cover
Contact Name
Hardi Hamzah
Contact Email
hardi@unsulbar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
saintifikjurnal@unsulbar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Saintifik : Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
ISSN : 24074098     EISSN : 26228904     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Saintifik : Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannnya.
Arjuna Subject : -
Articles 424 Documents
Matematika di Balik Proses Pembuatan Pagar Besi Minimalis: Analisis Konsep Geometri dan Bilangan Ainiyatul Lutfiah; Fuat Fuat; Keto Susanto
Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 12 No 1 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i1.640

Abstract

Matematika tidak hanya terbatas pada teori di ruang kelas, tetapi juga terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari dan dapat dimanfaatkan sebagai konteks pembelajaran matematika. Salah satu konteks tersebut adalah proses pembuatan pagar besi minimalis di bengkel las listrik. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis konsep-konsep matematika yang diterapkan dalam pembuatan pagar besi minimalis serta relevansinya terhadap pembelajaran matematika. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan pendekatan induktif berbantuan perangkat lunak Nvivo 12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan digunakan konsep bilangan dalam menghitung jumlah batang besi, jarak antar batang, dan pembulatan ukuran material. Pada tahap pemotongan, ditemukan penerapan konsep geometri seperti sudut 45°, pembagian sudut, dan toleransi ukuran. Selanjutnya, tahap penyambungan melibatkan konsep geometri antara lain garis tegak lurus, penjumlahan sudut, segitiga siku-siku, representasi sudut, kombinasi bangun datar dan bangun ruang, serta busur lingkaran. Temuan ini menunjukkan bahwa konsep-konsep matematika, khususnya bilangan dan geometri, secara implisit diterapkan dalam praktik bengkel las dan berpotensi digunakan sebagai konteks pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna
Analisis Titik Kesetimbangan Model Epidemi pada Penyakit Campak Abraham Abraham; Tiku Tandiangnga
Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 12 No 1 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i1.641

Abstract

Penyakit campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, meskipun upaya pencegahan melalui imunisasi terus dilakukan. Salah satu pendekatan untuk memahami dinamika penyebaran penyakit campak adalah melalui pemodelan matematika epidemiologi. Penelitian ini mengkaji model epidemi tipe SIR (Susceptible–Infected–Recovered) pada penyakit campak dengan memperhatikan adanya penurunan kekebalan tubuh, sehingga individu yang telah sembuh berpotensi kembali menjadi rentan. Analisis dilakukan dengan menentukan titik ekuilibrium non-endemik dan endemik, menghitung bilangan reproduksi dasar menggunakan metode next generation matrix yang melibatkan radius spektral, serta menganalisis kestabilan titik ekuilibrium melalui matriks Jacobian. Hasil analisis menunjukkan bahwa titik ekuilibrium non-endemik bersifat stabil asimtotik ketika nilai bilangan reproduksi dasar kurang dari satu, dan menjadi tidak stabil ketika nilainya lebih besar dari satu. Simulasi numerik menggunakan perangkat lunak Matlab mendukung hasil analisis teoretis serta menunjukkan bahwa penurunan kekebalan tubuh berpengaruh signifikan terhadap dinamika jumlah individu pada masing-masing subpopulasi. Dengan demikian, model ini dapat memberikan gambaran matematis mengenai pengaruh kekebalan terhadap keberlangsungan penyebaran penyakit campak dalam suatu populasi tertutup.
Analisis Hubungan Pertumbuhan UMKM dan Pengangguran di Sumatera Utara Rina Filia Sari; Syech Suhaimi; Widi Ihdina Nabilla; Afnaria; Melinda Aprianingsih
Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 12 No 1 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i1.642

Abstract

Penelitian menganalisis hubungan antara pertumbuhan UMKM dan penurunan tingkat pengangguran di Sumatera Utara dengan menggunakan model eksponensial dan logistik. Berdasarkan data dari periode 2020 hingga 2023, model eksponensial menunjukkan bahwa jumlah UMKM tumbuh dengan laju rata-rata sebesar 4,96% per tahun. Sementara itu, model logistik yang digunakan untuk memprediksi penurunan pengangguran menunjukkan bahwa UMKM berkontribusi dalam mengurangi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 1,42% per tahun. Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan adanya korelasi negatif yang sangat kuat (-0,87) antara pertumbuhan UMKM dan penurunan pengangguran. Secara keseluruhan, efektivitas UMKM dalam menyerap tenaga kerja tercatat mencapai 75%, khususnya dalam mengurangi pengangguran di kalangan usia muda (15–24 tahun).
Analisis Hubungan Persepsi Siswa Terhadap Matematika dengan Hasil Ujian Madrasah Hayu Susilowati; Dzurotun Ni'mah; Sugiyanto Sugiyanto
Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 12 No 2 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i2.653

Abstract

Persepsi siswa terhadap matematika merupakan salah satu faktor psikologis yang memengaruhi keberhasilan belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara persepsi siswa terhadap matematika dan hasil ujian madrasah serta membangun model matematika yang merepresentasikan hubungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII di sebuah Madrasah Aliyah Negeri di Yogyakarta sebanyak 201 siswa; sampel 115 siswa dipilih melalui proportional random sampling. Data persepsi diperoleh melalui angket skala Likert dengan 28 butir pernyataan (α = 0.889), sedangkan data hasil belajar bersumber dari nilai ujian madrasah mata pelajaran matematika. Analisis data meliputi statistik deskriptif, korelasi Spearman, dan regresi linier sederhana pasca transformasi logaritmik. Hasil menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara persepsi siswa dan nilai ujian dengan kekuatan korelasi yang tergolong lemah dan persepsi siswa menjelaskan sebesar 11.9% variansi nilai ujian. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya intervensi pedagogis yang terstruktur untuk memperkuat persepsi positif siswa terhadap matematika, khususnya melalui pendekatan kontekstual, scaffolding bertahap, dan umpan balik formatif yang konstruktif.
Analisis Data Penumpang Kereta Api Nasional Menggunakan Metode Jacobi dan Gauss-Seidel Anisa Nur Auliya; Naurah Hasna Nadhifah; Ari Wibowo
Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 12 No 2 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i2.656

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan metode numerik iteratif, yaitu Metode Jacobi dan Metode Gauss-Seidel, dalam penyelesaian Sistem Persamaan Linear (SPL) yang dibangun dari data statistik penumpang kereta api nasional yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang digunakan adalah jumlah penumpang pada bulan Januari (48.101.000), Februari (43.268.000), Maret (48.137.000), dan April (48.280.000) tahun 2026. SPL 4×4 dengan matriks diagonal dominan dibangun untuk merepresentasikan hubungan antar variabel penumpang bulanan. Kedua metode diimplementasikan menggunakan perangkat lunak MATLAB dan dibandingkan berdasarkan jumlah iterasi, kecepatan konvergensi, dan akurasi hasil. Novelty penelitian ini terletak pada penggunaan data aktual BPS terbaru tahun 2026 sebagai basis formulasi SPL dalam konteks pembelajaran metode numerik, serta analisis komparatif yang sistematis terhadap efisiensi komputasional kedua algoritma pada data multibulanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metode Gauss-Seidel konvergen pada iterasi ke-11, sedangkan Metode Jacobi memerlukan sekitar 23 iterasi pada toleransi ε = 10⁻⁶, sehingga Gauss-Seidel lebih efisien ±52% dalam jumlah iterasi. Penelitian ini memperkuat relevansi metode numerik dalam analisis data transportasi dan dapat dijadikan model pembelajaran kontekstual berbasis data nyata.
Pemodelan Matematis Pertumbuhan Bakteri Lactobacillus casei Menggunakan Model Eksponensial Untuk Menghitung Kebutuhan Industri Andi Susanto; Husna Fitri; Lusi Afrina; Amanda Putri Sitompul
Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 12 No 2 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i2.665

Abstract

Lactobacillus casei merupakan bakteri asam laktat bernilai probiotik tinggi yang krusial dalam sektor industri, khususnya pada produksi susu fermentasi. Pengendalian populasi bakteri pada fase awal fermentasi sangat penting untuk mengoptimalkan efisiensi dan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan mengkonstruksi model matematika dari dinamika populasi L. casei pada fase awal fermentasi serta memproyeksikan kebutuhan populasinya. Model diturunkan dari persamaan diferensial biasa (PDB) orde satu dan diselesaikan menggunakan metode pemisahan variabel. Karena tidak menggunakan pengujian laboratorium secara in vivo, penelitian ini menggunakan data simulasi numerik yang dirancang untuk merepresentasikan perilaku fase logaritmik bakteri pada periode observasi jam. Estimasi parameter model dilakukan melalui pendekatan regresi linier terhadap data simulasi tersebut. Hasil analisis menghasilkan model pertumbuhan eksponensial , dengan R² = 0,9996. Berdasarkan model ini, populasi bakteri diproyeksikan mencapai 11.649.482 sel/mL pada jam ke-7. Temuan ini menegaskan bahwa PDB orde satu efektif memodelkan fase eksponensial awal probiotik. Penggunaan data simulasi dalam studi ini juga membuktikan bahwa pendekatan matematis dapat diaplikasikan oleh industri untuk mengestimasi kebutuhan durasi fermentasi secara akurat dan efisien.
Estimation of Rayleigh Distribution Parameters Using the Maximum Likelihood Estimation Method on Wind Speed Data in Jayapura Safitri Rahayu; Agustinus Langowuyo
Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 12 No 2 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i2.668

Abstract

This study aims to analyze the characteristics of wind speed data and test its suitability to the Rayleigh distribution using the Maximum Likelihood Estimation (MLE) method. The data used consists of 66 wind speed observations. The analysis begins with descriptive statistics showing an average value of 7.21 km/h, a median of 7.3 km/h, a mode of 4.9 km/h, a variance of 5.73, and a standard deviation of 2.39 km/h. The histogram results show a unimodal distribution pattern with data concentration in the range of 6–9 km/h, while the skewness value of -0.333889 indicates a relatively low negative skew so that the data distribution is still close to symmetrical. The estimation of the Rayleigh distribution parameters using the MLE method produces a scale parameter (σ) value of 5.3702, indicating a fairly large variation in wind speed data. Next, a distribution suitability test was carried out using the Kolmogorov-Smirnov (KS) and Anderson-Darling (AD) tests. The KS test results produced a statistic of 0.2041 with a p-value of 0.0069, thus rejecting the null hypothesis and declaring the data not to follow the Rayleigh distribution. Conversely, the AD test produced a statistic of 0.5278 with a p-value of 0.1718, thus failing to reject the null hypothesis and declaring the Rayleigh distribution still appropriate for modeling the data. The difference in the results of the two tests is caused by the difference in sensitivity of the methods in detecting distribution deviations. Overall, the Rayleigh distribution can still be used to describe the probability characteristics of wind speed data, although there are some deviations between the theoretical distribution and the actual data.
Formulasi Krim Ekstrak Daun Petai Cina dan Aktivitas Antibakterinya Irenia Putri Budyana; Siska Syahfitri; Nur Aida; Nurul Huda; Rima Anglia; Irmawati Irmawati
Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 12 No 2 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i2.674

Abstract

Jerawat merupakan peradangan kronis folikel pilosebasea yang salah satunya berkaitan dengan kolonisasi Propionibacterium acnes. Daun petai cina (Leucaena leucocephala Lam.) mengandung flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, dan steroid yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan menentukan formula terbaik krim ekstrak etanol daun petai cina dan mengevaluasi aktivitasnya terhadap P. acnes. Daun sebanyak 5 kg diolah menjadi simplisia, kemudian 500 g serbuk dimaserasi dengan etanol 70%. Ekstrak 20% diformulasikan dalam tiga krim dengan variasi adeps lanae 1%, 3%, dan 5%. Evaluasi meliputi organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, tipe emulsi, stabilitas dipercepat, dan iritasi. Formula terbaik diuji menggunakan difusi sumuran dengan klindamisin sebagai kontrol positif dan basis krim sebagai kontrol negatif. Rendemen ekstrak sebesar 17,71%. Formula III (adeps lanae 5%) menunjukkan pH 6,14, daya sebar 5,11 cm, daya lekat 7,79 detik, tipe minyak dalam air, stabil, homogen, dan tidak mengiritasi. Diameter zona hambat formula III mencapai 20,06 mm, lebih rendah daripada klindamisin 26,61 mm, sedangkan kontrol negatif tidak menghasilkan hambatan. Formula III menjadi formula terbaik dan berpotensi dikembangkan sebagai sediaan topikal antibakteri.
Analisis RK4, Improved Euler, Adams-Bashforth dan ode45 pada Fase Jatuh Bebas Bungee Jumping menggunakan MATLAB Adhi Surya Nugraha
Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 12 No 2 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i2.675

Abstract

Fase awal bungee jumping dapat dimodelkan sebagai gerak jatuh dengan hambatan udara kuadratik. Model tersebut digunakan untuk membandingkan Runge-Kutta orde empat (RK4), Improved Euler, Adams-Bashforth orde empat, dan solver adaptif RK45 (ode45). Persamaan geraknya diturunkan dari Hukum II Newton dan memiliki solusi analitik, sehingga galat numerik dapat dihitung secara langsung. Simulasi memakai massa 68,1 kg, percepatan gravitasi 9,81 m/s², koefisien hambat 0,25 kg/m, dan interval waktu 0-10 detik. Tiga metode langkah tetap diuji pada h = 0,5, 1, dan 2 detik. Ode45 dijalankan dengan RelTol 10⁻¹⁰ dan AbsTol 10⁻¹². Pada kelompok langkah tetap, RK4 memberi galat terkecil dan orde konvergensi empiris yang mendekati empat. Adams-Bashforth masih kompetitif pada langkah kecil, tetapi galatnya bertambah lebih cepat ketika h diperbesar. Improved Euler menghasilkan galat terbesar dan menunjukkan orde empiris mendekati dua. Ode45 memberikan galat paling kecil karena langkah internalnya diatur secara adaptif. Hasil ini memperlihatkan bahwa pilihan metode perlu mempertimbangkan akurasi, ukuran langkah, dan cara solver mengendalikan galat.
Perbandingan Model Long Short-Term Memory (LSTM) dan ARIMA untuk Prediksi Inflasi dan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kota Jayapura Happy Alyzhya Haay; Anggrainy Togi Marito Siregar; Dina Jumiatul Fitri; Rasi Kasim Samosir
Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 12 No 2 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i2.677

Abstract

Inflasi dan Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan indikator makroekonomi penting yang memerlukan model prediksi yang andal untuk mendukung pengambilan keputusan. Penelitian ini membandingkan kinerja model Long Short-Term Memory (LSTM) dan Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dalam memprediksi Inflasi dan IHK menggunakan data deret waktu bulanan. Model LSTM dilatih dengan mekanisme EarlyStopping untuk mencegah overfitting, dan diuji pada empat konfigurasi panjang timesteps (3, 6, 9, dan 12). Hasil terbaik diperoleh pada timesteps = 9, yang kemudian dibandingkan dengan model ARIMA(1,1,1).. Evaluasi dengan metrik Mean Squared Error (MSE), Mean Absolute Error (MAE), dan koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa untuk variabel Inflasi, kedua model menghasilkan R² negatif (LSTM = -0,012; ARIMA = -0,027), yang mengindikasikan kedua model belum mampu mengungguli prediksi nilai rata-rata sederhana. Untuk variabel IHK, LSTM menunjukkan performa lebih baik dibandingkan ARIMA (R² = 0,197 berbanding -0,002), meskipun kemampuan penjelasan variansnya masih tergolong rendah. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa keterbatasan jumlah data historis menjadi kendala utama bagi model deep learning seperti LSTM, sehingga model sederhana seperti ARIMA tetap kompetitif pada kondisi data yang minim.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 12 No 1 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 11 No 2 (2025): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 11 No 1 (2025): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 10 No 2 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 10 No 1 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 9 No 2 (2023): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 9 No 1 (2023): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 8 No 2 (2022): Saintifik: Jurnal matematika, sains, dan pembelajarannya. Vol 8 No 1 (2022): Saintifik: Jurnal matematika, sains, dan pembelajarannya. Vol 7 No 2 (2021): Saintifik Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 6 No 2 (2020): Saintifik : Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 Vol 5 No 2 (2019): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 4, No 2 (2018): volume 4 nomor 2 juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): volume 4 nomor 2 juli 2018 Vol 4 No 1 (2018): VOLUME 4 NOMOR 1 JANUARI 2018 Vol 4, No 1 (2018): VOLUME 4 NOMOR 1 JANUARI 2018 Vol 1 No 2 (2015): VOLUME 1 NOMOR 2 JULI 2015 Vol 1 No 1 (2015): VOLUME 1 JANUARI 2015 Vol 3 No 2 (2017): VOLUME 3 NOMOR 2 JULI 2017 Vol 3, No 2 (2017): VOLUME 3 NOMOR 2 JULI 2017 Vol 3 No 1 (2017): VOLUME 3 NOMOR 1 JANUARI 2017 Vol 3, No 1 (2017): VOLUME 3 NOMOR 1 JANUARI 2017 Vol 2 No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016 Vol 2, No 2 (2016): VOLUME 2 NOMOR 2 JULI 2016 Vol 2 No 2 (2016): VOLUME 2 NOMOR 2 JULI 2016 Vol 2, No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016 Vol 1, No 2 (2015): VOLUME 1 NOMOR 2 JULI 2015 Vol 1, No 1 (2015): VOLUME 1 JANUARI 2015 More Issue