (tetanus toxoid) immunization coverage program for WUS and pregnant women. Given the importance of tetanus toxoid immunization for pregnant women, knowledge of mothers and about tetanus toxoid immunization is very necessary. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and attitudes of pregnant women in the third trimester with the provision of tetanus toxoid immunization in the Kenali Besar Public Health Center, Jambi City in 2021. This research is a quantitative research with a cross sectional design. This research was conducted in the Kenali Besar City Health Center Working Area on 6 to 14 October 2021. The population in this study were all third trimester pregnant women who came to check their pregnancy in the Kenali Besar Public Health Center Working Area Jambi City, with a total of 1102 respondents. The sample in the study amounted to 58 respondents. The sampling technique is purposive sampling. Based on the results of the study, most of them had a good level of knowledge, namely 39 respondents (67.2%), respondents had a positive attitude about giving tetanus toxoid immunization, as many as 39 respondents (67.2%), respondents had complete tetanus toxoid immunization, namely as many as 36 respondents (62.1%). There is a relationship between the knowledge and attitudes of pregnant women in the third trimester with the provision of tetanus toxoid immunization in the Working Area of ​​the Kenali Besar Public Health Center, Jambi City. with p value=0.000 (<0.005) It is hoped that the puskesmas can provide health education about giving tetanus toxoid immunization to pregnant women in the third trimester.
Hubungan Pengetahuan, Motivasi dan Tersedianya Sarana Dengan Kepatuhan Petugas Kesehatan Dalam Penerapan Prinsip Universal Precaution Margareta Pratiwi
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenaga kesehatan mempunyai risiko yang tinggi untuk menerima pajanan penyakit akibat adanya infeksi yang dapat mengancam keselamatannya saat berkerja. WHO mencatat kasus infeksi nosokomial didunia berupa penularan hepatitis B sebayak 66.000 kasus, hepatitis C sebanyak 16.000 dan 10.000 kasus penularan HIV. Ketidakpatuhan perawat dalam menerapkan universal precautions dalam memberikan asuhan keperawatan dapat meingkatkan dampak infeksi nosocomial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, motivasi dan tersedianya sarana dengan kepatuhan petugas kesehatan dalam penerapan prinsip universal precaution. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 02 – 11 Agustus 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan yang kontak langsung dengan pasien di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi tahun 2021 yang berjumlah 59 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 28 responden (73,7%), memiliki motivasi tinggi sebanyak 21 responden (55,3%), mengatakan tersedianya sarana sebanyak 28 responden (73,7%) dan tidak patuh dalam penerapan prinsip universal precaution sebanyak 20 responden (52,6%. Tidak ada hubungan pengetahuan (p=0,290), motivasi (p=0,344) dan tersedianya sarana (p=0,568) dengan kepatuhan petugas kesehatan dalam penerapan prinsip universal precaution karena p value = > 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan, motivasi dan tersedianya sarana dengan kepatuhan petugas kesehatan dalam penerapan universal precaution. Untuk itu, diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan petugas kesehatan dengan melakukan pengawasan kerja agar seluruh intervensi-intervensi yang dilakukan diruangan bisa lebih terpantau serta sanksi jika melanggar standar operasional prosedur
Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi Ratih Chintia; Dini Suryani
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2018 ada sekitar 20 juta anak di dunia yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap, bahkan ada yang tidak mendapatkan imunisasi sama sekali. Padahal Untuk mendapatkan kekebalan komunitas (herd Immunity) dibutuhkan cakupan imunisasi yang tinggi (paling sedikit 95%) dan merata. Imunisasi yang tidak lengkap disebabkan karena ketidakpatuhan ibu terhadap jadwal pemberian imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi di Wilayah kerja Puskesmas Paal X Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 21-28 September 2021. Populasi penelitian ini adalah data cakupan pemberian imunisasi tahun 2020 sebanyak 449 orang. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik simple random sampling yang berjumlah 40 orang. Penelitian ini dilakukan di Wilayah kerja Puskesmas Paal X dengan menggunakan kuisioner yang diisi langsung oleh responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memberikan imunisasi yang tidak lengkap sebanyak sebanyak 22 responden (55%) dan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang imunisasi dasar sebanyak 24 responden (60%). Ada hubungan ingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi dengan p value 0,008 <0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mempengaruhi kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi. Untuk itu, diharapkan dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai rujukan untuk menentukan kebijakan-kebijakan dalam hal pelayanan yang langsung dan memberikan penyuluhan pentingnya pemberian imunisasi dasar.
HUBUNGAN PERILAKU PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEMERAP KABUPATEN KERINCI PROVINSI JAMBI Leni Mutiawati; Subang Aini Nasution
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan masalah kesehatan di dunia terutama negara berkembang. Berdasarkan data WHO negara Indonesia sebagai negara dengan kasus DBD tertinggi di Asia Tenggara dan tertinggi nomor dua di dunia setelah Thailand. Di Puskesmas Semerap pada tahun 2020 terjadi peningkatan sebanyak 10 kasus DBD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan hubungan perilaku pencegahan DBD dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Semerap. Penelitian ini berupa penelitian dengan pendekatan kuantitatif dengan jenis cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 98 responden yang di ambil dengan metode Random Sampling. Data penelitian berupa data primer dan data sekunder yaitu data warga dan kuesioner penelitian. Data di analisis secara univariat dan bivariate. Hasil analisis uji chi square didapatkan adanya hubungan anatara perilaku pencegahan Demam Berdarah Dengue dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di Puskesmas Semerap Kabupaten Kerinci dengan nilai p-Value pada variabel pengetahuan 0,001, nilai p-Value pada variabel sikap 0,020 dan nilai p-Value pada variabel tindakan 0,001. Untuk mencegah terjadinya Demam Berdarah Dengue dimasyarakat maka diharapkan diadakannya penyuluhan terkait pencegahan Demam Berdarah Dengue
Faktor yang mempengaruhi kelengkapan imuisasi dasar bayi di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi Tahun 2021 Lisda Sihite; Ismail Usman; Sabar Hutabarat
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Jambi pada tahun 2019-2020 sudah mecapai target. Namun masih terdapat beberapa Puskesmas yang belum mencapai target retstra pada tahun 2019. Puskesmas Paal Merah II tidak mencapai target retstra dan menjadi Puskesmas dengan cakupan terendah di tahun 2020 yaitu sebanyak 271 (69.31%). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif untuk melihat factor karekteristik ibu yang mempengaruhi kelengkapan imuisasi dasar bayi. penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2021 yang bertempat di wilayah kerja Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi 9-12 bulan di Puskesmas Paal Merah II sebanyak 403 ibu. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus estimasi lameshow sebanyak 39 responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara quata sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui pengisian kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini secara Univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 39 responden yang tidak melakukan imunisasi lengkap sebanyak 17 responden (43.6%), pendidikan rendah 23 responden (59.0%), tidak bekerja 21 responden (53.8%), keyakinan kurang baik 21 responden (53.8%) dan peran petugas kesehatan kurang baik sebanyak 20 responden (51.3%). Hasil uji statistik Ada hubungan yang signifikan pendidikan (0.000), pekerjaan (0.000), keyakinan (0.030) dan peran petugas kesehatan (0.000) Dengan kelengkapan imuisasi dasar bayi di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi Tahun 2021. Untuk Ibu yang bekerja yang tidak dapat membawa balitanya ke Posyandu hendaknya dilakukan sweeping yang anggarannya dapat digunakan dari dana Promosi Kesehatan Bantuan Opersional kesehatan (BOK). Hal ini bertujuan untuk menjamin terpantaunya tumbuh kembang balita ke Posyandu

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 2 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 1 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 2 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 1 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 2 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL More Issue