cover
Contact Name
Ismed
Contact Email
ismedfateta@gmail.com
Phone
+62751-72772
Journal Mail Official
jurnal.logista@gmail.com
Editorial Address
Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis - Padang 25163, West Sumatera, Indonesia.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Andalas
ISSN : 25796283     EISSN : 2655951X     DOI : 10.25077
Core Subject : Agriculture,
LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat is a scientific journal that covers the community service activities related to agricultural product technology, agricultural engineering, agricultural industrial technology, nutrition and public health, pharmacy, biology, climatology, agroecotechnology, soil science, agricultural cultivation, plant protection, medicine, family and consumers, livestock, fisheries, forestry, conservation, environment, socio-economics, engineering, and entrepreneurship that have been considered and approved by the Editorial boards.
Arjuna Subject : -
Articles 367 Documents
PEMBAGIAN HAND SANITIZER PADA PEDAGANG TAKJIL DALAM MASA PANDEMI COVID 19 DI LINGKUNGAN KELURAHAN LALOEHA KECAMATAN KOLAKA KABUPATEN KOLAKA Abd. Gani Baeda; Bangu Bangu; Risqi Wahyu Susanti; Tukatman Tukatman; Heriviyatno Julika Siagian; Grace Tedy Tulak; Ekawati Saputri
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.1-6.2020

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami pandemi covid-19 dengan jumlah Positif 10.118, Sembuh 1.522, dan meninggal 792 orang. Semua provinsi di Indonesia mengalami pandemi ini, khususnya di Sulawesi Tenggara terdapat 62 kasus konfirmasi positif, 10 orang sembuh dan 2 meninggal dunia dan khusus Kabupaten kolaka terdapat 1 orang kasus konfirmasi positif. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 melalui penggunaan hand sanitizer di Kelurahan Laloeha, Kec. Kolaka, Kab. Kolaka. Pengabdian ini merupakan tindakan preventif penularan covid 19 masa pandemi dengan pembagian hand sanitizer kepada 30 pedagang takjil di Jl Pintu Selatan Kelurahan Laloeha Kec Kolaka, Kab Kolaka. Hasil pengabdian ini adalah tingginya minat para pedagang mendengarkan penjelasan tim pengabdian dan menerima hand sanitizer yang dibagikan. Kata kunci : Pembagian hand sanitizer, Pedagang takjil, Covid 19 ABSTRACT Indonesia is one of the countries that experienced a covid-19 pandemic with a positive number of 10,118, 1,522 healed, and 792 people died. All provinces in Indonesia experienced this pandemic, especially in Southeast Sulawesi, there were 62 positive confirmation cases, 10 people recovered and 2 died and specifically Kolaka regency there was 1 positive confirmation case. The purpose of the community service activity is to break the chain of distribution of covid 19 through the use of a hand sanitizer in the Urban Village of Laloeha, Kolaka sub-district, Kolaka regency. This service is a preventive measure of transmission covid 19 at pandemic period with the distribution of hand sanitizers to 30 takjil traders on Jl Pintu Selata, urban village of Laloeha, Kolaka sub-district, Kolaka Regency. The result of this dedication was the high interest of the traders listening to the devotion team's explanation and receiving the hand sanitizer that was distributed. Keywords: Distribution of hand sanitizer, Traders of takjil, Covid 19
EDUKASI PEMANFAATAN PELAYANAN POSYANDU PASCA PANDEMIK COVID-19 MEMASUKI MASA NEW NORMAL DALAM PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT Marni Br Karo; Ernauli Meilyana; Lina Indrawati; Arapta M. Peraten
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.604-610.2020

Abstract

Pos pelayanan terpadu (Posyandu) merupakan wadah titik temu antara pelayanan professional dari petugas kesehatan dan peran serta masyarakat dalam menanggulangi masalah kesehatan masyarakat, terutama dalam upaya penurunan angka kematian bayi dan angka kelahiran. Pandemik covid-19 menyebabkan masyarakat takut akan memanfaatkan pelayanan kesehatan di posyandu khusunya ibu yang mempunaya anak balita enggan membawa bayinya dimasa era new norma dan adaptasi, sehingga perlunya dilakukan edukasi ke masyarakat tentang pemnfaatan pelayanan kesehatan di masa new normal ini dengan memperhatikan protokol kesehatan sesuai ketetapan pemerintah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan meningkatakan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pemanfaatan pelayanan kesehatan di posyandu pada masa new normal dan masa adaptasi. Program ini dilaksanakan pada tanggal 28-19 Juli 2020 dalam bentuk penyuluhan kesehatan kepada kader kesehatan dan masyarakat dengan jumlah peserta 61 orang dengan mengajukan pertanyaan pada sesi diskusi. Tim dosen yang melakukan pengabdian mengharapkan partisipasi kader untuk pendampingan kepada masyarakat khusunya ibu yang mempunyai anak balita agar mau datang ke posyandu dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak. Kata kunci: Covid-19, Eduksasi, Kesehatan masyarakat, New normal, Posyandu ABSTRACT Integrated service posts (Posyandu) are a meeting point for professional services from health workers and community participation in overcoming public health problems, especially in efforts to reduce infant mortality and birth rates. The Covid-19 pandemic has caused the public to be afraid to take advantage of health services at posyandu, especially mothers who have children under five are reluctant to bring their babies in the era of new norms and adaptations, so it is necessary to educate the public about the use of health services in this new normal period by paying attention to health protocols according to the provisions government. The purpose of this community service activity is to increase public knowledge and awareness about the use of health services at posyandu during the new normal and adaptation periods. This program was carried out on 28-19 July 2020 in the form of health education to health and community cadres with a total of 61 participants by asking questions in discussion sessions. The team of lecturers who do the service hopes for the participation of cadres to provide assistance to the community, especially mothers with toddlers to come to the posyandu in improving the health of mothers and children. Keywords: Covid-19, Education, Public health, New normal, Posyandu
PENGUATAN PSIKOLOGIS PADA ERA PANDEMI COVID-19 MELALUI EDUKASI DI MEDIA SOSIAL Arina Widya Murni
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.479-486.2020

Abstract

Pandemi Covid-19 adalah tragedi di bidang kesehatan yang sangat menyita emosi baik bagi masyarakat ataupun petugas kesehatan sendiri. Stresor psikologis terjadi ketika berita yang diterima tentang pandemi memberikan kesan sebagai kabar yang menakutkan dan mengancam kehidupan. Berbagai sikap bisa muncul karena stres akibat berita yang tidak benar tentang Pandemi Covid-19. Perlu dilakukan suatu upaya memberikan edukasi yang benar tentang Pandemi Covid-19. Edukasi yang dianggap efektif saat ini adalah melalui media sosial. Pilihan media adalah grup whatss app dengan membuat kegiatan sharing talk yang digagas bersama mahasiswa. Sharing talk ini dilakukan sebanyak sepuluh kali sesuai dengan permintaan peserta dan kelompok mahasiswa yang menghubungi. Rata-rata peserta yang ikut berkisar 200 an peserta di setiap kegiatan. Diakhir sesi peserta berinteraksi dengan menyampaikan pertanyaan, sebagian besar mempertanyakan tentang virus corona, penyebaran virus dan pengaruh stres terhadap imunitas tubuh yang sebenarnya sangat mempengaruhi dalam kemampuan bertahan terhadap serangan corona virus. Animo peserta cukup baik ditandai dengan pertanyaan yang bervariasi dan bisa disiapkan untuk menjadi satu buku Tanya Jawab seputar Covid-19. Edukasi melalui media sosial efektif dalam memberikan pengaruh positif kepada masyarakat sehingga membantu mengurangi beban psikologis masyarakat karena Pandemi Covid -19. Kata kunci: Covid-19, Stres, Edukasi, Media, Efektif ABSTRACT The Covid-19 pandemic is a tragedy in the health sector that has devastated both the public and health workers. Psychological stress occurs when news received about a pandemic gives the impression of being scary and life threatening. Various attitudes can arise due to stress due to untrue news about the Covid-19 Pandemic. An effort is needed to provide proper education about the Covid-19 Pandemic. Effective education is through social media. The choice of media is the whatss app group by creating a sharing talk activity initiated with students who are members of an independent institution. This screening talk is conducted ten times according to the request of the participants and student groups who contacted them. The average number of participants who took part was around 200 participants in each activityies. At the end of the session the participants had a change to interact by asking questions, most of them questioning about the corona virus, the spread of the virus and the effect of stress on immunity which actually greatly affects the ability to survive against the corona virus attack. The participants' interest is quite good, marked by a variety of questions and can be prepared to become a Q&A book about Covid-19. It can be cocluded that education through social media is effective in having a positive influence on society so that it helps reduce the psychological burden on society due to the Covid -19 Pandemic. Keywords: Covid-19, Stress, Education, Media, Effective
KURSUS SINGKAT BAHASA INGGRIS GRATIS SECARA DARING BAGI SISWA KELAS 12 SMA/SMK PADA MASA PANDEMI Novita Eka Tristiana; Fitri Wulandari; Kurniati Kurniati
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.408-413.2020

Abstract

Dalam masa pandemi ini, kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan yakni mengadakan kursus singkat bahasa inggris gratis bagi siswa kelas 12 SMA/SMK secara daring.Tujuan kursus singkat ini yakni agar para peserta mampu berinteraksi menggunakan bahasa inggris secara lisan dan tulisan agar nantinya mereka siap melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, disamping mempromosikan program studi pendidikan bahasa inggris bagi siswa siswi SMA/SMK.Materi yang diajarkan dalam kursus ini mencakup 4 kemampuan bahasa inggris( listening, Speaking, reading dan writing) serta berbagai komponen bahasa antara lain; vocabulary, grammar dan pronunciation. Para peserta mendapatkan informasi mengenai kursus singkat ini melalui poster/leaflet yang dipublikasikan di social media antara lain; Instagram dan facebook. Kemudian mereka mendaftarkan diri secara langsung melalui link yang tertera dalam poster.Sehingga peserta yang mengikuti bukan hanya dari kabupaten Pringsewu, tetapi luar kabupaten dan provinsi.Tim pengajar kursus singkat ini yakni dosen prodi pendidikan bahasa inggris.Metode pengajaran yang digunakan yakni pengajaran online/daring melalui aplikasi whatsapp.Hasilnya, para peserta termotivasi untuk belajar dan mendalami bahasa inggris dan mereka pun mampu menggunakan bahasa inggris baik lisan maupun tulisan dalam komunikasi sehari-hari.
PELAKSANAAN TERAPI PSIKOEDUKASI KELUARGA TERHADAP BEBAN DAN DUKUNGAN KELUARGA AKIBAT PANDEMI COVID-19 Sutinah Sutinah
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.177-185.2020

Abstract

Kesehatan mental merupakan sekelompok reaksi psikotik yang mempengaruhi berbagai area fungsi individu, termasuk fungsi berfikir dan berkomunikasi, menerima dan menginterprestasikan realita, merasakan dan menunjukan emosi dan perilaku yang dapat diterima secara rasional seperti cemas, depresi dan trauma karena Covid-19 yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Kondisi seperti itu membuat keluarga merasa terbebani, penderita membutuhkan perhatian khusus dalam kegiatan sehari-hari mulai dari makan, minum dan semua aktivitasnya. Jika salah satu dari kebutuhan penderita tidak terpenuhi maka keluarga dianggap tidak memberikan dukungan keluarga kepada penderita. Salah satu cara untuk menurunkan beban dan meningkatkan dukungan keluarga adalah dengan intervensi psikoedukasi keluarga. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan dukungan serta menurunkan beban keluarga. Program ini dilaksanakan pada tanggal 1-2 September 2020 dalam bentuk pemberian intervensi psikoedukasi keluarga melalui curah pendapat, ceramah, diskusi dan tanya jawab, dinamika kelompok atau demonstrasi tergantung kebutuhan terapi dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Hasil dari pemberian intervensi psikoedukasi keluarga terjadi penurunan beban dan peningkatan dukungan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan mental akibat Covid-19. Kata kunci: Terapi psikoedukasi, Beban, Dukungan keluarga ABSTRACT Keywords: Psychoeducation therapy, Burden, Family supportMental health is a group of psychotic reactions that affect various areas of individual function, including the function of thinking and communicating, accepting and interpreting reality, feeling and showing emotions and behaviors that can be rationally accepted such as anxiety, depression, and trauma due to Covid-19 felt by the Indonesian people. . Such conditions make the family feel burdened, sufferers need special attention in daily activities ranging from eating, drinking and all their activities. If one of the sufferer's needs is not met, the family is considered not to provide family support to the sufferer. One way to reduce the burden and increase family support is with family psychoeducation interventions. The purpose of this community service activity is to increase support and reduce the burden on the family. This program was carried out on September 1-2, 2020 in the form of providing family psycho-educational interventions through brainstorming, lectures, discussions, and questions, and answers, group dynamics, or demonstrations depending on the need for therapy with a total of 20 participants. The result of giving family psychoeducation intervention has decreased the burden and increased family support in caring for family members who experience mental health problems due to Covid-19. Keywords: Psychoeducation therapy, Burden, Family support
DISEMINASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN BRIKET BERBAHAN DASAR KOTORAN KAMBING DAN LIMBAH SERBUK GERGAJI KAYU DI DISTRIK PRAFI KABUPATEN MANOKWARI Purwaningsih Purwaningsih; Noviyanti Noviyanti; Evi Warintan Saragih; Angelina Novita Tethool
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.339-346.2020

Abstract

Biomassa yang berpotensi sebagai sumber energi terbaharukan jumlahnya sangat melimpah di Indonesia, biasanya memiliki nilai ekonomi rendah, serta merupakan limbah setelah diambil produk primernya. Limbah peternakan dan olahan kayu merupakan biomassa yang masih menjadi masalah bagi lingkungan, karena rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pengolahan limbah. Masyarakat juga mangalami masalah kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan rendahnya pendapatan, karena hanya bertumpu pada hasil pertanian. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah pengolahan limbah menjadi briket berbahan dasar campuran kotoran kambing dan serbuk gergaji kayu. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mendiseminasikan dan mendorong penerapan inovasi teknologi pengolahan limbah tepat guna dan memberikan alternatif potensi usaha yang dapat dikembangkan oleh masyarakat Distrik Prafi Kabupaten Manokwari. Metode diseminasi teknologi yang diterapkan adalah penyuluhan partisipatif, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan masyarakat, hingga menjadi produk yang siap dipasarkan. Pengolahan kotoran kambing dan serbuk gergaji kayu menjadi briket dilakukan melalui tahapan pengeringan bahan baku, penggilingan, pencampuran bahan perekat, pencetakan, pengeringan, pengujian, dan pengemasan. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan (1) berhasil mendiseminasikan inovasi teknologi pengolahan limbah peternakan dan olahan kayu menjadi sumber energi sebagai bahan bakar alternatif, (2) masyarakat terlibat secara aktif dalam semua kegiatan, dan (3) briket berbahan dasar kotoran kambing dan serbuk gergaji dapat menjadi sumber energi terbaharukan bagi masyarakat. Kata kunci: Briket, Kotoran kambing, Serbuk gergaji kayu, Distrik Prafi ABSTRACT The potentially biomass as a source of renewable energy is very abundant in Indonesia. It is waste of primer product and has low economic value. Livestock waste and processed wood waste are biomass that become an issue to the environment, due to the low community knowledge on the waste processing. Those wastes can be used as a source of renewable energy to tackle scarcity of fuel oil problem of the community. The using of combination of goat manure and sawdust wood as raw material of briquettes can be as a solution to environment and fuel availability problem. The community development activities aimed to disseminate and promote effective innovations technological waste treatment and provide an alternative business potential that may be developed by the Prafi District community, Manokwari Regency. The method of dissemination of technology is participatory counseling, in-house training, a demonstration, community assistance, and product marketing. The briquettes process consist of drying raw materials, milling, refining, adhesive mixing, printing, briquetes drying, testing of briquette quality, and packaging. The result showed that (1) briquettes technology had been successfully transfer to the community, (2) Participants of the community development activity were enthusiastic and involve that indicated by their participation, (3) The briquettes can be a source of renewable energy for the community. Keywords: Briquettes, Goat manure, Sawdust wood, Prafi District
BIAYA LISTRIK LEBIH EKONOMIS DALAM MEMASAK NASI MEMAKAI ALAT TRADISIONAL DENGAN KADAR KARBOHIDRAT LEBIH RENDAH Sri Indah; Santy Irene Putri
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.116-121.2020

Abstract

Ekonomi dan kesehatan memiliki relasi yang sangat dekat. Namun, seiring dengan berkembangnya zaman, pertumbuhan ekonomi, dan gaya hidup masyarakat saat ini, dapat dilihat bahwa antara gaya hidup dan prinsip hemat dipandang sebagian besar masyarakat sebagai dua hal yang bertolak belakang. Masyarakat RT 09 RW 05 Dusun Bamban, Asrikaton, Pakis masih sangat jarang sekali yang menggunakan alat memasak tradisional seperti kukusan bamboo. Sebagian besar telah beralih menggunakan alat masak modern seperti magic com dimana akan berdampak juga terhadap ekonomi dan kesehatannya. Tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah mensosialisasikan metode menanak nasi menggunakan kukusan bamboo agar masyarakat dapat melaksanakan manajemen hemat biaya listrik serta mendapatkan manfaat kesehatannya. Program ini dilaksanakan pada tanggal 7 Desember 2019 kepada ibu-ibu di Dusun Bamban dengan jumlah peserta sebesar 55 orang. Metode yang digunakan untuk pemecahan masalah mitra, yaitu penyuluhan alat kukusan bamboo untuk mengemat biaya listrik serta memelihara kesehatan. Setelah dilaksanakan kegiatan, ibu-ibu di Dusun Bamban dapat memahami dengan baik tentang penggunaan kukusan bamboo yang dapat menghemat biaya listrik dan berdampak positif terhadap kesehatan. Kata kunci: Kukusan bambu, Manajemen, Biaya, Kadar karbohidrat, Kesehatan ABSTRACT Economy and health are closely related. However, along with the development of the times, economic growth, and the lifestyle of today's society, it can be seen that between the lifestyle and the principle of frugality is seen by most people as two opposites. The people of RT 09 RW 05 Dusun Bamban, Asrikaton, Pakis still rarely use traditional cooking tools such as bamboo steamers. Most of them have switched to using modern cooking utensils such as magic com which will also have an impact on their economy and health. The goal of this program is to socialize the method of cooking rice using bamboo steamer so that people can carry out cost-effective management of electricity and get its health benefits. This program was implemented on December 7, 2019 to mothers in Dusun Bamban with a total of 55 participants. The method used to solve partner problems, namely the extension of bamboo steamer tools to save electricity costs and maintain health. After the activity was carried out, mothers in Dusun Bamban could understand well about the use of bamboo steamer which can save electricity costs and have a positive impact on health. Keywords: Bamboo steamer, Cost management, Carbohydrate levels, Health
PENGEMBANGAN JIWA KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA DALAM MEMPRODUKSI TEMPE DAN OLAHANNYA MELALUI CAMPUS TEMPEH Badrut Tamam; Ni Putu Agustini; I Gst Putu Sudita Puryana; Suratiah Suratiah
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.514-518.2020

Abstract

Sebagian besar, lulusan perguruan tinggi masih sulit mendapatkan lapangan kerja. Angkatan kerja dan angka pengangguran di Indonesia, sebagaimana data BPS, masih sangat tinggi. Menumbuhkan jiwa kewirausahaan penting dilakukan. Salah satu bentuk wirausaha yang cukup bertahan di kala krisis Covid-19 adalah di sektor pangan. Pangan tradisional yang memiliki tingkat akseptabilitas yang baik dan selalu tersedia di pasar adalah Tempe. Di samping disukai sebagaian besar masyarakat Indonesia, Tempe memiliki kandungan gizi yang tinggi dan merupakan pangan fungsional yang baik bagi kesehatan. Campus Tempeh adalah nama bagi komunitas mahasiswa yang memproduksi Tempe di Kampus Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Denpasar. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa dalam memproduksi tempe dan olahannya. Metode yang dilakukan adalah dengan kegiatan seminar dan workshop berproduksi Tempe dan olahannya di kampus. Tingkat kehadiran mahasiswa dalam mengikuti kegiatan sangat tinggi mencapai 90%. Pada umumnya alasan mereka mengikuti kegiatan ini adalah mencari pengetahuan dan ketrampilan baru (44,4%) dan ingin menjadi pengusaha (33,3%). Produk yang dihasilkan berupa tempe organik dan non organik, serta olahan tempe yaitu keripik tempe. Pemasaran yang dilakukan melalui online menggunakan aplikasi Instagram (IG), Facebook (FB) dan channel Youtube. Mahasiswa memiliki kecintaan yang tinggi terhadap produk pangan tradisional (Tempe). Kemampuan teknologi informasi yang dimiliki mereka mempercepat pemasaran produk. Kata kunci: Kampus, Mahasiswa, Pangan, Tempe, Wirausaha
AUTOMASI PELAPORAN KEUANGAN KOPERASI SISWASMK NEGERI 2 BATU Firda Ayu Amalia; Novi Primita Sari
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.268-277.2020

Abstract

SMK Negeri 2 Batu memiliki dua jenis koperasi, yaitu koperasi siswa dan koperasi guru. Dalam pengabdian ini yang bertindak sebagai mitra adalah koperasi siswa. Permasalahan pertama terkait pelaporan keuangan di koperasi siswa SMK Negeri 2 Batu adalah laporan keuangan yang ada sekarang belum tersistem dan pencatatan masih manual.Tidak tersistemnya laporan keuangan juga akan menimbulkan masalah terkait efisiensi dan efektivitas. Tim pengusul mengupayakan untuk melakukan perbaikan terkait masalah pelaporan keuangan yang dihadapi mitra. sistem pelaporan keuangan yang terintegrasi, laporan keuangan yang dihasilkan dapat semakin berkualitas.Pengusul mampu menyeleseikan permasalahan tersebut dengan menggunakan tahapan-tahapan yaitu: tahap identifikasi masalah, tahap perancangan system aplikasi pelaporan keuangan, tahap implementasi sistem dan tahap evaluasi. Sistem pelaporan keuangan dibuat menggunakan program Excel dan sesuai permintaan mitra. Pada saat pelaksanaan pengabdian, pemateri menjelaskan tentang pelaporan keuangan dan penggunaan sistem pelaporan keuangan terintegrasi. Setelah pemateri selesei menjelaskan, mitra melakukan praktik pelaporan keuangan dengan menggunakan sistem terintegrasi. Kata Kunci: Automasi pelaporan keuangan, Koperasi siswa, Laporan keuangan, Sistem pelaporan keuangan ABSTRACT SMK Negeri 2 Batu has two types of cooperatives, namely student cooperatives and teacher cooperatives. In this service, the student cooperative acts as a partner. The first problem related to financial reporting in SMK Negeri 2 Batu's student cooperative is that the current financial reports are not yet systematic and recording is still manual. The failure of the financial reporting system will also cause problems related to efficiency and effectiveness. The proposing team tries to make improvements related to financial reporting problems faced by partners. An integrated financial reporting system, the resulting financial reports can be of higher quality. The proposer can solve these problems using stages: Problem Identification Stage, Financial Reporting Application System Design Stage, System Implementation Stage, and Evaluation Stage. The financial reporting system is created using the Excel program and according to partner requests.At the time of the service, the speaker explained financial reporting and an integrated financial reporting system. After the presenter explains, partners carry out financial reporting practices using an integrated system. Keywords: Financial reporting automation, Student cooperative, Financial reporting,Financial reporting system
PENERAPAN DAN PENINGKATAN SANITASI MAKANAN PADA PRODUKSI KERUPUK IKAN DI UD SUMBER REJEKI KELURAHAN GUNUNG ANYAR TAMBAK KOTA SURABAYA Nove Kartika Erliyanti; Andre Yusuf Trisna Putra; Ira Wikartika; Dika Prasetyo; Rangga Kurnia Putra; Norizul Inayah
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.41-47.2020

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada mitra (UD Sumber Rejeki) adalah minimnya pengetahuan tentang sanitasi makanan pada produksi kerupuk ikan. Hal ini dapat terlihat dari kondisi peralatan yang digunakan dalam produksi kerupuk ikan yang belum sepenuhnya dipisahkan antara peralatan proses produksi dan peralatan rumah tangga. Kurangnya pengetahuan mitra juga ditunjukkan pada saat proses produksi belum menggunakan baju produksi (apron), topi koki, dan dalam produksi kerupuk ikan belum memenuhi kaidah atau pedoman Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan dan meningkatkan sanitasi makanan pada produksi kerupuk ikan sesuai dengan kaidah CPPOB. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah melakukan sosialisasi, pendampingan, dan edukasi tentang penerapan dan peningkatan sanitasi serta penggunaan peralatan yang sesuai dengan kaidah CPPOB. Metode lainnya adalah membantu pengadaan baju produksi (apron), topi koki, booklet yang berisikan sanitasi diri, bahan baku, peralatan, dan sanitasi ruangan. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra sangat antusias dalam menerima materi yang disampaikan dan berkomitmen untuk menerapkan dan meningkatkan sanitasi serta penggunaan peralatan sesuai dengan kaidah CPPOB, adanya baju produksi (apron), topi koki, masker, tempat sampah, dan booklet. Kata kunci: CPPOB, Manajemen produksi, Produksi kerupuk ikan, Sanitasi, UD sumber rejeki ABSTRACT The problem that occurs to partner (UD Sumber Rejeki) is the lack of knowledge about food sanitation in fish crackers production. This can be seen from the condition of the equipment used in the production of fish crackers that has not been completely separated between the production process equipment and household appliances. The lack of knowledge of partner is also shown when the production process does not use apron, chef’s hat, and fish crackers production does not meet the rules for CPPOB. This aims to implement and improve food sanitation in fish crackers production in accordance with CPPOB principles. The method used in this activity is to conduct socialization, mentoring, and counseling on the implementation and improvement of sanitation and the use of equipment in according with CPPOB principles. Another method is to help procure apron, chef’s hat, booklets containing personal sanitation, raw materials, equipment, and room sanitation. The results of this activity is that the partner is very enthusiastic in receiving the material presented and is committed to implementing and improving sanitation and the use of equipment in accordance with CPPOB principles, the existence of apron, chef’s hat, masks, trash bins, and booklets. Keywords: CPPOB, Fish Crackers Production, Production Management, Sanitation, UD sumber rejeki