cover
Contact Name
Epa Elfitriadi
Contact Email
jurnaldiklatandragogi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldiklatandragogi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan
ISSN : 26205009     EISSN : 26231190     DOI : -
Core Subject : Education,
Andragogi Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan (p-ISSN 2620-5009, e-ISSN 2623-1190) is a periodical journal published by Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan (Center of Education and Religious Technical Training), under The Ministry of Religion Affairs, Republic of Indonesia. The journal is aimed to disseminate information including scientific developments within the scope of education and religious. Andragogi was first published in printed form in 2013. It is published frequently twice a year, on June and December. In 2019 this journal is published twice a year with Open Journal System (OJS) based.
Arjuna Subject : -
Articles 148 Documents
Kedudukan Anak dan Relasinya dengan Orang Tua Perspektif Al-Qur’an Agus Imam Kharomen
Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Vol 7 No 2 (2019): Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan
Publisher : Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.444 KB) | DOI: 10.36052/andragogi.v7i2.88

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengonfimasi ungkapan-ungkapan yang tersebar di masyarakat perihal anak, seperti anak sebagai anugerah, amanat, titipan, dan merespon maraknya persoalan di masyarakat perihal anak, seperti ketidakharmonisan anak dan orang tua, kekerasan yang menimpa ana k atau bahkan orang tuanya, kurangnya perhatian orang tua pada pemenuhan hak anak terutama dalam hak pendidikan dan kasih sayang. Metode penelitian ini adalah kajian pustaka (library research) dengan objek ayat-ayat al-Qur’an dengan menggunakan tafsir maudû‘î (tematik). Tulisan ini menunjukkan bahwa dalam al-Qur’an anak memiliki berbagai kedudukan, mulai dari kedudukannya sebagai cobaan, kebanggaan, kecondongan rasa cinta, bahkan sebagai musuh bagi orang tuanya. Tulisan ini juga menunjukkan bahwa al-Qur’an mendeskripsikan relasi orang tua dan anak di dunia dalam bentuk hak dan kewajiban. Hak anak memperoleh pendidikan, nafkah, dan warisan. Adapun hak orang tua mendapatkan perlakuan baik, kasih sayang dan doa dari anak mereka. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan kelak di akhirat relasi anak dan orang tua dapat terjalin jika didasari dengan keimanan dan kesalihan.
Implementasi Prinsip-prinsip Pendidikan dalam Islam Martatik
Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Vol 7 No 2 (2019): Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan
Publisher : Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.431 KB) | DOI: 10.36052/andragogi.v7i2.91

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan prinsip-prinsip pendidikan dalam Islam, serta prinsip tauhid dan implikasinya dalam pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur terhadap tafsir ayat-ayat yang berkaitan dengan pendidikan serta data lain yang mendukung penelitian ini. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa, sudah saatnya umat Islam melakukan penataan kembali usaha-usaha pendidikan yang dilakukannya sejalan dengan tuntutan era global dengan berbasiskan pada Alquran. Rumusan konsep pendidikan yang berdasarkan perspektif Alquran sudah waktunya untuk disusun. Tugas dan tanggung jawab pendidik dalam melahirkan manusia yang cerdas, berakhlak mulia, berilmu, terampil, dan ramah sudah waktunya untuk dilakukan. Karena manusia-manusia yang demikian itulah yang diperlukan di era global saat ini, dan manusia itu pula yang dikehendaki oleh Alquran.
Peran Kepala KUA dalam Membangun Moderasi Beragama di Kabupaten Majalengka Agus Susanto
Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Vol 7 No 2 (2019): Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan
Publisher : Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.334 KB) | DOI: 10.36052/andragogi.v7i2.92

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan berbagai alternatif strategis dengan memaksimalkan peran Kepala KUA dalam membangun moderasi beragama di Kabupaten Majalengka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran (mixed methodology), metode yang memadukan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dan menggunakan analisis SWOT sebagai pisau analisis untuk mengkaji faktor-faktor internal dan faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi kepala KUA dalam membangun moderasi beragama di Kabupaten Majalengka. Berdasarkan hasil IFAS-EFAS, diketahui bahwa peran kepala KUA dalam membangun moderasi beragama di Kabupaten Majalengka sudah relatif baik dan harus dipertahankan karena mempunyai potensi yang sangat besar untuk kemaslahatan publik. Keberadaan faktor-faktor internal dan eksternal pada dasarnya menjadi dukungan yang sangat besar bagi peran kepala KUA.
Implementasi Program Bimbingan Perkawinan Pranikah bagi Calon Pengantin di KUA Kecamatan Cilandak Kota Jakarta Selatan Abdul Jalil
Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Vol 7 No 2 (2019): Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan
Publisher : Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.662 KB) | DOI: 10.36052/andragogi.v7i2.93

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi program bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin di KUA Kecamatan Cilandak Kota Jakarta Selatan. Metode penelitian ini adalah deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Analisis data menggunakan logika berpikir di mana silogisme dibangun berdasarkan pada hal-hal khusus dan bermuara pada kesimpulan-kesimpulan umum. Program bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin terbagi dalam dua format, yaitu: bimbingan tatap muka dan bimbingan mandiri. Keberhasilan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin tidak dapat dilepaskan dari faktor-faktor pendukung: KUA sebagai lembaga penyelenggara, sumber dana yang dilegitimasi anggaran, calon pengantin yang menjadi peserta, narasumber yang berkualitas, materi yang tepat, serta fasilitas yang memadai. Keterbatasan dana, fasilitas, dan media pembelajaran menjadi salah satu faktor penghambat tercapainya tujuan program, yaitu upaya mewujudkan keluarga sakinah.
Peningkatan Kemampuan Menyajikan Teks Berita Melalui Pembelajaran Kuantum pada Siswa Kelas VIII-6 MTs Negeri 5 Jakarta Tahun 2019 Sri Hartati
Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Vol 7 No 2 (2019): Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan
Publisher : Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.802 KB) | DOI: 10.36052/andragogi.v7i2.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan peningkatan aktivitas belajar siswa dan kemampuan menyajikan data dan informasi dalam bentuk teks siswa kelas VIII-6 MTs Negeri 5 Jakarta tahun 2019 melalui pembelajaran kuantum. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil analisis data pada prasiklus, siklus I dan siklus II diketahui adanya peningkatan nilai rata-rata yang diperoleh siswa dalam pembelajaran menulis teks berita. Pada prasiklus diperoleh nilai rata-rata sebesar 60,20, pada siklus I sebesar 66,94 dan pada siklus II nilai rata-rata siswa sebesar 78,7. Peningkatan keterampilan menulis teks berita diikuti dengan perubahan perilaku siswa ke arah yang positif, yaitu siswa semakin aktif dan antusias saat mengikuti pembelajaran menulis teks berita melalui pembelajaran kuantum.
Google Classroom sebagai Alternatif Digitalisasi Pembelajaran Matematika di Era Revolusi Industri 4.0 Akhmad Muslik
Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Vol 7 No 2 (2019): Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan
Publisher : Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.968 KB) | DOI: 10.36052/andragogi.v7i2.98

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah google classroom mudah digunakan dan sudah sesuai dengan era digital untuk pembelajaran matematika. Menyeimbangi pergerakan revolusi industri 4.0, guru dituntut untuk bisa memanfaatkan teknologi dalam mengelola pembelajaran, baik teknologi yang bersifat online atau offline. Google classroom merupakan serambi pembelajaran online yang dapat membantu guru dalam memberikan materi, tugas, dan ujian, mudah digunakan dan dapat dipantau secara realtime. Survei dilakukan dengan melibatkan sampel 60 siswa yang tersebar secara random menggunakan teknik classified random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah campuran antara kuantitatif dan kualitatif. Kuantitatif untuk menentukan persentase sampel atas variabel penelitian, sedangkan kualitatif menganalisis deskriptif persentase dengan mengkaitkan penelitian lain yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan penyebaran angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa meskipun siswa yang senang pembelajaran matematika dengan google classroom hanya 57% tetapi peranan google classsroom sebagai model pembelajaran matematika di era digital cukup diapresiasi sebesar 83%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah google classroom dapat dijadikan alternatif pembelajaran matematika di era digital, termasuk juga untuk pelajaran lain.
Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam dan Strategi Implementasinya Siti Nasihatun
Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Vol 7 No 2 (2019): Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan
Publisher : Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.995 KB) | DOI: 10.36052/andragogi.v7i2.100

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendidikan karakter dalam perspektif Islam dan bagaimana cara mengimplementasikannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan library reseach. Hasil penelitian in menunjukkan bahwa pendidikan karakter memiliki makna lebih tinggi daripada pendidikan moral, oleh karenanya pendidikan karakter bukan hanya mengajarkan benar salah, tetapi sekaligus menanamkan kebiasaan (habituation) tentang yang baik sehingga siswa menjadi paham, mampu merasakan, dan mau melakukan apa yang baik. Dalam pandangan Islam, karakter itu disebut dengan akhlak. Komponen pendidikan akhlak atau kepribadian meliputi: pengetahuan, sikap, dan perilaku dan identik dengan ajaran agama Islam itu sendiri yang bersumber dari Alquran dan al-Hadis. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa pendidikan karakter perspektif Islam merupakan sistem perilaku yang diwajibkan dalam agama Islam yang tertuang melalui nash al-quran dan Hadis Rasulullah Saw. Implementasi pendidikan karakter dalam Islam menurut hadis Rasulullah Saw, dapat diklasifikasikan dalam 6 tahapan yaitu: 1) Tauhid (dimulai sejak 0-2 tahun); 2) Adab (5-6 tahun); 3) Tanggung jawab diri (7-8 tahun); 4) Caring-Peduli (9-10 tahun); 5) Kemandirian (11-12 tahun); dan 6) Bermasyarakat (13 tahun ke atas).
Kepuasan Peserta Diklat Terhadap Pelayanan Widyaiswara Agus Akhmadi
Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Vol 7 No 2 (2019): Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan
Publisher : Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.645 KB) | DOI: 10.36052/andragogi.v7i2.101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data tentang kepuasan peserta diklat terhadap layanan kediklatan widyaiswara Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Surabaya. Penelitan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei untuk mengetahui faktor-faktor kepuasan peserta diklat. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diberikan kepada alumni Diklat Substantif Bimbingan dan Konseling Madrasah Aliyah tahun 2019. Instrumen tersebut meliputi dimensi tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan empathy widyaiswara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan kediklatan yang dilakukan Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya telah memenuhi aspek tangible (penampilan fisik serta kondisi pelayanan widyaiswara), keandalan (kompetensi diklat yang dijanjikan dengan akurat dan terpercaya sesuapi harapan peserta), respon (bijaksana memberikan layanan cepat kepada peserta), assuransi (kemampuan melaksanakan tugas secara spontan yang menjamin kualitas diklat), dan empati (memberikan perhatian individual dan memahami peserta diklat). Kualitas rata-rata dan keseluruhan aspek telah menunjukkan nilai sangat memuaskan. Urutan kualitas paling memuaskan adalah pada dimensi: empati, assuranse, tangible, keandalan, dan respon widyaiswara dalam diklat.
Dampak Diklat Terhadap Literasi Informasi Peserta Diklat Epa Elfitriadi
Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Vol 7 No 2 (2019): Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan
Publisher : Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.296 KB) | DOI: 10.36052/andragogi.v7i2.102

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat literasi informasi peserta diklat sebelum dan sesudah mengikuti diklat serta tingkat signifikansi pengaruh diklat terhadap kemampuan literasi informasi peserta. Metode survei digunakan pada sampel 30 orang peserta Diklat Teknis Substantif Publikasi Ilmiah. Instrumen kuesioner berskala likert dikonstruk dari tiga aspek model Empowering-8, yaitu identifikasi, organisasi dan membuat/menciptakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor tingkat literasi informasi peserta di awal diklat termasuk kategori “baik” hanya pada aspek kemampuan organisasi sedangkan aspek kemampuan identifikasi dan aspek kemampuan membuat/menciptakan serta secara global termasuk kategori “kurang/rendah”. Kemudian setelah mengikuti diklat, skor tersebut meningkat menjadi “baik” pada ketiga aspek, yaitu aspek kemampuan identifikasi, aspek kemampuan organsiasi dan aspek kemampuan membuat/menciptakan. Hasil uji-t pada tingkat kepercayaan 95% diperoleh nilai Sig-2 tailed = 0,00 < 0,05, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan literasi informasi peserta diklat sebelum dan sesudah mengikuti diklat. Hasil ini membuktikan bahwa diklat berpengaruh terhadap peningkatan tingkat literasi informasi peserta diklat.
Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal pada Masyarakat Kampung Adat Salapan Desa Gempol Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang Jawa Barat Yasir Amrullah
Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Vol 7 No 2 (2019): Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan
Publisher : Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.853 KB) | DOI: 10.36052/andragogi.v7i2.104

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan karakter yang terdapat di kampung adat, yaitu sebuah kampung yang sampai saat ini masih memegang teguh ajaran para leluhurnya, penelitian ini dilakukan di kampung Salapan di Desa Gempol Kec. Banyusari Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dimana pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, interview dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini memunculkan karakter pribadi yang teguh memegang adat dan ajaran nenek moyang mereka yang telah berlangsung bertahun-tahun lamanya. Hasilnya adalah terdapat enam karakter, yaitu religius, jujur, mandiri, demokratis, peduli lingkungan dan kreatif.

Page 6 of 15 | Total Record : 148