cover
Contact Name
Wilson M.A. Therik
Contact Email
wilsontherik@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.kritis@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Kritis
ISSN : 02154765     EISSN : 25795651     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
KRITIS adalah Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin (Journal of Interdiciplinary Development Studies) yang isinya berkaitan dengan pembangunan sebagai proses multidimensional yang melibatkan reorientasi dan reorganisasi kemasyarakatan secara keseluruhan, yang mencakup penjaminan pilihan-pilihan kebutuhan hidup manusia, penegakan harga diri manusia, dan pembebasan dari penghambaan. KRITIS menerima artikel dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, terbit dua kali dalam satu tahun (Juni dan Desember)..
Arjuna Subject : -
Articles 143 Documents
HAMBATAN STRUKTURAL DAN KULTURAL GURU PEREMPUAN DALAM MENITI KARIR DI SMA DAN SMK NEGERI KABUPATEN BREBES: - Prawoto Sarpoyo Susilo Parmansyah
KRITIS Vol 35 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hambatan struktural dan kultural yang dihadapi guru perempuan di Kabupaten Brebes dalam mengembangkan karier mereka di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Meskipun jumlah guru perempuan melebihi guru laki-laki, data menunjukkan bahwa representasi mereka dalam posisi struktural atau posisi kepemimpinan seperti kepala sekolah masih sangat rendah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Brebes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan struktural, seperti birokrasi yang kurang responsif gender, akses terbatas pada pelatihan kepemimpinan, dan diskriminasi dalam penempatan kerja, merupakan faktor signifikan yang menghambat karier guru perempuan. Lebih lanjut, hambatan kultural seperti nilai-nilai patriarki yang kuat, stereotip gender, dan beban peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan pendidik, semakin membatasi kesempatan mereka untuk menduduki posisi strategis. Temuan ini menggarisbawahi perlunya kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan dukungan sistemik untuk memberdayakan guru perempuan, sejalan dengan komitmen terhadap kesetaraan gender dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
TATA KELOLA SAWIT MASYARAKAT INKLUSIF : Studi Kasus pada Kebun Kas Desa di Kabupaten Ketapang Slamet Haryono; Royke Siahainenia
KRITIS Vol 35 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus penelitian ini adalah isu penguasaan lahan pada sektor sawit melalui studi kasus Kebun Kas Desa (KKD) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Ekspansi perkebunan sawit menciptakan dominasi penguasaan lahan oleh korporasi yang mengeksklusikan masyarakat perdesaan dari akses terhadap sumber daya agraria. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan fakta empiris terkait perkembangan implementasi KKD, kemudian melakukan konseptualisasi model pembangunan desa sawit. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif. Pengambilan data di lapangan dilakukan pada bulan Januari–Februari 2025 dan mencakup 8 desa di 5 kecamatan. Sumber data berupa wawancara mendalam dengan 37 narasumber dari berbagai kategori serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena KKD menjadi titik balik dominasi penguasaan lahan oleh korporasi menuju penguasaan lahan oleh masyarakat. Kehadiran lembaga pengelola KKD menjadi friksi produktif sekaligus membawa KKD ke fase transisi dari kondisi dependen-eksklusif menuju desa yang mandiri-inklusif. Perbup KKD juga berfungsi sebagai mekanisme counter exclusion bukan sekadar mekanisme kuasa eksklusi. Meski demikian, Perbup KKD perlu ditingkatkan menjadi Peraturan Daerah serta aspek pembiayaan dan lokasi KKD perlu diperjelas. Perlu disegerakan Peraturan Desa KKD untuk mengintegrasikan KKD ke dalam sistem administrasi keuangan dan perencanaan pembangunan desa.
PEMBANGUNAN FISIK DAN REALITAS EKONOMI LOKAL: PEMBELAJARAN DARI PELAKU USAHA DI PANTAI BANDENGAN Winona Dias; Aldi Lasso
KRITIS Vol 35 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak ekonomi pembangunan fisik pariwisata di Pantai Bandengan, Kabupaten Jepara, dengan fokus pada tiga kelompok pelaku usaha lokal: pemilik warung, pemilik kapal, dan penjual souvenir. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis tematik terhadap data wawancara dan observasi, penelitian menemukan bahwa peningkatan fasilitas fisik tidak selalu menghasilkan peningkatan perekonomian dalam usaha masyarakat. Temuan menunjukkan pemilik warung mengalami penurunan pelanggan akibat relokasi lokasi usaha dan meningkatnya biaya operasional. Pendapatan pemilik kapal bersifat fluktuatif mengikuti musim kunjungan, sedangkan penjual souvenir hanya merasakan manfaat ekonomi pada periode kunjungan puncak. Temuan ini menunjukkan bahwa pembangunan fisik destinasi belum mampu menciptakan efek pengganda ekonomi secara merata. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang memperkuat kapasitas dan posisi tawar pelaku usaha lokal serta penelitian lanjutan yang menempatkan masyarakat sebagai pusat pembangunan pariwisata untuk menjamin pemerataan manfaat ekonomi.