cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
ISSN : 14103680     EISSN : 25411233     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MIPI, Majalah ilmiah Pengkajian Industri adalah wadah informasi bidang pengkajian Industri berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait dalam bidang industri teknologi proses rekayasa manufaktur, industri teknologi transportasi dan kelautan, serta industri teknologi hankam dan material. Terbit pertama kali pada tahun 1996 frekuensi terbit tiga kali setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember. MIPI diterbitkan oleh Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa-BPPT
Arjuna Subject : -
Articles 601 Documents
KAJIAN FUEL ECONOMY UNTUK KENDARAAN JENIS SEDAN DAN MPV DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR GAS DAN BERBAGAI JENIS BENSIN YANG TERSEDIA DI INDONESIA Rochmanto, Budi; Setiapraja, Hari; Fajar, Rizqon
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 12, No 2 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.885 KB) | DOI: 10.29122/mipi.v12i2.2986

Abstract

Menipisnya persediaan minyak bumi sebagai salah satu sumber energi telah membuat pemerintah Indonesia melakukan efisiensi energi dimana salah satunya adalah menjadikan bahan bakar gas sebagai bahan bakar alternative. Penelitian bahan bakar gas untuk kendaraan  telah dilakukan diberbagai negara termasuk Indonesia. Pada paper ini telah dilakukan kajian teknis mengenai pengaruh pemakaian berbagai bahan bakar gasoline yang tersedia dipasar Indonesia dan bahan bakar gas CNG pada kendaraan sedan dan MPV. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan bakar minyak khususnya bensin dan gas CNG pada emisi gas buang, konsumsi bahan bakar, dan biaya operasional kendaraan dengan menggunakan bahan bakar bensin dan CNG. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 2 jenis kendaraan yaitu sedan dan MPV yang memiliki kapasitas silinder 1500 cc memakai 4 bahan bakar jenis bensin dengan nilai oktan yang berbeda-beda dan 1 bahan bakar gas (CNG). Metode uji emisi gas buang menggunakan standar Euro 2 sedangkan pengujian konsumsi bahan bakar menggunakan standar UN ECE R101. Hasil pengujian menunjukkan bahwa emisi gas buang untuk CO dan CO2 bahan bakar gas lebih rendah dari pada untuk bahan bakar bensin, tapi hal ini sebaliknya untuk emisi NOx dan THC.  Tetapi untuk konsumsi bahan bakar gas yang disetarakan dengan LSP (liter setara premium) hasilnya lebih boros dibandingkan dengan bahan bakar bensin untuk satuan liter per km. Tetapi untuk biaya pemakaian bahan bakar per km, penggunaan bahan bakar gas CNG mempunyai nilai ekonomis yang lebih baik dibanding bahan bakar bensin dikarenakan harga bahan bakar gas CNG yang masih lebih rendah dibanding jenis bensin.
KAJIAN PERAN RISET DAN PENGEMBANGAN DALAM MENDUKUNG INDUSTRI KAKAO NASIONAL = STUDY ON THE ROLE OF RESEARCH AND DEVELOPMENT IN SUPPORTING INDONESIAN COCOA INDUSTRY P. Manalu, Lamhot
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 10, No 1 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.788 KB) | DOI: 10.29122/mipi.v10i1.99

Abstract

Cocoa is commodities third largest foreign exchange earner after oil palm and rubber. In 2012 production totaled 833 310 tonnes of cocoa with an average growth of 1.56%. There are two major challenges in the development of the national cocoa industry, the increase in quantity (production and productivity) and quality. To support these efforts the role of research and development is needed to ensure that the procedures adopted are appropriate and fit. This study aims to study the role of research and development and other supporting factors in addressing the problems of the national cocoa. The study is in the form of survey respondents which are R D institutes, universities and cocoa processing industry. The results show that there is a problem of national cocoa industry in all aspects, here the cultivation aspect is the biggest problem. The next aspects are mentoring, institutional, business scale, quality, policy, processing of intermediate products and processing of downstream products. The study also shows that there is still a lot of research results that can not be utilized by the cocoa industry, the rest has to be applied even if but only for a small scale so that the less significant. In the small and medium scale of cocoa enterprises, the equipment used is generally low capacity so inefficient. ABSTRAKKakao merupakan komoditas perkebunan penghasil devisa terbesar ketiga setelah kelapa sawit dan karet. Pada tahun 2012 produksi kakao tercatat sebesar 833.310 ton dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 1,56%. Ada dua tantangan utama dalam pengembangan industri kakao nasional yaitu peningkatan kuantitas (produksi dan produktifitas) dan kualitas. Untuk mendukung usaha tersebut peran riset dan pengembangan (risetbang) sangat dibutuhkan untuk memastikan prosedur yang diterapkan sudah tepat dan sesuai.Studi ini bertujuan untuk mempelajari peran risetbang serta faktor pendukung lainnya dalam menjawab permasalahan kakao nasional. Studi ini berupa hasil survey terhadap responden (pelaku risetbang kakao) yaitu lembaga penelitian dan pengembangan, universitas serta industri pengolahan kakao. Hasil kajian menunjukkan bahwa permasalahan industri kakao nasional terdapat pada semua aspek, dimana aspek budidaya merupakan permasalahan terbesar. Aspek berikutnya adalah penyuluhan, kelembagaan, skala usaha, mutu, kebijakan, pengolahan produk antara dan pengolahan produk hilir. Studi juga menunjukkan bahwa masih banyak hasil riset yang tidak dapat dimanfaatkan oleh industri kakao skala besar, sisanya walaupun telah bersifat aplikatif tetapi hanya untuk skala kecil sehingga kurang signifikan. Pada industri usaha skala kecil dan menengah umumnya peralatan yang digunakan berkapasitas rendah sehingga tidak efisien.
FC febriyanti, eka
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 11, No 1 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1223.835 KB) | DOI: 10.29122/mipi.v11i1.2079

Abstract

OPTIMASI ARMADA OFFSHORE SUPPLY VESSELS DALAM MENUNJANG KEGIATAN OPERASI LOGISTIK PRODUKSI MINYAK DAN GAS DI PERUSAHAAN CNOOC SES LTD DENGAN MENGGUNAKAN METODE INTEGER PROGRAMMING Prasetyo, Nurhadi; Harahap, Muslim Efendi
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 13, No 2 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.764 KB) | DOI: 10.29122/mipi.v13i2.3363

Abstract

Kegiatan produksi minyak dan gas di lepas pantai tidak dapat dilaksanakan tanpa peran vital dari armada kapal pemasok lepas pantai (Offshore Supply Vessels) sebagai penggerak kegiatan logistik. Operasi armada kapal ini merupakan salah satu komponen biaya terbesar dalam kegiatan produksi minyak dan gas lepas pantai, setiap usaha untuk meminimalisasi biaya operasi armada akan memberikan dampak yang signifikan terhadap total biaya operasional perusahaan. Dalam tesis ini dilakukan proses optimasi terhadap armada kapal pemasok lepas pantai perusahaan CNOOC SES Ltd. Metode yang digunakan adalah integer programming dengan terlebih dahulu memformulasikan model matematis dari operasi armada kapal. Nilai variabel-variabel keputusan dari model matematis armada diperoleh dengan bantuan perangkat lunak optimasi Lingo 8.0. Proses optimasi menghasilkan pengurangan biaya operasi harian sebesar 3.12% atau setara dengan US$ 3.495.
ANALISIS KEKUATAN LENTUR STATIS DAN DINAMIS BANTALAN SINTETIK UNTUK JALAN KERETA API Triwinanto, Puguh
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 11, No 2 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.483 KB) | DOI: 10.29122/mipi.v11i2.2543

Abstract

Tingginya biaya perawatan dan permasalahan lingkungan dari bantalan kayu, beton, dan baja, memacu peneliti untuk melakukan penelitian bantalan alternatip. Salah satunya adalah bantalan komposit. Pada saat ini pasar global bantalan komposit dan juga bantalan sintetik meningkat sebab mempunyai keunggulan mencakup : high strength-to- weight ratio, tahan korosi, tahan kelembaban dan serangga serta tidak menghantarkan panas dan listrik.Material tradisional yang digunakan untuk bantalan jalan kereta api adalah kayu, beton, dan baja. Bantalan beton tidak sesuai dipasang pada jembatan baja dan yang sesuai adalah bantalan kayu. Bantalan kayu mempunyai umur pakai pendek, mahal, dan langka. Di Indonesia wacana penggunaan bantalan sintetik sudah diusahakan dalam 10 tahun terakhir. Pada dua tahun terakhir dimulai riset dan pengembangan bantalan sintetik. Dari hasil pengujian dan analisis spesimen bantalan sintetik memenuhi syarat kekuatan lentur statis dan dinamis sesuai standar JIS E 1203:2007. Dengan demikian bantalan hasil hasil riset ini dapat dilanjutkan uji track, dimana bantalan sintetik diuji coba untuk dipasang pada jalan kereta api.
ANALISIS PERGERAKAN KERETA REL LISTRIK UNTUK DISAIN SISTEM KESELAMATAN KERETA API OTOMATIS = ANALYSIS OF ELECTRIC RAIL TRAIN MOVEMENTS FOR AUTOMATIC TRAIN PROTECTION SYSTEM DESIGN Kamar, Syamsul
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 9, No 2 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.113 KB) | DOI: 10.29122/mipi.v9i2.88

Abstract

Abstract Result of research suggest that the cause of train accident in Indonesia is dominated by human error in the form of indiscipline road users, the absence of a doorstop at some railroad tracks, and negligence of the drivers. To minimize the train crash as a result of these matters, in particular due to errors of commuterline machinist in Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek), it is required to consider use of the"Automatic Train Safety System (SKKO)", which is internationally known as Automatic Train Protection (ATP). The automatic control system requires development of software that regulatesdisplay of the MMI (Man-Machine-Interface), automatic control to manage speed of the train and others. In order to develop the software, a few thing need attention, among others, track conditions, train acceleration, deceleration braking. It has been analyzed parameters needed for the design of automated train safety systems, especially for application in commuter-line as a commuter line network in the Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek), which is used by electric train (KRL) , namely the condition of the trackwhich is primarily concerned with the length of the block, the amount of headway, and others. Acceleration KRL seres trajectory that can be obtained from the results of the dynamic test, dynamic braking deceleration, pneumatic braking, emergency braking which can be obtained from the test. Results of the analysis showed that the KRL dynamic test results, namely the acceleration of each KRL, dynamic braking deceleration, deceleration pneumatic braking, emergency braking deceleration can be useful to develop algorithms todesign the train control system in such away that accidents caused by the negligence of the drivers can be minimized. Abstrak Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penyebab kecelakaan kereta api di Indonesia di dominasi antara lain kesalahan manusia (human error) berupa ketidak disiplinan pengguna jalan, tidak adanya palang pintu di beberapa lintasan kereta api, dan adanya kelalaian masinis. Untuk meminimalkan kecelakaan kereta api akibat hal-hal tersebut, khususnya akibat kesalahan masinis komuterline di Jakarta-Bogor-Depok Tangerang-Bekasi (JABODETABEK), perlu dipertimbangkan penggunaan ?Sistem Keselamatan Kereta Api Otomatis (SKKO)?.yang secara internasional dikenal sebagai automatic train protection (ATP). ATP sebagai sistem kendali otomatis membutuhkan pengembangan perangkat lunak (software) yang mengatur tampilan MMI (Man-Machine-Interface), kendali otomatis untuk mengatur kecepatan kereta. Untuk membangun software tersebut beberapa hal perlu mendapat perhatian antara lain kondisi lintasan, track, akselerasi kereta, dan deselerasi pengereman. Berdasarkan hal tersebut telah dianalisis hal-hal yang dibutuhkan untuk desain sistem keselamatan kereta api otomatis khususnya untuk penerapan pada komuterline seperti jaringan komuter line di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (JABODETABEK), yang menggunakan kereta rel listrik (KRL), yaitu kondisi lintasan (track) terutama berkaitan dengan panjang blok, besarnya headway, dan lain-lain, akselerasi masing-masing KRL yang melayani lintasan bisa diperoleh dari hasil uji dinamis, deselerasi pengereman dinamis (dynamic braking), pengereman pneumatik(pneumatic braking), pengereman darurat (emergency braking) masing-masing KRL yang melayani lintasan yang bisa diperoleh dari hasil uji dinamis. Hasil analisa tersebut menunjukkan bahwa hasil uji dinamis KRL berupa akselerasi masing-masing KRL, deselerasi pengereman dinamis, deselerasi pengereman pneumatik, deselerasi pengereman darurat dapat bermanfaat dalam mengembangkan algoritma untuk merancang system kendali kereta sedemikian rupa sehingga kecelakaan akibat kesalahan masinis dapat diminimalkan.
KARAKTERISTIK DINAMIK ROTOR BOW THRUSTER 250 KW MENGGUNAKAN PEMODELAN EULER-BERNOULLI BEAM Purnama, Harry; Fadjrin, Budi Noviantoro; Adynugraha, Muhammad Ilham; Ali Nandar, Cuk Supriyadi
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 13 No. 1 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : Deputi TIRBR-BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/mipi.v13i1.3128

Abstract

Abstrak Perkembangan mesin-mesin elektrik terutama Bow Thruster bagi sektor kemaritiman sangat signifikan. Dari beberapa komponen penting dalam Bow Thruster, rotor terutama poros dan bantalan bearing mempunyai peran penting sehingga  perlu dilakukan analisa. Analisa dinamik merupakan analisa untuk mengetahui sifat-sifat dinamik rotor akibat pengaruh putaran terhadap frekuensi pribadi. Pada makalah ini analisa dinamik dikembangkan dengan pemodelan rotor menggunakan Euler-Bernoulli Beam (EBB). Hasil dari analisa dinamik rotor ini menunjukan putaran kritis dan modus getar dari rotor Bow Thruster. Kata kunci : Rotordinamik, Euler-Bernoilli Beam, Poros, Putaran Kritis, Modus Getar. AbstractThe development of electric machines, especially Bow Thruster, for the maritime sector is significantly increased. The several important components in Bow Thruster, rotors, especially shaft and bearings, have an important role to analyzed. Dynamic analysis is an analysis to determine the dynamic properties of rotors due to the effect of rotation on natural frequency. In this paper a dynamic analysis, rotor modeling was developed using Euler-Bernoulli Beam (EBB). The results of this rotor dynamic analysis show the critical speed and mode shapes of the Bow Thruster rotor. Key Words : Rotor Dynamic, Euler-Bernoulli Beam, Shaft, Critical Speed, Mode Shape.
FC Wahju, Endro
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 13, No 2 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.105 KB) | DOI: 10.29122/mipi.v13i2.3720

Abstract

ANALISIS POTENSI BAHAYA LEDAKAN SPPBE DI SEKITAR CALON TAPAK RDE June Mellawati, Siti Alimah, Dedy Priambodo
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 11, No 1 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.318 KB) | DOI: 10.29122/mipi.v11i1.2090

Abstract

Potensi bahaya eksternal akibat ulah manusia terhadap tapak RDE (Reaktor Daya Eksperimental) harus diidentifikasi dan dianalisis untuk memperoleh basis desain yang cocok dengan instalasi yang akan dibangundi lokasi tapak tersebut. Salah satu sumber bahaya eksternal tersebut adalah keberadaan depo penyimpanan bahan bakar gas (SPPBE) yang merupakan salah satu sumber tidak bergerak. Bahaya ledakan dari SPPBE berpotensi membahayakan tapak jika tapak RDE berada dalam SDV (Screening Distance Value) SPPBE tersebut (5 km), sehingga diperlukan analisis potensi bahaya ledakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana potensi bahaya ledakan yang ditimbulkan SPPBE yang berada di sekitar area tapak RDE, jika terjadi kebocoran tangki SPPBE. Metode penelitian meliputi pengumpulan data primer dan konfirmasi di lapangan sekitar area tapak, pemetaan, serta melakukan analisis potensi bahaya ledakan menggunakan software ALOHA versi 5.4.5 dan MARPLOT. Hasil konfirmasi di lapangan menunjukkan bahwa tapak RDE berada dalam SDV dua buah SPPBE karena berjarak 2,995 dan 4,141 km dari area tapak. Hasil analisis menunjukkan bahwa lepasan gas elpiji dari kedua SPPBE tidak membahayakan tapak RDE karena ledakannya tidak mencapai area tapak dan tidak menimbulkan kerusakan bangunan, dengan asumsi kebocoran terjadi di bagian bawah tanki sebesar 2,5 inchi.
COMPARISON ANALYSIS OF RAILWAY BRIDGE MODUL FOR “I” GIRDER TYPE AND “WARREN” TRUSS TYPE Purnomo, Dwi Agus; Utomo, Djoko Prijo; Waseso, Agung Barokah; Marindaa, Mira
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 14, No 1 (2020): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/mipi.v14i1.3833

Abstract

The railway bridge in Indonesia, with a width of 1067 mm, was built in 1878, so that maintenance modules are needed to repair or to replace of construction modul at regular intervals. Implementation of maintenance and repairs refers to the Minister of Transportation Regulation No. 60 of 2012. Problems were encountered in the field at the BH182 Daop 2 railway bridge in Bandung due to lowering structural strength. Therefore, it was necessary to repair the bridge module with a new bridge design. The purpose of this study is to analyse and to calculate strength of the structure and to determine effectiveness of the use of construction materials on 2 alternative bridge construction selection with the type of ?I" girder and the type of ?Warren" Truss. Design implementation method used is to utilize Midas Civil Structure software. The loading used for railway bridges is grouped into three load groups, namely the girder's self-weight, additional dead load, and live load. Additional dead load analysed is line load including bearings, while for live load is trainset load based on loading requirements. From the results of calculations between the steel bridge ?I" girder type height of 300 cm and the type of ?Warren" Truss height of 600 cm, each span of 30 m showed that those were a function of the railway bridge. It would be more effective to use the type of ?Warren? Truss structure that is quite able to withstand train traffic loads in accordance with applicable standards.

Filter by Year

2013 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 3 (2022): Majalah Ilmiah Pengkajain Industri Vol. 16 No. 2 (2022): Majalah Ilmiah Pengkajain Industri Vol. 16 No. 1 (2022): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 15 No. 2 (2021): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 15 No. 1 (2021): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 14 No. 3 (2020): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 14 No. 2 (2020): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 14 No. 1 (2020): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 14, No 1 (2020): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 13 No. 3 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 13, No 3 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 13, No 2 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 13 No. 2 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 13 No. 1 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 13, No 1 (2019): MAJALAH ILMIAH PENGKAJIAN INDUSTRI Vol 12, No 3 (2018): VOL 12, NO 3 (2018): MAJALAH ILMIAH PENGKAJIAN INDUSTRI Vol. 12 No. 3 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 12, No 3 (2018): MAJALAH ILMIAH PENGKAJIAN INDUSTRI Vol. 12 No. 2 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 12, No 2 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 12, No 2 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 12, No 1 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 12, No 1 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 12 No. 1 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 11, No 3 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 11, No 3 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 11 No. 3 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 11, No 2 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 11, No 2 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 11 No. 2 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 11, No 1 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 11 No. 1 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 11, No 1 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 10 No. 3 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 10, No 3 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 10, No 3 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 10, No 2 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 10, No 2 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 10 No. 2 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 10, No 1 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 10 No. 1 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 10, No 1 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 9 No. 2 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 9, No 3 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 9, No 3 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 9 No. 3 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 9, No 2 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 9, No 2 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 9, No 1 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 9 No. 1 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 9, No 1 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 8, No 3 (2014): MAJALAH ILMIAH PENGKAJIAN INDUSTRI Vol. 8 No. 3 (2014): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 8, No 2 (2014): MAJALAH ILMIAH PENGKAJIAN INDUSTRI Vol. 8 No. 2 (2014): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 8, No 1 (2014): MAJALAH ILMIAH PENGKAJIAN INDUSTRI Vol. 8 No. 1 (2014): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 7, No 1 (2013): MAJALAH ILMIAH PENGKAJIAN INDUSTRI Vol. 7 No. 1 (2013): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri More Issue