cover
Contact Name
Aida Ratna Wijayanti
Contact Email
hsj@umpo.ac.id
Phone
+6281233677836
Journal Mail Official
hsj@umpo.ac.id
Editorial Address
Jl. Budi Utomo No.10 Ponorogo 63471, Indonesia. Email: ijhs@umpo.ac.id
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Journal for Health Sciences (IJHS)
ISSN : 25492721     EISSN : 25492748     DOI : -
Core Subject : Health,
The Indonesia Journal for Health Sciences publishes articles that report novel findings of health in the areas of : Nursing Midwifery Public health Medicine Pharmacy Biochemistry Molecular biology related drug design.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2021): September" : 10 Documents clear
KOMPLIKASI ARITMIA DAN LUARANNYA PADA PASIEN COVID-19: TELAAH SISTEMATIS DAN META-ANALISIS Abdurrohman Izzuddin; Siti Fahma Dinianty; Zainab Nazaahah
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.346 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v5i2.3822

Abstract

Beberapa   studi menunjukkan bahwa COVID-19 menyebabkan terjadinya ke-rusakan pada jantung dan badai sitokin di dalam tubuh, yang memicu timbulnya aritmia. Tulisan ini bertujuan untuk melakukan telaah sistematis dan meta análisis terhadap insidensi aritmia dan luarannya pada pasien COVID-19. Kami mencari jurnal penelitian yang memuat informasi tentang aritmia sebagai komplikasi COVID-19 dan status luaran pasien; luaran buruk (dengan gejala berat, mengalami kematian, atau menjalani perawatan di Intensive Care Unit (ICU)) dan tanpa luaran buruk dengan kata kunci “COVID-19” atau “SARS-Cov-2” atau “Coronavirus” dan “Aritmia” atau “Kardiovaskular” atau “Karakteristik”. Sebanyak 5 jurnal dipilih untuk dilakukan telaah sistematis dan meta-analisis. Terdapat 1.301 pasien sebagai sampel. Insidensi aritmia pada pasien COVID-19  adalah 11% (8-15%; I2: 71.22, p = 0,01); pada pasien dengan luaran buruk adalah 35% (17-52%; I2: 92.90, p = 0,00); dan pada pasien tanpa luaran buruk adalah 3% (1-5%; I2: 54.27, p = 0,07). Pasien COVID-19 yang mengalami aritmia memiliki resiko luaran buruk yang lebih besar (RR 5.54 [4.59, 6.68]; I2: 87.3, p 0,001). Analisis dengan funnel plot menandakan terdapat bias publikasi. Uji regresi dengan Egger’s test menunjukkan tidak adanya small study effects (p = 0,352). Terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian aritmia dengan peningkatan resiko luaran buruk pada pasien COVID-19.
IMPACT OF ULTRAVIOLET RADIATION ON BACTERIAL GROWTH OF KN95 MASK Ni Made Amelia Ratnata Dewi; Eustachius Hagni Wardoyo; Candra Eka Puspitasari; Raisya Hasina
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.659 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v5i2.3823

Abstract

Pandemic SARS CoV-2 is currently spreading around the world. Preventive measures to be implemented include using Personal Protective Equipment (PPE) especially mask which lead to a lack of mask supply. Strategy is proposed by decontaminating it so that it can be used repeatedly. This research was conducted to compare the effectiveness of UV radiation disinfection in different duration on the KN95 mask. This research was conducted by decontaminating of KN95 mask using UV radiation with radiation time of 15, 30, and 45 minutes. The mask was swab before and after the radiation. Examination for the growth of pathogen bacterial colonies and total plate count method was done to determine the effectivity. It was found the number of germs before and after  has decreased significantly radiation at 30 (P = 0.036) and 45 minutes (P = 0.037). It also can be effective in decontaminating pathogen bacterial as the number colony of Staphylococcus aureus has decreased significantly in 30 minutes (P=0.034) and 45 minutes exposure (P= 0.037).  The results of this study indicate that UV radiation for 30 and 45 minutes can be effective in decontaminating pathogen bacterial
GAMBARAN KARAKTERISTIK PENGETAHUAN DAN PERSEPSI MASYARAKAT AWAM MENGENAI PANDEMI COVID-19 DI ERA NEW NORMAL Mariatul Fadilah; Pariyana Pariyana; Apriani Supia Dewi; Rani Anggarini
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.106 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v5i2.3090

Abstract

Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi pada 11 Maret 2020. Berbagai langkah dilakukan untuk mengendalikan penyebaran pandemi Covid-19 yang sedang terjadi di Indonesia, namun pertambahan jumlah kasus harian di Indonesia belum menunjukkan penurunan. Hal ini mendorong peneliti untuk menilai tingkat pengetahuan dan persepsi masyarakat karena faktor memiliki pengaruh terhap perilaku kesehatan individu yang bisa berkontribusi terhadap upaya pengendalian pandemi. Penelitian ini menggunakan metode studi deskriptif observasional. Populasi pada penelitian ini adalah 343 orang masyarakat yang mengisi kuesioner penelitian yang dilaksanakan departemen IKM-IKK FK Unsri. Pada 251 responden yang mengisi kuesioner online secara lengkap didapatkan rerata usia 23,78 ± 7,46,  63,7% perempuan, 63,7% lulusan perguruan tinggi, 77,7% muslim, dan 54,6%  merupakan mahasiswa dan pelajar (54,6%). Penilain pengetahuan diperoleh 137 orang (35,7%) memiliki tingkat pengetahuan baik dengan rerata nilai pengetahuan 13,25 ± 3,2.  Mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik dengan lebih dari separuh menunjukkan persepsi positif terhadap risiko infeksi, pentingnya memakai masker dan physical distancing, perilaku cuci tangan, isolasi mandiri, dan konsumsi makanan bergizi selama pandemi Covid-19 ini.  Secara umum, masyarakat memiliki pengetahuan yang baik mengenai COVID-19. Tindakan yang nyata diperlukan agar kasus COVID-19 dapat diturunkan.
PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PENAMBAHAN BERAT BADAN BAYI USIA 6 BULAN Linda Puji Astutik; Heni Purwanti
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16.498 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v5i2.3841

Abstract

ASI Eksklusif adalah ASI saja yang diberikan pada bayi sejak lahir selama 6 (enam) bulan. Banyak manfaat yang didapat dari pemberian ASI eksklusif. Angka pencapaian pemberian ASI eksklusif mengalami trend peningkatan namun angka gizi buruk dan gizi kurang masih di atas angka nasional. Tujuan penelitian untuk  mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dengan penambahan berat badan bayi usia 6 bulan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Menggunakan Total sampling sebanyak 189 bayi yang berusia 6 bulan yang memeriksakan diri pada bulan Januari sampai Maret 2019 menggunakan intrumen berupa dokumen kohort bayi. Uji statistik yang digunakan yaitu koefisien kontingensi. Hasil penelitian diketahui bahwa p-value (0,003) α (0,05) dengan nilai C (0,211) yang artinya ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan penambahan berat badan bayi usia 6 bulan dengan tingkat keeratan hubungannya lemah namun bernilai positif
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk) BERDASARKAN PERBEDAAN WAKTU PANEN Munira Munira; Dhea Amalia; Wiqayatun Khazanah; Muhammad Nasir
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.896 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v5i2.3640

Abstract

Tanaman kelor (Moringa oleifera Lamk) telah digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit, salah satunya adalah sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan ekstrak daun kelor yang dipanen pada pagi hari dan sore hari dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Penelitian bersifat eksperimental murni menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan yaitu P0 (aquadest), P1 (ekstrak daun kelor yang dipanen pada pagi hari),  P2 (ekstrak daun kelor yang di panen pada sore hari) dengan masing-masing 4 kali ulangan. Uji mikrobiologi menggunakan metode difusi cakram. Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak daun kelor mangandung alkaloid, saponin, flavonoid, dan triterpenoid. Hasil uji Anova menyatakan bahwa ekstrak daun kelor yang dipanen pada waktu berbeda sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli (P=0,000). Uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata diameter zona hambat antar ekstrak daun kelor yang dipanen pada pagi hari (13,25 mm) dan sore hari (14,325 mm) dalam menghambat Staphylococcus aureus. Sedangkan pada Escherichia coli terdapat perbedaan yang nyata rata-rata diameter zona hambat ekstrak daun kelor yang dipanen pada pagi hari (0,00 mm) dan sore hari (13,75 mm)
HUBUNGAN ANTARA DEMENSIA DENGAN ACTIVITY OF DAILY LIVING (ADL) PADA LANJUT USIA Wisnu Widyantoro; Ratna widhiastuti; Anggun Pesona Atlantika
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.491 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v5i2.3698

Abstract

Demensia adalah keadaan seseorang mengalami penurunan kemampuan daya ingat dan pikir.  Penurunan akan menimbulkan gangguan terhadap fungsi kehidupan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. ADL merupakan pengukuran kemampuan lansia untuk melakukan aktifitas mandiri.  Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya hubungan demensia dengan ADL di Desa Wangandalem Kabupaten Tegal. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan Cross Sectional, dimana variabel bebas yaitu demensia dan variabel terikat adalah ADL. Pengambilan sampel dengan cara Purposive Sampling sebanyak 73 lansia. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE) untuk mengetahui tingkat demensia dan kuisioner Indeks Katz yang telah dimodifikasi oleh peneliti dan sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Uji statistik menggunakan kendall’s tau didapatkan nilai ρ value = 0,000 (p0,05) yang berarti ada hubungan demensia dengan ADL. Karakteristik lansia berdasarkan umur paling banyak usia 69 tahun dengan jenis kelamin perempuan lebih banyak dibandingkan dengan laki–laki dan pendidikan lansia paling banyak yaitu tidak sekolah. Demensia sedang dan tingkat ketergantungan ringan  mendominasi dalam penelitian iniDemensia adalah keadaan seseorang mengalami penurunan kemampuan daya ingat dan pikir.  Penurunan akan menimbulkan gangguan terhadap fungsi kehidupan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. ADL merupakan pengukuran kemampuan lansia untuk melakukan aktifitas mandiri.  Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya hubungan demensia dengan ADL di Desa Wangandalem Kabupaten Tegal. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan Cross Sectional, dimana variabel bebas yaitu demensia dan variabel terikat adalah ADL. Pengambilan sampel dengan cara Purposive Sampling sebanyak 73 lansia. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE) untuk mengetahui tingkat demensia dan kuisioner Indeks Katz yang telah dimodifikasi oleh peneliti dan sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Uji statistik menggunakan kendall’s tau didapatkan nilai ρ value = 0,000 (p0,05) yang berarti ada hubungan demensia dengan ADL. Karakteristik lansia berdasarkan umur paling banyak usia 69 tahun dengan jenis kelamin perempuan lebih banyak dibandingkan dengan laki–laki dan pendidikan lansia paling banyak yaitu tidak sekolah. Demensia sedang dan tingkat ketergantungan ringan  mendominasi dalam penelitian ini
PEER SUPPORT GROUPS DALAM PENINGKATAN PERILAKU PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) Dwi Rahayu; Yunarsih Yunarsih
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.52 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v5i2.3789

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian pada wanita. Diperkirakan 10 dari 100.000 penduduk terkena kanker payudara dan 70% dari penderita memeriksakan dirinya pada keadaan stadium lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Peer Support Groups dengan Peningkatan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Desain yang digunakan adalah korelasional pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling yaitu Consecutive sampling sebanyak 79 Responden. Analisa data yang digunakan adalah dengan uji statistik Spearman Rank Corelation. Hasil uji statistik dengan Spearman Rank Correlation didapatkan ada Hubungan antara Peran Sebaya (Peer Support) dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dengan nilai signifikansi p = 0,010 (p 0,05) yang berarti Hubungan Antara Peran Sebaya dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa Peran Sebaya (Peer Support) sangat penting dalam meningkatkan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) yang sangat berguna untuk Deteksi dini Ca Mammae. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan Petugas Kesehatan untuk meningkatkan Peran Sebaya dalam Keberhasilan tindakan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) sebagai upaya untuk deteksi dini Ca Mammae.
HYPERTENSION HAD NOT ASSOSIATED TO THE ‎INCIDENCE OF OSTEOARTHRITIS IN BANJARBARU ‎INDONESIA Oski Illiandri
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.031 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v5i2.3564

Abstract

Hypertension has been known as one of the leading causes of death in Indonesia. Its major complications such as cerebrovascular accidents and heart disease are frequently associated with morbidity and disability. Recently, some research reports that hypertension had associated with the incidence of osteoarthritis. However, numerous researchers had disapproved of this theses and many research were conducted. To clarify this controversy, we conducted a small study to determine the relationship between the incidence of osteoarthritis in hypertensive patients. This study used an observational analytic study with a cross-sectional design. Purposive sampling method was used and obtain 50  peoples in Cempaka Health Centre of Banjarbaru chosen as the sample. Among them were 46 patients (92%) who had hypertension and 21 patients (42%) who had osteoarthritis. Hypertensive patients with osteoarthritis were 20 patients (40%), which is more than those without hypertension, as many as 1 patients (2%). Analysis using the fisher’s exact test obtained p=0.630 with a confidence level of 95%. Based on the research conducted it can be concluded that hypertension had not been associated with the incidence of osteoarthritis.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET FE DI BPM ATIKA MADIUN Fetty Rosyadia Wachdin
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.112 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v5i2.3840

Abstract

Anemia merupakan masalah yang serius bagi ibu hamil. Menurut WHO anemia masih menempati prosentasi 41,8% di dunia. Perubahan fisiologi ibu hamil salah satunya adalah terjadinya hemodilusi yang menyebabkan tingkat hemoglobin pada ibu hamil cenderung lebih rendah dari wanita pada umumnya. Selain itu, kurangnya asupan gizi khususnya zat besi diyakini menjadi penyebab utama. Mengatasi masalah itu, pemerintah menggalakkan strategi terapi tablet besi (Fe) kepada para ibu hamil. Dimana kepatuhan ibu hamil ada kaitannya dengan wawasan ibu tentang pentingnya penggunaan tablet besi selama kehamilan. Tujuan dari riset ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu hamil terhadap ketaatan meminum tablet Fe. Penelitian ini termasuk jenis penelitian analitik, dengan desain Cross Sectional. Jumlah populasinya adalah 40 responden, tehnik pengambilan sampling yaitu total sampling. Alat dalam penelitiannya adalah kuesioner. Variabel Independen tingkat pengetahuan ibu hamil dan Variabel dependen kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe. Analisa data menggunakan uji statistik Chi-square. Kesimpulan dari uji statistik Chi-square menunjukkan nilai P value = 0,003 (P 0,05).
HUBUNGAN SUPPORT SYSTEM KELUARGA DENGAN DEPRESI PADA PASIEN PASKA STROKE ISKEMIK Thomas Ari Wibowo
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.619 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v5i2.3810

Abstract

Keluarga saling berhubungan dan saling ketergantungan dalam memberikan dukungan informasi, penilaian, instrumental dan emosional. Tujuan penelitian mengetahui hubungan support system keluarga dengan depresi pada pasien paskastroke iskemik. Rancangan penelitian ini adalah dekriptif korelasional dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 33 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah total dengan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian dukungan emosional didapatkan hasil uji statistik yang signifikan yaitu p value = 0,000 ɑ = 0,05 dengan nilai r = 0,763 (sangat kuat), hasil penelitian dukungan instrumental keluarga dengan depresi pasien paska stroke didapatkan hasil uji statistik yang signifikan yaitu p value = 0,000 ɑ = 0,05 dengan nilai r = 0,617 (kuat), hasil penelitian dukungan informasi didapatkan hasil uji statistik yang signifikan yaitu p value = 0,008 ɑ = 0,05. dengan nilai r = 0,454 (sedang), hasil penelitian dukungan penilaian didapatkan hasil uji statistik yang signifikan yaitu p value = 0,026 ɑ = 0,05 dengan nilai r = 0,387 (sedang). Kesimpulan : Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan depresi pada pasien paska stroke iskemik.

Page 1 of 1 | Total Record : 10