cover
Contact Name
Wilson M.A. Therik
Contact Email
wilsontherik@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.kritis@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Kritis
ISSN : 02154765     EISSN : 25795651     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
KRITIS adalah Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin (Journal of Interdiciplinary Development Studies) yang isinya berkaitan dengan pembangunan sebagai proses multidimensional yang melibatkan reorientasi dan reorganisasi kemasyarakatan secara keseluruhan, yang mencakup penjaminan pilihan-pilihan kebutuhan hidup manusia, penegakan harga diri manusia, dan pembebasan dari penghambaan. KRITIS menerima artikel dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, terbit dua kali dalam satu tahun (Juni dan Desember)..
Arjuna Subject : -
Articles 132 Documents
Pergeseran Ideologi Patriarki Dalam Peran Pengasuhan Anak Pada Suami Generasi Milenial Suku Jawa Aini, Kurrota
KRITIS Vol 32 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v32i2p176-197

Abstract

Patriarki adalam suatu sistem sosial atau struktur masyarakat, dimana laki-laki memiliki otoritas utama dalam segala konteks keluarga dan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali peran suami generasi milenial suku Jawa dan berusaha menjawab apakah terdapat pergeseran ideologi patriarki dalam pengasuhan di era modern ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologis. Informan penelitian ini terdiri dari enam suami yang lahir di generasi milenial (antara tahun 1980-1990) dan berasal dari etnis Jawa. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) suami berperan aktif dalam pengasuhan tanpa mempertimbangkan status pekerjaan istri; (2) pengasuhan dianggap sebagai tanggung jawab bersama; (3) suami membangun komunikasi yang aktif dan terbuka dengan anak; (4) suami menyediakan waktu lebih untuk bermain dengan anak; (5) pengasuhan oleh orang tua suami berpengaruh dalam inisiasi keterlibatan pengasuhan anak; dan (6) media sosial dan internet menjadi sumber utama informasi pengasuhan. Terdapat pergeseran paradigma pengasuhan dari patriarki ke egaliter di kalangan suami generasi milenial suku Jawa, dimana lebih terlibat dalam pengasuhan anak dan pekerjaan rumah, serta menganggap pengasuhan sebagai tanggung jawab bersama dalam keluarga. Penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai dinamika pengasuhan dalam keluarga suku Jawa generasi milenial.
Karakteristik Keluarga Berisiko Stunting Pada Anak Usia 7-24 Bulan Khoirun Nisa, Wasilah; Azinar, Muhammad
KRITIS Vol 33 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v33i1p17-36

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan gangguan pertumbuhan ditandai dengan tinggi badan anak lebih rendah dari anak seusianya atau dikenal dengan istilah kerdil. Keluarga berpengaruh besar terhadap status gizi anak melalui proses perawatan dan pengasuhan. Pertumbuhan anak yang mencapai optimal menjadi salah satu indikator kesehatan masyarakat serta gambaran kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor karakteristik keluarga dengan risiko stunting pada anak usia 7-24 bulan di Kelurahan Tanjung Mas, Bandarharjo, Kuningan, dan Dadapsari. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian case control. Pelaksanaan penelitian pada Mei-September 2023. Data bersumber dari data primer melalui kuesioner dan data sekunder melalui data operasi timbang, buku KIA, serta data pengukuran posyandu. Populasi penelitian sebanyak 566 anak, pengambilan sampel menerapkan metode purposive sampling. Didapat 175 anak sebagai sampel penelitian, 50 sampel menjadi kelompok kasus dan 125 sampel menjadi kelompok kontrol. Teknik analisis menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik. Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara risiko stunting dengan berat badan lahir (p=0,007; OR=4,643), panjang lahir (p=0,000; OR=5,732), usia ibu saat menikah (p=0,001; OR=4,792), dan pendapatan ayah (p=0,045; OR=2,078). Hasil uji multivariat menunjukkan panjang lahir menjadi variabel dengan pengaruh terkuat terhadap kejadian stunting. Kata kunci: stunting, karakteristik keluarga, baduta
Resensi Buku: Water Politics: Governance, Justice and the Right to Water Sandang, Yesaya
KRITIS Vol 32 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v32i2p198-202

Abstract

-
PERAN KUNCI SOCIAL ENTREPRENEURSHIP DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI COMMUNITY-BASED TOURISM Rahoyo, Stefanus; Slahanti, Masine; Heriawan, Bambang
KRITIS Vol 33 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v33i2p104-125

Abstract

Desa Ponggok menjadi fenomenal karena desa yang berpuluh-puluh tahun masuk dalam kategori desa miskin berhasil mentas dari kemiskinan dengan merevitalisasi mata air yang dimilikinya, yaitu Umbul Ponggok. Umbul Ponggok yang hampir seratus tahun hanya dimanfaatkan untuk cuci, mandi, pengairan, dan perikanan disulap menjadi destinasi wisata air dengan konsep community-based tourism. Penelitian ini bertujuan menganalisis keberhasilan revitalisasi Umbul Ponggok sehingga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang luar biasa. Dengan pendekatan kualitatif penelitian ini menemukan bahwa salah satu variabel kunci keberhasilan tersebut adalah jiwa social entrepreneurship yang dimiliki oleh Kepala Desa Ponggok yang baru menjabat tahun 2009.
Rendahnya Partisipasi Masyarakat Kota Salatiga dalam Penanganan dan Pengelolaan Sampah Plastik Sri Mulyana Sunarsiningsih; Johanes Mardimin
KRITIS Vol 33 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v33i2p174-194

Abstract

Pada saat ini, sampah plastik telah menjadi salah satu masalah lingkungan yang yang mengancam kelestarian planet bumi dan kehidupan makhluk yang hidup di atas dan di dalamnya. Karena itu, penanganan dan pengelolaan sampah plastik menjadi persoalan mendesak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Artikel tentang rendahnya partisipasi masyarakat Kota Salatiga dalam penanganan dan pengelolaan sampah plastik ini merupakan hasil penelitian di Kota Salatiga pada 2022-2023 dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus penanganan dan pengelolaan sampah plastik di Kota Salatiga. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana partisipasi warga masyarakat Kota Salatiga dalam penanganan dan pengelolaan sampah plastik. Data-data yang membahani tulisan ini dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap berbagai elemen masyarakat Kota Salatiga, serta studi kepustakaan yang terkait dengan pengelolaan sampah plastik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, patisipasi warga masyarakat Kota Salatiga pada umumnya masih rendah. Hal itu disebabkan oleh minimnya pengetahuan mereka tentang bahaya sampah plastik yang pada akhirnya berimplikasi pada rendahnya kesadaran dan partisipasi mereka dalam penanganan dan pengelolaan sampah plastik.
Partisipasi Masyarakat Borgo-Babontehu dalam pembangunan kembali pesisir Manado Utara Alti Christian Howan
KRITIS Vol 33 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v33i2p126-149

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika masyarakat adat pesisir, khususnya kelompok etnis Borgo-Babontehu, dalam inisiatif pembangunan kawasan pesisir di bagian utara Kota Manado. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap sembilan informan kunci, yang terdiri dari anggota komunitas Borgo-Babontehu dan perwakilan LSM. Data penelitian juga didukung dengan analisis dokumen perencanaan pembangunan serta sumber media digital sebagai data sekunder. Melalui analisis tematik, temuan penelitian menunjukkan bahwa masyarakat adat terlibat dalam proses pembangunan kawasan pesisir, baik secara individu maupun kolektif, meskipun partisipasi mereka masih bersifat nominal. Komunitas ini menunjukkan pengetahuan ekologi adat yang mendalam mengenai sumber daya pesisir dan warisan budaya, yang memiliki potensi besar untuk memperkaya kebijakan pembangunan kawasan pesisir yang berkelanjutan. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan penting, termasuk keterbatasan keterlibatan partisipatif akibat paradigma pembangunan konvensional dan metodologi partisipatif yang tidak efektif, yang berujung pada marginalisasi hak-hak adat dalam konteks pembangunan kawasan pesisir. Sebagai rekomendasi, penelitian ini mengusulkan penerapan kerangka kerja kolaboratif yang lebih baik untuk mengintegrasikan perspektif masyarakat adat dalam strategi pembangunan kawasan pesisir, guna mendorong hasil pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Agama, Kekerasan dan Pembangunan Tuulima, Maria Belandina
KRITIS Vol 33 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v33i2p195-201

Abstract

Artikel ini membahas hubungan antara agama, kekerasan, dan pembangunan di Indonesia dalam rentang waktu 2014 hingga 2024. Dalam konteks Indonesia yang multikultural dan multireligius, konflik yang berkaitan dengan agama sering kali muncul, mempengaruhi dinamika sosial dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data dari berbagai sumber, termasuk laporan pemerintah, studi akademis, dan data statistik. Temuan menunjukkan bahwa meskipun agama dapat menjadi sumber konflik, ia juga memiliki potensi untuk mempromosikan perdamaian dan pembangunan. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang memicu kekerasan dan peran agama dalam masyarakat, diharapkan dapat ditemukan solusi yang lebih konstruktif untuk pembangunan yang berkelanjutan. Artikel ini berkontribusi pada literatur yang ada dengan memberikan wawasan baru tentang kompleksitas interaksi antara agama dan kekerasan dalam konteks pembangunan di Indonesia.
Implementasi Chatbot AI Sebagai Layanan Informasi Pada Website Candi Gedong Songo Nivak, Christian Lilik Henri Setiawan; Bagas Dwi Rahmat
KRITIS Vol 34 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v34i1p218-234

Abstract

Penelitian ini menyelidiki implementasi dan efektivitas chatbot berbasis AI untuk menyediakan informasi tentang Candi Gedong Songo kepada pengguna dan wisatawan. Studi ini mencatat 1.300 interaksi pengguna dengan chatbot dari 1 Oktober 2023 hingga 13 April 2024, yang mengungkapkan penggunaan signifikan pada perangkat mobile (92,7%), diikuti oleh desktop (6,8%) dan tablet (0,5%). Frasa dan kata kunci yang sering ditanyakan meliputi "harga tiket" (41 kali disebutkan), "jam buka" (26 kali disebutkan), "makanan" (16 kali disebutkan), "menunggang kuda" (15 kali disebutkan), dan "fasilitas" (14 kali disebutkan). Pertanyaan yang kurang sering termasuk istilah seperti "jam tutup," "Idul Fitri," dan "glamping." Temuan ini menunjukkan kegunaan chatbot dalam menjawab pertanyaan umum wisatawan, meningkatkan keterlibatan pengunjung, dan berpotensi meningkatkan pengalaman wisata keseluruhan di Candi Gedong Songo. Tingginya tingkat interaksi dan beragamnya pertanyaan menekankan pentingnya informasi yang mudah diakses dan akurat dalam mendukung pariwisata serta menyoroti peran AI dalam memodernisasi sistem informasi wisata. Penelitian di masa depan harus berfokus pada pengembangan fungsionalitas chatbot dan mengeksplorasi dampaknya terhadap kepuasan wisatawan dan efisiensi pengelolaan destinasi.
ALUN-ALUN PANCASILA, SALATIGA: REPRESENTASI TATA NILAI DI RUANG PUBLIK Putra, Rama; Therik, Wilson M.A.
KRITIS Vol 34 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v34i1p235-265

Abstract

Alun-alun Pancasila merupakan ruang publik yang dinamis yang mencerminkan beragam nilai-nilai masyarakat melalui monumen, lanskap, dan aktivitas. Tulisan ini mengeksplorasi nilai-nilai yang saling terkait yang membentuk alun-alun sebagai sebuah sistem yang komprehensif, termasuk kepahlawanan, kesadaran ekologis, dan solidaritas. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, kami mengamati transformasi berkelanjutan yang memengaruhi struktur dan kedalaman makna alun-alun. Menariknya, perubahan-perubahan ini memperkuat nilai-nilai yang tertanam, bukan melemahkannya, dengan upaya revitalisasi yang terutama meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap alun-alun. Penelitian ini menyoroti ketahanan sistem nilai Lapangan Pancasila, beradaptasi dan berkembang dengan tetap mempertahankan esensinya. Temuan ini menekankan peran penting ruang publik dalam menumbuhkan rasa identitas bersama dan warisan budaya di kalangan masyarakat.
DINAMIKA KEBERLANJUTAN PENGHIDUPAN TRADISIONAL DAN PARIWISATA DI DESA PAMBOTA NJARA, SUMBA TIMUR Ho Ara, Umbu; Aldi Herindra Lasso; Andeka Rocky Tanaamah; Titi Susilowati Prabawa
KRITIS Vol 34 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v34i1p285-306

Abstract

Pembangunan pariwisata yang digadang sebagai alat efektif untuk mengurangi kemiskinan selalu membawa dampak positif dan negatif bagi penghidupan tradisional yang telah ada. Walaupun pariwisata dipandang akan mendukung pencapaian penghidupan berkelanjutan jika diadopsi sebagai sebuah diversifikasi yang melengkapi penghidupan tradisional, tetapi kehadirannya tidak serta merta menjadi jawaban atas tantangan penghidupan. Pendekatan kualitatif dipakai untuk menganalisis tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Pambota Njara dalam menjaga penghidupan mereka sebelum dan setelah pariwisata berkembang. Hasil menunjukkan bahwa rumah tangga di Pambota Njara tetap berada dalam posisi rentan terhadap tantangan penghidupan tradisional yang menghambat keberlanjutan penghidupan mereka. Pariwisata yang diadopsi sebagai sebuah diversifikasi belum mampu meningkatkan kapasitas rumah tangga dalam memelihara keberlanjutan penghidupan mereka.