cover
Contact Name
Hardi Hamzah
Contact Email
hardi@unsulbar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
saintifikjurnal@unsulbar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Saintifik : Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
ISSN : 24074098     EISSN : 26228904     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Saintifik : Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannnya.
Arjuna Subject : -
Articles 423 Documents
Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara St Syahdan; Yuspa Yuspa; Amalya Nur Nabila
SAINTIFIK Vol 12 No 2 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i2.678

Abstract

Upaya penanggulangan kemiskinan tidak cukup hanya berorientasi pada penurunan jumlah penduduk miskin tetapi juga harus mempertimbangkan karakteristik kemiskinan yang berbeda pada setiap wilayah.. Di Provinsi Kalimantan Utara, karakteristik kemiskinan pada masing-masing kabupaten/kota menunjukkan variasi yang cukup signifikan. Hal ini dikarenakan, Kalimantan Utara merupakan provinsi yang terdiri atas kawasan perkotaan, pedesaan, pesisir serta daerah perbatasan dan pedalaman yang memiliki tingkat aksebilitas dan pembangunan yang berbeda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik yang berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di setiap kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara, dengan menerapkan metode multidimensional scaling (MDS). Metode MDS digunakan untuk memetakan objek dan variabel secara bersamaan ke dalam ruang multidimensi sehingga hubungan antarkabupaten/kota dapat dianalisis berdasarkan tingkat kemiripan maupun perbedaannya. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu, MDS pada pemetaan karakteristik di wilayah Provinsi Kalimantan Utara berada dalam kriteria baik, berdasarkan nilai STREES yaitu 5,264% dan Nilai RSQ > 0,6 yaitu 0,99134 yang berarti model penskalaan layak untuk mewakili data input. Kedekatan posisi antara beberapa wilayah dengan indikator tertentu seperti kota tarakan dengan indikator X6, X7, dan X12, Kabupaten Malinau dan Tanah Tidung dengan indikator X9, Kabupaten Nunukan dengan indikator X1 dan X5 serta Kabupaten Bulungan dengan indikator X10 mengindikasi adanya kemiripan karakteristik bersarkan indikator-indikator tersebut.
Sistem Monitoring Cerdas Lahan Gambut Berbasis Internet of Things untuk Pemantauan pH, Suhu, dan Kelembapan Tanah Daniel M. Garang; Neny Kurniawati; Wilson Jefriyanto
SAINTIFIK Vol 12 No 2 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i2.681

Abstract

Lahan gambut merupakan ekosistem yang rentan mengalami perubahan kondisi lingkungan sehingga diperlukan sistem monitoring yang mampu menyediakan informasi secara real time. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem monitoring lahan gambut berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan Raspberry Pi 4 Model B untuk memantau suhu, kelembapan, dan pH tanah. Sistem dikembangkan menggunakan sensor suhu DS18B20, sensor kelembapan tanah YL-69, sensor pH tanah, modul ADS1115, serta platform Blynk sebagai media monitoring. Kinerja sensor dievaluasi menggunakan analisis regresi linear, koefisien determinasi (R²), Mean Absolute Error (MAE), dan Root Mean Square Error (RMSE). Hasil kalibrasi menunjukkan nilai R² sensor kelembapan tanah, suhu, dan pH berturut-turut sebesar 0,9796, 0,9686, dan 0,9886 dengan nilai MAE dan RMSE yang relatif kecil. Hasil monitoring selama empat periode pengamatan menunjukkan bahwa suhu, kelembapan, dan pH tanah mengalami fluktuasi sesuai kondisi lingkungan lahan gambut. Sistem mampu melakukan akuisisi, pengolahan, pengiriman, dan visualisasi data secara real time melalui platform Blynk. Meskipun terjadi penurunan kinerja beberapa sensor pada penggunaan jangka panjang akibat karakteristik lahan gambut, sistem tetap mampu menjalankan fungsi monitoring secara berkelanjutan dan berpotensi mendukung pengelolaan lahan gambut berbasis data.
Sistem Monitoring Kelembapan Tanah, Kelembapan Udara, Suhu Udara dan Intensitas Cahaya Pada Terarium Tertutup Khairi Khairi; Reni Agustiani; Wilson Jefriyanto
SAINTIFIK Vol 12 No 2 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i2.682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) pada terarium tertutup untuk mengamati empat parameter lingkungan utama, yaitu kelembapan tanah, kelembapan udara, suhu udara, dan intensitas cahaya. Sistem ini menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 sebagai pusat pengendali yang menerima data dari sensor Soil Moisture MD0869, DHT11, dan BH1750, kemudian mengirimkannya secara real-time ke platform ThingSpeak untuk visualisasi data. Selain fungsi pemantauan, sistem juga dilengkapi aktuator ultrasonic fogger yang berfungsi untuk menstabilkan kelembapan udara secara otomatis ketika nilai pembacaan sensor berada di bawah ambang batas tertentu. Setiap sensor dikalibrasi menggunakan metode regresi linear untuk meningkatkan akurasi hasil pengukuran terhadap alat referensi pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring bekerja dengan tingkat akurasi tinggi setelah kalibrasi, dengan nilai Mean Absolute Error (MAE) untuk kelembapan tanah sebesar 3,07%, suhu udara 0,37°C, kelembapan udara 1,35%, dan intensitas cahaya 2,62 Lux. Pengujian presisi menunjukkan rasio simpangan masing-masing sebesar 6,26% untuk kelembapan tanah, 1,80% untuk suhu udara, 2,13% untuk kelembapan udara, dan 0,59% untuk intensitas cahaya. Hasil yang diharapkan adalah terciptanya sistem pengendalian mikroklimat yang adaptif, efisien, serta berkelanjutan sebagai model penerapan teknologi IoT dalam bidang fisika lingkungan dan instrumentasi

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 12 No 1 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 11 No 2 (2025): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 11 No 1 (2025): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 10 No 2 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 10 No 1 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 9 No 2 (2023): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 9 No 1 (2023): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 8 No 2 (2022): Saintifik: Jurnal matematika, sains, dan pembelajarannya. Vol 8 No 1 (2022): Saintifik: Jurnal matematika, sains, dan pembelajarannya. Vol 7 No 2 (2021): Saintifik Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 6 No 2 (2020): Saintifik : Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 Vol 5 No 2 (2019): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 4 No 2 (2018): volume 4 nomor 2 juli 2018 Vol 4, No 2 (2018): volume 4 nomor 2 juli 2018 Vol 4 No 1 (2018): VOLUME 4 NOMOR 1 JANUARI 2018 Vol 4, No 1 (2018): VOLUME 4 NOMOR 1 JANUARI 2018 Vol 1 No 2 (2015): VOLUME 1 NOMOR 2 JULI 2015 Vol 1 No 1 (2015): VOLUME 1 JANUARI 2015 Vol 3 No 2 (2017): VOLUME 3 NOMOR 2 JULI 2017 Vol 3, No 2 (2017): VOLUME 3 NOMOR 2 JULI 2017 Vol 3, No 1 (2017): VOLUME 3 NOMOR 1 JANUARI 2017 Vol 3 No 1 (2017): VOLUME 3 NOMOR 1 JANUARI 2017 Vol 2 No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016 Vol 2, No 2 (2016): VOLUME 2 NOMOR 2 JULI 2016 Vol 2 No 2 (2016): VOLUME 2 NOMOR 2 JULI 2016 Vol 2, No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016 Vol 1, No 2 (2015): VOLUME 1 NOMOR 2 JULI 2015 Vol 1, No 1 (2015): VOLUME 1 JANUARI 2015 More Issue