AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis
AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis is a scientific periodical published by the Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Negeri Gorontalo. AGRINESIA is published three times a year in November, March, and July. AGRINESIA is a scientific forum for researchers, academics and practitioners to publish scientific research.
Articles
230 Documents
ALOKASI WAKTU KERJA WANITA TANI PADA USAHATANI KACANG TANAH DI DESA OLLOT KECAMATAN BOLANGITANG BARAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA
Novrianti Dotinggulo;
Mahludin H Baruwadi;
Yuriko Boekoesoe
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 6, NO 2, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alokasi waktu kerja wanita tani pada usahatani kacang tanah di Desa Ollot Kecamatan Bolangitang Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan dari Agustus dan September 2019. Lokasi penelitian bertempat di Desa Ollot Kecamatan Bolangitang Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan teknik analisa alokasi waktu kerja. Teknik pengambilan sampel dengan populasi sebanyak 105 dengan menggunakan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 10% sehingga diperoleh sampel sebanyak 51 wanita tani.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)jumlah alokasi waktu kerja pada usahatani kacang tanah yang dilakukan oleh wanita tani adalah 138,7 HKSP dalam dua musim tanam. 2)Tingkat pendapatan wanita tani kacang tanah di Desa Ollot total diperoleh dari selisih penerimaan usahatani kacang tanah di desa Ollot sebesar Rp. 625.185.000 dan total biaya sebesar Rp. 75.535.500 sehingga total pendapatan usahatani kacang tanah sebesar Rp. 549.649.500 dengan nilai rata-rata sebesar 10.777.441 dalam dua kali musim tanam.
FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DI KECAMATAN BOLIYOHUTO KABUPATEN GORONTALO
Hein Mahmud;
Asda Rauf;
Yuriko Boekoesoe
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 6, NO 2, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Untuk mengetahui bagaimana fakor faktor produksi pada usahatani padi sawah. 2) Untuk mengetahui bagaimana penggunaan faktor produksi usahatani padi sawah. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan angket. Analisis data yang di gunakan adalahanalisis linear berganda, analisis pendapatan dan analisisfungsi cobb-douglas. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Para petani padi sawah di Kecamatan Boliyohuto harus tetap dan terus menggunakan input produksi padi sawah, karena dengan penggunaan input produksi yang ada secara bersama-sama atau simultan dapat memberikan pengaruh terhadap pendapatan patani padi sawah. 2) Sesuai dengan hasil penelitian yang ada maka diperlukan suatu standar dalam penggunaan faktor produksi sehingga para petani dapat menghasilkan produksi secara optimal dan dapat memperoleh keuntungan yang maksimal. 3) Perlu adanya peran penyuluh pertanian yang mengerti dalam pengalokasian penggunaan faktor produksi secara tepat dan sehingga petani bisa memperoleh hasil produksi yang optimal dan memperolehkeuntungan yang maksimal.
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMUNIKASI PENYULUHAN TERHADAP MOTIVASI KERJA PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN TILONGKABILA KABUPATEN BONE BOLANGO
Nurlaila Mantali;
Amir Halid;
Supriyo Imran
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 6, NO 3, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi penyuluhan kaitannya terhadap motivasi kerja petani padi sawah di Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango dari bulan November sampai dengan bulan Desember 2021. Jenis penelitianyang digunakan adalah survey dengan jumlah sampel sebanyak 14 penyuluh pertanian dengan menggunakan teknik purposive sampling dan petani sebanyak 41 orang dengan teknik penetapan sampel menggunakan rumus slovin. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan strategi yang dapat di terapkan di daerah penelitian untuk meningkatkan motivasi kerja petani padi sawah artinya yaitu fokus strategi yang harus di lakukn petani yaitu mengoptimalkan kelemahan untuk menghindari berbagai ancaman yaitu dengan menggiatkan kembali gakpotan, mengoptimalkan kelemahan penggunaan pupuk dengan dosis yang tepat dan mengoptimalkan sumber pengairan irigasi untuk mengatasi persoalan musim hujan, mengoptimalkan luas lahan yang sempit dan meningkatkan kerja sama penyuluh dengan gabungan kelompok tani untuk mengatasi persoalan serangan hama dan penyakit.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA PRODUKSI INDUSTRI OLAHAN TAHU DI DESA HARAPAN KECAMATAN WONOSARI KABUPATEN BOALEMO (Studi Kasus Industri Rumah Tangga “Bapak Nono Purnomo”)
Efendi Yanto;
Amir Halid;
Yanti Saleh
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 6, NO 3, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi industri olahan tahu di Desa Harapan Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo, dan untuk menganalisis pendapatan produksi industri olahan tahu bapak Nono Purnomo di Desa Harapan Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai pada bulan Desember 2020. Metode yang digunakan analisis deskriptif dan analisis pendapatan, analisis data terbagi atas data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha Industri Olahan Tahu di Desa Harapan Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo merupakan industri yang bergerak dibidang pengolahan kedelai menjadi tahu. Dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia mulai dari bahan baku sampai tenaga kerja yang diperoleh, sehingga Pendapatan yang diperoleh Usaha Produksi Industri Olahan Tahu Bapak Nono Purnomo di Desa Harapan Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo adalah sebesar Rp. 66,628,000/Tahun.
STUDI TENTANG KINERJA PENYULUH PERTANIAN PADA USAHATANI PADI SAWAH DI KECAMATAN BULANGO TIMUR KABUPATEN BONEBOLANGO
Irwan Jaelani;
Mahludin H Baruwadi;
Asda Rauf
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 6, NO 2, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan: 1) mengidentifikasi aktivitas penyuluh pertanian di Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango; 2) menganalisis kinerja penyuluh pertanian di Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey menggunakan kuesioner/angket sebagai alat penelitian. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) aktivitas penyuluh Pertanian di Kecamatan Bulango Timur diketahui rata-rata skor penilaian petani responden sebesar 149,4 atau dengan persentase 74,7% dan dikategorikan baik. 2) kinerja penyuluh pertanian berdasarkan rata-rata skor jawaban petani responden diketahui sebesar 161,7 atau dengan persentase 80,8%.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA PENGOLAHAN GULA SEMUT (AREN) DI DESA DULAMAYO SELATAN KECAMATAN TELAGA KABUPATEN GORONTALO
Hendra Habibu;
Yanti Saleh;
Yuliana Bakari
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 6, NO 2, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) Pendapatan pengrajin usaha pengolahan gula semut (aren) di Desa Dulamayo Selatan, 2) Kelayakan usaha pengolahan gula semut (aren) di Desa Dulamayo Selatan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo dari bulan Nopember sampai dengan bulan Desember 2020 dengan jumlah sampel 15 orang petani pengrajin. Metode penelitian yang dilakukan adalah survei berdasarkan data primer dengan jumlah sampel 15 orang petani pengrajin. Teknik Penarikan sampel dilakukan dengan metode sampling jenuh atau sensus. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis kelayakan usaha. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Pendapatan yang diperoleh oleh petani pengrajin selama 1 (satu) bulan periode produksi adalah sebesar Rp7.771.412, 2) Usaha pengolahan gula semut (aren) selama 1 (satu) bulan periode produksi secara ekonomi layak untuk diusahakan dengan nilai R/C Ratio 3,60.
ANALISIS RISIKO PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG DI DESA LABANU KECAMATAN TIBAWA
Rifaldi Mopangga;
Mahludin H Baruwadi;
Ria Indriani
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 6, NO 3, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui risiko produksi usahatani jagung di Desa Labanu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo, 2. Mengetahui pendapatan usahatani jagung di Desa Labanu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Labanu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo dengan jumlah sampel 30 orang. Metode penelitian yang menggunakan metode survey. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deksriptif dengan rumus persentase dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani jagung di Desa Labanu mengusahakan lebih meminimkan biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan keuntungan itu terbukti dengan total biaya yang rata-rata dikeluarkan perhektar sebanyak Rp.62.680.000/ha dan penerimaannya cukup tinggi yakni Rp.930.000.000/ha serta rata-rata pendapatan bersih yang didapat oleh petani di Desa Labanu adalah Rp.868.180.000/ha, itu berarti jagung di Desa Labanu cukup membantu perekonomian petani. Berdasarkan nilai koefisien variasi sebesar 6,35 terdapat pada variasi produksi ≤ 1 Ha, artinya bahwa usahatani jagung masih menguntungkan karena nilai koefisien tergolong rendah.
ANALISIS KETERSEDIAAN BERAS DI KABUPATEN GORONTALO SELANG TAHUN 2021-2030
Fikram Abdullah;
Supriyo Imran;
Asda Rauf
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 6, NO 3, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuanuntuk : 1) menghitung produktivitas padi sawah di Kabupaten Gorontalo dari Tahun 2021-2030, 2) menganalisis ketersediaan beras di Kabupaten Gorontalo dari tahun 2021-2030. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Gorontalo dari bulan Januari sampai dengan bulan April tahun 2022. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data sekunder dengan melakukan inventarisasi data-data dari instansi-instansi terkait. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, analisis trend, analisis produktivitas padi sawah dan analisis ketersedian beras. Hasil penelitian menunjukkan 1) Rata-rata produktivitas padi sawah di Kabupaten Gorontalo 10 Tahun terahir (2011-2020) yaitu sebesar 5,59 ton/ha, hal ini masih jauh dari rata-rata produktivitas nasional, 2) Ketersediaan beras di Kabupaten Gorontalo selang Tahun 2021-2030 tersedia dan memenuhi kebutuhan permintaan beras.
ANALISIS TATANIAGA JAGUNG (STUDI KASUS DI DESA DASIN KECAMATAN TAMBAKBOYO KABUPATEN TUBAN JAWA TIMUR)
Ririn Kusmawati;
Yuliana Bakari
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 6, NO 2, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran, fungsi pemasaran, margin dan efisiensi pemasaran jagung di Desa Dasin Kecamatan Tambakboyo Kabupaten Tuban Jawa Timur. Penentuan daerah penelitian ditetapkan secara purposive sampling (sengaja). Metode yang digunakan adalah snow ball sampling dimana dalam menelusuri lembaga pemasaran dan saluran pemasaran yang terbentuk berdasarkan informasi dari petani produsen yang ditemui secara acak dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 5 petani jagung di daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran tataniaga jagung di daerah penelitian adalah saluran Petani-Kelompok Lumbung “Gemah Ripah”-Pedagang Pengumpul-Pedagang Pengecer-Konsumen. Margin pemasaran sebesar Rp. 3000 perkg, dengan distribusi total nilaishare keuntungan lembaga pemasaran jagung adalah sebesar 73,32 %dan nilai share biaya pemasaran jagung sebesar 26,68 %. Hal ini berarti share margin yang diterima oleh petani masih lebih tinggi dibandingkan share margin yang diterima oleh pedagang.Hasil perhitungan efisiensi pemasaran dapat diketahui bahwa Ep sebesar 19 %. Nilai ini menunjukkan bahwa saluran pemasaran sudah efisien.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN KOMODITAS BAWANG MERAH DI PROVINSI GORONTALO
Riskawati Olabu;
Yuliana Bakari;
Agustinus Moonti
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 6, NO 2, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran atau distribusi pemasaran bawang merah di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini dilaksanakan di Provinsi Gorontalo dari bulan September sampai dengan bulan Oktober Tahun 2021. Metode yang digunakan adalah metode survei yaitu pengumpulan data berdasarkan wawancara dan observasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode snowball sampling dengan jumlah total 96 responden yaitu 35 petani, 15 pedagang pengumpul dan 46 pedagang pengecer. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer. Analisis data yang digunakan yaitu analisis lembaga saluran pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran untuk Cabai bawang merah di Provinsi Gorontalo terdiri dari 3 pola saluran pemasaran yaitu saluran pertama (I); petani-pedagang pengecer-konsumen. Saluran kedua (II); petani-pedagang pengumpul-pedagang pengecer-konsumen. Saluran ketiga (III); pedagang luar daerah-pedagang pengumpul-pedagang pengecer-konsumen. Petani selalu memperoleh harga jual yang rendah karena petani menjual bawang merah kepada pedagang pengumpul berdasarkan harga yang ditetapkan oleh pedagang pengumpul. Kemudian pedagang pengumpul menjual kepada pedagang pengecer dengan harga yang lebih tinggi dari harga pembelian dari petani (produsen) karena besarnya biaya yang dikeluarkan saat menyalurkan barang, sedangkan pedagang pengecer menjual kepada konsumen dengan harga yang lebih tinggi karena besarnya biaya yang di keluarkan saat membeli dari pedagang pengumpul.