cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Perikanan Kelautan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Kajian Variabel Kualitas Air Dan Hubungannya Dengan Produktivitas Primer Fitoplankton Di Perairan Waduk Darma Jawa Barat Ega Cahyadi Rahman; Masjamsir -; Achmad Rizal
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi sifat fisik, kimiawi dan biologi, serta pengaruhnya terhadap produktivitas primer fitoplankton di perairan Waduk Darma Jawa Barat. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Oktober–November 2015, di Waduk Darma Kuningan Jawa Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode survey dengan parameter yang diamati yaitu variabel fisik (suhu dan kecerahan), variabel kimiawi (pH, DO, Nitrat dan Ortofosfat) dan variabel Biologi (fitoplankton dan Produktivitas primer). Hasil pengamatan menunjukan nilai konsentrasi suhu berkisar antara 22-35 oC, kecerahan berkisar antara 57-95 cm , nilai konsentrasi pH berkisar antara 4,99–7,86, konsentrasi DO berkisar antara 2,6-8,6 mg/L, konsentrasi nitrat berkisar antara 0,040-0,99 mg/L, konsentrasi ortofosfat berkisar antara 0,040-0,168 mg/L, dan nilai produktivitas primer berkisar antara 112,5-3265,5 mgC/m3/hari. Hasil identifikasi fitoplankton di perairan Waduk Darma, ditemukan sebanyak 4 kelas yang terdiri dari Cyanophyceae, Chlorophyceae, Bacillariophyceae dan Euglenophyceae, Kelas Chlorophyceae teridentifikasi jumlah fitoplankton yang paling banyak teridentifikasi di Waduk Darma dengan rata-rata 53,89%. Hubungan produktivitas primer fitoplankton dengan nitrat, ortofosfat dan kecerahan tidak berpengaruh signifikan secara bersamaan, namun nilai konsentrasi ortofosfat berpengaruh signifikan secara parsial terhadap produktivitas primer fitoplankton di Waduk Darma.
PENAMBAHAN EKSTRAK TAUGE DALAM PAKAN UNTUK MENINGKATKAN KEBERHASILAN PEMIJAHAN IKAN MAS KOKI (Carassius auratus) Chaerul Nurul Fajrin; Ibnu Dwi Buwono; Sriati -
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

untuk diberikan kepada induk ikan mas koki. Unit perlakuan disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah perbedaan kandungan ekstrak tauge. Tauge yang digunakan sebanyak 490,2 g/kg pakan, 653,6 g/kg pakan, dan 817,0 g/kg pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kandungan ekstrak tauge memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap persentase pemijahan, tetapi memberikan siklus pemijahan yang lebih cepat. Pada derajat pembuahan telur dan derajat penetasan telur, ekstrak tauge memberikan pengaruh yang berbeda nyata. Penambahan tauge sebanyak 653,6 g/kg pakan pada pakan induk ikan mas koki menghasilkan derajat pembuahan dan derajat penetasan telur tertinggi masing – masing yaitu 87,23 % dan 87,30 %.   Kata kunci : ekstrak tauge, derajat pembuahan, derajat penetasan, mas koki, pemijahan,
KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN IKAN BETUTU (Oxyeleotris marmorata) YANG DIBERI PAKAN HIDUP DAN PAKAN BUATAN DI KARAMBA JARING APUNG WADUK CIRATA Asep Imam Warsono; Titin Herawati; Ayi Yustiati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan Unpad
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan betutu tertinggi. Penelitian dilaksanakan dari bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2016 di karamba jaring apung Balai Pelestarian Perikanan Perairan Umum dan Ikan Hias Waduk Cirata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan tersebut adalah A (pemberian pakan benih ikan nila hasil dari pemijahan induk yang dipelihara bersama dengan betutu (sistem polikultur)), B (pemberian pakan benih nila sebesar 5% dari biomassa betutu) dan C (pemberian pakan ikan kaca sebesar 5% dari biomassa betutu), D (pemberian pakan komersial sebesar  5% dari biomassa betutu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan hidup dan pakan komersial meningkatkan laju pertumbuhan harian, laju pertumbuhan bobot mutlak dan efisiensi pakan ikan betutu. Pemberian pakan hidup berupa ikan kaca sebesar 5% dari  biomassa ikan betutu, memberikan hasil pertumbuhan yang dapat menghasilkan Kelangsungan Hidup sebesar 82,5%, Pertumbuhan Harian sebesar 0,56%/hari, Pertumbuhan Mutlak sebesar 305,33 gram dan Efisiensi Pakan sebesar 11,87%.
Studi Kandungan Formalin Dan Zat Pemutih Pada Ikan Asin Di Beberapa Pasar Kota Bandung Rezky Alexander Matondang; Emma Rochima; Nia Kurniawati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 6, No 2(1) (2015): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Formalin dan hidrogen peroksida adalah salah satu bahan tambah pangan yang dilarang secara resmi melalui Peraturan  Menteri  Kesehatan Republik Indonesia  No.  033  tahun 2012  tentang Bahan  Tambahan Pangan.  Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode survey. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada tidaknya kandungan formalin dan zat pemutih pada ikan asin yang dijual di beberapa pasar kota Bandung. Pemeriksaan kandungan formalin pada sampel ikan asin dilakukan di Laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan Pemeriksaan kandungan zat pemutih dilakukan di Laboratorium Uji Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kandungan formalin ditemukan pada  ikan kembung asin dari pasar Gedebage, ikan kembung asin dari pasar Caringin, ikan kembung asin dari pasar Ujung Berung, ikan kembung asin dari pasar Cicaheum, dan ikan kembung asin dari pasar Ciroyom, sedangkan kandungan zat pemutih ditemukan pada ikan pari asin dari pasar Gedebage, ikan pari asin dari pasar Caringin, ikan pari asin dari pasar Ujung Berung, dan ikan pari asin dari pasar Cicaheum. Kata Kunci : Ikan Asin, Formalin, Zat pemutih.
ANALISIS INDEKS KINERJA PENGELOLA DAN INDEKS KEPUASAN PENGGUNA DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA NIZAM ZACHMAN JAKARTA Beni Guswanto; Iwang Gumilar; Iis Rostini
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Perikanan Samudera memiliki fungsi utama, yaitu sebagai lingkungan kerja yang melaksanakan pelayanan umum. Pelabuhan  Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta merupakan salah satu PPS yang memegang peranan penting di Indonesia, sehingga PPS Nizam Zachman dituntut untuk memiliki kinerja yang baik dalam menjalankan fungsinya sebagai pusat pelayanan umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indeks kinerja pengelola dan indeks kepuasan pengguna dan mengidentifikasi faktor penghambat kinerja di PPS Nizam Zachman serta mengetahui upaya yang ditempuh  untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan analisis data yang dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan nilai persentase indeks kinerja sebesar 75,48%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kinerja PPS Nizam Zachman sudah baik. Nilai indeks kepuasan pengguna yang diperoleh yaitu sebesar 0,84 (84,44%). Hal ini mencerminkan bahwa secara keseluruhan pengguna merasa sangat puas terhadap kinerja pelayanan di PPS Nizam Zachman Jakarta. 
Pemanfaatan Ekstrak Kulit Jengkol Dalam Pakan Ikan Untuk Meningkatkan Imunitas Benih Gurame (Osphronemus gouramy) Terhadap Infeksi Bakteri Aeromonas hydrophila Rika Rosmawaty; Rosidah .; Evi Liviawaty
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilaksanakan dari bulan Maret hingga Oktober 2015 di Laboratorium Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi ekstrak kulit jengkol yang ditambahkan dalam pakan terhadap peningkatan imunitas dan kelangsungan hidup benih gurame yang diinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan penelitian diantaranya A (Kontrol), B (10 ppm), C (15 ppm), D (20 ppm), dan E (25 ppm). Parameter yang diamati adalah gejala klinis, jumlah sel darah putih, kelangsungan hidup dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan ekstrak kulit jengkol dalam pakan dengan konsentrasi 20 ppm efektif meningkatkan imunitas benih gurame terhadap serangan bakteri Aeromonas hydrophila dengan rata-rata kelangsungan hidup berbeda nyata sebesar 93,33%, dengan nilai presentase peningkatan jumlah sel darah putih tertinggi yaitu sebesar 55,74% setelah diberi perlakuan ekstrak kulit jengkol
Analisis Strategi Pengembangan Usaha Pembesaran Ikan Mas Di Kecamatan Banjar Kabupaten Pandeglang Fahri Faturohman; Atikah Nurhayati; Iwang Gumilar
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha dan merumuskan strategi pengembangan usaha pembesaran ikan mas di Kecamatan Banjar Kabupaten Pandeglang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2015 sampai September 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Metode pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode Slovin dengan jumlah responden sebanyak 87 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pembesaran ikan mas layak untuk dikembangkan, sesuai dengan analisis kelayakan usaha, (R/C = 1.5, Break Even Point (BEP) atas harga jual sebesar Rp. 23.648/Kg, Break Even Point (BEP) atas dasar produksi adalah 82 Kg/tahun, dan Payback of Period (PBP) selama 3 bulan). Hasil dari analisis SWOT usaha pembesaran ikan mas di Kecamatan Banjar mendukung strategi turn-around. Maka strategi yang dapat diterapkan adalah melakukan peminjaman modal pada institusi atau organisasi penunjang untuk melakukan pembesaran ikan, meningkatkan promosi oleh pemerintah daerah dan mitra (perusahaan) dengan menggunakan media internet dan mengadakan pameran produk olahan ikan mas produksi pembudidaya di Kabupaten Pandeglang, memanfaatkan penyuluhan dari petugas penyuluh perikanan untuk meningkatkan kemampuan penguasaan teknologi, akses pasar dan pengelolaan keuangan yang baik.
MODIFIKASI KADAR NITROGEN UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI GLUKOSA PADA Nannochloropsis sp. SEBAGAI BAHAN BAKU BIOBUTANOL Satrio Hadisnugroho; Zahidah Hasan; Yeni Mulyani
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi nitrogen yang optimal pada kultur Nannochloropsis sp. yang menghasilkan konsentrasi glukosa tertinggi pada Nannochloropsis sp . Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 23 Juni sampai dengan 22 Agustus 2012 di Laboratorium Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental secara terkontrol dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Dalam penelitian ini dilakukan modifikasi konsentrasi nitrogen sebesar 0 mM sebagai kontrol, 0,1 mM, 0.5 mM, 1 mM, dan 1,5 mM. Parameter yang diamati adalah kepadatan sel, biomassa, dan konsentrasi glukosa. Dalam perhitungan kepadatan sel digunakan metode perhitungan Punchard (2006) dan Taw (1990). Perhitungan biomassa digunakan metode feeze drying dan untuk perhitungan glukosa digunakan metode DNS. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kepadatan sel tertinggi diperoleh pada konsentrasi 1,5 mM dengan kepadatan sel akhir sebanyak 12,54 x 106 sel ml-1, sedangkan untuk biomassa tertinggi adalah pada konsentrasi 1,5 mM yaitu sebesar 0,1041 g dan glukosa tertinggi didapatkan pada
IDENTIFIKASI BAKTERI INDIGENOUS PEREDUKSI LOGAM BERAT Cr (VI) DENGAN METODE MOLEKULER DI SUNGAI CIKIJING RANCAEKEK, JAWA BARAT Syafrudin Lewaru; Indah Riyantini; Yuniarti Mulyani
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mencari bakteri indegenous dari sungai yang berpotensi mereduksi logam berat Cr (VI) dengan metode molekuler . Sampel berasal dari air dan sedimen Sungai Cikijing, Rancaekek Kabupaten Bandung Jawa Barat. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif, identifikasi molekuler dengan primer 16S rRNA, dan uji reduksi bakteri terhadap Cr (VI) dengan indikator DiphenylCarbazide (DPC). Tahapan penelitian meliputi kultivasi bakteri, uji tantang dengan konsentrasi yang digunakan yaitu 50, 150, 500, 1000, uji reduksi dengan konsentrasi 300, 700, dan 1000 ppm, dan identifikasi molekuler gen 16S rRNA. Hasil penelitian didapat 10 Isolat murni bakteri, dan semua bakteri mempunyai resistensi terhadap konsentrasi Cr (VI). Dua bakteri yang mempunyai tingkat resistensi, tingkat reduksi tertinggi dengan melihat OD (optical density), yaitu A.3.3. yang dapat menurunkan 1083,25 ppm menjadi 468,30 ppm dan  S.3.14dapat menurunkan 1083,25 ppm menjadi 856,20 ppm dalam waktu ±24 jam. Hasil identifikasi molekuler menunjukkan spesies bakteri A.3.3 adalah Bacillus thuringiensis dan isolat S.3.14 adalah Staphylococcus arlettae.
UJI EFEKTIVITAS DAUN PEPAYA (Carica papaya) UNTUK PENGOBATAN INFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila PADA IKAN MAS KOKI (Carassius auratus) Adam Haryani; Roffi Grandiosa; Ibnu Dwi Buwono; Ayi Santika
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan daun pepaya dalam mengobati penyakit ikan mas koki yang terinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental Rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan tersebut adalah 0 ppm, 500 ppm, 1000 ppm, 1500 ppm, dan 2000 ppm. Parameter yang diamati meliputi kelangsungan hidup ikan uji, gejala klinis, uji histopatologi hati dan ginjal, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan daun pepaya untuk pengobatan ikan mas koki yang terinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila melalui perendaman selama 48 jam pada konsentrasi 1000 ppm merupakan perlakuan terbaik dengan kelangsungan hidup sebesar 73,33%, sedangkan dari hasil Uji Regresi diketahui bahwa dosis optimum penggunaan daun pepaya dengan perendaman selama 48 jam yaitu 1245 ppm serta pengaruh perbedaan konsentrasi larutan daun pepaya terhadap kelangsungan hidup ikan mas koki sebesar 99,31 % dengan nilai R2 = 0,9863.   Kata kunci : Aeromonas hydrophila, daun pepaya, ikan mas koki, kualitas air.