cover
Contact Name
Toni Malvin
Contact Email
tonimalvin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lembagapenelitiandanpengabdian@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lima puluh kota,
Sumatera barat
INDONESIA
Lumbung: Jurnal Ilmiah Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
ISSN : 14121948     EISSN : 26553422     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
LUMBUNG: Jurnal Ilmiah Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh merupakan media dalam penyebarluasan hasil penelitian dan kajian pustaka di bidang pertanian yang bertujuan untuk menjawab masalah-masalah pertanian secara nyata di lapangan. LUMBUNG diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh secara berkala dua kali dalam setahun, yang diterbitkan pertama kali pada Januari 2002 dalam bentuk cetak, dan tersedia secara online sejak Desember 2018.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 21 No. 2 (2022): Agustus" : 6 Documents clear
PENGARUH KOAGULAN DAN ANALISIS GROSS PROFIT MARGIN TERHADAP KADAR MUTU KARET REMAH SIR 20 Panjaitan, Jabosar Ronggur Hamonangan; Simbolon, Nur Indah; Pasaribu, Tulus Jaya
LUMBUNG Vol. 21 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.328 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v21i2.517

Abstract

Indonesia merupakan negara produsen karet kedua terbesar di dunia dan merupakan negara pengekspor karet. Salah satunya karet yang diekspor dari Indonesia adalah SIR 20. Rendahnya mutu bahan olah karet adalah permasalahan karet yang sering dijumpai di Indonesia. Hal ini biasanya disebabkan oleh koagulan yang dipakai. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis Plasticity Retention Index (PRI), kadar abu, kadar kotoran, kadar zat menguap serta analisis Gross Profit Margin (GPM) pada koagulasi karet dengan menggunakan koagulan asam format, asam sulfat dan tawas terhadap kadar mutu karet remah SIR 20. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai PRI koagulan asam sulfat adalah yang terbesar dengan nilai 77. Koagulan asam sulfat merupakan koagulan yang memiliki kadar abu dan kotoran terendah dibandingkan dengan asam format dan tawas yaitu sebesar 0,365% dan 0,025%. Kadar zat menguap pada koagulan tawas menunjukkan nilai terbesar yaitu 0,451%. Koagulan asam format memiliki nilai profit dan GPM terkecil dikarenakan harga yang lebih mahal dibandingkan asam sulfat dan tawas.
SELEKSI JAMUR ENDOFIT TANAMAN NIPAH (Nypa fruticans Wurmb.) DAN UJI ANTAGONISME TERHADAP Ganoderma boninense Pat. PENYEBAB PENYAKIT BUSUK PANGKAL BATANG KELAPA SAWIT SERTA IDENTIFIKASINYA Surya, Arifah Hasnita; Ali, Muhammad; Venita, Yunel
LUMBUNG Vol. 21 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.306 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v21i2.520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi dan mendapatkan isolat jamur endofit dari tanaman nipah (Nypa fruticans) yang berdaya antagonis tinggi terhadap G. boninense penyebab penyakit busuk pangkal batang (BPB) pada tanaman kelapa sawit secara in vitro serta mengidentifikasinya hingga tingkat genus. Penelitian dilakukan di Laboratorium Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Riau dimulai dari November 2020 hingga Februari 2021. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metoda eksplorasi (isolasi dan pemurnian jamur endofit tanamn nipah), observasi (uji hipovirulensi isolat jamur endofit tanaman nipah, uji hiperparasitisme jamur endofit tanaman nipah yang memiliki daya antagonis tinggi terhadap G. boninense dan identifikasi isolat jamur endofit tanaman nipah yang memiliki daya antagonis terhadap G. boninense) dan eksperimen (uji daya antagonis jamur endofit tanaman nipah terhadap G. boninense, uji diameter dan kecepatan tumbuh koloni isolat jamur endofit tanaman nipah yang memiliki daya antagonis tinggi terhadap G. boninense). Data karakteristik makroskopis, hipovirulensi, hiperparasitisme dan identifikasi jamur endofit antagonis tinggi disajikan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan gambar. Data antagonism, diameter pertumbuhan dan laju pertumbuhan jamur yang berdaya antagonis tinggi dianalisis dengan analisis ragam dan untuk membandingkan rata-rata perlakuan dilanjutkan dengan uji duncan’s new multiple range test (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian diperoleh 20 isolat, dimana 14 isolat adalah jamur yang bersifat hipovirulen dan 6 isolat bersifat virulen. 6 isolat memiliki nilai daya antagonis lebih tinggi terhadap G. boninense. Isolat N17 (jamur endofit asal daun tanaman nipah) yang memiliki nilai antagonis tertinggi dan berpotensi sebagai agens hayati yaitu 71,33% dengan diameter kecepatan tumbuh 89,75 mm serta 24,48 mm.hari-1. Tipe interaksi hiperparasitisme masing-masing jamur endofit tanaman nipah berbeda-beda yaitu penempelan  (N7), pelilitan (N17 dan N14), penjeratan (N8) dan lisis (N5 dan N16). Hasil identifikasi menunjukkan bahwa isolat N7 termasuk kedalam genus Aspergillus sp., isolat N8 termasuk kedalam genus Gliocladium sp. dan 4 isolat lain yaitu N5, N14, N16 dan N17 belum teridentifikasi.
PENAMPILAN ORGAN FISIOLOGIS AYAM PEDAGING DENGAN PENAMBAHAN MIX TEPUNG DAUN GINSENG (Talinum paniculatum Gaertn.) DALAM RANSUM Amir, Yurni Sari; Siregar, Ramond; Lutfi, Ulva Mohtar; Fati, Nelzi; Kurnia, Dihan; Malvin, Toni
LUMBUNG Vol. 21 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.105 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v21i2.569

Abstract

Penelitian dengan penambahan mix tepung daun ginseng (Talinum paniculatum Gaertn.) dalam ransum bertujuan untuk mengetahui responnya terhadap penampilan organ fisiologis dan bursa fabricius ayam pedaging. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan di laboratorium Nutrisi dan Pakan Ternak dan di kandang ayam pedaging Laboratorium Produksi Ternak, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Penelitian ini dimulai sejak DOC sampai umur 33 hari, sebanyak 100 ekor ayam dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuannya adalah ransum basal 100% sebagai kontrol (A), penambahan mix tepung daun ginseng 0,5% (B), penambahan mix tepung daun ginseng 1% (C), penambahan mix tepung daun ginseng 1,5% (D) dan penambahan mix tepung daun ginseng 2% dalam ransum basal (E). Ransum basal terdiri dari jagung, bungkil sawit, bungkil kedele, tepung ikan, minyak dan top mix. Variabel yang diukur adalah persentase bobot hati, jantung, limpa dan bursa fabricius. Metode penelitian dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Hasil penelitian didapatkan bahwa penambahan mix tepung daun ginseng dalam ransum memberikan pengaruh yang  tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap persentase bobot hati, jantung, limpa dan bursa fabricius. Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan mix tepung daun ginseng dalam ransum sampai level 2% tidak memberikan respon yang negatif terhadap penampilan organ fisiologis dan bobot bursa fabricius ayam pedaging.
PENGARUH KUALITAS SISTEM, INFORMASI DAN PELAYANAN AKADEMIK TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI PAYAKUMBUH Israr, Khazanatul; Ajidin, Asep
LUMBUNG Vol. 21 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.217 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v21i2.570

Abstract

Para pengelola perguruan tinggi dituntut mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi jika tidak ingin tergulung oleh eradigital disruption. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan terhadap penggunaan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) pada mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, dengan Kepuasan Mahasiswa sebagai variabel dependen. Jenis penelitian yang dilakukan adalah metode kuantitatif menggunakan data primer. Metode penelitian menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Angkatan Tahun 2021 yang berjumlah 652 orang mahasiswa. Seluruh populasi digunakan sebagai sampel. Data diolah menggunakan Aplikasi Statistical Package for Social Science (SPSS) untuk hasil analisis regresi berganda dan uji residual. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial kualitas system, kualitas informasi dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan mahasiswa. Dan juga secara simultan kualitas system, kualitas informasi dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan mahasiswa.
ANALISIS GAMBARAN RANTAI PASOK JAGUNG UNTUK PAKAN TERNAK DI KABUPATEN PASAMAN BARAT MENGGUNAKAN MODEL FOOD SUPPLY CHAIN NETWORKS (FSCN) Aqil, Muhammad; Nofialdi; Hafizah, Dian
LUMBUNG Vol. 21 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.773 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v21i2.610

Abstract

Kabupaten Pasaman Barat, khususnya Kecamatan Kinali, Pasaman dan Luak Nan Duo merupakan daerah yang memiliki potensi jagung yang cukup tinggi. Pengembangan usaha jagung, khususnya petani jagung terkendala dalam masa tanam yang sifat tanamnya musiman, dalam jaminan kesinambungan kualitas produk, ketepatan waktu pengiriman produk yang menjadi kendala pada proses distribusi jagung kepada konsumen. Penanggulangan masalah ketersediaan jagung untuk bahan baku pakan ternak memerlukan kajian terhadap dinamika komoditas jagung, dapat dilihat melalui suatu rantai kegiatan. Jagung pada umumnya dikonsumsi dalam bentuk pipilan, akan tetapi ini diperuntukkan untuk konsumsi peternakan ayam petelur. Petani sebagai pelaku utama dalam hal ini umumnya tidak mendapat keuntungan yang optimal, karena semakin panjang sebuah rantai pasok maka akan memperlemah posisi tawar petani. Tujuan penelitian ini yaitu menggambarkan ranyai pasok jagung untuk pakan ternak di Kabupaten Pasaman Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan analisis data kuantitatif dengan menggunakan analisis profil rantai pasok menggunakan kerangka Food Supply Chain Network (FSCN). Sampel yang diambil yaitu petani sebanyak 75 orang, pedagang pengumpul 12 orang dan pedagang besar 1 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 pola saluran rantai pasok, yaitu pola saluran 1 terdiri dari petani – pedagang pengumpul 1– pedagang besar – konsumen, saluran 2 terdiri dari petani – pedagang pengumpul 2– konsumen dan saluran 3 terdiri dari petani – pedagang besar – konsumen. Aliran produk pada proses bisnis rantai pasok jagung mulai dari petani, pedagang pengumpul 1 dan 2 serta pedagang besar disini belum terlaksana dengan baik, karena tidak adanya siklus yang pasti untuk waktu pengiriman maupun kuota yang akan dikirim nantinya kepada konsumen akhir karena tidak dapat diprediksi jumlah yang akan dikirim.
PEMANFAATAN BEBERAPA LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR PADA BUDIDAYA TEMBAKAU PAYAKUMBUH Ningsih, Mismawarni Srima; Fardedi; Syafrison; Elviati; Abdullah, Ardi Sardina
LUMBUNG Vol. 21 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.778 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v21i2.611

Abstract

Persoalan mendasar budidaya tembakau adalah semakin menurunnya produktivitas lahan, disebabkan oleh sistem pertanian monokultur dan intensif penggunaan pupuk anorganik yang berakibat penurunan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair limbah pertanian yaitu daun lamtoro, daun tithonia, kulit umbi singkong dan buah pepaya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tembakau serta membandingkan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan di lokasi yang sama. Penelitian menggunakan metode eksperimen, Rancangan Acak Lengkap 4 perlakuan, yaitu pemberian POC daun Tithonia, daun lamtoro, kulit umbi singkong dan buah pepaya dengan 10 ulangan. Data diolah menggunakan SPSS versi 26 dan uji lanjut DNMRT taraf 5%. Dari penelitian didapatkan bahwa pengaplikasian POC daun lamtoro menghasilkan tembakau dengan tinggi, jumlah daun, panjang daun dan lebar daun lebih besar dibanding POC lain. Kesimpulan penelitian adalah limbah pertanian yang difermentasi menjadi pupuk organik cair dapat dimanfaatkan sebagai pupuk karena dapat menghasilkan tembakau dengan tinggi, jumlah daun, panjang daun, lebar daun dan diameter batang yang tidak berbeda dengan tembakau yang diaplikasikan pupuk anorganik (pupuk buatan).

Page 1 of 1 | Total Record : 6