cover
Contact Name
Asniati Ningsi
Contact Email
aningsihazis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
prodiperikananug@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Gorontalo Fisheries Journal
Published by Universitas Gorontalo
ISSN : 26141132     EISSN : 26142856     DOI : -
Core Subject : Education,
Gorontalo Fisheries Jurnal (GFJ) adalah Jurnal Berkala Ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gorontalo. GFJ terbit 2 kali setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 56 Documents
Keanekaragaman Makrozoobentos pada Ekosistem Lamun di Perairan Natal Sumatera Utara Rusdi Machrizal; Khairul Khairul; Rivo Hasper Dimenta
Gorontalo Fisheries Journal Volume 3 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v3i1.998

Abstract

Makrozoobentos merupakan kelompok hewan yang hidup dasar perairan dan sering ditemukan hidup berasosiasi dengan organisme lain. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis jenis-jenis makrozoobentos yang hidup berasosiasi dengan ekosistem lamun di perairan Pantai Natal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dimana stasiun pengamatan ditentukan berdasarkan informasi dari nelayan setempat terkait keberadaan ekosistem lamun.  Data yang dianalisis adalah Indeks keanekaragaman (H’), Indeks Dominansi (C), dan Indeks Similaritas (IS). Keseluruhan analisis data menggunakan bantuan perangkat lunak komputer Plymouth Routines software in Multivariate Research Version 7. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 25 spesies yang terbagi menjadi 6 Klas yang hidup berasosiasi dengan ekosistem lamun di perairan Natal. Indeks keanekaragaman (H’) berada dalam kategori keanekaragaman sedang dengan nilai 2,89-2,98, sementara itu Indeks Dominansi berada pada kategori rendah dengan nilai 0,003-0,005. Selanjutnya diperoleh tingkat kesamaan (similaritas) terhadap spesies penyusun komunitas makrozoobentos dengan tingkat kesamaan tinggi (IS 93,62-100%).
ANALISIS KELAYAKAN PANGKALAN PENDARATAN IKAN TILAMUTA PROVINSI GORONTALO Muntala, Adi Putra; Astuti, Ida; Ngabito, Meriyanti
Gorontalo Fisheries Journal Volume 7 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v7i2.3801

Abstract

Pangkalan pendaratan ikan berpotensi mendongkrak perekonomian suatu daerah sekaligus meningkatkan pendapatan negara dan pendapatan asli daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi sarana dan prasarana pangkalan pendaratan ikan Tilamuta yang ditinjau dari pengembangan fasilitas pokok, fungsional, dan penunjang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey dan komparatif untuk mendapatkan gambaran mengenai kriteria teknis dan operasional pelabuhan perikanan. Berdasarkan hasil penelitian kondisi sarana dan prasarana Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Tilamuta yang ditinjau dari pengembangan fasilitas pokok, fungsional dan penunjang dan juga Pangkalan Pendaratan Ikan Tilamuta (Tipe D) kriteria teknis dan operasional pelabuhan perikanan sudah memenuhi standar untuk ditingkatkan statusnya ke Pelabuhan Perikanan Pantai (Tipe C).
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG MAGGOT DENGAN DOSIS BERBEDA PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN GURAME (OSPHRONEMUS GAURAMY) Andri, Andri; Koniyo, Yuniarti; Juliana, Juliana; Fintarji, Rian
Gorontalo Fisheries Journal Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v8i1.4395

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat apakah dengan menambahkan tepung maggot dengan dosis berbeda di wadah budidaya dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan gurame (Osphronemus gauramy). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen. Hewan uji yang digunakan yaitu benih ikan gurame (Osphronemus gauramy) sejumlah 120 ekor, dengan perlakuan A (kontrol), B (tepung maggot 20% pakan buatan 80%), C (tepung maggot 30% pakan buatan 70%), dan D (tepung maggot 40% pakan buatan 60%). Media budidaya yang digunakan adalah akuarium yang berukuran 60 × 40 × 40 sebanyak 12 buah dan masing-masing diisi air sebanyak 20 liter dengan ikan sebanyak 10 ekor/akuarium. Proses pemeliharaan dilakukan selama 40 hari. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan analisis ANOVA menggunakan aplikasi spss versi 29. Selain itu, dilakukan uji tambahan yaitu uji lanjut menggunakan uji tukay). Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu perlakuan yang diberikan memiliki pengaruh nyata terhadap pertumbuhan berat mutlak dan efesiensi pakan. Pertumbuhan berat mutlak tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan rata-rata pertumbuhan berat 1.217 cm, perlakuan dengan dosis tepung maggot 20% pakan buatan 80% untuk efesiensi pakan yang tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan presentase 23.69 % dengan dosis tepung maggot 20% pakan buatan 80%, menunjukan dosis yang terbaik adalah 20%.
STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON DI PERAIRAN DESA BANGGA KABUPATEN BOALEMO Abdullah, Nursamsiah; Adipu, Yulianty; Astuti, Ida; Kolanus, Febrianto
Gorontalo Fisheries Journal Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v8i1.4401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas fitoplankton dan parameter kualitas udara di perairan Desa Bangga, Kabupaten Boalemo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling pada tiga stasiun pengamatan dengan kondisi lingkungan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis fitoplankton yang dominan meliputi Fragilaria sp..Rhizosolenia sp., Bacteriastrum sp., dan Nitzschia sp. Kelimpahan tertinggi terdapat pada Fragilaria sp., terutama di daerah perairan terbuka (stasiun 2) dengan nilai 0,8 ind/mL, sedangkan pemahaman terendah tercatat pada Bacteriastrum sp. di stasiun 3 (0,05 ind/mL). Indeks keanekaragaman tertinggi terdapat pada stasiun 2 (1,03), yang menunjukkan komunitas fitoplankton sedang, sedangkan indeks dominansi (D) tertinggi tercatat pada stasiun 1 (0,44), yang menunjukkan adanya spesies yang mendominasi daerah tersebut. Analisis kualitas udara menunjukkan bahwa parameter fisika-kimia seperti suhu (29-30°C), pH (7-8,75), oksigen terlarut (4,3-6,6 mg/L), salinitas (30,4-34 ppt), dan arus (46,87-53,49 cm/s) masih berada dalam kisaran yang mendukung kehidupan fitoplankton. Hasil studi ini diharapkan dapat menjadi dasar pengelolaan lingkungan perairan Desa Bangga yang berkelanjutan dan mendukung konservasi ekosistem perairan di wilayah tersebut.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BIOTON TERHADAP LAJU PENINGKATAN POPULASI (Dapnhia magna) Pontoh, Nuryana; Hasim, Hasim; Syamsuddin, Syamsuddin
Gorontalo Fisheries Journal Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v8i1.4393

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah dengan menambahkan pupuk organik cair Bioton dalam wadah budidaya dapat berpengaruh terhadap laju peningkatan populasi Daphnia magna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan Analysis of Varians ANOVA, selain itu dilakukan uji tambahan yaitu uji lanjut menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 (tiga) kali sehingga secara keseluruhan menghasilkan 12 unit wadah dan masing-masing diisi air sebanyak 1 liter, padat tebar Daphnia magna sebanyak 20 ekor, dengan perlakuan pemberian dosis A (kontrol), B (dosis poc Bioton 2 ml/l), C (dosis poc Bioton 5 ml/l) dan D (dosis poc Bioton 8 ml/l). Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu perlakuan yang diberikan memiliki pengaruh sangat nyata terhadap peningkatan populasi Daphnia magna. Pemberian dosis yang efektif untuk peningkatan populasi tertinggi diperoleh pada perlakuan C (5 ml/l) yaitu sebanyak 437 ind/l dengan nilai 60%, perlakuan B (2 ml/l) sebanyak 367 ind/l dengan nilai 48%, perlakuan D (8 ml/l) sebanyak 280 ind/l atau 33% dan perlakuan A (kontrol) sebanyak 143 ind/l dengan nilai 18%.
PERBANDINGAN KOMPOSISI CAMPURAN PAKAN ALAMI CACING SUTRA (TUBIFEX SP), DAN DAPHNIA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN MAS KOKI (CARASSIUS AURATUS) Pontoh, Nurafni; Mulis, Mulis; Tuiyo, Rully
Gorontalo Fisheries Journal Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v8i1.4394

Abstract

Salah satu ikan hias air tawar yang banyak dibudidayakan masyarakat adalah ikan mas koki (Carassius auratus). Karena selain memiliki kelebihan dari bentuk tubuhnya yang indah dan menarik, ikan mas koki juga memiliki peluang pasar yang besar, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ikan mas koki adalah pakan, dalam budidaya ikan hias harus diperhatikan tentang pemberian dan penyediaan pakan yang berkualitas dan berprotein tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan komposisi campuran pakan alami cacing sutra (Tubifex sp), dan daphnia terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan mas koki (Carassius Auratus). Metode yang diguanakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). penelitian ini adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdiri 4 perlakuan dengan 3 ulangan : A (Pemberian pakan cacing sutra  dan daphnia sp), B (Pemberian pakan cacing sutra dan daphnia sp) dan C (Pemberian pakan cacing sutra dan daphnia sp) D (Pemberian pakan cacing sutra dan daphnia sp) dengan kepadatan 5 ekor/5 liter air selama kurang lebih 21 hari. Berdasarkan hasil Analisis sidik ragam pertumbuhan berat dan pertumbuhan panjang benih kan menunjukan bahwa berpengaruh nyata. Sedangkan untuk Analisis sidik ragam kelangsungan hidup tidak berpengaruh nyata.