cover
Contact Name
Sosiohumaniora
Contact Email
sosiohumaniora@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosaku_sumah@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sosiohumaniora
ISSN : 14110911     EISSN : 24432660     DOI : -
Jurnal Sosiohumaniora adalah jurnal berskala nasional yang mencakup kajian ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini menaruh perhatian pada persoalan gender, pemberdayaan masyarakat, lembaga dan administrasi publik, sistem pemerintahan lokal dan kesehatan masyarakat. Jurnal Sosiohumaniora akan menerbitkan Artikel terpilih dibawah lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 789 Documents
PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERIMBANGAN KEUANGAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUSKESMAS: STUDI KASUS KOTA BANJAR PROPINSI JAWA BARAT M. Arry Djauhari
Sosiohumaniora Vol 12, No 1 (2010): SOSIOHUMANIORA, MARET 2010
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.083 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v12i1.5438

Abstract

Pemerintah Kota Banjar dalam memberikan pelayanan kesehatan masih tergantung kepada kebijakan perimbangan keuangan, karena terbatasnya sumberdaya yang di miliki. Implementasi kebijakan perimbangan keuangan yang belum optimal dengan indikasi terbatasnya kemampuan sumberdaya manusia, baik secara kualitas maupun kuantitas yang memperlihatkan kecenderungan pengaruh yang terbesar dalam dimensi implementasi kebijakan. Keterbatasan kemampuan dalam mengelola sumber daya baik sumberdaya alam maupun sumberdaya manusia sangat tergantung kepada kemampuan keuangan daerah sendiri dalam pembiayaan penyelenggaraan otonomi daerahnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplanasi, dengan sample gugus bertahap (Cluster sampling), pengambilan sampel dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah-wilayah administratif yang terdapat pusat pelayanan kesehatan dengan metode acak sederhana (Simple Random Sampling). Pengolahan data diuji dengan menggunakan Structure Equation Modeling (SEM) dengan suatu prosedur yang di dasarkan pada Methods of Succesive Interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan perimbangan keuangan dalam pelaksanaan otonomi daerah yang didasarkan pada dimensi komunikasi, sumberdaya, disposisi/sikap pelaksana dan struktur birokrasi secara bersama-sama atau tersendiri secara signifikan mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Dimensi dukungan merupakan dimensi yang paling besar pengaruhnya terhadap peningkatan pelayanan kesehatan diikuti dengan struktur birokrasi, sumberdaya dan komunikasi.
MARKETING COMMUNICATION INNOVATION OF FRESH FRUIT AND VEGETABLES (FFV) MODERN RETAIL LOCAL SUPPLIER: COMPETITIVENESS OF SMALL HOLDER TO ENTER MODERN RETAIL Hesty Nurul Utami; Agriani Hermita Sadeli
Sosiohumaniora Vol 16, No 3 (2014): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2014
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.073 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v16i3.5768

Abstract

Modern retail rapid development is an opportunity for fruit and vegetable farmers to fulfill consumerretail business demand. This research give an insight of how marketing communication innovation suggested forlocal FFV supplier in order to enter modern retail by concerning their competitiveness through modern retailpoint of view and adjusted with modern retail marketing decision. It applies qualitative design through casestudy at Retail XYZ Group. The main FFV supplier criteria appointed by the company are supplier price productoffering, product quantity, quality and continuity. Overall, almost all of local FFV supplier marketing criteria isperceived worst than importer in terms of durability, quantity, service level, after post harvest handling, R&D, andcommodity attribute. An incremental marketing communication innovation could be done via direct partnershipwith small holders who are able to meet retail FFV requirements in commodity quantity, quality, continuity, postharvest handling, durability, research and development facility, product sourcing and availability throughoutseason, and deliver service excellent. This is an opportunity for the small holder to build a long term relationshipmarketing with modern retail.
PENCITRAAN BANDUNG SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA: MODEL MENEMUKENALI IKON BANDUNG MASA KINI Dian Indira; Slamet Usman Ismanto; Meilanny Budiarti Santoso
Sosiohumaniora Vol 15, No 1 (2013): SOSIOHUMANIORA, MARET 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.779 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v15i1.5238

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi ketidakjelasan pencitraan ‟brand image kota Bandung karena masyarakatnya yang dinamis dan perkembangan wilayah yang cenderung tidak terkendali. Akibatnya pencitraan lama bergeser, sementara pembentukan pencitraan baru terhambat oleh banyak kepentingan. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan kondisi dan potensi obyek wisata dan daya tarik yang dimiliki Bandung; kebijakan pemerintah terkait dengan upaya menjadikan Bandung sebagai tujuan wisata; dan proses pembentukan pencitraan „brand image‟ kota Bandung sebagai daerah tujuan wisata, terutama dalam pandangan para tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, dan seniman. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian antara lain menunjukkan bahwa pariwisata di Bandung masih belum mempunyai visi dan konsep pengembangan yang jelas serta belum didukung oleh pengaturan dan pengelolaan kota yang terencana dan konsisten, strategi yang jelas, dan implementasi nyata di lapangan yang berdampak pada pembentukan pencitraan Bandung sebagai daerah tujuan wisata.
TRANSFORMASI DESAIN TAROMPA DATUAK DALAM KONTEKS PERUBAHAN SOSIOKULTURAL Amrizal Amrizal
Sosiohumaniora Vol 20, No 1 (2018): SOSIOHUMANIORA, MARET 2018
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.166 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v20i1.13801

Abstract

Tarompa Datuak adalah alas kaki yang secara sosiokultural merupakan produk budaya yang terinspirasi dari replika “capal Rasul” yang dibawa oleh saudagar dari Arab dan India. Sesuai dengan pepatah Minang “sakali aie gadang sakali tapian barubah” (perubahan waktu) dalam konteks sosialkultural tarompa yang awalnya berbentuk replika capal Rasul bertransformasi di tanah Melayu menjadi ”capal Melayu” dan di Ranah Minang disebut dengan“tarompa datuak”, karena menjadi bagian dari pakaian kebesaran Datuak. ransformasi desain tarompa datuak menjadi keharusan dalam konteks perubahan sosiokultural, karena menjadi bagian dari pelestarian produk budaya dan pengembangan potensi tarompa datuak yang dilakukan secara optimal dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat pendukungnya. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengembangkan desain dan kemampuan perajin tarompa datuak serta memperbaiki sistem manajerial usahanya, sehingga potensi kerajinan tarompa datuak dapat dioptimalkan dan menjadi produk kerajinan tangan yang dapat bersaing ditengah percaturan budaya global. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada metodologi penelitian kualitatif, yaitu metode observasi partisipatif, yaitu observasi aktif. Untuk membuat desain tarompa datuak, kemudian dilakukan beberapa tahap penelitian, yaitu: survei ke pusat kerajinan tarompa datuak; eksplorasi; analisis dan sintesis; perancangan dengan mempertimbangkan faktor kinerja, faktor fungsi, faktor pemasaran dan minat konsumen; lalu ditransformasikan menjadi prototipe tarompa datuak. Untuk pemberdayaan perajin diadakan pelatihan kewirausahaan yang berbasis teknologi. 
SALURAN KEUANGAN ALTERNATIF BAGI KELOMPOK MISKIN DI PERDESAAN Deni Mukbar
Sosiohumaniora Vol 10, No 2 (2008): SOSIOHUMANIORA, JULI 2008
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v10i2.5393

Abstract

Artikel ini membahas persoalan keuangan dan alternatif lembaga keuangan yang mudah, murah, dan cepat bagi kelompok masyarakat miskin di perdesaan Jawa yang berkarakter pertanian sawah dan berada di tepi jalan raya. Penelitian ini menggunakan metode etnografis disertai survei dengan kuesioner dan analisis data sekunder. Selain itu dilakukan pula wawancara mendalam terhadap informan terpilih dan pengamatan terstruktur pada berbagai aktivitas sehari-hari penduduk sebagai bagian dari strategi triangulasi. Berbagai lembaga keuangan, baik formal maupun non-formal, sebenarnya sudah banyak tersebar hingga ke pelosok perdesaan. Namun, dalam kenyataannya belum memberikan manfaat bagi kelompok miskin; keberadaan lembaga-lembaga keuangan formal lebih banyak diakses oleh rumah tangga yang relatif kelompok menengah-atas. Selama ini kelompok miskin lebih banyak memanfaatkan sarana kredit melalui para pelepas uang yang mampu memberikan pinjaman cepat dan tanpa agunan, walaupun bunga pinjamannya tinggi. Kata kunci: Lembaga keuangan, kelompok miskin, perdesaan Jawa.
PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN KASUS PERUSAHAAN DISTRIBUTOR ALAT BERAT Thio Tjoen Hok; Aida Vitayala S Hubeis; Sadikin Kuswanto
Sosiohumaniora Vol 16, No 2 (2014): SOSIIOHUMANIORA, JULI 2014
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.873 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v16i2.5735

Abstract

Tantangan untuk menghadapi persaingan pada bisnis alat-alat berat mengakibatkan PT ABC Tbkharus dapat meningkatkan kinerja divisi yang berhubungan dengan kegiatan purna jual (divisi service). Pelatihandan motivasi karyawan dapat meningkatkan kinerja karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisistingkat persepsi karyawan terhadap pelatihan, motivasi, dan kinerja karyawan; (2) menganalisis pengaruh pelatihanterhadap kinerja karyawan; (3) menganalisis pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan; and (4) menganalisispengaruh pelatihan dan motivasi terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptifmelalui kuesioner. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 71 karyawan divisi service pada PT ABC Tbk.Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisa menggunakan analisis regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi karyawan terhadap pelatihan, motivasi, dan kinerja tergolong baik.Hasil penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh nyataterhadap kinerja, namun pelatihan tidak berpengaruh nyata terhadap kinerja. Berdasarkan hasil penelitian tersebutdan untuk meningkatkan kinerja karyawan, saran untuk manajemen adalah : (1) menyelenggarakan pelatihan yangsesuai dengan tugas dan tanggung jawab karyawan; (2) memerhatikan lingkungan kerja untuk menjaga motivasikaryawan; (3) menjaga semangat kerja karyawan.Kata kunci : kinerja, motivasi, pelatihan, regresi linier berganda.
KUALITAS PENGUKURAN KINERJA ORGANISASI PUBLIK Ella Lesmanawaty Wargadinata
Sosiohumaniora Vol 19, No 2 (2017): SOSIOHUMANIORA, JULI 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.281 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v19i2.11497

Abstract

Pelaksanaan pengukuran kinerja organisasi publik telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia sejak tahun 1999 sebagai bentuk mekanisme akuntabilitas dari organisasi pemerintah. Kebijakan ini diterapkan untuk seluruh organisasi tingkat nasional maupun organisasi  pemerintah daerah. Hasil capaian kinerja kemudian dinilai secara terbuka oleh Kementerian Penertiban Aparatur dan Reformasi Birokrasi,  berdasarkan penilaian tersebut, Pemerintah Kota Bandung selalu mendapat nilai C. Latar belakang empiris itu yang mendorong penelitian ini dilakukan, mengapa dan bagaimana proses pengukuran kinerja yang dilakukan oleh SKPD Pemerintah Kota Bandung sehingga memberi kontribusi atas rendahnya nilai laporan AKIP yang diperoleh. Penelitian ini dilakukan di 18 SKPD Kota Bandung menggunakan metode deskriptif kuantitatif,  dengan jumlah responden sebanyak 192 orang.   Penelitian ini menggunakan konsep kualitas pengukuran kinerja dari Van Dooren et al (2010). Hasil penelitian menunjukan bahwa indikator kualitas pengukuran kinerja yang terdiri dari validitas adalah 0,613,  nilai legitimasi 0,601 dan fungsionalitas sebesar 0,618, nilai tersebut jauh dari titik optimum yang bernilai 1,00. Penelitian menunjukan bahwa alat ukur  belum mampu mengukur secara tepat kinerja masing-masing organisasi, pengukuran belum sepenuhnya diakui  sebagai bagian penting dalam manajemen organisasi dan hasil pengukuran belum difungsikan secara optimal sebagai alat untuk meningkatkan kinerja organisasi secara berkesinambungan.
DILEMA KEBIJAKAN FISKAL DI INDONESIA: DAMPAK KEBIJAKAN EKSPANSI DAN KONTRAKSI FISKAL TERHADAP BEBERAPA INDIKATOR EKONOMI Ardi Nova; Andre R Daud
Sosiohumaniora Vol 8, No 1 (2006): SOSIOHUMANIORA, MARET 2006
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v8i1.5361

Abstract

Sebagai negara berkembang, Indonesia selalu menghadapi dilema dalam menetapkan kebijakan fiskal dalam negeri berkaitan dengan tingginya rasio hutang dengan PDB sehingga menyebabkan keterbatasan dalam hal pembiayaan pemerintah.Selama ini,disain kebijakan fiskal selalu didasarkan atas indikator-indikator makroekonomi Indonesia. Tujuan dari artikel ini adalah; (1) mengevaluasi dampak kebijakan dari kenaikan tingkat pajak dan pembiayaan pemerintah terhadap indikator-indikator makroekonomi Indonesia; (2) membandingkan efektivitas kebijakan-kebijakan tersebut. Data yang digunakan adalah data time-series 1970-1999. Model ekonometrik dengan persamaan simultan digunakan untuk menganalisis dampak tersebut, yang terdiri dari 8 persamaan (4 perilaku dan 4 identitas). Hasil simulasi menunnjukan bahwa kenaikan pajak sebesar 10% menghasilkan respon yang negatif terhadap hampir seluruh indikator makro, sementara adanya kenaikan belanja pemerintah sebesar 5% menghasilkan respon positif pada jumlah hutang pemerintah, pendapatan pemerintah, tingkat tabungan dan investasi, meskipun tingkat konsumsi tidak terpengaruhi secara nyata. Dapat disimpulkan bahwa kebijakan ekspansi fiskal lebih tepat dalam konteks pertumbuhan PDB, meskipun kebijakan tersebut cenderung menghasilkan crowding-out effect. Kata Kunci : Kebijakan Fiskal, Investasi, Crowding-out Effect
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN EKSPOR PERDAGANGAN DI INDONESIA Uyat Suyatna
Sosiohumaniora Vol 21, No 2 (2019): SOSIOHUMANIORA, JULI 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v21i2.19370

Abstract

Ekspor rendah dibandingkan dengan negara lain di dunia, disebabkan salah satunya oleh implementasi kebijakan yang belum sesuai dengan teori kebijakan publik. Dan tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan ekspor Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study), yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan untuk mengeksplorasi dan memahami suatu kasus, seperti kebijakan atau proses berdasarkan pandangan dari partisipan. Implementasi kebijakan ekspor dengan indikator organisasi, interpretasi, dan aplikasi kebijakan ditemukan hasil bahwa Indonesia kalah dengan sejumlah negara di Asia dalam hal volume ekspor. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (2017), ekspor Indonesia pada tahun 2017 hanya mencapai 168,73 miliar. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa ekspor Indonesia belum bisa menyamai sejumlah negara di Asia, dan belum menuju produk ekspor yang berdaya saing. 
PERMASALAHAN DAN KEINGINAN MAHASISWA UNIVERSITAS PADJADJARAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN IPK *) Bill S. Raksadjaya
Sosiohumaniora Vol 5, No 1 (2003): SOSIOHUMANIORA, MARET 2003
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v5i1.5520

Abstract

Adalah sangat penting bagi sebuah Perguruan Tinggi untuk mendapatkan data dan memperoleh gambaran tentang permasalahan serta keinginan mahasiswanya. Pentingnya informasi ini terutama berkaitan dengan perlunya Perguruan Tinggi, khususnya Universitas Padjadjaran, untuk memperlancar proses belajar mengajar mahasiswa. Dengan adanya profil atau gambaran mahasiswa angkatan tertentu, maka perlakuan, serta sarana yang diadakan pihak jurusan, fakultas dan universitas dapat menjadi lebih terarah. TPBK dapat lebih bersifat proaktif dan preventif tanpa harus menunggu mahasiswanya meminta bantuan akibat menghadapi persoalan. Dari hasil penelitian yang dilaksanakan terhadap 1811 mahasiswa UNPAD angkatan 1998, tergambar bahwa kesulitan yang mereka hadapi terutama ialah bidang masalah (1) penyesuaian diri terhadap Perguruan Tinggi, (2) aktivitas sosial, dan rekreasi, dan (3) kurikulum dan prosedur pengajaran. Hasil studi juga memperlihatkan kebutuhan mahasiswa yang diungkapkan sebagai (1) keinginan untuk mengerti orang lain, (2) keinginan untuk berhasil, (3) keinginan untuk melindungi orang lain. Sementara itu, bidang permasalahan yang berkorelasi negatif dengan IPK adalah penyesuaian diri terhadap perguruan tinggi. Berdasarkan kesimpulan hasil studi, maka disarankan TPBK bertindak pro-aktif, dengan prioritas pada (1) memberikan ketrampilan kepada para mahasiswa tentang bagaimana belajar dengan baik dan benar, (2) membekali mahasiswa untuk mampu mengelola waktu dengan alokasi yang baik antara waktu belajar, rekreasi, dan kegiatan lain, dan (3) memberikan saran kepada pimpinan universitas agar berbagai lembaga dan sarana yang ada (bea siswa, poliklinik, kantin, dll) lebih diaktifkan lagi untuk menunjang suasanan belajar mahasiswa. Kata Kunci : Mahasiswa dan permasalahanya

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 1 (2025): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2025 Vol 26, No 3 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2024 Vol 26, No 2 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2024 Vol 26, No 1 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2024 Vol 25, No 3 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2023 Vol 25, No 2 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2023 Vol 25, No 1 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2023 Vol 24, No 3 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2022 Vol 24, No 2 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2022 Vol 24, No 1 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2022 Vol 23, No 3 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2021 Vol 23, No 2 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2021 Vol 23, No 1 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2021 Vol 22, No 3 (2020): SOSIOHUMANIORA, NOVEMBER 2020 Vol 22, No 2 (2020): SOSIOHUMANIORA, JULY 2020 Vol 22, No 1 (2020): SOSIOHUMANIORA, MARCH 2020 Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019 Vol 21, No 2 (2019): SOSIOHUMANIORA, JULI 2019 Vol 21, No 1 (2019): SOSIOHUMANIORA, MARET 2019 Vol 20, No 3 (2018): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2018 Vol 20, No 2 (2018): SOSIOHUMANIORA, JULI 2018 Vol 20, No 1 (2018): SOSIOHUMANIORA, MARET 2018 Vol 19, No 3 (2017): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2017 Vol 19, No 2 (2017): SOSIOHUMANIORA, JULI 2017 Vol 19, No 1 (2017): SOSIOHUMANIORA MARET 2017 Vol 18, No 3 (2016): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2016 Vol 18, No 2 (2016): SOSIOHUMANIORA, JULI 2016 Vol 18, No 1 (2016): SOSIOHUMANIORA, MARET 2016 Vol 17, No 3 (2015): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2015 Vol 17, No 2 (2015): SOSIOHUMANIORA, JULI 2015 Vol 17, No 1 (2015): SOSIOHUMANIORA, MARET 2015 Vol 16, No 3 (2014): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2014 Vol 16, No 2 (2014): SOSIIOHUMANIORA, JULI 2014 Vol 16, No 1 (2014): SOSIOHUMANIORA, MARET 2014 Vol 15, No 3 (2013): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2013 Vol 15, No 2 (2013): SOSIOHUMANIORA, JULI 2013 Vol 15, No 1 (2013): SOSIOHUMANIORA, MARET 2013 Vol 14, No 3 (2012): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2012 Vol 14, No 2 (2012): SOSIOHUMANIORA, JULI 2012 Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012 Vol 13, No 3 (2011): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2011 Vol 13, No 2 (2011): SOSIOHUMANIORA, JULI 2011 Vol 13, No 1 (2011): SOSIOHUMANIORA, MARET 2011 Vol 12, No 3 (2010): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2010 Vol 12, No 2 (2010): SOSIOHUMANIORA, JULI 2010 Vol 12, No 1 (2010): SOSIOHUMANIORA, MARET 2010 Vol 11, No 3 (2009): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2009 Vol 11, No 2 (2009): SOSIOHUMANIORA, JULI 2009 Vol 11, No 1 (2009): SOSIIOHUMANIORA, MARET 2009 Vol 10, No 3 (2008): SOSIIOHUMANIORA, NOPEMBER 2008 Vol 10, No 2 (2008): SOSIOHUMANIORA, JULI 2008 Vol 10, No 1 (2008): SOSIOHUMANIORA, MARET 2008 Vol 9, No 3 (2007): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2007 Vol 9, No 2 (2007): SOSIOHUMANIORA, JULI 2007 Vol 9, No 1 (2007): SOSIOHUMANIORA, MARET 2007 Vol 8, No 3 (2006): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2006 Vol 8, No 2 (2006): SOSIOHUMANIORA, JULI 2006 Vol 8, No 1 (2006): SOSIOHUMANIORA, MARET 2006 Vol 7, No 3 (2005): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2005 Vol 7, No 2 (2005): SOSIOHUMANIORA, JULI 2005 Vol 7, No 1 (2005): SOSIOHUMANIORA, MARET 2005 Vol 6, No 3 (2004): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2004 Vol 6, No 2 (2004): SOSIOHUMANIORA, JULI 2004 Vol 6, No 1 (2004): SOSIOHUMANIORA, MARET 2004 Vol 5, No 3 (2003): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2003 Vol 5, No 2 (2003): SOSIOHUMANIORA, JULI 2003 Vol 5, No 1 (2003): SOSIOHUMANIORA, MARET 2003 Vol 4, No 3 (2002): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2002 Vol 4, No 2 (2002): SOSIOHUMANIORA, JULI 2002 Vol 4, No 1 (2002): SOSIOHUMANIORA, MARET 2002 Vol 3, No 3 (2001): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2001 Vol 3, No 2 (2001): SOSIOHUMANIORA, JULI 2001 Vol 3, No 1 (2001): SOSIOHUMANIORA, MARET 2001 More Issue