cover
Contact Name
Sriyono
Contact Email
suryaabdimas@umpwr.ac.id
Phone
+62275321494
Journal Mail Official
suryaabdimas@umpwr.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Purworejo Jl. KHA. Dahlan 3 & 6 Purworejo, 54111, Jawa Tengah
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Surya Abdimas
ISSN : 25803492     EISSN : 25803492     DOI : 10.37729/abdimas
Surya Abdimas adalah jurnal yang mengkaji wahana pengembangan serta penerapan llmu Pengetahuan dan Teknologi kepada masyarakat secara luas sebagai bentuk publikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model, dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2023)" : 15 Documents clear
Penguatan Nasionalisme Pelajar dan Mahasiswa Melalui Forum Literasi Kebangsaan Johan Wahyudi; Vatiafara Angelia Wahaniputri; Syahrila Berlianza
Surya Abdimas Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i2.2888

Abstract

Memudarnya benteng kebhinekaan dan lunturnya nasionalisme di kalangan generasi muda dalam beberapa tahun terakhir merupakan persoalan serius bagi bangsa Indonesia yang majemuk. Di Sumbawa Barat, potensi tersebut terbuka karena adanya organisasi keagamaan dengan doktrin keagamaan yang bertentangan dengan ideologi Pancasila serta derasnya arus modernisasi. Populasi generasi muda yang dominan di Sumbawa Barat juga rentan diinfiltrasi oleh pemahaman yang bertentangan dengan ideologi negara. Bertolak dari kondisi tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat bekerjasama dengan Research and Innovation Development (RID) Institute Sumbawa Barat melaksanakan upaya penguatan wawasan kebangsaan pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Sumbawa Barat melalui forum literasi kebangsaan. Forum literasi kebangsaan bertujuan untuk mendorong keterlibatan pelajar dan mahasiswa dalam rangka memahami dan mengartikulasikan isu-isu kebangsaan di kabupaten Sumbawa Barat dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan wawasan kebangsaan dan nasionalisme generasi muda Sumbawa Barat yang setidaknya tercermin dari antusiasme peserta memanfaatkan sesi diskusi untuk mengeksplorasi dan berbagi pengalaman keseharian terkait praktik nasionalisme dan wawasan kebangsaan. Berdasarkan hasil evaluasi, para peserta merasakan manfaat positif usai mengikuti materi yang disampaikan serta serangkaian kegiatan yang didesain dalam forum literasi kebangsaan.
Desain dan Teknologi Pengembangan Sistem Pengelolaan Agroindustri Peternakan Sapi Berbasis Pendidikan Pondok Pesantren Suharno Suharno; Rosye Hefmi Rechnelty Tanjung; Wahyu Dwi Nugroho; Komari Komari
Surya Abdimas Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i2.2889

Abstract

Kebutuhan hewan ternak sapi di Indonesia sangat tinggi guna memenuhi kebutuhan daging di pasaran. Peningkatan kebutuhan hewan ternak meningkat pada masa perayaan hari raya Idul Adha bagi umat muslim, yang merupakan umat terbesar di Indonesia. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendesain dan mengenalkan teknologi agroindustri ternak sapi berbasis pendidikan pondok pesantren di Jayapura. Metode yang digunakan adalah ceramah dan Forum Group Discussion (FGD). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberadaan agroindiustri dibutuhkan dalam mengelola dan memanfaatkan lahan yang belum difungsikan di Papua Madani Boarding School (PMBS) Jayapura. Untuk mengawali kegiatan tersebut, akan dilakukan pembangunan peternakan untuk usaha pembesaran ternak sapi. Kegiatan ini bekerjasama dengan orang tua/wali murid dan keterlibatan masyarakat sekitar pondok. Secara keseluruhan, kegiatan diskusi bersama peserta santri dapat meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan lingkungan hidup mencapai 21,67%, pemahaman sistem peternakan meningkat sebesar 42,86%, pemahaman peternakan sapi dan pemanfaatannya yang mencapai 46,27%, pemahaman pemanfaatan kotoran untuk biogas sebesar 115,79%, dan pemanfaaatan kotoran sapi untuk kebutuhan pupuk organik meningkat sebesar 61,90%. Agroindustri di kalangan pondok pesantren di Papua diharapkan dapat terealisasi dan mampu menyokong kebutuhan dan pendapatan tambahan.
Penguatan Literasi Dasar Siswa SD: Story Telling dan Puisi Handara Tri Elitasari; Nurjanah Nurjanah; Siti Nasiroh
Surya Abdimas Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i2.2934

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak pada penurunan kemampuan literasi. Siswa menjadi pasif di kelas. Siswa tidak memiliki minat membaca, menulis dan bercerita. Pelaksanaan kegiatan literasi di sekolah belum maksimal karena keterbatasan waktu yang dimiliki guru dan siswa, sehingga kemampuan literasi siswa belum sesuai dengan yang diharapkan. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan melalui penguatan literasi siswa di SD Negeri Trirejo, kecamatan Loano, kabupaten Purworejo. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan kemampuan literasi dasar siswa. Program ini dilakukan secara kolaboratif oleh dosen dan mahasiswa yang terintegrasi dengan kegiatan kuliah kerja nyata. Kegiatan ini dilaksanakan pada Desember 2022. Subjek pengabdian yakni siswa kelas IV, V dan VI SD. Literasi yang diajarkan difokuskan pada story telling dan puisi. Tahapan pelaksanaan program mencakup perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat diperoleh yakni meningkatnya kemampuan siswa dalam praktik menulis dan membaca puisi serta story telling, siswa juga terlihat antusias mengikutinya. Hal ini dibuktikan saat kegiatan lomba baca puisi dan story telling, beberapa siswa mendapatkan skor tinggi dan juara.
Efektivitas Implementasi Program 5S Pada Kantor Pemerintah Desa Marulan Andivas; Imam Bayu Pamungkas; Jaimy Apolos; Elisabeth Mariska Felicia Ginargar Sianipar; Andi Anugrah Massomporang Irwan; Nurfadilah Adeputri Awalia
Surya Abdimas Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i2.2977

Abstract

Kurangnya perhatian terhadap penerapan 5S menyebabkan sering munculnya permasalahan di tempat kerja, program 5S diciptakan negara Jepang dan dikembangkan oleh negara Indonesia menjadi 5R. Pada program pengabdian masyarakat dilaksanakan di Kantor BPD pada wilayah desa Karya Jaya, kecamatan Samboja Timur, kabupaten Kutai Kartanegara, menemukan permasalahan yang sering dihadapi pegawai yaitu sulitnya mendapatkan berkas APBDes dalam ruang kerja, kurangnya pemahaman terhadap penerapan 5S, kurangnya menjaga kebersihan, tidak mengembalikan barang ke tempatnya, dan tidak ada keterangan pada berkas. Untuk membantu pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode observasi, pengumpulan data dan dokumentasi, sedangkan untuk metode pelaksanaan kegiatannya yaitu dengan cara observasi pekerjaan sehari-hari dikantor BPD untuk mendapatkan data yang cukup yang diperlukan untuk pengolahan data dan dalam mempersiapkan penataan di kantor BPD dengan melibatkan perangkat desa sebagai mitra dalam pelaksanaan kegiatannya. Tujuan dari pengabdian masyarakat yaitu mengetahui permasalahan dalam menerapkan 5S yang difokuskan pada dua area yaitu ruangan staff dan gudang. Hasil evaluasi menemukan kurangnya kesadaran pegawai yang menyebabkan implementasi tidak konsisten, serta barang yang disimpan pada ruangan staff dan gudang masih tercampur yang menyebabkan tidak produktifnya pegawai untuk bekerja.
Pemberdayaan Kelompok Perempuan Sentra Keripik Tempe Untuk Meningkatkan Pendapatan dan Ekonomi Masyarakat Agus Tatang Sopandi; Gede Suwardika; Kadek Masakazu; Nia Erlina
Surya Abdimas Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i2.2524

Abstract

Salah satu IRT yang bergerak dibidang camilan adalah ibu Nur Aini. Ibu Nur Aini sudah lebih dari 10 tahun menggeluti usaha camilan keripik tempe. Awal berdirinya usaha ini hanya mempunyai 1 orang karyawan. Saat ini, mitra rata-rata mampu memproduksi sekitar 200-300 bungkus keripik tempe/hari dengan harga 1 bungkus Rp.1.000, dengan tingkat keuntungan sekitar 10 %- 25% dari harga jual. Akar permasalahan pada prioritas masalah yang dialamai mitra adalah proses produksi keripik tempe yang masih konvensional, pemotongan tempe dilakukan secara manual; pengemasan produk hanya menggunakan plastik yang dilipat kemudian di eratkan menggunakan staples; pola pemasaran yang hanya mengandalkan akses sekitar tempat tinggal mitra; dan bbelum mendapatkan ijin PIRT. Solusi permasalahan dalam program PKM dilaksanakan dengan mengadopsi metode PALS (participatory learning system). Pelaksanaan program PKM dengan metode PALS meliputi empat tahapan utama, yakni tahap penyadaran, tahap pengkapasitasan, tahap pendampingan, serta tahap pelembagaan. Respon keterlaksanaan kegiatan mendapatkan hasil 60% responden menanggapi dengan baik dan 40% lainnya menanggapi dengan sangat baik. Hasil yang didapatkan adalah peningkatan keterampilan mitra, kemampuan memproduksi berbasis IPTEK dengan lebih optimal, desain produk dan kemasan baru yang lebih modern, konsistensi membuat konten promosi melalui media sosial, serta pembuatan akun di salah satu marketplace, sehingga PIRT keripik tempe mampu meningkatkan penjualan.

Page 2 of 2 | Total Record : 15