cover
Contact Name
Iis Wahyuningsih
Contact Email
iis.wahyuningsih@pharm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.perberdayaan@uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25802569     EISSN : 26560542     DOI : 10.12928
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 622 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT COKRODININGRATAN, JETIS, YOGYAKARTA DALAM PROGRAM MASYARAKAT SEHAT Wahyuningsih, Iis; Ilyas, Jenny; Wicaksono, Ikhsan Jaya Guntur
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.426 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i1.538

Abstract

Permasalahan umum yang terdapat di kelurahan Cokrodiningratan adalah kurangnya implementasi kegiatan yang bertujuan menciptakan hidup sehat pada warganya. Maka program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan periode 57 ini  difokuskan pada pengelolaan tentang lingkungan dan kesehatan. Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat Cokrodiningratan dalam progam masyarakat ehat. Metode pelaksanaan program KKN meliputi: pendidikan masyarakat, difusi teknologi dan praktek langsung. Dampak dari kegiatan KKN ini adalah: 1) tercipta kesadaran masyarakat sasaran tentang menanam tanaman obat keluarga; 2) peningkatan ketrampilan masyarakat dalam membuat lilin aroma terapi dan balsem; 3) terciptanya kegiatan olah raga masyarakat secara rutin; 4) peningkatan pengetahuan masyarakat tentang obat ; 5) memperoleh layanan pengobatan gratis, 6) peningkatan kegiatan kebersihan lingkungan (kerja bakti).
WORKSHOP TEACHING MATHEMATICS IN ENGLISH BAGI GURU-GURU SMP MUHAMMADIYAH SE-KOTA YOGYAKARTA Taram, Abd; Istiandaru, Afit
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.614 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i3.401

Abstract

Pembelajaran matematika berbahasa Inggris merupakan salah satu skill tambahan menjadi guru yang unggul terutama di era globalisasi. Banyak sekolah juga memiliki program kelas unggulan dengan salah satu kriteria unggulannya adalah kelas berbahasa Inggris, salah satunya adalah SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Untuk masuk kelas ini, siswa baru harus melewati seleksi Bahasa Inggris. Hal yang sama ditunjukkan oleh SMP Muhammadiyah 2 dan SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Sekolah-sekolah tersebut juga memberikan perhatian pada kemampuan berbahasa asing para siswanya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk melatih dan memotivasi guru agar mampu menyusun RPP dan menyiapkan materi matematika berbahasa Inggris. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu workshop dan pendampinga. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa para guru telah mampu menyusun RPP berbahasa Inggris hasil workshop dan kegiatan mandiri dengan baik. Adapun umpan balik yang diperoleh menunjukkan bahwa guru optimis tujuan workshop dapat tercapai. Daya dukung workshop berupa fasilitas ruang maupun fasilitas pendukung cukup memadai sehingga workshop bisa berjalan dengan lancar, baik, tepat waktu, dan menyenangkan. Persepsi peserta terhadap kebermanfaatan program juga baik.
PELATIHAN TEKNOLOGI KIMIA TERAPAN PEMBUATAN SABUN CAIR CUCI PIRING, SABUN MANDI HERBAL DAN TEPUNG AMPAS KELAPA IBU-IBU ‘AISYIYAH RANTING PERUMNAS CONDONG CATUR, DEPOK, SLEMAN Salamah, Siti; Sulistiawati, Endah; Aktawan, Agus
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.042 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.326

Abstract

Usaha rumah makan skala menengah maupun sederhana berkembang sangat baik di area depok, sleman, yogyakarta dimana yogyakarta merupakan kota pelajar dan kota pariwisata. Banyaknya konsumen yang berasal dari mahasiswa dan wisatawan serta perlu terjaganya kebersihan terutama alat makan sehingga kebutuhan akan sabun cair semakin meningkat. Kebutuhan akan sabun mandi juga mengalami peningkatan terutama dari industri perhotelan dan losmen. Peningkatan kebutuhan akan sabun cair dan sabun mandi ini perlu dipahami oleh warga sekitar khususnya dan mengetahui cara membuatnya, dengan harapan dapat dikembangkan menjadi produksi skala rumah tangga (pemberdayaan ekonomi). Pengabdian masayarakat ini melatih kelompok ibu-ibu ‘Aisyiah perumnas condongcatur, depok. Ibu-ibu diberikan pemahaman tentang teknologi kimia terapan tentang pembuatan sabun cair cuci piring, sabun mandi herbal dan tepung ampas kelapa yang berkualitas. Sabun cair terbuat dari texapon, sodium sulfat, comperland, asam sitrat, EDTA, parfum, propilen glikol dan aquades yang dicampur, diaduk secara perlahan dan kontinyu. Sabun cair yang terbentuk dimasukkan dalam botol-botol. Sabun mandi herbal terdiri dari NaOH, aquades, castor oil, minyak kelapa dan minyak zaitun dimana bahan–bahan tersebut dicampur sesuai prosedurnya. Sabun dibentuk dalam cetakan dan ditunggu hingga 7 hari agar saponifikasi terjadi. Tepung ampas kelapa dibuat dari ampas parutan kelapa yang telah diambil santannya, ampas kelapa tersebut disangrai sampai betul-betul kering lalu diblender sampai halus seperti tepung. Ibu-ibu sangat antusias mengikuti pelatihan yang menghasilkan sabun cuci piring 6 botol (volume 150 ml) dari 1 resep. Sabun mandi herbal, 1 resep bahan menjadi 12 buah sabun dengan ukuran diameter 3 cm. 1 kg kelapa parut akan diperoleh 500 gram tepung ampas kelapa berkualitas. Keywords: Sabun Cair, Sabun Mandi Herbal, Tepung Ampas Kelapa. 
PELATIHAN PENGELOLAAN MASJID MUHAMMADIYAH DI BANGUNTAPAN BANTUL Waharjani, Waharjani; Hidayatullah, Miftah Khilmi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.056 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.350

Abstract

Menurut data yang dikumpulkan Dewan Masjid Indonesia, di Daerah IstimewaYogyakarta itu ada 7.331 masjid. Dari jumlah tersebut, masjid yang dikatakan makmur karenadikelola dengan baik, tidak lebih dari 50 masjid. Oleh karena itu tujuan pengabdian ini adalahpertama, menyusun buku Panduan Pengelolaan Masjid Muhammadiyah; kedua, melatihkanPanduan Masjid Muhammadiyah pada masjid Muhammadiyah di PCM Banguntapan Bantul pada 5Pebruari 2017. Kegiatan pertama, dimulai dengan mengumpulkan literatur sebagai bahan dasar,kemudian proses penyusunan dan editing serta penggandaan pada 2 Nopember 2016 - 10 Januari2017 sebagai materi induk pelatihan pengelolaan masjid. Kegiatan kedua sosialisasi dengan caramelatihkan panduan tersebut pada takmir-takmir masjid di PCM Banguntapan Bantul. Sekalipunkegiatan pengabdian pada masyarakat dalam bentuk pelatihan ini lancar, namun di antara kendalayang dirasakan pengabdi saat pelaksanaan pelatihan adalah kesibukan para pengurus takmir yangdiundang, sehingga yang hadir tidak maksimal ( dari 30 orang utusan yang hadir 18 orang utusan).
TEKNIK BERCOCOK TANAM HIDROPONIK PADA LAHAN SEMPIT DI DUSUN TARUBAN WETAN, TUKSONO, SENTOLO, KULONPROGO Salamah, Nina; Riyanto, A
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.941 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i1.388

Abstract

PPermasalahan yang ada di masyarakat Dusun Taruban Wetan, Tuksono, Sentolo, Kulonprogo, Yogyakarta salah satunya adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang cara bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah dan pestisida di area yang seadanya. Maka program kerja KKN Reguler UAD  difokuskan pada teknik bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah dan pestisida (Hidroponik) pada area sempit. Program tersebut bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dusun Taruban Wetan mengenai teknik bercocok tanam Hidroponik. Metode dari pelaksanaan program KKN  ini meliputi : pengetahuan masyarakat, teknik sederhana dan praktek secara langsung. Hasil pencapaian program pelatihan dari kegiatan KKN ini adalah : 1) Peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai teknik bercocok tanam Hidroponik, 2) Masyarakat dapat terampil menggunakan barang bekas menjadi media tanam Hidroponik, 3) Masyarakat dapat memanfaatkan area sempit sebagai tempat bercocok tanam Hidroponik.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGUATAN POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK DALAM PANDANGAN ISLAM Handaka, Irvan Budhi; Hikmy, Bagus Julian; Aida, Aida Musawamah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.281 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i2.455

Abstract

Tujuan pelaksanaan program yaitu memberdayakan masyarakat Nomporejo melalui penguatan pola asuh orang tua terhadap tumbuh kembang anak dalam pandangan islam. Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat Desa Nomporejo, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta merupakan titik lokus desa terinventarisir persoalan stunting. KKN UAD yang bekerjasama dengan BKKBN DIY membuat program pencegahan stunting. Permasalahan stunting merupakan asupan pangan/gizi yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi sehingga antara asupan pangan/gizi dengan kesehatan harus seimbang. Permasalahan ini bukan hanya berdasarkan kekurangan kebutuhan gizi, disamping itu juga terdapat faktor risiko pola asuh orangtua sang anak. Pola asuh orang tua sangat berpengaruh pada perkembangan kepribadian dan sosialisasi semua usia, termasuk remaja. Metode pelaksanaan program KKN meliputi: pendidikan masyarakat, difusi IPTEK, dan praktek langsung. Dampak dari kegiatan KKN ini adalah: 1) tercipta kesadaran masyarakat sasaran tentang pola asuh yang ideal, 2) peningkatan pengetahuan masyarakat dalam memperhatikan tumbuh kembang anak.
HIDROPONIK SEBAGAI SARANA PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT DI DUSUN RANDUBELANG, BANGUNHARJO, SEWON, BANTUL Masduki, Anang
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.614 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.317

Abstract

Sayuran organik merupakan sebutan umum untuk bahan pangan. Terdapat beraneka macam sayuran organik, seperti selada, terong, dan cousin. Bahan pangan yang mengandung banyak antioksidan ini sangat diminati oleh masyarakat baik kalangan menengah ke bawah maupun menengah ke atas. Namun, keterbatasan lahan menjadi salah satu kendala yang dialami masyarakat yang ingin menanam bahan pangan yang satu ini. Melihat masalah tersebut, kami sebagai mahasiswa KKN berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang cara memanfaatkan lahan sempit agar menjadi lebih bermanfaat. Salah satu program unggulan kami dalam mewujudkan hal tersebut adalah Hidroponik. Teknik yang kami gunakanpun sangat sederhana yaitu teknik aquaponik. Teknik ini sangat tepat digunakan untuk lingkungan rumah yang sempit.
BAHAN AJAR BERBASIS SOSIOKULTURAL DAN KARAKTERISTIK DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) Erviana, Vera Yuli
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.219 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.341

Abstract

Masalah penting yang sering dihadapi oleh guru dalam kegiatan pembelajaran adalahmemilih atau menentukan bahan ajar atau materi pembelajaran yang tepat dalam rangka membantusiswa mencapai kompetensi. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa dalam kurikulum atausilabus, materi bahan ajar hanya dituliskan secara garis besar dalam bentuk materi pokok. Tugasguru adalah menjabarkan materi pokok tersebut sehingga menjadi bahan ajar yang lengkap.Sehingga diperlukan kecakapan dalam pembuatan bahan ajar khususnya dalam menghadapi eraMasyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), karena tenaga kependidikan sangat dibutuhkan dan harusberperan aktif dalam mensukseskan program ini. Pembuatan bahan ajar berbasis sosiokulturalmerupakan salah satu langkah awal para guru dalam menyampaikan materi kepada siswa sekolahdasar.
PROGRAM BRIKET BIOARANG SEBAGAI PENGGANTI BAHAN BAKAR ALTERNATIF BAGI MASYARAKAT DESA PANDOWAN Sumaryati, Sumaryati
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.555 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i1.375

Abstract

Desa Pandowan terletak di Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa Pandowan sebelah timur berbatasan dengan Desa Brosot, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Nomporejo dan Karangsewu, sebelah barat berbatasan dengan Desa  Tirtorahayu, sedangkan sebelah utara berbatasan dengan Desa Brosot dan Kecamatan Lendah. Salah satu kekayaan yang dimiliki masyarakat Desa Pandowan, Galur, Kulon Progo, Yogyakarta adalah lahan sawah yang luas, karena mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani. Setelah musim panen, banyak limbah dari hasil penggilingan padi yang menumpuk dan tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Limbah sekam biasanya hanya dimanfaatkan untuk pembakaran batu bata.Karena banyaknya tumpukan limbah sekam tersebut dan kurangnya pengetahuan masyarakat akan pengolahan limbah sekam padi, maka mahasiswa KKN UAD membuat program kerja yangdifokuskan untuk menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat terhadap pengolahan sekam padi untuk menghasilkan briket bioarang sebagai bahan bakar alternatif dan keterampilan untuk mengubah limbah sekam padi menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) DAN ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFA) SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN DI MADRASAH MUALLIMIN MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Saputri, Ginanjar Zukhruf; Dania, Haafizah; Putranti, Widyasari
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.495 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i2.383

Abstract

Sekolah berbasis asrama memiliki beberapa permaslahan terutama di bidang kesehatan. Hasil survey dan skrining kesehatan yang telah dilakukan menunjukkan tingginya prevalensi penyakit menular seperti flu, batuk pilek (16.5%) dan penyakit kulit seperti jamur, gatal, scabies (11.2%). Adanya pos kesehatan pesantren di lingkungan sekolah tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan promosi kesehatan dalam upaya pencegahan penyakit. Hal tersebut didukung pula dengan optimalisasi pemanfaatan TOGA (tanaman obat keluarga) yang ada di setiap asrama sekolah. Lahan yang cukup luas dan tempat tinggal (asrama) siswa yang terpisah menjadi peluang dalam pengembangan penanaman TOGA, di dukung dengan pemanfaatan TOGA dalam bentuk sediaan minuman kesehatan dirasa lebih menarik dan penting untuk diupayakan sebagai salah satu kegiatan edukasi dan promosi kesehatan di lingkungan sekolah berasis asrama. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan pemanfaatan TOGA dan pelatihan pemanfaatan tanaman Jahe (Zingiber officinale) dan tanaman rosella (Hibiscus sabdarifa) sebagai minuman kesehatan (syrup). Kegiatan ini meliputi dua sesi, yaitu sosialisasi hasil skrining kesehatan siswa dan edukasi kesehatan diri “swamedikasi” yang diikuti oleh pengelola madrasah, staf poskestren (perawat dan dokter), serta ibu pamong asrama (ummahat). Adapun kegiatan kedua adalah pelatihan pemanfaatan TOGA  Jahe (Zingiber officinale) dan Rosella (Hibiscus sabdarifa) sebagai minuman kesehatan yang diikuti oleh 44 siswa Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta. Pengetahuan siswa sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan skor rerata dari 5.56 menjadi 9.18 dengan nilai signifikansi P=0.000 (P<0.05). Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dan dapat meingkatkan pengetahuan siswa Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta. Melalui pelatihan ini diharapkan siswa mampu mengaplikasikan terutama saat progam Mubaligh Hijrah yang menjadi salah satu program rutin Madrasah dalam praktek di masyarakat sekitar. Kegiatan ini diharapkan pula dapat ditindak lanjuti oleh poskestren untuk bersinergi dengan ibu pamong ataupun kantin untuk dapat mengoptimalkan TOGA di lingkungan asrama dan memulai produksi sediaan syrup kesehatan Jahe dan Rosella.