cover
Contact Name
Asniati Ningsi
Contact Email
aningsihazis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
prodiperikananug@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Gorontalo Fisheries Journal
Published by Universitas Gorontalo
ISSN : 26141132     EISSN : 26142856     DOI : -
Core Subject : Education,
Gorontalo Fisheries Jurnal (GFJ) adalah Jurnal Berkala Ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gorontalo. GFJ terbit 2 kali setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 56 Documents
KONDISI FASILITAS PELABUHAN DAN PRODUKSI PERIKANAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) ERETAN Apriliani, Izza Mahdiana; Maesantika, Lala; Kurniawan, Dwiharto; Surahmat, Reanita Juhaeriah
Gorontalo Fisheries Journal Volume 7 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v7i1.3772

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Eretan merupakan salah satu pelabuhan di Kabupaten Indramayu yang memiliki peranan penting dalam pengembangan perekonomian di Kabupaten Indramayu. Namun, produksi perikanan di PPP Eretan mengalami penurunan pada tahun 2018-2022 (DKP 2023). Kondisi fasilitas di PPP Eretan penting untuk dipahami dalam rangka menjaga keberlanjutan produksi perikanan. Kondisi fasilitas pelabuhan, seperti dermaga, gudang penyimpanan, fasilitas penanganan ikan, serta infrastruktur pendukung lainnya, dapat memainkan peran penting dalam kegiatan produksi perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi fasilitas pelabuhan terhadap produksi perikanan. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan metode komparatif untuk menganalisis data dengan membandingkan kelengkapan fasilitas dan tingkat operasional pelabuhan perikanan terhadap ketentuan yang berlaku. Kondisi fasilitas di PPP Eretan menunjukkan bahwa fasilitas pelabuhan memenuhi persyaratan. Namun, beberapa fasilitas fungsional dan penunjang memerlukan sedikit perbaikan. Penurunan produksi disebabkan karena berkurangnya frekuensi pembongkaran ikan di PPP Eretan, maraknya pemakaian alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, dan pengiriman komoditas serta jumlah hari kerja nelayan akibat pandemi Covid-19.
Evaluasi Penerapan Sanitasi di Tempat Penjualan Ikan dan Jumlah Mikroba Pada Ikan Tongkol (Eutinnus Affinis) di Pasar Sentral Kwandang Salehe, Roslan; Astuti, Ida; Ngabito, Meriyanti; Noor, Sri Yuningsih
Gorontalo Fisheries Journal Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1 2023
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v6i1.3319

Abstract

Sanitasi pasar merupakan upaya pengawasan terhadap kegiatan yang berlangsung di lingkungan pasar, terutama yang berkaitan erat dengan timbulnya atau menularnya suatu penyakit. Kondisi sanitasi pasar yang tidak memenuhi syarat memudahkan bakteri berkembang biak sehingga menyebabkan infeksi dan dapat menularkan berbagai penyakit. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan sanitasi dan jumlah mikroba pada ikan Tuna (Eutinnus affinis) yang dijual di Pasar Induk Kwandang. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan dan uji laboratorium. Penerapan sanitasi di pasar induk Kwandang belum memenuhi syarat sanitasi dan jumlah bakteri terendah pada sampel Eutinnus affinis terdapat pada sampel L dengan jumlah 1,6 x 103Kol/gr dan bakteri tertinggi pada sampel M dengan jumlah bakteri 1,5 x 106 Kol/gr. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan sanitasi di Pasar Sentral Kwandang belum memenuhi syarat sanitasi. Sedangkan plat number/TPC total 15 sampel ikan tuna sebesar 99% masih memenuhi standar Nasional Indonesia yaitu 5×105.
Analisis Pemanfaatan Pelabuhan Perikanan Dalam Pengelolaan Pelabuhan Cempae Pare-Pare Firga Jafar; Andi Assir Marimba; Andi Aslinda
Gorontalo Fisheries Journal Volume 3 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v3i1.904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemanfaatan fasilitas pokok, fungsional dan penunjang dalam mengelola pelabuhan perikanan Cempae Pare-Pare. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan survei serta analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  fasilitas-fasilitas baik pokok, fungsional maupun penunjang  tidak dapat dimanfaatkan secara baik dan optimal oleh nelayan seperti  instalasi air bersih yang tidak berfungsi, tidak ada pasokan bahan bakar minyak solar, produksi es balok yang belum mampu memenuhi kebutuhan nelayan, penanganan yang higienis dan kebersihan belum dilakukan dengan baik. Fungsi umum PPI Cempae belum dapat mernberikan pelayanan pada nelayan dan pengguna jasa yang melakukan aktivitas,  fasilitas-fasilitas yang ada di PPI Cempae tidak sepenuhnya dimanfaatkan oleh nelayan dan pelaku usaha, ada beberapa fasilitas fungsional yang belum memberikan kepuasan terhadap pemanfaatannya.
PERBANDINGAN HASIL TANGKAP JARING INSANG (GILL NET) DENGAN MATA JARING YANG BERBEDA DI DANAU LIMBOTO Sadu, Hermansyah; Astuti, Ida; Ngabito, Meriyanti
Gorontalo Fisheries Journal Volume 7 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v7i2.3798

Abstract

Jaring insang tetap (gillnet) merupakan jenis alat tangkap yang terbuat dari bahan jaring berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran mata jaring yang seragam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai hasil tangkapan Gill net dengan menggunakan ukuran mata jaring 2,5 inci dan 3,0 inci yang fokus pada jumlah dan berat hasil tangkapan di Danau Limboto. Penelitian ini menggunakan metode penangkapan ikan eksperimental dengan menggunakan dua set jaring insang dan ukuran mata jaring yang berbeda di Danau Limboto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaring insang berukuran 2,5 inci menangkap lebih banyak ikan nila dan tawes dibandingkan dengan jaring berukuran 3 inci. Secara spesifik bobot tangkapan total adalah 25.889 gram dengan rata-rata 2.588,9 gram selama 10 kali percobaan menggunakan jaring mata jaring 2,5 inci, sedangkan 25.847 gram dengan rata-rata 2.584,7gram dengan menggunakan jaring mata jaring 3 inci. Jaring insang dengan ukuran mata jaring yang berbeda selama 10 kali pengumpulan data menunjukkan bahwa penggunaan jaring dengan ukuran mata jaring 2,5 inchi menghasilkan rata-rata tangkapan 295 ekor ikan. untuk 10 kali pengulangan, yang rata-rata 29,5 ikan. Sebaliknya, jaring dengan ukuran mata jaring 3 inci rata-rata menangkap 173 ekor ikan. Hasil uji Paired Sample T-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan baik pada bobot total hasil tangkapan (nilai signifikansi dua sisi sebesar 0,03) maupun jumlah individu yang tertangkap (nilai signifikansi dua sisi sebesar 0,00) antara jaring ukuran 2,5 inci dan 3 inci. jaring. Temuan ini menunjukkan bahwa ukuran mata jaring yang lebih kecil menghasilkan jumlah tangkapan yang lebih tinggi dan memungkinkan penangkapan ikan berukuran lebih kecil.
Perbedaan Mata Pancing Ulur Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Kuwe (Cranax Melampyus) di Kecamatan Biau Kabupaten Gorontalo Utara Olii, Muhammad Yasin Umsini Putra; Giu, Yomansah Sukma; Apriliani, Izza Mahdiana
Gorontalo Fisheries Journal Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2 2023
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v6i2.3346

Abstract

Nelayan handline cenderung hanya menggunakan satu ukuran kail dalam kegiatan menangkap ikan. Sementara itu, kebutuhan hasil tangkapan yang maksimal cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan ukuran mata pancing terhadap hasil tangkapan ikan selar raksasa (Cranax melampyus) di Kecamatan Biau Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan mulai bulan Januari sampai April 2019, di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara. Jenis ukuran mata pancing yang digunakan adalah tiga ukuran mata pancing yang bernomor 20, 19 dan nomor 18. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah jumlah ikan kuwe yang tertangkap, panjang dan beratnya. Untuk menguji pengaruh perbedaan ukuran mata kail, dilakukan analisis varians ANOVA. Hasil pengujian menunjukkan menerima H1 dan menolak H0, ukuran mata pancing nomor 20, 19 dan nomor 18 berpengaruh terhadap hasil tangkapan ikan kuwe dengan nilai signifikansi (P-Value) uji Anova F sebesar 0,001 0,05.
Analisis Capain Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) Di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang Tahun Anggaran 2016 – 2020 Muhammad Tahrul; Asniati Ningsi; Zakri Y Labadjo
Gorontalo Fisheries Journal Volume 4 Nomor 1 April 2021
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v4i1.1533

Abstract

Penelitian tentang Analisis Capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang dilaksanakan dari bulan Oktober - Desember 2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa tingkat intensifnya capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir dari Tahun Anggaran 2016 - 2020. Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat intensifikasi dari capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) selama 5 tahun dari Tahun Anggaran 2016 - 2020 sangat baik, hal tersebut dapat dilihat dalam setiap tahunnya di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang selalu mengalami peningkatan realisasi dari target yang telah ditetapkan. Hal ini dikarenakan adanya intensifikasi mulai dari penambahan dan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang sesuai bidang pekerjaannya, ada penambahan aset Barang Milik Negara (BMN) dalam hal ini Pabrik Es pada tahun 2019 dan Cold Storage pada tahun 2020 yang menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), selanjutnya ada peningkatan kedatangan kapal dari luar daerah setiap tahunnya sehingga penerimaan dari sektor pelayanan Tambat Labuh dan pelayanan Jasa Pengadaan Es menjadi signifikan, kemudian dari perubahan mekanisme Standar Operasional Prosedur (SOP) serta penambahan jam operasional pelayanan seperti yang ada di Jasa Pas Masuk. Pemungutan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) telah dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2015 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Kelautan dan Perikanan.
ANALISIS PROTEIN DAN LEMAK PADA NUGGET NILA DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG SAGU Astuti, Ida; Auliyah, Nurul
Gorontalo Fisheries Journal Volume 7 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v7i1.3794

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang potensial sebagai bahan baku nugget karena memiliki protein tinggi dan lemak yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan protein dan lemak pada nugget ikan nila setelah penambahan tepung sagu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dilakukan di Laboratorium Universitas Gorontalo dan analisis protein dilaksanakan di Laboratorium Penanganan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan Provinsi Gorontalo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi penambahan tepung (control, 15%, 20% dan 25%) didapatkan kadar protein tertinggi yaitu pada konsentrasi 20% sebesar 12,56 % dan terendah pada control atau tanpa penambahan tepung sagu. Sedangkan kadar lemak tertinggi terdapat pada konsentrasi 25% dengan kandungan 14,00% dan yang terendah terapat pada control. Ini dapat disimpulkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan C dengan konsentrasi 20% karna memiliki kadar protein tinggi dan kandungan lemak rendah.
Kelimpahan dan Keanekaragaman Ikan yang Tertangkap di Muara Sungai Biau Kabupaten Gorontalo Utara Saipul, Saipul; Ningsih, Asniati; Ngabito, Meriyanti; Auliyah, Nurul; Apriliani, Izza Mahdiana
Gorontalo Fisheries Journal Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1 2023
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v6i1.3320

Abstract

Sungai Biau merupakan sungai besar yang berada di kecamatan Biau, kabupaten Gorontalo Utara. Muara sungai Biau mempunyai potensi sumber daya ikan yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk konsumsi sehari-hari atau untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan keanekaragaman ikan yang ditangkap di muara sungai Biau kabupaten Gorontalo Utara. Hasil penelitian menunjukkan jenis ikan di muara sungai Biau kabupaten Gorontalo Utara yang berhasil ditangkap pada saat pendataan adalah ikan Petek (Photopectoralis bindus), Kwe Lilin (Caranx Tille), Kerong-kerong (Terapon jarbua), Belanak (Chelon subviridis), Besot (Sillago sihama), Gelagah Laut (Lepidamia hyalosoma), Tantan (Lutjanus sp.), Bandeng (Chanos chanos), Baronang (Siganus vermiculatus). Kelimpahan ikan di muara sungai Biau pada stasiun I yang tinggi adalah ikan kwe lilin sebesar 27% dan terendah Ikan tantan sebesar 4%, stasiun II yang tertinggi yaitu ikan kerong-kerong sebesar 25% yang terendah yaitu ikan besot sebesar 1% dan kelimpahan jenis ikan tertinggi di stasiun III adalah ikan kerong-kerong sebesar 25% terendah yaitu ikan petek sebesar 1%. Nilai keanekaragaman yang terendah yaitu pada stasiun I sebesar 1,79 H’ kemudian stasiun III sebesar 1,88 H’ dan yang tertinggi terdapat pada stasiun II yaitu sebesar 1,96 H’.
Correlation of Makrozoobenthos Distribution And Aquatic Condition On Sei Barombang’s Mangrove Ecosystem, Labuhan Batu District, North of Sumatera Rivo Hasper Dimenta; Rusdi Machrizal; Karunia Safitri; Khairul Khairul
Gorontalo Fisheries Journal Volume 3 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v3i1.981

Abstract

Macrozoobethos an animal whose part or all of their life cycle at bottom of water and very sensitive to changes in the aquatic environment. so that they are often used as bioindicators of water quality. The research was conducted to determine the distribution and diversity of macrozoobenthos in Sei Barombang’s mangrove ecosystem, and to know the correlation between of diversity of macrozoobenthos with the parameters of physic-chemical water). Determination of observation stations using purposive sampling method. Macrozoobenthos was collected using by handsortir method from 3 station, first station on Nypa frutican vegetation, second station on Sonneratia sp. vegetation, and third station on heterogeneous mangrove vegetation. Measurement of physical-chemical parameters such as temperature, salinity, pH and dissolved oxygen (DO) of water. The data analysis, such as index of diversity (Shannon-Wiener index-H’), the Similarity index (by Evannes index), index dominance of species (by Simpson Index), Pearson’s correlation used for 2 factors among diversity and the physical-chemical parameters by SPSS 22. Result showed were gastropod and bivalvia as dominant species from amount of 11 species of macrozoobenthos found in Sei Barombang mangrove ecosystem, where Barbatia amygdalumtosum as lowest species found, Glauconome virens and Pleurocera canaliculate as the most species often found in all station. And The results of Pearson correlation analysis showed that dissolved of oxygen (DO) (0.776) and water pH (0.656) be determinant of the distribution of diversity macrozoobenthos in the location of research
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA UDANG VANNAMEI DI KECAMATAN DUHIADAA KABUPATEN POHUWATO Kahala, Hendriyanto; Adipu, Yulianty; Ngabito, Meriyanti
Gorontalo Fisheries Journal Volume 7 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v7i2.3799

Abstract

Analisis kelayakan usaha merupakan suatu kegiatan yang mempelajari usaha atau bisnis yang akan dijalankan dalam rangka menentukan layak atau tidak usaha tersebut dijalankan. Daerah kabupaten pohuwato, Kecamatan Duhiadaa, merupakan salah satu tempat produksi usaha tambak.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha tambak udang untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi hambatan dalam kelayakan usaha tambak udang di Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato. Hasil analisis ini digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan dengan memperhitungkan biaya alat ukur yang digunakan antara lain biaya total, penerimaan usaha dan pendapatan usaha. Usaha budidaya polikultur udang  vanamei di Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato memberikan keuntungan dalam satu tahun sebesar Rp. 149.800.000. Hal ini dapat diketahui bahwa usaha budidaya udang di Kecamatan Duhiadaa  layak untuk diusahakan perikanan.