cover
Contact Name
Jurnal Kesehatan Perintis
Contact Email
ojs.perintis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fwartisa@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN PERINTIS
ISSN : 23559853     EISSN : 26224135     DOI : 10.33653
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Helath Journal) is published and imprinted by LPPM STIKes Perintis Padang. We published 2 times a year every Juny and Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 249 Documents
Kearifan Lokal Suku Anak Dalam (SAD) di Masa Pandemi Covid-19 Muhammad Ridwan; Puspita Sari
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 7 No 2 (2020): DESEMBER 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v7i2.523

Abstract

Suku anak dalam (SAD) mengungsi kehutan di masa pandemik virus covid-19. Fenomena ini terjadi pada saat pemerintah memberlakukan social distancing. SAD di desa pelakar jaya mengungsi kehutan/kebun untuk menghindari penularan virus Covid-19. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang perilaku SAD masuk ke hutan dan kehidupan di masa pandemik virus Covid-19. Bahan dan metode, Jenis penelitian ini Kualitatif dengan desain Studi kasus. Jumlah informan sebanyak 10 orang, sample diambil dengan teknik Purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Analisis data dilakukan dengan Content Analysis. SAD ketika awal pendemic Covid-19, pergi kehutan atau kebun untuk menghindari penyakit, saat ini mereka tinggal di pondok sederhana atau sudung. SAD meninggalkan pemukiman di dasari oleh kebiasaan melangun yaitu meninggalkan rumah untuk menghindar dari suatu bahaya atau kesedihan. Kesimpulan kearifan lokal melangun mendasari perilaku mengasingan dengan pergi kehutan atau kebun disaat pandemic covid-19, untuk menghindar dari penyakit sesuai dengan pesan nenek moyang warga SAD
Pendidikan Kesehatan Meningkatkan Pengetahuan Perilaku Kekerasan Pada Remaja Mona Yolanda; Renty Ahmalia
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 7 No 2 (2020): DESEMBER 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v7i2.487

Abstract

Perilaku kekerasan merupakan salah satu gangguan jiwa. Satu dari empat orang di dunia mengalami masalah mental. Diperkirakanada sekitar 450 juta orang di dunia mengalami gangguan kesehatan jiwa. Setiap 7 menit di suatu daerah di dunia, seorang remaja terbunuh akibat tindak kekerasan. Remaja kisaran umur 15-19 tahun memiliki peluang tiga kali lebih tinggi untuk meninggal daripada remaja usia 10-14 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan tentang perilaku kekerasan terhadap pengetahuan remaja di SMKN 1 Pariaman. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperimental Desian dengan metode pendekatan One Group Pretest Postest dengan jumlah populasi sebanyak 94 orang remaja sehingga didapatkan sebanyak 48 orang sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalahpurposive random sampling dengan menggunakan uji chi square. Pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang perilaku kekerasan 48,54 dengan standar deviasi 15,08. Setalah diberikan pendidikan kesehatan tentang perilaku kekerasan 71,15 dengan standar deviasi 15,98. pengetahun remaja sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang perilaku kekerasan yaitu terjadi peningkatan 22,61. Dari hasil uji statistik dengan uji pairet t-tes diperoleh nilai signifikan 0,000. Disimpulkan bahwa setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang perilaku kekerasan pada remaja terdapat pengaruh yang signifikan terjadi dengan pengetahuan remaja tentang perilaku kekerasan pada remaja. Diharapakan bisa di aplikasikan pada siswa dalam kehidupan sehari-hari agar tidak terlibat dalam perilaku kekerasan.
Akar Mimosa Pudica L yang Diozonasi Terhadap Penyembuhan Luka Ulkus Diabetikum Eli Ermawati; Anita Aprilia Yunita Sari; Musdhalifah Hesti Anggraini; Vida Dwi Pringgani; Niken Safitri Dyah Kusumaningrum
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i1.536

Abstract

Diabetes mellitus adalahpenyakit tidak menular termasuk salah satu penyebab kejadian mortalitas di dunia, termasuk di Indonesia. Prevalensi diabetes di Indonesia berdasarkan data semakin meningkat dalam setiap tahunnya. Salah satu komplikasi yang paling mengancam adalah ulkus diabetikum. Selama beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi plasma medis menggunakan ozon sebagai agen yang membantu penyembuhan luka. Aplikasi dan riset Mimosa pudica L.sebagai wound healing. Tujuan dari review narrative ini untuk mengetahui potensi ekstrak Mimosa pudica L dengan ozonasi sebagai terapi topikal untuk meningkat penyembuhan ulkus diabetikum. Pencarian literatur menggunakan database Science direct, PubMed, Ebsco, Scopus dan ProQuest dengan kriteria inklusi yang ditentukan. Hasil dari studi literatur bahwa kandungan senyawa kimia pada ekstrak akar Mimosa pudica L. telah terbukti memiliki aktivitas penyembuhan luka dan aktivitas antidiabetik. Pemanfaatan ozonasi sebagai agen antibakteri dengan menggunakan alat degenerator ozon untuk mengubah gas ozon menjadi cair ke dalam suatu ekstrak menggunakan parameter tertentu dapat mendukung wound healing. Sehingga perpaduan ekstrak akar Mimosa pudica L. dengan proses ozonasi memiliki potensi untuk dikembangkan dalam menunjang penyembuhan ulkus diabetikum agar lebih efektif dan efisien.
Asupan Energi, Asupan Lemak, Aktivitas Fisik Dan Pengetahuan, Berhubungan dengan Gizi Lebih pada Remaja SMA Rahmita Yanti; Maria Nova; Aulia Rahmi
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i1.592

Abstract

Masalah overweight dan obesitas penting untuk diperhatikan pada remaja karena 80% remaja berpeluang mengalami obesitas pada saat dewasa. SMA Pembangunan Kota Padang memiliki prevalensi status gizi lebih tertinggi pada tahun 2017 yaitu 22,52%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan energi, asupan lemak, aktivitas fisik, pengetahuan gizi dan kualitas tidur dengan kejadian gizi lebih pada remaja SMA. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Variabel independen (asupan energi, asupan lemak, aktivitas fisik, pengetahuan gizi, kualitas tidur) dan variabel dependen (kejadian gizi lebih) dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Instrumen yang digunakan adalah SQ-FFQ, kuesioner, timbangan berat badan dan microtoise. Populasi sebanyak 389 orang dan sampel 57 orang. Penelitian ini menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan 28.1% siswa mengalami gizi lebih. Proporsi kejadian gizi lebih banyak ditemukan pada remaja dengan asupan energi berlebih(64.3%), asupan lemak berlebih(70%), aktivitas fisik tidak aktif (47.6%), pengetahuan gizi cukup (50.0%),dan kualitas tidur buruk (36.4%).Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan asupan energi, asupan lemak, aktifitas fisik, pengetahuan gizi dengan kejadian gizi lebih (p<0,05), dantidak terdapat hubungan kualitas tidur dengan kejadian gizi lebih (p>0.05). Disarankan kepada remaja untuk lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi terutama makanan yang mengandung tinggi energi dan tinggi lemak agar tidak terjadi kenaikan berat badan secara signifikan, aktif melakukan aktivitas fisik, meningkatkan pengetahuan gizi demi mencapai sikap dan tindakan positif dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi.
Pengaruh Terapi Musik Flute Terhadap Penurunan Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Ida Suryati; Def Primal; Rahayu Putri Sulni
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i1.597

Abstract

Diabetes mellitus tipe II adalah kondisi hiperglikemia puasa yang terjadi meskipun insulin endogen tersedia. Adanya peningkatan kejadian angka dari tahun ke tahun sehingga membutuhkan intervensi untuk menurunkan kadar glukosa darah. Minimnya pengetahuan perawat puskesmas tentang cara lain dalam menurunkan gula darah seperti melakukan terapi musik Flute yang memberikan efek relaksasi pada penderita diabetes melitus sehingga dapat menghambat produksi hormon kortisol dan menurunkan kadar gula darah.. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh terapi musik Flute terhadap penurunan gula darah pada pasien diabetes mellitus Tipe II dengan metode penelitian quasy eksperimental design, dengan pendekatan one group pretest-posttest design dengan sampel sebanyak 24 orang dengan teknik purposive sampling, data diolah menggunakan uji-t berpasangan. Adanya penurunan rata- rata kadar gula darah sebelum dibandingkan dengan sesudah dilakukan terapi musik flute. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh terapi musik suling terhadap penurunan gula darah dengan selisih rata-rata sebelum dan sesudah dilakukan adalah 51,25 dengan p-value 0,000 (<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi musik flute terhadap penurunan gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe II.
Hospital Disaster Plan Dalam Perencanaan Kesiapsiagaan Bencana Mera Delima; Aldo Yuliano Mas Putra
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i1.600

Abstract

Kota Bukittinggi merupakan daerah yang rawan bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor, dan baru – baru ini banjir juga menggenangi beberapa daerah di kota Bukittinggi, tampa terkecuali juga mengenai Rumah Sakit. Rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan rujukan khususnya bagi kasus-kasus emergensi, lebih siap dalam menghadapi dampak bencana baik bencana di dalam atau di luar rumah sakit. Tujuan penelitian ini Untuk Menganalisis Kesiapan Manajemen Rumah Sakit Ibnusina Yarsi Bukittinggi Dalam Perencanaan Penyiagaan Bencana (Hospital Disaster Plan) Tahun 2020. Metode Penelitian ini menggunakan metode desain deskriptif kualitatif dengan strategi fenomenalogi dengan metode wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Penelitian dilakukan di rumah sakit Ibnusina Yarsi Bukittinggi bulan Februari sampai November 2020. Teknik penentuan informan menggunakan metode purposive sampling. Pengolahan data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Analisis data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakit Ibnusina Yarsi sudah memiliki struktur organisasi tim penanggulangan bencana dan tupoksi masing - masing, namun perlu adanya perbaharuan/update dari struktur tim, kesiapan sumber daya manusia sudah memiliki Tim kebencanaan dan tim Bantuan Kesehatan, namun sarana dan prasarana rumah sakit belum mencukupi untuk penanganan korban massal. Sedangkan sistem komunikasi rumah sakit sudah memiliki alat komunikasi untuk penyampaian informasi. Kesimpulan Tim penanggulangan bencana kurang siap menghadapi bencana karena struktur organisasi beserta tugas dan fungsinya belum optimal diperbaharui, masih kurangnya sarana dan prasarana dalam penanggulangan korban massal dan sudah memiliki alat komunikasi. Diharapkan rumah sakit mengupdate struktur organisasi, dan melengkapi sarana dan prasarana dalam penanggulangan bencana.
Komunikasi Keluarga Dan Pola Asuh Dengan Kecerdasan Emosional Anak Usia 5 – 18 Tahun Neila Sulung; Genta Sakti
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i1.614

Abstract

Kecerdasan emosional anak-anak sangat penting untuk perkembangan pribadi anak-anak secara menyeluruh. Perkembangan kecerdasan emosional. Adapun tujuan penelitian ini adalah: melihat dampak komunikasi dalam keluarga dan pola asuh orangtua terhadap kecerdasan emosional anak usia 5-18 Tahun. Metodologi penelitian dengan melakukan literature review dari beberapa artikel baik internasional maupun nasional yang dicari dengan mempergunakan google scholar dan sciencedirect, mengisihkan 72 artikel dengan kata kunci Pola asuh, komunikasi dalam keluarga dan kecedasan emosional. yang terdiri dari 36 internasional dan 36 jurnal nasional setelah dilakukan seleksi sesuai kata kunci yang dianalisis 18 artikel, yang terdiri dari 8 artikel internasional dan 10 artikel Nasional penelusuran dengan mempergunakan google scholar dan sciencedirect dengan desain penelitian kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian: Bahwa pola asuh dan komunikasi keluarga sangat berpengaruh terhadap kecerdasan emosional anak. Kesimpulan: pola asuh demoktratis akan membentuk kecedasan yang positif dan pola komunikasi dengan keluarga yang sangat membantu kecerdasan emosional lebih menekan pada pada durasi waktu interaksi anak dan orang tua. Disarankan pada orang tua untuk memperhatikan pola asuh dan komunikasi keluraga untuk mendapat anak yang cerdas secara emosional
Keberhasilan Ibu Penyintas Covid dalam Kegiatan Menyusui Vittria Meilinda
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i1.615

Abstract

Di saat pandemic Covid-19 yang sedang terjadi di Indonesia, menyusui menjadi perlindungan yang sangat baik untuk bayi. Keberhasilan menyusui sangat penting didapatkan bagi seorang ibu untuk kesehatan dan kelangsungan hidup bayi dimana efek perlindungan ASI sangat kuat dalam melawan infeksi penyakit melalui peningkatan daya tahan tubuh bayi. Hingga saat ini dalam berbagai penelitian bahwa virus ini belum pernah ditemukan di dalam ASI sehingga ini menjadi jalan untuk ibu terus melanjutkan pemberian ASI kepada bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui secara mendalam keberhasilan ibu penyitas covid dalam menyusui bayinya. Metode penelitian kualitatif langsung kepada 30 informan, dengan pendekatan studi fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan in-depth interview. Data dianalisis dengan menggunakan Interpretative Phenomenological disesuaikan dengan ukuran Pelaksanaan Praktek Menyusui di masa Pandemi Covid-19 Kementerian Kesehatan. Hasil penelitian yang dilakukan selama masa pandemi di tahun 2020 menggambarkan hasil yang sangat signifikan dari upaya laktasi pada ibu dalam segi pengalaman menyusui dan masalah laktasi yang dihadapi saat pandemi dimana ibu sangat membutuhkan dukungan pada ibu menyusui . Disimpulkan bahwa upaya dalam keberhasilan ibu menyusui khusus pada masa pandemi terletak dari pengalaman menyusui serta dukungan yang baik untuk ibu terus memberikan ASI.
Hubungan Infeksi Soil Transmitted Helmith dengan Kadar Kolesterol Darah Pada Anak dan Dewasa di Daerah Endemik Kecacingan Sumatera Barat Nurhayati Nurhayati; Hasmiwati Hasmiwati; Eka Novita
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i1.617

Abstract

Soil transmitted Helminth (STH) merupakan penyebab tersering dari infeksi kronis pada usus manusia. Kemampuan cacing memodulasi respon imun host melalui Th2 yang memicu sitokin anti inflamatori diduga mempengaruhi kadar kolesterol darah pada individu yang terinfeksi STH, yang akan memiliki efek protektif terhadap penyakit metabolik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan melihat hubungan infeksi STH dengan kadar kolesterol darah, sebagai dasar helminthic therapy dan evaluasi terhadap program pengobatan massal. Infeksi STH diperiksa dengan pemeriksaan tinja metode langsung dengan iodine, sedangkan untuk mengukur jumlah telur per gram tinja dilakukan dengan metode Kato Katz. Kadar kolesterol total darah diperiksa dengan metode enzimatik CHOD-PAP. Semua subjek penelitian yang terinfeksi STH pada penelitian ini tergolong infeksi ringan. Kadar kolesterol individu yang terinfeksi STH didapatkan lebih rendah dibandingkan kadar kolesterol individu yang tidak terinfeksi STH, baik pada anak ataupun dewasa (p<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara infeksi STH dengan kadar kolesterol darah, sekalipun pada infeksi ringan.
Karakteristik Ibu Hamil Dengan Kejadian Sepsis Neonatal Awitan Dini Enny Fitriahadi; Deny Eka Widyastuti
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i1.618

Abstract

Sepsis neonatorum awitan dini menyebabkan mortalitas dan morbiditas yang tinggi pada bayi baru lahir. Dalam pelayanan dan perawatan bayi baru lahir sekitar setengah dari kematian neonatal disebabkan oleh sepsis yang terjadi pada minggu pertama pasca persalinan atau disebut sepsis awitan dini. Faktor penyebab terjadinya sepsis salah satunya adalah Ketuban Pecah Dini (KPD). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan karakteristik ibu hamil dengan kejadian sepsis neonatal awitan dini di salah satu rumah sakit di Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan desain case-control dan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir. Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah 84 sampel. Hasil analisis data menggunakan uji Chi Square didapatkan nilai p 0,00 < 0,05 sehingga ada hubungan antara ketuban pecah dini dengan sepsis neonatal awitan dini dengan keeratan hubungan kuat (koefisien kontingensi 0,623). Saran bagi ibu hamil diharapkan dapat lebih waspada terhadap kejadian ketuban pecah dini dengan menghindari faktor risiko dan segera melakukan pemeriksaan jika mengalami ketuban pecah dini pada umur kehamilan berapapun. Penelitian ini dapat juga menjadi skrining dan pemecahan masalah pada kejadian ketuban pecah dini selama kehamilan

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 7 No 2 (2020): DESEMBER 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 7 No 1 (2020): JUNI 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 1 (2016): JUNI 2016 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 2 (2016): DESEMBER : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 1 (2019): JUNI 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 2 (2018): DESEMBER 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 1 (2018): JUNI 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis'S Health Journal) Vol 4 No 2 (2017): DESEMBER 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 4 No 1 (2017): JUNI 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 2 No 2 (2015): DESEMBER 2015 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) More Issue