cover
Contact Name
Ismed
Contact Email
ismedfateta@gmail.com
Phone
+62751-72772
Journal Mail Official
jurnal.logista@gmail.com
Editorial Address
Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis - Padang 25163, West Sumatera, Indonesia.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Andalas
ISSN : 25796283     EISSN : 2655951X     DOI : 10.25077
Core Subject : Agriculture,
LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat is a scientific journal that covers the community service activities related to agricultural product technology, agricultural engineering, agricultural industrial technology, nutrition and public health, pharmacy, biology, climatology, agroecotechnology, soil science, agricultural cultivation, plant protection, medicine, family and consumers, livestock, fisheries, forestry, conservation, environment, socio-economics, engineering, and entrepreneurship that have been considered and approved by the Editorial boards.
Arjuna Subject : -
Articles 367 Documents
INOVASI TEKNOLOGI FERMENTASI PADA PRODUKSI VIRGIN COCONUT OIL (VCO) SEBAGAI SOLUSI MENINGKATKAN KETERAMPILAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT DI KELURAHAN CILEMBANG KOTA TASIKMALAYA Priyadi, Rudi; Juhaeni, Ade Hilman; Nuryati, Rina; Benatar, Gilang Vaza; Azhari, Septian Cahya
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.8.1.49-55.2024

Abstract

Minyak kelapa murni (VCO) sering kali masih asing di telinga masyarakat umum, padahal VCO memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan dan pengembangan ekonomi. Pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pembuatan minyak kelapa murni (VCO) dilakukan untuk membantu masyarakat dalam mengolah kelapa yang menghasilkan produk untuk meningkatkan kesehatan dan keterampilan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mencegah penyakit yang umumnya terjadi di masyarakat, seperti obesitas kolesterol, dan mengembangkan keterampilan masyarakat dalam mengolah kelapa menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, VCO memiliki khasiat yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta mencegah obesitas dan kolesterol. Selain itu, ketersediaan kelapa yang mudah didapatkan menjadikan hal ini sebagai potensi yang baik untuk dikembangkan sebagai pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pelatihan dan sosialisasi pembuatan VCO ini dilakukan di Desa Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Hasil dari pelatihan pembuatan VCO ini, masyarakat sangat antusias untuk mendapatkan pengetahuan baru dan keterampilan yang berharga tentang pengolahan kelapa menjadi produk kesehatan dalam bentuk VCO dan produk yang bernilai jual tinggi untuk pengembangan ekonomi masyarakat. Kata kunci: Virgin Coconut Oil, Kelapa, Fermentasi, Ibu PKK, Kelurahan Cilembang ABSTRACT Virgin coconut oil (VCO) is often unfamiliar to the general public, even though VCO has various benefits for health and economic development. Community service in the form of training in making virgin coconut oil (VCO) is carried out to assist the community in processing coconut, which produces products to improve health and community skills. This community service activity is carried out to prevent diseases that generally occur in the community, such as cholesterol obesity, and develop community skills in processing coconut into products with high economic value. Based on the research results, VCO has good properties to increase the body's immunity and prevent obesity and cholesterol. In addition, the easy availability of coconut makes this a good potential to be developed as a community economic empowerment. The training and socialization of VCO production was conducted in Cilembang Village, Cihideung District, Tasikmalaya City, West Java. As a result of this VCO-making training, the community is very enthusiastic to gain new knowledge and valuable skills about processing coconut into health products in the form of VCO and high-value products for community economic development. Keywords: Virgin Coconut Oil, Coconut, Fermentation, Women PKK, Cilembang Village
DIVERSIFIKASI OLAHAN JAHE UNTUK PENDAMPINGAN KELOMPOK WANITA TANI DESA KADIREJO Palimbong, Sarlina; Lewerissa, Karina Bianca
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.8.1.16-22.2024

Abstract

Telah dilakukan suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan subjek Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Kadirejo. Desa Kadirejo memiliki komoditi jahe merah melimpah namun pengolahannya baru sebatas jahe serbuk instant dan sirup jahe sementara produksi jahe segar semakin meningkat beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu perlu dilakukan pendampingan diversifikasi olahan jahe. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif yaitu melibatkan anggota KWT dalam pembuatan manisan jahe dan saus jahe. Pertimbangan pemilihan produk ini berdasarkan hasil skrining dengan kriteria produk bersifat inovatif, mudah dilakukan dengan alat sederhana, umur simpan relatif lama, dan bernilai ekonomis tinggi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengisian kuesioner oleh peserta kegiatan. Hasil evaluasi kegiatan menyimpulkan bahwa kualitas kegiatan yang diberikan dapat menambah tingkat keterampilan dan pengetahuan peserta, materi kegiatan mudah dipahami, materi sesuai kebutuhan dan harapan peserta, semuanya dalam kategori Baik hingga Sangat Baik. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan sesuai kebutuhan anggota KWT Desa Kadirejo. kata kunci: diversifikasi, jahe, kadirejo, kelompok wanita tani, pendampingan ABSTRACT A community service activity has been carried out with the subject of the Women Farmers Group (KWT) in Kadirejo Village. Kadirejo Village has abundant red ginger commodities, but its processing is limited to instant powdered ginger and ginger syrup, while fresh ginger production has been increasing in recent years. Therefore, it is necessary to assist in the diversification of processed ginger. The community service method uses a participatory approach involving KWT members in making candied ginger and ginger sauce. The consideration for selecting this product is based on screening results, with the product criteria being innovative, easy to do with simple tools, relatively long shelf life, and high economic value. Activities are evaluated by party-filling out questionnaires participants. The activity evaluation results concluded that the quality of the activities provided could increase the skill and knowledge level of the participants, the activity material was easy to understand, the material met the needs and expectations of the participants, and all were in Good to Very Good category. Thus, this activity is beneficial and meets the needs of Women Farmers Group members of Kadirejo Village. Keywords: accompaniment, diversification, ginger, kadirejo, woman farmers group
PENGEMBANGAN USAHA UKM UNAIS CAKE DAN BAKERY MELALUI PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL DAN PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) Afiah, Rahmania Nur; Asmediana, Anis; Khotimah, Khusnul
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.8.1.41-48.2024

Abstract

UKM Unais Cake & Bakery adalah UKM yang memproduksi kue & bakeri yang berdiri sejak tahun 2020. UKM ini berlokasi di Kelurahan Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Produk unggulan dari UKM ini adalah roti gembong dengan varian yang beragam, mulai dari yang manis hingga asin. Proses produksi hingga pemasaran ini dilakukan di kediaman pemilik. Berdasarkan informasi, pihak UKM seringkali tidak dapat memenuhi semua permintaan pelanggan dan terkadang kualitas roti yang dihasilkan kurang seragam hal ini dikarenakan tenaga kerja dan mesin yang dimiliki masih terbatas. Selain itu, diketahui UKM belum memiliki izin PIRT. Informasi selanjutnya yang dapat menjadi kendala berikutnya adalah UKM ini belum memiliki outlet dan sistem pemasarannya pun masih mengandalkan metode konvensional atau dari mulut ke mulut saja. Hal ini dapat menjadi permasalahan yang dapat menghambat berkembangnya usaha UKM roti dan bakeri ini. Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Pengabdian UNS bersinergi dengan UKM Unais Cake & Bakery menyelenggarakan program (1) Peningkatan produksi dan kualitas produk (2) Pelatihan penerapan GMP untuk persiapan pengurusan sertifikat PIRT dan pendampingan pengurusan PIRT (3) Pelatihan pemasaran produk menggunakan metode digital marketing. Tujuan dari kegiatan ini adalah pengembangan usaha UKM Unais Cake & Bakery. ABSTRACT Unais Cake & Bakery is a UKM that produces cakes & bakery founded in 2020. It is located in Cemani Village, Grogol District, Sukoharjo Regency, Central Java. The main product from Unais Cake & Bakery is Gembong Bread, which has various variants, from sweet to salty. The production and marketing processes are carried out at the owner's residence. Based on the information, Unais Cake & Bakery is often unable to fulfill all customer requests and sometimes the quality of the bread produced is not uniform, this is because the workforce and machines are still limited. Furthermore, Unais Cake & Bakery does not have the PIRT yet. The next obstacle is that this UKM does not have an outlet and the marketing system still relies on conventional methods. If problems are not handled immediately, they can hinder the development of this cake & bakery business. To solve these problems, the UNS Team helped Unais Cake & Bakery by organizing a program (1) Increasing production and product quality (2) Training implementation of GMP as a provision for obtaining PIRT Distribution Permits (3) Training product marketing using digital marketing methods. This activity aims to develop the Unais Cake & Bakery business.
ALIH TEKNOLOGI DALAM MITIGASI AKRILAMIDA PADA PENGOLAHAN KOPI SPESIALTI DI KELOMPOK TANI PALITO ORGANIK DI JORONG PADANG KUNIANG NAGARI SITUJUAH GADANG KECAMATAN SITUJUAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Fadri, Rince Alfia; Harni, Mimi; Syukriani, Debby; Arifansyah, Rifly
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.8.2.10-19.2024

Abstract

Menjamurnya coffee shop dan mikro roosters di kota-kota besar membuat perkembangan industri kopi diIndonesia melesat cepat. Masyarakat awam pun sekarang sudah mulai mengenal jenis-jenis kopi yang memiliki kualitas nomor satu. Saat ini potensi usaha kopi berkembang pesat seiring dengan seruput kopi yang telah menjadi gaya hidup modern kalangan muda hingga orang tua. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian adalah dengan melakukan kegiatan pelatihan yang diawali terlebih dahulu dengan sosialisai, pemberian materi, diskusi, praktik atau simulasi. Adapun tahapan dalam kegiatan pengabdian diantaranya adalah sosialisasi, persiapan kegiatan, pelaksanaan pelatihan, dan monitoring dan evaluasi. Berdasarkan kegaiatan yang sudah dilaksanakan didapati kesimpulan berupa kelompok tani mampu dalam pengolahan kopi secara memadai dan pengemasan secara kreatif, kelompok sasaran telah termotivasi untuk mengembangkan budidaya kopi, perakitan mesin sangrai memakan waktiu sekitar 12 minggu dan didapatkan hasil maksimal, dimana kelompok tani telah melakukan penyangraian kopi mandiri, kegiatan pelatihan yang telah diikuti sangat bermanfaat bagi anggota kelompok tani dan menjadi penyemangat baru bagi Sebagian petani kopi di nagari Situjuah Gadang Kata kunci: Pengolahan kopi, Petani kopi, Akrilamida ABSTRACT The proliferation of coffee shops and micro roosters in big cities has made the development of the coffee industry in Indonesia skyrocket. The general public has now begun to recognize the types of coffee that have number one quality. Currently, the potential for coffee businesses is growing rapidly along with sipping coffee which has become a modern lifestyle for young people to old people. The method used in community service activities is to conduct training activities that begin with socialization, providing materials, discussions, practices or simulations. Training activities are guided by resource persons (experts) as training facilitators and assisted by a set of tools to conduct simulations. Based on the activities that have been carried out, it was concluded that the farmer group is capable of adequate coffee processing and creative packaging, the target group has been motivated to develop coffee cultivation, the assembly of the roasting machine took about 12 weeks and obtained maximum results, where the farmer group has carried out independent coffee roasting, the training activities that have been followed are very useful for members of the farmer group and become a new encouragement for some coffee farmers in Situjuah Gadang village Keywords: Coffee processing, Coffee farmers, Acrylamide
IMPLEMENTASI INOVASI KEMASAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK PADA TENANT PLUT-KUMKM SUMATERA BARAT Rasdiana, Felga Zulfia; Tama, Duma Putri; Saniro, Roma Kyo Kae; Refdi, Cesar Welya
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.8.2.20-25.2024

Abstract

ABSTRAK Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT-KUMKM) merupakan salah satu lembaga yang berperan dalam mendukung pengembangan UMKM di Sumatera Barat. UMKM atau tenant binaan PLUT menghadapi berbagai tantangan dalam aspek pemasaran dan diferensiasi produk, kemasan yang kurang menarik dan kurang informatif kerap menjadi penghambat dalam penetrasi pasar modern, sehingga produk UMKM kurang mampu bersaing di tingkat lokal maupun nasional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk berkolaborasi dalam merancang dan mengimplementasikan inovasi kemasan dan pengembangan produk yang dapat meningkatkan daya saing tenant binaan PLUT. Program ini difokuskan pada peningkatan kapasitas teknologi dan keterampilan inovasi bagi mitra PLUT-KUMKM Sumatera Barat. Pengabdian ini dilaksanakan melalui serangkaian tahapan terstruktur, meliputi kegiatan sosialisasi dan koordinasi, merupakan fondasi bagi kesuksesan program, dilanjutkan dengan workshop inovasi kemasan dan pengembangan produk serta pendampingan intensif bagi tenant terpilih. Hasil dari kegiatan ini tenant PLUT-KUMKM mendapatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai pengembangan produk dan inovasi kemasan serta mendapatkan pendampingan intensif untuk perbaikan kemasan produk. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan daya saing tenant PLUT-KUMKM Sumatera Barat, sehingga mereka dapat berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional. Kata kunci : Kemasan; produk; UMKM; PLUT-KUMKM; Tenant ABSTRACT The Integrated Business Service Center for Cooperatives and Micro, Small, and Medium Enterprises (PLUT-KUMKM) is one of the institutions that supports the development of MSMEs in West Sumatra. MSMEs or tenants fostered by PLUT face various challenges in terms of marketing and product differentiation; unattractive and uninformative packaging often becomes an obstacle in penetrating the modern market, so MSME products are less able to compete at the local and national levels. This community service activity aims to collaborate in designing and implementing packaging innovation and product development that can increase the competitiveness of PLUT-fostered tenants. This program focuses on increasing the capacity of technology and innovation skills for PLUT-KUMKM partners in West Sumatra. This community service is carried out through structured stages, including socialization and coordination activities, which are the foundation for the program's success, followed by workshops on packaging innovation and product development and intensive assistance for selected tenants. The results of this activity are that PLUT-KUMKM tenants gain knowledge and understanding of product development and packaging innovation and receive intensive assistance to improve product packaging. This program is expected to significantly impact the competitiveness of PLUT-KUMKM tenants in West Sumatra so that they can contribute more to the national economy. Keywords: Packaging; Product; UMKM; PLUT-KUMKM; Tenant
PENDAMPINGAN LEGALITAS USAHA PADA BUMNAG PAKANDANGAN EMAS NAGARI PAKANDANGAN KABUPATEN PADANG PARIAMAN DALAM UPAYA PENINGKATAN JANGKAUAN PEMASARAN PRODUK Refdi, Cesar Welya; Fiana, Risa Meutia; Zulfitri, Amelia; Rasdiana, Felga Zulfia; Rizkyanto, Ridwan; Hidayat, Danny
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.8.2.1-9.2024

Abstract

ABSTRAK BUMNag Pakandangan Emas yang memiliki beberapa unit usaha dan kemitraan dengan UMKM, memiliki potensi besar yang dapat meningkatkan perekonomian lokal dan pendapatan asli desa. Potensi tersebut dapat berkembang jika kegiatan usaha dapat dipasarkan dalam lingkup yang lebih besar. Namun yang menjadi kendala ialah BumNag Pakandangan Emas terhambat untuk memasarkan kegiatan usahanya karena belum memiliki legalitas formal seperti izin usaha dan sertifikasi produk yang menjadi syarat untuk dapat menembus pasar nasional maupun internasional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan yaitu: perlindungan hukum bagi BumNag Pakandangan Emas, peningkatan jangkauan pemasaran, Peningkatan kepercayaan konsumen, optimalisasi potensi ekonomi lokal. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan penyuluhan, pendirian tim pendampingan legalitas, pelatihan dan workshop, bantuan pengurusan izin, pembuatan platform digital, dan promosi produk. Hasil dari kegiatan ini adalah telah dihasilkannya Sertifikat Badan Hukum BUMNag melalui portal BUMDesa, terbit Sebanyak 9 Sertifikat Nomor Induk Berusaha (NIB) dan terbit sebanyak 1 buah Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-PIRT) pada UMKM Binaan BUMNag Pakandangan Emas, dan dihasilkan platform digital aplikatif dalam bentuk Online Business CARDS BUMNag Pakandangan Emas. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa BumNag Pakandangan Emas dalammenjalankan kegiatan usahanya wajib memiliki legalitas formal seperti izin usaha dan sertifikasi produk pada unit usahanya. Pelaksanaan sosialisasi dan penyuluhan, pendampingan pengurusan legalitas, pelatihan dan workshop pengurusan izin usaha dapat dilakukan untuk mengakselirasi diperolehnya Sertifikar Badan Hukum BUMNag sebagai legalitas usaha utama BUMNag Pakandangan Emas, NIB dan sertifikat izin edar bagi usaha binaan. Selain itu, pembuatan online business card untuk BUMNag dapat menjadi pilihan sebagai platform promosi dan kemudahan dalam pemasaran. ABSTRACT BumNag Pakandangan Emas has several business units and partnerships with MSMEs and has enormous potential to improve the local economy and the village's original income. This potential can develop if business activities can be marketed on a larger scale. However, the obstacle is that BumNag Pakandangan Emas is hampered in marketing its business activities because it does not yet have formal legality, such as business permits and product certifications required to penetrate national and international markets. This community service activity aimed to provide legal protection for BumNag Pakandangan Emas, increase marketing reach and consumer confidence, and optimize local economic potential. Community service activities are carried out through socialization and counseling, establishment of a legal assistance team, training and workshops, assistance in managing permits, creating a digital platform, and product promotion. The results of this activity are the issuance of BUMNag Legal Entity Certificates through the BUMDesa portal, the issuance of 9 Business Identification Number Certificates (NIB), the issuance of Household Industry Food Production Certificate (SPP-PIRT) for BUMNag Pakandangan Emas Fostered MSMEs, and the creation of an application digital platform in the form of Online Business CARDS BUMNag Pakandangan Emas. Based on the activity results, it can be concluded that BumNag Pakandangan Emas, to improve its business activities, is required to have formal legality, such as business licenses and product certifications, in its business units. Implementation of socialization and counseling, assistance in processing legality, training and workshops on processing business permits can be carried out to accelerate the obtaining of BUMNag Legal Entity Certificates as the primary business legality of BUMNag Pakandangan Emas, NIB and distribution permit certificates for fostered businesses. In addition, creating online business cards for BUMNag can be an option as a promotional platform and a convenient marketing tool.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BERBASIS PRODUK LOKAL MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET IKAN NILA DI KELURAHAN MATA AIR Awalina, Rahmi; Masnarivan, Yeffi; Syukri, Daimon; Wellyalina, Wellyalina
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.8.2.26-30.2024

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan serta pendapatan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Mata Air melalui pelatihan pembuatan produk olahan berbasis ikan nila, yaitu nugget ikan. Permasalahan utama yang dihadapi oleh kelompok mitra adalah belum optimalnya pemanfaatan hasil panen dari kegiatan budidaya ikan nila serta masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah hasil panen menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mitra melalui pendekatan pemberdayaan yang aplikatif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari beberapa tahapan, yaitu sosialisasi program kepada anggota KWT, pelatihan teknis pembuatan nugget ikan nila, pendampingan dalam proses produksi, serta evaluasi dan monitoring hasil kegiatan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan anggota KWT dalam mengolah ikan menjadi produk siap konsumsi dengan cita rasa yang baik, dan potensi pasar yang menjanjikan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan, memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta membuka peluang wirausaha baru berbasis potensi lokal yang berkelanjutan. Kata kunci: Pemberdayaan perempuan, Kelompok wanita tani, Ikan nila, Produk olahan, nugget ABSTRACT This community service activity aims to improve the skills and income of members of the Women Farmers Group (KWT) in Mata Air Village through training in making tilapia-based processed products, namely fish nuggets. The main problem faced by the partner group is the suboptimal utilization of harvests from tilapia cultivation activities and the still limited knowledge and skills in processing the harvest into products with high economic value. Therefore, this activity is designed to address the needs of partners through an applicable and sustainable empowerment approach. The implementation method of the activity consists of several stages, namely program socialization to KWT members, technical training in making tilapia nuggets, assistance in the production process, and evaluation and monitoring of activity results. The training results showed a significant increase in the understanding and skills of KWT members in processing fish into ready-to-consume products with good taste, and promising market potential. This activity not only increases individual capacity, but also has a positive impact on women's economic empowerment, strengthens family food security, and opens up new entrepreneurial opportunities based on sustainable local potential