cover
Contact Name
Sosiohumaniora
Contact Email
sosiohumaniora@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosaku_sumah@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sosiohumaniora
ISSN : 14110911     EISSN : 24432660     DOI : -
Jurnal Sosiohumaniora adalah jurnal berskala nasional yang mencakup kajian ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini menaruh perhatian pada persoalan gender, pemberdayaan masyarakat, lembaga dan administrasi publik, sistem pemerintahan lokal dan kesehatan masyarakat. Jurnal Sosiohumaniora akan menerbitkan Artikel terpilih dibawah lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012" : 8 Documents clear
STRATEGI PEMASARAN TAUCO CAP BIRUANG DI KABUPATEN CIANJUR Zumi Saidah; Kuswarini Kusno; Eliana Wulandari
Sosiohumaniora Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.612 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v14i1.5476

Abstract

Saat ini, produksi tauco Cianjur kini semakin menyusut, seiring dengan berkurangnya jumlah pengusaha yang menggeluti usaha pembuatan makanan khas Cianjur ini. Melihat hal ini maka, perlu dicarikan solusi bagi para pengusaha tauco Cianjur agar mereka tetap dapat mempertahankan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kendala-kendala internal dan eksternal perusahaan dalam memasarkan tauco Cap Biruang; (2) merekomendasikan strategi pemasaran yang lebih baik untuk meningkatkan dan mengembangan pemasaran tauco Cap Biruang. Penelitian ini dilakukan di perusahaan tauco Cap Biruang, Desa Pamayonan Kecamatan Cianjur Kota, Kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang memusatkan perhatian pada suatu kasus perkembangan pemasaran tauco Cap Biruang di Kaupaten Cianjur secara intensif dan rinci dengan mengutamakan teknik pengumpulan datanya melalui observasi dan wawancara langsung. Pengolahan data dan informasi menggunakan analisis deskriptif dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis faktor internal dan eskternal yang telah dilakukan pada perusahaan tauco cap Biruang, maka dapat diketahui bahwa secara umum perusahaan tauco cap Biruang masih belum memanfaatkan secara maksimal kekuatan dan peluang yang ada untuk meminimalisir kelemahan dan ancaman. Hal ini dapat dibuktikan berdasarkan hasil perhitungan IFE dan EFE yang hanya mencapai skor 2.52 dan 2.40 yang apabila dilihat pada matriks Internal-Eksternal (IE) berada pada kolom V. Hal ini berarti pihak perusahaan tauco cap Biruang masih pada tahap sedang (rata-rata) yang baru mampu mencapai tahap strategi pemeliharaan, pertahankan (hold and maintain) melalui penetrasi pasar dan pengembangan produk. Strategi yang dapat diterapkan pada posisi ini adalah strategi penetrasi pasar dan pegembangan produk, dengan cara memperluas segmen pasar. Selain itu berdasarkan dari hasil analisa SWOT maka di dapatkan beberapa alternatif strategi diantaranya: meningkatkan kapasitas produksi agar dapat memenuhi permintaan pasar terutama pada saat-saat tertentu, memperluas area pemasaran, perlunya menjalin kemitraan dengan lembaga maupun pihak lainnya guna mengatasi ancaman dan meraih peluang yang ada. Selain itu juga perlu dilakukan perbaikan pencatatan keuangan mengingat selama ini pencatatan yang dilakukan oleh industri tauco cap Biruang hanya sebatas pencatatan sederhana tanpa ada perhitungan laba/rugi.
PENGEMBARAAN SERAT CENTHINI DALAM CENTHINI LES CHANTS DE L’ÎLE À DORMIR DEBOUT DAN IA YANG MEMIKUL RAGANYA: INTERPRETASI, INOVASI DAN DISTORSI DALAM PENERJEMAHAN Wening Udasmoro
Sosiohumaniora Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.984 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v14i1.5478

Abstract

Serat Centhini telah mengalami pengembaraan dalam proses penerjemahan. Dari teks Jawa kuno, serat tersebut dialihbahasakan ke dalam bahasa Indonesia. Ia kemudian juga mengalami transliterasi ke dalam Bahasa Prancis setelah kemudian teks dari Bahasa Prancis tersebut dikembalikan ke dalam Bahasa Indonesia. Centhini menjadi mahakarya yang mengalami perjalanan interpretasi yang panjang, mengalami transformasi alih bahasa dan alih budaya serta proses pengaktualisasian pemikiran dan ide akibat campur tangan penerjemah ketika proses pengalihan bahasa tersebut terjadi. Yang menjadi persoalan, begitu mudahkah penerjemahan yang bertingkat tersebut dilakukan? Apabila penerjemahan dari satu teks saja memunculkan beragam distorsi, bagaiamana dengan penerjemahan multi tingkat ini? Interpretasi seperti apakah yang dilakukan penerjemah? Adakah inovasi dan distorsi yang terjadi sebagai hasil dari proses penerjemahan? Tujuan artikel ini adalah merunut pengembaraan penerjemahan Serat Centhini dengan fokus pada interpretasi, inovasi dan distorsi yang dilakukan oleh para penerjemah.
KOMUNIKASI TUAN GURU SEBAGAI MOTIVATOR DI PESANTREN Firdaus Yuni Dharta; Engkus Kuswarno
Sosiohumaniora Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.135 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v14i1.5479

Abstract

Penelitian tentang Komunikasi Tuan Guru sebagai motivator di Pesantren dilakukan di beberapa pondok pesantren di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini berdasarkan pada fenomena rendahnya motivasi masyarakat untuk mengikuti pendidikan, ketidakberdayaan masyarakat serta rendahnya tingkat partisipasi masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan interaksi simbolis, penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan penelitian yaitu bagaimanakah Komunikasi Tuan Guru untuk memotivasi masyarakat, memberdayakan masyarakat, dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Metode pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan partisipatif dan wawancara mendalam dengan sejumlah informan kunci yang berasal dari beberapa pondok pesantren yang terdapat di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tuan Guru berinteraksi dengan masyarakat, siswa dan santri dengan menggunakan dua bentuk komunikasi yaitu komunikasi lisan (verbal), komunikasi bilhal, dan integrasi antara komunikasi lisan dan bilhal. Integrasi antara komunikasi lisan (verbal) dan komunikasi bilhal mengubah pandangan tentang Tuan Guru dari Tuan Guru sebagai agamawan tradisional kepada Tuan Guru sebagai agawaman organisasi yang tidak mahir atau berpengetahuan tentang Kitab Kuning tetapi juga membumikan pengetahuan Kitab Kuning dalam perbuatan praksis (Kitab Hijau) yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat melalui kegiatan pendidikan, penghijauan, perekonomian dan pemberdayaan masyarakat. Dalam berinteraksi dengan masyarakat, siswa dan santri, Tuan Guru tidak hanya menggunakan simbol-simbol verbal berupa kata-kata, ucapan, isyarat, kinestik; tetapi juga menggunakan simbol perbuatan nyata dalam kehidupan praksis masyarakat. Integrasi antara Kitab Kuning dan Kitab Hijau pada akhirnya tersebut menjadi basis kepercayaan masyarakat kepada Tuan Guru yang memotivasi masyarakat, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memberdayakan masyarakat.
RESISTENSI ATAS DISKURSUS PLURALISME AGAMA DALAM TEKS MEDIA Muhamad Isnaini; Umaimah Wahid
Sosiohumaniora Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.422 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v14i1.5480

Abstract

Uji materi UU Pencegahan Penodaan Agama (UU No.1/PNPS/1965) telah berlangsung selama Januari-April 2010 lalu. Bermacam diskursus muncul selama uji materi tersebut. Uji materi juga tak luput dari pemberitaan media, termasuk media online. Bagaimana media online dengan ideologi Islam menyikapi diskursus pluralisme agama yang muncul selama uji materi adalah permasalahan utama penelitian ini. Tiga media online dipilih sebagai objek penelitian, yakni Eramuslim.com, Hidayatullah.com, dan Republika online. Penelitian menggunakan pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media online cenderung resisten atas diskursus pluralisme agama. Resistensi di level teks dilakukan melalui tiga isu, yakni kebebasan beragama tanpa batas, pemikiran liberal, dan konspirasi Barat. Analisis di level praktik diskursus mendukung resistensi itu, dan diperkuat dalam level praktik sosiokultural. Resistensi media online membawa konsekuensi tersendiri, yakni menjadikan mereka sebagai aparatus ideologi negara, melegitimasi penguasa, dan ter-hegemoni kebijakan kekuasaan. Kedepannya, dalam memberitakan isu-isu sensitif (misalnya terorisme, konflik antar umat beragama), media Islam harus mulai berpikir mentarget audience “out of the box”. Termasuk mereformasi pilihan tema dan angle liputan. Sesuatu yang lebih “ramah lingkungan” dan tak didominasi rasa “hate speech” terhadap yang lain.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA ONCOM TERHADAP TENAGA KERJA PEDESAAN GUNA PENGUATAN KETAHANAN PANGAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Pandi Pardian; Dhany Esperanza; Eliana Wulandari
Sosiohumaniora Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.07 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v14i1.5477

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Pengembangan Usaha Oncom Terhadap Tenaga Kerja Pedesaan Guna Penguatan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi dan menganalisis lingkungan internal dan eksternal strategi pengembangan usaha oncom terhadap tenaga kerja pedesaan, merumuskan strategi yang dapat digunakan dalam meningkatkan minat tenaga kerja pedesaan dan memberikan rekomendasi strategi guna pengembangan usaha oncom di Desa Pasireungit. Metode survey yang dilakukan adalah dengan purposive sampling method dan analisa pengumpulan data menggunakan matrik IFE dan EFE, sedangkan proses pencocokan data menggunakan matrik IE kemudian pengambilan keputusan strategi yang dipilih digunakan matrik QSPM dan SWOT. Dari hasil analisa dan pengolahan data dapat disimpulkan hasil penelitian strategi pengembangan usaha oncom dilakukan dengan divesifikasi produk, pengembangan produk, pengembangan pasar dan penetrasi pasar yang dilakukan dengan mempertahankan oncom dari kacang tanah dan memperbaiki kualitas, pemberian kredit usaha, adanya pasar yang jelas dan pembuatan sentra pemasaran oncom di gerbang Desa Pasireungit, adanya pelatihan pembuatan aneka produk olahan dari bahan baku oncom, serta adanya legalitas usaha dan produk yang dihasilkan.
PELATIHAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN ORIENTASI MASA DEPAN REMAJA JATINANGOR Yanti Rubiyanti; Langgersari Elsari Novianti; Dika Supyandi
Sosiohumaniora Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v14i1.5474

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian terapan yang bertujuan untuk melihat peran pelatihan motivasi berprestasi dalam memperjelas orientasi masa depan remaja di Jatinangor. Orientasi masa depan adalah gambaran individu tentang dirinya dalam konteks masa depan, yang akan membantu individu mengarahkan dirinya untuk mencapai sejumlah perubahan yang sistematis, guna meraih apa yang diinginkannya (Nurmi, 1989). Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan eksperimental Posttest Design untuk melihat peran pelatihan. Alat ukur yang digunakan adalah catatan observasi, kuesioner evaluasi pelatihan, dan kuesioner orientasi masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi masa depan (OMD) remaja di Jatinangor tergolong tinggi, artinya remaja di Jatinangor sudah memiliki OMD yang jelas. Kontribusi yang paling besar dalam OMD remaja ini adalah aspek motivasi. Aspek perencanaan dan evaluasi masih tergolong sedang. Ini menunjukkan bahwa remaja masih membutuhkan arahan untuk mendapatkan strategi dan cara-cara di dalam merencanakan masa depannya. Pelatihan motivasi berprestasi yang dilakukan membantu remaja merencanakan dan menetapkan tujuan dan membuat strategi untuk merealisasikan perencanaan. Setelah pelatihan, remaja mengungkapkan bahwa dirinya lebih termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, mengetahui strategi untuk meneruskan pendidikan, mendapatkan pengetahuan mengenai jurusan yang diminati, dan pekerjaan yang dapat ditekuni di masa yang akan datang. Kata Kunci : orientasi masa depan, remaja, training
RESPON TRAUMATIK ANAK-ANAK KORBAN BANJIR BANDANG DI WASIOR - Mulyadi
Sosiohumaniora Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v14i1.5475

Abstract

Banjir bandang Wasior Papua Barat meninggalkan duka yang mendalam selain korban jiwa dan harta, yang sulit diprediksi adalah dampak psikologis pascabencana terutama kepada anak-anak. Benseller (2005) menyatakan bahwa anak-anak yang mengalami trauma psikis bila tidak ditangani dengan baik dapat mengalami PTSD (Post Traumatic Stress Disorder) atau gangguan stress yaitu gangguan psikologis yang disebabkan oleh pengalaman ikut menyaksikan atau mengalami langsung peristiwa yang mengerikan. Penelitian studi psikososial ini bertujuan untuk melihat respon traumatik anak-anak korban bencana banjir bandang Wasior pada: 1) respon terhadap pengalaman “rasa takut”; 2) respon terhadap kondisi lingkungan sosial di posko penampungan sementara; 3) respon terhadap proses pembelajaran yang diberikan oleh fasilitator/guru relawan; dan 4) respon terhadap “rasa ingat” sebelum bencana banjir terjadi (kondisi normal). Penelitian menggunakan metode observasi dan wawancara sambil bermain, ketika 15 hari anak-anak korban banjir bandang Wasior dalam pendampingan psikososial oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Responden terpilih 20 orang siswa SD kelas 4 sampai dengan 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak korban banjir Wasior mulai berkurang rasa takut (trauma) terhadap peristiwa yang dilihat dan dialaminya. Mereka sudah berani bermain di luar tenda dan bisa tidur nyenyak. Hal ini didukung oleh kondisi lingkungan di posko penampungan, metode belajar yang kreatif dan menyenangkan dari relawan. Maka, kondisi normal tersebut mereka sudah “siap” untuk dikembalikan ke tempat penampungan sementara di Wasior.
PENGARUH MOTIVASI DAN PERILAKU APARATUR BIROKRASI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI KOTA PALU: Studi Pada Puskesmas di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah - Mustainah
Sosiohumaniora Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v14i1.5481

Abstract

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah kualitas pelayanan kesehatan di Kota Palu yang dilakukan pada Puskesmas selaku pengelola teknis yang belum optimal, dan motivasi dan perilaku aparatur birokrasi dalam memberikan perlayanan masih rendah. Penelitan ini bertujuan untuk mengkaji, menganalisis, dan mendapatkan konsep baru tentang teori motivasi dan perilaku aparatur birokrasi terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Metode yang digunakan adalah explanatory survey method dengan pendekatan kuantitatif. Teknik penarikan sampel yaitu stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dengan jumlah responden 125 orang paramedis. Teknik analisis data adalah analisis jalur dengan uji statistika adalah uji-t dan uji-F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi aparatur dan perilaku aparatur birokrasi terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Motivasi aparatur pengaruhnya besar terhadap kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas Kota Palu. Dimensi motivasi yang paling dominan terhadap kualitas pelayanan kesehatan adalah dimensi pengembangan. Sedangkan perilaku aparatur pengaruhnya terhadap kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas Kota Palu dikategorikan cukup. Dimensi perilaku yang paling dominan pengaruhnya terhadap kualitas pelayanan kesehatan adalah dimensi tanggung jawab.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 1 (2025): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2025 Vol 26, No 3 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2024 Vol 26, No 2 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2024 Vol 26, No 1 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2024 Vol 25, No 3 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2023 Vol 25, No 2 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2023 Vol 25, No 1 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2023 Vol 24, No 3 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2022 Vol 24, No 2 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2022 Vol 24, No 1 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2022 Vol 23, No 3 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2021 Vol 23, No 2 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2021 Vol 23, No 1 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2021 Vol 22, No 3 (2020): SOSIOHUMANIORA, NOVEMBER 2020 Vol 22, No 2 (2020): SOSIOHUMANIORA, JULY 2020 Vol 22, No 1 (2020): SOSIOHUMANIORA, MARCH 2020 Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019 Vol 21, No 2 (2019): SOSIOHUMANIORA, JULI 2019 Vol 21, No 1 (2019): SOSIOHUMANIORA, MARET 2019 Vol 20, No 3 (2018): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2018 Vol 20, No 2 (2018): SOSIOHUMANIORA, JULI 2018 Vol 20, No 1 (2018): SOSIOHUMANIORA, MARET 2018 Vol 19, No 3 (2017): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2017 Vol 19, No 2 (2017): SOSIOHUMANIORA, JULI 2017 Vol 19, No 1 (2017): SOSIOHUMANIORA MARET 2017 Vol 18, No 3 (2016): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2016 Vol 18, No 2 (2016): SOSIOHUMANIORA, JULI 2016 Vol 18, No 1 (2016): SOSIOHUMANIORA, MARET 2016 Vol 17, No 3 (2015): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2015 Vol 17, No 2 (2015): SOSIOHUMANIORA, JULI 2015 Vol 17, No 1 (2015): SOSIOHUMANIORA, MARET 2015 Vol 16, No 3 (2014): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2014 Vol 16, No 2 (2014): SOSIIOHUMANIORA, JULI 2014 Vol 16, No 1 (2014): SOSIOHUMANIORA, MARET 2014 Vol 15, No 3 (2013): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2013 Vol 15, No 2 (2013): SOSIOHUMANIORA, JULI 2013 Vol 15, No 1 (2013): SOSIOHUMANIORA, MARET 2013 Vol 14, No 3 (2012): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2012 Vol 14, No 2 (2012): SOSIOHUMANIORA, JULI 2012 Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012 Vol 13, No 3 (2011): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2011 Vol 13, No 2 (2011): SOSIOHUMANIORA, JULI 2011 Vol 13, No 1 (2011): SOSIOHUMANIORA, MARET 2011 Vol 12, No 3 (2010): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2010 Vol 12, No 2 (2010): SOSIOHUMANIORA, JULI 2010 Vol 12, No 1 (2010): SOSIOHUMANIORA, MARET 2010 Vol 11, No 3 (2009): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2009 Vol 11, No 2 (2009): SOSIOHUMANIORA, JULI 2009 Vol 11, No 1 (2009): SOSIIOHUMANIORA, MARET 2009 Vol 10, No 3 (2008): SOSIIOHUMANIORA, NOPEMBER 2008 Vol 10, No 2 (2008): SOSIOHUMANIORA, JULI 2008 Vol 10, No 1 (2008): SOSIOHUMANIORA, MARET 2008 Vol 9, No 3 (2007): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2007 Vol 9, No 2 (2007): SOSIOHUMANIORA, JULI 2007 Vol 9, No 1 (2007): SOSIOHUMANIORA, MARET 2007 Vol 8, No 3 (2006): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2006 Vol 8, No 2 (2006): SOSIOHUMANIORA, JULI 2006 Vol 8, No 1 (2006): SOSIOHUMANIORA, MARET 2006 Vol 7, No 3 (2005): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2005 Vol 7, No 2 (2005): SOSIOHUMANIORA, JULI 2005 Vol 7, No 1 (2005): SOSIOHUMANIORA, MARET 2005 Vol 6, No 3 (2004): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2004 Vol 6, No 2 (2004): SOSIOHUMANIORA, JULI 2004 Vol 6, No 1 (2004): SOSIOHUMANIORA, MARET 2004 Vol 5, No 3 (2003): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2003 Vol 5, No 2 (2003): SOSIOHUMANIORA, JULI 2003 Vol 5, No 1 (2003): SOSIOHUMANIORA, MARET 2003 Vol 4, No 3 (2002): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2002 Vol 4, No 2 (2002): SOSIOHUMANIORA, JULI 2002 Vol 4, No 1 (2002): SOSIOHUMANIORA, MARET 2002 Vol 3, No 3 (2001): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2001 Vol 3, No 2 (2001): SOSIOHUMANIORA, JULI 2001 Vol 3, No 1 (2001): SOSIOHUMANIORA, MARET 2001 More Issue