cover
Contact Name
Jurnal Kesehatan Perintis
Contact Email
ojs.perintis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fwartisa@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN PERINTIS
ISSN : 23559853     EISSN : 26224135     DOI : 10.33653
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Helath Journal) is published and imprinted by LPPM STIKes Perintis Padang. We published 2 times a year every Juny and Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 249 Documents
Uji Daya Hambat Dan Daya Bunuh Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia Linn) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus Dyna Putri Mayaserli; Dewi Yudiana Shinta
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i1.622

Abstract

Mengkudu (Morinda citrifolia Linn.) memiliki kandungan antrakuinon yang terbukti mempunyai efek farmakologik sebagai lisosim terhadap sel bakteri Mengkudu (Morinda citrifolia Linn) merupakan salah satu tanaman obat yang banyak digunakan masyarakat sebagai obat tradisional. Mengkudu diketahui memiliki zat aktif yang terkandung didalamnya seperti flavonoid, tannin, filantin, sebagai antioksidan dan antibakteri. Staphylococcus aureus merupakan gram positif dan sebagai bakteri penyebab diare, bakteri ini bisa berada pada saluran cerna. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui konsentrasi efektif ekstrak mengkudu (Morinda citrifolia Linn) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Manfaat penelitian ini untuk untuk mengetahui efektifitas ekstrak buah mengkudu terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan menggunakan metode difusi cakram Kirby-Bauer untuk mengetahui diameter zona hambat dan zona bunuh bakteri Staphylococcus aureus, konsentrasi ekstrak mengkudu yang digunakan 25 mg, 50 mg, 75mg, 100 mg, dan ciprofloxacin sebagai control positif sedangkan aquadest sebagai kontrol negatif. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa konsentrasi 75 mg – 100 mg mampu membunuh bakteri Staphylococcus aureus dengan zona bunuh yang terbentuk >20 mm. Hasil penelitian, semakin tinggi konsentrasi ekstrak, semakin besar pula diameter daya hambat dan daya bunuh yang terbentuk. Ekstrak buah mengkudu mampu membunuh pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan daya bunuh lebih besar dari antibiotik kontrol posistif dan efektif digunakan sebagai obat antibakteri yang tidak resisten.
Pemeriksaan GeneXpert Terhadap Tingkat Positivitas Pemeriksaan Basil Tahan Asam (BTA) Metode Ziehl Neelsen Pada Penderita Suspek TB Paru Putra Rahmadea Utami; Nurul Amelia; Vetra Susanto; Tika Dwita Adfar
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i1.598

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi bakteri menahun yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberkulosis, suatu basil tahan asam yang ditularkan melalui udara. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan hasil pemeriksaan GeneXpert dengan tingkat positivitas pemeriksaan BTA Metode Ziehl Neelsen pada penderita Suspek TB Paru. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasi desain cross sectional. Hasil Penelitian penderita Suspek TB Paru sebanyak 190 sampel dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 97 sampel (51,1%) dan perempuan sebanyak 93 sampel (48,9%), Hasil pemeriksaan GeneXpert pada penderita Suspek TB Paru didapatkan hasil pada metode GeneXpert, MTB Not Detection sebanyak 147 orang, MTB Detection Low sebanyak 20 orang, MTB Detection Medium sebanyak 17 orang, MTB Detection High sebanyak 6 orang. Tingkat Positivitas hasil pemeriksaan BTA Metode Ziehl Neelsen metode Ziehl Neelsen didapatkan hasil negatif sebanyak 147 orang, hasil positif Satu (1+) sebanyak 20 orang, hasil positif Dua (2+) sebanyak 17 orang dan hasil positif Tiga (3+) sebanyak 6 orang. Terdapat hubungan yang bermakna antara metode GeneXpert dengan BTA metode Ziehl Neelsen yang mana nilai significance <0,05 yaitu 0,00.
Aesthetic Expression dalam Praktik Keperawatan Junaidy Suparman Rustam
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i1.640

Abstract

Aesthetic expression adalah hubungan yang unik antara pasien dan perawat dengan melakukan tindakan kepedulian yang berdasarkan pada pengalaman hidup, keyakinan individu, pengembangan diri, dan memungkinkan perawat dapat melihat dan mengintegrasikan diri mereka ke semua tindakan asuhan keperawatan. Studi ini merupakan tradisional literatur review yang bertujuan untuk mengeksplore penerapan aesthetic expression dalam praktek keperawatan. Kriteria inklusi pada studi literatur ini antara lain; jurnal yang membahas tentang bentuk penerapan aesthetic expression dalam praktek keperawatan, artikel bebahasa Inggris dan Indonesia, artikel terbitan tahun 2009-2020. Strategi penelusuran literatur review ini dilakukan dengan mengakses beberapa data base seperti Proquest, CINAHL, Elsevier/Science Direct, Pubmed, dan Google Schoolar dengan menggunakan kata kunci aesthetic, aesthetic expression, nursing care, nursing practice, estetika dan praktik keperawatan, Hasil dari literatur review menemukan beberapa bentuk penerapan asthetic expression dalam praktek keperawatan meliputi terapi music,terapi dance, puisi, humor, dan visual. Studi selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian tentang penerapan aesthetic expression khususnya pada spesifikasi bidang dalam praktek keperawatan.
Ekstrak Monascus purpureus (angkak) mampu Menurunkan GM-CSF pada Penderita Demam Berdarah Indro Harianto; Rivan Virlando Suryadinata
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i2.626

Abstract

Penyakit demam berdarah akibat infeksi virus dengue dapat dikategorikan sebagai penyakit dengan self limiting disease dengan masa penyembuhan sekitar 7 hari. Pada perjalanan penyakit tersebut, seringkali ditemukan berbagai macam penyulit yang dapat menyebabkan terjadinya komplikasi hingga kematian. Berbagai permasalahan klinis yang ditimbulkan akan mengakibatkan penurunan kondisi penderita secara umum. Salah satu komplikasi berbahaya yang dapat ditimbulkan dari demam berdarah adalah timbulnya syok dan perdarahan. Pemberian asupan ekstrak Monascus purpureus mampu menurunkan kadar Granulocyte-Macrophage Colony Stimulating Factor (GM-CSF), sehingga mampu mencegah komplikasi lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asupan ekstrak Monascus purpureus terhadap perubahan kadar GM-CSF pada penderita demam berdarah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental pada 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan yang diberikan asupan ekstrak Monascus purpureus selama 3 hari. Jumlah sampel yang digunakan pada setiap kelompok berjumlah 15 orang. Parameter yang digunakan pada penelitian tersebut adalah kadar GM-CSF setelah pemberian perlakuan. Hasil penelitian memperlihatkan adanya perbedaan kadar GM-CSF pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan (p<0,05). Sehingga dapat disimpulkam pemberian asupan ekstrak Monascus purpureus selama 3 hari mampu menurunkan kadar GM-CSF penderita demam berdarah.
Analisis Kandungan Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Mikroalga Chlorella sp. Berdasarkan Variasi Waktu Pencahayaan Hartini H; Karolina Rosmiati; Agnes Farianti Rezeki Sihombing
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i2.642

Abstract

Mikroalga mengandung metabolit sekunder yang potensial untuk dikembangkan. Metabolit sekunder digunakan untuk pertahanan kimia terhadap predator di lingkungan air. Salah satu jenis mikroalga yang dapat dikembangkan metabolit sekundernya adalah Chlorella sp. Kondisi lingkungan saat kultivasi Chlorella sp. mempengaruhi jumlah sel, kandungan metabolit sekunder dan kestabilan senyawa antioksidan mikroalga. Faktor lingkungan yang menjadi fokus penelitian adalah faktor cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan fitokimia dan antioksidan biomassa mikroalga Chlorella sp. dengan variasi waktu pencahayaan. Variasi pemberian cahaya pada proses kultivasi menggunakan periode terang : gelap yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu 12:12 (terang:gelap) jam dan 18:6 (terang:gelap) jam. Metode yang digunakan untuk analisis kandungan fitokimia menggunakan metode Harborne dan analisis aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak mikroalga Chlorella sp. dengan variasi waktu pencahayaan (terang:gelap) 12:12 jam mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, kuinon dan terpenoid. Sedangkan, ekstrak mikroalga Chlorella sp. dengan variasi waktu pencahayaan (terang:gelap) 18:6 jam mengandung alkaloid, flavonoid, saponin dan terpenoid. Hasil aktivitas antioksidan ekstrak mikroalga Chlorella sp. dengan variasi waktu pencahayaan (terang:gelap) 12:12 jam IC50 sebesar 40,421 dan ekstrak Chlorella sp. dengan variasi waktu pencahayaan (terang:gelap) 18:6 jam memiliki IC50 sebesar 8,992. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa ekstrak mikroalga yang diberi waktu pencahayaan tinggi menghasilkan aktivitas antioksidan yang lebih kuat dibandingkan pencahayaan rendah.
Ekstrak Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix D.C) Mampu Menghambat Pertumbuhan Candida albicans Anggun Sophia; Suraini Suraini; Mahmud Wahyu Pangestu
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i2.643

Abstract

Ekstrak daun jeruk purut mengandung beberapa komponen aktif seperti saponin, polifenol, flavonoid dan tanin yang dapat menghambat pertumbuhan jamut. Tujuan penelitian ini untuk menguji ekstrak daun jeruk purut sebagai senyawa penghambat pertumbuhan Candida albicans dan memperoleh konsentrasi ekstrak daun jeruk purut paling baik dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans. Manfaat penelitian ini untuk menguji ekstrak daun jeruk purut dan konsentrasi yang paling baik dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans. Penelitian ini menggunakan penelitian ekperimental laboratorium dengan rancangan acak lengkap dengan berbagai konsentrasi ekstrak 10%, 20%, 40% 80% sebagai perlakuan dan dibandingkan dengan kontrol positif ketokonazol serta kontrol negatif Carboxymethyl cellulose (CMC) dengan 6 pengulangan. Hasil pengukuran diameter zona hambat Candida albicans di uji menggunakan uji statistic One way Anova (Analysis of variance) selanjutnya dilakukan uji duncan’s pada taraf 5%. Analisis terhadap hasil penelitian mengidentifikasi ekstrak daun jeruk purut mampu memberikan penghambatan terhadap Candida albicans. Penghambatan pertumbuhan terbaik ditunjukkan pada perlakuan ekstrak 80% dengan rerata diameter koloni 3.69±0.14 cm dan ketokonazol sebagai kontrol positif 4.40 cm. Dengan demikian, ekstrak daun jeruk purut berpotensi untuk menghambat pertumbuhan Candida albicans.
Peran Kader Terhadap Pemberian Kapsul Vitamin A Pada Balita Fanny Ayudia; Amrina Amran; Arfianingsih Dwi Putri
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i2.651

Abstract

Pemberian kapsul Vitamin A sangat penting untuk menjaga kesehatan terutama kesehatan untuk mata yang dapat mencegah kebutaan dan lebih penting lagi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Pemberian vitamin A yang cukup pada anak dapat mencegah atau mengurangi keparahan suatu penyakit yang diderita anak seperti diare, campak atau penyakit infeksi seperti ISPA, sehingga tidak membahayakan jiwa anak (Depkes RI, 2011). Profil Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat Tahun 2014 Balita yang diberi vitamin A sebanyak 60.385 (85,7%), sedangkan target Dinas Kesehatan Kota Padang sebesar 100%. Peran petugas kesehatan di masyarakat harus memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai vitamin A, karena dengan adanya peran petugas kesehatan sebagai vasilitator akan meningkatkan pengetahuan ibu mengenai vitamin A.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran kader terhadap pemberian kapsul vitamin A pada balita. Jenis dan desain penelitian ini analitik dengan menggunakan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak balita dengan sampel sebanyak 90 orang. Analisis penelitian ini menggunakan uji Chi-Square pada derajat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil pada penelitian ini terdapat 74,5% Kader yang tidak berperan dalam pemberian kapsul vitamin A pada balita. Setelah dilakukan uji statistik didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara peran kader dengan pemberian kapsul vitamin A pada balita dengan nilai p value = 0,001 (p<0,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa kader dapat berperan dalam memberikan penyuluhan kepada ibu yang memiliki balita dengan harapan ibu yang memiliki balita membawa anaknya untuk mendapatkan vitamin A. Disarankan kepada puskesmas yang berada di kota Padang agar diberikan pelatihan kader tentang pemberian vitamin A.
Academic Burnout pada Proses Pembelajaran Daring Rima Novianti
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i2.656

Abstract

Academic burnout mengacu pada stress dan faktor psikologis karena proses pembelajaran sehingga menunjukan keadaan kelelahan emosional, kecenderungan untuk depersonalisasi dan perasaan prestasi yang rendah. Sindrom ini dapat mempengaruhi kompetensi mahasiswa dan perubahan fisik dan mental. Tujuan Penelitian ini untuk diketahuinya academic burnout pada pembelajaran daring. Jenis penelitian ini menggunakan cross sectional, populasi pada penelitian adalah mahasiswa STIKes Horizon yang telah melakukan proses pembelajaran daring selama1 tahun akademik, pengambilan sample menggunakan Snowball Sampling dan Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 276 responden. Instrumen penelitian yang digunakan academic burnout dengan melihat nilai exhaustion, Cynicism dan professional efficacy. Korelasi exhaustion dengan Cynicism menunjukkan hubungan yang sangat lemah dan arah hubungan bernilai positif (R= 0.680), korelasi exhaustion dengan professional efficacy menunjukkan hubungan kuat dan arah hubungan bernilai negative (R= -0.244), korelasi Cynicismdengan professional efficacy menunjukkan hubungan kuat dan arah hubungan negative (R= -0.311), dapat disimpulkan bahwa dimensi exhaustion, Cynicism dan professional efficacy saling mempengaruhi pada academic burnout, hal ini diperkuat dengan ditemukan data mayoritas mahasiswa merasa lelah 155 (56.2%), memiliki perasaan sinis 137 (49.6%) dan merasa tidak kompeten dengan proses pembelajaran 140 (50.7%). Saran, Untuk meningkatkan efek positif dan mencegah insiden academic burnout di kalangan mahasiswa, dianjurkan untuk melakukan perubahan strategi pembelajaran dan berinovatif, Penelitian ini dapat juga menjadi dasar bagi pengelola untuk dapat melakukan perubahan strategi pembelajaran yang inovatif pada saat pembelajaran daring.
Kepatuhan Ibu dalam Kegiatan Pos Gizi dengan Ketepatan Pemberian Makan dan Kecukupan Asupan Energi pada Balita Erina Masri; Surya Nengsih; Widia Dara
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i2.657

Abstract

Masalah gizi kurang pada balita berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa yang akan da. Kegiatan Pos Gizi merupakan salah satu upaya dalam penanganan masalah gizi kurang pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan ibu mengikuti kegiatan pos gizi dengan praktek pemberian makan dan kecukupan asupan energi pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Ujung Gading. Penelitian dilakukan dengan disain Cross Sectional Study. Responden penelitian adalah ibu balita gizi kurang yang terdaftar sebagai peserta pos gizi di Wilayah Kerja Puskesmas Ujung Gading. Instrumen yang digunakan kuesioner keaktifan pos gizi, formulir SQ FFQ dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kepercyaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan ibu yang patuh mengikuti kegiatan Pos Gizi berupa penyuluhan 67,5% dan demo masak 65%. Praktek pemberian makan yang baik 60%, asupan energi cukup 52,5%. Kepatuhan ibu mengikuti Pos Gizi berupa penyuluhan berhubungan dengan praktek pemberian makan (p<0,05). Tidak ada hubungan kepatuhan ibu mengikuti Pos Gizi berupa demo masak dengan praktek pemberian makan (p>0,05). Ada hubungan praktek pemberian makan dengan asupan energi (p<0,05). Ibu yang patuh mengikuti kegiatan penyuluhan pada Pos Gizi berhubungan dengan ketepatan pemberian makan pada balita. Praktek pemberian makan berhubungan dengan kecukupan asupan energi pada balita
Kombinasi Ekstrak Daun Kecombrang (Etlingera elatior) dan Daun Beluntas (Pluchea indica) sebagai Biolarvasida Afifah Nur Shobah; Fajrin Noviyanto; Nia Marlina Kurnia
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i2.675

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis dengan dua musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Dimusim penghujan merupakan waktu untuk penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) oleh nyamuk Aedes aegypti. Kecombrang sudah lama digunakan sebagai bahan pangan dan bahan obat. Bagian bunga, daun, batang, dan rimpang kcombrang mengandung senyawa alkaloid, saponin, tanin, fenolik, flavonoid, triterpenoid, steroid, dan glikosida. Daun beluntas mengandung tannin dan alkaloid, selain itu juga mengandung flavonoid, fenol, saponin, dan minyak atsiri. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui efektvitas ekstrak daun kecombrang (Etlingera elatior) dan daun beluntas (Pluchea indica) sebagai biolarvasida terhadap larva nyamuk A.aegypti. Manfaat dari penelitian ini yaitu dapat mengetahui potensi dari ekstrak etanol daun kecombrang dan daun beluntas sebagai biolarvasida untuk A.aegypti. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai sumber pengetahun dari daun kecombrang dan daun beluntas sebagai bahan biolarvasida. Bahan yang digunakan menggunakan air sumur, daun kecombrang, daun beluntas, larva nyamuk A.aegypti, dan ethanol 96%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tujuh perlakuan dan ulangan sebanyak empat kali. Pengamatan dilakukan setelah 24 jam dengan cara menghitung larva yang mati dan dinyatakan dalam persen kematian. Selanjutnya hasil dianalisis menggunakan analisis probit untuk mengetahui nilai LC50. Hasil dari penelitian ini yaitu ekstrak daun kecombrang (E.elatior) dan daun beluntas (P.indica) positif mengandung alkaloid, flavonoid, terpenoid/steroid, dan tannin serta negatif mengandung saponin. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kombinasi dari kedua ekstrak ini memiliki potensi sebagai biolarvasida dengan nilai LC50 sebesar 910 ppm.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 7 No 2 (2020): DESEMBER 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 7 No 1 (2020): JUNI 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 1 (2016): JUNI 2016 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 2 (2016): DESEMBER : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 1 (2019): JUNI 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 2 (2018): DESEMBER 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 1 (2018): JUNI 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis'S Health Journal) Vol 4 No 2 (2017): DESEMBER 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 4 No 1 (2017): JUNI 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 2 No 2 (2015): DESEMBER 2015 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) More Issue